Innovative: Journal Of Social Science Research
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Articles
14,028 Documents
Kegagalan Struktur Jembatan di Indonesisa: Penyebab dan Upaya Pencegahan
Angrainy, Vinny;
Windari, Aulia Choiri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20251
Jembatan merupakan infrastruktur vital dalam sistem transportasi. Namun, beberapa kasus kegagalan jembatan di Indonesia menyoroti pentingnya pemahaman yang lebih mendalam tentang penyebab keruntuhan tersebut. Artikel ini membahas berbagai faktor yang berkontribusi terhadap kegagalan jembatan, seperti cacat desain, material tidak standar, kegagalan pondasi, beban berlebih, dan kurangnya pemeliharaan. Studi ini merujuk pada literatur teknis, laporan lapangan, dan dokumentasi kegagalan aktual di Indonesia. Temuan diharapkan dapat menjadi referensi untuk meningkatkan kualitas desain dan pengawasan jembatan.
Pemaknaan Audiens Terhadap Maskulinitas Pria Metroseksual (Studi Analisis Resepsi pada Konten YouTube JRyan Karsten)
Anwar, Dedya Nuril
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20252
Konsep konstruksi maskulinitas telah banyak mengalami perubahan, sebagai contoh ditandai dengan munculnya istilah metroseksual yang telah menjadi sebuah fenomena sosial yang signifikan di masa sekarang. J Ryan Karsten dalam konten YouTubenya menggambarkan pria metroseksual sebagai seseorang yang menaruh kepedulian terhadap penampilannya. Stereotip gender tradisional menilai hal tersebut sebagai sebuah hal lebih cenderung mengacu pada sifat feminin sehingga kemunculan fenomena pria metroseksual tersebut menimbulkan isu toxic masculinity. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemaknaan khalayak terhadap maskulinitas pria metroseksual dalam konten video pada Channel YouTube JRyan Karsten. Data yang digunakan yaitu teks media dan pemaknaan dari informan yang dipilih tentang bagaimana pemaknaan khalayak terhadap konstruksi maskulinitas gaya hidup pria metroseksual pada konten video channel YouTube JRyan Karsten. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode reception analysis oleh Stuart Hall. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemaknaan pesan yang disampaikan oleh encoder dapat diterima oleh hampir seluruh informan, yakni representasi maskulin yang ditampilkan dalam konten video channel YouTube JRyan Karsten masih memenuhih karakteristik maskulin. Melalui wawancara dengan lima narasumber, terdapat empat informan yang berada pada posisi pemaknaan dominant dan satu informan pada posisi pemaknaan oposisi. Ke empat informan yang berada di posisi pemaknaan dominant menanggapi hal tersebut sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan oleh J Ryan Karsten dalam konten video pada channel YouTubenya. Sedangkan satu informan yang berada pada posisi pemaknaan oposisi telah membentuk pemaknaan yang berbeda dari pemaknaan dominant. Audiens tidak begitu saja menerima pesan media, namun latar belakang dan pengalaman tersendiri memberikan pengaruh dalam proses pemaknaan audiens. Dengan demikian, hasil dari pemaknaan (decoding) ini bersifat linear yang menjadikan keberagaman pemaknaan (decoding) audiens terhadap Representasi maskulinitas yang ditampilan dalam konten video pada channel YouTube JRyan Karsten.
Optimalisasi Media Pembelajaran PJOK Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar 4 Tamanwinangun
Azva Diana, Wulan;
Triprayogo, Rian;
Budiarti, Any
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i3.20290
Media pembelajaran digital yang interaktif seharusnya dapat memberikan kontribusi dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani untuk menyampaikan materi baik pengetahuan dan keterampilan dengan baik, akan tetapi penggunaan media pembelajaran digital masih belum dimanfaatkan dengan baik dan belum digunakan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa optimal media pembelajaran penjas digital terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SDN 4 Tamanwinangun. Partisipan penelitian ini adalah siswa dengan jumlah 121. Dengan bantuan SPSS 22, dengan taraf signifikansi a=0,05, pendekatan analisis data dapat dilakukan. Hasil penelitian menunjukan peningkatan motivasi belajar memiliki nilai t hitung (12,865) > t tabel (1,045), sehingga peneliti menyimpulkan bahwa siswa SDN 4 Tamanwinangun Gugus Tamansari Kebumen lebih termotivasi belajar jika menggunakan media pembelajaran digital pada kelas PJOK, dengan rata-rata peningkatan dari 102,49 menjadi 122,44. Kata kunci: Motivasi Belajar, Siswa, Penjas
Peran Dukungan dan Tingkat Pendidikan Suami dalam Menentukan Pilihan Metode KB (Studi Pada Pasangan Usia Muda
Widoretno, Rimbi;
Alfitri, Rosyidah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20291
Program Keluarga Berencana (KB) memegang peran strategis dalam upaya pengendalian pertumbuhan penduduk dan peningkatan kualitas kesehatan reproduksi. Pemilihan metode kontrasepsi yang tepat dan berkelanjutan pada pasangan usia subur (PUS), khususnya yang berusia di bawah 20 tahun, merupakan aspek krusial dalam keberhasilan program ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat dukungan suami dan latar belakang pendidikan dengan pemilihan metode KB pada PUS muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain studi cross-sectional dan melibatkan 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi di wilayah kerja PMB Dwi Irma - Suci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (90%) mendapatkan dukungan dari suami dan seluruhnya memilih metode KB modern. Sebaliknya, ketidakadaan dukungan suami berkorelasi dengan penggunaan metode KB tradisional atau tanpa metode. Lebih lanjut, tingkat pendidikan suami berpengaruh secara signifikan terhadap dukungan yang diberikan—seluruh suami dengan pendidikan tinggi mendukung penggunaan KB modern. Uji statistic chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan suami dan pemilihan metode KB dengan nilai p = 0,001 (α = 0,05), serta antara Tingkat Pendidikan suami dengan dukungan yang diberikan p = 0,004 (α = 0,05), yang berarti nilai p < α. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dukungan dan latar belakang Tingkat Pendidikan suami sangat mempengaruhi metode KB yang digunakan. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan suami dan latar belakang pendidikan merupakan determinan penting dalam pengambilan keputusan terkait kontrasepsi, khususnya pada pasangan usia muda. Oleh karena itu, intervensi program KB yang lebih partisipatif dan berbasis pasangan sangat diperlukan guna meningkatkan partisipasi pria dan efektivitas layanan KB di Indonesia.
