cover
Contact Name
Darah Ifalahma
Contact Email
darah_ifa@udb.ac.id
Phone
+6282223455008
Journal Mail Official
sikesnas@udb.ac.id
Editorial Address
JL. KH. SAMANHUDI NO. 93 SONDAKAN LAWEYAN SURAKARTA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional
ISSN : -     EISSN : 2964674X     DOI : https://doi.org/10.47701/sikenas.vi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional (SIKesNas) adalah prosiding ilmiah di Bidang Kesehatan yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa surakarta. Prosiding ini digunakan sebagai media bagi para akademisi dan peneliti untuk melakukan diseminasi hasil penelitian dan mempublikasikan karya ilmiahnya serta menjadi sumber referensi bagi pengembangan ilmu dan pengetahuan bidang kesehatan. Prosiding ini terbit satu kali dalam setahun, memuat artikel hasil penelitian, review article/ literature review, ataupun case report, yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 41 Documents
Search results for , issue "2025: SIKesNas 2025" : 41 Documents clear
KAJIAN EVALUATIF PENGADAAN OBAT DI RSUD X KOTA SURAKARTA TAHUN 2025 Insani, Fitri Nur; Rahmatillah, Annie; Rohmana, Vivin Marwiyati
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/9r1pf493

Abstract

Pengadaan obat menjadi salah satu tahap penting dalam proses pengelolaan obat di rumah sakit. Pengadaan obat merupakan kegiatan untuk merealisasikan kebutuhan yang telah direncanakan sesuai jenis dan jumlahnya untuk menunjang pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi proses pengadaan obat di RSUD X Kota Surakarta Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental. Teknik pengumpulan data dilakukan secara retrospektif menggunakan data pengadaan obat tahun 2024 dari bulan Januari-Desember. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase dana yang tersedia dengan keseluruhan dana yang dibutuhkan sebesar 113%, persentase pengadaan yang sesuai dengan kenyataan pakai adalah 101%, frekuensi pengadaan tiap item obat pertahun sebanyak 24 kali, dan persentase kesalahan faktur adalah 0,7%. Dari hasil parameter-parameter tersebut, menunjukkan bahwa pengadaan obat di RSUD X Kota Surakarta Tahun 2025 belum optimal, sehingga diperlukan evaluasi dan perbaikan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas pengadaan obat yang lebih baik.
ANKLE PUMP EXERCISE DENGAN ELEVASI KAKI 30 DERAJAT MAMPU MENURUNKAN DERAJAT EDEMA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK Rahmasari, Ikrima; Kartiko, Endrat; Irawan, Ady; Dyan, Dyan; Sulistyaningsih, Sulistyaningsih
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/rc836h24

Abstract

Ginjal Kronis atau Chronic Kidney Disease (CKD), dikenal sebagai penyakit ginjal adalah suatu kondisi yang mempengaruhi ginjal yang telah mengalami kerusakan, gangguan fungsional, atau bahkan masalah struktural. Masalah yang paling sering ditemui pada CKD yaitu kelebihan volume cairan atau hipervolemia yang akan menyebabkan pasien mengalami edema dibagian anggota tubuh. Edema pada pasien CKD terjadi karena kadar albumin yang lebih rendah yang dapat meningkatkan tekanan osmotik pada jaringan sekitar kapiler. Hal ini menyebabkan kapiler dan air masuk ke jaringan dan mengakibatkan pembengkakan pada kaki. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ankle pump exercise dengan elevasi 30 derajat terhadap edema pada pasien gagal ginjal kronik. Metode yang digunakan Pre Experimental Design dengan pendekatan The One Grup Pretest-Posttest Design. Instrument yang digunakan adalah lembar monitoring derajat edema dan Standar Operasional Proseduran (SOP) melakukan terapi ankle pump exercise dan elevasi kaki 30 derajat. Intervensi diberikan selama 3 hari dengan waktu 8 menit (3 menit elevasi kaki, 2 menit istirahat, dan 3 menit elevasi kaki kembali). Hasil penelitian terhadap 28 pasien gagal ginjal kronik mengalami penurunan derajat edema kaki sebelum dan setelah dilakukan ankle pump exercise dengan elevasi 30 derajat, ditunjukkan nilai p-value 0,000 yang berarti hipotesa dalam penelitian ini (Ha) diterima karena p-value < 0,05, artinya ada pengaruh intervensi ankle pump exercise dengan elevasi kaki 30 derajat pada pasien GGK dengan edema kaki.
EFEKTIVITAS PENERAPAN HIDROTERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA PENDERITA RHEUMATOID ARTHRITIS Witriyani, Witriyani; Hikmah, Nur; Kaori, Megumi Sekar
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/v066z419

