cover
Contact Name
Septian Prawijaya
Contact Email
wijaya@unimed.ac.id
Phone
+6281396906213
Journal Mail Official
jurnalsekolah@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JS (Jurnal Sekolah)
ISSN : 25488856     EISSN : 2549127X     DOI : https://doi.org/10.24114/js.v7i2
Core Subject : Education,
JS (Jurnal Sekolah) berisi artikel yang berkaitan dengan pendidikan, yang meliputi pembelajaran, hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah), dikelola oleh Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JS (Jurnal Sekolah) merupakan jurnal yang berisi tulisan Dosen, Guru, dan Mahasiswa. Diterbitkan empat kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September dan Desember dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi PGSD FIP UNIMED. Agenda JS (Jurnal Sekolah) menjadi penting perannya bagi Prodi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi pendidikan yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, JS (Jurnal Sekolah) diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah) pertama kali terbit pada tahun 2016. Ketika itu, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak, namun belum mempunyai ISSN elektronik. Seiring berjalannya waktu, JS (Jurnal Sekolah) terus belajar dan mencoba mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Hingga saat ini, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak dan elektronik. ISSN Cetak: 2548-8856 dan ISSN Elektronik: 2549-127X. Secara perlahan pada 2016, menerbitkan tulisan secara online (electronic journal) yang berbasis OJS (Open Journal System) pada laman: http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/js.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 791 Documents
DIDACTICAL DESIGN RESEARCH SEBAGAI PENDEKATAN PENGEMBANGAN MEDIA AJAR DIGITAL BERBASIS MENU MBG PADA PEMBELAJARAN RANTAI MAKANAN Shofiyah, Siti Nur Aina; Suratno, Tatang; Nuraeni, Hasna
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tfjsar45

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan Didactical Design Research (DDR) dalam pengembangan media ajar digital pada pembelajaran rantai makanan yang dikontekstualisasikan dengan Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah dasar. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi kerangka DDR dengan konteks autentik menu MBG sebagai sumber belajar, sehingga desain didaktis disusun tidak hanya berbasis kurikulum, tetapi juga berangkat dari pengalaman keseharian siswa. Pendekatan DDR diterapkan melalui tahapan analisis prospektif, metapedadidaktik, dan retrospektif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar. Instrumen penelitian meliputi tes learning obstacles, wawancara, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain modul dengan mengembangkan media ajar digital berbasis menu MBG dapat mereduksi hambatan pemahaman konsep rantai makanan secara kontekstual, khususnya terkait peran pengurai dan keterkaitan antarorganisme. Kata Kunci: Penelitian Desain Didaktis, Media Ajar Digital, Rantai Makanan
ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJARAN BERBASIS CLT SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN MODEL ENGLISH IMMERSIVE LEARNING DI SEKOLAH DASAR Sirait, Albert; Hasratuddin; Retno Dwi Suyanti
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/6537gk98

Abstract

Abstract: This article presents a needs analysis study of Communicative Language Teaching (CLT)-based learning as a foundation for developing an English Immersive Learning model in elementary schools. The study employed a descriptive qualitative approach, involving five public elementary schools in Medan with 15 English teachers and 150 fourth-grade students as participants. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires, then analyzed using Miles and Huberman's interactive model. The findings reveal that current English learning in elementary schools remains predominantly teacher-centered, lacking communicative activities that stimulate genuine language use. Students demonstrated high intrinsic motivation toward interactive and contextual learning experiences. These needs indicate the urgency of developing an English Immersive Learning model grounded in CLT principles to foster communicative competence from an early age. Keyword: Needs Analysis, CLT, English Immersive Learning, Elementary School, Communicative Competence Abstrak: Artikel ini menyajikan hasil analisis kebutuhan pembelajaran berbasis Communicative Language Teaching (CLT) sebagai dasar pengembangan model English Immersive Learning di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan lima sekolah dasar negeri di Kota Medan dengan 15 guru bahasa Inggris dan 150 murid kelas IV sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar masih didominasi pendekatan teacher-centered dan minim aktivitas komunikatif yang mendorong penggunaan bahasa secara autentik. Murid menunjukkan motivasi intrinsik yang tinggi terhadap pengalaman belajar yang interaktif dan kontekstual. Temuan kebutuhan tersebut mengindikasikan urgensi pengembangan model English Immersive Learning berbasis CLT untuk menumbuhkan kompetensi komunikatif sejak usia dini. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, CLT, English Immersive Learning, Sekolah Dasar, Kompetensi Komunikatif  
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN  INTEGRATIF BERBASIS ARTIFICIAL INTELIGENCE UNTUK PENGUATAN KOMPETENSI ABAD 21 MAHASISWA PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN Siregar, Ellys; Napitupulu, Efendi; Hasan Saragih, Abdul
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/yy45ne93

