cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journal.jpki2.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Perum taman Asri 1 Blok B12 RT 31 RW 06 Gandus Palembang Sumatera Selatan 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS
Published by CV ALINA
ISSN : -     EISSN : 29863104     DOI : https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i1.6
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS (JPKI2) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Ekonomi, Hukum,Teknik, kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat,Kehutanan, Ilmu Budaya, Peternakan,Psikologi.
Articles 678 Documents
SKRINING SGOT DAN SGPT UNTUK DETEKSI AWAL RISIKO SIROSIS HEPATIS PADA POPULASI DEWASA DI KOMUNITAS GEREJA BAPTIS CENGKARENG Welly Hartono Ruslim; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan fungsi hati sering berkembang secara subklinis dan berkaitan dengan perubahan metabolik pada populasi dewasa produktif. Pemeriksaan enzim transaminase seperti SGOT dan SGPT dapat dimanfaatkan sebagai indikator awal untuk mendeteksi stres hepatoseluler, sehingga skrining berbasis komunitas yang terintegrasi dengan edukasi kesehatan menjadi strategi penting dalam upaya promotif dan preventif.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada komunitas dewasa dengan pendekatan manajemen mutu Plan–Do–Check–Act (PDCA). Tahap Plan mencakup identifikasi masalah dan perencanaan skrining fungsi hati; tahap Do berupa pelaksanaan pemeriksaan SGOT dan SGPT menggunakan metode point-of-care testing (POCT) serta edukasi kesehatan; tahap Check meliputi evaluasi hasil pemeriksaan berdasarkan nilai rujukan; dan tahap Act berupa konseling serta rekomendasi tindak lanjut bagi peserta berisiko. Data disajikan secara deskriptif. Sebanyak 109 partisipan dengan rerata usia 42,81±13,55 tahun dan dominasi perempuan (67,9%) mengikuti kegiatan. Rerata kadar SGOT adalah 24,51±7,44 U/L dan SGPT 25,11±7,72 U/L, dengan seluruh nilai berada dalam kisaran normal. Distribusi menunjukkan kecenderungan kadar SGPT yang sedikit lebih tinggi pada perempuan. Variasi nilai yang moderat mengindikasikan potensi adanya perubahan metabolik awal meskipun belum melampaui batas klinis. Implementasi skrining fungsi hati berbasis komunitas dengan pendekatan PDCA efektif sebagai strategi deteksi dini dan edukasi kesehatan. Meskipun nilai enzim berada dalam batas normal, temuan ini menunjukkan adanya potensi stres metabolik subklinis, sehingga intervensi promotif-preventif sejak dini diperlukan untuk mencegah progresivitas gangguan hati dan penyakit metabolik.
PELATIHAN PEMBUATAN BIOSAKA UNTUK MENDUKUNG BUDIDAYA TANAMAN JERUK MANIS (CITRUS SINENSIS) Elik Murni Ningtias Ningsih; Ririen Prihandarini; Toto Suharjanto; Deris Trian Rahmandhias; Yuni Agung Nugroho; Naharina Ayutama
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3880

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembuatan biosaka sebagai alternatif pendukung budidaya tanaman jeruk manis (Citrus sinensis) yang ekonomis dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang dilaksanakan pada mitra petani Omah Kebun Bumiaji, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kegiatan penyuluhan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai peranan dan manfaat biosaka, sedangkan pelatihan difokuskan pada praktik pembuatan biosaka dengan memanfaatkan tanaman liar yang tumbuh di sekitar kebun jeruk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami materi dan mempraktikkan pembuatan biosaka dengan baik. Larutan biosaka yang dihasilkan memiliki karakteristik berwarna hijau pekat homogen dengan nilai Total Dissolved Solids (TDS) sebesar 650–656 yang memenuhi indikator keberhasilan. Biosaka yang dihasilkan dapat dibuat dengan biaya relatif rendah karena memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia di lingkungan kebun. Aplikasi biosaka pada budidaya jeruk manis menunjukkan kondisi tanaman yang lebih sehat, ditandai dengan daun yang hijau dan segar serta rendahnya gejala serangan penyakit. Selain itu, penerapan biosaka diikuti oleh peningkatan pendapatan hasil panen sekitar 10% dibandingkan periode panen sebelumnya. Simpulan kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan biosaka efektif dalam meningkatkan kapasitas petani serta berpotensi mendukung budidaya jeruk manis yang lebih efisien, ekonomis, dan berkelanjutan.  
