cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 527 Documents
Optimasi Operasional Dan Transformasi Digital UMKM Kedai Kopi Di Balikpapan Pendekatan Business Process Management Notation (BPMN) Dan Gap Analysis Fachdrian Abdillah BP; Tiara Dewi Salsabila; Ahmad Wafi Assyaqir; Komputerio Akbar
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9599

Abstract

Pertumbuhan industri kopi di Kota Balikpapan sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka peluang bisnis yang signifikan bagi UMKM kedai kopi. Namun, sebagian besar pelaku usaha masih menjalankan proses operasional secara manual sehingga menimbulkan berbagai permasalahan, seperti redundansi pencatatan data, ketidakefisienan pelayanan, kesalahan pengelolaan stok, dan keterbatasan pelaporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi operasional UMKM kedai kopi, mengidentifikasi kesenjangan transformasi digital, serta merancang model proses bisnis yang lebih efisien menggunakan pendekatan Business Process Management Notation (BPMN) dan Gap Analysis. Penelitian menggunakan metode mixed method dengan pendekatan sequential explanatory. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 28 responden yang berasal dari 8 UMKM kedai kopi di Balikpapan. Analisis dilakukan melalui pemodelan proses bisnis kondisi eksisting (As-Is), pengukuran kesenjangan berdasarkan 13 indikator Digital UMKM 4.0, serta perancangan model proses bisnis usulan (To-Be). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses operasional eksisting memiliki lead time pelayanan rata-rata 455 detik dengan beberapa titik bottleneck utama pada pencatatan pesanan dan validasi stok. Hasil Gap Analysis menunjukkan tingkat kesenjangan digitalisasi sebesar 54,6%, dengan kesenjangan tertinggi terdapat pada dimensi tata kelola data (62%) dan teknologi (58%). Sebagai solusi, penelitian mengusulkan model To-Be yang mengintegrasikan cloud-based Point of Sale (POS), pembayaran digital QRIS, manajemen stok real-time, dan sistem antrean digital. Simulasi model menunjukkan peningkatan efisiensi operasional yang ditandai dengan penurunan lead time sebesar 28,5%, pengurangan kesalahan pencatatan sebesar 78,2%, peningkatan akurasi data stok hingga 96%, serta pengurangan waktu antrean sebesar 37,1%. Temuan ini menunjukkan bahwa transformasi digital berbasis BPMN dan Gap Analysis dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan daya saing dan kesiapan UMKM kedai kopi menghadapi dinamika ekonomi kawasan IKN.
Pengaruh Penerimaan Teknologi Berbasis Technology Acceptance Model Terhadap Penggunaan Aplikasi BRImo Sebagai Mobile Banking Pada Mahasiswa Jezzika Hida Sofiyah; Glenda Ingrid Eukharisti; Asla Afia; Raisya Ramadhani; Alifa Rahma Khusbandiyah; Joko Tri Nugraha
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9602

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong peningkatan penggunaan layanan mobile banking sebagai sarana transaksi keuangan yang praktis dan efisien. Salah satu layanan mobile banking yang banyak digunakan di Indonesia adalah BRImo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerimaan teknologi berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM) terhadap penggunaan aplikasi BRImo sebagai mobile banking pada mahasiswa. Variabel independen yang digunakan meliputi persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan penggunaan, sikap terhadap penggunaan, dan minat perilaku, sedangkan variabel dependen adalah penggunaan aktual aplikasi BRImo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 75 mahasiswa pengguna BRImo yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear berganda, uji hipotesis, dan koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak PSPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan penggunaan, dan sikap terhadap penggunaan tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan aplikasi BRImo, sedangkan minat perilaku berpengaruh signifikan terhadap penggunaan aplikasi BRImo. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap penggunaan aplikasi BRImo. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,63 menunjukkan bahwa 63% variasi penggunaan aplikasi BRImo dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian, sedangkan 37% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa minat perilaku merupakan faktor yang paling dominan dalam mendorong penggunaan aplikasi BRImo pada mahasiswa.
Pengurangan Defect Pada Proses Casting Dan Pengoptimalan Bahan Sisa Casting Di PT ABC Asya Anggita; Mohamad Yuda Pratama; Muhamad Atim; Sumarni Sumarni
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9604

