cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
jurnal.ela.jpbs@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
jurnal.ela.jpbs@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soemantri Brojonegoro No.1 Gedong Meneng Bandar Lampung. Gedung C Lantai 1, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 28305205     DOI : https://doi.org/10.23960/ela
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, terbit April dan September. Ini adalah jurnal yang terbit menyediakan forum bagi akademisi, praktisi, dan perwakilan masyarakat untuk mengeksplorasi masalah dan merenungkan praktik yang berkaitan dengan berbagai aktivitas yang terlibat. Jurnal ini adalah jurnal online peer-review yang didedikasikan untuk publikasi penelitian berkualitas tinggi yang berfokus pada penelitian, implementasi.
Articles 70 Documents
MENGENAL POTENSI DESA TANJUNG LAGO DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN DESA BERKELANJUTAN KABUPATEN BANYUASIN Agustian, Wiwin; Elysia, Aldora Cinta; Hanzu, Alfiyah Fathinah; Putri, Dilla Dwi Ratna; Anugerah, Kemala Putri; Mubiantoro S., M. Rizki; Irsyandi, Muhammad Firli; Ramadhanti, Safira Dwi; Elita, Virga; Oktaria, Wella
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v4i2.1518

Abstract

Desa Tanjung Lago, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin memiliki potensi yang beragam dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan, khususnya pada aspek sumber daya manusia dan ekonomi lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenal dan mengembangkan potensi Desa Tanjung Lago melalui program pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Program pendidikan dilaksanakan melalui kegiatan mengajar yang berfokus pada peningkatan literasi, numerasi, dan keterampilan komunikasi anak-anak usia sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keaktifan, kepercayaan diri, serta kemampuan dasar siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, potensi ekonomi desa terlihat dari keberadaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memanfaatkan sumber daya lokal. Meskipun masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan dan pemasaran, UMKM memiliki peluang untuk dikembangkan melalui pendampingan berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengenalan potensi desa dapat menjadi dasar penting dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan. Tanjung Lago Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency, has diverse potential to support sustainable village development, particularly in human resources and the local economy. This community service activity aims to identify and develop the potential of Tanjung Lago Village through educational programs and community economic empowerment. The method used was a qualitative approach using observation, interviews, and documentation. The educational program was implemented through teaching activities focused on improving literacy, numeracy, and communication skills in school-age children. The results of the activity showed an increase in student engagement, self-confidence, and basic skills in the learning process. Furthermore, the village's economic potential is evident in the presence of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) that utilize local resources. Although still facing limitations in management and marketing, MSMEs have opportunities to develop through ongoing mentoring. This activity demonstrates that identifying village potential can be an important foundation in supporting sustainable village development.
KEGIATAN SOSIALISASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENGGUNAAN QRIS BAGI UMKM DI DESA RUNGKUT KIDUL SURABAYA El-Yunusi, Muhammad Yusron Maulana; Alamaghfiroh, Zidni Akholik
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v2i1.1520

