cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 465 Documents
Pengembangan Video Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Berbasis Outdoor Learning di Sekolah Dasar Teten Tarsidi; Ghullam Hamdu; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.985 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i2.7274

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kemajuan pada bidang teknologi dan pendidikan. Pada bidang pendidikan digunakan kurikulum terbaru yaitu kurikulum 2013 tetapi belum sepenuhnya  diterapkan di seluruh sekolah dasar dan pada bidang teknologi yaitu kemajuan pada bidang multimedia digital. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti mencoba dengan memanfaatkan kemajuan teknologi berupa video untuk meningkatkan kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Penelitian ini mengembangkan produk berupa video pelaksanaan pembelajaran tematik berbasis outdoor learning di sekolah dasar. Sebenarnya video pelaksanaan pembelajaran tematik sudah ada dari beberapa sumber termasuk internet namun rata-rata pembelajaran dilakukan di dalam kelas, maka dari itu diterapkan pembelajaran tematik berbasis outdoor learning. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode penelitian design based research. Adapun tahapan dari penelitian design based research yaitu identifikasi dan analisis masalah, pengembangan solusi yang didasarkan kepada informasi yang didapat, melakukan proses berulang untuk menguji dan memperbaiki, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan expert judgement. Pengambilan data digital dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Sukamulya dan Sekolah Dasar Negeri Rancabendem namun yang dijadikan rancangan adalah data dari SDN Rancabendem. Kemudian dibuatlah video pelaksanaan pembelajaran tematik berbasis outdoor learning. Setelah video dibuat selanjutnya divalidasi terkait video dan konten pembelajarannya. Setelah mengalami beberapa perubahan dan perbaikan kemudian dilakukan uji coba sebanyak dua kali kepada responden yaitu guru dan calon guru sehingga didapatkan perbaikan. Kemudian yang terakhir refleksi terhadap perubahan dan perbaikan dari serangakaian yang telah dilakukan. Produk akhir dari penelitian ini yaitu video pelaksanaan pembelajaran tematik berbasis outdoor learning di Sekolah Dasar.
Pengaruh Permainan Tradisional Boy-Boyan Berbasis Metode Sokratik Terhadap Minat Siswa Eva Silvia Agustin; Lutfi Nur
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 2 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i2.53909

Abstract

DESAIN DIDAKTIS KONSEP LUAS DAERAH PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG KELAS III SEKOLAH DASAR Siti Noviati Zahroh; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Ade Rokhayati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.744 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i2.5159

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya learning obstacle siswa yang muncul pada konsep luas daerah persegi dan persegi panjang. Kesulitan siswa terlihat saat mengerjakan soal studi pendahuluan yang diberikan. Untuk mengatasi learning obstacle tersebut, guru harus merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Rancangan pembelajaran kemudian disusun sebagai desain didaktis. Desain didaktis merupakan suatu rancangan bahan ajar yang dikembangkan untuk mengatasi learning obstacle siswa. Penelitian ini menggunakan metode Didactical Design Research (DDR), bertujuan mengembangkan desain didaktis konsep luas daerah persegi dan persegi panjang di Kelas III Sekolah Dasar. Penelitian ini melibatkan subjek penelitian sebanyak 50 siswa, yaitu 25 siswa Kelas III-A dan 25 siswa Kelas III-B SDN Sukarame Kota Tasikmalaya. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik triangulasi, yang menggabungkan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari lapangan kemudian dianalisis sebagai penunjang dalam pengembangan desain didaktis yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Hasil akhir penelitian berupa desain didaktis konsep luas daerah persegi dan persegi panjang yang digunakan sebagai alternatif bahan ajar untuk mengatasi learning obstacle pada pembelajaran matematika di Kelas III Sekolah Dasar.
Fenomena Bullying Berkelompok di Sekolah Dasar Asri Sukawati; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 2 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.366 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i2.35344

