Innovative: Journal Of Social Science Research
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Articles
14,098 Documents
Manajemen Guru PAI dalam Pembinaan Moderasi Beragama di SMAN 2 Bengkulu Selatan
Anwar, Choirul;
S, Zulkarnain;
Chandra, Pasmah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
SMAN 2 Bengkulu Selatan terdapat beranekaragam agama dan budaya. Dengan memperkuat moderasi beragama di kalangan siswa, maka guru PAI di SMAN 2 Bengkulu Selatan melakukan Manajemen pembinaan moderasi beragama kepada siswa melalui berbagai strategi, dan metode pembinaan tertentu untuk membangun nilai-nilai moderasi beragama. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan bagaimana Manajemen guru PAI dalam pembinaan moderasi beragama; 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan moderasi beragama. Sedangkan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Tempat penelitian ini adalah SMAN 2 Bengkulu Selatan. Untuk subjek penelitian ini adalah 2 (dua) guru PAI, dan beberapa informan pendukung yaitu; Kepala Sekolah, 37 orang siswa yang beragama kristen, dan 40 siswa yg muslim. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Manajemen yang dilakukan guru PAI dalam pembinaan moderasi beragama dengan melakukan pembinaan di dalam maupun di luar kelas menggunakan strategi dan metode. Strategi yang digunakan adalah strategi langsung dengan memberikan arahan, teladan, baik di dalam maupun di luar kelas dan strategi tidak langsung dengan memberikan larangan dan pencegahan, sedangkan metode yang digunakan adalah metode: a) Keteladanan dengan memberikan teladan yang baik bagi siswa; b) Pemberian nasihat dengan memberikan nasihat sebelum dan menjelang berakhirnya pembelajaran; c) Kedisiplinann dengan memberikan peraturan; d) Pembiasaan dengan membiasakan siswa untuk mengikuti pengajian dan apel; e) Pemberian perhatian khusus dengan memperhatikan perkembangan sikap siswa yang mencerminkan moderasi beragama; f) Pemberian hukuman dengan memberikan sanksi berupa pengurangan nilai agama bagi siswa yang melanggar aturan. 2) Faktor pendukungnya adalah: a) Kekompakkan antar guru mata pelajaran; b) Aturan Kepala Sekolah yang mewajibkan semua guru untuk mengisi apel, c) Penerimaan dari orang tua siswa. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: a) Sarana yang kurang memadai seperti tempat ibadah yang kurang luas; b) Kurangnya minat siswa, c) Siswa yang sulit diatur, dan d) Siswa yang kurang memperhatikan.
Model Kepemimpinan Transformational, Visioner dan Authentic Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Era 4.0
Mardizal, Jonni;
Anggriawan, Ferry;
Al Ghazali, Al Ghazali;
Al Haddar, Gamar;
Arifudin, Opan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguraikan bagaimana kepala sekolah bisa meningkatkan mutu pendidikan di era 4.0 melalui model kepemimpinan yang bersifat transformasional, visioner, serta autentik. Pendekatan analisa konten dipergunakan pada kajian ini untuk mengungkap makna yang represetatif dan berkaitan dengan tujuan penelitian. Hasil analisa memperlihatkan jika kepemimpinan ialah keterampilan yang sangat penting bagi kepala sekolah dalam mengarahkan guru supaya mencapai kinerja optimal. Kegagalan manajer dalam membentuk kerja sama tim bisa berdampak negatif pada kinerja organisasi dan mutu pendidikan. Gaya kepemimpinan transformasional, visioner, serta autentik memainkan peran kunci dalam meraih tujuan organisasi dengan meningkatkan kinerja serta komitmen dari anggota timnya, terutama di era 4.0 yang penuh dengan kompleksitas. Penting bagi pemimpin untuk memperhatikan sikap anggota tim terhadap pekerjaan yang harus dijalankan karena hal itu berpengaruh pada produktivitas pekerjaan serta mutu pendidikan secara keseluruhan. Gaya kepemimpinan transformasional, visioner, serta autentik memiliki dampak positif dan signifikan pada mutu pendidikan di era 4.0.