Abstract

Abstrak: Penguatan kompetensi Abad 21 (berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan literasi digital) menjadi tuntutan utama pendidikan tinggi, namun pembelajaran di Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran masih bersifat konvensional dan belum mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI) secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Pembelajaran Integratif Berbasis Artificial Intelligence yang valid, praktis, dan efektif untuk memperkuat kompetensi Abad 21 mahasiswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah 120 mahasiswa yang terbagi dalam kelas eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, serta pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji N-Gain, dan uji t-test. Hasil penelitian menghasilkan Model AI-DALM (AI-Integrated Dynamic Archive Learning Model) dengan sintaks lima tahapan: eksplorasi konsep, simulasi dan pemodelan, kolaborasi dan produksi, presentasi dan umpan balik, serta refleksi dan evaluasi. Model dinyatakan sangat valid (88,7%) dan sangat praktis (92%). Model terbukti efektif memperkuat kompetensi Abad 21 dengan N-Gain rata-rata 0,67 (p < 0,05) dan meningkatkan hasil belajar dengan N-Gain 0,71 serta kontribusi pengaruh sebesar 68,4%. Kesimpulannya, Model Pembelajaran Integratif Berbasis Artificial Intelligence yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif dalam memperkuat kompetensi Abad 21 serta meningkatkan hasil belajar mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran. Model ini berkontribusi nyata bagi pengembangan pembelajaran berbasis AI di pendidikan tinggi.   Kata Kunci: Model pembelajaran integratif; Artificial Intelligence; kompetensi Abad 21; Pendidikan Administrasi Perkantoran; AI-DALM; ADDIE  
PENGUATAN LITERASI SAINS DENGAN AUGMENTED REALITY BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MEWUJUDKAN GENERASI UNGGUL DI SDN 101749 KLUMPANG Rozi, Fahrur; Simatupang, Halim; Syahputra, Fahmy; Abda’u Ansya, Yusron
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/vf96t015

Abstract

Abstract: This Community Service activity aims to improve the quality of science learning at SDN 101749 Klumpang thru the integration of Augmented Reality (AR) technology and ethnoscience values. The partner for this activity is SDN 101749 Klumpang, which serves as the elementary school partner for developing learning innovation. The implementation method includes five main stages: socialization, training, technology application, mentoring, and evaluation. The results of the activity show a significant improvement in students' science literacy, with the following pretest-posttest average scores: science concept understanding increased from 56 to 88 (+32), ethnoscience analysis from 56 to 84 (+28), and observation skills from 56 to 86 (+30), resulting in an overall average increase of 30%. Additionally, there was an improvement in teachers' competence in integrating AR and local wisdom into learning. With the support of ongoing training and mentoring, this program demonstrates that collaboration between technology and local culture can create science learning that is interactive, contextual, and relevant to the educational challenges of the 21st century.   Keyword: Science Literacy, Augmented Reality, Ethnoscience, Elementary School Abstrak: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sains di SDN 101749 Klumpang melalui integrasi teknologi Augmented Reality (AR) dan nilai-nilai etnosains. Mitra kegiatan ini adalah SDN 101749 Klumpang sebagai sekolah dasar mitra pengembangan inovasi pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi lima tahap utama, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi sains siswa, dengan nilai rata-rata pretest–posttest sebagai berikut: pemahaman konsep sains meningkat dari 56 menjadi 88 (+32), analisis etnosains dari 56 menjadi 84 (+28), dan keterampilan observasi dari 56 menjadi 86 (+30), sehingga rata-rata keseluruhan meningkat sebesar 30%. Selain itu, terjadi peningkatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan AR dan kearifan lokal ke dalam pembelajaran. Dengan dukungan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara teknologi dan budaya lokal mampu menciptakan pembelajaran sains yang interaktif, kontekstual, dan relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21. Kata Kunci: Literasi Sains, Augmented Reality, Etnosains, Sekolah Dasar
KAJIAN PUSTAKA: PERAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA SD Dinar Mahardika Pratiwi; Octavian Muning Sayekti; Anwar Novianto; Elliza Andhika Putri; Salisa Arina Haqi; Yuricke Ayunda Priyani
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/efc9hn26

