cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 1,531 Documents
Pengaruh Promosi Media Sosial dan Harga terhadap Minat Beli Kopi Kenangan pada Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara Khairul Nuhri; Patar Marbun; Amrin Mulia Utama Nst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Promosi Media Sosial dan Harga terhadap Minat Beli Kopi Kenangan Pada Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara . Populasi dalam penelitian ini adalah adalah seluruh Mahasiswa di Fakultas Pertanian Stambuk 2023 Universitas Sumatra Utara yang pernah membeli kopi kenangan Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang meliputi normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Promosi Media Sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Kopi Kenangan Pada Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Kopi Kenangan Pada Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli Kopi Kenangan Pada Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,587 menunjukkan bahwa 41.3% Minat Beli dapat dijelaskan oleh variabel Promosi Media Sosial dan Harga, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, dan Leverage Ratio terhadap Pemberian Opini Audit Going Concern (Studi Empiris pada Perusahaan Bumn yang Terdaftar di BEI Tahun 2022-2024) Danendra Alif Ramadhan; Abdul Ghofar
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan leverage ratio terhadap pemberian opini audit going concern pada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia dan situs masing-masing perusahaan. Populasi penelitian terdiri atas 35 perusahaan BUMN, sedangkan sampel ditentukan menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 34 perusahaan dengan periode pengamatan selama tiga tahun atau 102 observasi. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan analisis data menggunakan regresi logistik dengan bantuan EViews 12 Student Lite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi logistik layak digunakan, dengan nilai Likelihood Ratio sebesar 81,31196 dan probabilitas 0,000000. Nilai McFadden R-squared sebesar 78,39% dan tingkat ketepatan klasifikasi model sebesar 97,06%. Secara parsial, ukuran perusahaan memiliki nilai probabilitas 0,4903, kepemilikan manajerial 0,1949, dan kepemilikan institusional 0,1715, sehingga ketiganya tidak berpengaruh signifikan terhadap pemberian opini audit going concern. Sebaliknya, leverage ratio memiliki nilai probabilitas 0,0096 dan koefisien positif sebesar 31,64600, sehingga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberian opini audit going concern. Dengan demikian, leverage ratio menjadi faktor yang terkait dengan kecenderungan pemberian opini audit going concern pada perusahaan BUMN selama periode penelitian.
Stare and Gaze: Nonverbal Signs of Courtship in The White Olive Tree and Descendants of the Sun Azizah Zahidatun Fatihah; Nur Khasanah; Zahra Ajeng Larasati; Muchamad Abid Aldini; Farhan Azka Al Ghybrani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14028

Abstract

This study examines the use of nonverbal signs in courtship behavior portrayed in two Asian romance dramas, The White Olive Tree (2025) and Descendants of the Sun (2016). The study aims to identify the courtship phases in which nonverbal courtship signs appear and to analyze the forms of nonverbal signs represented through facial expressions and gestures in both dramas. This study employs a qualitative descriptive approach. The data consist of selected scenes from the two dramas that depict nonverbal interactions between the main characters, particularly scenes showing emotional closeness and romantic attraction. Data were collected by observing selected episodes and scenes from official streaming sources on iQIYI and were systematically categorized into a coding sheet. The data were analyzed using Spradley’s (1980) four stages of analysis: domain, taxonomy, componential analysis, and cultural themes, with Givens’ (1978) theory of nonverbal courtship behavior as the main analytical framework. The findings show that both dramas portray five courtship phases: the attention phase, recognition phase, interaction phase, sexual arousal phase, and resolution phase. The nonverbal signs include eye contact, facial expressions, smiles, gaze aversion, body movements, self-grooming, hand-holding, touching, and embracing. These signs function to express attraction, affection, emotional support, and intimacy. The study concludes that nonverbal communication plays an important role in developing emotional closeness and romantic relationships and that Givens’ theory can be applied to analyze courtship behavior in visual media.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila melalui Model Project Based Learning Berbantu Media Audio Visual di Kelas V Sekolah Dasar Negeri 104/II Sungai Pinang Nadia Pratihara; Abdullah Abdullah; Muhammad Subhan
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14030

