cover
Contact Name
Yulia Oktarina
Contact Email
yuliaoktarina@uinjambi.ac.id
Phone
+6285273034140
Journal Mail Official
yuliaoktarina@uinjambi.ac.id
Editorial Address
Jl. Jambi-Muara Bulian KM.16 Simpang Sungai Duren, Muaro Jambi, Jambi 36363
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
ISSN : 25983997     EISSN : 25983997     DOI : https://doi.org/10.30631/ies
Islamic Education Studies (IES) adalah jurnal pendidikan agama Islam yang diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. IES mempublikasikan artikel hasil penelitian dan kajian pendidikan agama Islam yang ditulis oleh ahli dari berbagai negara. IES fokus pada kajian metode, strategi, media, materi, dan evaluasi pembelajaran, khususnya pada materi akhlak akhlak, fiqh, Al Quran & hadits, dan sejarah kebudayaan Islam pada level pendidikan dasar dan menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 55 Documents
AKHLAK PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK DALAM KITAB TAISIR AL-KHALLAQ KARYA SYAIKH HAFIDZ HASAN AL-MAS’UDI Epi Susanti; Habibuddin Habibuddin; Ropiko Ropiko
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v4i2.28

Abstract

Akhlak pendidik dan peserta didik berperan penting dalam mencapai keberhasilan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akhlak seorang pendidik dan peserta didik yang terdapat dalam kitab Taisir Al-Khallaq Karya Syaikh Hafidz Hasan Al-Mas'udi serta implementasinya terhadap pendidikan Islam Di Era Global. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Studi kepustakaan (liberary research). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara mengamati pada sumber-sumber tertentu, mencari, menelaah buku-buku atau lainnya yang berkaitan, dengan skripsi ini. Pengumpulan data dibagi menjadi dua sumber yaitu data primer dan data sekunder.Kemudian data dianalisis menggunakan metode deskriptif dan kontekstual. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa akhlak seorang pendidik meliputi : bertakwa, memiliki sifat terpuji, tawadlu', rendah hati, sabar, penuh kasih sayang, adil, selalu memberi nasihat, dan tidak boleh membebani siswa dengan sesuatu yang belum dimengertinya. Selanjutnya, akhlak seorang peserta didik terbagi menjadi tiga golongan yaitu : akhlak terhadap dirinya sendiri meliputi: membersihkan hati dalam rangka taqarrub kepada Allah, menghiasi diri dengan sifat mulia. Akhlak terhadap pendidik meliputi: harus senantiasa patuh dan tunduk agar mendapat ridho darinya. Kemudian, akhlak terhadap saudara-saudaranya meliputi: harus saling membantu dan tidak boleh mengejek teman yang belum bisa. Implemplementasi akhlak menjadi rujukan dalam mengembangkan pemahaman ilmu akhlak dalam dunia pendidikan terutama dalam menghadapi era global yang penuh tantangan.
PENERAPAN METODE SAVI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN PADA PEMBELAJARAN AL-QUR’AN HADITS Maliki Maliki; Constantin Constantin; Yulia Oktarina
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v4i2.29

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kesulitan siswa dalam membaca Al-Qur’an sesuai dengan Ilmu Tajwid pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits kelas VIII A Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Tanjung Jabung Timur. Kesulitan tersebut menyebabkan hasil belajar siswamenjadi rendah.Dalam penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits kelas VIII A. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penerapan metode pembelajaran SAVI (Somatic, Audio, Visual, dan Intelektual) yang merupakan cara belajar dengan menggabungkan seluruh aktifitas tubuh yang melibatkan seluruh panca indera. Keberhasilan dalam belajar siswa ditunjukkan pada tiap-tiap siklusnya, dimulai dari observasi awal nilai rata-rata siswa yaitu 42,85%, jumlah siswa yang berhasil yakni 12 siswa dari 28 jumlah keseluruhan siswa, sementara target untuk mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah 70. Pada siklus I nilai rata-rata 53,57%, jumlah siswa yang berhasil yakni 15 siswa. Pada Siklus II mengalami peningkatan dengan rata-rata 85,71%, jumlah siswa yang berhasil yakni 24 siswa. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan metode SAVI (Somatic, Audio, Visual, dan Intelektual) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A pada pembelajaran Al-Qur’an Hadits di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Tanjung Jabung Timur.
PENERAPAN METODE EDUTAINMENT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN FIKIH Reza Mahendra; Hasnidar Karim; Habib Muhammad
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v4i2.30