Abstract

Penuaan merupakan suatu proses alami dimana sel, jaringan dan organ tubuh mengalami penurunan fungsi secara bertahap seiring dengan berjalannya waktu. Lansia merupakan tahap akhir perkembangan dalam siklus hidup manusia yang ditandai dengan penurunan kemampuan fisik dan mental, serta meningkatnya kerentanan terhadap penyakit. Adanya peningkatan jumlah lansia memunculkan berbagai permasalahan salah satunya kecemasan. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan pada lansia penderita Rheumatoid Arthritis yaitu dengan penerapan hidroterapi rendam kaki air hangat yang memberikan efek relaksasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penerapan hidroterapi rendam kaki air hangat dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia penderita Rheumatoid Arthritis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pre-eksperiment dengan desain penelitian adalah One Group Pretest-Postest. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner geriatric Anxiety Scale (GAS) dan SOP Hidroterapi rendam kaki air hangat. Analisis data menggunakan uji statistik T-Test. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan tingkat kecemasan antara sebelum dan sesudah penerapan hidroterapi. Hasil uji T-Test diperoleh nilai p value = 0,000 (p<0,05) dimana hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan hidroterapi dengan metode rendam kaki air hangat efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia penderita Rheumatoid Arthritis.
PENGARUH PERBEDAAN PELARUT PADA UJI MUTU FISIK SEDIAAN LIPCREAM EKSTRAK ETANOL KAYU SECANG (BIANCAEA SAPPAN (L.) TOD.) Qurniawati, Eka; Rahmatillah, Annie; Hidayat, Rahmat
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/btmfjw26

Abstract

Lipcream merupakan sediaan kosmetik dekoratif yang berbentuk semi padat yang dapat mempertahankan kelembapan bibir dalam jangka waktu yang lebih lama, tidak membuat bibir terasa kaku, menghasilkan warna lebih merata dan mudah diaplikasikan. Salah satu contoh bahan alam yang dapat dijadikan sebagai pewarna alami adalah kayu secang (Biancaea sappan (L.) Tod.). Kayu secang mengandung senyawa flavonoid, khususnya brazilin, yang diketahui memiliki aktivitas sebagai pewarna merah alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan pelarut terhadap mutu fisik sediaan lipcream ekstrak etanol kayu secang. Metode Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol konsentrasi 50%, 70%, dan 96%. Masing-masing ekstrak diformulasikan ke dalam tiga variasi konsentrasi ekstrak yaitu F0 (0%), F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Evaluasi mutu fisik meliputi pengujian pH, homogenitas, daya sebar, daya lekat, dan stabilitas, serta dilakukan uji hedonik dan uji iritasi pada panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi pelarut etanol 96% menghasilkan sediaan lipcream dengan karakteristik fisik yang baik diantara variasi pelarut lainnya. Seluruh sediaan menunjukkan homogenitas yang baik dan tidak menimbulkan reaksi iritasi pada kulit panelis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada mutu fisik sediaan lipcream dan sediaan lipcream etanol 96% merupakan pelarut yang paling optimal untuk menghasilkan sediaan dengan mutu fisik yang baik.
PENGARUH DUKUNGAN SUAMI TERHADAP IBU HAMIL YANG MENGALAMI BABY BLUES SELAMA MASA POST PARTUM Probowati, Rovica; Sari, Fitriana Yuni Permana; Nurlaili, Taniza Devita Putri
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/hhzbdz94

