cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 172 Documents
Standar Pembuktian Debitur Dalam Bantahan Daftar Piutang Melalui Renvoi Prosedur (Studi Kasus: Putusan Ma Nomor 489 K/Pdt.Sus-Pailit/2022): Indonesia Oktariana, Rina; Evani, Nabila Putri; Syailendra, Moody Rizqy
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.7981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan mekanisme renvoi prosedur dalam penyelesaian sengketa daftar piutang pada proses kepailitan, serta mengkaji standar dan kualitas pembuktian debitur dalam mendukung bantahan terhadap daftar piutang tetap. Fokus penelitian diarahkan pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 489 K/Pdt.Sus-Pailit/2022, yang memperlihatkan bagaimana debitur menggunakan hak bantah melalui renvoi prosedur untuk mempersoalkan tagihan beberapa kreditur konkuren dan nominal piutang kreditur separatis. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, melalui studi terhadap Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU, ketentuan hukum pembuktian perdata, serta analisis putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa renvoi prosedur merupakan instrumen hukum yang penting untuk menjamin keakuratan daftar piutang, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kemampuan pihak yang mengajukan bantahan dalam memenuhi standar pembuktian yang memadai. Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi debitur karena alat bukti yang diajukan, baik berupa bukti transfer, rekening koran, maupun dokumen internal, tidak memiliki keterkaitan langsung dengan tagihan yang disengketakan. Temuan penelitian menegaskan bahwa standar pembuktian dalam renvoi prosedur lebih menitikberatkan pada kualitas, relevansi, autentisitas, dan daya sangkal alat bukti, termasuk bukti elektronik sebagai perluasan alat bukti surat berdasarkan UU ITE, daripada sekadar kuantitas dokumen yang diajukan. Oleh karena itu, keberhasilan debitur dalam membantah daftar piutang tetap sangat ditentukan oleh kemampuannya menghadirkan bukti yang spesifik, terverifikasi, dan berkorelasi langsung dengan piutang yang disengketakan. Putusan ini sekaligus memberikan pembelajaran penting bagi debitur, kreditur, dan kurator mengenai pentingnya presisi konstruksi pembuktian dalam sengketa kepailitan.
Analisis Matematis Metode Lagrange dalam Optimasi Berkendala serta Implementasinya pada Keputusan Produksi UMKM Situngkir, Ariani; Meliala, Dora Claudia; Rai, Evi Aiswara; Purba, Olivia Nauli Stevani; Situmeang, Teresia; Tobing, Yessy Yurun
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8014

Abstract

Optimasi merupakan suatu metode untuk memperoleh hasil terbaik dengan memaksimumkan keuntungan atau meminimumkan biaya dalam suatu kondisi tertentu. Dalam praktiknya, banyak permasalahan optimasi melibatkan kendala sehingga diperlukan metode khusus untuk menyelesaikannya. Salah satu metode yang digunakan adalah metode pengali Lagrange. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik metode Lagrange dalam menyelesaikan masalah optimasi berkendala. Metode yang digunakan adalah studi literatur berdasarkan jurnal ilmiah serta analisis matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Lagrange mampu mentransformasikan masalah optimasi berkendala menjadi optimasi tanpa kendala melalui pembentukan fungsi Lagrange. Selain itu, metode ini efektif dalam menentukan titik ekstrem dengan menggunakan turunan parsial. Studi kasus pada UMKM menunjukkan bahwa metode ini dapat digunakan dalam menentukan kombinasi produksi optimal sehingga memberikan keuntungan maksimum.
A Integration of Next-Generation Sequencing in Health Biotechnology: A Systematic Synthesis and Meta-Analysis of Diagnostic, Clinical, and Economic Impacts. Darban, Adabi; Maulana, Akram caesar; Rachmawati, Rachmawati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8037