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi UMKM di Desa Rungkut Kidul, Surabaya, adalah rendahnya pemahaman dan pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital. Fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sosialisasi dan edukasi penggunaan QRIS bagi pelaku UMKM guna meningkatkan literasi keuangan digital dan efisiensi transaksi usaha. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kesadaran UMKM terhadap manfaat dan penggunaan QRIS dalam operasional usaha sehari-hari. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), dengan teknik observasi partisipatif dan sosialisasi langsung kepada pelaku UMKM. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2023 di Desa Rungkut Kidul dengan melibatkan pelaku UMKM setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran UMKM terhadap manfaat QRIS, seperti kemudahan transaksi, peningkatan efisiensi pembayaran, serta potensi peningkatan omzet penjualan. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala berupa rendahnya literasi digital, keterbatasan perangkat pendukung, serta kebiasaan masyarakat yang masih bergantung pada transaksi tunai. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dan edukasi lanjutan agar implementasi QRIS dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan bagi UMKM.   One of the challenges faced by MSMEs in Rungkut Kidul Village, Surabaya, is the low level of understanding and utilization of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) as a digital payment method. The focus of this community service activity is to disseminate and educate MSMEs on the use of QRIS to improve digital financial literacy and business transaction efficiency. The objective of this activity is to increase MSMEs' understanding, skills, and awareness of the benefits and use of QRIS in daily business operations. The method used in this community service activity is the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, using participatory observation and direct outreach to MSMEs. The activity was conducted on June 22, 2023, in Rungkut Kidul Village, involving local MSMEs. The results showed an increase in MSMEs' understanding and awareness of the benefits of QRIS, such as ease of transactions, increased payment efficiency, and the potential for increased sales turnover. However, several obstacles remain, including low digital literacy, limited supporting devices, and a continued reliance on cash transactions. Therefore, further mentoring and education are needed to ensure optimal and sustainable implementation of QRIS for MSMEs.
OPTIMALISASI PERAN MAHASISWA DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA PURWOSARI MELALUI PROGRAM KERJA NYATA TEMATIK Putra, Deo Loka; Sianipar, Elfrida; Arvanda, M. Adrian; Alfarisi, Indah Riskia; Meidiana, Tari; Rizkia, Tia; Wulandari, Tiara; Gustriani, Yella; Aliya, Sabeli
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v4i2.1539

Abstract

This article focuses on a comprehensive explanation of the implementation and analysis to enhance the role of students in community development in Purwosari Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency. The service implementation is carried out using the Participatory Action Research (PAR) method, where the community plays an active role in identifying problems, planning programs, carrying out activities, and evaluating results. This community service program revolves around five main areas: education, social, economic (UMKM), environment, and village administration. The implementation results show that the presence of students has a significant positive impact, including improving communication skills and self-confidence of elementary students, encouraging awareness of good social behavior and environmental care, broadening the insights of MSME actors regarding business management and marketing, and supporting the village government in collecting population data and identifying areas. The KKNT program also strengthens social ties between students and the community and encourages community involvement in village development activities. Therefore, it can be concluded that KKNT is an effective community service strategy to optimize the role of students as agents of social change who also support participatory and sustainable village development. Artikel ini berfokus pada penjelasan menyeluruh tentang pelaksanaan serta analisis untuk meningkatkan peran mahasiswa dalam pengembangan komunitas di Desa Purwosari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan metode Participatory Action Research (PAR), di mana masyarakat berperan sebagai subjek aktif dalam mengidentifikasi masalah, merencanakan program, menjalankan kegiatan, dan mengevaluasi hasil. Program pengabdian ini berkisar pada lima area utama: pendidikan, sosial kemasyarakatan, ekonomi (UMKM), lingkungan, dan administrasi desa. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan dampak positif yang signifikan, antara lain dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri siswa tingkat dasar, menyemangati kesadaran terhadap perilaku sosial yang baik dan kepedulian lingkungan, memperluas wawasan pelaku UMKM mengenai pengelolaan dan pemasaran bisnis, serta mendukung pemerintah desa dalam pengumpulan data kependudukan dan identifikasi wilayah. Program KKNT juga memperkuat ikatan sosial antara mahasiswa dan masyarakat serta mendorong keterlibatan warga dalam kegiatan pembangunan desa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa KKNT menjadi strategi pengabdian yang efektif untuk mengoptimalkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial yang turut mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.
OPTIMALISASI POTENSI DESA MELALUI PROGRAM AIR BERSIH, PENGHIJAUAN, PEMBERDAYAAN UMKM, DAN EDUKASI MASYARAKAT DESA TANJUNG LAGO KECAMATAN TANJUNG LAGO KABUPATEN BANYUASIN Syakti, Firamon; Firlia, Nur Akni; Rusdy, Ghina Rosevillia; Alghifari, Muhammad Farhan; Aulia, Ve Rinda Febrika; Putri, Keke Kinanti; Palupi, Chena; Panduwinata, I Komang; A’kasa, R. A. Farhan
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v4i2.1540

