cover
Contact Name
Septian Prawijaya
Contact Email
wijaya@unimed.ac.id
Phone
+6281396906213
Journal Mail Official
jurnalsekolah@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JS (Jurnal Sekolah)
ISSN : 25488856     EISSN : 2549127X     DOI : https://doi.org/10.24114/js.v7i2
Core Subject : Education,
JS (Jurnal Sekolah) berisi artikel yang berkaitan dengan pendidikan, yang meliputi pembelajaran, hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah), dikelola oleh Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JS (Jurnal Sekolah) merupakan jurnal yang berisi tulisan Dosen, Guru, dan Mahasiswa. Diterbitkan empat kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September dan Desember dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi PGSD FIP UNIMED. Agenda JS (Jurnal Sekolah) menjadi penting perannya bagi Prodi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi pendidikan yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, JS (Jurnal Sekolah) diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah) pertama kali terbit pada tahun 2016. Ketika itu, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak, namun belum mempunyai ISSN elektronik. Seiring berjalannya waktu, JS (Jurnal Sekolah) terus belajar dan mencoba mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Hingga saat ini, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak dan elektronik. ISSN Cetak: 2548-8856 dan ISSN Elektronik: 2549-127X. Secara perlahan pada 2016, menerbitkan tulisan secara online (electronic journal) yang berbasis OJS (Open Journal System) pada laman: http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/js.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 725 Documents
PENGARUH ASESMEN KINERJA BERORIENTASI KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDHA DALAM TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN LITERASI HUMANISTIK Wartawan, Putu Gede; Sedana , I Made; Sanjaya, Putu
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.65986

Abstract

Abstrak: Penelitian eksperimen ini menguji pengaruh asesmen kinerja berorientasi Tri Kaya Parisudha dalam pembelajaran fisika terhadap sikap ilmiah dan literasi humanistik siswa SMA Negeri 4 Singaraja. Menggunakan desain posttest-only control group, sampel terdiri dari 76 siswa (kelas XI D dan XI F) yang dipilih secara acak. Analisis MANOVA menunjukkan perbedaan signifikan pada: (1) Pada sikap ilmiah (F= 23,290; p< 0,001; Δmean= 10,260), (2) Pada literasi humanistik (F= 9,235; p< 0,001; Δmean = 5,130), dan (3) keduanya secara simultan (F= 44,766; p< 0,001). Hasil membuktikan keunggulan asesmen berbasis Tri Kaya Parisudha dibanding konvensional dapat miningkatkan sikap ilmiah dan literasi humanistik. Kata Kunci: Asesmen Kinerja, Tri Kaya Parisudha, Sikap Ilmiah, Literasi Humanistik.
ANALISIS KEMAMPUAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Tasyadri, Widia; Sihombing, Junifa Layla; Wahyu Nugraha, Asep; Andi Syahputra, Ricky; Amdayani, Susilawati
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.66317

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the relationship between math skills and chemistry learning outcomes of MAN 1 Medan students. This research is quantitative using basic linear regression analysis. The sample was taken by purposive sampling and a sample of one class was selected, namely XI MIPA 2. The instrument used was a test consisting of 10 essay questions on each chemistry question sheet of buffer solution and math ability. Analysis of research instruments was carried out with qualitative analysis and hypothesis testing was carried out with correlation and determination coefficient tests. The results of data analysis showed a positive and strong relationship between math ability and chemistry learning outcomes, this is evidenced by the acquisition of a sig value of 0.00 <0.05 and a correlation coefficient of 0.809. As for the contribution of the influence of math ability on chemistry learning outcomes of 65.4% to learning outcomes and other factors affect the remaining 34.6%. Keyword: Chemistry Learning Outcomes, Math Skills, Buffer Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kemampuan matematika dan hasil belajar kimia siswa MAN 1 Medan. Penelitian ini termasuk kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier dasar. Sampel diambil secara purposive sampling dan dipilih sampel dari satu kelas, yaitu XI MIPA 2. Instrumen yang digunakan ialah tes yang terdiri dari 10 soal esai pada masing-masing lembar soal kimia larutan penyangga dan kemampuan matematika. Analisis instrumen penelitian dilakukan dengan analisis kualitatif dan pengujian hipotesis dilakukan dengan uji koefien korelasi dan determinasi. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan positif dan kuat antara kemampuan matematika dan hasil belajar kimia, hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai sig 0,00< 0,05 dan koefisien korelasi sebesar 0,809. Adapun untuk kontribusi pengaruh kemampuan matematika terhadap hasil belajar kimia sebesar 65,4% terhadap hasil belajar dan faktor lain memengaruhi 34,6% sisanya. Kata Kunci: Hasil Belajar Kimia, Kemampuan Matematika, Larutan Penyangga
A LITERATURE REVIEW: IMPLEMENTASI METODE PEER-TUTORING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Leihitu, Sharly Prisca Maria; Degeng, Made Duananda Kartika; Wedi, Agus
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.66344