Abstract

Technological development Next-Generation Sequencing(NGS) has revolutionized the fields of molecular diagnostics and healthcare biotechnology through comprehensive, high-throughput, and precision genomic approaches. This study aims to systematically synthesize scientific evidence on the diagnostic, clinical, and economic impact of NGS implementation in modern healthcare. The methods used areSystematic Literature Review(SLR) with reference to the PRISMA guidelines, using the Scopus database for the 2020–2026 publication period. Of the 3,491 identified articles, 20 met the inclusion criteria and were analyzed qualitatively. The synthesis results showed that NGS significantly improves diagnostic sensitivity and accuracy, accelerates diagnosis, and supports the application of precision medicine, particularly in genetic diseases, cancer, and infections. Furthermore, the implementation of NGS has been shown to provide clinical benefits in the form of improved patient outcomes and therapy efficiency, and demonstrates potentialcost-effectivenesslong-term. However, challenges related to regulation, ethics, genomic data privacy, and access disparities remain major concerns. Overall, NGS is a crucial pillar in the sustainable transformation of genomics-based health systems.
Kepastian Hukum Terhadap Kreditur Separatis Pemegang Hak Tanggungan Dalam Kepailitan Akbar, Kemas Ilham
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8091

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya ketidakpastian hukum terkait kedudukan dan hak eksekutorial kreditur pemegang Hak Tanggungan ketika debitur dinyatakan pailit. Baik dalam peraturan perundang-undangan maupun dalam praktik peradilan, khususnya pada Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat No. 15/Pdt.Sus-GLL/2019, Putusan No. 12/Pdt.Sus-GLL/2020, dan Putusan Mahkamah Agung No. 769 K/Pdt.Sus-Pailit/2016, putusan pengadilan tersebut menimbulkan persoalan hukum: (1) bagaimana kedudukan hukum kreditur pemegang Hak Tanggungan menurut UUHT dan UU Kepailitan, (2) bagaimana penerapan hak eksekutorial kreditur dalam proses kepailitan, dan (3) apakah pengaturan serta penerapannya telah mencerminkan kepastian hukum menurut teori Gustav Radbruch. Tujuan penelitian adalah menggambarkan dan menganalisis kedudukan hukum kreditur pemegang hak tanggungan, penerapan hak eksekutorial dalam proses kepailitan, dan menilai kesesuaiannya dengan teori kepastian hukum Gustav Radbruch. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach) melalui analisis peraturan perundangan-undangan dan tiga putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, secara normatif UUHT memberikan kedudukan separatis atau preferen dan/atau hak eksekutorial mandiri kepada kreditur pemegang Hak Tanggungan, namun UU Kepailitan membatasi hak tersebut melalui masa stay dan penguasaan kurator atas harta pailit. Kedua, hak eksekutorial kreditur terhapus karena objek jaminan pihak ketiga dimasukkan dalam boedel pailit serta tafsir yang keliru terhadap batas waktu dua bulan. Ketiga, penerapan hukum dalam tiga putusan tidak mencerminkan nilai kepastian hukum sebagaimana dimaksud dalam teori Gustav Radbruch. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan perlunya harmonisasi pengaturan dengan melakuakn refomulasi UU. untuk menjamin kepastian hukum bagi kreditur pemegang Hak Tanggungan dan semua pihak
Pemanfaatan DNA Rekombinan Dalam Produksi Protein Dan Obat Modern Oktavia, Nur Alvi; Azmi, Bintang Nur; Novianti, Heni; Marani, Reva
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8176

Abstract

Teknologi DNA rekombinan merupakan salah satu inovasi utama dalam bidang bioteknologi modern yang berperan penting dalam produksi protein dan obat-obatan secara efisien, spesifik, dan dalam skala besar. Perkembangan teknologi ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan akan produk biofarmaka yang aman, berkualitas tinggi, serta mampu memenuhi kebutuhan medis global yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi DNA rekombinan dalam produksi protein terapeutik dan obat modern, serta mengidentifikasi keunggulan dan tantangan dalam penerapannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional terbaru yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi DNA rekombinan telah berhasil diaplikasikan secara luas dalam produksi berbagai produk biofarmaka seperti insulin rekombinan, antibodi monoklonal, vaksin rekombinan, serta enzim terapeutik. Teknologi ini memiliki keunggulan dalam hal efisiensi produksi, tingkat kemurnian yang tinggi, serta keamanan yang lebih baik dibandingkan metode konvensional berbasis sumber hewani. Selain itu, teknologi ini juga memungkinkan rekayasa protein sesuai kebutuhan terapi sehingga meningkatkan efektivitas pengobatan. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan dalam penerapannya, seperti tingginya biaya produksi, kompleksitas proses pemurnian, serta regulasi yang ketat dalam industri farmasi. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, DNA rekombinan memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam industri biofarmasi modern dan berpotensi terus berkembang di masa depan.
Pengaruh Penggunaan Sistem Pembayaran Digital terhadap Kebiasaan Konsumtif Mahasiswa dengan Financial Behavior sebagai Variabel Moderasi di Era Cashless Society Lestari, Komang Sutami Sri; Suci, Ni Made
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8206