Pengaruh Pendapatan Terhadap Minat Beli Ulang Pada Marugame Udon (Survei Pada Masyarakat di Kecamatan Telukjambe Timur)
Ameliaz, Corrinna Salsabila;
Lestari, Anisa;
Yuliarti, Almira Dwi;
Ilham, Arifin;
Akbar, Muhammad Faiz;
Ramadhan, Fajar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20293
Dalam persaingan bisnis kuliner, mempertahankan pelanggan saat ini sama pentingnya dengan menarik pelanggan baru. Diera globalisasi saat ini, banyak bisnis dan industri yang berkembang dengan pesat, termasuk industri kuliner. Untuk membedakan dirinya dari pesaing, pertumbuhan Perusahaan dapat menyebabkan persaingan yang ketat, yang mengharuskan perusahaan memiliki keunggulan kompetitif. Penelitian ini menganalisis pengaruh pendapatan terhadap minat beli ulang pada produk Marugame Udon. Studi ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah Masyarakat di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, yang pernah melakukan pembelian di Marugame Udon, peneliti mengambil sampel 100 responden. Uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, analisis koefisien korelasi dan determinasi, serta kelayakan uji model adalah beberapa teknik data yang digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli ulang pada Marugame Udon di Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.
Dampak Corporate Social Responsibility, Profitabilitas, dan Financial Leverage Terhadap Return Saham Perusahaan Sektor Pertambangan Terdaftar di BEI Periode 2019-2023
D, Khoirul Anam Avif;
Setyahuni, Suhita Whini;
Subagyo, Herry;
Zakaria, Fakhmi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20301
Fluktuasi kinerja keuangan dan isu sosial-lingkungan yang terjadi pada sektor pertambangan di Indonesia mempengaruhi persepsi investor terhadap return saham. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak Corporate Social Responsibility (CSR), Return on Assets (ROA), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap return saham perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2019–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda dan purposive sampling, menghasilkan 154 data observasi dari 48 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham. Sementara itu, CSR dan DER tidak memiliki dampak yang signifikan. Disimpulkan bahwa dalam pengambilan keputusan investasi, investor lebih mempertimbangkan profitabilitas perusahaan dibandingkan faktor tanggung jawab sosial maupun struktur modal.
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Perkembangan Motorik Halus Pada Bayi Usia 6 Bulan di Klinik Temu Waras Arjasa Jember: RELATIONSHIP BETWEEN EXCLUSIVE BREASTFEEDING AND FINE MOTOR DEVELOPMENT IN 6-MONTH-OLD INFANTS AT THE TEMU WARAS CLINIC, ARJASA, JEMBER
Susilawati, Inyke Tri;
Purwati, Anik
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20302
Pendahuluan : Proses pemberian ASI kepada bayi baru lahir sampai dengan usia enam bulan sangat penting karena ASI adalah sumber nutrisi utama dan pertama bagi bayi. ASI mengandung zat gizi lengkap yang mudah diserap dan dicerna bayi. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dan membantu pertumbuhan, perkembangan, dan peningkatan bayi dengan sempurna. Bayi yang mendapatkan ASI eksklusif ternyata memiliki perkembangan yang lebih baik dan sesuai daripada bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif. Selain itu, pemberian ASI eksklusif dapat mencegah stunting. ASI eksklusif berarti bayi hanya diberikan ASI secara eksklusif sampai usia enam bulan pertama kehidupannya, tanpa diberi makanan tambahan. Bayi dapat mulai diberi makanan padat atau MPASI setelah berusia enam bulan. Sayangnya karena penurunan produksi ASI disebabkan frekuensi menyusu yang menurun karena faktor ibu yang kelelahan dan kurangnya dukungan dari keluarga, sehingga ada beberapa ibu memilih susu formula sebagai ganti dari ASI. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah ada hubungan antara perkembangan motorik halus bayi usia enam bulan dan pemberian ASI eksklusif di Klinik Temu Waras Arjasa Jember. Metode penelitian : Metode kuantitatif dengan pendekatan kuesioner KPSP digunakan. Di bulan April, ada 70 bayi usia 6 bulan yang datang ke Klinik Temu Waras. Jumlah sampel adalah 35 bayi. Metode pengambilan sampel tidak acak digunakan. Sampel dipilih berdasarkan kriteria tertentu, yaitu bayi ASI eksklusif atau tidak eksklusif pada usia enam bulan. Hasil : Data uji statistik penelitian menggunakan Uji Chi square di SPSS dengan hasil p value = 0,000<ɑ=0,05 . menunjukkan hasil lebih kecil. Kesimpulan : Kesimpulan pada penelitian ini Ada Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Perkembangan Motorik Halus Pada Bayi Usia 6 Bulan di Klinik Temu Waras Arjasa Jember.
