cover
Contact Name
Anna Fauziah
Contact Email
p3m.pkps@gmail.com
Phone
+62318911380
Journal Mail Official
p3m.pkps@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Buncitan Kotak Pos 1, Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61253
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 66 Documents
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG MAGOT (Hermetia illucens) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN STATUS KESEHATAN IKAN (Oreochromis niloticus) Arifin, Moh. Zainal; Widodo, Agus; Fauziah, Anna; Aonullah, Asep Akmal; Halim, Atika Marisa
Chanos Chanos Vol 18, No 2 (2020): Chanos chanos
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.459 KB) | DOI: 10.15578/chanos.v18i2.9582

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat subtitusi tepung ikan dengan tepung maggot sebagai sumber protein yang dapat menghasilkan pertumbuhan yang baik pada ikan nila (O. niloticus) serta mampu meningkatkan status kesehatan ikan nila. Pemeliharaan ikan dilakukan selama 28 hari. Rancangan percobaan yang digunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan dengan iso protein 33% dan iso energi 2.877,8 kkal/kg. Empat perlakuan substitusi tepung maggot terhadap ikan yang berbeda, meliputi perlakuan A (100%:0%), B (75%:25%), C (50%:50%), D (25%:75%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan substitusi tepung maggot dalam pakan tidak memberikan pengaruh terhadap kelulushidupan dan efisiensi pakan pada ikan nila, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik 1,99±0,10; dan untuk jumlah konsumsi pakan 1125,51±1,88. Tidak ada perngaruh terhadap gambaran darah, baik kadar hemoglobin, sel darah merah dan sel darah putih pada ikan nila. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan bahwa penggunaan tepung maggot sebagai sumber protein dalam formulasi pakan ikan Nila (O. niloticus) dapat disubtitusikan sebesar 75% terhadap tepung ikan.
PENGGUNAAN SILIKAT TERHADAP PERTUMBUHAN UDANG VANNAME SKALA RUMAH TANGGA Nasuki, Nasuki; Edi, Mochammad Heri; Alauddin, M. Hery Riyadi; Abrori, Mohsan; Ritonga, Lusiana BR; Primasari, Kartika; Rizky, Putri Nurhanida
Chanos Chanos Vol 20, No 2 (2022): Chanos chanos
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.562 KB) | DOI: 10.15578/chanos.v20i2.11222

Abstract

Natural feed such as phytoplankton, contains high levels of protein, fat, and carbohydrates to enhance the growth performance and immunity in shrimp. Moreover, the presence of phytoplankton in the water column can make the waters shady so that it stimulates the shrimp to actively look for food during the day. Silicate is a macro element that used to promote the cell growth and cell wall formation of plankton. Ceraclean fertilizer product is an artificial hydrated calcium silicate with many small pores so that it is easily soluble in water to facilitate nutrient absorption by plankton cells. This study aims to determine the abundance of plankton in vaname shrimp culture ponds with the addition of ceraclean fertilizer and its correlation to the growth of vaname shrimp. This study uses a household-scale circular pond equipped with microbubble aerator technology with a power of 0.5 HP. The stocking density used was 700 fish/m3 and the maintenance period at DOC was 75. The average weight of shrimp growth at harvest was 9.8 grams with a total biomass of 273 Kg with an FCR of 1.1. A total of 262 ind/ml plankton were identified in household-scale aquaculture ponds with a percentage of Chlorophyta 57.20%, Cyanophyta 37%, Crysophyta 5%, Dinoflagellates 0.8% and Protozoa 0%. This study explains the low intake of feed used during the rearing period and the low FCR value because the shrimp utilizes natural feed. This also causes the growth of vaname shrimp in this study to continue to increase every week with an SR value of 90.1%.
ANALISIS KANDUNGAN SENYAWA FENOLIK EKSTRAK ALGA Sargassum polycystum DARI PANTAI SELATAN, GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA Lailatussifa, Radipta -; Pereira, Maria Madalena
Chanos Chanos Vol 20, No 1 (2022): Chanos chanos
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.123 KB) | DOI: 10.15578/chanos.v20i1.10532

