cover
Contact Name
Septian Prawijaya
Contact Email
wijaya@unimed.ac.id
Phone
+6281396906213
Journal Mail Official
jurnalsekolah@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JS (Jurnal Sekolah)
ISSN : 25488856     EISSN : 2549127X     DOI : https://doi.org/10.24114/js.v7i2
Core Subject : Education,
JS (Jurnal Sekolah) berisi artikel yang berkaitan dengan pendidikan, yang meliputi pembelajaran, hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah), dikelola oleh Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JS (Jurnal Sekolah) merupakan jurnal yang berisi tulisan Dosen, Guru, dan Mahasiswa. Diterbitkan empat kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September dan Desember dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi PGSD FIP UNIMED. Agenda JS (Jurnal Sekolah) menjadi penting perannya bagi Prodi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi pendidikan yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, JS (Jurnal Sekolah) diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah) pertama kali terbit pada tahun 2016. Ketika itu, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak, namun belum mempunyai ISSN elektronik. Seiring berjalannya waktu, JS (Jurnal Sekolah) terus belajar dan mencoba mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Hingga saat ini, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak dan elektronik. ISSN Cetak: 2548-8856 dan ISSN Elektronik: 2549-127X. Secara perlahan pada 2016, menerbitkan tulisan secara online (electronic journal) yang berbasis OJS (Open Journal System) pada laman: http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/js.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 725 Documents
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI TERHADAP PENINGKATAN RESILIENSI ANAK : Rahmayanti, Nurul; Durrotunnisa; Setianingsih, Hesti Putri; Zuama, Shofyanti Nur
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.65503

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan tradisional lompat tali terhadap peningkatan resiliensi anak di TK Negeri Pembina Melati Tondo. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen menggunakan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 15 anak usia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji t. Berdasarkan nilai rata-rata, sebelum diberikan perlakuan, 0% anak berada dalam kategori Sangat Tinggi (ST), 13,33% dalam kategori Tinggi (T), 37,78% dalam kategori Sedang (S), dan 48,49% dalam kategori Rendah (R). Setelah perlakuan, terjadi peningkatan dengan 51,11% anak masuk dalam kategori Sangat Tinggi (ST), 24,44% dalam kategori Tinggi (T), 24,44% dalam kategori Sedang (S), dan 0% dalam kategori Rendah (R). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan memecahkan masalah (problem-solving), keterampilan sosial (social skills), dan optimisme anak setelah mengikuti permainan tradisional lompat tali. Berdasarkan uji t, diperoleh nilai t hitung 10,917, yang lebih besar dari t tabel 1,72654 (10,917 ≥ 1,72654) H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang berarti permainan tradisional lompat tali berpengaruh terhadap peningkatan resiliensi anak di Kelompok B TK Negeri Pembina Melati Tondo. Kata Kunci: Permainan Tradisional Lompat Tali, Resiliensi, Anak Usia Dini
ANALISIS KEBUTUHAN AWAL PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF OMAH SI DOL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR Trisniningsih, Retno; Widodo, Wahono; Suryanti
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.65571

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan awal pengembangan media pembelajaran interaktif Omah Si Dol untuk meningkatkan hasil belajar IPA Sekolah Dasar. Metode yang diterapkan pada penelitian ini merupakan metode deskriptif kualitatif, instrumen penelitian berupa wawancara, angket, serta observasi langsung secara langsung di lapangan. Adapun teknik analisis data yang diterapkan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasilnya, diketahui bahwa capaian belajar siswa masih tergolong rendah, baik dari aspek pemahaman konsep maupun keterampilan proses IPA. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya penggunaan media pembelajaran, yaitu hanya mengandalkan buku teks, LKS, presentasi PowerPoint, serta gambar. Mayoritas siswa dengan persentase 86,7% siswa menyatakan lebih tertarik pada media pembelajaran interaktif. Temuan dalam penelitian ini dapat dijadikan landasan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif Omah Si Dol yang memiliki kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas.    Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, Media Pembelajaran Interaktif, Hasil Belajar
PENANAMAN SIKAP NASIONALISME DAN GEMAR MEMBACA MELALUI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Adrianus; Latif
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.65709

