cover
Contact Name
Septian Prawijaya
Contact Email
wijaya@unimed.ac.id
Phone
+6281396906213
Journal Mail Official
jurnalsekolah@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JS (Jurnal Sekolah)
ISSN : 25488856     EISSN : 2549127X     DOI : https://doi.org/10.24114/js.v7i2
Core Subject : Education,
JS (Jurnal Sekolah) berisi artikel yang berkaitan dengan pendidikan, yang meliputi pembelajaran, hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah), dikelola oleh Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JS (Jurnal Sekolah) merupakan jurnal yang berisi tulisan Dosen, Guru, dan Mahasiswa. Diterbitkan empat kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September dan Desember dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi PGSD FIP UNIMED. Agenda JS (Jurnal Sekolah) menjadi penting perannya bagi Prodi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi pendidikan yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, JS (Jurnal Sekolah) diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah) pertama kali terbit pada tahun 2016. Ketika itu, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak, namun belum mempunyai ISSN elektronik. Seiring berjalannya waktu, JS (Jurnal Sekolah) terus belajar dan mencoba mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Hingga saat ini, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak dan elektronik. ISSN Cetak: 2548-8856 dan ISSN Elektronik: 2549-127X. Secara perlahan pada 2016, menerbitkan tulisan secara online (electronic journal) yang berbasis OJS (Open Journal System) pada laman: http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/js.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 725 Documents
PENERAPAN PROSEDUR PEMBELAJARAN LITERASI MEMBACA DI SEKOLAH DASAR Rizqi Latifa, Tiar; Apriliya, Seni; Alia, Dwi
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.65579

Abstract

Abstract: Reading literacy learning is based on higher-order thinking skills. This study was conducted in elementary schools with high AKM reading literacy scores and is expected to become a best practice for other schools to learn about reading literacy learning procedures in the field. This study describes the pre-reading, reading, and post-reading stages. The researcher used a qualitative approach with an ethnographic method. Data were obtained through observation and interviews with the principal, teachers, and fifth-grade students. The data were analyzed through reduction, presented thematically, and concluded. Overall, the implementation in the fifth grade of SDN X was not yet fully optimal. The suggestion is for teachers to further develop teaching materials, explore reading strategies, and be consistent in learning reflection. Keyword: Reading Literacy Learning, Procedures, Pre-reading, Reading, Post-reading   Abstrak: Pembelajaran literasi membaca didasarkan pada kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini dilakukan di SD berkategori tinggi skor AKM literasi membaca dan diharapkan menjadi best practice sekolah lain agar mengetahui prosedur pembelajaran literasi membaca di lapangan. Penelitian ini menggambarkan tahapan prabaca, membaca, dan pascabaca. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara kepada kepala sekolah, guru, dan siswa kelas V. Data dianalisis melalui reduksi, disajikan tematik, dan disimpulkan. Secara keseluruhan, pelaksanaannya di kelas V SDN X belum sepenuhnya optimal. Sarannya guru agar lebih mengembangkan bahan ajar, mengulik strategi membaca, dan mengonsistensikan refleksi pembelajaran. Kata Kunci: Pembelajaran Literasi Membaca, Prosedur, Prabaca, Membaca, Pascabaca
KAJIAN NILAI KARAKTER PENDIDIKAN PADA TRADISI BUDAYA TUMPEK KRULUT SISWA Heny Juniati, Ketut; Raka, I Nyoman; Suwindia, I Gede
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.65987

Abstract

Abstract: This study examines the educational character values embedded in the Tumpek Krulut cultural tradition at SMPN Satu Atap 1 Kubutambahan. Tumpek Krulut, known as a day of affection in Balinese culture, expresses love not only toward partners but also toward all living beings. Using a descriptive qualitative approach and case study method, the research finds that this tradition instills ethical, religious, caring, communal, mutual respect, hard work, creativity, communication, environmental concern, social responsibility, and accountability values. Implementing this tradition in schools has the potential to strengthen social bonds and foster peace through the practice of universal values. Keyword: Educational Character Values, Cultural Tradition, Tumpek Krulut.   Abstrak: Penelitian ini mengkaji nilai-nilai karakter pendidikan dalam tradisi budaya Tumpek Krulut di SMPN Satu Atap 1 Kubutambahan. Tumpek Krulut, sebagai hari kasih sayang dalam budaya Bali, tidak hanya mengungkapkan kasih sayang kepada pasangan tetapi juga kepada seluruh makhluk. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa tradisi ini menanamkan nilai etika, religius, kepedulian, kebersamaan, saling menghormati, kerja keras, kreativitas, komunikasi, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Implementasi tradisi ini di sekolah berpotensi mempererat hubungan sosial dan menciptakan kedamaian melalui praktik nilai-nilai universal. Kata Kunci: Nilai Karakter Pendidikan, Tradisi Budaya, Tumpek Krulut.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Rahma Jannati Adnin, Anzili; Made Darmawati, Desak
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.66476

