cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
jurnal.ela.jpbs@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
jurnal.ela.jpbs@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soemantri Brojonegoro No.1 Gedong Meneng Bandar Lampung. Gedung C Lantai 1, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 28305205     DOI : https://doi.org/10.23960/ela
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, terbit April dan September. Ini adalah jurnal yang terbit menyediakan forum bagi akademisi, praktisi, dan perwakilan masyarakat untuk mengeksplorasi masalah dan merenungkan praktik yang berkaitan dengan berbagai aktivitas yang terlibat. Jurnal ini adalah jurnal online peer-review yang didedikasikan untuk publikasi penelitian berkualitas tinggi yang berfokus pada penelitian, implementasi.
Articles 94 Documents
PELATIHAN MENULIS CERITA PENDEK UNTUK GURU SEKOLAH DASAR: UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI LITERASI DAN PEMERTAHANAN BAHASA LAMPUNG Yinda Dwi Gustira; Istiqomah Nurzafira; Rahmat Prayogi; Andriansyah; Sandika Ali; Septia Uswatun Hasanah; Detia Aulia Oktarina; Tri Kuryanti
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2133

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek (cerpen) berbahasa daerah bagi guru Sekolah Dasar (SD) yang tergabung dalam KKG/MGMP Bahasa Lampung di Sukarame, Bandar Lampung. Permasalahan mitra adalah rendahnya keterampilan, kepercayaan diri guru dalam menulis karya fiksi, serta minimnya bahan bacaan kreatif berbahasa Lampung. Metode yang digunakan adalah Latihan Instruksi Kerja yang dipadukan dengan Pelatihan Aktif dan pendampingan individual, meliputi tahap pengenalan konsep, praktik menulis cerpen bermuatan lokal, penyuntingan, hingga publikasi karya. Kegiatan diikuti 30 guru SD selama Mei–Oktober 2025. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi menulis sebesar 40,6% (dari rata-rata 59,75 menjadi 84), dengan 86,7% peserta mencapai nilai di atas 80, melampaui target keberhasilan minimal 70%. Luaran nyata berupa Antologi Cerpen Berbahasa Lampung Guru SD ber-ISBN yang memuat 25 karya peserta. Pelatihan ini terbukti efektif meningkatkan kompetensi literasi kreatif guru sekaligus mendukung upaya pemertahanan bahasa dan budaya Lampung.   This community service initiative aims to improve local language short story (cerpen) writing skills for elementary school (SD) teachers who are members of the Lampung Language KKG/MGMP in Sukarame, Bandar Lampung. The partner's problems include the teachers' low skills and lack of confidence in writing fiction, as well as the lack of creative reading materials in the Lampung language. The method used is Work Instruction Training combined with Active Training and individual mentoring, covering the stages of concept introduction, writing practice of short stories with local content, editing, to publication of works. The activity was attended by 30 elementary school teachers from May to October 2025. The results showed an increase in writing competence by 40.6% (from an average of 59.75 to 84), with 86.7% of participants achieving scores above 80, exceeding the minimum success target of 70%. The tangible output is an ISBN-registered Anthology of Lampung Language Short Stories by Elementary School Teachers, which contains 25 works by the participants. This training is proven effective in increasing teachers' creative literacy competence while supporting efforts to preserve the Lampung language and culture.
PENGUATAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA DI ERA KURIKULUM MERDEKA SMP I Wayan Ardi Sumarta; Siti Samhati; Mulyanto Widodo; Rahmat Prayogi; Siska Meirita; Sandika Ali; Andriansyah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2134

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penguatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang berkaitan dengan minat baca siswa di era Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah ceramah , pemodelan, dan diskusi. Kegiatan dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan GLS melalui kegiatan perpustakaan sekolah, literasi rutin, dan pemanfaatan media digital dapat meningkatkan minat baca siswa. Siswa menjadi lebih antusias, terlibat aktif, dan memiliki kebiasaan membaca yang lebih baik. Penguatan GLS terbukti efektif dalam mendukung tujuan Kurikulum Merdeka dan membentuk budaya literasi di sekolah.   This community service program aims to increase the effectiveness of strengthening the School Literacy Movement (GLS) related to student reading interest in the Merdeka Curriculum era. The methods used were lectures, modeling, and discussions. Activities were conducted through observation, questionnaires, and documentation. The results of the community service program indicate that implementing GLS through school library activities, routine literacy activities, and the use of digital media can increase student reading interest. Students become more enthusiastic, actively involved, and develop better reading habits. Strengthening GLS has proven effective in supporting the goals of the Merdeka Curriculum and fostering a culture of literacy in schools.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH DASAR MELALUI IMPLEMENTASI MODEL NGULAM SIKUT DAN WAK SAI LIMA UNTUK MENDUKUNG REVITALISASI BAHASA LAMPUNG Yinda Dwi Gustira; Siti Samhati; Mulyanto Widodo; Rahmat Prayogi; Septia Uswatun Hasanah; Mei Fatmila Sari; Sandika Ali; Siska Meirita; Andriansyah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2135