Abstract

Abstract: This study aims to describe the teacher's efforts in instilling an attitude of nationalism and love of reading in Indonesian language subjects in class IV of SDN Negeri 017 Jaya Kopah. Indonesia class IV SDN Negeri 017 Jaya Kopah. This study combines a descriptive method with a qualitative approach.  The following methods of gathering data are employed: documentation, interviews, and observation.   Data reduction, data display, and conclusion drafting were the methods used for data analysis. The results showed that teachers try to instill an attitude of nationalism through integrating national values in learning materials, learning media, the use of national songs, and assignments related to nationalism. learning materials, learning media, the use of national songs, and assignments related to Indonesian culture. with Indonesian culture. Meanwhile, to foster a love of reading is done through interest and motivation to read, paying attention to the frequency and duration of reading, exposure to various types of texts in Indonesian language subjects, including narrative texts, descriptions, poetry, and information related to national culture and history. culture and history of the nation. Keywords: Cultivation, Nationalism Attitude, Love to Read  Abstrak: Penelitian ini berujuan untuk menjelaskan upaya guru dalam menumbuhkan sikap nasionalisme serta kecintaan membaca pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas IV SDN Negeri 017 Jaya Kopah. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ditemukan jika guru berupaya menanamkan sikap nasionalisme melalui pengintegrasian nilai-nilai kebangsaan dalam materi pembelajaran, media pembelajaran, penggunaan lagu-lagu nasional, dan penugasan yang berkaitan dengan budaya Indonesia. Sedangkan untuk menumbuhkan gemar membaca dilakukan melalui minat dan motivasi membaca, memperhatikan frekuensi dan durasi membaca, paparan terhadap berbagai jenis teks dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, termasuk teks narasi, deskripsi, puisi, dan informasi yang berkaitan dengan kebudayaan dan sejarah bangsa. Kata Kunci: Penanaman, Sikap Nasionalisme, Gemar membaca
STRATEGI GURU DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG KONDUSIF DI KELAS V SEKOLAH DASAR Patmawati; Mustika, Dea
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.65710

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine and examine the tactics instructors use to establish a supportive learning environment for fifth-grade pupils.  a favourable learning environment for pupils in grade V. The sources of this research are grade V teachers and fifth grade students of SDN 13 Pekanbaru. Data were collected through observation techniques and in-depth interviews to understand teachers' practices and perspectives related to formation of a supportive learning environment. Data analysis was conducted qualitatively analysis was conducted qualitatively through interview transcription and interpretation of observation data to identify key themes related to teachers' strategies. The results of the study show that grade V teachers apply three main strategies in creating a conducive learning environment, namely physical environment strategies (flexible and ergonomic classroom arrangement, managing cleanliness, tidiness, and classroom lighting, using learning resources), non-physical environment strategies (building positive and trusting relationships, creating a democratic and inclusive classroom climate, applying positive and consistent discipline, fostering student motivation and interest in learning), and organizational strategies (establishing clear classroom rules and procedures, effective management of time and transitions, forming study groups, effective communication with related parties). These three strategies synergistically contribute to the creation of a learning environment that is safe, comfortable and supports a conducive learning process in class V. Keywords: Teacher strategies, Conducive classroom, Primary school students   Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah menentukan serta mengevaluasi taktik yang digunakan instruktur untuk membangun lingkungan belajar yang mendukung bagi siswa kelas lima. Guru dan siswa di kelas V SDN 13 Pekanbaru menjadi narasumber penelitian. Data dikumpulkan dari teknik observasi dan wawancara mendalam untuk memahami praktik dan perspektif guru terkait pembentukan lingkungan belajar yang mendukung. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui transkripsi wawancara dan interpretasi data observasi untuk mengidentifikasi tema-tema kunci terkait strategi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas V menerapkan tiga strategi utama dalam menciptakan lingkungan belajar kondusif, yaitu strategi lingkungan fisik (penataan ruang kelas yang fleksibel dan ergonomis, pengelolaan kebersihan, kerapian, dan pencahayaan kelas, penggunaan sumber belajar), strategi lingkungan non-fisik (membangun hubungan positif dan saling percaya, menciptakan iklim kelas yang demokratis dan inklusif, menerapkan disiplin positif dan konsisten, menumbuhkan motivasi dan minat belajar siswa), dan strategi organisasional (penetapan aturan serta prosedur kelas yang jelas, pengelolaan waktu dan transisi yang efektif, pembentukan kelompok belajar, komunikasi yang efektif dengan pihak terkait). Ketiga strategi ini secara sinergis berkontribusi terciptanya lingkungan belajar aman, nyaman, serta mendukung proses pembelajaran yang kondusif di kelas V. Kata Kunci: Strategi guru, Kelas kondusif, Siswa sekolah dasar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Ningsih, Seri Winda; Hadiyanti , Putri Octa
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.65713

