cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
admin@jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa
ISSN : -     EISSN : 29870135     DOI : 10.59837
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,538 Documents
Pemberdayaan Perempuan Melalui Efisiensi Energi Untuk Pengembangan Usaha Mikro Berbasis Energi Terbarukan Pada Kelompok Masyarakat Fatmi, Nuraini; Fitriani, Henni; Nazaruddin, Nazaruddin; Alchalil, Alchalil; Audina, Nabillah; Zahara, Eva
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3198

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Pemberdayaan Perempuan Melalui Efisiensi Energi untuk Pengembangan Usaha Mikro Berbasis Energi Terbarukan pada Kelompok Masyarakat Desa Blang Cruem”. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan dalam pemanfaatan teknologi energi ramah lingkungan, khususnya kompor biomassa dan panel surya, guna mendukung usaha mikro rumah tangga dan perdagangan kecil. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi, serta praktik langsung penggunaan teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, khususnya anggota komunitas LBK Keumala Hayati, dengan rata-rata kenaikan 35–40% setelah pelatihan. Dampak yang dihasilkan meliputi efisiensi biaya operasional usaha mikro, peningkatan kesadaran lingkungan, serta terjalinnya kolaborasi antara komunitas, pemerintah desa, dan perguruan tinggi. Program ini berpotensi direplikasi di desa lain, sejalan dengan upaya pemberdayaan perempuan berbasis energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Pemberdayaan Perempuan Melalui Efisiensi Energi untuk Pengembangan Usaha Mikro Berbasis Energi Terbarukan pada Kelompok Masyarakat Desa Blang Cruem”. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan dalam pemanfaatan teknologi energi ramah lingkungan, khususnya kompor biomassa dan panel surya, guna mendukung usaha mikro rumah tangga dan perdagangan kecil. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi, serta praktik langsung penggunaan teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, khususnya anggota komunitas LBK Keumala Hayati, dengan rata-rata kenaikan 35–40% setelah pelatihan. Dampak yang dihasilkan meliputi efisiensi biaya operasional usaha mikro, peningkatan kesadaran lingkungan, serta terjalinnya kolaborasi antara komunitas, pemerintah desa, dan perguruan tinggi. Program ini berpotensi direplikasi di desa lain, sejalan dengan upaya pemberdayaan perempuan berbasis energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Pemberdayaan Perempuan Melalui Efisiensi Energi untuk Pengembangan Usaha Mikro Berbasis Energi Terbarukan pada Kelompok Masyarakat Desa Blang Cruem”. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan dalam pemanfaatan teknologi energi ramah lingkungan, khususnya kompor biomassa dan panel surya, guna mendukung usaha mikro rumah tangga dan perdagangan kecil. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi, serta praktik langsung penggunaan teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, khususnya anggota komunitas LBK Keumala Hayati, dengan rata-rata kenaikan 35–40% setelah pelatihan. Dampak yang dihasilkan meliputi efisiensi biaya operasional usaha mikro, peningkatan kesadaran lingkungan, serta terjalinnya kolaborasi antara komunitas, pemerintah desa, dan perguruan tinggi. Program ini berpotensi direplikasi di desa lain, sejalan dengan upaya pemberdayaan perempuan berbasis energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan.
Integrasi Zero Food Waste, Pemilahan Sampah, dan Biopori: Strategi Edukasi Masyarakat Menuju Lingkungan Berkelanjutan di Desa Kemanukan, Bagelen, Purworejo Suminah, Suminah; Hasanah, Uun Tasfiren Nurul; Padeyo, Muhammad Hafizh; Cahyani, Nanda; Shofiani, Meliana Dela; Sofiyah, Astya Nur; Wati, Dewi Risna; Kamilah, Salma Zakiya; Aisyah, Salsabila Nur; Rasyid, Faisal Abdul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3199

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN 268 UNS untuk kepentingan masyarakat Kemanukan, Bagelen, Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2025. Kegiatan ini difokuskan pada upaya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan melalui Sosialisasi Zero Food Waste, edukasi pemilahan sampah, penyuluhan pengelolaan limbah organik, serta penerapan biopori. Desa Kemanukan dipilih karena masih ditemui permasalahan dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi kepada masyarakat, praktik pemilahan sampah anorganik dan organik,  serta pembuatan lubang biopori di beberapa titik strategis desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah, berkurangnya sampah organik yang terbuang, serta terbentuknya sistem biopori sederhana yang dapat mendukung kesuburan tanah dan resapan air. Kegiatan ini diharapkan mampu mewujudkan lingkungan Desa Kemanukan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Program Edukasi Fisioterapi Dalam Pencegahan Bad Posture Pada Komunitas Anak di Sekolah Permana, Helmi Widya; Rahmanto, Safun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3201