Abstract

The Thematic Community Service Program (KKNT) in Mulia Sari Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency, aims to optimize village potential through strengthening the education sector, empowering MSMEs, and streamlining village administration. Key issues identified included limited promotional media for local businesses and the need to strengthen the character of elementary school students. A descriptive qualitative method was used with a participatory approach, with the community actively involved as program partners. The results indicate that the learning assistance program at SDN 3 Tanjung Lago successfully increased students' socio-emotional awareness. In the economic sector, the creation of promotional media in the form of stickers and banners effectively enhanced the visual identity of MSMEs. Furthermore, the digitalization of village administration helped accelerate public services. Overall, the KKNT program has had a positive impact on village independence and the sustainable strengthening of local human resource capacity. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Mulia Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, bertujuan untuk mengoptimalkan potensi desa melalui penguatan sektor pendidikan, pemberdayaan UMKM, dan efisiensi administrasi desa. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan media promosi bagi pelaku usaha lokal serta perlunya penguatan karakter pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, di mana masyarakat terlibat aktif sebagai mitra program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan belajar di SDN 3 Tanjung Lago berhasil meningkatkan kesadaran sosial-emosional siswa. Di sektor ekonomi, pembuatan media promosi berupa stiker dan spanduk efektif meningkatkan identitas visual UMKM. Selain itu, digitalisasi administrasi desa membantu mempercepat pelayanan publik. Secara keseluruhan, program KKNT ini berhasil memberikan dampak positif bagi kemandirian desa dan penguatan kapasitas sumber daya manusia lokal secara berkelanjutan.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK ECOPRINT: UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI Aida, Nurma; Ariyati, Tatik
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v4i2.1578

Abstract

Creativity is an important aspect of childhood development and plays an important role in shaping the ability to think critically, to solve problems and to express freely. This study uses class action research (PTK). Cycle I focuses on problem identification and data collection, while cycle II focuses on corrective actions and evaluation. The project-based learning used is the creation of an ecoprint, data is collected through direct observation in the classroom, and with documentation to collect the assessment process of class actions. The results that occurred were that the children were able to express and combine natural materials in ecoprint activities and the children were able to express their opinions about their work. Kreativitas adalah aspek penting dari perkembangan masa kanak-kanak dan berperan penting dalam membentuk kemampuan untuk berpikir kritis, untuk menyelesaikan masalah dan mengekspresikan secara bebas.Penelitian ini mengunakan peneltian penelitian tindakan kelas(PTK). Pada siklus I berfokus pada identifikasi masalah dan pengumpulan data, sedangkan siklus II berfokus pada tindakan perbaikan dan evaluasi. Pembelajaran berbasis proyek yang digunakan yatitu pembuatan ecoprint ,data dikumpulkan melalui observasi langsung dikelas,dan dengan dokumentasi untukmengumpulkan proses penilaian tindakatan kelas. Adapun subjek untuk penelitian dengan 10 anak usia dini berusia 5-6 tahun. Hasil yang terjadi anak-anak mampu mengespresikan dan mengombinasikan bahan alam pada kegiatan ecoprint dan anak mampu mengungkapkan pendapat tentang hasil karyanya.
PELATIHAN DISAIN UI DAN UX MENGGUNAKAN APLIKASI FIGMA DALAM MEMBUAT WEBSITE Irsyandi, Muhammad Firli; Huda, Nurul
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v4i2.1611