Abstract

Abstract: This study aims to improve the learning outcomes of Natural Sciences (IPA) Digestive System material in grade V elementary school students through the application of Take and Give type cooperative learning model. This class action research was conducted in two cycles and used the case study method to describe in depth the changes in student learning outcomes. The research subjects were 32 fifth grade students. Data collection techniques used include learning outcome tests to measure cognitive improvement, observation of student activities during the learning process, and documentation to record important events. Data analysis was carried out by comparing the average value of student learning outcomes in each cycle. The results showed that the average class score and percentage of completeness at the pre-cycle stage, the average class score was 65.5 with a percentage of classical completeness of 40.63%. After the implementation of the Take and Give learning model in Cycle I, the average class score increased to 78.2 with the percentage of classical completeness reaching 71.88%. This improvement continued in Cycle II, where the average class score became 86.9 and the percentage of classical completeness reached 90.63%. The results of the study are expected to make a practical contribution in improving the effectiveness of science learning in elementary schools, especially on the Digestive System material, through the implementation of the Take and Give type cooperative learning model. Keywords: Cooperative learning model, Take and Give type, science, learning outcomes  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) materi Sistem Pencernaan pada siswa kelas V Sekolah Dasar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dan menggunakan metode studi kasus untuk mendeskripsikan secara mendalam perubahan hasil belajar siswa. Subyek penelitian adalah siswa kelas V sebanyak 32 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes hasil belajar untuk mengukur peningkatan kognitif, observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran, dan dokumentasi untuk mencatat kejadian penting. Analisis data dilakukan dengan membandingkan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas dan persentase ketuntasan pada tahap prasiklus, rata-rata nilai kelas adalah 65,5 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 40,63%. Setelah penerapan model pembelajaran Take and Give pada Siklus I, rata-rata nilai kelas meningkat menjadi 78,2 dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 71,88%. Peningkatan ini terus berlanjut pada Siklus II, di mana rata-rata nilai kelas menjadi 86,9 dan persentase ketuntasan klasikal mencapai 90,63%. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran IPA di Sekolah Dasar, khususnya pada materi Sistem Pencernaan, melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give. Kata Kunci: Model pembelajaran Kooperatif, Tipe Take and Give, IPA, Hasil Belajar
PENGARUH PENGGUNAAN GAME DAN PEMBERIAN REWARD TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD Lestari, Widia; Hadiyanti , Putri Octa
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.65714

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menyelidiki secara mendalam pengaruh sinergis antara pemanfaatan game edukatif dan pemberian reward terstruktur terhadap peningkatan motivasi belajar siswa kelas V di SDN 141 Pekanbaru. Bertolak dari asumsi bahwa keterlibatan aktif dan penguatan positif merupakan katalisator esensial dalam menstimulasi intrinsik dan ekstrinsik motivasi belajar, penelitian ini mengadopsi desain quasi eksperimen dengan kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil analisis kuantitatif secara statistik menunjukkan bahwa implementasi game edukatif secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa pada kelompok eksperimen. Rerata skor motivasi belajar kelompok eksperimen tercatat sebesar 5,708, sebuah peningkatan yang signifikan secara statistik pada tingkat signifikansi α=0.05 (p<0.05). Temuan ini mengimplikasikan bahwa integrasi elemen game dan reward ke dalam proses pembelajaran memiliki potensi transformatif dalam membangkitkan engagement dan gairah belajar siswa. Menariknya, analisis lebih lanjut pada kelompok kontrol memperlihatkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) antara pretest dan posttest, mengindikasikan adanya perubahan motivasi belajar meskipun tanpa intervensi game dan reward. Fenomena ini mengisyaratkan adanya faktor-faktor kontekstual lain yang turut berperan dalam dinamika motivasi belajar siswa. Implikasi pedagogis dari penelitian ini menyoroti urgensi mempertimbangkan game edukatif sebagai inovasi pembelajaran yang berpotensi memberdayakan motivasi belajar siswa secara efektif. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi secara komprehensif mekanisme mediasi dan moderasi yang mendasari pengaruh game dan reward terhadap motivasi belajar, serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual lain yang mungkin berkontribusi terhadap perubahan motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Game, reward, Motivasi siswa
DAMPAK MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PERILAKU SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Syaidina, Salma; Fitriana; Awalunisah, Sita; Agusniatih, Andi
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.65741

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak media sosial Tiktok terhadap perilaku sosial anak usia dini yaitu usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilaksanakan di TK Ilmi Amalia Kota Palu yang berlokasi di Jl Dewi Sartika Lorong Kenangan No.72 Kel. Birobuli utara, Kec. Palu selatan, Kota Palu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjek penelitian yang merupakan anak usia 5- 6 tahun di TK Ilmi Amalia Kota Palu. Penelitian ini menggunakan reduksi data, display data, dan kesimpulan. Data yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Untuk melihat dampak media sosial Tiktok terhadap perilaku sosial dini umur 5-6 tahun maka peneliti melakukan wawancara kepada guru dan orang tua murid. Pengamatan difokuskan pada empat aspek, yaitu empati, sopan santun, kerja sama, dan tolong-menolong. Setelah melakukan wawancara menunjukkan bahwa penggunaan media sosial Tiktok memiliki dampak yang signifikan terhadap perilaku empati, sopan santun, kerja sama, dan tolong-menolong pada anak usia dini, maka peran orang tua dan pendidik sangat dibutuhkan dalam mengawasi dan membimbing penggunaan Tiktok agar anak dapat memanfaatkan media sosial ini secara positif, sekaligus meminimalkan dampak negatifnya. Kata Kunci: Dampak Media Sosial, Tiktok, Perilaku Sosial  
PENGARUH PENGGUNAAN BAHASA GENERASI ALPHA TERHADAP KARAKTER SISWA DI SEKOLAH DASAR Morelent, Yetty; Azkiya, Hidayati; Desa, Yenda Partila; Amelia, Laura; Hadi, Vahmil Riffani
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.65761

