cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journal.jpki2.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Perum taman Asri 1 Blok B12 RT 31 RW 06 Gandus Palembang Sumatera Selatan 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS
Published by CV ALINA
ISSN : -     EISSN : 29863104     DOI : https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i1.6
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS (JPKI2) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Ekonomi, Hukum,Teknik, kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat,Kehutanan, Ilmu Budaya, Peternakan,Psikologi.
Articles 723 Documents
OPTIMALISASI STATUS KESEHATAN IBU HAMIL DAN MENYUSUI MELALUI PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI WILAYAH TERDAMPAK BENCANA Mira Rizkia; Darmawati Darmawati; Aida Fitri; Mustika Dewi Pane; Dara Ardhia; Dewi Hermawati; Mariatul Kiftia; Elka Halifah; Ratna Juwita; Nosi Delianti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3743

Abstract

Bencana alam berdampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok rentan seperti ibu hamil dan menyusui. Keterbatasan akses layanan kesehatan, nutrisi, serta tekanan psikologis selama bencana meningkatkan risiko gangguan kesehatan ibu dan bayi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, dengan sasaran ibu hamil dan menyusui terdampak banjir. Metode kegiatan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi identifikasi kebutuhan kesehatan dan koordinasi dengan tenaga kesehatan setempat. Tahap pelaksanaan mencakup skrining kesehatan, pemberian dukungan psikosisial berupa sharing session, dukungan kelompok, konseling ringan, serta distribusi bantuan logistik. Tahap evaluasi dilakukan melalui observasi perubahan perilaku dan kondisi psikologis peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki kondisi fisik yang relatif normal berdasarkan usia, status gizi, dan tekanan darah. Namun ditemukan kasus anemia pada ibu hamil yang dipengaruhi oleh faktor paritas dan keterbatasan akses nutrisi dan layanan kesehatan selama bencana. Intervensi dukungan psikososial terbukti memberikan dampak positif terhadap kondisi emosional ibu, ditandai dengan meningkatnya ketenangan, keterbuakaan, dan kepercayaan diri. Kesimpulannya, program ini efektif dalam mengidentifikasi masalah kesehatan dan memberikan intervensi awal bagi ibu hamil dan menyusui di wilayah terdampak. Namun, diperlukan upaya berkelanjutan dan terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan kesehatan ibu secara optima
EDUKASI KOMUNIKASI EFEKTIF BERBASIS BAHASA SANTUN DALAM FORUM PUBLIK BAGI SISWA SMK 18 AL-YASIR KOTA BENGKULU Reni Kusmiarti; Tri Dina Ariyanti; Mahdijaya Mahdijaya
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3753

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan komunikasi efektif berbasis bahasa santun dalam forum publik bagi siswa SMK 18 Al-Yasir Kota Bengkulu, khususnya siswa bidang kesehatan, agar mampu berkomunikasi secara jelas, santun, empatik, dan profesional. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik komunikasi publik, simulasi komunikasi dalam konteks layanan kesehatan, pendampingan, dan pemberian umpan balik kepada 30 siswa kelas XI. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai prinsip komunikasi efektif, mampu membedakan penggunaan bahasa formal, semi-formal, dan informal sesuai konteks, serta menunjukkan peningkatan keberanian berbicara di depan umum. Selain itu, siswa mampu menyampaikan gagasan secara lebih runtut, menggunakan diksi yang lebih santun, menunjukkan sikap yang lebih percaya diri, serta menerapkan komunikasi yang lebih empatik dalam simulasi layanan kesehatan. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi komunikasi efektif berbasis bahasa santun efektif dalam memperkuat keterampilan komunikasi, etika berbahasa, karakter, dan kesiapan profesional siswa SMK bidang kesehatan sehingga dapat mendukung kesiapan mereka dalam lingkungan pendidikan, praktik kerja lapangan, maupun dunia kerja.
PEMERIKSAAN TEST CEPAT UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT PASCA BENCANA Riana Retno Widiastuty; Shobran Naufal; Aisyah Nur Shafira; Cahya Ayu Brilyanda; Khansa Tsabitah Aulia
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3776