Abstract

Abstract: This article analyzes the role of teacher’s communication skills in improving elementary school student’s speaking skills through a literature review. This study aims to: (1) explain the definition of teacher’s communication skills, (2) analyze how teacher communication influences student’s speaking skills, and (3) identify factors that influence elementary school student’s speaking skills. The results of the literature integration indicate that teacher’s communication skills encompass linguistic-pragmatic, social-relational, and instructional aspects. Effective communication used by teachers can improve student’s fluency, accuracy, boldness, and quality of oral expression through language modelling, communicative interaction, and feedback. Factors that influence the speaking skills are linguistic and psychological factors, learning methods, classroom environment, and the relation between teachers and students. This study emphasizes the need to improve teacher communication competencies to maximize the quality of speaking learning. Keyword: communication skills, elementary school teachers, speaking skills, Indonesian language. Abstrak: Artikel ini menganalisis peran keterampilan komunikasi guru dalam meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik sekolah dasar melalui metode studi pustaka. Kajian ini bertujuan: (1) menjelaskan pengertian keterampilan komunikasi guru, (2) menganalisis bagaimana komunikasi guru memengaruhi keterampilan berbicara siswa, dan (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keterampilan berbicara siswa SD. Hasil integrasi literatur menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi guru mencakup aspek linguistik-pragmatis, sosial-relasional, dan instruksional. Komunikasi efektif yang digunakan guru mampu meningkatkan kelancaran, ketepatan, keberanian, dan kualitas ekspresi lisan siswa melalui pemodelan bahasa, interaksi komunikatif, serta umpan balik. Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan berbicara meliputi faktor linguistik, psikologis, metode pembelajaran, lingkungan kelas, serta relasi antara guru dan siswa. Kajian ini menegaskan perlunya peningkatan kompetensi komunikasi guru untuk memaksimalkan kualitas pembelajaran berbicara. Kata Kunci: keterampilan komunikasi, guru SD, keterampilan berbicara, bahasa Indonesia  
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS DI SEKOLAH DASAR Panni Ance Lumbantobing; Rumiris Lumbangaol; Restio Sidebang; Eva Farida; Edy Surya
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kegy1a09

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of the Project Based Learning model on the IPAS learning outcomes of fourth-grade students at UPT SDN 064983 Medan Helvetia on the topic of changes in the states of matter. The research method used was quantitative with a pre-experimental design, namely a one-group pretest–posttest design. Data were collected through tests administered before and after the treatment. The sample consisted of all fourth-grade students totaling 28 learners. Data analysis showed that the average pretest score was 58.21, which increased to 81.43 on the posttest. The normality test indicated that the data were normally distributed, allowing for further analysis using a paired t-test. The t-test results showed a significance value of 0.000, which is less than 0.05, and a t-count of 8.638, which is greater than the t-table value of 2.048. Therefore, it can be concluded that there is a significant difference between the pretest and posttest scores. Additionally, the N-Gain test results showed that most students were in the medium category. The Project Based Learning model is effective in improving the IPAS learning outcomes of fourth-grade students on the topic of changes in the states of matter. Keywords: Project Based Learning, Collaboration, Relevance. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV UPT SDN 064983 Medan Helvetia pada materi perubahan wujud benda. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimental, yaitu one-group pretest–posttest design. Data dikumpulkan melalui tes sebelum dan sesudah perlakuan. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 28 orang. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 58,21 dan meningkat menjadi 81,43 pada posttest. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal sehingga analisis dilanjutkan dengan uji t berpasangan. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 8,638 > t tabel 2,048. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Hasil uji N-Gain menunjukkan sebagian besar siswa berada pada kategori sedang. Model Project Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV pada materi perubahan wujud benda.   Kata kunci: Project Based Learning, kolaborasi, relevansi.
PENGUATAN KARAKTER DISIPLIN MELALUI BUDAYA SEKOLAH Ferdiana Cahya Putri Astari; Ali Imron Al-Ma’ruf; Murfiah Dewi Wulandari
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/f8y99797