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka mengenai implementasi metode peer tutoring dalam pembelajaran bahasa Inggris. Peer tutoring merupakan strategi pembelajaran yang melibatkan interaksi antara sesama siswa, di mana satu siswa berperan sebagai tutor bagi siswa lainnya. Metode ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan berbagai keterampilan berbahasa, seperti berbicara (speaking), mendengarkan (listening), membaca (reading), dan menulis (writing). Selain itu, penerapan peer tutoring juga berdampak positif terhadap motivasi belajar, kepercayaan diri, serta pengembangan karakter sosial siswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis sepuluh jurnal akademik yang membahas efektivitas peer tutoring dalam pembelajaran bahasa Inggris. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan kolaboratif, sehingga meningkatkan hasil pembelajaran secara signifikan. Namun, beberapa tantangan dalam implementasi peer tutoring, seperti kesulitan komunikasi, manajemen waktu, dan kurangnya keterampilan mengajar dari tutor sebaya, juga diidentifikasi dalam penelitian ini. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang matang, termasuk pelatihan bagi tutor sebaya, agar metode ini dapat diterapkan secara optimal. Dengan demikian, peer tutoring merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris, dengan catatan bahwa tantangan yang ada dapat diatasi melalui strategi pendukung yang tepat. Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa Inggris, tinjauan pustaka, keterampilan berbahasa, motivasi belajar
PENDAMPINGAN LITERASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASAR Halimatussakdiah; Nabila , Mutiara; Harahap , Muharrina; Nurmayani; Masri Perangin-angin, Laurensia; Free Unita Manurung, Imelda
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.67261

Abstract

Abstract: Improving teachers' pedagogical competence is essential to support effective and innovative learning. One of the main aspects in strengthening these competencies is digital literacy, which allows teachers to utilize technology in learning. This study aims to analyze the impact of the digital literacy mentoring program on improving the pedagogical competence of primary school teachers. The activity was conducted in Deli Tua sub-district involving 50 teachers from two elementary schools. The methods used included pre-test and post-test to measure initial understanding and skill improvement, as well as in-person and online training-based mentoring. The results showed significant improvements in the understanding and application of learning technology, with 85% of teachers understanding digital literacy and 80% able to integrate technology in learning tools. The peer-to-peer approach also proved effective in strengthening collaboration between teachers. Nonetheless, challenges such as limited access to technology and low initial skills still need to be addressed through continuous mentoring and the development of digital literacy communities. Thus, this program contributes to the transformation of digital-based education in primary schools Keyword: Digital literacy, pedagogical competence, mentoring, primary school teachers, learning technology Abstrak: Peningkatan kompetensi pedagogik guru sangat penting untuk mendukung pembelajaran yang efektif dan inovatif. Salah satu aspek utama dalam penguatan kompetensi ini adalah literasi digital, yang memungkinkan guru memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program pendampingan literasi digital terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru sekolah dasar. Kegiatan dilakukan di Kecamatan Deli Tua dengan melibatkan 50 guru dari dua sekolah dasar. Metode yang digunakan mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman awal dan peningkatan keterampilan, serta pendampingan berbasis pelatihan langsung dan daring. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penerapan teknologi pembelajaran, dengan 85% guru memahami literasi digital dan 80% mampu mengintegrasikan teknologi dalam perangkat pembelajaran. Pendekatan peer-to-peer juga terbukti efektif dalam memperkuat kolaborasi antar guru. Meskipun demikian, tantangan seperti keterbatasan akses teknologi dan keterampilan awal yang rendah masih perlu diatasi melalui pendampingan berkelanjutan dan pengembangan komunitas literasi digital. Dengan demikian, program ini berkontribusi terhadap transformasi pendidikan berbasis digital di sekolah dasar. Kata Kunci: Literasi digital, kompetensi pedagogik, pendampingan, guru sekolah dasar, teknologi pembelajaran
PENYUSUNAN MODUL AJAR BERBASIS DIGITAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN LITERASI DAN KARAKTER SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB TAMAN PENDIDIKAN ISLAM MEDAN AMPLAS Masri Perangin-angin, Laurensia; Halimatussakdiah; Saroh Nasution , Mai; Nurmayani; Rangkuti, Irsan
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.67262

