cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2024)" : 25 Documents clear
Pemberdayaan Kader Surabaya Hebat (SUHEB) RW 03 Kelurahan Rungkut Menanggal Surabaya Melalui ToT Pelatihan Aplikasi Monitoring Pengolahan Sampah Menjadi Biogas Hariadi, Victor; Buliali, Joko Lianto; Saikhu, Ahmad; Purwananto, Yudhi; Amaliah, Bilqis; Wijaya, Arya Yudi
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.759

Abstract

Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk memberdayakan kader Surabaya Hebat (SUHEB) di RW 03 Kelurahan Rungkut Menanggal, Surabaya. Seperti kita ketahui bersama bahwa Pemkot Surabaya telah memberikan peran kepada masyarakat Kota Surabaya untuk menjadi kader bagi lingkungan sekitarnya. Ada beragam pilihan, salah satunya adalah menjadi kader kesehatan. Kader ini bertugas melaksanakan rangkaian kegiatan memantau kemungkinan terjadinya wabah penyakit melalui monitoring indikator-indikator penyebab dan penyuluhan kesehatan lingkungan. Oleh karena itulah tim pengabdian kepada masyarakat ITS berencana untuk memberdayakan kader SUHEB dengan cara memberikan pengetahuan dan ketrampilan tambahan kepada para kader ini melalui pelatihan ToT tentang pengolahan sampah rumah tangga menjadi energi biogas. Pengetahuan dan ketrampilan ini nantinya dapat ditularkan oleh para kader SUHEB ini kepada warga di lingkungan RW 03 Kelurahan Rungkut Menanggal Surabaya. Tingkat kemanfataan pengolahan sampah rumah tangga menjadi biogas ini cukup tinggi. Selain dapat mengurangi volume sampah harian dari setiap rumah, biogas yang dihasilkan dapat digunakan untuk beragam keperluan sehari-hari, antara lain menjadi energi alternatif yang lebih murah dan memiliki nilai ekonomis tinggi (terutama UMKM yang menggunakan gas untuk produksinya), atau dapat digunakan sebagai bahan bakar sampah anorganik yang masih tersisa dan tidak dapat dirubah menjadi biogas (seperti sampah plastik, kemasan, dan lain sebagainya). Partisipasi warga yang telah menjalankan program pengolahan sampah menjadi biogas ini dapat dipantau bersama oleh warga dan kader SUHEB melalui aplikasi berbasis android.
Implementasi Alat Pemisah Gabah Padi Menggunakan Sistem Cyclone sebagai Upaya Meningkatkan Efektivitas Pekerjaan Buruh Tani di Kelurahan Karang Dalam Ulfiyah, Laily; Wilujeng, Auliana Diah; Fatah, Misbakhul; Febriana, Ike Dayi; Fikri, Mohammad Anas; Hadiwijaya, Lukman; Jakfar, Amin; Rohmah, Faizatur; Annafiyah; Hamid, Abdul; Ulfah, Nadiyah; Wijaya, Septian Dwi; Dewi, Ratna Ayu Pawestri Kusuma
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.766