Abstract

Sargassum sp. is one of the abundant brown algae on the South Coast of Yogyakarta. This algae has pharmacological activity in the form of metabolite biological activity, one of which is as an antioxidant. Regarding its ability as an antioxidant, information is needed regarding the polyphenol content in the algae S. polycystum. The aims from this research were to determine of phenolic content analysis of Sargassum polycystum brown algae from South Beach, Gunung Kidul, Yogyakarta quantitatively related to its total phenolic content and qualitatively consisting of Thin Layer Chromatography (TLC) and HPLC (High Performance Liquid Chromatography) tests. Polyphenol was extracted with ethanol 96% and calculated the yield. The yield from fresh algae to powdered algae was 9%, while the yield from fresh algae to ethanolic extract was 5.1%. The value of the total phenolic content extract at a concentration of 1000 ppm was 59.30±0,58 g GAE/100 g dried extract. The TLC test was performed using gallic acid and phloroglucinol standard, while the HPLC test was performed using gallic acid, phloroglucinol and phenol standard. The TLC dan HPLC results showed that ethanolic extract of Sargassum polycystum was suspected to contain polyphenols that resembled of gallic acid and phenol standards.
PENGARUH FORTIFIKASI JENIS IKAN YANG BERBEDA TERHADAP TINGKAT KESUKAAN DAN KARAKTERISTIK FISIK MI BASAH Valentina, Adelia; Masirah, Masirah; Lailatussifa, Radipta
Chanos Chanos Vol 19, No 1 (2021): Chanos chanos
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.701 KB) | DOI: 10.15578/chanos.v19i1.9610

Abstract

Mi merupakan salah satu produk pangan yang populer dan disukai oleh berbagai kalangan masyarakat di Indonesia. Kandungan mi pada umumnya memiliki karbohidrat yang tinggi, rendah lemak, dan kandungan protein rendah. Untuk meningkatkan kadar protein dilakukan fortifikasi dengan penambahan ikan dalam bentuk tepung.  Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan dan karakteristik fisik mi basah yang difortifikasi dengan jenis ikan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan yaitu tanpa penambahan ikan sebagai kontrol, penambahan tepung ikan lele, tepung ikan gurame dan tepung ikan patin. Konsentrasi tepung ikan yang ditambahkan yaitu 15%. Pengujian yang dilakukan pada mi basah meliputi uji organoleptik yaitu aroma, warna, tekstur dan rasa. Sedangkan uji fisik meliputi uji benda asing dan dayaserap air (DSA). Penambahan jenis tepung ikan yang berbeda berpengaruh nyata terhadap tingkat kesukaan aroma, warna, tekstur dan rasa mi basah yang dihasilkan. Pada uji fisik DSA (daya serap air) menunjukkan hasil yang berbeda nyata dibandingkan dengan kontrol. Pada uji fisik benda asing tidak menunjukkan adanya benda asing seperti pasir, tanah atau debu pada mi basah. Penambahan tepung ikan menghasilkan nilai DSA rata-rata 110%, sedangkan pada kontrol daya serap air pada mi ikan sebesar 80%.
PENGUJIAN DISTRIBUSI TEMPERATUR PADA MESIN PENGERING IKAN RAKITAN SKALA RUMAH TANGGA Nugroho, Setyawan Dwi
Chanos Chanos Vol 18, No 1 (2020): Chanos chanos
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.554 KB) | DOI: 10.15578/chanos.v18i1.9044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi temperatur pada mesin pengering ikan dan diharapkan dapat diketahui tingkat keseragaman temperatur pada ruang pengering sehingga dapat dilakukan  pernbaikan  rancang bangun lemari pengering  ikan untuk skala rumah tangga. Dalam penelitian ini dilakukan pada mesin pengering ikan tipe kabinet dengan 3 tigkat dimana pengujian selama 1 jam sampai dengan  mencapai temperatur pengeringan ikan 60°C konstan disetiap bagian rak pengeringan yaitu pada tingkat 1sampai dengan  tingkat 3. Disetiap tingkat dipasang 2 sampai dengan 3  termokopel dibagian  peletakan ikan. Hasil penelitan menunjukan bahwa lama waktu pemanasan di dalam ruang pengering dibutuhkan waktu  20 menit 12 detik dengan distribusi temperatur merata di setiap peletakkan ikan, sedangkan pada temperatur konstan 60°C terjadi fluktuasi temperatur dan keseragaman temperatur disetiap titik peletakan ikan yaitu antara temperatur 56,17°C sampai dengan 60,88°C dan setelah dimatikan mesin penyeringnya dibutuhkan waktu 49 menit untuk mencapai suhu lingkungan 30°C. Dapat di simpulkan bahwa mesin pengering ikan memiliki distribusi yang merata di setiap titik peletakkan ikan dan pengisolasian dinding kotak alat pengering memberikan kestabilan temperatur di setiap titik peletakan ikan.
BUDIDAYA IKAN NILA JATIMBULAN (Oreochromis sp) DENGAN SISTEM SEMI INTENSIF Rizky, Putri Nurhanida; Aisy, Wulandari Rihhadatul; Primasari, Kartika
Chanos Chanos Vol 20, No 2 (2022): Chanos chanos
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.038 KB) | DOI: 10.15578/chanos.v20i2.11846