Abstract

Abstract: This research aims to improve the effectiveness of learning in SLB TPI Medan Amplas through the development of digital teaching modules for students with special needs. The method used includes four stages: (1) needs analysis, (2) implementation of teacher training and module preparation, (3) evaluation through trials, (4) and follow-up revision and development of modules. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and questionnaires. Data analysis techniques were conducted to evaluate the effectiveness of the developed digital teaching modules. The research was conducted at SLB TPI Medan Amplas in the period January to November 2025. The results showed that the use of digital teaching modules significantly improved teachers' digital literacy, with an increase in the ability to use technology by 85 to 95%. In addition, learners showed increased engagement in learning, with the average score of learning activities increasing from 2.4 to 3.0 after the use of digital modules to 4.1 to 4.6. The use of technology also enables the application of character values in learning, resulting in a more interactive and inclusive learning experience for students with special needs. Keyword: SLB TPI; Digital Learning; Digital Literacy; Teaching Module. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di SLB TPI Medan Amplas melalui pengembangan modul ajar digital bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan mencakup empat tahap: (1) analisis kebutuhan, (2) pelaksanaan pelatihan guru dan penyusunan modul, (3) evaluasi melalui uji coba, (4) serta tindak lanjut revisi dan pengembangan modul. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan angket.Teknik analisis data dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas modul ajar digital yang dikembangkan. Penelitian dilaksanakan di SLB TPI Medan Amplas pada periode bulan Januari hingga November 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan modul ajar digital secara signifikan meningkatkan literasi digital guru, dengan peningkatan kemampuan untuk menggunakan teknologi sebesar 85 hingga 95%. Selain itu, peserta didik menunjukkan peningkatan keterlibatan dalam pembelajaran, dengan skor rata-rata aktivitas belajar meningkat dari 2,4 hingga 3,0 setelah penggunaan modul digital menjadi 4,1 hingga 4,6. Penggunaan teknologi juga memungkinkan penerapan nilai karakter dalam pembelajaran, yang menghasilkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus. Kata Kunci: SLB TPI; Pembelajaran Digital; Literasi Digital; Modul ajar.
PENGEMBANGAN PERMAINAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN GAME BASED LEARNING MATERI ARUS LISTRIK PADA SISWA SMK Afidah, Atik Nurul; Praherdhiono, Henry; Kurniawan, Citra
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.67271