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia yang kaya karbohidrat sehingga menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia. Dan untuk meningkatkan produksi padi, tidak hanya dengan memperluas areal pertanaman dan peningkatan teknik budidaya saja, tetapi perlu diperhatikan dalam penanganan panen khususnya dipemisahan padi yang harus tepat. Berdasarkan profil Kabupaten Sampang tahun 2017, produk unggulan daerah dalam sektor pertanian adalah padi. Oleh karna itu produksi padi harus lebih ditingkatkan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor pangan masyarakat. Salah satu upaya meningkatkan produksi padi adalah dengan mengoptimalkan proses pemisahan gabah padi. Dalam artikel ini dibuat alat pemisah gabah padi dengan memanfaatkan sistem cyclone sehingga padi isi yang lebih berat akan terpisah dengan padi kosong yang lebih ringan. Dengan memanfaatkan gaya sentrifugal padi isi yang lebih berat akan terlempar keluar menuju penampungan padi isi. Sedangkan padi kosong yang ringan akan turun keluar ke penampungan padi kosong. Alat ini berukuran 80 x 40 x 80 cm. Dengan kapasitas 100 kg/jam, alat ini mampu meningkatkan produktivitas pekerjaan panen padi. Alat ini dihibahkan pada Kelompok Tani Bandar Kumala di Desa Karang Dalam, Kecamatan Sampang.
Peningkatan Promosi Wisata Kampung Lawas Maspati melalui Digital Marketing Nurkasanah, Ika; Ramadina, Raysa Farah Mumtaz; Nurfatikha, Rih Prajna; Rahmawati, Aisyah; Az-Zahra, Farah Helga; ER, Mahendrawathi; Suryani, Erma; Wibisono, Arif
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.785

Abstract

Seiring berkembangnya zaman, teknologi digital semakin canggih dan menjadi penting bagi sektor industri dalam mengembangkan industrinya dengan lebih efektif dan efisien. Indonesia mempunyai potensi wisata yang besar, sehingga sektor pariwisata pun turut mengikuti tren digitalisasi tersebut. Salah satu daerah yang berpotensi di sektor wisata yaitu Kampung Wisata Lawas Maspati yang berlokasi di Jl. Maspati Gg. VI, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Kampung ini merupakan daerah bersejarah yang banyak dikunjungi oleh masyarakat. Namun, dengan terbatasnya jumlah dan kemampuan sumber daya manusia, penggunaan kanal digital untuk manajemen pemasaran di tempat wisata tersebut masih kurang optimal. Meski telah memiliki media sosial, namun kanal tersebut sifatnya hanya dokumentasi kegiatan warga dan belum persuasif untuk mengajak wisatawan berkunjung atau membeli produk dari UMKM yang ada. Sementara, pihak manajemen menginginkan adanya peningkatan jumlah wisawatan dan pelanggan produk. Media sosial seperti Instagram, TikTok, dan berbagai media sosial lainnya akan digunakan sebagai media promosi dan dianalisis kecocokannya dengan segmen wisatawan dan pelanggan produk Kampung Lawas Maspati. Dalam penyampaian informasi melalui media tersebut, tim merumuskan dan menyediakan timeline konten promosi dan membuatkan konten pilot untuk perbaikan media sosial, serta membuatkan panduan branding agar ke depannya pengurus menjadi mandiri untuk mengunggah materi promosi di media sosial.
Pembuatan dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Permohonan Surat Keterangan Berbasis Website di Desa Sariwangi Vauzia, Farrah; Kirana, Nurista Wahyu; Rosulindo, Parisya Premiera; Wusqo, Urwatul; Akmal, Muhammad
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.790

Abstract

Salah satu pelayanan administratif yang diselenggarakan pada tingkat desa adalah penerbitan surat keterangan. Di Desa Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat, proses pengajuan surat keterangan masih dilakukan secara manual. Proses ini dianggap kurang efektif karena memerlukan waktu yang agak lama serta adanya biaya untuk fotokopi dokumen dan formulir. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dibuat suatu aplikasi permohonan surat keterangan berbasis website yang dapat diakses secara mandiri oleh warga sewaktu-waktu. Pelaksanaan kegiatan PKM dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, perancangan dan pembuatan aplikasi, serta pelatihan penggunaan website. Pada saat pelatihan, peserta mendemonstrasikan penggunaan aplikasi dan mengisi survei terkait kualitas layanannya. Berdasarkan hasil survei tersebut diperoleh data bahwa aplikasi ini mudah digunakan dan fitur yang dimiliki sudah sesuai dengan kebutuhan desa. Aplikasi ini efektif dalam pelayanan permohonan surat keterangan namun masih memerlukan pengembangan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan dalam layanan administrasi desa.
Workshop Fillet, Produksi Gelatin Ikan, dan Pembentukan Kawasan Binaan ITS di Pesisir Pacitan Selatan Atmaja, Lukman; Santoso, Mardi; Prasetyoko, Didik; Kholis, Muhammad Nur
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.77