Abstract

Abstrak: Generasi Alphan, yang lahir di era perkembangan teknologi pesat, memiliki pola komunikasi yang dipengaruhi oleh media digital. Bahasa yang digunakan oleh Generasi Alpha sering kali mencerminkan tren terkini dan norma sosial yang berkembang di dunia maya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahasa generasi Alpha terhadap pembentukan karakter siswa di sekolah dasar, khususnya memberikan rekomendasikan bagi pendidik dan orangtua tentang cara cara mendukung perkembangan karakter siswa melalui pengawasan dan pembelajaran bahasa yang positif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan prosedur pengumpulan data penyebaran kuesioner. Hasil penelitian penggunaan bahasa gaul/slang telah menjadi fenomena yang signifikan dalam komunikasi generasi Alpha saat ini. Mayoritas responden 73,3% sering menggunakan bahasa gaul dalam komunikasi sehari-hari, dengan 80% melihatnya sebagai bentuk ekspresi diri. Menariknya, responden memiliki kesadaran kritis terhadap dampak penggunaan bahasa gaul, di mana 53,3% menganggapnya sebagai kemajuan berbahasa, namun 73,3% khawatir akan potensi kemunduran bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kesimpulannya, generasi Alpha berada dalam fase transformasi linguistik yang dinamis, di mana mereka mencari keseimbangan antara ekspresi diri melalui bahasa informal dan upaya menjaga integritas bahasa Indonesia yang baik dan benar, mencerminkan kemampuan adaptif dan reflektif mereka dalam menghadapi perubahan bahasa di era digital. Kata kunci : Generasi Alpha, Bahasa Indonesia, Pendidikan Karakter
ANALISA PENERAPAN METODE SENTRA PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI SEKOLAH RA. UMMI FAQIHAH Aziz, Mursal; Siregar, Tarmiji; Ritonga, Fitri Yanti
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.65810

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Metode Pembelajaran Berbasis Sentra dalam pendidikan anak usia dini di RA Ummi Faqihah. Penelitian ini menyelidiki bagaimana metode ini diterapkan dalam praktik, dampaknya terhadap perkembangan anak, serta peran guru sebagai fasilitator dalam proses tersebut. Penelitian ini juga mengkaji tantangan yang dihadapi oleh pendidik di kelas ketika menggunakan pendekatan ini. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan kelas. Penelitian ini berfokus pada interaksi anak-anak dengan berbagai sentra tematik, termasuk sentra seni, bahasa, dan keterampilan sosial. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengidentifikasi pola dan hasil dari penerapan metode ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Metode Pembelajaran Berbasis Sentra efektif dalam mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan motorik anak. Dengan menyediakan sentra tematik yang disesuaikan dengan minat anak, metode ini mendorong partisipasi aktif dan merangsang kreativitas. Namun, tantangan seperti manajemen waktu, pengaturan ruang, dan ketidaksetaraan partisipasi di antara anak-anak teridentifikasi sebagai hambatan. Guru memainkan peran penting dalam membimbing, mengamati, dan memastikan bahwa tujuan pembelajaran tercapai di setiap sentra. Kata Kunci: Sentra, PAUD, Pengembangan Kognitif, Guru
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA KOKAMI TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA KELAS V SD NEGERI 01 TUGU HARUM Putri, Yuni Setia Ningsih; Indianasari
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.65871

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media KOKAMI terhadap kemampuan kognitif siswa kelas V di SD Negeri 01 Tugu Harum. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan design peneitian nonequivalent control group design (prettest-posttest), populasi penelitian ini melibatkan 58 siswa yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen dengan masing-masing sampel 29 siswa. Penilaian prettest dan posttest dilakukan menggunakan tes kemampuan kognitif. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen, dengan rata-rata nilai posttest sebesar 82,69 dibandingkan rata-rata nilai posttest sebesar 55,66 pada kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning terintegrasi secara efektif meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Kata Kunci: Problem Based Learning, Media KOKAMI, Kemampuan Kognitif