Hubungan Asosiasi Self-Efficacy Dan Stres Akademik Mahasiswa Agribisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Assyifa, Alya;
Zahrotul Millah, Maulida;
Salsa Sabila, Ratu Hanum;
Nur Mustaqimah, Syafa;
Desy Aulia, Siti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jurnal ini mengeksplorasi hubungan antara self-efficacy dan stres akademik mahasiswa di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian ini secara khusus berfokus pada mahasiswa Agribisnis angkatan 2022. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan melibatkan pengumpulan data melalui pengisian angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki self-efficacy yang tinggi, namun masih mengalami stres akademik. Berbagai faktor lain di luar self-efficacy berkontribusi dalam hal ini, termasuk kondisi fisik, ketidakpuasan terhadap hasil, terlalu banyak berpikir, manajemen waktu yang buruk, tenggat waktu yang ketat, tingkat kesulitan tugas, dan tekanan dari orang tua. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti pentingnya self-efficacy dalam kaitannya dengan stres akademik di kalangan mahasiswa Agribisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa angkatan 2022.
Gambaran Celebrity Worship Pada Remaja Penggemar BTS (Bangtan Sonyeondan) Di Jabodetabek
Hanifah, Zahra;
Nurmina, Nurmina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana gambaran dari perilaku pemujaan selebriti (celebrity worship) pada remaja penggemar BTS (Bangtan Sonyeondan) di Jabodetabek. Gambaran pada penelitian ini ditinjau dari usia dan tingkat Pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 244 responden yang berjenis kelamin Perempuan dengan rentang usia antara 12-18 tahun. Hasil penelitian menemukan responden di dominasi oleh remaja berusia 18 tahun dan di dominasi oleh responden yang sedang menempuh Pendidikan SMA/MA/SMK/sederajat. Selain itu ditemukan bahwa nilai rata-rata empiric pada penelitian ini menunjukkan bahwa responden penelitian ini di dominasi oleh responden yang memiliki jenis entertainment-social yang lebih tinggi daripada jenis yang lain.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Pengolahan Data Melalui Media Kapas Daku (Kartu Pasangan Data Kubus) Pada Siswa Kelas IV-B SDN Kertajaya V/211 Kota Surabaya
Ninggarwati, Devrita Jeny;
Mariana, Neni;
Handayani, Nanik
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu tujuan dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan KAPAS DAKU (Kartu Pasangan Data Kubus). Penelitian ini menggunakan metode Classroom Action Research dengan melibatkan 26 siswa dari kelas IV-B di SDN Kertajaya V/211 Kota Surabaya, terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan karena hasil belajar peserta didik kurang baik dalam pelajaran Matematika tentang pengolahan data. Studi ini dibagi menjadi tiga tahapan: Pra-Siklus, Siklus I, dan Siklus II. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif sebagai hasil nilai peserta didik selama melaksanakan unjuk kerja. Keberhasilan penelitian dapat dilihat dari indikator ketercapaian hasil belajar yang meningkat minimal sebesar 75% dari ketentuan KKM. Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa belajar lebih baik. Pra-siklus menunjukkan hal ini dengan nilai rata-rata 71,92 dengan kategori Cukup 43,07% dan Baik 28,84%. Dirasa hasil tersebut tidak maksimal, maka selanjutnya dilakukan tahapan Siklus I dimana menunjukkan peningkatan nilai rata-rata sebesar 77,94 dengan kategori 77,4% Baik. Meskipun tahapan Siklus I sudah melampaui ketuntasan KKM, hal tersebut dirasa peneliti masih belum maksimal. Dengan demikian perlu adanya lanjutan tahap Siklus II didapati hasil peningkatan nilai rata-rata sebesar 99,03 dengan kategori 99% Sangat Baik. Secara keseluruhan, hasil belajar peserta didik Kelas IV-B SDN Kertajaya V/211 dapat ditingkatkan dengan menggunakan KAPAS DAKU (Kartu Pasangan Data Kubus). Peningkatan hasil belajar pada Siklus I sebesar 5,48% dan peningkatan sebesar 21,63% pada Siklus II. Secara keseluruhan, peningkatan hasil belajar materi pengolahan data dari tahapan-tahapan tersebut sebesar 27,11%.
Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Pada Keterampilan Sosial
Gandasari, Maharani Fatima;
Yantiningsih, Erna;
Purnomo, Edi;
Riswandi, Noer
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dalam konteks pengembangan keterampilan sosial pada siswa. Model pembelajaran TAI menggabungkan elemen pembelajaran kelompok dengan pendekatan individualisasi. Dalam model ini, siswa bekerja dalam kelompok kecil, tetapi setiap siswa memiliki tanggung jawab individu yang jelas dalam mencapai tujuan pembelajaran mereka. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana penerapan model TAI dapat memengaruhi perkembangan keterampilan sosial siswa. Populasi yang digunakan peneliti yaitu pada siswa kelas 8 SMP Negeri 22 Pontianak. Teknik cluster random sampling dipilih peneliti dalam pengambilan sampel pada penelitian ini. Jumlah sampel 60 siswa dimana pembagian kelompok sebagai berikut kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dimana masing-masing kelompok berjumlah 30 siswa. Pembelajaran dengan menggunakan Team Assisted Individualization yaitu dari Kelompok eksperimen dan penggunaan pembelajaran Direct Instruction untuk kelompok kontrol. Dalam menentukan instrumen penelitian peneliti mencoba untuk mengukur keterampilan sosial siswa menggunakan angket dengan mengadaptasi dari Social Skill Improvement System Rating Skill (SSIS-RS). Hasil penelitian menunjukkan uji paired t-test Sig.0,00<0,05 yang didapat dari kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization dan Direct Instruction terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa. Sedangkan untuk uji independent t-test menunjukkan Sig. 0.00 <0.05. Hal ini dapat diartikan bahwa model pembelajaran yang sudah diberikan memberikan pengaruh terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam konteks pendidikan, menggarisbawahi pentingnya mengakomodasi kebutuhan individu siswa dalam pengembangan keterampilan sosial mereka. Model pembelajaran TAI dapat menjadi salah satu alat yang berharga dalam mencapai tujuan ini, memungkinkan siswa untuk belajar dalam lingkungan yang mendukung pertumbuhan keterampilan sosial mereka sambil tetap memperhatikan kebutuhan dan tingkat perkembangan mereka yang unik. Penelitian ini mendorong pembelajaran lebih lanjut tentang implementasi model TAI dalam konteks pendidikan untuk memaksimalkan potensi pengembangan keterampilan sosial siswa.
Kualitas Pelayanan Pencairan Dana Di Kantor Walikota Medan (Studi Kasus Bidang Perbendaharaan Kantor Walikota Medan)
Putri, Saidina;
Nurbaiti, Nurbaiti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan pencairan dana di Kantor Walikota Medan dan mengetahui faktor pendukung yang dihadapi oleh Bidang Perbendaharaan di Kantor Walikota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pencairan dana pada Bidang Perbendahaan di Kantor Walikota Medan dinyatakan melalui indikator yaitu ; (1) bukti fisik, (2) kehandalan, (3) daya tanggap, (4) jaminan, dan (5) empati. Sehingga menunjukkan ; (1) Bidang Perbendaharaan di Kantor Walikota Medan sudah mempunyai sarana dana prasarana yang lengkap, (2) Pegawai di Bidang Perbendaharaan memberikan pelayanan dan menjawab segala pertanyaan dari masyarakat, (3) pegawai di Bidang Perbendaharaan sudah cermat dalam melakukan pelayanan, (4) ketepatan proses pembuatan SPM dan SP2D sesuai dengan SOP yang ada dan juga sesuai dengan harapan masyarakat, (5). pegawai di Bidang Perbendaharaan mempunyai jiwa peduli yang mengutamakan kepentingan masyarakat dan adil tanpa memandang kelas sosial.