Abstract

Nelayan yang memakai pelabuhan Tamperan Pacitan ini ada yang masuk dalam katagori nelayan tradisional lokal dan ada nelayan-nelayan yang lebih modern dan pendatang. Hasil tangkapan laut normalnya dijual ditempat sebagai ikan segar, dikirim ke kota-kota lain, dan dijual ke industri perikanan lokal untuk dijadikan makanan olahan. Ikan segar yang dijual tersebut sebenarnya bisa dijadikan fillet dengan harga jual lebih tinggi, sedangkan industri perikanan tadi telah menghasilkan limbah perikanan yang sebenarnya bisa dikonversi menjadi gelatin yang luas dipakai di industri-industri makanan dan farmasi. Kegiatan utama pengabdian masyarakat ini adalah a) workshop pembuatan fillet, b) ekstraksi gelatin dari limbah perikanan, dan c) pembentukan Kawasan Binaan ITS. Kegiatan ini diikuti hingga tuntas oleh 20 UMK yang berlokasi di pesisir selatan Kabupaten Pacitan. Pada akhir kegiatan, telah dihasilkan fillet dengan baik. Selanjutnya juga telah dihasilkan gelatin dan telah didemonstrasikan kemanfaatan gelatin dalam industri makanan skala rumah tangga, dan c) terdapat 19 UMK yang telah bersedia untuk mengikuti kegiatan lanjutan dan bergabung dalam Kawasan Binaan ITS untuk tahun 2021 – 2022 – 2023.
Gerakan 1000 Desain Kemasan Produk OPOP Jawa Timur (One Pesantren One Product) Sayatman, Sayatman; Noordyanto, Naufan; Dwitasari, Putri; Hakim, Primaditya
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.518

Abstract

Pondok Pesantren selain berfungsi sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, juga berfungsi sebagai lembaga pemberdayaan ekonomi. Salahsatu upaya pemerintah Jawa Timur dalam rangka pemberdayaan ekonomi pesantren adalah melalui program OPOP (One Pesantren One Product), dimana setiap Pondok Pesantren diharapkan dapat menghasilkan sedikitnya satu produk unggulan yang siap dipasarkan. Cukup banyak produk-produk hasil kreativitas pesantren yang memiliki potensi ekonomis dan berpeluang untuk dikembangkan pemasarannya. Namun demikian sebagian dari produk-produk tersebut belum ditunjang dengan kemasan yang baik dan optimal. Program pengabdian kepada masyarakat (Abmas) ini bertujuan membantu produk-produk tersebut supaya semakin baik dan berkualitas dari sisi kemasannya sehingga akan semakin memiliki daya saing di pasar. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan santri dan koperasi pondok pesantren. Target sasaran dari kegiatan ini adalah UKM pesantren yang terafiliasi dalam Program OPOP Jawa Timur. Program kegiatan ini juga sejalan dengan program Abmas ITS dalam menciptakan atmosfer yang kondusif bagi dosen dan mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan sesuai kompetensinya di masyarakat. Sesuai skala prioritas, dari kegiatan ini sudah dihasilkan 200 desain logo merek brand dan lebih dari 240 buah desain kemasan yang sudah diserahkan secara simbolik kepada Sekjen OPOP Jawa Timur.
Pelatihan Pemrograman Web Dasar untuk Siswa di SMA Negeri 1 Bojonegoro Sarwosri; Rochimah, Siti; Yuhana, Umi Laili; Siahaan, Daniel Oranova; Akbar, Rizky Januar
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.548