Abstract

Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui seberapa jauh perlakuan dan dampak bullying berkelompok di sekolah dasar tersebut. Perlakuan bullying dilingkungan sekolah dapat menciptakan susasana lingkungan yang kurang mendukung terhadap perkembangan siswa, baik dalam bidang akademik maupun bidang social. Apalagi perlakuan bullying yang dilakukan secara berkelompok, akan berdampak besar dibandingkan dengan bullying individual. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode Penelitian ini dipilih karena untuk memudahkan pengumpulkan data kejadian pada latar dan individu dengan alasan yang jelas serta apa adanya tidak dibuat-buat atau holistik. Kesimpulan dari hasil penelitian di Sekolah Dasar Negeri Wangunwati kecamatan Karangnunggal, guru-guru belum mengetahui adanya tindakan perilaku bullying yang dilakukan secara berkelompok di dalam kelas anak didiknya. Setelah diteliti telah ditemukan korban dan pelaku bullying. Korban bullying merasa tidak diinginkan dan ditolak oleh teman-teman dikelasnya. Sedangkan pelaku bullying berkelompok melakukan bullying dengan cara bullying fisik, bullying verbal dan bullying mental. Namun yang sering muncul adalah perlakuan bullying verbal dan mental (Pisikologi) yang mengakibatkan dampak buruk untuk kedepannya.
PENGGUNAAN MEDIA GOOGLE EARTH DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI Ismawati Emalia; Dian Indihadi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.149 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i1.7178

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya kemampuan menulis karangan deskripsi untuk siswa. Namun, meskipun kompetensi menulis terintegrasi dalam KTSP, kemampuan menulis khususnya menulis karangan deskripsi masih rendah. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh penulis menunjukan bahwa penyebab dari hal tersebut adalah kurangnya penggunaan media dalam pembelajaran menulis karangan deskripsi. Maka penulis melakukan percobaan dengan menggunakan media  Google Earth  dalam pembelajaran menulis karangan deskripsi. Media Google Earth berfungsi sebagai perantara untuk mendeskripsikan sebuah tempat yang akan dideskripsikan. Oleh karena itu, tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi sebelum dan setelah menggunakan media Google Earth. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pre eksperimental design dengan one grup pretest posttest design. Dalam penelitian ini, 20 orang siswa diberikn lembar penugasan mengoperasikan media Google Earth dan lembar penugasan membuat karangan deskripsi. Berdasarkan hasil analisis terhadap nilai pretest, nilai tertinggi yang diperoleh siswa adalah 60 dan nilai terendah 30 dari nilai ideal yang diharapkan yaitu 150. Rata-rata nilai pretest yang diperoleh dari jumlah siswa 20 adalah 43. Sedangkan untuk nilai posttest, dapat diketahui bahwa nilai maksimum posttest yang diperoleh siswa  sebesar 140. Sedangkan nilai terendah adalah 60 dan rata-rata nilai yang didapatkan dari 20 sampel adalah 112,5. Sehingga disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan siswa kelas V SD Negeri 1 Urug Kota Tasikmalaya dalam menulis karangan deskripsi sebelum dan sesudah menggunakan media Google Earth. 
Analisis Kebutuhan Komik Digital Sebagai Media Pembelajaran Daring Materi Nilai-Nilai Pancasila Friska Purbantari; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 4 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.925 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i4.53980

Abstract

PENGARUH KETERAMPILAN MENULIS SAINS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP ENERGI PANAS DAN BUNYI SISWA SEKOLAH DASAR Qonita Qonita; Edi Hendri Mulyana; Oyon Hakki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2015): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.771 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v2i1.5248