Peran Lapas Dalam Pemenuhan Hak Bagi Narapidana Penyandang Disabilitas (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pekam)
Junirasita, Silpia;
Biafri, Vivi Sylviana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini membahas peran dan hambatan yang terkait dengan pemenuhan hak narapidana penyandang disabilitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia, dengan fokus pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam. Lapas memegang peran kunci dalam memastikan aksesibilitas, perawatan medis, pelatihan, dan mencegah diskriminasi bagi narapidana penyandang disabilitas. Namun, masih terdapat hambatan yang menghambat pemenuhan hak-hak ini, termasuk kekurangan peraturan perundang-undangan yang khusus, ketidakpastian data, kompetensi staf medis yang belum memadai, fasilitas yang kurang mendukung, dan keterlambatan pelaporan data kesehatan. Artikel ini menggarisbawahi perlunya upaya yang lebih besar dalam menetapkan pedoman hukum yang jelas, meningkatkan pemantauan dan pelaporan data, serta meningkatkan fasilitas dan kompetensi staf medis. Kesadaran dan komitmen terus-menerus terhadap pemenuhan hak narapidana penyandang disabilitas merupakan langkah penting menuju sistem pemasyarakatan yang lebih inklusif dan adil.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Dengan Media Teka-Teki Silang (TTS) Terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuk Pakam
Purba, Damaris Br;
Simanjuntak, Hotmaida;
Pardede, Lukman;
Pardede, Dewi Lestari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan Media Teka-Teki Silang (TTS) terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuk Pakam. Dengan jumlah sampel sebanyak 66 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian metode kuantitatif, dengan populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuk Pakam T.A 2023/2024. Dengan teknik posttest control group design diperoleh sampel penelitian kelas eksperimen (VIII-3 sebanyak 33 orang) dan kelas kontrol (VIII-4 sebanyak 34 orang). Teknik pengumpulan data menggunakan hasil belajar dan observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Setelah dilakukan perlakuan perlakuan yang berbeda, diperoleh nilai rata-rata postes kelas eksperimen 86,67 dengan standar deviasi 8,44 dan nilai rata rata postes kelas kontrol 81,5 dengan standar deviasi 11,29. Dari hasil uji normalitas 11,0705 dengan uji homogenitas dengan hasil uji-F diperoleh Fhitung= 1,92 sedangkan Ftabel= 0,55 artinya tidak homogenitas dan untuk mengetahui signifikan tidaknya koefisien uji homogenitas pada taraf (α)=0,05, maka diadakan uji-t dengan kriteria pengujian jika thitung > ttabel diperoleh thitung= 3,995 dan ttabel= 1,67 pada signifikan (α)= 0,05 dan db= 63 maka hipotesis diterima dan dalam hal lain ditolak. Dengan demikian, terdapat pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan Media Teka-Teki Silang (TTS) terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuk Pakam.
Peran Guru PPKn Dalam Menanamkan Kesadaran Moral Siswa Kelas VII di SMP Swasta Imelda Medan
Nainggolan, Astina maya;
Pardede, Lukman;
Siahaan, Monalisa;
Pardede, Dewi Lestari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui peran guru PPKn dalam menanamkan kesadaran moral siswa di sekolah SMP Swasta Imelda Medan. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah landasan dan modal utama bagi pembentukan karakter peserta didik dan penguatan jati diri bangsa adalah penanaman moral dalam pendidikan. Adapun peran guru ppkn dalam menanamkan kesadaran moral siswa adalah memberikan motivasi pembelajaran untuk siswa, tiga komponen moral adalah pengetahuan, perasaan, dan tindakan. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dan dokumentasi. Peneliti menyimpulkan solusi dari permasalahan yang dihadapi guru dalam membina kesadaran moral siswa yaitu dengan cara guru menjadi pribadi yang baik sehingga dapat dicontoh oleh siswa.