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini merambah ke hampir seluruh bidang kehidupan manusia. Penyampaian informasi dapat disajikan dalam situs web. Pembuatan web menjadi kompetensi yang menjanjikan dalam dunia kerja. Pelajar SMA bisa mempelajari pembuatan web dengan belajar pemrograman web dasar. Alasan ini menjadi pemilihan topik pada pengabdian Masyarakat. Mitra yang dipilih adalah SMA Negeri 1 Bojonegoro. SMA ini dipilih karena ada guru yang sudah kenal. SMA Negeri 1 Bojonegoro merupakan sekolah menengah atas di Bojonegoro yang diharapkan dapat menghasilkan pelajar dengan pengetahuan dan kemampuan menyelesaikan tantangan pada dunia digital. Pengabdian kepada masyarakat ini, mengusulkan pelatihan dasar pemrograman web. Pelatihan dilakukan secara online dengan menggunakan Zoom Meeting. Pelatihan ini membuat situs web yang menarik dan interaktif menggunakan teknologi pemrograman seperti HTML, CSS, dan Tailwind CSS. Berdasarkan hasil survei yang telah diberikan kepada peserta pelatihan diperoleh total responden sebanyak 34 siswa dengan tingkat kepuasan terhadap pelatihan terhadap keseluruhan sesi yakni sebesar 70,6% merasa sangat puas dengan indikator berupa poin maksimal terbilang lima. Pemahaman peserta diukur dari hasil pengerjaan Latihan pada sesi pelatihan serta pengumpulan tugas setelah pelatihan. Sebanyak 80% peserta mengumpulkan tugas yang diberikan. Pengabdian ini berhasil dilakukan dan dapat menjadi bentuk kontribusi ITS terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia.
Sosialisasi Earth Hour Sebagai Upaya Gerakan Penghematan Listrik Melalui Siaran Radio Suara Tebuireng Jombang Izzati, Nailul; Wardana , Humaidillah Kurniadi; Leksono, Jati Widyo
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.695

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk paling banyak di dunia. Memiliki 275,5 juta jiwa, Indonesia berada di urutan keempat, negara dengan jumlah penduduk terbanyak. Semakin banyak jumlah penduduk, semakin banyak juga kebutuhan terhadap sumber daya. Di sisi lain, sumber daya alam berbasis fosil setiap harinya semakin menipis. Sumber daya yang dimaksud adalah yang terkait dengan ketersediaan listrik. Mengingat listrik adalah salah satu kebutuhan hidup yang utama, maka diperlukan upaya untuk mengatasinya. Salah satu cara yang dilakukan oleh para ahli adalah dengan mengeksplor sumber daya alternatif. Sedangkan bagi masyarakat, dapat dilakukan dengan cara penghematan. Ada beberapa gerakan penghematan listrik, diantaranya adalah Earth Hour.  Sosialisasi Earth Hour. dilakukan agar masyarakat mengerti pentingnya penghematan listrik, meningkatkan pemahaman serta kesadaran dan mendorong masyarakat untuk berkontribusi dalam gerakan tersebut. Melalui Siaran Radio Suara Tebuireng, tim pengabdian memaparkan pentingnya hemat dan bijak dalam menggunakan listrik. Pemaparan disajikan berupa bincang santai dan interaktif bersama penyiar radio dan para pendengar. Sosialisasi berjalan lancar, beberapa pertanyaan masuk dari pendengar. Dengan sosialisasi tersebut, pengetahuan dan wawasan yang diperoleh pendengar dapat disebarluaskan kepada masyarakat di sekitarnya, setidaknya dipraktikkan dalam keseharian di rumah masing-masing. Dengan demikian, masyarakat dapat terinspirasi dan ikut berkontribusi dalam berhemat, atau menggunakan listrik secara bijak.
Pelatihan dan Pembuatan Kapal Long Boat Fiberglass untuk Masyarakat Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan Utama, Danu; Aryawan, Wasis Dwi; Setyawan, Dony; Arif, Muhammad Sholikhan; Wahidi, Sufian Imam
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.787