Abstract

Tujuan pembelajaran sains di SD salah satunya adalah agar siswa dapat memahami konsep sains dengan baik. Menulis sains merupakan salah satu aktivitas yang mengintegrasikan  menulis dengan konten dan pembelajaran sains. Melalui menulis sains siswa dapat, menyimpan, dan memproses informasi yang dipelajari sehingga siswa lebih mudah untuk memahami dan mengingat konsep tersebut. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran mengenai : 1) keterampilan menulis sains siswa; 2) kemampuan  pemahaman konsep energi panas dan bunyi siswa; 3) hubungan antara keterampilan menulis sains dengan pemahaman konsep siswa; 4) seberapa besar pengaruh keterampilan menulis sains terhadap pemahaman konsep energi panas dan bunyi siswa. Siswa yang dimaksud adalah siswa kelas IV SD Baiturrahman . Pendekatan penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif,  metode yang digunakan yaitu eksperimen dengan desain One-Shot Case Study dimana hanya terdapat satu kelompok eksperimen dan diberikan posttest pada kelompok tersebut. Untuk pengumpulan data keterampialn menulis sains peneliti menggunakan  Interactive Science Notebook beserta rubrik penilaiannya. Sedangkan untuk data pemahaman konsep digunakan instrumen berupa tes yang berbentuk pilihan ganda dan uraian. Temuan menunjukan: 1) keterampilan menulis sains siswa masih dalam kategori sedang; 2) Pemahaman konsep siswa berada pada kategori tinggi; 3) Keterampilan menulis sains dan pemahaman konsep siswa memiliki tingkat hubungan yang kuat dan linier; 4) keterampilan menulis sains memiliki pengaruh positif terhadap pemahaman konsep siswa. Kontribusi dari keterampilan menulis sains sebesar 62,2% dan persamaan regresi linier sederhana yang diperoleh adalah Ŷ = 13, 978 + 0,956 X. Hal ini berarti setiap kenaikan 1 skor keterampilan menulis sains dalam dapat meningkatkan 0,956 skor pemahaman konsep siswa.
Analisis Desain Kognitif Video Pembelajaran Menulis Teks Eksplanasi Ilmiah Kelas VI SD Mimin Rasmiati; Seni Apriliya; Akhmad Nugraha
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 2 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.766 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i2.36285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain kognitif video pembelajaran yang terdapat dalam aplikasi Ruangguru topik “Teks Eksplanasi” Subtopik “Menulis Teks Eksplanasi Ilmiah”.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode analisis konten. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi nonpartisipan menggunakan instrumen analisis desain kognitif terhadap empat video pembelajaran dalam aplikasi Ruangguru, mencakup aspek akurasi (kesalahan fakta, kesalahan pengucapan, dan kesalahan penulisan), aspek kelengkapan (pengantar tugas, tujuan, dan fokus tutor pada pemilihan alat dan mengatur kebutuhan penonton), aspek ketepatan (fokus pada konten yang tepat, detail yang ditambahkan mampu membantu penonton untuk mengerjakan materi yang lainnya, dan video tidak over backsound, efek dan lainnya). Sumber data penelitian yaitu empat video pembelajaran topik “Teks Eksplanasi” Subtopik “Menulis Teks Eksplanasi Ilmiah” dalam aplikasi Ruangguru. Hasil penelitian menunjukkan pada aspek akurasi video terdapat kesalahan penulisan pada judul pada video kedua dan kesalahan pengucapan oleh tutor pada video ketiga. Aspek kelengkapan video, mengenai pengantar tugas dan tujuan dipaparkan berbeda dalam masing-masing video, dalam pemilihan alat dalam video sama, yakni dengan tampilan berupa gambar dan tulisan. Aspek ketepatan keempat video fokus pada konten yang tepat dan detail yang ditambahkan pada masing-masing video membantu penonton untuk mengerjakan materi yang lainnya. Dalam pemaparan materi, suara tutor dapat terdengar jelas dikarenakan tidak terdapat gangguan lagu, suara latar belakang atau kebisingan lain dan efek yang digunakan tidak berlebihan sesuai dengan kebutuhan, seperti pada awal ketika pembukaan, transisi bahasan, dan penutup pada video. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam membuat atau mengembangkan video pembelajaran yang berkualitas ditinjau dari desain kognitif.
Penanaman Nilai Toleransi dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Muhammad Rizki Risdianto; Cik Suabuana; Warlim Isya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 1 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i1.26329