Abstract

Baby blues syndrome merupakan masa transisi bagi ibu pasca melahirkan. Setelah melahirkan terjadi penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron yang diikuti perubahan mood serta gejala baby blues syndrome lainnya. Perubahan hormon disertai beratnya proses kehamilan dan persalinan membuat seorang ibu mengalami perasaan yang tidak menentu. Metode pada penelitian ini berfokus pada kesehatan mental ibu hamil dengan menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan korelasinal pendekatan cross sectional. Jumlah populasi pada penelitian ini dilakukan pada ibu postpartum yang melakukan control setelah melahirkan di hari ke 5-14, jumlah populasi 75 responden. hasil identifikasi terjadinya post partum bluse pada ibu yang mengalami baby bluse mayoritas di usia ibu diantara 23-25 tahun. Hasil penelitian menyatakan bahwa dari total responden 75 responden yang terjadi babybluse dengan factor tanpa dukungan suami sebanyak 57 (76%) responden dan yang tidak terjadi baby bluse dengan adanya dukungan suami sebanyak 18 (24%) responden.Ibu postpartum yang kurang mendapatkan dukungan dari suami rata-rata mengalami postpartum blues. Faktor-faktor risiko mempunyai pengaruh terhadap kejadian postpartum blues pada ibu postpartum yaitu dukungan suami. Dukungan suami mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kejadian postpartum blues pada ibu postpartum
PENGARUH HASIL PEMERIKSAAN HBSAG DENGAN MENGGUNAKAN SPESIMEN DARAH LENGKAP, SERUM DAN PLASMA Pramonodjati, Fredericus; Arini, Liss Dyah Dewi; Juwitasari, Karina Sella
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/f5bxmq19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah terdapat hubungan yang signifikan antara jenis sampel (darah lengkap, serum, dan plasma) dan hasil pemeriksaan HBsAg (positif atau negatif). Sebanyak 90 sampel darah dikumpulkan, dengan masing-masing 30 sampel untuk setiap jenis (darah lengkap, serum, dan plasma). Desain Penelitian ini observasional dengan desain cross-sectional, data hasil dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square (?2). Hasil analisis menunjukkan nilai ?2 hitung sebesar 1.3636 dengan derajat kebebasan (df) 2. Pada tingkat signifikansi 0.05, nilai ?2 kritis adalah 5.991. Karena nilai ?2 hitung (1.3636) lebih kecil dari nilai ?2 kritis (5.991), hipotesis nol tidak dapat ditolak. Ini mengindikasikan bahwa tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara jenis sampel yang digunakan dan hasil tes HBsAg. Meskipun data observasi menunjukkan sedikit variasi dalam jumlah kasus positif (darah lengkap: 24, serum: 22, plasma: 20), perbedaan ini dianggap sebagai fluktuasi acak dan tidak cukup besar untuk menunjukkan pengaruh nyata dari jenis sampel. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ketiga jenis sampel tersebut memberikan hasil yang konsisten untuk deteksi HBsAg dalam konteks penelitian ini.
IDENTIFIKASI SENYAWA FITOKIMIA EKSTRAK DAUN MIANA (COLEUS ATROPURPUREUS L. BENTH) Nurrahman, Alfina; Amalia, Annora Rizky
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/vdhxvf11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan fitokimia dari ekstrak etanol daun miana dengan pengujian organoleptis, kadar air, bebas alkohol, serta uji fitokimia kualitatif. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak memiliki karakteristik organoleptis berwarna ungu tua, berbau khas aromatik, dan berbentuk kental. Kadar air ekstrak menunjukkan nilai 7,48 %, uji bebas alkohol menunjukkan hasil negatif, serta hasil uji fitokimia kualitatif menunjukkan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun miana mengandung senyawa bioaktif yang potensial untuk dikembangkan dalam pengobatan herbal.
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTITIROID PASIEN HIPERTIROID DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS SEBELAS MARET TAHUN 2024 Dewi, Septiana; Rohmana, Vivin Marwiyati; Saputra, Rizka Wahyu
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/4r3hnh75