Abstract

Pelatihan dan pembuatan Kapal Long Boat Fiberglass merupakan hibah dari Kementerian Sosial RI untuk masyarakat Kabupaten Asmat melalui Keuskupan Agats yang dilaksanakan oleh ITS. Kegiatan ini berupa Pelatihan membuat kapal fiberglass untuk pemuda Asmat serta hasilnya berupa 27 (dua puluh tujuh) unit kapal long boat fiberglass yang dibangun oleh pemuda lokal Asmat dengan disupervisi oleh Tim dari Teknik Perkapalan ITS. Kapal long boat fiberglass yang telah dibangun selanjutnya dihibahkan kepada masyarakat Asmat melalui Keuskupan Agats. ITS melalui Tim dari Departemen Teknik Perkapalan terjun langsung ke Asmat untuk memberikan pelatihan serta mengontrol proses pembangunan kapal. Pelatihan dan pembangunan 27 kapal long boat dimulai pada awal bulan Juli 2022 dan selesai pada bulan Mei 2023. Pemuda Asmat yang mengikuti pelatihan adalah 30 orang dan beberapa diantaranya selanjutnya dilibatkan langsung dalam proses pembangunan kapal long boat fiberglass. Pada tanggal 1 Juni 2023, 27 kapal long boat fiberglass Asmat diresmikan langsung oleh Ibu Tri Rismaharini selaku Meteri Sosial RI. Sejumlah 27 kapal long boat yang dibangun memiliki spesifikasi L panjang kapal 9,00 m, B lebar kapal 1.75 m, T sarat air 0.45 m dan diberi 1 (satu) mesin penggerak outboard engine dengan daya 40 hp. Kapal-kapal ini dilengkapi perlengkapan tambat dan labuh juga peralatan keselamatan standar.
Implementasi dan Sosialisasi Mini Laboratorium Sistem Pembangkit Tenaga Surya di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Robandi, Imam; Candra Riawan, Dedet; Wirjodirdjo, Budisantoso; Guntur, Harus Laksana; Putri, Vita Lystianingrum Budiharto; Djalal, Muhammad Ruswandi; Prakasa, Mohamad Almas; Ghazi, Argon Luthfan; Irsad, Muh. Afif Al; Hidayat, Muh. Taufik Imam; Saputra, Reki Aji; Kumala, Arimbi; Satria, Moch. Adri; Himawari, Waseda
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.793

Abstract

Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) yang sangat besar, namun belum diikuti dengan pemanfaatan yang optimal. Sistem Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis fotovoltaik menjadi teknologi yang paling mudah diimplementasikan oleh semua kalangan dan di berbagai sektor. Di sektor Pendidikan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki visi membentuk sumber daya manusia yang memiliki kompetensi keahlian di bidang tertentu, salah satunya teknik instalasi tenaga listrik. Meski begitu, belum banyak SMK yang sudah mulai memperkenalkan pentingnya pemanfaatan EBT pada siswanya. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abmas) ini diusulkan Implementasi dan Sosialisasi Mini Laboratorium Sistem Pembangkit Tenaga Surya sebagai Media Pembelajaran di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Malang. Mini Laboratorium ini terdiri dari Trainer PLTS yang merupakan mereplika sistem PLTS stand-alone dalam skala laboratorium yang cukup untuk proses pembelajaran. Trainer PLTS ini terdiri dari sistem fotovoltaik, beserta komponen pendukung berupa Solar Charger Controller (SCC), baterai, dan inverter. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi implementasi dan sosialisasi mini laboratorium. Dari hasil pelaksanaan abmas diperoleh peningkatkan pemahaman dan keterampilan para siswa dan guru terkait pemanfaatan teknologi EBT dalam bentuk trainer PLTS.

Page 1 of 3 | Total Record : 25