cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
jurnal.ela.jpbs@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
jurnal.ela.jpbs@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soemantri Brojonegoro No.1 Gedong Meneng Bandar Lampung. Gedung C Lantai 1, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 28305205     DOI : https://doi.org/10.23960/ela
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, terbit April dan September. Ini adalah jurnal yang terbit menyediakan forum bagi akademisi, praktisi, dan perwakilan masyarakat untuk mengeksplorasi masalah dan merenungkan praktik yang berkaitan dengan berbagai aktivitas yang terlibat. Jurnal ini adalah jurnal online peer-review yang didedikasikan untuk publikasi penelitian berkualitas tinggi yang berfokus pada penelitian, implementasi.
Articles 84 Documents
GENIUS KIDS: MEMBANGUN KREATIVITAS DAN POTENSI ANAK MELALUI PROGRAM EDUKATIF DAN KREATIF Imelda; Nadiyah Imelda Putri; Amelia Artika Sari
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2003

Abstract

The “Genius Kids: Building Children’s Creativity and Potential through Educational and Creative Programs” is a KKN Recognition program aimed at improving children’s creativity, basic abilities, social skills, and character building in Talang Buluh Village, Talang Kelapa District, Banyuasin Regency, South Sumatra. This study employed a qualitative descriptive method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The activities carried out in this program included interaction-based education, English Fun Class, preschool learning activities, educational games, drawing and coloring, origami, audio-visual exploration, and Islamic Story Sessions. The results showed that the program had a positive impact on children’s development, including increased self-confidence, communication skills, creativity, literacy, numeracy, and social interaction. In addition, children became more active and enthusiastic in participating in the learning process. The program also received positive responses from the community because it created an interactive, enjoyable, and educational learning environment for children.   Program “Genius Kids: Membangun Kreativitas dan Potensi Anak melalui Program Edukatif dan Kreatif” merupakan kegiatan KKN Rekognisi yang bertujuan meningkatkan kreativitas, kemampuan dasar, keterampilan sosial, dan pembentukan karakter anak di Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi edukasi berbasis interaksi, English Fun Class, pembelajaran anak pra-sekolah, permainan edukatif, menggambar dan mewarnai, origami, eksplorasi audio visual, serta Islamic Story Session. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak, seperti meningkatnya rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, kreativitas, literasi, numerasi, dan interaksi sosial. Selain itu, anak-anak menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. Program ini juga memperoleh respons positif dari masyarakat karena mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan edukatif bagi anak-anak.
PELATIHAN PENGEMBANGAN ASESMEN AUTENTIK UNTUK MENGUATKAN LITERASI ASESMEN GURU BAHASA INGGRIS DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA Endang Komariah; Patuan Raja; Flora; Mahful; Rafista Deviyanti
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2005

Abstract

Pelatihan ini bertujuan menguatkan literasi asesmen guru dan calon guru Bahasa Inggris dalam merancang asesmen autentik yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Kegiatan berlangsung di FKIP Universitas Lampung melalui satu hari pelatihan intensif luring dan dua sesi pendampingan daring pada Juli 2025, diikuti 25 guru dan calon guru jenjang SD hingga SMK serta dua mahasiswa pendamping. Tim menerapkan ceramah interaktif, diskusi, lokakarya, demonstrasi pemanfaatan AI secara etis, dan penugasan penyusunan perangkat asesmen, dengan evaluasi melalui pretest–posttest dan rubrik produk. Skor rata-rata pengetahuan peserta naik dari 62,6 menjadi 81,3 atau bertambah 18,7 poin, dan 74% peserta naik minimal 20 poin. Sebanyak 83% paket perangkat mencapai kategori baik hingga sangat baik, dengan total 25 paket tersusun, sedangkan skor kepuasan peserta mencapai 4,4 dari 5. Pelatihan berhasil menguatkan kemampuan guru merancang tugas autentik dan memberi umpan balik formatif yang lebih spesifik.   This training aims to strengthen the assessment literacy of in-service and pre-service English teachers in designing authentic assessments aligned with the Merdeka Curriculum. The activity took place at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Universitas Lampung, involving one day of intensive in-person training and two online mentoring sessions in July 2025, with 25 in-service and pre-service teachers from primary to vocational secondary levels, along with two student assistants. The team used interactive lectures, discussion, workshops, a demonstration of ethical AI use, and an assignment to develop assessment instruments, with evaluation based on a pretest–posttest and a product rubric. Participants' average knowledge score rose from 62.6 to 81.3, a gain of 18.7 points, and 74% of participants improved by at least 20 points. Of the instrument packages produced, 83% reached the good to very good category, for a total of 25 completed packages, while participant satisfaction reached 4.4 out of 5. The training succeeded in strengthening teachers' ability to design authentic tasks and to provide more specific formative feedback.
MENEBAR KEDAMAIAN DI RUMAH QUR'AN: EFEKTIVITAS SOSIALISASI EDUKATIF ANTI-BULLYING BERBASIS EKSPRESI KREATIF ANAK DI TPA NURUL FITYAAN PALEMBANG Mellinda Almi Sapti; Fadhilla Nur Husna; Syifa Isnaini Putri; Ainia Nur Afifah; Khoirul Mubin
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2026