Abstract

Penelitian Ini membahas tentang Penerapan Metode Edutainment Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Tanjung Jabung Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana guru menerapkan metode Edutainment di masa pandemi saat ini dalam kegitan pembelajaran Fiqih Kelas XI IPA di Madrasah Aliyah Negeri 1 Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini mengguanakan pendekatan deskriptif kualitatif, maka kehadiran penelitian di lapangan sangat penting sekali. Peneliti bertindak langsung sebagai instrumen dan pengumpul data. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi teknik analisis data penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa penggunaan metode Edutainment sangat membantu dan cukup berhasil untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di masa pandemic saat ini. Adapun kendala yang dihadapi misalnya: masa pandemi, jaringan tidak mendukung, tidak semua anak memiliki alat komunikasi, faktor lingkungan, dan terbatasnya jam pembelajaran. solusi yang dilakukan yaitu, belajar melalui whatsab grub, mengambil materi kesekolah, pemberian tugas, dan guru memberikan motivasi.
STRATEGI GURU FIQIH DALAM MELAKSANAKAN PROSES PEMBELAJARAN DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 KOTA JAMBI Muhammad Zaki Rahman; Kasful Anwar
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v4i2.31

Abstract

Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Jambi adalah salah satu lembaga pendidikan yang terletak di Jl. Adityawarman, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi guru fiqh dalam melaksanakan proses pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Jambi, beserta permasalahan apa saja yang dihadapi guru fiqih, dan apa yang dilakukan guru fiqih untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan yaitu penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan dengan cara memperoleh data melalui penelitian berdasarkan objek lapangan. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis triangulasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa strategi yang digunakan guru fiqih dalam melaksanakan proses pembelajaran ialah dengan menggunakan berbagai metode diantaranya metode ceramah, diskusi, resitasi, dan demonstrasi. Adapun permasalahan yang dihadapi guru fiqih saat melaksanakan proses pembelajaran ialah masih ditemukannya siswa-siswi yang tidak bersemangat atau malas dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, untuk solusinya guru fiqih selalu mengingatkan siswa-siswi tersebut untuk mengerjakan apa yang ditugaskan oleh guru, dan memberi semangat serta motivasi dengan perbaikan nilai jika tugas dikerjakan dengan baik.
KREATIVITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN KARAKTER RELIGIUS SISWA DI PEMBELAJARAN MASA PANDEMI COVID-19 Fitri Ramadhani; Fitri Hardiyanti
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v4i2.32

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kreativitas guru sekolah dalam membangun karakter religius siswa melalui pembelajaran pendidikan agama islam masa pandemi covid-19 di SMK Negeri 1 Kota Jambi. tujuannya adalah untuk mengetahui kreativitas guru sekolah dalam membangun karakter religius siswa melalui pembelajaran pendidikan agama islam masa pandemi covid-19 di SMK Negeri 1 Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan jenis deskriptif dengan mengambil latar SMK Negeri 1 Kota Jambi. pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penemuan dan penelitian membuktikan bahwa kreativitas guru sekolah dalam membangun karakter religius siswa melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam di masa pandemi covid-19 ini sudah dikatakan kreatif yaitu guru menerapkan pembelajaran di masjid, guru mengajak siswa untuk sholat dhuha dan zuhur berjamaah, membuat buku diary sholat dan al-qur’an, membuat buku dongkrak ibadah (BDI), membuat program One Day One Juz, membuat vidio mengaji, praktek hafalan doadoa, hafalan juz 30, hafalan bacaan sholat, praktek sholat jenazah dan mengikuti kegiatan keagamaan di luar jam pelajaran kerohanian Islam (Rohis) rutin setiap hari jum’at. Kemudian upaya yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membangun karakter religius yaitu selalu memberikan pekerjaan rumah yang berkaitan dengan religius, mengajak siswa untuk ikut bergabung dalam kegiatan keagamaan, dan menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik di sekolah.
PENANAMAN NILAI-NILAI TOLERANSI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 KERITANG INDRAGIRI HILIR RIAU Hasnaini Hasnaini; Muhammad Hurmaini; Eliza Trimadona; Mukhlis Mukhlis
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.326 KB) | DOI: 10.30631/ies.v5i1.35