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine how much influence the Role Playing learning model has on the literacy skills of fifth grade students in Indonesian language lessons. The first problem found was that students were not very interested in reading because they were more interested in short videos. In this study, a quasi-experimental method was used. There were two classes, an experimental class and a control class. The experimental class used the Role Playing model for learning, while the control class used the regular lecture method. The results of the experimental class before treatment were 56.25, but after treatment it increased to 79.17. Meanwhile, the control class only increased by 65.00 from 50.38. The experimental class had an average increase score (N-Gain) of 56.87%, higher than the control score of 31.19%. The results of the t-test showed a significance value of p of 0.001 and an effect size (Cohen's d) of -1.199, indicating that the effect was large. In short, the role playing model succeeded in improving students' literacy skills in all aspects, including reading, writing, speaking, and listening. This model can be used as an alternative for learning Indonesian in elementary schools because it makes the learning atmosphere more active and enjoyable. Keyword: role playing, literacy, Indonesian language, elementary students, quasi-experiment   Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran Role Playing terhadap kemampuan literasi siswa kelas V dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Masalah pertama yang ditemukan adalah siswa tidak terlalu tertarik untuk membaca karena mereka lebih tertarik pada video pendek. Dalam penelitian ini, metode quasi eksperiment digunakan. Ada dua kelas, kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model Role Playing untuk pembelajaran, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode ceramah biasa. Hasil kelas eksperimen sebelum perlakuan adalah 56,25, tetapi setelah perlakuan menjadi 79,17 meningkat . Sementara itu, kelas kontrol hanya naik 65,00 dari 50,38. Kelas eksperimen memiliki skor peningkatan (N-Gain) rata-rata sebesar 56,87%, lebih tinggi dari skor kontrol 31,19%. Hasil uji t-test menunjukkan nilai signifikansi p sebesar 0,001 dan ukuran efek (Cohen's d) sebesar -1,199, yang menunjukkan bahwa efeknya besar. Singkatnya, model role playing berhasil meningkatkan kemampuan literasi siswa dalam semua aspek, termasuk membaca, menulis, berbicara, dan menyimak. Model ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar karena membuat suasana belajar lebih aktif dan menyenangkan. Kata Kunci: role playing, literasi, Bahasa Indonesia, siswa sekolah dasar
ANALISIS KARAKTER MANDIRI DALAM PELAKSANAAN EKSTRAKULIKULER DRUMBAND SISWA Bagastara, Deni; Sari, Sasmita
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.66541

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the development of students’ independent character through drum band extracurricular activities in elementary school. Independent character is an essential aspect of student development, reflecting their ability to take initiative, manage time, and take responsibility for their tasks. This research uses a qualitative descriptive method with data collected through observation, interviews, and documentation. The results show that students’ active participation in drum band practice enhances their discipline, sense of responsibility, and initiative. The cultivation of an independent character occurs through regular practice routines, role distribution, and periodic performance evaluations. In conclusion, drum band extracurricular activities contribute positively to fostering independent character in elementary school students, especially when supported by coaches and a conducive environment.   Keywords: Independent Character, Drum Band Extracurricular Activities   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter mandiri siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler drumband di sekolah dasar. Karakter mandiri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan peserta didik, yang mencerminkan kemampuan siswa dalam mengambil inisiatif, mengelola waktu, dan bertanggung jawab terhadap tugasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif siswa dalam latihan drumband dapat meningkatkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan inisiatif. Pembinaan karakter mandiri terjadi melalui rutinitas latihan, pembagian peran, serta evaluasi kinerja secara berkala. Kesimpulannya, ekstrakurikuler drumband berkontribusi positif dalam menumbuhkan karakter mandiri pada siswa SD, terutama ketika didukung oleh pelatih dan lingkungan yang kondusif. Kata Kunci: Karakter Mandiri, Ekstra Kurikuler Drumband
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEBHINEKAAN GLOBAL DI SEKOLAH DASAR Pratama, Reza; Mahrus, Miftahul
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.66663