Abstract

Perundungan (bullying) kini tidak lagi menjadi monopoli sekolah umum, melainkan telah merambah ke institusi pendidikan keagamaan non-formal seperti Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA). Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program edukasi anti-perundungan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Rekognisi Kelompok 381 di TPA Nurul Fityaan, Talang Aman, Palembang. Intervensi dirancang menggunakan metode sosialisasi interaktif dikombinasikan dengan media kreatif berupa pembuatan frame foto komitmen dan media reflektif naratif (storytelling). Data dihimpun melalui observasi partisipatif, dokumentasi harian, serta analisis teks deskriptif terhadap tulisan refleksi santri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan kreatif ini berhasil memicu keterbukaan emosional santri, di mana mereka mampu mengidentifikasi tindakan destruktif perundungan serta mengartikulasikan pengalaman pribadi mereka secara tertulis. Evaluasi pasca-kegiatan mengindikasikan adanya peningkatan kesadaran sosial dan penurunan intensitas kelakar fisik yang menjurus pada perundungan di lingkungan TPA. Rekomendasi utama program ini menekankan pentingnya penguatan iklim pembelajaran yang suportif berbasis nilai-nilai akhlakul karimah secara konsisten.   Bullying is no longer exclusive to formal public schools, as it has now permeated non-formal religious educational institutions such as the Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/Quranic Afternoon School). This community service study aims to evaluate the implementation of an anti-bullying educational program organized by students of the Recognition KKN (Community Service Program) Group 381 at TPA Nurul Fityaan, Talang Aman, Palembang. The intervention was designed using an interactive socialization method combined with creative media, including the creation of commitment photo frames and reflective-narrative storytelling. Data were gathered through participant observation, daily documentation, and descriptive text analysis of the students’ written reflections. The results demonstrated that this creative approach successfully triggered emotional openness among students, enabling them to identify destructive bullying behaviors and articulate their personal experiences in writing. Post-activity evaluation indicated an increase in social awareness and a decrease in the intensity of physical horseplay leading to bullying within the TPA environment. The primary recommendation of this program emphasizes the importance of consistently strengthening a supportive learning climate based on akhlakul karimah (noble character/Islamic ethics) values.
ANYAMAN KERTAS SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK Tiara Angelia; Azka Azura Putri; Fadhila Nuraidafaza; Jumanah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2031