Abstract

Latarbelakang dari penelitian ini yaitu karena penulis memahami bahwa pada usia sekolah dasar merupakan tahap perkembangan akhir, saat itu anak akan mulai mengembangkan kata batin, moral dan sekala nilai untuk mencapai kebebasan pribadinya. Pembelajaran tematik yaitu pembelajaran yang mengintegrasikan materi dari beberapa mata pelajaran dalam satu topik pembicaraan yang disebut tema sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada peserta didik. Tujuan dari penelitian ini di harapkan dapat mengetahui bagaimana penanaman nilai tolerasi dalam pembelajaran tematik di kelas V SDN Melong Mandiri 2 Kota Cimahi. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif  dengan Teknik pengumpuan data yaitu observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah penanaman nilai toleransi dalam pembelajaran tematik di SDN Melong Mandiri 2 Kota Cimahi sudah di implementasikan melalui proses pembelajaran tematik, hal ini terlihat tercapainya kompetensi siswa terhadap nilai toleransi secara terirat seperti (1) Kemampuan menghargai dirisendiri, (2) Keterampilan siswa dalam memberi dan menerima penghargaan dalam berinteraksi dengan orang lain,(3) Kemempuan mengenal tindakan toleran dan tidak toleran serta mampu saling menghargai dalam keberagaman dan (4) kemampuan menyelesaikan konflik secara damai. dengan cara di terapkannya strategi pelaksanaan penanaman nilai-nilai karakter melalui kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan, dan pengkondisian oleh guru dalam pembelajaran tematik. kesimpulnannya penanaman nilai toleransi dapat di implementasikan dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar dengan penerapan setrategi pelaksaaan penanaman nilai-nilai karakter.
Peningkatan Hasil Belajar IPS melalui Pemanfaatan Media Kartu Kuis Uang Rupiah pada Siswa Kelas V SD Mila Jamilah; Hodidjah Hodidjah; Rosarina Giyartini
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.476 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i1.7172

Abstract

Media kartu kuis uang rupiah adalah kertas tebal berbentuk persegi panjang dengan ukuran tertentu yang berisi materi tentang tokoh perjuangan melawan penjajahan Belanda untuk membantu siswa menguasai dan memahami materi secara aktif dan menyenangkan. Tujuan umum penelitian adalah meningkatkan hasil belajar IPS melalui pemanfaatan media Kartu Kuis Uang Rupiah pada siswa kelas V SD Negeri 3 Wanajaya dengan fokus penelitian pada kemampuan serta aktivitas guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajara serta aktivitas dan hasil belajar siswa dalam melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media kartu kuis uang rupiah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengadaptasi model Kemmis dan Mc. Taggart yang dikembangkan Kasbolah dalam tiga siklus penelitian. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 3 Wanajaya dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas V yang berjumlah 31 orang dan guru kelas V yang bertindak sebagai observer. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes dan observasi. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada materi tokoh perjuangan melawan penjajahan Belanda meningkat dari nilai rata-rata sebelum PTK yaitu hanya mencapai rata-rata 11,61 pada tes bagian I; 27,10 pada tes bagian II; serta 17,74 pada tes bagian III meningkat mencapai rata-rata sebesar 61,29 pada siklus I; kemudian meningkat pada siklus II yaitu mencapai 69,35; serta mencapai 87,41 pada siklus III.  Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas dengan menggunakan media kartu kuis uang rupiah dalam upaya meningkatkan hasil belajar tokoh perjuangan melawan penjajahan Belanda pada siswa kelas V SD Negeri 3 Wanajaya Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut telah berhasil sesuai dengan kriteria keberhasilan yang ditetapkan.