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pengembangan ini untuk menghasilkan bahan belajar berupa permainan digital Fisika berbasis game. Metode penelitian yang digunakan yakni Model R&D dengan merujuk pola model pengembangan yang diadaptasikan dari Lee dan Owens. Tahapan pengembangan media menurut Lee & Owen sebagai berikut: (1) Asessment and Analysis (2) Design (3) Development (4) Implementation (5) Evaluation. Subyek penelitian adalah 35 siswa kelas 10 SMKN 2 Sukorejo Kabupaten Pasuruan. Untuk mengukur kefektifian modul digital berbasis game adalah dengan angket respon siswa serta menggunakan tes kemampuan awal (pretest) dan tes kemampuan akhir (posttest). Hasil pengembangan diperoleh dari uji validasi ahli materi mendapatkan hasil 0,93 atau 93%. Materi yang terkandung pada Permainan Digital Fisika Materi Arus Listrik Berbasis Game (Game-Based Digital Module) dinilai sangat valid sehingga modul digital tersebut layak untuk diuji cobakan kepada peserta didik. Hasil validasi media mendapatkan hasil 0,84 atau 84%, berarti bahwa media valid membantu kegiatan belajar siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Skor angket respon siswa 0,968 atau 96,8%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa modul digital Fisika berbasis game dinilai efektif digunakan dalam pembelajaran, hal tersebut berdasarkan hasil dari uji paired sample t-test yakni didapatkan nilai sig.(2-Tailed) adalah 0,000<0,05. Kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai tes kemampuan awal (pre test) dan nilai tes kemampuan akhir (post test). Perbedaan tersebut membawa pada kesimpulan efektivitas pembelajaran. Kata Kunci: Modul Digital, Pembelajaran Berbasis Permainan Digital, Fisika Arus Listrik
PENERAPAN PROGRAM CALISTUNG (MEMBACA, MENULIS, BERHITUNG) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR Urrizkiyah, Ikna; Sutriyani, Wulan
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.67342

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak program Calistung terhadap keterampilan literasi dan numerasi siswa kelas 3 SD N 1 Lebak. permasalahan yang dibahas adalah rendahnya kemampuan literasi dan numerasi yang berpengaruh pada prestasi akademik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data diperoleh melalui tes literasi numerasi sebelum dan setelah penerapan program. Hasil uji T menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (T-hitung > T-tabel, sig < 0,05). Nilai R-Square 0,506 mengindikasikan pengaruh positif program Calistung terhadap peningkatan literasi numerasi, dengan rata-rata skor eksperimen 77 dan kontrol 57. Kata Kunci: Literasi Numerasi, Calistung, Peserta Didik
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) BERBASIS NEUROSAINS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKn SISWA SMP KELAS VIII Sarianto; Sukmayadi, Dodi; Syafruddin
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.67354

Abstract

Abstract: Students' learning motivation in the subject of Pancasila and Citizenship Education (PPKn) at SMPIT Darul Fikri is still relatively low, which has an impact on understanding the concepts and application of Pancasila values in everyday life. One of the factors causing this is the conventional learning methods that are less interactive, such as lectures (expository), which make students passive and less interested in the learning process. To overcome this problem, this research applies the neuroscience-based Problem Based Learning (PBL) model to improve student motivation and learning outcomes. This approach is based on the principle that learning that considers how the brain works can increase student engagement and help them understand the material more effectively. This study used a quantitative method with an experimental design, comparing a class taught using neuroscience-based PBL with a class taught using the expository method. Data were collected through learning outcome tests and learning motivation questionnaires, then analyzed using statistical tests. The results showed that there was a significant increase in the motivation and learning outcomes of students taught with the neuroscience-based PBL model compared to the expository method. The average N-Gain value of learning outcomes in the experimental class was higher than the control class, indicating that this approach is effective in improving students' understanding of Civics material. The conclusion of this study is that the application of neuroscience-based PBL can improve student motivation and learning outcomes in Civics subjects. This approach provides a more active learning experience, stimulates student engagement, and increases the internalization of national values. Therefore, it is recommended for educators to adopt more innovative and neuroscience-based learning methods to improve learning effectiveness. Keyword: Learning Motivation, Problem Based Learning (PBL), Neuroscience, Pancasila and Civics Education (PPKn), Learning Outcomes Abstrak: Motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMPIT Darul Fikri masih tergolong rendah, yang berdampak pada pemahaman konsep dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu faktor penyebabnya adalah metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif, seperti ceramah (ekspositori), yang membuat siswa pasif dan kurang tertarik dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini menerapkan model Problem Based Learning (PBL) berbasis neurosains guna meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Pendekatan ini didasarkan pada prinsip bahwa pembelajaran yang mempertimbangkan cara kerja otak dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan membantu mereka memahami materi dengan lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen, membandingkan kelas yang diajar menggunakan PBL berbasis neurosains dengan kelas yang diajar menggunakan metode ekspositori. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan angket motivasi belajar, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam motivasi dan hasil belajar siswa yang diajar dengan model PBL berbasis neurosains dibandingkan dengan metode ekspositori. Nilai rata-rata N-Gain hasil belajar di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PPKn. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan PBL berbasis neurosains dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, menstimulasi keterlibatan siswa, dan meningkatkan internalisasi nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, disarankan bagi pendidik untuk mengadopsi metode pembelajaran yang lebih inovatif dan berbasis neurosains guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Problem Based Learning (PBL), Neurosains, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Hasil Belajar
HOME NUMERACY ANAK KELAS V SEKOLAH DASAR BERDASARKAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA Rani Eka Nuraeni; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Ika Fitri Apriani
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.65458