Abstract

Kreativitas dan bakat yang dimiliki pada diri anak, sangat penting untuk dikembangkan sedari dini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak melalui pelatihan anyaman kertas. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi pada anak-anak di Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu pelatihan anyaman kertas dengan baik dan berhasil membuat anyaman sesuai arahan yang diberikan. Selain itu, anak-anak menunjukkan rasa antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Kesimpulannya, pelatihan anyaman kertas dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan edukatif yang mendukung pengembangan kreativitas anak. The creativity and talents that children possess are very important to be developed from an early age. This activity aims to develop children's creativity through paper weaving training. The method used is a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation and documentation of children in Kenten Laut Village, Talang Kelapa District, Banyuasin Regency. The results of the activity indicate that the participants were able to complete the paper weaving training well and successfully create weavings according to the instructions given. In addition, the children showed a high level of enthusiasm throughout the activity. In conclusion, paper weaving training can be an educational activity alternative that supports the development of children's creativity.
PELATIHAN PENINGKATAN PROSEDUR ADMINISTRASI SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT KAI DIVRE III PALEMBANG Wahyu Benny Riftian; Efan Elpanso; Dina Mellita
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur administrasi sumber daya manusia, ruang lingkup pelaksanaan, bentuk pelaksanaan, prinsip-prinsip administrasi, serta hambatan teknis yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur administrasi sumber daya manusia pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang telah berjalan dengan baik dan didukung oleh sistem digital yang mampu meningkatkan efisiensi, akurasi data, transparansi, serta akuntabilitas dalam pelayanan administrasi kepegawaian. Pelaksanaan administrasi SDM meliputi administrasi pendidikan dan pelatihan, promosi, dan mutasi pegawai yang terintegrasi dalam sistem informasi perusahaan. Meskipun terdapat beberapa hambatan teknis seperti gangguan jaringan internet dan pembaruan sistem, perusahaan terus melakukan upaya perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi. Dengan demikian, penerapan prosedur administrasi SDM berbasis digital mampu mendukung terciptanya tata kelola sumber daya manusia yang lebih efektif, efisien, dan profesional.   This study aims to examine the procedures of human resource administration, the scope of implementation, forms of implementation, administrative principles, and technical obstacles encountered during the process. The research employed a qualitative method with data collection techniques consisting of observation, interviews, and documentation. The results indicate that the human resource administration procedures at PT Kereta Api Indonesia (Persero) Regional Division III Palembang have been implemented effectively and are supported by digital systems that enhance efficiency, data accuracy, transparency, and accountability in personnel administrative services. The implementation of human resource administration includes training and development administration, promotion administration, and employee transfer administration, all of which are integrated into the company's information system. Although several technical challenges were identified, such as internet network disruptions and system updates, the company continuously strives to improve the quality of administrative services. Therefore, the implementation of digital-based human resource administration procedures contributes to the creation of a more effective, efficient, and professional human resource management system.
UPAYA PENINGKATAN SKILL BERBAHASA GENERASI MUDA DESA ALAI SELATAN MELALUI KEGIATAN EDUKATIF KOMUNIKATIF Wira Alvio; Channy Karunia Qolbi; Gita Safitri; Anjelina; Plora; Meilinda Amelia
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2066

Abstract

Language skills are a fundamental competence for young people to face the challenges of globalization. This community service program, implemented as the Kuliah Kerja Nyata (KKN) Recognition by UIN Raden Fatah Palembang, aimed to enhance communication skills, critical thinking, and self-confidence among youth in Alai Selatan Village through an innovative non-formal approach. The program was carried out in three main phases: preparation, implementation, and closing, with a total duration of 180 hours conducted from January to February 2026.The program delivered five structured training modules: Public Speaking for Youth, Creative Language Games, Storytelling & Roleplay, Debate & Discussion Club, and Digital Communication & Presentation Skills. Evaluation results indicate a notable transformation: participants who initially lacked confidence and had difficulty organizing ideas systematically became more confident in presenting, improved their vocabulary mastery, and learned to deliver professional digital presentations. Overall, the interactive-communicative learning model succeeded in fostering an active and conducive learning environment for developing the capabilities of village youth. Penguasaan keterampilan berbahasa merupakan kompetensi dasar yang sangat penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan globalisasi. Program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi UIN Raden Fatah Palembang ini bertujuan meningkatkan keterampilan komunikasi, kemampuan berpikir kritis, dan rasa percaya diri pemuda di Desa Alai Selatan melalui pendekatan nonformal yang inovatif. Pelaksanaan program terbagi menjadi tiga tahap utama: persiapan, pelaksanaan, dan penutupan, dengan total durasi 180 jam yang dilaksanakan pada Januari hingga Februari 2026. Program menerapkan lima modul pelatihan terstruktur, yaitu Public Speaking for Youth, Creative Language Games, Storytelling & Roleplay, Debate & Discussion Club, serta Digital Communication & Presentation Skills. Berdasarkan evaluasi, terjadi perubahan signifikan: peserta yang awalnya kurang percaya diri dan mengalami kesulitan menyusun gagasan secara sistematis kini lebih berani tampil, menguasai kosakata dengan lebih baik, dan mampu menyajikan materi presentasi digital secara profesional. Secara keseluruhan, model pembelajaran interaktif-komunikatif yang dipakai berhasil menciptakan suasana belajar yang aktif dan kondusif bagi pengembangan kapabilitas pemuda-pemudi desa.
ENGLISH FUN ACTIVITIES: UPAYA PENINGKATAN SKILL BERBAHASA GENERASI MUDA DESA ALAI SELATAN MELALUI KEGIATAN EDUKATIF DAN KOMUNIKATIF Wira Alvio; Lailatul Khairiah; Desti Gusniarti; Monica Orianta; Jilandra Amaieska; Ayu Nadila Putri
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2069