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi dari observasi awal peneliti di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Keritang Indragiri Hilir Riau tentang penanaman nilai-nilai toleransi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Untuk menghargai dan menghormati perbedaan haruslah menanamkan nilai-nilai toleransi terutama pada lembaga sekolah yang mana para peserta didik adalah generasi penerus bangsa. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriftif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi keterpercayaan. Hasil penelitian ini adalah cara guru Pendidikan Agama Islam menanamkan nilai-nilai toleransi dengan cara menggunakan metode pembelajaran yang meningkatan pemahaman siswa, memotivasi siswa, dan guru bersikap simpatik. Adapun nilai-nilai toleransi di tenamakan pada mata pelajaran pendidikan Agama Islam sesuai dengan RPP yang dibuat oleh guru Adapun nilai toleransi yang di tanamkan adalah :Menghormati, Menghargai, Bersaudara, Bekerjasama, dan Berbagi, dan guru berharap siswa dapat menerapkan di lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Faktor pendorong penanaman nilai-nilai toleransi adalah dari dorongan kepala sekolah dan majelis guru, kurangnya multikultural, dan komunikasi antar guru dan siswa terjalin dengan baik. Adapun faktor penghambat yaitu dari lingkungan di luar sekolah.
IMPLEMENTASI PROGRAM METODE PEMBIASAAN TADARUS AL-QUR’AN TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Meliyana Febriyanti; Hindun Hindun; Rina Juliana
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.103 KB) | DOI: 10.30631/ies.v5i1.36

Abstract

ABSTRAK Tadarus Al-Qur’an atau kegiatan membaca Al-Qur’anmerupakan salah satu bentuk peribadatan yang diyakini dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan yang berimplikasi pada sikap dan perilaku positif, dapat mengontrol diri, dapat tenang, lisan terjaga,dan istiqomah dalam beribadah. Dengan adanya anak terbiasa membaca Al-Qur’an setiap hari, maka itu sebagai langkah awal dalam mengyahati, memahami, mencintai dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya.Pendekatan Penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi keterpercayaan hasil penelitian diperoleh dengan teknik triangulasi data. Hasil penelitian peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an melalui program metode pembiasaan tadarus Al-Qur’an dapat dikatakan sebagai program yang sangat baik. Faktor yang menjadi kendala program tadarus Al-Qur’an diantaranya adalah alokasi waktu yang kurang, kurang menghargai waktu, dan factor lingkungan siswa.Sedangkan solusi untuk mengatasi kendala tersebut adalah motivasi dan perhatian dari guru, ciptakan suasana yang inovatif, ciptakan peraturan baru, dan memberikan reward dan funishment. Kata Kunci: implementasi, metode pembiasaan tadarus Al-Qur’an
PENANAMAN NILAI-NILAI AGAMA ISLAM DI BULAN RAMADAN PADA SISWA PAUD IT ALGHAZALI MODERN SCHOOL KOTA PALANGKARAYA Widya Permata Dilla
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.856 KB) | DOI: 10.30631/ies.v5i1.37