Abstract

Abstract: This study explores how parental socioeconomic status influences the Home Numeracy practices of fifth-grade students at SDN Giriwangi using a qualitative case study approach. Data were collected from five students and their parents through interviews, observation, and documentation. Despite low education and income levels, many parents showed care and involvement in their children’s numeracy activities. Support ranged from engaging in contextual learning to minimal involvement due to work demands. The study highlights that parental awareness and involvement are more influential than socioeconomic status in shaping Home Numeracy practices.  Keyword: Home Numeracy, Elementary School, Socioeconomic Status, Parenting   Abstrak: Penelitian ini mengkaji pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap praktik numerasi di rumah pada siswa kelas V SDN Giriwangi dengan pendekatan kualitatif studi kasus. Data diperoleh dari lima siswa dan orang tuanya melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Meskipun sebagian besar orang tua memiliki latar belakang pendidikan dan pendapatan yang rendah, banyak dari mereka tetap menunjukkan kepedulian dan keterlibatan dalam aktivitas numerasi anak. Dukungan yang diberikan bervariasi, mulai dari pembelajaran kontekstual hingga keterlibatan minimal karena tuntutan pekerjaan. Studi ini menekankan bahwa kesadaran dan keterlibatan orang tua lebih berpengaruh daripada status sosial ekonomi dalam mendukung numerasi anak. Kata Kunci: Home Numeracy, Sekolah Dasar, Status Sosial Ekonomi, Pola Asuh
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Eis Masfiroh; Seni Apriliya; Dwi Alia
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.65561

Abstract

Abstract: This study is a qualitative study that aims to describe the reading literacy skills of fifth grade students in an elementary school in Cimanggu District in three aspects, namely the aspect of finding information, the aspect of interpreting and integrating, and the aspect of evaluating and reflecting on the contents of the reading. The subjects in this study were fifth grade students, with data collection techniques in the form of tests on 21 students, and interviews. Interviews were conducted using purposive sampling. Data analysis techniques were carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This study shows that the reading literacy skills of fifth grade students vary in each aspect. Most students are able to find written information well, but still have difficulty in interpreting, integrating, and reflecting on the contents of the reading. The ability to evaluate and reflect on the contents of the reading is the weakest aspect, especially for students with sufficient and lacking categories.  Keyword: Ability, Literacy, Reading   Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi membaca siswa kelas V di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Cimanggu dalam tiga aspek yakni aspek menemukan informasi, aspek menginterpretasi dan mengintegrasikan serta aspek mengevaluasi dan merefleksi isi bacaan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V, dengan teknik pengumpulan data berupa tes kepada 21 siswa, dan wawancara. Wawancara dilakukan menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi membaca siswa kelas V bervariasi pada tiap aspeknya. Sebagian besar siswa mampu menemukan informasi tersurat dengan baik, namun masih kesulitan dalam menginterpretasi dan mengintegrasikan serta merefleksikan isi bacaan. Kemampuan mengevaluasi dan merefleksikan isi bacaan menjadi aspek yang paling lemah, terutama pada siswa dengan kategori cukup dan kurang. Kata Kunci: Kemampuan, Literasi, Membaca