Abstract

The English Fun Activities program is a community service initiative conducted by KKN Rekognisi Tematik students of UIN Raden Fatah Palembang in Desa Alai Selatan, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim. This program aims to improve the English language skills of the younger generation through communicative, interactive, and enjoyable learning approaches. The activities included Speaking and listening sessions, reading corner and vocabulary hunt, writing simple sentences, and English Competition Day. Using a game-based learning, project-based learning, and communicative approach, participants showed significant improvement in vocabulary, pronunciation, and confidence in using English in daily interactions. The results of program evaluation indicated that at least 70% of participants experienced improved motivation and communicative competence. This program demonstrates that a fun, participatory, and contextual learning environment can effectively foster English language skills among rural youth. Program English Fun Activities merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Rekognisi Tematik UIN Raden Fatah Palembang di Desa Alai Selatan, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris generasi muda melalui pendekatan pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan menyenangkan. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sesi Speaking dan listening, reading corner dan vocabulary hunt, penulisan kalimat sederhana, serta English Competition Day. Dengan menggunakan pendekatan game-based learning, project-based learning, dan communicative approach, peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan kosakata, pelafalan, dan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa minimal 70% peserta mengalami peningkatan motivasi dan kompetensi komunikatif. Program ini membuktikan bahwa lingkungan belajar yang menyenangkan, partisipatif, dan kontekstual dapat secara efektif menumbuhkan kemampuan berbahasa Inggris generasi muda di pedesaan.
PENGUATAN PEMBELAJARAN BAHASA DAN SENI MELALUI PENDEKATAN DEEP LEARNING PADA KOMUNITAS BELAJAR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG Sumarti; Riyan Hidayatullah; Aditya Pratama; Muhammad Ramdhan Fathin Alfarabi; Mei Fatmila Sari
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2105

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memperkuat pembelajaran bahasa dan seni pada komunitas belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni (JPBS) FKIP Universitas Lampung melalui pendekatan deep learning. Kegiatan dilatarbelakangi oleh dominasi orientasi belajar dangkal (surface learning) di kalangan mahasiswa calon pendidik, yakni kecenderungan menghafal dan mereproduksi informasi tanpa membangun pemahaman mendalam dan kritis. Program dilaksanakan dalam bentuk workshop satu hari (7 Agustus 2026) yang diikuti 25 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Musik, dan Pendidikan Bahasa Lampung, menggunakan metode ceramah konseptual, analisis wacana kritis, eksplorasi estetis, dan proyek kolaboratif musikalisasi puisi. Evaluasi dilakukan melalui pretest-posttest berbasis gamifikasi menggunakan Kahoot. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: persentase jawaban benar meningkat dari 36% menjadi 84%, dengan delta 48%. Refleksi kualitatif peserta menunjukkan perubahan orientasi belajar yang lebih kritis, reflektif, dan integratif. Program menghasilkan model penguatan komunitas belajar berbasis deep learning yang dapat menjadi referensi pengembangan komunitas belajar serupa.   This Community Service Program (PkM) aims to strengthen language and arts learning among the student learning community of the Department of Language and Arts Education (JPBS), FKIP, University of Lampung, through a deep learning approach. The program was motivated by prevailing surface learning orientations among pre-service teacher students, characterized by memorization and information reproduction without meaningful understanding. It was implemented as a one-day workshop (August 7, 2026) attended by 25 students from Indonesian Language and Literature, Music, and Lampung Language Education study programs, using conceptual lectures, critical discourse analysis, aesthetic exploration, and a collaborative poetry musicalization project. Evaluation used gamification-based pretest-posttest via Kahoot. Results showed significant improvement: correct answers rose from 36% to 84%, a gain of 48 points. Qualitative reflections indicated a shift toward more critical, reflective, and integrative learning. The program produced a deep learning-based community strengthening model applicable to similar contexts.
IMPLEMENTASI PERFORMANCE PEDAGOGY DALAM PEMBELAJARAN MUSIK INFORMAL PADA KOMUNITAS BELAJAR MAHASISWA Riyan Hidayatullah; Sumarti; Prisma Tejapermana; Muharsyam Dwi Anantama; Nabila Hasri Ainun
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2106