Abstract

Low growth performance and survival rate of tilapia is the main problem in tilapia culture especially Nile Jatimbulan. Growth performance of Nile tilapia is highly affected by genetic materials, food quality, stocking density, feeding rate and frequency and environmental factors such as water quality. Semi intensive system in earthen pond were used in this study. Earth pond contain various of organisms which support the growth performance of fish and phytoplankton. In addition, waterwheel with a power of 0.5 HP were added to increase the amount of dissolved oxygen in the pond. To improve water quality and performance of tilapia, EM4 probiotic were applied. This study showed the growth rate of jatimbulan is 2.94 grams, SR 80% and FCR value of 0,6. Jatimbulan tilapia were obtained after 90 days of culture is 6 tons with an average of body weight 250-300 grams.
EFFECTIVENESS OF Exoecaria agallocha SUBSTANCE POWDER AS MOLLUSCICIDE ON SNAIL MUD PEST (Ceritidea sp.) Puspitasari, Indah; Suseno, Dewi Nurmalita; Jayanti, Shara
Chanos Chanos Vol 19, No 2 (2021): Chanos chanos
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.166 KB) | DOI: 10.15578/chanos.v19i2.10646

Abstract

The use of chemical-based molluscicides at the preparation stage of aquaculture activities in ponds can cause residues and death of biota other than mollusc pests and ultimately cause environmental damage. Because of this, natural ingredients are needed. A study on the effectiveness of Excoecaria agallocha gum powder as a molluscicide against Trisipan Cerithidea sp. has been carried out during September - November 2020 in Pulokerto Village, Kraton District, Pasuruan Regency, East Java. The sap from the E. agallocha tree was tapped and made into powder, then tested on 10 trisipans per aquarium, with concentrations of 0, 200, 400, 800, 1600 ppm and control with 3 repetitions. Mortality observations were carried out for 24 hours. The results of the characteristic analysis showed that the E. agallocha latex powder had an ash content of 7.73%, water content of 3.08%, pH 10. The content of bioactive compounds from E. agallocha gum powder using 70% methanol solution included saponins and triterpenoids. The concentration of latex powder has a high influence on the mortality of Cerithidea sp. (Linear regression, R2 = 0.8762) and had a significantly positive relationship (Pearson correlation test, r = 0.936, P = 0.019). Significant differences were found in the mortality of Cerithidea sp. with treatments of 800 and 1600 ppm which were significantly different with concentrations of 200 and 400 ppm (One-way Anova, F = 29.50, P <0.05, df = 3, Tukey test). Toxicity test showed 24-hour LC50 of E. agallocha latex powder against Trisipan Cerithidea sp. is 688.89 ppm and can be categorized as toxic.
ANALISA MATEMATIS DISTRIBUSI TEMPERATUR DENGAN VARIASI SUDUT ATAP PADA LEMARI PENGASAP IKAN Nugroho, Setyawan Dwi; Alviani, A Marsha
Chanos Chanos Vol 18, No 2 (2020): Chanos chanos
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/chanos.v18i2.9611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui temperatur disetiap titik ruang pengasap pada lemari pengasap ikan sehingga dapat dilakukan rancang bangun lemari pengasap ikan sesuai dengan kebutuhan standar pengasapan ikan yaitu SNI  2725.1.2009. Dalam penelitian ini dilakukan 3 (tiga) variasi sudut atap lemari pengasap ikan yaitu 15°, 45° dan 60° dengan pengambilan data tanpa beban antara lain temperatur lingkungan 31°C, temperature ruang bakar 470°C. Pada lemari pengasap ikan dengan sudut atap 15°, 45° dan 60° secara berurutan didapatkan  temperatur pada atap lemari pengasap ikan dan kecepatan gas asap adalah 46°C dan 1,2 m/s , 49°C dan 1,1 m/s, serta 64°C dan 0,7 m/s. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan perhitungan dengan metode definite-difference technique dengan penyelesaian analisis numerik, membagi ruang pengasap ikan menjadi 12 node (T1 sd T12) maka  nilai ruang pengasap ikan dengan sudut atap 15º, 45ºC dan 60ºC adalah 40,72ºC s/d 264,65ºC, dan 38,92ºC s/d 264,45ºC serta 38,36ºC s/d 264,05ºC. Lemari pengasap ikan dengan sudut atap berbeda dengan perhitungan yang dihasilakan maka disimpulkan bahwa semakin besar sudut atap lemari pengasap ikan maka temperature didalam ruang pengasap semakin kecil. Distribusi temperatur didalam ruang pengasap ikan secara vertical pada bagian tengah menunjukkan temperatur lebih tinggi dibandingkan pada bagian yang mendekati lapis batas secara vertical
PENGARUH PADAT TEBAR YANG BERBEDA TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN LAJU PERTUMBUHAN IKAN WADER CAKUL (Puntius binotatus) Ritonga, Lusiana BR
Chanos Chanos Vol 18, No 1 (2020): Chanos chanos
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.35 KB) | DOI: 10.15578/chanos.v18i1.8963