Abstract

Perkembangan teknologi finansial mendorong meningkatnya penggunaan sistem pembayaran digital dalam aktivitas transaksi masyarakat, termasuk mahasiswa. Kemudahan, kecepatan, serta berbagai promosi yang ditawarkan dalam sistem pembayaran digital dapat mempengaruhi perilaku konsumsi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan sistem pembayaran digital terhadap kebiasaan konsumtif mahasiswa serta menguji peran financial behavior sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 120 mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem pembayaran digital berpengaruh positif terhadap kebiasaan konsumtif mahasiswa. Selain itu, financial behavior terbukti mampu memoderasi hubungan antara penggunaan sistem pembayaran digital dengan kebiasaan konsumtif mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan perilaku keuangan dalam menghadapi perkembangan sistem pembayaran digital di era cashless society.
Pengaruh Literasi Digital dan Motivasi Intrinsik Terhadap Kinerja Karyawan di Kecamatan Parongpong Girsang, Fry Sandes; Karundeng, Meidy Lieke; Susanti, Mila
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh dari literasi digital dan motivasi intrinsik terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Parongpong. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain yang bersifat penjelasan. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada 31 responden dengan menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan melalui Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) yang difasilitasi dengan SmartPLS. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Demikian pula, motivasi intrinsik memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan memanfaatkan teknologi digital serta dorongan motivasi dari dalam diri pegawai adalah faktor kunci untuk memperkuat mutu dan keproduktifan kerja. Oleh sebab itu, peningkatan literasi digital yang diperkuat oleh motivasi intrinsik dapat menjadi metode yang sesuai guna memaksimalkan kinerja pegawai di tingkat kecamatan.
Hilirisasi Hilirisasi Pertambangan Sebagai Instrumen Investasi Berkelanjutan Dalam Perpanjangan Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK): Hilirisasi Pertambangan Sebagai Instrumen Investasi Berkelanjutan Dalam Perpanjangan Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) Mbuna, Laode; Rahmadani, Fitrah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8241

Abstract

Hilirisasi pertambangan merupakan strategi nasional yang bertujuan meningkatkan nilai sumber daya alam melalui pengolahan dan pemurnian di dalam negeri. Strategi ni tidak hanya memperkuat struktur industri nasional dan menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menarik investasi dan memperkuat daya saing ekonomi indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan hilirisasi dari perspektif hukum investasi, dengan fokus pada ketentuan perpanjangan WIUPK. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur hukum terkait. Hasil kajian menunjukan bahwa UU No. 2 Tahun 2025 memperkuat posisi hilirisasi sebagai syarat hukum dalam pengelolaan pertambangan, dengan menetapkan bahwa perpanjangan WIUPK hanya dapat diberikan kepada pelaku usaha yang terlibat dalam kegiatan pengolahan dan pemurnian. Selain itu, mekanisme pemberian WIUPK diatur secara afirmatif dan kompetitif, dengan prioritas kepada BUMN, BUMD, koperasi, UKM, organisasi keagamaan, dan perguruan tinggi. Dari perspektif hukum investasi, keberhasilan hilirisasi sangat bergantung pada kepastin hukum, stabilitas regulasi, dan insentif yang menarik bagi investor.
Isu-Isu Pembangunan Dan Kesehatan Yang Berkeadilan Di Indonesia: Analisis Sosiologi Yunus, Muhammad Yusri; Syukur, Muhammad; Suhaeb, Firdaus W
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8254

