cover
Contact Name
Yulia Oktarina
Contact Email
yuliaoktarina@uinjambi.ac.id
Phone
+6285273034140
Journal Mail Official
yuliaoktarina@uinjambi.ac.id
Editorial Address
Jl. Jambi-Muara Bulian KM.16 Simpang Sungai Duren, Muaro Jambi, Jambi 36363
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
ISSN : 25983997     EISSN : 25983997     DOI : https://doi.org/10.30631/ies
Islamic Education Studies (IES) adalah jurnal pendidikan agama Islam yang diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. IES mempublikasikan artikel hasil penelitian dan kajian pendidikan agama Islam yang ditulis oleh ahli dari berbagai negara. IES fokus pada kajian metode, strategi, media, materi, dan evaluasi pembelajaran, khususnya pada materi akhlak akhlak, fiqh, Al Quran & hadits, dan sejarah kebudayaan Islam pada level pendidikan dasar dan menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 55 Documents
EVALUASI PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MADRASAH TSANAWIYAH Maisah Maisah; Elly Surayya
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v3i2.51

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana evaluasi pembelajaran aqidah akhlak di Madrasah Tsanawiyah Nururrodhiyah Kota Jambi. Penulis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya peneliti menggunakan teknik analisis Data Reduction (Reduksi Data), yaitu dengan merangkum, memilih, dan memfokuskan pada hal-hal yang penting. Data Display (Penyajian Data) Penyajian data maka data terorganisasikan, tersusun dalam pola hubungan, sehingga akan semakin mudah dipahami. Data Verification (Verifikasi Data), yaitu data tersebut masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya dalam evaluasi pembelajaran aqidah akhlak di madrasah tsanawiyah nururrodhiyah kota jambi: 1) Perencanaan Evaluasi Pembelajaran Aqidah Akhlak dilaksanakan dalam bentuk menentukan tujuan evaluasi, mementukan soal, dan menganalisis soal. 2) Dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran guru aqidah akhlak mengadakan Pre-Test sebelum pembelajaran dimulai dan mengadakan Post-Tes setelah pembelajaran selesai, serta memberikan Pekerjaan Rumah (PR) pada siswa. 3). Kendala pada pelaksanaan evaluasi pembelajaran ini karena kurangnya minat belajar siswa yang menyebabkan siswa tidak bisa tuntas sesuai KKM yang telah ditentukan. Solusi untuk menghadapi kendala tersebut yaitu dalam pembelajaran aqidah akhlak peneliti menyarankan agar guru dapat mengembangkan metode pembelajaran agar siswa tidak bosan, pada evaluasi pembelajaran peneliti menyarankan agar guru dapat membuat kisi-kisi soal dan menyesuaikan dengan kondisi pada saat sekarang ini dengan tidak membebani siswa dengan tugas harian yang berlebihan agar pelaksanaan evaluasi pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan dapat tercapainya hasil belajar yang maksimal dan mencukupi nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kata kunci: Evaluasi, Pembelajaran Aqidah Akhlak
PEMBELAJARAN ILMU FIQH DI ALIYAH DENGAN PENDEKATAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA Djisman Aziz
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v3i2.52

Abstract

ABSTRAK Salah satu pendekatan yang dilakukan guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran Ilmu Fiqh di MAN Laboratorium adalah metode interaktif berbasis multimedia, hal tersebut telah dikdukung oleh fasilitas yang memadai, namun penerapannya belum sepenuhnya dapat dilaksanakan. Hal ini terjadi karena terbatasnya kemampuan guru, baik dalam memahami metode maupun skill dalam menerapkannya. Meski penerapannya dilakukan seadanya dalam pembelajaran Ilmu Fiqh namun telah berhasil memudahkan dan menyenangkan siswa dalam memahami konten pelajaran tersebut. Solusi alternatif paling awal bagi pengembangan model pembelajaran mata pelajaran Fiqih berbasis multimedia di kelas X MAL adalah menggunakan microsoft power point. File yang kegiatan dan materi pembelajaran yang telah disiapkan sedemikian rupa oleh guru selanjutnya dibagikan kepada para siswa. Hal ini dimaksudkan agar terjadi pengulangan pembelajaran oleh siswa, everywhere dan everytime secara interaktif, komunikatif, dan menyenangkan, guna meningkatkan pemahaman ajaran hukum Islam dan meningkatkan kualitas kebenaran dalam menjalankan ajaran hukum Islam. Kata kunci: fiqh, pendekatan interaktif, multimedia
PENINGKATAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI RUTINITAS MEMBACA ASMA’UL HUSNA PADA SANTRI Fhadilatul Khoiroti; Mukhlis Mukhlis; Ropiko Ropiko
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v3i2.53