Hambatan Regulasi Investasi Dan Implikasinya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia
Pratiwi, Irda;
Panjaitan, Amanda Safitri;
Putri, Asri Amanda;
Rojak, Nabila;
Tamba, Josua Robinsar;
Harahap, Puteri Leida
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20306
Ekspansi ekonomi Indonesia yang konsisten menjadikannya tujuan investasi yang menarik, namun potensinya terhambat oleh berbagai tantangan dalam kerangka hukum investasinya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam berbagai rintangan fundamental dalam regulasi penanaman modal di Indonesia dan dampaknya terhadap laju pertumbuhan ekonomi. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif melalui studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis prinsip-prinsip hukum, peraturan perundang-undangan, dan berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian mengidentifikasi empat problematika utama: (1) ambiguitas dan inkonsistensi penafsiran regulasi, seperti pada Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal; (2) alur birokrasi perizinan yang berbelit-belit, di mana implementasi sistem seperti Online Single Submission (OSS) masih belum optimal; (3) jaminan perlindungan hukum yang belum memadai bagi hak-hak investor, terutama dalam mekanisme penyelesaian sengketa; dan (4) disharmoni serta tumpang tindih peraturan antara pemerintah pusat dan daerah. Rintangan-rintangan ini secara kolektif menciptakan ketidakpastian hukum yang menghambat aliran masuk modal. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa reformasi regulasi yang komprehensif sangat mendesak untuk dilakukan. Pembenahan harus berfokus pada penyederhanaan aturan, penguatan kepastian hukum, perampingan birokrasi, serta sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah guna menciptakan iklim investasi yang lebih pasti, transparan, dan berdaya saing, yang pada akhirnya akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Penggunaan Algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) Untuk Mendeteksi Stunting Pada Anak
Situmeang, Natalia;
Komarsyah, Eliena Artamezia;
Fauzi, Ahmad;
Sagala, Jepri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i3.20343
Abstrak Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia dan berdampak serius pada pertumbuhan serta perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem klasifikasi status stunting pada balita menggunakan algoritma K-Nearest Neighbors (KNN). Data yang digunakan berasal dari platform Kaggle, mencakup variabel usia, jenis kelamin, tinggi, dan berat badan anak. Penelitian dilakukan melalui tahapan pengolahan data, normalisasi, pembagian data latih dan uji, serta evaluasi performa model. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model KNN mampu mengklasifikasikan status stunting dengan akurasi tinggi mencapai 97%, serta nilai precision, recall, dan F1-score yang seimbang. Penerapan model ini diharapkan dapat membantu tenaga medis dan pihak terkait dalam mendeteksi risiko stunting secara dini, sehingga dapat dilakukan intervensi yang lebih cepat dan tepat untuk menekan angka stunting di Indonesia. Kata kunci: stunting, klasifikasi, K-Nearest Neighbors, machine learning, deteksi dini
Implementasi Deep Learning untuk Pengenalan Plat Nomor Kendaraan
Ginting, Alex Elanta;
Azdar, Qowiyyu;
Jabbar, Fiqri Abdul;
Ramadhani, Yurifa;
Junadhi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20358
Automatic license plate recognition is a vital component in the development of intelligent transportation systems and security management based on digital imagery. This study examines the implementation of deep learning using algorithm to detect and recognize vehicle license plates from visual images. Using 472 sample images of license plates taken under varying lighting conditions, camera angles, and background complexities, the research involved manual data labeling and trained an end-to-end object detection model. Google Colab was employed to train the model, allowing efficient and cost-free GPU computation. After training, the system was tested for its ability to detect license plate regions, followed by character extraction using Optical Character Recognition (OCR). Experimental results show that the model accurately detects license plate regions with a detection accuracy exceeding 90%, and successfully reads most alphanumeric characters, despite challenges such as image blur and partial occlusion. These findings demonstrate that the a reliable solution for license plate recognition systems powered by artificial intelligence. Furthermore, this research offers potential for integration into automated edge devices and intelligent traffic management systems.