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V SD Negeri 104/II Sungai Pinang. Berdasarkan hasil pengamatan awal, proses pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam mengikuti pembelajaran masih rendah. Kondisi tersebut berdampak pada hasil belajar siswa yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 70. Dari 30 siswa, hanya 10 siswa (33,33%) yang mencapai KKTP, sedangkan 20 siswa (66,67%) belum mencapai KKTP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Project Based Learning berbantu media audio visual pada siswa kelas V SD Negeri 104/II Sungai Pinang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi dan tes yang digunakan untuk mengetahui perkembangan proses dan hasil belajar siswa selama pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru mengalami peningkatan dari 66,66% menjadi 77,77% pada Siklus I, kemudian meningkat dari 88,88% menjadi 100% pada Siklus II. Proses belajar siswa juga mengalami peningkatan, yaitu dari 40,00% menjadi 70,00% pada Siklus I, kemudian meningkat dari 80,00% menjadi 100% pada Siklus II. Sementara itu, hasil belajar siswa meningkat dari 33,33% pada pratindakan menjadi 63,33% pada Siklus I dan kembali meningkat menjadi 93,33% pada Siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning berbantu media audio visual dapat meningkatkan proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V SD Negeri 104/II Sungai Pinang.
Pengaruh Digital Financial Literacy, Perceived Enjoyment, Self-Efficacy, Social Influence, dan Facilitating Conditions terhadap Use Behavior QRIS pada Generasi Z di Kota Bekasi Andrey Ivander; Barika Barika
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14031

Abstract

Pertumbuhan pembayaran digital menjadikan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) metode transaksi yang semakin banyak dipakai, tetapi intensitas penggunaannya pada Generasi Z belum merata. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digital financial literacy, perceived enjoyment, self-efficacy, social influence, dan facilitating conditions terhadap use behavior QRIS pada Generasi Z di Kota Bekasi berdasarkan kerangka Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 200 responden yang dipilih dengan purposive sampling, yaitu Generasi Z berusia 17 sampai 29 tahun yang berdomisili di Kota Bekasi dan pernah menggunakan QRIS. Instrumen terdiri atas 41 pernyataan berskala Likert lima poin yang dinyatakan valid dan reliabel. Data dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS Statistics 26. Hasil menunjukkan bahwa kelima variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap use behavior QRIS secara parsial, dan secara simultan menjelaskan 62,4% variasi perilaku penggunaan (F = 64,283; p < 0,001). Social influence memiliki koefisien terbesar (B = 0,300), sedangkan digital financial literacy memiliki koefisien terkecil (B = 0,100). Temuan ini memperkuat UTAUT2 dalam menjelaskan perilaku penggunaan QRIS. Penyedia layanan dan Bank Indonesia disarankan memadukan edukasi literasi keuangan digital, pengalaman pengguna yang menyenangkan, dukungan fasilitas, dan pemanfaatan pengaruh lingkungan sosial untuk mendorong penggunaan QRIS yang berkelanjutan.
Digital Readiness, Artificial Intelligence Use, and Student Learning Outcomes in Indonesia: Evidence from PISA 2025 Debora Nuraini; Sri Nurfitrianty; Andry Steven Manongga; Dian Aprilia Manase; Ahmad Suhendra
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14033