Abstract

This community service activity aims to implement the Performance pedagogy approach to improve the quality of informal music learning in a student learning community at the Department of Language and Arts Education (JPBS), Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Universitas Lampung. The program was carried out through a workshop attended by 20 students from the Music Education, Indonesian Language and Literature Education, and English Education study programs. Activities included conceptual presentations, demonstrations, ensemble practice, and musical performance. Evaluation was conducted using pre-test and post-test via the Kahoot application. Results showed a significant increase in participant understanding, from 36% correct answers in the pre-test to 84% in the post-test. The result shows an improvement of 48%. Qualitative reflections indicated a shift in participants' orientation toward viewing performance not as an end product of learning, but as an integral and meaningful part of the learning process itself. This program demonstrates that the Performance pedagogy approach is effective and relevant as a model for strengthening student learning communities through informal music learning.   Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan pendekatan Performance pedagogy untuk meningkatkan kualitas pembelajaran musik informal dalam komunitas belajar mahasiswa di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni (JPBS), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lampung. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan lokakarya yang diikuti oleh 20 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Musik, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Pendidikan Bahasa Inggris. Kegiatan meliputi pemaparan konsep, demonstrasi, praktik ansambel, dan pertunjukan musik. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan aplikasi Kahoot. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, dari 36% jawaban benar pada pretest menjadi 84% pada posttest, atau mengalami peningkatan sebesar 48%. Refleksi kualitatif juga menunjukkan adanya pergeseran orientasi peserta dalam memandang pertunjukan, dari sekadar hasil akhir pembelajaran menjadi bagian yang integral dan bermakna dari proses pembelajaran itu sendiri. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan Performance pedagogy efektif dan relevan sebagai model untuk memperkuat komunitas belajar mahasiswa melalui pembelajaran musik informal.
PENGUATAN NILAI-NILAI PANCASILA DAN KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA BAGI ANAK PANTI ASUHAN HARAPAN BARU BANDAR LAMPUNG SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA Atik Kartika; Mulyanto Widodo; Febra Anjar Kusuma; Siska Meirita; Destiani; Rahmat Prayogi; Septia Uswatun Hasanah; Detia Aulia Oktarina; Sandika Ali
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2118

Abstract

This community service program aims to strengthen Pancasila values and improve Indonesian language skills among children at Harapan Baru Orphanage in Bandar Lampung as an effort to foster national character development. The program was implemented through educational activities, training, and mentoring that included understanding Pancasila values, practicing polite communication, developing public speaking skills, and engaging in reading and writing literacy activities. The participants were orphanage children at elementary and secondary education levels. The results showed an increase in participants’ understanding of Pancasila values, such as tolerance, mutual cooperation, responsibility, and patriotism. In addition, the participants’ Indonesian language skills improved, particularly in the proper use of the language, the ability to express opinions, and self-confidence in communication. This program made a positive contribution to shaping a young generation with strong moral values, national insight, and language skills that support their social interactions and educational development in the future. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dan meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia bagi anak-anak Panti Asuhan Harapan Baru Bandar Lampung sebagai upaya pembentukan karakter bangsa. Program dilaksanakan melalui metode edukasi, pelatihan, dan pendampingan yang mencakup pemahaman nilai-nilai Pancasila, praktik komunikasi santun, keterampilan berbicara di depan umum, serta kegiatan literasi membaca dan menulis. Peserta kegiatan adalah anak-anak panti asuhan yang berada pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai-nilai Pancasila, seperti sikap toleransi, gotong royong, tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air. Selain itu, kemampuan berbahasa Indonesia peserta juga mengalami peningkatan, terutama dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar, kemampuan menyampaikan pendapat, serta kepercayaan diri dalam berkomunikasi. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, dan memiliki keterampilan berbahasa yang mendukung kehidupan sosial serta pendidikan mereka di masa depan.