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the implementation of diversity values ​​in learning by elementary school teachers. The background of the study is based on the importance of multicultural education in forming students' tolerant, inclusive, and fair characters from an early age. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation and interviews. The results of the observation show that teachers have implemented most of the diversity learning indicators with an achievement percentage of 75%, which is categorized as good. Teachers actively introduce local and national cultures, encourage cross-cultural communication, and instill the principle of social justice in the classroom environment. However, the aspect of reflection on students' diversity experiences has not been fully implemented. In conclusion, teachers have played a strategic role in integrating diversity values ​​through contextual and participatory learning approaches, which support the formation of the Pancasila Student Profile character Keywords: Role of Teachers, Diversity Character, Elementary School   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai kebhinekaan dalam pembelajaran oleh guru sekolah dasar. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya pendidikan multikultural dalam membentuk karakter siswa yang toleran, inklusif, dan adil sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil observasi menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan sebagian besar indikator pembelajaran kebhinekaan dengan persentase capaian sebesar 75%, yang tergolong dalam kategori baik. Guru secara aktif mengenalkan budaya lokal dan nasional, mendorong komunikasi lintas budaya, serta menanamkan prinsip keadilan sosial dalam lingkungan kelas. Meskipun demikian, aspek refleksi terhadap pengalaman kebhinekaan siswa belum sepenuhnya diterapkan. Kesimpulannya, guru telah menjalankan peran strategis dalam mengintegrasikan nilai-nilai kebhinekaan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual dan partisipatif, yang mendukung pembentukan karakter Profil Pelajar Pancasila. Kata Kunci: Peran Guru, Karakter Kebhinekaan, Sekolah Dasar
REALITAS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAN PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR DALAM NOVEL TOTTO-CHAN KARYA TETSUKO KUROYANAGI Agie Nurwati; Hilaliyah, Tatu; Rosidin, Odin
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.66770

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the representation of differentiated instruction and character education in the novel Totto-chan: The Little Girl at the Window by Tetsuko Kuroyanagi. Using a descriptive qualitative approach with documentation and content analysis techniques, data were collected from excerpts in the novel that reflect educational practices at Tomoe Gakuen School. The findings indicate that differentiated instruction was implemented through student autonomy in selecting learning content, varied learning processes tailored to individual learning styles, and diverse, authentic learning products. Additionally, the character development of the main figure, Totto-chan, demonstrates the integration of moral knowledge, moral feeling, and moral behavior shaped contextually through role modeling and experiential learning. These findings highlight the potential of literary texts as an effective medium for internalizing humanistic and inclusive educational values.  Keyword: differentiated instruction, character education, Totto-chan novel   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pembelajaran berdiferensiasi dan pembentukan karakter dalam novel Totto-chan karya Tetsuko Kuroyanagi. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi dan analisis isi, data diperoleh dari kutipan-kutipan dalam novel yang mencerminkan praktik pendidikan di sekolah Tomoe Gakuen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi diterapkan melalui kebebasan dalam memilih konten belajar, variasi proses pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik, serta bentuk produk belajar yang beragam dan otentik. Selain itu, pembentukan karakter tokoh utama, Totto-chan, tergambar melalui penguatan nilai-nilai pengetahuan moral, perasaan moral, dan perilaku moral yang terbentuk secara kontekstual melalui keteladanan dan pengalaman belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi sastra dapat menjadi media efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai pendidikan yang humanis dan inklus. Kata Kunci: pembelajaran berdiferensiasi, pembentukan karakter, novel Totto-chan
EKSPLORASI KETERLIBATAN OSIS DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN SISWA DI SMAN 1 ANGGANA Nur Ulandari, Melda; Asnar, Asnar; Hardoko , Aloysius; Suryaningsih, Suryaningsi
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.66790

Abstract

Abstract: This study aims to explore how student involvement in the OSIS (Intra-School Student Organization) at SMA 1 Anggana, East Kalimantan, contributes to the development of leadership character through organizational experience. Using a qualitative phenomenological approach, data were collected through in-depth interviews with eight informants, including the OSIS president, core administrators, active members, and the supervising teacher. The main instrument was a semi-structured interview guide. Data analysis followed the Miles and Huberman model, involving data reduction, presentation, and verification. The findings reveal that active involvement in OSIS significantly shapes students’ leadership character, particularly in terms of responsibility, discipline, decision-making, and self-confidence. These results emphasize the vital role of student organizations as a platform for leadership character education in secondary schools  Keyword: Student Involvement, Student Leadership, Character Development, Organizational Experience, Secondary School Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana keterlibatan siswa dalam OSIS di SMA 1 Anggana, Kalimantan Timur, membentuk karakter kepemimpinan mereka melalui pengalaman berorganisasi. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan, terdiri dari ketua, pengurus inti, anggota aktif OSIS, dan pembina. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui proses reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam OSIS secara signifikan membentuk karakter kepemimpinan siswa, terutama pada aspek tanggung jawab, disiplin, pengambilan keputusan, dan kepercayaan diri. Temuan ini menegaskan pentingnya organisasi siswa sebagai media pembelajaran karakter kepemimpinan di sekolah. Kata Kunci: Keterlibatan OSIS, Kepemimpinan Siswa, Karakter, Pengalaman Organisasi, Sekolah Menengah
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP KERAGAMAN AGAMA DI SEKOLAH DASAR Azzahra Fitriana, Shanas; Ellianawati; Avrilianda, Decky
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.66879