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh beberapa kegiatan yang sengaja dilaksanakan guna meningkatkan karakter religius santri yang mana kegiatan-kegiatan tersebut adalah kegiatan membaca Asma’ul Husna yang mana berguna untuk menanamkan nilai-nilai islami yang diharapkan mampu mempengaruhi karakter religius santri menjadi lebih baik lagi. Pondok Pesantren Riyadhul Amien merupakan lembaga pendidikan yang berupaya meningkatkan karakter religius santri melalui kegiatan Asma’ul Husna tersebut. Tujuan peneliti melakukan penelitian ini yaitu 1.Untuk mengetahui bentuk kegiatan meningkatkan perilaku karakter religius santri melalui rutinitas membaca Asmaul Husna di Pondok Pesantren Riyadhul Amien Danau Lamo 2.Untuk mengetahui rutinitas membaca Asmaul Husna dalam meningkatkan karakter religius santri di Pondok Pesantren Riyadhul Amien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan konsep Milles dan Hubberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil anlisis data menyimpulkan bahwa 1. Kegiatan rutinitas membaca Asma’ul Husna di Pondok Pesantren Riyadhul Amien desa Danau Lamo dilaksanakan setiap hari sebelum memulai pembelajaran. Rutinitas membaca Asma’ul Husna ini dilakukan secara bersam-sama dilapangan dan di dampingi oleh pengurus bagian keamanan. 2. Karakter religius santri yang meningkat melalui rutinitas membaca Asma’ul Husna yaitu meningkatkan iman dan taqwa, akhlakul karimah dan disiplin dari santri tersebut. Kata Kunci: Karakter Religius, Asma’ul Husna
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ANAK AUTIS TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Angga Wiyantoro; Hasnidar Karim; Yudi Kurniawan
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v3i2.54

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang teknik pengumpulan datanya dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian diolah dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada anak autis masih banyak yang kurang mampu menerapkan apa yang telah diajarkan oleh guru Pendidikan Agama Islam sehingga sangat berpengaruh pada kecerdasan dan tingkah laku siswa pada anak autis, adapun metode yang sering digunakan dalam pembelajaran adalah menggunakan teknik modelling supaya apa yang diajarkan bisa tervisualisasi secara jelas kepada mereka. Biasanya media yang digunakan bisa berbentuk visual seperti poster,gambar, audio visual seperti video. kendala dan faktor pendukung pembelajaran Pendidikan Agama Islam Yaitu, Tingkat kemampuan anak yang bervariasi sehingga membutuhkan penanganan yang berbeda-beda pula, maka dari adanya faktor pendukung salah satunya adalah menggunakan alat peraga dan media gambar, media audio visual, salah satunya seperti memutarkan video kisah-kisah teladan Rasulullah SAW atau penerapan akhlak. Hal ini dilakukan karena pada umumnya anak autis lebih mudah dan cepat memahami apabila dijelaskan melalui sebuah gambar audio visual karena mereka tidak bisa untuk dijelaskan secara monoton saja. Kata Kunci: Implementasi, Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Anak Autis.
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN WHATSAPP SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN PENGAMALAN NILAI-NILAI AGAMA BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Mukhlis Mukhlis
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v3i2.55

