cover
Contact Name
Septian Prawijaya
Contact Email
wijaya@unimed.ac.id
Phone
+6281396906213
Journal Mail Official
jurnalsekolah@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JS (Jurnal Sekolah)
ISSN : 25488856     EISSN : 2549127X     DOI : https://doi.org/10.24114/js.v7i2
Core Subject : Education,
JS (Jurnal Sekolah) berisi artikel yang berkaitan dengan pendidikan, yang meliputi pembelajaran, hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah), dikelola oleh Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JS (Jurnal Sekolah) merupakan jurnal yang berisi tulisan Dosen, Guru, dan Mahasiswa. Diterbitkan empat kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September dan Desember dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi PGSD FIP UNIMED. Agenda JS (Jurnal Sekolah) menjadi penting perannya bagi Prodi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi pendidikan yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, JS (Jurnal Sekolah) diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah) pertama kali terbit pada tahun 2016. Ketika itu, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak, namun belum mempunyai ISSN elektronik. Seiring berjalannya waktu, JS (Jurnal Sekolah) terus belajar dan mencoba mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Hingga saat ini, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak dan elektronik. ISSN Cetak: 2548-8856 dan ISSN Elektronik: 2549-127X. Secara perlahan pada 2016, menerbitkan tulisan secara online (electronic journal) yang berbasis OJS (Open Journal System) pada laman: http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/js.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 816 Documents
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU MELALUI MOTIVASI KERJA DI SD NEGERI KECAMATAN SAMARINDA SEBERANG Wahyudi Nafarin; Nurlaili; Amir Masruhim; Laili Qomariyah; Usfandi Haryaka; Jamil
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bkqhqd40

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of principals’ transformational leadership style and teachers’ competence on teacher performance, both directly and indirectly through work motivation as an intervening variable. The study employed a quantitative approach using a survey method involving 177 public elementary school teachers in the Samarinda Seberang District. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using path analysis. The results indicate that principals’ transformational leadership style and teachers’ competence have a significant effect on work motivation. Furthermore, work motivation has a significant effect on teacher performance and is able to mediate the influence of transformational leadership and teacher competence on teacher performance. These findings emphasize that improving teacher performance depends not only on professional competence but also on the effectiveness of school leadership in fostering teachers’ work motivation. This study provides practical implications for the management of elementary schools, particularly in strengthening transformational leadership and the continuous development of teacher competence. Keywords: transformational leadership, teacher competence, work motivation, teacher performance.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan kompetensi guru terhadap kinerja guru, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja sebagai variabel antara (intervening). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 177 guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Samarinda Seberang. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan kompetensi guru berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja. Selain itu, motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru serta mampu memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional dan kompetensi guru terhadap kinerja guru. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru tidak hanya bergantung pada kompetensi profesional, tetapi juga pada efektivitas kepemimpinan sekolah dalam menumbuhkan motivasi kerja guru. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan sekolah dasar, khususnya dalam memperkuat kepemimpinan transformasional dan pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, kompetensi guru, motivasi kerja, kinerja guru
PEMBELAJARAN LITERASI DIGITAL BERBASIS INTERACTIVE FLAT PANEL BERMUATAN KEARIFAN LOKAL UNTUK PENGUATAN KARAKTER, KESEHATAN MENTAL, DAN KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA ANAK SEKOLAH DASAR Halimatussakdiah; Frinawaty Lestarina Barus; Naswah Amirah; Yusron Abda’u Anya; Reza Rafizal
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/1thb1e89

Abstract

Abstract: This study was motivated by the low digital literacy, psychosocial challenges, and high disaster risks faced by elementary school students in the Siosar relocation area, Karo Regency, following the eruption of Mount Sinabung. The study aimed to develop an Interactive Flat Panel (IFP)-based digital literacy learning model incorporating local wisdom to strengthen character, support mental health, and enhance disaster preparedness among students. The study employed the Research and Development (R&D) method using the Four-D (4D) model, comprising the define, design, develop, and disseminate stages. Data were collected through observation and questionnaires, then analyzed both qualitatively and quantitatively. The research outputs consist of a learning model, learning materials, and IFP-based media, all validated through expert reviews and limited trials. The developed model is expected to serve as a valid, practical, and effective learning innovation for improving digital literacy, character, mental health, and disaster preparedness among elementary school students in disaster-prone areas. Keywords: digital literacy, Interactive Flat Panel (IFP), local wisdom, disaster preparedness, elementary school.   Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital, tantangan psikososial, serta tingginya risiko bencana yang dihadapi siswa sekolah dasar di kawasan relokasi Siosar, Kabupaten Karo, pascaerupsi Gunung Sinabung. Penelitian bertujuan mengembangkan model pembelajaran literasi digital berbasis Interactive Flat Panel (IFP) bermuatan kearifan lokal untuk memperkuat karakter, mendukung kesehatan mental, dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Four-D (4D), meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Luaran penelitian berupa model pembelajaran, perangkat pembelajaran, serta media berbasis IFP yang divalidasi melalui uji ahli dan uji coba terbatas. Model yang dikembangkan diharapkan menjadi inovasi pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi digital, karakter, kesehatan mental, dan kesiapsiagaan bencana siswa sekolah dasar di wilayah rawan bencana. Kata kunci: literasi digital, Interactive Flat Panel (IFP), kearifan lokal, kesiapsiagaan bencana, sekolah dasar.    
TANTANGAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DI DAERAH PERBATASAN DALAM MENGHADAPI ERA DIGITAL Apri Kurniawan; Herkulanus Pongkot
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/79hapy81

