cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Articles 915 Documents
Pelatihan Human Factor dan Keselamatan Penerbangan Bagi Masyarakat di Sekitar Bandar Udara Pondok Cabe Alwazir Abdusshomad; Hemi Pamuraharjo; Agoes Soebagio; Ubaedillah U; Faizal Zaini
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10028019

Abstract

Masyarakat di Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat yang berlokasi kurang lebih 12 kilometer dari Bandar Udara Pondok Cabe belum pernah mendapatkan pelatihan Human Factor dan Keselamatan Penerbangan. Dampaknya, secara umum masyakarat masih belum mengetahui faktor-faktor penyebab terganggunya keselamatan dan keamanan penerbangan, serta hak dan kewajiban mereka sebagai pengguna jasa penerbangan. Tujuan dari pelatihan human factor dan keselamatan penerbangan dirasa perlu untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat disekitar bandar udara untuk terjaminnya keselamatan dan keamanan penerbangan serta pelayanan prima, termasuk hak dan kewajiban mereka selaku pengguna jasa penerbangan. Metode yang digunakan adalah pembelajaran secara secara offline (tatap muka) dengan menyampaikan 4 (empat) materi, yaitu tentang KKOP, pelayanan angkutan udara, human factor dan tanggung jawab pengangkut. Untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran disampaikan pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelah selesainya penyampaian materi. Dari analisis hasil pretest dan posttest ditemukan bahwa, rata-rata pengetahuan responden sebelum menjalani pelatihan adalah 15,09 dengan standar deviasi sebesar 2,21, sementara setelah pelatihan Human Factor dan Keselamatan Penerbangan, rata-rata pengetahuan responden menjadi 20,04 dengan standar deviasi sebesar 0,87. Hasil analisis bivariat menggunakan uji paired simple t-test menunjukkan perbedaan rata-rata sebesar -4,957 dengan nilai P-Value sebesar 0,000 (p < 0,05). Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa Ho (hipotesis nol) ditolak, yang berarti ada pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan responden sebelum dan setelah pelatihan Human Factor dan Keselamatan Penerbangan.
Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga Islami Dalam Rangkat Meningkatkan Kesejahteraan Bagi Ibu-Ibu Kader PKK Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Batubara, Enika Diana; Azulaidin, Azulaidin; Harahap, Yenni Ramadhani; Tumanggor, Arief Hidayat; Sariyanto, Sariyanto
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 11 (2024): February
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10668946

Abstract

Pemahaman   perencanaan keuangan  rumah  tangga ternyata  masih banyak  ibu-ibu  rumah  tangga yang  belum  memahami  tentang  perencanaan  keuangan  rumah  tangga, perencanaan   keuangan   hanya   sebagai   pencatatan   keuangan   belum sampai  pada  tataran  praktis  penggunaan  teknologi  dalam  pemrosesan data   sebagai   bahan   baku   informasi   keuangan   pada   rumah   tangga. Merencanakan  keuangan  family  secara  Islam  tidak  hanya memiliki  tujuan  buat  memenuhi  kebutuhan  secara  global,  namun  juga kebutuhan   di   akhirat   dan   tentu   pula   membuat   cara   hidup   pada berkeluarga    yang    lebih    baik.  Metode    yang    digunakan    dalam melaksanakan   kegiatan   ini   adalah   dengan   melakukan   diskusi   dan koordinasi  terlebih  dahulu  kepada  Kepala  Desa Percut  dan  ibu-ibu PKK  Desa Percut  yang  termasuk  didalamnya  terkait dengan pelaksanaan dan sasaran masyarakat wilayah setempat.Temuan dalam  kegiatan  pengabdian  pemahaman  perencanaan  keuangan  rumah tangga  adalah  banyak  ibu-ibu  rumah  tangga khusunya ibu-ibu kader PKK yang  belum  memahami tentang  perencanaan  keuangan  rumah  tangga,  perencanaan  keuangan hanya  sebagai  pencatatan  keuangan  belum  sampai  pada  tataran  praktis penggunaan   teknologi   dalam   pemrosesan   data   sebagai   bahan   baku informasi   keuangan   pada   rumah   tangga. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah para peserta dapat memahami dengan baik materi yang disampaikan dan dalam simulasi sebagian besar mampu membuat sendiri perencanaan keuangan keluarga.
Implementasi Pendidikan Berkelanjutan Sebagai Upaya Peningkatan Pendidikan Berkualitas di Sekolah Dasar Damayanti, Ayen Vera; Nugraheni, Nursiwi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11162670

Abstract

This article discusses the implementation of SDGs in order to improve quality education. SDGs have 17 goals which are very good goals to advance a country. Education is the most basic foundation, because with education the goal of achieving SDGs can be achieved. Elementary schools play an important role in instilling moral values and character in students. The research was conducted at SDN Wonodri from January to March 2024. The method used is descriptive qualitative which concludes the results of a series of continuing education-based activities carried out at SDN Wonodri. From a series of activities carried out can foster intelligence, creativity, skills, confidence, environmental care attitudes, and body health for students in accordance with the goals of achieving SDGs.
Pelatihan Pembagian Waris di Gampong Keude Mane, Muara Batu, Aceh Utara Saifullah, Teuku; H, Hamdani; J, Johari; J, Jumadiah; M, Munardi; Utariningsih, Wheny; F, Fuadi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2025): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10275010