Abstract

This community service program aimed to strengthen elementary school teachers' competencies through the implementation of two innovative instructional models: NGULAM SIKUT (Ngunut Pengalaman Sai Likut), developed based on the Experiential Learning approach, and WAK SAI LIMA (Nawak Sai Diliyak Mata), which emphasizes modeling within the framework of Active, Creative, Effective, and Joyful Learning (PAKEM). The program was conducted through five stages: needs assessment, workshop, instructional material development, implementation mentoring, and evaluation. Data were collected using pretest-posttest assessments, classroom observation, instructional product evaluation, and participant response questionnaires. The findings demonstrated significant improvements in teachers' pedagogical knowledge, instructional skills, and professional attitudes. Participants also expressed highly positive responses toward the program, indicating that both models were practical and applicable in elementary school settings. The program contributes not only to improving the quality of Lampung language instruction but also to supporting regional language revitalization through strengthening teachers' instructional capacity.   Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru sekolah dasar melalui implementasi dua model pembelajaran inovatif: NGULAM SIKUT (Ngunut Pengalaman Sai Likut), yang dikembangkan berdasarkan pendekatan Experiential Learning, dan WAK SAI LIMA (Nawak Sai Diliyak Mata), yang menekankan pada pemodelan dalam kerangka Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM). Program ini dilaksanakan melalui lima tahapan: analisis kebutuhan, lokakarya (workshop), pengembangan materi pembelajaran, pendampingan implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan menggunakan penilaian pretest-posttest, observasi kelas, evaluasi produk pembelajaran, dan angket respons peserta. Temuan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan pedagogis, keterampilan instruksional, dan sikap profesional guru. Peserta juga menyampaikan respons yang sangat positif terhadap program ini, yang menunjukkan bahwa kedua model tersebut praktis dan dapat diterapkan di lingkungan sekolah dasar. Program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Lampung, tetapi juga mendukung revitalisasi bahasa daerah melalui penguatan kapasitas instruksional guru.
EDUKASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA MELALUI PENDEKATAN ANDRAGOGI DAN WORK IMPROVEMENT IN SMALL ENTERPRISE (WISE) BAGI PEKERJA PABRIK TAHU Alam Fathurochman; Nur Miswari; Fatin Saffanah Didin; Indah Khoerunnisa
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2146

Abstract

Pekerja pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) umumnya memperoleh keterampilan kerja secara informal melalui pengalaman atau tradisi keluarga tanpa mendapatkan pendidikan formal mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3), sebagaimana ditemukan pada pekerja Pabrik Tahu Pak Afif di Bandar Lampung. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh rendahnya penggunaan alat pelindung diri, lingkungan kerja yang berdebu dengan ventilasi kurang memadai, serta keluhan gangguan muskuloskeletal akibat aktivitas manual yang intensif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi K3 pekerja melalui pendidikan nonformal dengan mengintegrasikan prinsip andragogi dan kerangka Work Improvement in Small Enterprise (WISE), sehingga proses pembelajaran sesuai dengan pengalaman kerja dan kebutuhan praktis peserta. Program dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi berkelanjutan. Hasil belajar diukur menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan K3 dengan rata-rata kenaikan skor sebesar dua poin pada lima pekerja peserta. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan nonformal berbasis andragogi efektif meningkatkan kesadaran dan literasi keselamatan kerja pada komunitas pekerja UMKM.   Workers in micro, small, and medium enterprises (MSMEs) generally acquire work skills informally through experience or family tradition without receiving formal education on occupational safety and health (OSH), as observed among workers at Pak Afif's Tofu Factory in Bandar Lampung. This condition is reflected in the low usage of personal protective equipment, a dusty work environment with inadequate ventilation, and complaints of musculoskeletal disorders resulting from intensive manual activities. This community service activity aimed to improve workers' OSH literacy through non-formal education by integrating andragogical principles and the Work Improvement in Small Enterprise (WISE) framework, ensuring the learning process aligns with the participants' work experience and practical needs. The program was implemented through the stages of planning, preparation, implementation, and continuous evaluation. Learning outcomes were measured using pre-tests and post-tests. The results showed an increase in OSH knowledge, with an average score increase of two points among the five participating workers. These findings indicate that non-formal education based on andragogy is effective in enhancing safety awareness and literacy within MSME worker communities.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENDAMPINGAN BIMBINGAN BELAJAR BERBASIS MEDIA DIGITAL DI BANYU URIP Muhammad Yusron Maulana El Yunusi; Sirojuddin Abror; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Iis Maulidiyah; Dewi Nur 'Aini; Aditiya Permana Putra Setiawan; Saiful Mahmud; Muhammad Afian Firmansyah; Rafi'zidhan Henri's
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2223