Abstract

This community service activity aims to design the UI/UX of the Tanjung Lago Village Website, South Sumatra, to support the development of a digital-based village information system. The main problems faced by the village include limited online information media, unstructured documentation of activities, and difficulties experienced by village officials in managing digital data. To address these issues, the Design Thinking method was applied, which consists of the empathize, define, ideate, prototype, and test stages. The design process involved village officials and the community through observations and interviews to identify user needs. The results of this activity include a UI/UX blueprint of the village website consisting of information architecture, wireframes, mockups, and interactive prototypes developed using Figma. The design presents a clear navigation structure, simple interface, and key features such as village profiles, news, and activity documentation. This activity is expected to serve as a foundation for developing an informative, user-friendly village website that supports transparency and digital-based public services. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang UI/UX Website Desa Tanjung Lago, Sumatera Selatan, sebagai upaya mendukung pengembangan sistem informasi desa berbasis digital. Permasalahan utama yang dihadapi desa adalah keterbatasan media informasi daring, dokumentasi kegiatan yang belum terstruktur, serta kesulitan perangkat desa dalam mengelola data secara digital. Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan metode Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Proses perancangan dilakukan dengan melibatkan perangkat desa dan masyarakat melalui observasi dan wawancara untuk menggali kebutuhan pengguna. Hasil kegiatan berupa blueprint UI/UX website desa yang terdiri dari arsitektur informasi, wireframe, mockup, dan prototipe interaktif berbasis Figma. Rancangan yang dihasilkan menampilkan struktur navigasi yang jelas, tampilan sederhana, serta fitur utama seperti profil desa, berita, dan dokumentasi kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah desa dalam mengembangkan website desa yang informatif, mudah digunakan, dan mendukung transparansi serta pelayanan publik berbasis digital.
MENSTIMULASI PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN EDUKATIF MENCOCOKKAN (Matching Game) Riana Riana; Tatik Ariyati
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v4i2.1622

Abstract

Usia dini merupakan periode yang sangat penting untuk mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki anak, dalam situasi ini peran orang tua dan guru sangat krusial. Aspek kognitif adalah perkembangan yang memerlukas stimulasi sejak usia dini. Perkembangan kognitif dapat dioptimalkan dengan berbagai permainan edukatif, baik tradisional maupun modern. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan stimulasi kemampuan kognitif anak melalui permainan edukatif mencocokkan pada kelompok B usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Al Hikmah. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Melalui permainan mencocokkan, dapat meningkatkan memori, kemampuan berpikir, dan konsentrasi anak.   Early childhood is a crucial period for optimizing children's abilities. In this context, the role of parents and teachers is crucial. Cognitive development requires stimulation from an early age. Cognitive development can be optimized through various educational games, both traditional and modern. This study aims to describe the stimulation of children's cognitive abilities through educational matching games in Group B, ages 5-6, at Al Hikmah Kindergarten. This study used qualitative methods with observation, interviews, and documentation. Matching games can improve children's memory, thinking skills, and concentration.
PELATIHAN METODE PEMBELAJARAN SAINS/EKSPERIMEN SEDERHANA BAGI PENDIDIK PAUD Tatik Ariyati; Labib Sajawandi; Desti Pujiati; Herdian; Sri Muryaningsih
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v4i2.1623

Abstract

All forms of children's curiosity and exploration of the world around them are essentially forms of scientific activity that occur naturally. Through scientific activities carried out by children, they can often build their own knowledge by seeking and discovering new knowledge as a result of their exploration. Therefore, teachers must use appropriate learning methods to facilitate communication between teachers and students. The provision of guidance or, more precisely, training on simple experimental/scientific methods will provide teachers with additional skills and understanding to bring a new perspective to teaching and learning activities and break the perception that experimental or scientific learning is too advanced for early childhood education. Semua bentuk keingintahuan dan penjelahan anak terhadap dunia sekitar pada dasarnya merupakan bentuk kegiatan saintifik yang telah terjadi secara alamiah. Melalui kegiatan saintifik yang dilakukan oleh anak, mereka seringkali dapat membangun pengetahuannya sendiri, dengan cara mencari dan menemukan pengetahuan baru dampak dari eksplorasi yang dilakukan. Maka guru harus menggunakan metode pembelajaran yang tepat untuk menyambungkan komunikasi antara guru dan siswa. Dengan adanya kegiatan penyuluhan atau lebih tepatnya pelatihan tentang metode eksperimen/sains sederhana akan memberikan tambahan keterampilan dan pemahaman bagi guru untuk memberikan nuasa baru pada kegiatan belajar mengajar serta mematahkan pemahaman bahwa pembelajaran eksperimen atau sains terlalu tinggi bagi pendidikan anak usia dini.
PELATIHAN DAN SIMULASI DELF BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA PRANCIS UNTUK MENGHADAPI UJIAN SESI NOVEMBER 2025 Trisna, Indah Nevira; Rini, Setia; Ikhtiarti, Endang; Rosita, Diana; Kusrini, Nani
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.1161