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang pencegahan bad posture sebagai bagian upaya dari kesehatan tulang belakang. Tahapan kegiatan  yang digunakan berupa pemberian edukasi langsung dalam bentuk penyuluhan, menggunakan media berupa poster, pengecekan postur menggunakan adam’s forward bend test, serta diskusi interaktif yang dilakukan di MIN 5 Ngawi. Lokasi yang dipilih berdasarkan jadwal kegiatan lapangan puskesmas paron. Evaluasi dilakukan dalam bentuk pre test dan post test untuk mengukur efektivitas edukasi yang diberikan. Hasil  kegiatan menunjukan adanya  peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan terkait pecegahan postur tubuh, Sedangkan hasil dari pemeriksaan menggunakan adam’s forward bend test ditemukan adanya permasalahan pada postur tubuh siswa. Dengan adanya pemberian edukasi dalam pencegahan bad posture untuk mencegah kelainan tulang belakang sejak dini ini diharapkan agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari pada postur tubuh siswa.
Studi Pengalaman Mahasiswa UIN Alauddin Makassar dalam Manajemen Layanan Perpustakaan UNM Parangtambung Esi, Nur; Al Wakkas, Saad; Nurleli, Nurleli; Umar, Touku; Abidin, Saenal; Mathar, Taufiq
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3203

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu bentuk kegiatan akademik yang wajib diikuti mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan PKL di Perpustakaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) Parangtambung, serta menganalisis kontribusinya terhadap penguatan kompetensi mahasiswa. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi, partisipasi aktif, dan praktik langsung pada kegiatan pengatalogan, klasifikasi, pelayanan sirkulasi, dan layanan pemustaka. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam pengelolaan perpustakaan, memahami sistem klasifikasi DDC, serta meningkatkan keterampilan komunikasi dan etika kerja. Kesimpulan dari kegiatan PKL ini adalah bahwa pengalaman praktis mampu menjadi jembatan penting antara teori dan praktik, serta membekali mahasiswa dengan kompetensi profesional di bidang kepustakawanan.
Program Seruni Sebagai Model Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan Soft Skill Mahasiswa di Kelurahan Bojongkerta, Kota Bogor Susanto, Lufty Hari; Zahwa, Devalya Khumaila; Lusi, Lusi; Aisyah, Siti Nur; Agis, Abdul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3202

Abstract

Perempuan memiliki peran strategis dalam penguatan ketahanan keluarga, pendidikan anak, dan pembentukan karakter generasi penerus. Namun, keterbatasan akses pada pendidikan nonformal menyebabkan rendahnya literasi digital, literasi keuangan, kesadaran kesehatan, serta penerapan pola asuh positif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Sekolah Perempuan Unggul dan Inspiratif (SERUNI) dalam meningkatkan kapasitas perempuan serta soft skill mahasiswa di Kelurahan Bojongkerta, Kota Bogor. Metode penelitian menggunakan desain mixed methods dengan pendekatan partisipatif, melibatkan 19 perempuan peserta dan 15 mahasiswa pendamping. Data dikumpulkan melalui pretest–posttest, observasi, wawancara, serta kuesioner refleksi, kemudian dianalisis secara kuantitatif (uji-t berpasangan, effect size) dan kualitatif (Reflexive Thematic Analysis). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek: literasi digital (+24,9%), kesehatan keluarga (+22,0%), literasi keuangan (+32,0%), kesetaraan gender (+19,0%), dan parenting positif (+17,7%). Selain itu, soft skill mahasiswa meningkat dari skor rata-rata 2,8 menjadi 4,4, khususnya pada keterampilan komunikasi, kepemimpinan, problem solving, dan kerja sama tim. Temuan ini mengindikasikan bahwa Program SERUNI efektif memberikan double impact: memberdayakan perempuan sekaligus menguatkan kompetensi mahasiswa. Dengan demikian, SERUNI dapat direkomendasikan sebagai model pemberdayaan berbasis komunitas yang dapat direplikasi di wilayah lain untuk mendukung pencapaian SDGs poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan poin 5 (Kesetaraan Gender).
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Daur Ulang Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Pratiwi, Ashfi; Habibah, Ummu; Safitri, Novita Aulia; Bachtiar, Ryko Muhammad; Widiyah, Jani; Sabela, Afina Sal; Ekawati, Rara; Sari, Della Ayu Puspita; Saputra, Ridho Egi Adi; Herlin, Dhiya Dwi Putri; Mubina, Sita Nur Fathan; Nisa, Umi Sofiatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3204