PENINGKATAN STIMULASI KOGNITIF ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS MELALUI TERAPI BERMAIN PUZZLE Siska Iskandar; Indaryani Indaryani; Maritta Sari; Liza Putri; Rizka Wahyu Utami; Arinta Widi Widowati; Fitri Rahayu
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan stimulasi kognitif yang mudah diterapkan, aman, dan menyenangkan bagi anak berkebutuhan khusus yang mengalami hambatan kognitif. Anak dengan hambatan perkembangan membutuhkan pendekatan bermain yang adaptif karena keterbatasan fungsi belajar, atensi, daya ingat, pemecahan masalah, komunikasi, dan kemampuan adaptif dapat memengaruhi partisipasi belajar serta kemandirian sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan stimulasi kognitif anak berkebutuhan khusus melalui terapi bermain puzzle berbasis evidence-based nursing practice dan teori keperawatan anak. Kegiatan dilaksanakan di SLB Amal Mulia Kota Bengkulu pada bulan Maret-Mei 2026 dengan sasaran anak berkebutuhan khusus sebanyak 23 orang, guru dan orang tua. Metode kegiatan meliputi pengkajian kemampuan awal, edukasi singkat kepada guru/orang tua, demonstrasi terapi bermain puzzle, pendampingan individual, evaluasi dan rencana tindak lanjut latihan di rumah/sekolah. Intervensi dilakukan dengan puzzle bertema warna, bentuk, angka, huruf, benda, dan gambar sederhana yang tingkat kesulitannya disesuaikan dengan kemampuan anak. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif pada seluruh indikator, yaitu kemampuan memperhatikan instruksi meningkat dari 43,5% menjadi 87,0%, mengenal bentuk dari 52,2% menjadi 95,6%, menyusun puzzle dari 34,8% menjadi 82,6%, mempertahankan konsentrasi dari 30,4% menjadi 82,6%, dan kemandirian dari 26,1% menjadi 78,3%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terapi bermain puzzle efektif sebagai media stimulasi kognitif untuk meningkatkan perhatian, koordinasi mata-tangan, memori kerja, kemampuan mengenal konsep, pemecahan masalah sederhana, dan kemandirian anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara terjadwal oleh guru dan orang tua dengan menerapkan prinsip family-centered care dan atraumatic care.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL DAN STRATEGI PERSONAL BRANDING PEMUDA Shinta Oktaviana R; Laela Kurniawati; Sukmawati Anggraeni Putri
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong pentingnya peningkatan literasi digital masyarakat, termasuk kemampuan memanfaatkan content digital sebagai media berbagi informasi dan pengembangan kompetensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam membuat content digital. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi melalui ceramah, praktik langsung pembuatan content digital, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner. Kegiatan dilaksanakan secara luring dan daring dengan melibatkan peserta yang memiliki minat untuk meningkatkan kemampuan di bidang teknologi informasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta memberikan respons yang sangat positif terhadap pelaksanaan maupun hasil kegiatan. Pada aspek pelaksanaan, mayoritas peserta menyatakan sangat puas terhadap materi yang diberikan, kompetensi narasumber, tema kegiatan, serta susunan acara. Sementara itu, pada aspek hasil kegiatan, seluruh peserta menyatakan bahwa kegiatan memberikan manfaat, meningkatkan wawasan, dan membantu meningkatkan keterampilan sesuai dengan tema yang disampaikan. Selain itu, peserta menilai bahwa pengetahuan yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan membantu memberikan solusi terhadap kebutuhan mereka. Dengan demikian, kegiatan pelatihan pembuatan content digital berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan serta memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi informasi
MENILAI RISIKO SARKOPENIA MELALUI KEKUATAN GENGGAMAN TANGAN: SKRINING DAN EDUKASI KESEHATAN PADA KOMUNITAS DEWASA SEKOLAH MUTIARA BANGSA Arwinder Singh; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menggambarkan kekuatan genggaman tangan (handgrip strength) sebagai indikator fungsi otot dan deteksi dini sarkopenia pada masyarakat dewasa produktif. Sarkopenia merupakan kondisi penurunan massa dan kekuatan otot yang berkaitan dengan proses penuaan serta peningkatan risiko penurunan fungsi fisik, disabilitas, dan penyakit metabolik. Pemeriksaan handgrip strength dipilih karena merupakan metode skrining yang sederhana, cepat, dan mudah diaplikasikan di komunitas. Sebanyak 45 responden mengikuti pemeriksaan menggunakan dinamometer, dilanjutkan dengan edukasi mengenai pentingnya aktivitas fisik, latihan resistensi, dan pemenuhan asupan protein untuk mempertahankan fungsi otot. Rerata usia responden adalah 34,69 ± 9,05 tahun dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan (80,0%). Rerata nilai handgrip strength sebesar 26,89 ± 9,35 kg, dengan sebagian besar responden berada pada kategori normal, sementara sebagian kecil memenuhi kriteria sarkopenia. Temuan ini menunjukkan bahwa skrining berbasis komunitas mampu mengidentifikasi individu yang berisiko mengalami penurunan kekuatan otot meskipun sebagian besar peserta masih memiliki fungsi otot yang baik. Luaran kegiatan berupa hasil skrining individual yang disertai edukasi kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga massa dan kekuatan otot sebagai upaya pencegahan sarkopenia sejak usia dewasa.