Abstract

Abstract: This reserch aims to identify the challangers in facing the digital era, particularly in the border areas. The reasearch uses a mixed-methods approach. Quantitative data was collected through questionnaires, while qualitative data was gathered through interviews with school principals, Catholic religious education teachers, and students. The results reveal several significant obstacles, including limited school Wi-Fi access, which restricts students' internet usage, difficulties for some students in operating laptops/computers, and distractions from phone notifications during lessons. Additionally, infrastructural challenges such as unstable signal and electricity, as well as the negative impacts of the internet like online gambling, also pose challenges. Keyword: Challenges of Catholic Religious Education, Digital Era, Border Region Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan menghadapi era digital, khususnya di daerah perbatasan. Bentuk penelitian yang digunakan yaitu metode Mixed Method. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara kepala sekolah, guru pendidikan agama katolik, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan berbagai kendala signifikan, meliputi keterbatasan akses Wi-Fi sekolah yang membatasi penggunaan internet siswa, kesulitan sebagian siswa mengoperasikan laptop/komputer, serta distraksi dan notifikasi HP saat pembelajaran. Selain itu kendala infrastruktur seperti sinyal dan listrik, serta dampak negatif internet seperti judol juga turut menjadi tantangan. Kata Kunci: Tantangan Pendidikan Agama Katolik, Era Digital, Daerah Perbatasan
PERAN RESILIENSI DALAM MEMEDIASI SELF-COMPASSION DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP BURNOUT GURU SEKOLAH DASAR Sotinsia Desi Lastsari; Laili Komariyah; Azainil Azainil; Moh. Bahzar; Haeruddin Haeruddin; Akhmad Akhmad
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/h8ntax05

Abstract

Abstract: This study examines the mediating role of resilience in the relationship between self-compassion, social support, and teacher burnout in elementary schools. A quantitative ex post facto design was employed. The sample consisted of 230 teachers selected from 484 public elementary school teachers in Sungai Kunjang District, Samarinda. Data were collected using validated scales of self-compassion, social support, resilience, and burnout. Path analysis was conducted to test the mediation model. The results indicate that self-compassion and social support significantly influence resilience. However, both variables do not directly affect burnout. Resilience significantly affects burnout and fully mediates the relationship between self-compassion, social support, and burnout. Strengthening teacher resilience is therefore essential to reduce burnout risk. Keyword: resilience, self-compassion, social support, burnout. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran resiliensi dalam memediasi hubungan self-compassion dan dukungan sosial terhadap burnout guru sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Sampel berjumlah 230 guru dari populasi 484 guru SD Negeri di Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda yang dipilih menggunakan proportionate random sampling. Instrumen penelitian berupa skala self-compassion, dukungan sosial, resiliensi, dan burnout yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-compassion dan dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap resiliensi. Self-compassion dan dukungan sosial tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap burnout. Resiliensi berpengaruh signifikan terhadap burnout serta memediasi secara penuh hubungan self-compassion dan dukungan sosial terhadap burnout. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan resiliensi sebagai strategi preventif dalam menekan risiko burnout guru sekolah dasar. Kata Kunci: resiliensi, self-compassion, dukungan sosial, burnout  
MODEL PEMBIAYAAN PENDIDIKAN BERBASIS GOOD GOVERNANCE UNTUK MEWUJUDKAN SEKOLAH EFEKTIF Yasinta Monitasari; Ambar Sri Pratiwi; Alya Puspita Zahra; Widyatmike Gede Mulawarman; Mukhamad Nurhadi
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 4 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gxmne565