Abstract

Kegiatan pengabdian ini adalah berupa pelatihan perhitungan pembagian warisan dan penyelesaian sengketa waris di gampong Keude Mane Aceh Utara. Pelatihan ini berangkat dari permintaan mitra dan juga berdasarkan sejumlah penelitian. Pembagian waris sebagaimana diungkap dalam penelitian yang dilkukan oleh Anwar (2019) masih menjadi kendala banyak muslim termasuk aparatur gampong. Pertama berikatan dengan bagian ahli waris, hal yang harus didahulukan dan hal yang tidak dapat dilakukan. Sebagai misal yang disebut Muhadhir (2020) banyak terjadi pembagian warisan dilakuan pada benda tidak bergerak seperti tanah, rumah dan properti lainnya dimana dibagi secara merata berdasarkan ukuran tanah. Cara demikian jelas salah karena pembagian warisan itu sejatinya dalah pada nilai dari harta waris yang dikonversi kepada harta waris, baru selanjutnya dibagiakan kepada ahli waris. Target dan luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah Mitra mampu melakukan perhitungan pembagian warisan dengan metode ashobuni yang tergolong cepat dan akurat. Selain itu mitra juga dilatih untuk mengusai pembuatan perjianjian atau kontrak perdamaian yang berkekuatan huku.Pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut akan dibantu oleh ahli yang mampuni dari unsur akademi. Selain itu juga, PKM ini akan melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh.
Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Implementasi Nilai Demokrasi di Sekolah Dasar Kristiani, Hilda; Ramadhani, Suci; Sitompul, Yohana Melfrida
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11481600

Abstract

Education is a right and a need for every individual human being. Education is always developing to be better, as is the application of democratic values. Education in learning at school is also experiencing development to be better and carries a concept that creates freedom for students to give opinions, give rebuttals without looking at race, ethnicity, religion and class. The purpose of making this article is because the researcher wants to inform about the importance of democratic values in the elementary school environment which is carried out through Pancasila education learning. This research uses a library study method where data is obtained from journals, articles and websites available on the internet and analyzed using a qualitative approach using data analysis techniques through four stages, namely searching for data, reducing data, presenting data and drawing conclusions. The research results show that students are currently not only used as learning objects but also as subjects who are involved in discussions during the learning process. Therefore, it is hoped that teachers will be able to create a democratic learning environment for students.
Edukasi Kesehatan Tentang Pentingnya Menjaga Status Gizi Bagi Lansia Penderita Hipertensi Mardiono, Sasono; Sidik, Abu Bakar
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10553917

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang banyak diderita oleh lansia sehingga menjadi masalah utama saat ini. Hipertensi dapat digolongkan sebagai silent killer atau silent disease karena masyarakat tidak mengetahui apakah mereka mengalami hipertensi atau tidak sampai tekanan darahnya diukur. Risiko penyakit hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi yang sangat berbahaya seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal dan kehilangan penglihatan (Arini et al., 2020). Menurut JNC 7 (Joint National Committee), hipertensi ditandai dengan peningkatan tekanan sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg. Tekanan darah sistolik dalam kisaran normal 120-139 mmHg dan diastolik 80-89 mmHg didefinisikan sebagai prehipertensi. Keadaan prehipertensi ini juga meningkatkan Pentingnya Menjaga Status Gizi Bagi Lansia Penderita  Hipertensi (Lusiyana, 2020).Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan Pentingnya Menjaga Status Gizi Bagi Lansia Penderita Hipertensi Di Puskesmas Pakjo Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah edukasi terkait dengan hipertensi melalui ceramah dan tanya jawab yang disertai dengan pengisian lembar pre test post test sebagai lembar evaluasi dan juga pelayanan kesehatan lansia dengan pengecekan tekanan darah. Hasil dari edukasi terkait hipertensi yaitu responden mengalami peningkatan pengetahuan berdasarkan lembar pre test dan post test yang dilihat dari nilai rerata dari 70,67% menjadi 80%. Sedangkan hasil dari pelayanan kesehatan yaitu responden sangat antusian dengan adanya pelayanan kesehatan secara gratis. Edukasi ini penting dilakukan secara terus menerus dengan metode yang tepat agar masyarakat dapat terpelihara pola kesehatannya sehingga derajat kesehatan yang optimal dapat tercapai.
Pendampingan Pemasaran Digital Melalui Sistem Informasi Berbasis Web di Usaha Budidaya Anggrek Watu Ulo Jember Rizal, Rizal; Akbar, Anugrah Trial
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 12 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10634915