Abstract

Hipertiroid adalah suatu kondisi ketika kelenjar tiroid bekerja terlalu aktif dan menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid. Hipertiroid ditandai dengan peningkatan kadar FT4 disertai dengan penurunan kadar TSH. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan obat antitiroid pasien hipertiroid di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Tahun 2024. Penggunaan obat yang rasional harus tepat dalam hal indikasi, tepat pasien, tepat obat dan tepat dosis. Jenis penelitian ialah deskriptif observasional dengan pengambilan data secara retrospektif terhadap 79 data rekam medis pasien hipertiroid yang memenuhi kriteria inklusi di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Tahun 2024. Hasil penelitian mendapatkan evaluasi pengunaan obat yang terjadi pada pasien gangguan tiroid sesuai kriteria: tepat pasien 100%, tepat indikasi 100%, tepat obat 96,2% dan tepat dosis 88,6%. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa penerapan rasionalitas penggunaan obat antitiroid di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret tergolong baik, terutama dalam hal penentuan pasien, indikasi, dan pemilihan obat, meskipun masih terdapat ketidaktepatan pada aspek dosis yang memerlukan perhatian lebih lanjut
OPTIMASI BASIS KRIM VARIASI ASAM STEARAT DAN TEA DENGAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN Fatimah, Nurul; Fitriawati, Anna; Wahyu, Rizka
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/1w0cr784

Abstract

Krim adalah formulasi semi-padat yang mengandung satu atau lebih zat aktif yang larut dan terdispersi dalam bahan dasar yang cocok. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan basis krim menggunakan kombinasi asam stearat dan triethanolamine (TEA) dengan metode Simplex Lattice Design (SLD). Basis krim diformulasikanterdiri dari komponen dasar seperti cera alba, cetaceum, paraffin liquidum, dan air, serta emulgator utama berupa asam stearat dan TEA. Hasil rancangan menggunakan metode Simplex Lattice Design (SLD) menghasilkan 7 formula krim dengan variasi komposisi Asam Stearat dan Triethanolamine (TEA). Evaluasi dilakukan terhadap parameter fisik krim seperti pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Hasil analisis Analysis of Variance (ANOVA) menunjukkan bahwa model kuartik signifikan terhadap sebagian besar parameter, dengan nilai p-value < 0,05, Adjusted R² tinggi, serta Adeq Precision di atas 4, menandakan validitas model yang baik. Formula optimum diperoleh pada kombinasi 17,920% asam stearat dan 2,080% TEA menghasilkan basis krim dengan karakteristik fisik terbaik: pH mendekati fisiologis, viskositas tinggi, daya sebar sedang, dan daya lekat baik. Metode SLD terbukti efisien dalam mengarahkan formulasi optimal sediaan topikal
UJI PERBANDINGAN TOTAL FLAVONOID EKSTRAK ETANOL 70% DAN ETANOL 96% DAUN KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA L.) Aminnulloh, Muhammad; Fitriawati, Anna; Wardani, Tatiana Siska
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/afn03x65

Abstract

Tanaman kirinyuh (Chromolaena odorata L.) sering dianggap sebagai tanaman pengganggu (gulma) di kalangan masyarakat umum. Penelitian dilakukan secara in vitro untuk mengetahui perbandingan kadar total flavonoid yang lebih tinggi dari pelarut etanol 70% dan 96% ekstrak daun kirinyuh. Penetapan kadar total flavonoid ekstrak etanol 70% dan 96% daun kirinyuh dilakukan dengan metode kalorimetri AlCl3 dengan kuersetin sebagai larutan standar Kemudian menyiapkan lima tabung reaksi dengan konsentrasi kuersetin masing-masing 40, 60, 80, 100, dan 120 ppm. Selanjutnya, ekstrak tersebut dicampurkan dengan larutan reagen AlCl3 10% dalam tabung reaksi baru dengan rasio 1:1, yaitu 1 mL ekstrak dicampur dengan 1 mL larutan reagen AlCl3 dan ditambah 8 mL larutan CH3COOH 5%. Hasil campuran ini kemudian dianalisis dengan menggunakan spektrofotometer Genesys 30-UV Vis pada panjang gelombang 425 nm untuk membuat kurva standar. Hasil diperoleh dari pengujian dengan metode kalorimetri yaitu ekstrak etanol 70% dan 96% daun kirinyuh dengan kadar total flavonoid 51,415 ± 0,462 mg QE/g dan 61,108 ± 3,030 mg QE/g. Dapat dilihat bahwa ekstrak etanol 96% memiliki kadar total flavonoid yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekstrak etanol 70%, hal tersebut dikarenakan etanol 96% memiliki daya tarik senyawa yang lebih kuat untuk menarik senyawa flavonoid dari ekstrak daun kirinyuh daripada etanol 70%.