Abstract

ABSTRAK WhatsApp dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami pertumbuhan dari segi jumlah pengguna dan volume pesan yang diproses. Oleh karena itu sebagai antisipasi terhadap dampak negatif media massa tersebut, lembaga pendidikan selain memberikan bekal ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS), serta ketrampilan berfikir kreatif, juga harus mampu membentuk manusia Indonesia yang berkepribadian, bermoral, beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya kurangnya pengamalan Islam dalam kehidupan sehari-hari karena kurang sentuhan ulama, keterbelakangan, kemiskinan, pendidikan islam yang masih rendah dan dari faktor eksternal. Islam yang demikian hebat tidak menjadi perilaku keseharian masyarakat.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuanitatif. Penelitian dilakukan di terhadap siswa sekolah menengah atas yang berada di Kota Jambi pada tahun 2018. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner. Pendistribusian kuesioner dilakukan dengan cara sharing alamat googleform kepada para siswa melalui aplikasi WhatsApp. Bahwa reponden melaksanakan dan menanamkan nilai-nilai agama melalui media sosial WhatsApp. Sebagaimana di ketahui bahwa sikap penanaman nilai-nilai agama meliputi: nilai I’tiqadiyah, khuluqiyah, dan amaliyah. Aspek nilai-nilai ajaran Islam pada intinya dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu nilai-nilai aqidah, nilai-nilai ibadah, dan nilai-nilai akhlak. Nilai-nilai aqidah mengajarkan manusia untuk percaya akan adanya Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa sebagai Sang Pencipta alam semesta, yang akan senantiasa mengawasi dan memperhitungkan segala perbuatan manusia di dunia. Dengan merasa sepenuh hati bahwa Allah itu ada dan Maha Kuasa, maka manusia akan lebih taat untuk menjalankan segala sesuatu yang telah diperintahkan oleh Allah dan takut untuk berbuat dhalim atau kerusakan di muka bumi ini. Nilai-nilai ibadah mengajarkan pada manusia agar dalam setiap perbuatannya senantiasa dilandasi hati yang ikhlas guna mencapai rido Allah. Pengamalan konsep nilai-nilai ibadah akan melahirkan manusia-manusia yang adil, jujur, dan suka membantu sesamanya. Selanjutnya yang terakhir nilai-nilai akhlak mengajarkan kepada manusia untuk bersikap dan berperilaku yang baik sesuai norma atau adab yang benar dan baik, sehingga akan membawa pada kehidupan manusia yang tenteram, damai, harmonis, dan seimbang. Dengan demikian jelas bahwa nilai-nilai ajaran Islam merupakan nilai-nilai yang akan mampu membawa manusia pada kebahagiaan, kesejahteraan, dan keselamatan manusia baik dalam kehidupan di dunia maupun kehidupan di akhirat kelak. Kata kunci: WhatsApp, media, nilai agama.
UPAYA GURU SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Anggita Rahayu; Hasnidar Karim; Elly Surayya
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v3i1.56

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilakukan untuk mengetahui upaya guru Sejarah Kebudayaan Islam dalam memilih metode pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan minat belajar siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat dan pendukung guru Sejarah Kebudayaan Islam dalam meningkatkan minat belajar siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 8 Muaro jambi Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik mengumpulkan data mulai dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian sebagai berikut: pertama, guru mampu memilih dan menggunakan metode pembelajaran yang tepat sesuai materi pembelajaran. Kedua, guru mampu menggunakan strategi pembelajaran. ketiga, upaya yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan minat siswa yaitu dengan menggunakan metode yang bervariasi, Kelima,perlu menggunakan media pembelajaran. Keenam pegelolaan kelas yang menyenangkan dan interaksi antar guru yang baik. kendala yang di hadapi oleh guru diantaranya: kurangnya sumber dan media belajar, kemudian kurangnya motivasi siswa untuk belajar, guru masih kesulitan untuk mengatur siswa yang suka bermain-main dalam pembelajaran. Kemudian solusi yang diberikan antara lain: guru harus bisa menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan, sekolah selalu berupaya dalam meningkatkan kinerja guru dengan mengadakan kegiatan supervisi setiap bulannya. Kata kunci: Upaya guru, metode pembelajaran, minat belajar.
STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR FIQIH SISWA MADRASAH TSANAWIYAH Dwi Nurokhatun; Rina Juliana
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v3i1.57

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidak nya peningkatan motivasi belajar siswa dengan diterapkannya penggunaan strategi pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih Madrasah Tsanawiyah Swasta Dharma Wanita Kota Jambi, penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) jenis kolaboratif yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data digunakan metode observasi, angket, wawancara dan dokumentasi.Metode observasi digunakan untuk mengukur aktivitas siswa setiap per siklusnya.Metode angket digunakan untuk mengetahui kemampuan motivasi belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran kontekstual.Metode wawancara digunakan untuk mengetahui pendapat dan gambaran di Madrasah Tsanawiyah Swasta Dharma Wanita Kota Jambi. Dan metode dokumentasi digunakan untuk menggambarkan apa yang terjadi di kelas pada waktu pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, penggunaan strategi pembelajaran kontekstualmampu meningkatkan motivasi belajar Fiqih siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Swasta Dharma Wanita Kota Jambi yaitu 73,75% pada siklus I pertemuan 1, 75,77% pada pertemuan 2 dan 83,21% pada siklus II pertemuan 1, 86,30% pada pertemuan 2 . Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran Fiqih dengan menggunakan strategi pembelajaran kontekstualdapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi sedekah, hibah dan hadiah dari peningkatan nilai angketdi setiap siklus. Kata Kunci: Strategi Pembelajaran Kontekstual, Motivasi Belajar, Fiqih.
PENGGUNAAN MODEL MEANINGFUL INTRUCTION DESIGN DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN FIQIH BAGI SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH Diah Windari
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v3i1.58