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang penerapan nilai-nilai agama Islam di bulan Ramadan pada siswa PAUD IT Al Ghazali Modern School Palangka Raya. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai agama Islam yang ditanamkan serta metode yang dilakukan dalam penanaman nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis, baik lisan maupun tulisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Hasil penelitian ini adalah nilai-nilai agama Islam yang ditanamkan di bulan Ramadan pada siswa PAUD IT Al Ghazali Modern School, seperti kegiatan membaca doa masuk kelas, doa sebelum belajar, doa sebelum dan sesudah berwudhu, doa setelah sholat, murojaah ayat-ayat pendek, melaksanakan sholat dhuha berjamaah, membiasakan siswa untuk berinfaq dan sedekah, serta mengaitkan setiap kegiatan pembelajaran dengan nuansa Islami Ramadan.Penanaman nilai-nilai agam Islam tidak hanya dilakukan untuk para siswa, tetapi juga untuk para pendidik. Kegiatan ini meliputi taddarus Alquran, hafalan surah pendek juz 30 dan juz amma, serta sedekah yang akan diberikan kepada orang-orang di sekitar.Penanaman nilai-nilai agama Islam di bulan Ramadan pada Siswa PAUD IT Al Ghazali Modern School dilakukan dengan berbagai metode, seperti metode keteladanan, metode pembiasaan, metode pemberian nasihat, dan metode demonstrasi.Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di PAUD IT Al Ghazali MS pada bulan Ramadan 1443 H dilaksanakan secara tatap muka terbatas. Kewajiban menjalankan ibadah puasa bagi umat Islam tidak menjadi penghalang bagi para siswa untuk tetap mengikuti proses pembelajaran. Momen ini dimanfaatkan oleh para pendidik untuk menanamkan nilai-nilai agama Islam pada siswa dengan tujuan mengenalkan dan membiasakan siswa untuk selalu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: Penanaman Nilai, Nilai-Nilai Agama Islam
KREATIVITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Edi Saputra; Kasful Anwar; Yulia Oktarina; Nur Istiani
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.836 KB) | DOI: 10.30631/ies.v5i1.38

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreatifikas guru pendidikan agama islam dalam memotivasi pembelajaran siswa di SMP Negeri 22 Merangin. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang teknik pengumpulan datanya dengan teknik wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Hasilnya yaitu kreativitas Guru PAI dalam memotivasi belajar siswa seperti penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, penggunan media pembelajaran yang menarik perhatian siswa, melakukan kegiatan pembelajaran di luar jam pembelajaran PAI, Pengelolaan kelas yang baik sesuai metode yang di pakai. Kemudian Motivasi yang di dapatkan siswa ada beeberapa faktor seperti di beri hukuman dan Penghargaan, siswa lebih aktif dalam pembelajaran, anak di dalam kelas di jamin keamanan dan kenyamanannya, dan faktor pendukung guru melakukan kreativitas yaitu guru menggunakan metode yang bervariasi, memiliki sifat humoris dan menghargai pendapat siswanya, dan faktor penghambat Guru melakukan kreativitas ada beberapa seperti fasilitas sekolah,wawasan pengajaran yang kurang, usia, dan Guru merasa puas dengan media yang di pakai. Kata Kunci: Kreativitas Guru, Pendidikan Agama Islam, Motivasi Belajar.
INTEGRALISASI PENDIDIKAN NILAI-NILAI AGAMA KE DALAM PENDIDIKAN POLITIK MASSIV soraya oktarina
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.237 KB) | DOI: 10.30631/ies.v5i1.39

Abstract

Pendidikan politik, upaya meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang politik, mendorong ketertarikan individu untuk terjun kedalam aktivitas politik. Dewasa ini, politik kadung dikenal dengan diksi kotor, curang, buruk, dan tidak ramah. Diperlukan suatu pembaharuan iklim dan citra politik yang menyejukan. Agama merupakan landasan dan pijakan individu dalam bersikap. Memasukan nilai nilai ajaran agama islam dalam kegiatan Pendidikan politik, akan menghasilkan suatu budaya politik yang humanistic. Pendidikan politik ditujukan untuk menanamkan pentingnya demokrasi, keterbukaan dan empati, keadilan, persatuan dan sikap saling menghargai. Sementara islam dan Al-quran, adalah pedoman lengkap yang secara subtansial mengatur kehidupan manusia berdasarkan keadilan. Penanaman Nilai agama dalam proses Pendidikan politik menjadi harapan baru guna melahirkan suasana politik damai, bermartabat dan beradab.