Abstract

Abstract: This study aims to reconstruct an education financing model based on good governance principles to achieve effective schools. The method used is a literature review by analyzing various sources such as scientific journals, books, and relevant research reports related to educational financing and governance. The results show that education financing plays a crucial role in improving educational quality, not only in terms of fund availability but also in its management, which includes planning, utilization, supervision, and accountability. The implementation of good governance principles such as transparency, accountability, and participation has a positive impact on the effectiveness of education fund management, particularly school operational funds (BOS). However, several challenges remain, including limited funding sources, lack of transparency and accountability, and minimal stakeholder involvement. Therefore, it is necessary to reconstruct an education financing model that integrates needs-based budgeting, enhanced transparency and accountability, strengthened stakeholder participation, and continuous evaluation. This model is expected to create more effective and efficient financial management and support the improvement of education quality.  Keyword: Accountability, Education Financing, Effective Schools, Good Governance, Transparency. Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk merekonstruksi model pembiayaan pendidikan berbasis good governance dalam rangka mewujudkan sekolah yang efektif. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan dengan pembiayaan pendidikan dan tata kelola yang baik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembiayaan pendidikan memiliki peran penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan, tidak hanya dari aspek ketersediaan dana, tetapi juga dari pengelolaannya yang meliputi perencanaan, penggunaan, pengawasan, dan pertanggungjawaban. Penerapan prinsip good governance seperti transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi terbukti mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan dana pendidikan, khususnya dana BOS. Keterbatasan sumber dana, rendahnya transparansi dan akuntabilitas, serta minimnya keterlibatan stakeholder dalam pengelolaan keuangan sekolah masih menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi model pembiayaan pendidikan yang mengintegrasikan perencanaan anggaran berbasis kebutuhan, peningkatan transparansi dan akuntabilitas, serta penguatan partisipasi stakeholder dan sistem evaluasi yang berkelanjutan. Model ini diharapkan dapat menciptakan pengelolaan keuangan sekolah yang lebih efektif, efisien, dan berfokus pada peningkatan mutu pendidikan. Kata Kunci: Akuntabilitas Pembiayaan Pendidikan, Good Governance, Sekolah Efektif, Transparansi.
PENERAPAN DEEP LEARNING DALAM PERSONALISASI PENGEMBANGAN PROFESIONAL GURU SEKOLAH DASAR Moch Affan Shafry Bukhori; Yuhanita Ulziya; Erna Yayuk; Billa Putri Bunga
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 4 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/h3zsz808

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to examine the effect of deep learning–based training on improving teacher performance at SD Muhammadiyah 4 Batu. This study employs a quasi-experimental design with pre-test and post-test on 30 subjects, consisting of teachers who have participated in deep learning training and those who have not. The data were analyzed using a paired sample t-test, normality test, homogeneity of variance test, reliability test, and linear regression using SPSS version 25. The results showed a significant increase in teacher performance after training, with a significance value of 0.000 (p < 0.05). The paired sample t-test showed a t-value of -5.275 with a mean difference of -15.56, indicating a substantial improvement in performance from pre-test to post-test. Normality tests using Shapiro-Wilk showed that the data for both pre-test and post-test were normally distributed for both experimental and control groups. Homogeneity of variance tests using Levene's Test showed that the variances between the groups were homogeneous (p = 0.950 for pre-test and p = 0.544 for post-test). Reliability tests using Cronbach’s Alpha indicated very high consistency, with values of 0.962 for the pre-test and 0.922 for the post-test, indicating excellent internal consistency of the instruments. Linear regression analysis with ANOVA confirmed that deep learning-based training had a significant effect on teacher performance, with a p-value of 0.013. This study confirms the effectiveness of deep learning in personalizing professional development for teachers and provides both theoretical and practical contributions to the development of technology-based educational policies. Keyword: Deep Learning, Teacher Performance, Professional Development, Social Constructivism.   Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh pelatihan berbasis deep learning terhadap peningkatan kinerja guru di SD Muhammadiyah 4 Batu, dengan  menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pre-test dan post-test pada 30 subjek yang sudah pernah mengikuti pelatihan deep learning dan yang belum mengikuti pelatihan deep learning, data dianalisis melalui uji t sampel berpasangan, uji normalitas, uji homogenitas varians, uji reliabilitas, dan regresi linier dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kinerja guru setelah pelatihan, dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Uji t sampel berpasangan menghasilkan nilai t sebesar -5,275 dengan rata-rata perbedaan sebesar -15,56, yang menunjukkan peningkatan kinerja yang nyata antara sebelum dan sesudah perlakuan. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pada pre-test dan post-test terdistribusi normal untuk kedua kelompok eksperimen dan kontrol. Uji homogenitas varians menggunakan Levene's Test juga menunjukkan bahwa variansi antar kelompok adalah homogen (p = 0,950 pada pre-test dan p = 0,544 pada post-test). Uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha menunjukkan nilai yang sangat tinggi, yaitu 0,962 pada pre-test dan 0,922 pada post-test, yang menandakan konsistensi internal instrumen yang sangat baik. Analisis regresi linier dengan ANOVA menunjukkan bahwa pelatihan berbasis deep learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja guru, dengan nilai p sebesar 0,013. Penelitian ini mengonfirmasi efektivitas deep learning dalam personalisasi pengembangan profesional guru dan memberikan kontribusi teoritis dan praktis untuk pengembangan kebijakan pendidikan berbasis teknologi. Kata Kunci: Deep Learning, Kinerja Guru, Pengembangan Profesional, Konstruktivisme Sosial