PENILAIAN FUNGSI HATI MELALUI PEMERIKSAAN SGOT DAN SGPT UNTUK DETEKSI DINI GANGGUAN HEPATOSELULER PADA DEWASA DI KELURAHAN SEMANAN Alfianto Martin; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan fungsi hati masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya deteksi dini melalui skrining berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengevaluasi fungsi hati menggunakan parameter SGOT dan SGPT pada masyarakat dewasa. Sebanyak 155 responden mengikuti kegiatan skrining dengan rerata usia 46,49 ± 10,29 tahun (rentang 19–80 tahun). Mayoritas peserta berjenis kelamin perempuan sebanyak 109 orang (70,3%), sedangkan laki-laki sebanyak 46 orang (29,7%). Hasil pemeriksaan menunjukkan rerata kadar SGOT sebesar 21,41 ± 5,85 U/L dan SGPT sebesar 20,67 ± 11,76 U/L yang secara umum masih berada dalam batas normal. Berdasarkan jenis kelamin, rerata kadar SGOT dan SGPT pada laki-laki masing-masing sebesar 22,02 U/L dan 23,00 U/L, sedangkan pada perempuan sebesar 21,16 U/L dan 19,69 U/L. Meskipun sebagian besar peserta memiliki fungsi hati dalam kisaran normal, beberapa peserta menunjukkan peningkatan kadar enzim hati yang memerlukan evaluasi lebih lanjut. Kegiatan skrining yang disertai edukasi mengenai pola makan sehat, aktivitas fisik, pengendalian berat badan, dan penggunaan obat secara bijak memberikan gambaran awal mengenai status kesehatan hati masyarakat serta mendukung upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan fungsi hati
PELATIHAN DESAIN KONTEN BERBASIS HANDS-ON TRAINING (PRAKTIK LANGSUNG) UNTUK SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN KUN SHOLIHAN Erma Susanti; Erna Kumalasari Nurnawati; Renna Yanwastika Ariyana; Muhammad Sholeh
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan aplikasi desain daring untuk berbagai keperluan dalam pembuatan desain konten menjadi salah satu faktor yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat di era digital saat ini. Kemampuan literasi digital dalam menggunakan perangkat desain daring menjadi penting untuk dikuasai oleh siapa saja. Kegiatan pelatihan literasi digital untuk para santriwati Pondok Pesantren Kun Sholihan, Gunungkidul diselenggarakan untuk memberi pembekalan pembuatan desain konten dengan memanfaatkan aplikasi daring Canva. Aplikasi Canva sendiri memiliki berbagai fitur yang cukup mudah digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat dan dapat digunakan secara gratis. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan metode berbasis praktik langsung atau Hands-On Training. Adanya kegiatan ini diharapkan untuk dapat menjadi bekal sehari-hari bagi peserta dan dapat memanfaatkan kemampuan dasar desain untuk menunjang kegiatan sehari-hari dalam aktivitas pondok pesantren, maupun aktivitas sehari-hari lainnya. Kata Kunci: Canva, Desain, Hands-On Training, Konten, Pelatihan
EDUKASI HEALTHY & POSITIVE BEHAVIOR SCHOOL PROGRAM (HEPI PHBS) DALAM MENDUKUNG PRAKTIK HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SDN 36 KOTA JAMBI Dini As-sa'diah; Wilda Andriani Safitri; Muhammad Nafis Ariqi; Puspita Sari; Muhammad Ridwan; Muhammad Rifqi Azhary; Vinna Rahayu Ningsih
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3926

Abstract

Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain rendahnya kesadaran siswa, keterbatasan fasilitas sanitasi, dan lemahnya peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan siswa dalam menerapkan PHBS melalui Program Healthy & Positive Behavior School Program (HEPI PHBS) di SDN 36 Kota Jambi. Mitra program adalah siswa kelas II A dan II B berjumlah sekitar 60 siswa serta dewan guru SDN 36 Kota Jambi. Kegiatan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis pengabdian masyarakat dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara mendalam kepada guru dan kepala sekolah, tanpa kuesioner terstandar maupun analisis statistik. Analisis dilakukan secara naratif berdasarkan temuan lapangan selama lima tahap kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu mendemonstrasikan secara mandiri teknik mencuci tangan enam langkah berstandar WHO, menjaga kebersihan gigi dan kuku, serta melakukan pemilahan sampah berbasis 3R. Guru menyatakan komitmennya untuk mengintegrasikan PHBS ke dalam pembelajaran sehari-hari dan pihak sekolah menyampaikan komitmen keberlanjutan pemanfaatan fasilitas yang diberikan. Program HEPI PHBS berkontribusi dalam membentuk budaya sekolah yang sehat dan berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
PELATIHAN MEMBENTUK DESAINER MUDA UNTUK MEMBUAT LOGO SECARA GRAFIS MENGGUNAKAN APLIKASI COREL DRAW Zaehol Fatah; Muhammad Khalilul Rahman
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era 5.0 perkembangan teknologi semakin pesat dan tentunya membutuhkan partisipasi dari intitusi sekolah, dalam kemampuan desain logo secara grafis tidak hanya seorang perguruan tinggi dan pekerja melainkan siswa santri harus memiliki skil yang tinggi melalui pembuatan logo secara grafis. kegiatan ini untuk siswa santri mampu dalam mendesain secara kreatif serta menarik untuk di lihat, Teknologi ini bisa dampak baik atau dampak buruk yang diterima. Salah satu Dampak Baik Ketika siswa santri menggunakan teknologi untuk belajar sampai menggapai impian siswa santri. Namun Dampak Buruk dapat muncul saat teknologi di salah gunakan untuk melihat media social yang tidak baik bagi siswa santri. Dalam kegiatan ini terkait dengan pengenalan corel draw beserta membuat logo secara grafis dan pelatihan ini meliputi dengan praktikum supaya siswa santri bisa berkembang dalam teknologi di era 5.0.. Berdasar dari evaluasi kepada siswa santri, Ketika siswa santri mampu untuk mempraktikum hasil desain logo mencapai 80% dalam mengenai pelatihan membentuk desainer muda untuk logo secara grafis dalam modul tersebut siswa dapat memahami teori yang di sampaikan dengan pematerian.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PENYUSUNAN MAKALAH MELALUI SEMINAR MICROSOFT WORD UNTUK SISWA MTS NEGERI 06 BANYUWANGI Zaehol Fatah; Ubay Dillah Mas’ud
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring perkembangan zaman, teknologi berkembang dengan sangat cepat, sehingga siswa madrasah diharapkan memahami teknologi, termasuk belajar cara menyusun makalah dengan baik dan benar menggunakan aplikasi microsoft word. Kegiatan seminar pembuatan makalah yang dilaksanakan di MTs Negeri 06 Banyuwangi bertujuan untuk memahami dan melatih dalam pembuatan makalah menggunakan Microsoft Word. Peserta kegiatan berjumlah 60 siswa yang berasal dari kelas VII A dan VIII A. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tanya jawab antara siswa dan narasumber terkait tentang makalah dan aplikasi Microsoft Word. Untuk metode pelaksaan yaitu menggunakan presentasi penyampaian materi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata pemahaman siswa meningkat dari 15% (pra-tes) menjadi 85% (pasca-tes), atau peningkatan sebesar 70%. Secara spesifik, pemahaman pembuatan dokumen baru meningkat 65%, penggunaan fitur heading meningkat 70%, pembuatan daftar isi otomatis meningkat 80%, dan pengaturan nomor halaman meningkat 75%. Seminar ini juga bertujuan agar siswa tidak tertinggal dalam memahami teknologi informasi, khususnya perangkat lunak Microsoft Word dalam pembuatan makalah. Namun, keterbatasan waktu yang terlalu singkat menjadi hambatan penting dalam peningkatan pemahaman praktik mandiri siswa, sehingga dibutuhkan tindak lanjut secara berkelanjutan untuk menjaga keterampilan digital tersebut.