Abstract

Praktik Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (Pengabdian Pada Masyarakat) bertujuan untuk membuat website usaha dengan menyediakan informasi tentang dekripsi usaha, produk, titik lokasi yang akurat pada google maps, dan kontak dan email pemasaran usaha. Desain website yang sedehana dibuat untuk memudahkan pengunjung dalam menjelajahi website serta memberikan tampilan dan penjelasan informatif. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat dilakukan di Dusun Krajan Desa Sabrang Kec. Ambulu Kab. Jember, Februari 2023 sampai Mei 2023. Metode yang digunakan adalah pengamatan, wawancara, dan implementasi langsung website Usaha Budidaya Aggrek Watu Ulo. Hasil kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ialah pembuatan website usaha yang dapat meningkatkan kredibilitas serta meningkatkan jangkauan promosi dan pemasaran produk.
Optimalisasi Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Pendekatan Kolaboratif Dalam Mengenal Karya Ilmiah KelAS XI SMA Negeri 3 Palembang R, Refilita; Lestari, Hikmah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 1 (2024): April
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10971760

Abstract

The aim of this research is to optimize student learning outcomes by using a collaborative approach in recognizing scientific work in class XI SMA Negeri 3 Palembang. The method used in this research is a classroom action research method with planning, action, observation and reflection stages. Data collection techniques in this research are observation, documentation and tests. Furthermore, data analysis techniques in this research include qualitative data analysis techniques and quantitative data analysis techniques. This research consists of two cycles, each cycle going through planning, implementation, observation and reflection stages. The results of the research and discussion show that using a collaborative approach to material about scientific work using good steps can optimize student learning outcomes. This can be seen from the percentage of completeness of students' learning outcomes, namely starting from the experiment in cycle 1 it was 67.7% and increased in cycle II to 83.8%. The percentage of completeness of student learning outcomes obtained from cycle II has reached the success indicators set out in this research, namely achieving the Minimum Completeness Criteria (KKM) for Indonesian scientific work material with a score of ≥ 78 reaching more than 80%. So researchers can identify that using a collaborative approach can optimize student learning outcomes in getting to know scientific work in class XI SMA Negeri 3 Palembang.
Assisting the School Principals for Accreditation Site Visit (A Community Service in Pulo Gadung Sub-District East Jakarta) Supadi S; Evitha Soraya; Easyah Theoline; Salsa Sabillah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 8 (2023): November (In Progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10160057

Abstract

This community service focuses on providing assistance to school principals on document preparation for the accreditation assessor to review in reference to the standards. This assistance is important for school principals to be reminded about their roles and functions to improve school quality in general and specifically to reflect their efforts in preparing accreditation site visit tools. However, in providing the assistance, the research team focused more on the components of Teacher Quality and School Management. In this community service, the target participants were 50 elementary school teachers in Pulo Gadung District. The design of this community service follows the CBPR design which uses four stages. They are Community Preparation, Community Brainstorming, Community Sorting and Rating; and Community Interpretation (see Fg.1). The CBPR design fully supports collaborative work that is centered or based on a problem that requires a solution. In general, this research design is used with the aim of promoting change or action in society. The research design involved collaborative work between the research team, a representative of the local government and the team of school principal participants.The community service carried out through assisting elementary school principals have emerged mutual benefits among the research team and school principals. The benefits are mutual coordination, communication and cooperation in community orde to improve the quality of education, especially in terms of preparing document for accreditation site visit. Similar activities are a necessity in the future, particularly for schools that have not been involved in the Community Service carried out at this time.
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting Pada Balita di Desa Parang Baddo Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan Pratama, Adi Putra; Harma, Asmarani; Latief, Mutmainnah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11401241

Abstract

Stunting is a condition where a toddler has less length or height compared to children his age. Stunted toddlers are a chronic nutritional problem caused by many factors, such as socio-economic conditions, maternal nutrition during pregnancy, pain in babies, and lack of nutritional intake in babies. The formula given to children who experience malnutrition according to the standards set by the World Health Organization (WHO) is made from oil, sugar, milk, water and flour. Apart from that, PMT can be made yourself with a composition that contains energy intake, protein and is made from ingredients that are easily obtained by the public at an affordable cost. These ingredients can be replaced with local food ingredients which are rich in vitamins and protein. The results of Monitoring the Nutritional Status (PSG) of Toddlers in 2017 by the Ministry of Health showed that 17.8% of toddlers experienced nutritional problems, including 3.8% cases of malnutrition and 14% malnutrition (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2018). Meanwhile, based on the 2018 Riskesdas, cases of malnutrition reached 3.9% and cases of malnutrition reached 13.88% (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2018). The prevalence of stunting in South Sulawesi Province in 2022 will be at 27.2 percent. Jeneponto Regency is the area with the highest stunting prevalence in South Sulawesi in 2022, reaching 39.8 percent, an increase of 1.9 percentage points from the stunting prevalence in 2021. Tana Toraja Regency is in second place with the largest stunting prevalence at 35.4 percent. Pangkajene and Islands Regency was 34.2 percent. Takalar Regency is still listed as an area with a high stunting prevalence rate, but recently it has decreased significantly. Based on data from the Indonesian Nutrition Status Study (SSGI) in 2022, the prevalence of stunting in Takalar Regency is at 31.1 percent. This figure has decreased significantly compared to 2021 of 34.7 percent.