Abstract

PT ABC merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi piston kendaraan roda dua dan roda empat untuk pasar dalam negeri dan luar negeri, khususnya kawasan Timur Tengah. Dalam proses produksinya, perusahaan menggunakan metode manual casting dengan material aluminium cair. Namun pada proses produksi ditemukan tingkat defect yang cukup tinggi sehingga menyebabkan rendahnya jumlah produk good product dan meningkatnya pemborosan material aluminium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab defect pada proses casting serta memberikan usulan perbaikan guna mengurangi cacat produk dan mengoptimalkan penggunaan bahan sisa casting. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi langsung, wawancara, dan analisis menggunakan pendekatan fishbone diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defect yang sering terjadi berupa retak, porosity, aluminium tidak mengisi cetakan secara sempurna, dan lubang udara pada piston. Tingkat defect pada produksi piston kecil mencapai 70%, sedangkan piston besar sebesar 16,67%. Faktor penyebab defect berasal dari manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan kerja. Usulan perbaikan dilakukan melalui standarisasi parameter casting, peningkatan ventilasi cetakan, pelatihan operator, pengendalian material, serta pemanfaatan kembali sisa aluminium hasil produksi. Dengan penerapan usulan perbaikan tersebut, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, menurunkan defect, dan meningkatkan efisiensi proses manufaktur.
Pengaruh Employability Skills, Career Support, Dan Self-Efficacy Terhadap Peluang Kerja Generasi Z Di Kota Bengkulu Dengan Kesiapan Kerja Sebagai Variabel Mediasi Elsa Angraeni; Janusi Waliamin; Okka Adittio Putra
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh employability skills, career support, dan self-efficacy terhadap peluang kerja Generasi Z di Kota Bengkulu dengan kesiapan kerja sebagai variabel mediasi. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya persaingan di pasar tenaga kerja yang menuntut mahasiswa tingkat akhir untuk memiliki keterampilan kerja yang memadai, dukungan karier yang baik, dan keyakinan diri yang kuat agar mampu bersaing dan memperoleh peluang kerja yang lebih besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir di Kota Bengkulu dengan jumlah sampel sebanyak 190 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employability skills (T-Statistik = 5,510; P = 0,000), career support (T-Statistik = 2,106; P = 0,035), dan kesiapan kerja berpengaruh positif dan signifikan. Selanjutnya, employability skills (T-Statistik = 4,693; P = 0,000), career support (T-Statistik = 2,706; P = 0,007), dan self-efficacy (T-Statistik = 2,789; P = 0,005) berpengaruh langsung terhadap peluang kerja. Self-efficacy tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja (T-Statistik = 1,810; P = 0,070). Kesiapan kerja terbukti sebagai mediasi parsial hanya pada jalur employability skills terhadap peluang kerja (T-Statistik = 2,166; P = 0,030). Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan employability skills merupakan faktor paling dominan dalam membentuk kesiapan kerja dan peluang kerja Generasi Z di Kota Bengkulu.
Pengaruh Pengawasan Dan Digitalisasi Sistem Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Efektivitas Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada PTPN 1 Regional 7 Kebun Ketahun Bengkulu Utara Ayu Rizki Fitriana; Fauzan Fauzan; Oka Adittio Putra
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengawasan dan digitalisasi sistem kerja terhadap kinerja karyawan melalui efektivitas kerja sebagai variabel intervening pada PTPN 1 Regional 7 Kebun Ketahun Bengkulu Utara. Latar belakang penelitian didasari oleh masih ditemukannya permasalahan terkait kinerja karyawan, seperti perbedaan pencapaian target kerja antar bagian, keterlambatan penyampaian laporan kegiatan lapangan, serta belum optimalnya pemanfaatan sistem kerja berbasis digital oleh seluruh karyawan. Kondisi tersebut menuntut adanya sistem pengawasan yang efektif, penerapan digitalisasi sistem kerja yang menyeluruh, serta peningkatan efektivitas kerja guna mendukung kinerja karyawan secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif kausal dengan desain survei kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan tetap PTPN 1 Regional 7 Kebun Ketahun Bengkulu Utara yang berjumlah 184 orang, dengan teknik total sampling (sensus) sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan alat bantu SmartPLS versi 4. Variabel penelitian meliputi pengawasan (X₁), digitalisasi sistem kerja (X₂), efektivitas kerja (Z), dan kinerja karyawan (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan dan digitalisasi sistem kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung (T-statistik masing-masing sebesar 3,200 dan 3,086) maupun secara tidak langsung melalui efektivitas kerja sebagai variabel intervening penuh (T-statistik 4,095 dan 3,793). Efektivitas kerja juga terbukti memiliki pengaruh terkuat terhadap kinerja karyawan dengan T-statistik 6,693. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris dan praktis bagi pengembangan kebijakan manajemen sumber daya manusia di PTPN 1 Regional 7 Kebun Ketahun Bengkulu Utara.
Desain Antarmuka Sistem Informasi Layanan Dan Berita Pada Website LRT Sumatera Selatan Reica Enggel Lina; Gusmelia Testiana; Ahkmad Ipandy
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9614