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai diagnosis dini penyakit pascabencana melalui edukasi dan demonstrasi pemeriksaan cepat (rapid diagnostic test/RDT) di Posyandu Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi penggunaan pemeriksaan cepat melalui media video, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 37 peserta yang terdiri atas kader kesehatan, ibu rumah tangga, dan masyarakat usia produktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh indikator yang diukur. Pengetahuan tentang penyakit pascabencana meningkat dari 8,1% menjadi 100% pada kategori cukup mengetahui, pengetahuan tentang pemeriksaan cepat meningkat dari 0% menjadi 78%, pengetahuan tentang manfaat deteksi dini penyakit meningkat dari 0% menjadi 100%, dan pengetahuan tentang kebersihan pribadi dan keluarga meningkat dari 81,1% menjadi 100%. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan demonstrasi pemeriksaan cepat efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam melakukan deteksi dini penyakit pascabencana sehingga dapat mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan berbasis masyarakat pada situasi kedaruratan dan pascabencana.
GERAKAN PEDULI NYERI HAID, ANEMIA, DAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA MAHASISWA: UPAYA PENINGKATAN LITERASI DAN DETEKSI DINI MASALAH KESEHATAN REPRODUKSI PADA GENERASI MUDA Mashdarul Ma’arif; Riki Nova; Khomeini Khomeini; Dhina Lydia Lestari; Dessy Abdullah; Fidiariai Sjaaf
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3796

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi mahasiswa mengenai nyeri haid, anemia, penggunaan analgesik yang rasional, serta deteksi dini gangguan kesehatan reproduksi pada generasi muda. Metode yang digunakan berupa edukasi promotif dan preventif melalui seminar interaktif, skrining sederhana kesehatan reproduksi, workshop berbasis kasus, serta evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test pada 30 mahasiswa program studi kebidanan dan keperawatan Universitas Baiturrahmah. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Paired t-test untuk menilai perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta adalah perempuan (90%), sebanyak 81,5% memiliki riwayat nyeri haid dan 66,7% pernah mengonsumsi analgesik secara mandiri. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 64,3±8,1 pada pre-test menjadi 86,7±6,5 pada post-test dengan selisih rerata sebesar 22,4 poin. Proporsi peserta dengan tingkat pengetahuan tinggi meningkat dari 13,3% menjadi 86,7%, sedangkan hasil uji Paired t-test menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor sebelum dan sesudah edukasi (p<0,001). Simpulan, program Gerakan Peduli Nyeri Haid, Anemia, dan Kesehatan Reproduksi pada Mahasiswa efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa mengenai kesehatan reproduksi, penggunaan obat yang rasional, pencegahan anemia, serta pentingnya deteksi dini gangguan kesehatan reproduksi sebagai upaya promotif dan preventif pada generasi muda.
PENDAMPINGAN PENCATATAN PERSEDIAAN BERBASIS SPREADSHEET UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PERSEDIAAN UMKM DARIS OUTDOOR Erlis pujika listari; Tutut Dewi Astuti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3833

Abstract

Pencatatan persediaan yang terstruktur menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pengendalian internal atas persediaan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pada UMKM Daris Outdoor, pengawasan terhadap stok dan kondisi barang belum berjalan optimal karena belum adanya sistem pencatatan persediaan yang terstruktur. Pengabdian ini bertujuan membantu mitra menyusun dan menerapkan pencatatan persediaan berbasis spreadsheet sesuai dengan kebutuhan operasional usaha. Kegiatan dilaksanakan pada periode 15 April 2026—15 mei 2026, selama 1 bulan dengan metode observasi, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra berhasil menerapkan sistem pencatatan persediaan berbasis spreadsheet untuk mengelola 70 jenis barang dengan total sekitar 3.300 unit persediaan. Mitra juga mampu mencatat barang masuk dan keluar, menantau status barang disewa dan barang rusak, serta melakukan pemeriksaan persediaan (stock opname) untuk mencocokan data persediaan dengan kondisi fisik barang. Selain itu, pencatatan persediaan dilakukan secara lebih teratur dibandingkan sebelum kegiatan pengabdian dilaksanakan. Seluruh indikator keberhasilan kegiatan berhasil dicapai sehingga penerapan kartu persediaan berbasis spreadsheet terbukti membantu meningkatkan keteraturan pencatatan persediaan dan memperkuat pengendalian internal atas persediaan pada UMKM Daris Outdor.
PENINGKATAN KESADARAN KESEHATAN KULIT MELALUI SKRINING KADAR AIR, SEBUM, DAN HIDRASI KULIT PADA POPULASI DEWASA Sukmawati Tansil Tan; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3860