Abstract

Abstract: This study aims to describe the school culture in an effort to strengthen the caracter of discipline of students at elementary school aspen 03 Mojolaban. The sampel in this study was 19 grade III students. This study is qualitative descriptive study using a case study approach. Data collection techniques were carried out using non-test techniques, namely observation and interviews. The research data were then analyzed using qualitative descriptive analysis, namely by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the research that has been carried out through interview, teacher “understand” the stratefy for strengthening character education of discipline to students, as well as the results of student observation, it can be concluded that students have a “good” impact by achieving the goal of implementing character education of discipline in supporting self-quality service to carry out positive activities in implementation in the school environment and society. Keyword: Character; Dicsipline; School culture Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya sekolah dalam upaya penguatan karakter disiplin peserta didik di SD Negeri Sapen 03 Mojolaban. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 19 orang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan study kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik non-tes yakni observasi dan wawancara. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan melalui wawancara bahwa guru “memahami” terkait strategi penguatan pendidikan karakter disiplin pada peserta didik dalam pelaksanaan budaya sekolah di kelas III. Hasil dari guru dalam implementasi penguatan pendidikan karakter disiplin kepada peserta didik, serta hasil dari observasi peserta didik dapat disimpulkan bahwa peserta didik memiliki dampak baik dengan tercapainya tujuan mengimplementasikan pendidikan karakter disiplin dalam mendukung layanan kualitas diri untuk melaksanakan kegiatan positif pada penerepan di lingkungan sekolah dan masyarakat  Kata Kunci: Karakter; Disiplin; Budaya Sekolah  
IMPLEMENTASI MARKET DAY SEBAGAI SARANA PENGUATAN LITERASI KEWIRAUSAHAAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING Eka Indi Rahayu; Fitri Puji Rahmawati
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cptbs391

Abstract

Abstract: This study aims to examine the implementation of Market Day activities in strengthening entrepreneurial literacy in elementary school students. The research used a qualitative method with a case study approach. It was conducted at Muhammadiyah Alam Surya Mentari Elementary School in Surakarta, involving classroom teachers and students as primary informants. Data were obtained through observation, interviews, and documentation. Their validity was then tested using triangulation techniques and sources. They were then analyzed continuously through a process of organizing data, interpreting findings, and drawing conclusions. The research results show that Market Day activities were implemented in a structured and integrated manner through planning, implementation, and evaluation stages, emphasizing the principles of meaningful, mindful, and joyful learning as the main characteristics of the deep learning approach. The implementation of these activities provided authentic and contextual learning experiences for students and contributed to strengthening entrepreneurial literacy holistically, encompassing aspects of knowledge, attitudes, and skills. In terms of knowledge, students understand basic entrepreneurial concepts such as capital, profit, and the buying and selling process. In terms of attitude, they can foster self-confidence, responsibility, honesty, and courage in decision-making. Meanwhile, in terms of skills, students demonstrate development in communication, collaboration, creativity, and problem-solving skills through experience-based entrepreneurial practices. Thus, Market Day activities based on a deep learning approach are effectively implemented as a contextual, meaningful, and sustainable entrepreneurship learning strategy in elementary schools. Keyword: Deep Learning, Entrepreneurship Literacy, Market Day Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi kegiatan Market Day dalam memperkuat literasi kewirausahaan peserta didik sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari, Surakarta, dengan melibatkan guru kelas dan peserta didik sebagai informan utama. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya menggunakan triangulasi teknik dan sumber, serta dianalisis secara berkelanjutan melalui proses pengorganisasian data, pemaknaan temuan, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan Market Day dilaksanakan secara terstruktur dan terintegrasi melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan mengedepankan prinsip meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning sebagai ciri utama pendekatan deep learning. Implementasi kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang autentik dan kontekstual bagi peserta didik serta berkontribusi dalam memperkuat literasi kewirausahaan secara holistik, meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Aspek pengetahuan, peserta didik memahami konsep dasar kewirausahaan seperti modal, keuntungan, dan proses jual beli. Pada aspek sikap, dapat menumbuhkan kepercayaan diri, tanggung jawab, kejujuran, dan keberanian dalam mengambil keputusan. Sementara itu, pada aspek keterampilan, peserta didik menunjukkan perkembangan kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan pemecahan masalah melalui praktik kewirausahaan berbasis pengalaman. Dengan demikian, kegiatan Market Day berbasis pendekatan deep learning efektif diterapkan sebagai strategi pembelajaran kewirausahaan di sekolah dasar secara kontekstual, bermakna, dan berkelanjutan. Kata Kunci: Deep Learning, Literasi Kewirausahaan, Market Day  
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI BERBASIS AUDIOVISUAL MENGGUNAKAN METODE INKUIRI PADA SISWA KELAS VIII SMPN 1 WITA PONDA Arjia; Gazali; Yunidar; Agustan; Ulfah
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/rvz09c45