Abstract

Advances in digital technology demand innovation in the learning process, including in educational activities within the community. The use of monotonous, conventional teaching methods tends to reduce students’ interest and active engagement. This community service initiative aims to enhance the learning capacity and motivation of children at Banyu Urip in Surabaya through the use of digital learning resources. The program was implemented using the Asset-Based Community Development (ABCD) method, which optimizes the potential and resources available within the community. The results of the activity show that the use of digital learning media was able to increase the children’s engagement, motivation, and interest in learning throughout the learning process. This program also had a positive impact on the community by supporting the creation of a learning environment that is more interactive and adaptable to technological developments. Thus, this activity serves as an effective form of community service in improving the quality of digital-based learning within the community.   Perkembangan teknologi digital menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran, termasuk pada kegiatan pendidikan di lingkungan masyarakat. Penggunaan metode pembelajaran konvensional yang monoton cenderung menurunkan minat dan keterlibatan aktif peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan motivasi belajar anak-anak di Sekolahan Banyu Urip, Surabaya, melalui pemanfaatan sumber belajar berbasis digital. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) dengan mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang tersedia di lingkungan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan minat belajar anak-anak selama proses pembelajaran berlangsung. Program ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis digital di lingkungan masyarakat.
PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING: EDUKASI AKHLAK DALAM HUKUM ISLAM UNTUK REMAJA DI GUNUNG ANYAR TAMBAK Muchammad Catur Rizky; Muhammad Yusron Maulana El Yunusi; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Muhammad Athour Rohman; Faridatus Shofa; Nabila Aulia Hidayah; Akmal Husein Adiatma; Wardatus Sholikha; Wahyu Aldino Saputra
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2224

Abstract

The phenomenon of bullying among adolescents remains a problem that impacts the moral, social, and character development of the younger generation. This situation underscores the importance of educational efforts that instill moral values as a preventive measure in creating a safe and inclusive environment for adolescents. This community service activity aims to enhance adolescents’ understanding of the dangers of bullying and foster empathy through moral education from an Islamic legal perspective. The activity was implemented using the Asset-Based Community Development (ABCD) method, which maximizes community potential and participation to support the program’s success. The results of the activity showed an increase in participants’ understanding of the impact of bullying, the importance of empathy, and the application of moral values in daily life. Thus, this educational program serves as an effective form of community service in strengthening adolescents’ character and fostering a more harmonious social environment.   Fenomena bullying di kalangan remaja masih menjadi permasalahan yang berdampak pada perkembangan moral, sosial, dan karakter generasi muda. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya edukasi yang mampu menanamkan nilai-nilai akhlak sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan remaja yang aman dan inklusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai bahaya bullying serta menumbuhkan sikap empati melalui edukasi akhlak dalam perspektif hukum Islam. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) yang mengoptimalkan potensi dan partisipasi masyarakat dalam mendukung keberhasilan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap dampak bullying, pentingnya sikap empati, serta penerapan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, program edukasi ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam memperkuat karakter remaja dan mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih harmonis.
PENINGKATAN KEPUASAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN LAYANAN PEMBUATAN KARTU TANDA PENDUDUK BERBASIS ONLINE DI KECAMATAN TAMBAKSARI Sirojuddin Abror; Muchammad Catur Rizky; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Ach. Nur Irchamul Kholqil Lazuardy; Achmad Ghoni Ken Diyu; Risma A'limathus Zuriah; Najwa Dhakiro Rochmah; Evi Putri Rahmadani; Nur Lailatul Hidayah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2225

Abstract

Low digital literacy and the public’s limited understanding of service procedures remain obstacles to the use of online services for obtaining an Identity Card (KTP). This community service initiative aims to improve the public’s knowledge, skills, and self-reliance in using online KTP services in Tambaksari Subdistrict, Surabaya. The method used was Participatory Action Research (PAR), which included the following stages: needs assessment, material development, outreach, demonstrations, hands-on practice, mentoring, and activity evaluation. Participants in the activity were community members who met the requirements for KTP ownership, specifically residents aged 17 and older. The results of the activity showed an increase in the community’s understanding of administrative requirements, online KTP application procedures, and the independent use of digital services.   Rendahnya literasi digital serta terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur layanan masih menjadi kendala dalam pemanfaatan layanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis online. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam menggunakan layanan pembuatan KTP berbasis online di Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan merupakan masyarakat yang telah memenuhi persyaratan kepemilikan KTP, khususnya warga berusia 17 tahun ke atas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai persyaratan administrasi, prosedur pengajuan KTP secara daring, serta penggunaan layanan digital secara mandiri.
OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK: PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI SIPRAJA BAGI MASYARAKAT DI SIDOARJO Rahayu Mardikaningsih; Fayola Issalillah; Didit Darmawan; Rafadi Khan Khayru; Suzakqi Arjun Ishari; Nurika Yuni Safara; Aditiya Permana Putra Setiawan; Ahmad Alfan Al Azizi; M Athour Rohman; Siti Nur Halizah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2226