Abstract

Salah satu isu rumah tangga yang cukup serius adalah pengelolaan limbah minyak jelantah. Kesadaran masyarakat mengenai bahaya limbah minyak jelantah masih rendah, dan minimnya pengetahuan bahwa limbah tersebut masih dapat dimanfaatkan untuk produk bernilai guna, seperti lilin aromaterapi. Oleh karena itu, KKN 166 UIN Raden Mas Said Surakarta bertujuan memberikan solusi kepada masyarakat khususnya ibu-ibu PKK Desa Tegalampel, Karangdowo, Kabupaten Klaten dengan memanfaatkan limbah minyak jelantah yang berupa kegiatan “Pelatihan Daur Ulang Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi”. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada perempuan desa sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis lingkungan, tidak hanya menghasilkan produk yang dapat dijual, tetapi juga mampu mendorong lahirnya komunitas perempuan produktif yang berwawasan lingkungan dan memiliki kemampuan dalam mengelola limbah rumah tangga secara berkelanjutan. Kegiatan pelatihan yang dilakukan KKN 166 UIN Raden Mas Said Surakarta menggunakan beberapa metode yaitu: 1) pendekatan deskriptif kualitatif berbasis lapangan, yaitu berupa pelatihan dan demonstrasi langsung kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah minyak jelantah; 2) metode pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi, yaitu observasi dilakukan selama pelatihan berlangsung, sedangkan dokumentasi digunakan sebagai data pendukung berupa foto dan video. Kegiatan pelatihan ini memberikan manfaat dan meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya ibu-ibu PKK Desa Tegalampel dalam mengolah dan mengurangi limbah minyak jelantah. Pelatihan ini juga memberikan manfaat kepada masyarakat untuk mengembangkan ide-ide kreatif dalam memanfaatkan limbah minyak jelantah yang dapat diolah menjadi lilin aromaterapi dan dapat diperjualbelikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat melalui pemberdayaan perempuan khususnya ibu-ibu PKK Desa Tegalampel.
Pemanfaatan Bahan Non Produktif Botol Plastik (BANTIF-BOTIK) Sebagai Produk Kerajinan Tangan di SD HAMKA Jember Fatqurhohman, Fatqurhohman; Fatkurochman, Henri; AH, Nurul Imamah; Suaedi, Hasan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3214

Abstract

Meningkatnya limbah tutup botol plastik di lingkungan SD UHAMKA Jember dan minimnya kreativitas siswa dalam mengelola sampah menjadi permasalahan yang memerlukan solusi edukatif dan aplikatif. Tujuan pengabdian ini untuk mengedukasi siswa SD UHAMKA dalam pemanfaatan Bahan Non Produktif Tutup Botol Plastik (BANTIF-BOTIK) menjadi kerajinan tangan bernilai guna sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan dan keterampilan kreatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community Development melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan siswa mampu memahami konsep daur ulang, menghasilkan produk kreatif seperti jam dinding, figura foto, tempat pensil, dan tempat sampah, serta antusiasme yang tinggi dalam praktik langsung. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan wawasan kewirausahaan sederhana melalui pengenalan nilai ekonomi dari produk daur ulang. Hasil Evaluasi juga menunjukkan 85% siswa dapat menyelesaikan produk secara mandiri, dan sekolah memberikan respon positif sebagai salah satu program kegiatan ekstrakurikuler berkelanjutan. Kolaborasi antara tim pengabdian, guru, dan pihak sekolah menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan. Dengan demikian, kegiatan ini menumbuhkan kepedulian sekolah terhadap lingkungan dan kreativitas siswa sejak dini melalui pendekatan edukatif yang aplikatif dan berkelanjutan
Dari Desa untuk Masa Depan: Transformasi Motivasi Belajar Siswa SD Melalui Bimbingan Belajar KKN di Desa Logandeng Nisa, Muslihatun; Fuaidi, Muhammad Zulvi Romzul Huda; Oktaviani, Nia; Aulia, Hikmah; Zulfa, Arina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3105