Abstract

Teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI) semakin mengubah praktik belajar siswa, tetapi peningkatan akses terhadap teknologi tidak selalu meningkatkan capaian belajar. Penelitian ini mengkaji hubungan antara kesiapan digital sekolah, penggunaan AI oleh siswa untuk kegiatan sekolah, kesempatan untuk mengevaluasi secara kritis informasi yang dihasilkan AI, kondisi sosial ekonomi, dan capaian belajar siswa di Indonesia berdasarkan data PISA 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder dengan analisis deskriptif, komparatif, dan interpretatif yang berfokus pada Indonesia. Siswa Indonesia melaporkan keterlibatan yang relatif tinggi dalam penggunaan teknologi digital dan AI, termasuk penggunaan perangkat digital untuk belajar di sekolah selama 2,5 jam per hari dan 53% siswa yang menggunakan chatbot AI setiap minggu. Namun, capaian rata-rata tetap berada di bawah rata-rata OECD dalam sains (389 dibandingkan 482), matematika (364 dibandingkan 463), dan membaca (365 dibandingkan 461). Penggunaan AI tidak secara konsisten berkaitan dengan capaian yang lebih tinggi, sehingga manfaat pendidikannya bergantung pada tujuan dan intensitas penggunaan. Kesempatan mengevaluasi informasi secara kritis dan kesiapan digital sekolah menjadi dimensi kontekstual penting, sementara perbedaan sosial ekonomi menunjukkan ketimpangan kesempatan dalam mengembangkan kompetensi AI. Tantangan Indonesia kini bergeser dari akses teknologi menuju penguatan kapabilitas digital dan AI. Penguatan kesiapan sekolah, kapasitas pedagogis guru, literasi AI kritis, dan akses yang setara terhadap pembelajaran berbantuan AI yang berkualitas menjadi penting. Mengingat bukti bersifat potong lintang dan observasional, hubungan yang ditemukan harus ditafsirkan sebagai asosiasi, bukan hubungan sebab-akibat.
Analisis Pengaruh Elemen Fraud Heptagon terhadap Kecurangan Laporan Keuangan pada Perusahaan Infrastruktur di Indonesia Pamela Rakhel Naibaho; Anggita Fatmawati Putri; Muhammad Daffa Mauhubi; Rosiyana Dewi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen Fraud Heptagon yang terdiri atas pressure, opportunity, rationalization, competence, arrogance, culture, dan religiosity terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, laporan tahunan, dan laporan keberlanjutan perusahaan selama periode 2020–2024. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 30 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Kecurangan laporan keuangan diukur menggunakan Beneish M-Score, sedangkan pengujian hipotesis dilakukan melalui analisis regresi data panel dengan bantuan EViews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pressure, opportunity, rationalization, competence, arrogance, culture, dan religiosity secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Secara simultan, seluruh elemen Fraud Heptagon juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,085 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 8,5% variasi kecurangan laporan keuangan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa Fraud Heptagon memiliki daya jelas yang relatif terbatas dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan pada perusahaan sektor infrastruktur di Indonesia. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan model deteksi fraud dengan mempertimbangkan faktor tata kelola perusahaan, kualitas audit, kondisi keuangan, serta faktor makroekonomi yang relevan dalam penelitian selanjutnya.Kata kunci: : kata kunci dituliskan dalam 3 - 6 kata/frasa yang sebaiknya merupakan subset dari judul manuskrip dan dipisahkan dengan tanda baca koma untuk antar kata/frasa.
Perancangan Website AMPERA sebagai Media Informasi dan Layanan Publik BBPOM di Palembang Aishwarya Rai; Indah Hidayanti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14036

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik menuntut ketersediaan media komunikasi yang terstruktur dan mudah diakses oleh masyarakat luas. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palembang memiliki inovasi AMPERA (AMankan Produk Edukasi masyaRAkat) yang mengintegrasikan empat layanan utama, yaitu Permintaan Informasi, Pengaduan Masyarakat, Uji Cepat, dan Keterbukaan Informasi Publik. Namun, saluran akses menuju formulir layanan digital tersebut selama ini masih terbatas pada pemindaian Quick Response (QR) Code fisik pada media cetak, sehingga menimbulkan kesenjangan aksesibilitas (accessibility gap). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan serta merancang antarmuka website AMPERA berbasis single-page landing page sebagai pusat pintu masuk (single portal access). Metode perancangan sistem mengadopsi tahapan analisis kebutuhan dan perancangan antarmuka dari model Waterfall, yang meliputi pengumpulan kebutuhan fungsional dan non-fungsional, perancangan arsitektur informasi (wireframe), hingga penyusunan rancangan antarmuka visual beresolusi tinggi (high-fidelity mockup). Hasil penelitian ini menghasilkan cetak biru (blueprint) antarmuka website AMPERA yang mengintegrasikan profil inovasi, empat kartu layanan publik interaktif, Portal Edukasi sediaan farmasi dan pangan, pemutar media video sosialisasi, peta lokasi berbasis digital, serta kontak saluran komunikasi resmi. Hasil perancangan berupa cetak biru (blueprint) antarmuka website AMPERA yang mengintegrasikan kebutuhan informasi dan akses layanan publik dalam satu struktur halaman, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan website AMPERA pada tahap selanjutnya.
Evaluasi Isolasi Kegagalan dan Skalabilitas Arsitektur Microservices pada Platform Layanan Pelanggan UMKM Reksa Leo Saputra; Bambang Pramono; Isnawaty Isnawaty
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14040