Abstract

Wader cakul (Puntius binotatus) adalah salah satu ikan tropis di perairan tawar Indonesia yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi wader cakul (P. binotatus) adalah dengan budidaya intensif melalui peningkatan kepadatan tebar. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh perbedaan kepadatan tebar terhadap survival dan laju pertumbuhan wader cakul (P. binotatus) untuk mengeksplorasi potensi dan kemungkinan budidaya secara terkendali. Penelitian ini menggunakan 3 perlakuan (2 ikan / liter, 4 ikan / liter dan 6 ikan / liter) dan 5 ulangan. Parameter utama yang diamati dalam penelitian ini adalah tingkat kelangsungan hidup, laju pertumbuhan, laju pertumbuhan spesifik, dan retensi protein, dan parameter pendukungnya adalah suhu, pH, oksigen terlarut, dan amonia. Hasil tingkat kelangsungan hidup (%), tingkat pertumbuhan, tingkat pertumbuhan spesifik dan retensi protein menunjukkan persentase tertinggi pada perlakuan A dengan kepadatan tebar 2 ikan / liter dengan tingkat nilai 96%, 0.608 gr, 1.018 (% b / hari ) dan 101.41%. Kualitas air dalam setiap perlakuan meliputi suhu: 25.14-30 oC, pH: 7.14-7.27, oksigen terlarut: 4.44-4.83 mg / l dan amonia: 0.3-0.45 mg / l, kisarannya masih dalam batas toleransi untuk kehidupan ikan wader cakul. 
ANALISIS SALURAN DAN MARGIN PEMASARAN IKAN BANDENG DI KECAMATAN SEDATI KABUPATEN SIDOARJO JAWA TIMUR Prayoto, Prayoto; Nugraha, Jefri Putri; Waluyo, Buyung Purnomo; Hamdani, Hamdani; Priono, Bowo; Wartini, Sri
Chanos Chanos Vol 20, No 1 (2022): Chanos chanos
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.958 KB) | DOI: 10.15578/chanos.v20i1.10662

Abstract

This study aims to determine the marketing channels of the milksfish, farmer’s share, and the marketing efficiency of the milksfish in Sedati District, Sidoarjo Regency. The design of this study was a descriptive method of sampling using proportionate stratified random sampling and  snowball sampling. Research has three types of marketing channel in sedati, district sidoarjo. The first line from the farmers' farm directly to the consumer  of the farmer’s share is 100 %, channel two from the farmers' farm chain to the traders, to the retailers, and then to consumer of  the farmer’s share is 71,4 %., and a third line from the farmers' farm to the big traders' , and to of  the farmer’s share is 82.8 %. The analysis shows that all three marketing channels are efficient because the cost part the farmer receives is over 50 %.