Abstract

Kesehatan kulit merupakan aspek penting dalam menjaga fungsi barier tubuh dan kualitas hidup, yang dipengaruhi oleh keseimbangan kadar air, hidrasi, dan produksi sebum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan kulit melalui skrining kadar air, minyak (sebum), dan hidrasi kulit pada populasi dewasa . Metode yang digunakan adalah pendekatan Plan;Do;Check;Act (PDCA) dengan pemeriksaan non-invasif menggunakan skin analyzer serta pengumpulan data demografis. Hasil menunjukkan bahwa responden didominasi usia dewasa dengan distribusi jenis kelamin yang relatif seimbang. Parameter water dan oil menunjukkan variasi yang cukup luas, sedangkan hydration relatif berada dalam kisaran fisiologis. Analisis berdasarkan jenis kelamin menunjukkan laki-laki memiliki kadar water, hydration, dan oil yang cenderung lebih tinggi dibandingkan perempuan. Variabilitas ini mencerminkan adanya pengaruh faktor fisiologis, komposisi tubuh, serta lingkungan terhadap kondisi kulit. Skrining berbasis komunitas memberikan gambaran objektif mengenai status kesehatan kulit serta menjadi dasar edukasi promotif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga hidrasi dan fungsi barier kulit secara optimal.
OPTIMALISASI SKRINING STATUS GIZI DAN INDEKS MASSA TUBUH SERTA EDUKASI GIZI SEBAGAI STRATEGI PROMOTIF DAN PREVENTIF DI TINGKAT KOMUNITAS Jeffrey; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3861

Abstract

Perubahan komposisi tubuh, khususnya peningkatan lemak dan ketidakseimbangan massa otot, merupakan faktor penting dalam perkembangan gangguan metabolik yang sering tidak terdeteksi pada populasi dewasa. Penilaian berbasis indeks massa tubuh (IMT) saja tidak cukup menggambarkan risiko metabolik, sehingga diperlukan skrining komposisi tubuh berbasis komunitas sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA) pada populasi dewasa. Tahap Plan mencakup identifikasi kebutuhan skrining status gizi dan komposisi tubuh; tahap Do berupa pengukuran IMT, basal metabolic rate (BMR), serta komposisi tubuh meliputi lemak visceral, lemak total, lemak subkutan, dan massa otot rangka menggunakan alat bioimpedance analysis, disertai edukasi kesehatan; tahap Check meliputi evaluasi hasil berdasarkan klasifikasi standar; dan tahap Act berupa konseling serta rekomendasi tindak lanjut. Hasil: Rerata usia partisipan adalah 43,67±12,40 tahun dengan dominasi perempuan (64,3%). Rerata IMT sebesar 24,29±4,31 kg/m² dengan lebih dari separuh responden berada pada kategori berat badan berlebih hingga obesitas. Rerata lemak visceral dan lemak tubuh masing-masing sebesar 7,67±4,94 dan 29,24±6,94%, dengan distribusi lemak subkutan yang lebih tinggi pada perempuan dibandingkan laki-laki, terutama pada ekstremitas. Massa otot rangka menunjukkan distribusi dominan pada ekstremitas bawah. Skrining komposisi tubuh berbasis komunitas dengan pendekatan PDCA efektif dalam mengidentifikasi beban gizi lebih dan potensi risiko metabolik yang tidak sepenuhnya terdeteksi melalui IMT. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi komprehensif komposisi tubuh serta intervensi promotif-preventif melalui edukasi gaya hidup sehat untuk mencegah perkembangan penyakit metabolik.
DETEKSI DINI PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) BERBASIS SPIROMETRI SEBAGAI UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF PADA POPULASI DEWASA Hadisono; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3862