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor retail seperti fashion dan kuliner umumnya masih menangani pertanyaan pelanggan dan pencatatan pesanan secara manual melalui WhatsApp, sehingga menimbulkan keterlambatan respons dan ketidakkonsistenan data. Penelitian ini merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi arsitektur microservices untuk platform otomatisasi layanan pelanggan berbasis chatbot WhatsApp dan manajemen pesanan bagi UMKM. Sistem dipecah menjadi empat layanan independen — layanan core, layanan kecerdasan buatan (AI), layanan penghubung WhatsApp, dan frontend — yang dipisahkan berdasarkan perbedaan lingkungan eksekusi, tanggung jawab fungsional, dan kebutuhan isolasi kegagalan, kemudian dikontainerisasi dengan Docker dan diorkestrasi menggunakan Kubernetes. Pengembangan mengikuti Rational Unified Process. Evaluasi difokuskan pada dua atribut kualitas arsitektur, yaitu isolasi kegagalan dan skalabilitas, diuji menggunakan Apache JMeter serta penyuntikan kegagalan pada layanan AI dan layanan WhatsApp, dan dilengkapi pengujian penerimaan pengguna (UAT) kepada 20 pemilik UMKM. Hasil UAT menunjukkan tingkat penerimaan rata-rata 86,1 persen (kategori Sangat Baik). Pengujian skalabilitas pada beban 200 pengguna serentak menunjukkan tingkat kegagalan menurun dari 75,40 persen pada satu replica menjadi 0 persen pada tiga replica, dengan throughput meningkat dari 15,23 menjadi 72,89 permintaan per detik. Pengujian isolasi kegagalan membuktikan pemesanan manual dan akses marketplace tetap berfungsi ketika layanan AI dimatikan, serta chatbot pada halaman toko tetap berfungsi ketika layanan WhatsApp dimatikan. Disimpulkan bahwa arsitektur microservices sesuai diterapkan pada platform dengan karakteristik multi-runtime, multi-kanal, dan ketergantungan pada layanan eksternal seperti yang dihadapi UMKM sektor retail.
Pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Net Interest Margin (NIM) terhadap Profitabilitas pada Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023 (Studi Kasus Bank KBMI 3) Nur Apriliana Madjid; Herlina Rasjid; Meriyana Franssisca Dungga
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Net Interest Margin (NIM) terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Equity (ROE) pada sektor perbankan kategori KBMI III yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sifat korelasional dan eksplanatori. Populasi penelitian terdiri atas 13 perusahaan perbankan kategori KBMI III yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sedangkan sampel ditentukan menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 10 perusahaan dengan 50 data observasi selama lima tahun. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi laporan keuangan tahunan perusahaan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LDR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,099 dan nilai signifikansi 0,011. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan LDR berkaitan dengan penurunan ROE pada perusahaan perbankan KBMI III periode penelitian. Sementara itu, NIM tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, dengan koefisien regresi sebesar 0,605 dan nilai signifikansi 0,382. Secara simultan, LDR dan NIM berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai F sebesar 3,540 dan signifikansi 0,037. Nilai R Square sebesar 0,626 menunjukkan bahwa LDR dan NIM mampu menjelaskan 62,6% variasi profitabilitas, sedangkan 37,4% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan profitabilitas perbankan KBMI III berkaitan dengan kondisi penyaluran kredit dan margin bunga bersih secara bersama-sama. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa pengelolaan likuiditas dan kemampuan menghasilkan pendapatan bunga perlu diperhatikan dalam memahami profitabilitas perbankan KBMI III selama periode pengamatan.