Abstract

Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) merupakan instansi pemerintah yang bertanggung jawab mengelola operasional LRT Sumatera Selatan, sabagai Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kementerian Perhubungan yang menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum. Sebelumnya, penyampaian informasi layanan dan berita kepada masyarakat masih terbatas pada media sosial dan komunikasi langsung, sehingga jangkauan informasi belum optimal. Namun, agar informasi yang disajikan dapat diterima dengan baik oleh pengguna, diperlukan sistem kerja pengelolaan dan pembaruan (update) informasi yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain antarmuka website yang dapat memiliki peran besar dalam meningkatkan kenyamanan dan kemudahan pengguna untuk mengakses media informasi resmi dan terpadu bagi masyarakat. Metode digunakan adalah kualitatif dengan tahapan penelitian yang dilaksanakan sebagai berikut observasi langsung, wawancara dengan pembimbing lapangan, serta analisis kebutuhan konten dan perancangan antarmuka berbasis pendekatan user-centered design. Hasil penelitian menghasilkan desain antarmuka website dengan empat halaman utama, yaitu Beranda, Home, Pelayanan, dan Berita, yang dilengkapi dengan sistem pengelolaan konten berbasis backend menggunakan fitur building blocks. Desain antarmuka dirancang dengan tata letak yang konsisten, navigasi yang jelas, serta tampilan responsif untuk berbagai perangkat. Hasil desain ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas informasi layanan dan berita LRT Sumatera Selatan kepada masyarakat secara lebih efektif, efisien, dan transparan.
Analisis Penyerapan Aspirasi Ekonomi Masyarakat Sektor Pertanian Dalam Kegiatan Reses DPRD Di Kecamatan Babulu Ranti Astuti; Ahmad Firman Hakim
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9624

Abstract

Kegiatan reses DPRD merupakan salah satu sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada anggota dewan, termasuk aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat pada sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyerapan aspirasi ekonomi masyarakat melalui kegiatan reses DPRD di Kecamatan Babulu, khususnya yang berkaitan dengan permasalahan pertanian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama kegiatan reses berlangsung. Data diperoleh dari masyarakat, anggota DPRD, serta pihak terkait yang terlibat dalam kegiatan reses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi mengenai kendala yang dihadapi pada sektor pertanian, salah satunya adalah serangan hama penggerek batang pada tanaman padi yang berdampak terhadap penurunan hasil panen petani. Permasalahan tersebut berpengaruh terhadap kondisi ekonomi masyarakat karena sektor pertanian menjadi sumber mata pencaharian utama sebagian besar warga di Kecamatan Babulu. Dalam kegiatan reses, penyuluh pertanian lapangan memberikan usulan penggunaan lampu perangkap sebagai alternatif pengendalian hama guna membantu mengurangi populasi serangga di area persawahan. Kegiatan reses DPRD dinilai mampu menjadi wadah komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan kebutuhan, permasalahan, serta solusi yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya pada sektor pertanian.
Digital Capability Dan Produktivitas UMKM: Efisiensi Operasional Sebagai Variabel Mediasi Pada UMKM Di Kota Ambon Hadinda Hadinda; Hulawa Waileruny; Evelin Watumlawar
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital capability terhadap produktivitas UMKM dengan efisiensi operasional sebagai variabel mediasi pada UMKM di Kota Ambon. Perkembangan teknologi digital mendorong UMKM untuk meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung aktivitas operasional dan meningkatkan produktivitas usaha. Namun, masih terdapat berbagai kendala operasional yang menyebabkan produktivitas UMKM belum optimal. Oleh karena itu, efisiensi operasional dipandang sebagai faktor penting yang dapat menjembatani hubungan antara digital capability dan produktivitas UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kota Ambon. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 150 pelaku UMKM. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi digital capability sebagai variabel independen, efisiensi operasional sebagai variabel mediasi, dan produktivitas UMKM sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital capability berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi operasional dan produktivitas UMKM. Selain itu, efisiensi operasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas UMKM. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa efisiensi operasional mampu memediasi pengaruh digital capability terhadap produktivitas UMKM di Kota Ambon. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan digital yang baik dapat meningkatkan produktivitas UMKM melalui peningkatan efisiensi operasional usaha. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu manajemen operasional serta memberikan masukan praktis bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan produktivitas usaha melalui pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan efisiensi operasional.
Budaya Meme Dan Komunikasi Politik Pada Lagu Viral “Mas Bahlil Ganteng” di TikTok Najib Najib; Desi Robiatul Adawiyah Siregar
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9657