Abstract

Penurunan fungsi paru merupakan proses yang berlangsung secara gradual dan sering kali tidak terdeteksi pada populasi umum, terutama pada usia dewasa hingga lanjut. Kondisi ini dapat berdampak pada kapasitas fungsional, toleransi aktivitas, serta meningkatkan risiko penyakit respirasi kronis. Oleh karena itu, skrining fungsi paru berbasis komunitas menjadi penting sebagai bagian dari strategi promotif dan preventif untuk mengidentifikasi gangguan ventilasi sejak dini. egiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan manajemen mutu Plan–Do–Check–Act (PDCA) pada 98 partisipan dewasa. Tahap Plan mencakup identifikasi kebutuhan skrining dan perencanaan kegiatan; tahap Do berupa pemeriksaan fungsi paru menggunakan spirometri, disertai edukasi kesehatan; tahap Check meliputi evaluasi hasil berdasarkan nilai rujukan untuk mengidentifikasi gangguan ventilasi; dan tahap Act berupa pemberian konseling serta rekomendasi tindak lanjut. Rerata usia partisipan adalah 43,67±12,40 tahun dengan dominasi perempuan (64,3%). Rerata nilai FVC tercatat sebesar 67,07±25,01%, dengan mayoritas peserta berada dalam kategori menurun (67,4%), yang mengindikasikan adanya penurunan kapasitas paru. Rerata FEV₁ sebesar 86,19±2,70% dengan 64,3% partisipan mengalami penurunan. Sementara itu, rasio FEV₁/FVC memiliki rerata 1,51±0,70 dan sebagian besar berada dalam kategori normal (95,9%). Pola ini menunjukkan kecenderungan gangguan ventilasi tipe restriktif. Distribusi berdasarkan jenis kelamin menunjukkan rasio FEV₁/FVC yang bersifat heterogenitas fungsi paru antar individu. Skrining fungsi paru berbasis komunitas cukup efektif dalam mengidentifikasi penurunan fungsi paru yang bersifat subklinis, terutama dengan pola restriktif. Temuan ini menegaskan pentingnya deteksi dini serta intervensi promotif-preventif melalui edukasi dan pengendalian faktor risiko untuk mencegah progresivitas gangguan respirasi pada populasi dewasa.  
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN DAN DETEKSI DINI ANEMIA MELALUI SKRINING KADAR HEMOGLOBIN PADA KOMUNITAS MASYARAKAT GEREJA BAPTIS CENGKARENG Fadil Hidayat; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3863

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih sering tidak terdeteksi, khususnya pada populasi dewasa produktif, meskipun berdampak terhadap kapasitas fungsional dan produktivitas. Skrining hemoglobin berbasis komunitas diperlukan sebagai upaya deteksi dini dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya status hematologis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA) pada 109 partisipan dewasa. Tahap Plan mencakup identifikasi masalah dan perencanaan skrining anemia; tahap Do berupa pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan metode point-of-care testing (POCT) disertai edukasi kesehatan; tahap Check meliputi evaluasi hasil berdasarkan nilai rujukan; dan tahap Act berupa konseling serta rekomendasi tindak lanjut bagi peserta dengan anemia. Data dianalisis secara deskriptif. Rerata usia partisipan adalah 42,81±13,55 tahun dengan dominasi perempuan (67,9%). Rerata kadar hemoglobin tercatat sebesar 11,67±1,44 g/dL dengan median 11,50 g/dL (rentang 7,10–14,90 g/dL). Secara kategorikal, sebagian besar partisipan mengalami anemia (73,4%), sedangkan 26,6% berada dalam kondisi normal. Distribusi berdasarkan jenis kelamin menunjukkan kadar hemoglobin yang lebih rendah pada perempuan dengan variasi yang lebih luas, termasuk nilai ekstrem pada kelompok anemia. Skrining anemia berbasis komunitas dengan pendekatan PDCA efektif dalam mengidentifikasi tingginya proporsi anemia pada usia produktif. Temuan ini menegaskan pentingnya deteksi dini dan intervensi promotif-preventif melalui edukasi gizi dan perbaikan pola hidup untuk mencegah dampak lanjutan terhadap kesehatan dan produktivitas.
DETEKSI DINI RISIKO SINDROM METABOLIK MELALUI PEMERIKSAAN KOLESTEROL TOTAL DAN HDL PADA KOMUNITAS GEREJA BAPTIS CENGKARENG Robert Kosasih; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3864

Abstract

Dislipidemia, terutama peningkatan kolesterol total dan penurunan HDL, merupakan komponen penting sindrom metabolik yang meningkatkan risiko kardiovaskular. Skrining berbasis komunitas diperlukan untuk meningkatkan deteksi dini pada populasi yang belum terjangkau layanan kesehatan. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan desain observasional deskriptif berbasis komunitas pada jemaat dewasa di Gereja Baptis Cengkareng, Jakarta (n=109). Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kolesterol total dan HDL, disertai edukasi kesehatan. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengacu pada kriteria NCEP ATP III. Hasil: Rerata usia peserta 42,81±13,55 tahun dengan dominasi perempuan (67,9%). Rerata kolesterol total 213,28±42,14 mg/dL, dengan 61,5% mengalami hiperkolesterolemia. Rerata HDL 45,49±13,03 mg/dL, dengan sebagian besar peserta berada pada kategori rendah (47,7%) dan sangat rendah (35,8%). Distribusi kolesterol menunjukkan kecenderungan meningkat seiring usia, meskipun dengan variasi yang luas. Kesimpulan: Skrining profil lipid berbasis komunitas efektif dalam mengidentifikasi tingginya beban dislipidemia dan berpotensi menjadi strategi promotif-preventif dalam menurunkan risiko kardiovaskular melalui deteksi dini dan edukasi