Abstract

The use of the Sidoarjo Public Service System (SIPRAJA) application as a technology-based administrative service innovation is still not optimal due to the low digital literacy of the community and limited understanding of its usage procedures. This community service activity aims to improve the community's ability to use the SIPRAJA application to support the acceleration of public services in Sidoarjo Regency. The method used is Asset-Based Community Development (ABCD) with a participatory approach that involves the community as active partners in every stage of the activity. Implementation is carried out through direct assistance in using the SIPRAJA application. The results of the activity show an increase in community knowledge in operating the SIPRAJA application, starting from the account registration process, submitting services, to independently monitoring the status of applications.   Pemanfaatan aplikasi Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo (SIPRAJA) sebagai inovasi layanan administrasi berbasis teknologi masih belum optimal karena rendahnya literasi digital masyarakat serta terbatasnya pemahaman mengenai prosedur penggunaannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan aplikasi SIPRAJA guna mendukung percepatan pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan dilakukan melalui pendampingan langsung penggunaan aplikasi SIPRAJA. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dalam mengoperasikan aplikasi SIPRAJA, mulai dari proses registrasi akun, pengajuan layanan, hingga pemantauan status permohonan secara mandiri.
KESELAMATAN BERLALU LINTAS: PENGAWASAN PERSIMPANGAN JALAN UNTUK MENCEGAH KECELAKAAN DI KECAMATAN WARU Mila Hariani; Laili Mas Ulliyah Hasan; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Rafadi Khan Khayru; Muhammad Yusron Maulana El Yunusi; Ahmad Alfan Al Azizi; Iis Maulidiyah; Faisal Bahri; Mas Ummu Chasbiyah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2227

Abstract

Low road user discipline and suboptimal traffic supervision in the field result in a high accident rate on the highway. This community service activity aims to improve traffic order and safety through direct supervision at the Waru Flyover, Waru District, Sidoarjo Regency. The method used is Participatory Action Research (PAR) which includes the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The results of the activity show that the implementation of supervision is able to improve the order of vehicle flow, encourage road users' compliance with traffic regulations, and increase public awareness to drive more safely and responsibly.   Rendahnya disiplin pengguna jalan serta kurang optimalnya pengawasan lalu lintas di lapangan mengakibatkan tingkat rawan kecelakaan yang tinggi di jalan raya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan lalu lintas melalui pengawasan langsung di persimpangan Flyover Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan pengawasan mampu meningkatkan ketertiban arus kendaraan, mendorong kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berkendara secara lebih aman dan bertanggung jawab.
PERAWATAN LINGKUNGAN: KOLABORASI WARGA DAN RELAWAN DALAM PENGELOLAAN HUNIAN BARU DI KELURAHAN WONOREJO KECAMATAN RUNGKUT Rommy Hardyansah; Arif Rachman Putra; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Fayola Issalillah; Abidhatul Khoiroh; Lailul Fuadah Firdaus; Saidah Fiddaroini Harun; Aditya Hidayatus Sofyan; Mujia Arrizhma
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2228

Abstract

The development of Wonorejo Village, Rungkut District, has not been fully followed by the provision of basic infrastructure and adequate environmental management, resulting in various problems, such as declining roads, clogged drainage channels, wild vegetation growth, and low community participation in environmental maintenance activities. This community service activity aims to increase community participation through collaboration with volunteers in an effort to improve the quality of the residential environment. The method used is Participatory Action Research (PAR) combined with SWOT analysis through the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The results of the activity show an increase in environmental quality as indicated by the reopening of road access, improved drainage function, and increased cleanliness of the residential area.   Perkembangan Kelurahan Wonorejo Kecamatan Rungkut belum sepenuhnya diikuti oleh penyediaan infrastruktur dasar dan pengelolaan lingkungan yang memadai sehingga memunculkan berbagai permasalahan, seperti jalan yang mengalami penurunan, saluran drainase yang tersumbat, pertumbuhan vegetasi liar, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan perawatan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan partisipasi warga melalui kolaborasi dengan relawan dalam upaya memperbaiki kualitas lingkungan permukiman. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan analisis SWOT melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas lingkungan yang ditandai dengan terbukanya kembali akses jalan, membaiknya fungsi drainase, serta meningkatnya kebersihan kawasan permukiman.

Page 9 of 10 | Total Record : 94