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Isu-Isu Pembangunan Kesehatan Berkeadilan Di Indonesia Melalui Pendekatan Systematic Literature Review (SLR) Dengan Perspektif Sosiologi Pembangunan. Data Penelitian Diperoleh Dari 20 Artikel Ilmiah Bereputasi Internasional Yang Diseleksi Secara Sistematis Menggunakan Protokol PRISMA. Analisis Dilakukan Melalui Pendekatan Tematik, Teoretis, Dan Sintesis Konseptual Untuk Mengidentifikasi Pola Ketimpangan Serta Faktor-Faktor Yang Memengaruhinya. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Ketimpangan Kesehatan Di Indonesia Bersifat Multidimensional, Mencakup Aspek Distributif, Struktural, Sosial-Ekonomi, Dan Kebijakan. Ketimpangan Distributif Tercermin Pada Tidak Meratanya Distribusi Tenaga Medis, Fasilitas Kesehatan, Dan Infrastruktur Antara Wilayah Perkotaan Dan Daerah Tertinggal. Dari Sisi Struktural, Sistem Kesehatan Masih Menunjukkan Ketergantungan Antara Pusat Dan Daerah, Terutama Dalam Layanan Rujukan. Sementara Itu, Faktor Sosial-Ekonomi Seperti Pendapatan, Pendidikan, Dan Kondisi Lingkungan Terbukti Menjadi Determinan Utama Yang Memengaruhi Akses Serta Kualitas Layanan Kesehatan. Di Sisi Kebijakan, Implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Telah Meningkatkan Akses Formal, Namun Belum Sepenuhnya Menjamin Akses Nyata, Khususnya Bagi Kelompok Rentan. Temuan Juga Menegaskan Bahwa Kualitas Layanan Kesehatan Merupakan Faktor Krusial Selain Akses. Oleh Karena Itu, Pembangunan Kesehatan Berkeadilan Memerlukan Pendekatan Integratif Melalui Redistribusi Sumber Daya, Penguatan Kapasitas Daerah, Desentralisasi Layanan, Serta Integrasi Kebijakan Lintas Sektor. Penelitian Ini Menegaskan Pentingnya Pergeseran Paradigma Pembangunan Kesehatan Dari Sekadar Perluasan Akses Menuju Keadilan Substantif Yang Menjamin Layanan Kesehatan Yang Setara, Adil, Dan Berkelanjutan Bagi Seluruh Masyarakat.
Peran Literasi Digital Dalam Meningkatkan Etika Komunikasi Berinternet Mahasiswa Di Era Informasi Putra, robby Aditya; Kamil, Pajrun; Shihabuddin, Dede; Syahfitri, Runita Suema
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 3 No. 3 (2025): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi digital dalam meningkatkan etika komunikasi digital mahasiswa di era informasi. Fokus penelitian diarahkan pada kemampuan mahasiswa dalam mengakses, menavigasi, serta mengevaluasi informasi digital, serta implikasinya terhadap perilaku etis dalam berinternet. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup. Subjek penelitian terdiri dari empat mahasiswa yang dipilih secara purposive berdasarkan intensitas penggunaan teknologi digital dalam aktivitas akademik dan komunikasi sehari-hari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah memiliki kemampuan dasar dalam literasi digital, khususnya dalam melakukan pencarian informasi melalui mesin pencari, memanfaatkan hyperlink, serta melakukan evaluasi sederhana terhadap konten informasi. Namun, kemampuan tersebut masih terbatas pada aspek teknis dan belum sepenuhnya berkembang secara kritis. Keterbatasan ini berdampak pada etika komunikasi digital mahasiswa, yang masih menunjukkan kecenderungan kurang optimal dalam memverifikasi informasi, menyaring sumber yang kredibel, serta menerapkan prinsip tanggung jawab dalam berinternet. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital memiliki peran penting dalam membentuk etika komunikasi digital mahasiswa, sehingga diperlukan penguatan kemampuan literasi digital yang lebih komprehensif, khususnya dalam aspek berpikir kritis dan evaluasi informasi.

Page 10 of 18 | Total Record : 172