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis lagu viral “Mas Bahlil Ganteng” (MBG) di TikTok sebagai bentuk komunikasi politik melalui budaya meme digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berjenis netnografi dan analisis wacana kritis multimodal, data dikumpulkan melalui observasi netnografis terhadap konten TikTok, wawancara mendalam dengan kreator konten dan pengguna aktif, serta dokumentasi pemberitaan lintas platform. Temuan penelitian mengungkap tiga dimensi utama: pertama, MBG merupakan artefak “AI-generated song meme” yang diproduksi dari akumulasi komentar warganet, memperkenalkan dimensi analitis keempat berupa production agency yang melampaui tipologi konten-bentuk-stance dari Shifman (2014); kedua, makna ideologis lagu ini mengalami transformasi paradoksal dari satire politik menjadi alat legitimasi bagi subjek yang disasar, sebuah proses yang dikonseptualisasikan sebagai “satirical capture”; dan ketiga, affordansi platform TikTok khususnya sistem rekomendasi algoritmik, fitur sound linking, serta duet dan stitch secara aktif memediasi dan mendepolitisasi muatan kritis lagu tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam demokrasi Indonesia yang masih berkonsolidasi, budaya meme digital tidak semata berfungsi sebagai resistensi warga, melainkan juga rentan dikooptasi oleh elite melalui logika platform, sehingga menuntut perhatian kritis yang mendesak dari para ilmuwan komunikasi.
Analisis Pencatatan Penjualan Tunai di Ave Motor: Evaluasi Sistem Dan Pengendalian Internal Lusi wahyu Wulandari; Yuli Kurniawati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam sistem pencatatan penjualan tunai yang diterapkan di Ave Motor, sebuah perusahaan yang fokus pada penjualan suku cadang sepeda motor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, wawancara semi-terstruktur dengan admin dan pengelola toko, serta dokumentasi catatan transaksi selama periode magang. Penelitian menunjukkan bahwa Ave Motor telah memakai sistem yang berbasis server untuk mencatat data penting, dan Microsoft Excel digunakan sebagai alat untuk merangkum laporan harian. Meskipun sistem tersebut sudah berjalan, terdapat empat masalah struktural yang dapat mengurangi kualitas data keuangan, yaitu: kesalahan dalam memasukkan data karena tidak adanya validasi otomatis, keterlambatan dalam mencatat transaksi saat jam sibuk, perbedaan antara jumlah uang tunai yang ada dan data yang tercatat, serta ketergantungan yang tinggi pada keakuratan satu orang admin. Evaluasi sistem berkaitan dengan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas yang Tidak Memiliki Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) serta prinsip-prinsip pengendalian internal. Ini menunjukkan bahwa sistem itu belum sepenuhnya memenuhi standar keandalan dan pemisahan fungsi. Penelitian ini menyarankan untuk menerapkan prosedur pemeriksaan ganda yang telah distandarisasi, memperbaiki format Microsoft Excel dengan rumus validasi otomatis, memberikan pelatihan rutin untuk staf administrasi, serta mengembangkan sistem kasir yang lebih terintegrasi berbasis Point of Sale (POS). Semua ini dimaksudkan untuk membantu memastikan bahwa pencatatan jangka panjang dilakukan dengan tepat dan bertanggung jawab.