Abstract

The lack of motivation and preparation among some students in the French language education program at the University of Lampung in taking the DELF test is a serious problem. This program is designed to improve students' competence in the four main skills tested in DELF: Compréhension orale (listening), Compréhension écrite (reading), Production orale (speaking), and Production écrite (writing). Through a systematic approach, students will be equipped with a deep understanding of the exam format, question-answering techniques, and effective time management strategies. The simulations, which are provided regularly and routinely, have proven to help students achieve higher scores and a better understanding of DELF questions. In the simulations that have taken place, there has been a significant increase in the number of students who passed the post-test compared to the pre-test. In line with the goal of preparing students, the DELF simulations can be said to have been successful in preparing students to take the DELF exam in the November 2025 session.   Kurangnya motivasi dan persiapan sebagian mahasiswa program studi pendidikan bahasa prancis Universitas Lampung dalam mengikuti tes DELF merupakan suatu masalah yang cukup serius. Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam empat keterampilan utama yang diuji dalam DELF: Compréhension orale (mendengarkan), Compréhension écrite (membaca), Production orale (berbicara), dan Production écrite (menulis). Melalui pendekatan yang sistematis, mahasiswa akan dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai format ujian, teknik pengerjaan soal, serta strategi manajemen waktu yang efektif. Simulasi yang diberikan secara berkala dan rutin terbukti membantu mahasiswa dalam meraih skor dan pemahaman terhadap soal delf. Pada kegiatan simulasi yang telah berlangsung terdapat kenaikan signifikan jumlah mahasiswa yang lolos pada saat post test dibandingkan dengan pretest. Sesuai dengan tujuan memberi kesiapan, simulasi delf dapat dikatakan berhasil untuk mengantarkan mahasiswa mengikuti ujian delf pada sesi November 2025.
PENGABDIAN PROGRAM FUN ENGLISH DAY UNTUK SISWA SDN 2 WAY DADI SUKARAME Sholihah, Lilis; Nurdiana, Novita; Shafwati, Dian; Sutarsyah, Cucu; Shalma, Diana; Ardiansyah, Muhammad Ghifachry
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.1206

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN 2 Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, dengan peserta siswa kelas IV–VI. Tujuannya untuk meningkatkan minat dan kemampuan dasar Bahasa Inggris siswa melalui pendekatan pembelajaran menyenangkan (Fun Learning) dalam kegiatan English Day. Berdasarkan observasi, siswa masih kesulitan mengingat kosakata dan menggunakan Bahasa Inggris karena metode pembelajaran yang monoton. Oleh sebab itu, kegiatan ini dirancang melalui berbagai aktivitas interaktif seperti permainan edukatif, flashcards, kuis, Who am I? dan acak gambar. Kegiatan meliputi pembukaan, pre-test, pembelajaran inti, kerja kelompok melalui LKPD, dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi, partisipasi, serta kemampuan siswa dalam memahami dan menggunakan kosakata Bahasa Inggris. Suasana belajar yang aktif dan kolaboratif membuktikan bahwa pendekatan Fun Learning efektif diterapkan di sekolah dasar.   This community service activity was conducted at SDN 2 Way Dadi, Sukarame District, Bandar Lampung City, involving upper-grade students (grades IV–VI). The program aimed to improve students’ interest and basic English skills through a Fun Learning approach in an English Day activity. Based on initial observations, students struggled to recall and use English vocabulary due to monotonous and limited practice methods. Therefore, the activity was designed with various engaging activities such as educational games, flashcards, quizzes, Who am I? and picture-matching exercises. The implementation included an opening session, a pre-test, the main Fun Learning lessons, group tasks using LKPD worksheets, and a post-test. The results showed significant improvement in students’ motivation, participation, and vocabulary mastery. The lively and collaborative learning atmosphere proved that the Fun Learning approach is effective for teaching English at the elementary school level.