Abstract

Abstract: This study aims to improve students' understanding of religious diversity in Indonesia using animated video as an audiovisual learning medium. The method used is Design and Development (D&D) with the ADDIE model. Research instruments include observation, expert validation questionnaires, tests, and interviews. Data were analyzed through expert validation, N- gain test, and pretest-posttest comparison. Expert validation averaged 91.4% (very good). The average pretest score was 59,96, increasing to 85.93 in the posttest, with an N-gain of 0,65 (moderately effective). The media is proven to be appropriate and effective in enhancing students’ learning outcomes. Keyword: animated audio visual, learning media, pancasila education learning   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi keragaman agama di Indonesia melalui media audio visual video animasi. Metode yang digunakan adalah Design and Development (D&D) dengan model ADDIE. Instrumen penelitian meliputi observasi, angket validasi ahli, tes, dan wawancara. Analisis data menggunakan validasi ahli, uji N- gain, dan perbandingan pretest-posttest. Hasil validasi ahli menunjukkan rata-rata 91,4% (sangat baik). Rata-rata nilai pretest diperoleh rata-rata nilai pretest sebesar 59,96 meningkat menjadi 85,93 pada posttest, dengan N-gain sebesar 0,65 (cukup efektif). Media terbukti layak dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: media audio visual animasi, media pembelajaran, pendidikan pancasila
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI CANVA TERHADAP KREATIVITAS GURU Denggo, Dinda Claudia Risal; Cayati; Perawati Bte Abustang; Nurhadifah Amaliyah
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.66895

Abstract

Abstract: This study aims to see the effect of using the Canva application on teacher creativity using a quantitative approach with an ex post facto research type. Respondents in this study were class teachers and subject teachers at SDN Bawakaraeng 1 Makassar City with a sample size of 24 teachers. The sampling technique used was the saturated sample technique, by taking the entire population as a sample. The results of the study were divided into descriptive analysis and inferential analysis. It can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted so that it can be said that the use of the Canva application has an effect on teacher creativity. Keyword: Canva application, creativity of teachers and elementary schools   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan aplikasi canva terhadap kreativitas guru menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Responden dalam penelitian ini merupakan guru kelas dan guru bidang studi di SD Negeri Bawakaraeng 1 Kota Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 24 guru. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh, dengan mengambil seluruh populasi sebagai sampel. Hasil penelitian dibagi menjadi analisis deskriptif dan analisis inferensial dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan aplikasi canva berpengaruh terhadap kreativitas guru. Kata Kunci: Aplikasi canva, kreativitas guru dan sekolah dasar
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM PADA PEMBELAJARAN SISWA DI UPT SPF SD INPRES PERUMNAS ANTANG III Evi, Sri; Perawati Bte Abustang; Syamsul Alam; Jusmawati
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.66941

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effectiveness of the use of the Google Classroom application on student learning at the UPT SPF SD Inpres Perumnas Antang III. This study is an experimental study using a quantitative approach. The sample of this study were students who were randomly selected in class V A, V B, and V C with sampling using simple random sampling. The sample in this study was 29 class V A students consisting of 15 boys and 14 girls. The research instruments used were observation sheets, learning outcome tests, questionnaires and documentation. The results of the study were divided into descriptive analysis and inferential analysis. It can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted so that it can be said that the use of the Canva application has an effect on teacher creativity.  Keyword: Google Classroom, Student Learning, Class V Learning Outcomes.  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi google classroom pada pembelajaran siswa di UPT SPF SD Inpres Perumnas Antang III. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah siswa yang dipilih secara acak pada kelas V A, V B, dan V C dengan pengambilan sampel yaitu menggunakan simple ramdom sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 29 siswa kelas V A yang terdiri dari 15 laki-laki dan 14 perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, tes hasil belajar, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian dibagi menjadi analisis deskriptif dan analisis inferensial dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan aplikasi canva berpengaruh terhadap kreativitas guru. Kata Kunci: Google Classroom, Pembelajaran Siswa, Hasil belajar Kelas V.