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan peran mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Logandeng dalam meningkatkan minat belajar anak-anak sekolah dasar melalui kegiatan bimbingan belajar (bimbel) di posko KKN. Program ini difokuskan pada pemberian dukungan akademik tambahan, peningkatan motivasi belajar, serta penguatan keterampilan dasar siswa dalam suasana belajar yang menyenangkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pembelajaran tatap muka, pendekatan individual, permainan edukatif, dan pemberian penghargaan untuk meningkatkan semangat belajar siswa. Kegiatan bimbel dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang beragam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran, pemahaman materi pelajaran yang lebih baik, serta terbentuknya kebiasaan belajar yang lebih disiplin. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keterlibatan mahasiswa melalui program KKN berkontribusi positif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di desa. Program ini tidak hanya memberikan manfaat akademik bagi siswa, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap pendidikan di wilayah pedesaan.
Sinergi KKN MIT UIN Walisongo dan BUMDes dalam Mengurangi Ketergantungan Petani Pada Tengkulak di Desa Pakopen Antika, Anggi Windu; Afriansyah, M Dimas Fata Ega; Pratama, Bintang Ali; Afrianingrum, Lely; Saputra, Muhammad Aditya Hanif; Rahmiyanti, Firdha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3113

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT UIN Walisongo Semarang yang berfokus pada upaya pengurangan praktik ijon di Desa Pakopen. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memahami faktor-faktor yang membuat petani masih terjerat dalam ijon, sekaligus merumuskan strategi alternatif berbasis kelembagaan desa melalui penguatan peran BUMDes. Pelaksanaan kegiatan menggunakna pendekatan partisipatif dengan melibatkan petani, tengkulak, aparatur desa, dan pengurus BUMDes. Metode yang digunakan berupa wawancara, observasi lapangan, serta diskusi kelompok untuk menggali permasalahan dan mencari solusi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa praktik ijon terutama disebabkan oleh keterdesakan ekonomi, keterbatasan akses transportasi, serta keterikatan sosial-budaya dengan tengkulak yang menimbulkan ketergantungan jangka panjang. Dampaknya adalah kerugian ekonomi, hilangnya posisi tawa, dan semakin kuatnya lingkaran ketergantungan. Melalui penguatan peran BUMDes sebagai lembaga distribusi alternatif, petani mulai memperoleh akses pemasaran yang lebih adil denga harga mendekati pasar. Selain itu, kegiatan KKN berhasil meningkatkan kesadaran petani akan kerugian ijon, memperkuat legitimasi sosial BUMDes, serta membangun sinergi antara petnai, perangkat desa, dan perguruan tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penyelesaian praktik ijon tidak cukup melalui regulasi formal, melainkan memerluka intervensi sosial-ekonomi berbasis kelembagaan desa, di mana BUMDes menjadi aktor strategis dalam pemberdayaan petani.
Observasi Dini Sebagai Upaya Preventif Terhadap Keluhan Musculokeletal Disorders Pada Tenaga Kesehatan Puskesmas Prambon Kabupaten Nganjuk Maghfuroh, Putri Nadzifatun Tri; Yuliadarwati, Nungki Marlian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3205

Abstract

Tenaga kesehatan sebagai salah satu pegawai pelayanan kesehatan di Puskesmas memiliki risiko terkena penyakit akibat kerja yang tinggi, salah satunya Musculokeletal Disorders (MSDs). Hal ini disebabkan oleh tingginya aktivitas yang dilakukan dengan keadaan statis dan berulang dalam durasi yang lama sehingga berpotensi menurunkan kinerja dan meningkatkan cedera pada pegawai. Pengabdian ini bertujuan untuk mengobservasi risiko keluhan MSDs pada tenaga Kesehatan di Puskesmas Prambon, Kabupaten Nganjuk. Data keluhan MSDs diperoleh menggunakan kuesioner Nordic Body Map. Hasil observasi didapatkan sebanyak 21 responden dengan 19 orang (90%) memiliki risiko rendah terkena MSDs dengan  keluhan terbanyak pada bagian tubuh pada bagian pinggang sebanyak 9 orang (43%), leher atas sebanyak 8 orang (38%), bahu kiri 8 orang (38%), punggung sebanyak 8 orang (38%), dan leher bawah sebanyak 7 orang (33%). Dengan demikian, para tenaga kesehatan tidak memerlukan tindakan perbaikan akan tetapi peningkatan kewaspadaan terhadap risiko Musculokeletal Disorders.