Abstract

Abstract: This study aims to develop audiovisual-based learning media for writing observational report texts using the inquiry method for eighth-grade students of SMPN 1 Wita Ponda and to test its validity, practicality, and effectiveness. The study used a research and development method with stages of needs analysis, design, development, validation, trial, and product revision. The research subjects included material experts, media experts, Indonesian language teachers, and eighth-grade students. The research instruments were validation sheets, practicality questionnaires, and pretest and posttest writing skills tests. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques, N-gain calculations, and paired t-tests. The results showed that the developed learning media were in the very valid and very practical categories. The effectiveness test showed a significant increase in students' writing skills with a moderate N-gain value and significant t-test results. Thus, audiovisual-based learning media with the inquiry method is feasible and effective for use in learning to write observational report texts in junior high schools. Keyword: Learning Media Development, Writing Report Texts, Inquiry Method   Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi berbasis audiovisual menggunakan metode inkuiri pada siswa kelas VIII SMPN 1 Wita Ponda serta menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, validasi, uji coba, dan revisi produk. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, guru bahasa Indonesia, dan siswa kelas VIII. Instrumen penelitian berupa lembar validasi, angket kepraktisan, serta tes pretest dan posttest keterampilan menulis. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif, perhitungan N-gain, dan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dan sangat praktis. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan menulis siswa dengan nilai N-gain kategori sedang dan hasil uji t yang signifikan. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis audiovisual dengan metode inkuiri layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi di SMP. Kata Kunci: Pengembangan Media Pembelajaran, Menulis Teks Laporan, Metode Inquiri  
EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN CERITA BAHASA INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD Ade Erita Maulina; Honest Ummi Kaltsum
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/k2z1xy75

Abstract

Abstract: Critical thinking ability is a skill that students must have in learning Indonesian. This study aims to analyze the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) learning model in improving students' critical thinking skills in learning Indonesian story material at SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari. The study used a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design involving two classes, namely the experimental class given PBL treatment and the control class using conventional learning. Data collection was carried out through pretest, posttest, observation, and documentation. The results showed that the average posttest score of the experimental class (79.5) was higher than the control class (64.25). The t-test showed a Sig. value <0.05, which means there was a significant difference between the two groups. The N-Gain analysis also showed an increase in the medium-high category for the experimental class, while the control class was in the low-medium category. Thus, the Problem Based Learning model is proven to be effective in improving students' critical thinking skills in learning Indonesian. Keyword: Problem Based Learning, Critical Thinking Skills, Indonesian Language Learning   Abstrak: Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi cerita di SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari. Penelitian menggunakan metode quasi experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan PBL dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen (79,5) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (64,25). Uji-t menunjukkan nilai Sig. < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Analisis N-Gain juga menunjukkan peningkatan pada kategori sedang–tinggi untuk kelas eksperimen, sementara kelas kontrol berada pada kategori rendah–sedang. Dengan demikian, model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Kata Kunci: Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Pembelajaran Bahasa Indonesia