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasi Model Pembelajaran Meaningful Intruction Design (MID) adapun penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 4 alur yaitu: (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3)Pengamatan, (4) Refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru Fiqih dan siswa kelas VII.2 yang terdiri dari 34 Orang. Instrumen penelitian ini, yaitu observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar Fiqih pada setiap siklus, pada siklus 1 persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 50%, dengan jumlah siswa 17 orang yang mencapai KKM dengan nilai rata-rata 60, dan setelah dilaksanakan siklus 2 persentase meningkat menjadi 91% dengan jumlah siswa 31 orang yang mencapai KKM dengan rata-rata nilai 77. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran Meaningful Intruction Design (MID) bisa meningkatkan hasil belajar Fiqih kelas VII.2 Madrasah Tsanawiyah Swasta Penyengat Olak Provinsi Jambi. Kata Kunci: Model Meaningful Intruction Design, Hasil Belajar, Fiqih
MOTIVASI IBU-IBU PENGAJIAN DALAM MENGIKUTI KEGIATAN MAJELIS TA’LIM AL-AWWABIEN KELURAHAN TANJUNG PASIR KOTA JAMBI Siti Mudrika; Dailami Julis; Nispi Syahbani
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v3i1.59

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif, peneliti berperan langsung sebagai perencana, pelaksana, pengumpulan data, menganalisis data dan sekaligus pelapor data. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian pada skripsi ini adalah motivasi ibu-ibu dalam mengikuti kegiatan Majelis Ta’lim Al-Awwabien sangat bervariasi, diantaranya adalah ada yang karena ingin menambah pengetahuan dibidang keagamaan, menambah wawasan, mempererat silahturrahmi antar sesama jamaah, ada juga dari sebagai bekal untuk akhirat, mengisi waktu kosong, ada juga karena sesuatu yang dirasakan setelah mengikuti pengajian tersebut. Faktor ibu-ibu mengikuti Majelis Ta’lim Al-Awwabien karena kesadaran dan kemauan dari diri sendiri, dan juga jarak antara rumah dan tempat pengajian sangat dekat, sarana dan prasarana memadai, selain itu ada juga yang senang dengan penyampaian yang diberikan ustadz karena materi yang disusun secara terperinci, ada juga karena dorongan dari teman dekat, dorongan dari anak dan yang paling utama adalah mengikuti kegiatan Majelis Ta’lim semata-mata mengharapkan ridho Allah SWT. Kata Kunci: Motivasi, Ibu-ibu Pengajian, Majelis Ta’lim
PENERAPAN METODE MENGAJAR BEREGU (TEAM TEACHING METHOD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Novianti Dwi Santi; Habibuddin Habibuddin; Ropiko Ropiko
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v3i1.60

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan metode Team Teaching dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VII A SMP Negeri 2 Muaro Jambi, dan dengan metode Team Teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK dilaksanakan sebagai upaya utuk mengatasi permasalahan yang muncul didalam kelas. Metode ini dilakukan dengan empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Keempat tahap tersebut merupakan siklus yang berlangsung secara berulang dan dilakukan dengan langkah-langkah yang sama dan dan difokuskan pada pembelajaran dengan menggunakan metode Team Teaching. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dilihat pada hasil tes yang diberikanoleh peneliti. Nilai KKM yang harus dicapai siswa sebesar 70. Dengan demikian, penggunaan metode Team Teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan keaktifan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. peningkatan tersebut dapat dilihat melalui siklus yang telah dilaukan. Pada pra siklus nilai rata-rata keberhasilan siswa 60,46%, Siklus I nilai rata-rata keberhasilan siswa 70,46% Siklus II nilai rata-rata keberhasilan siswa 74,37% Pada siklus III nilai rata-rata keberhasilan siswa 83,75%. Kata Kunci: Metode Team Teaching, Pendidikan Agama Islam, Hasil Belajar.