cover
Contact Name
SUSYANI
Contact Email
susyani@poltekkespalembang.ac.id
Phone
+628117119191
Journal Mail Official
jgk@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Palembang lt.4
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Gizi dan Kesehatan
Core Subject : Health,
nutrition and health, related to clinical nutrition, community nutrition, and food service (Nutritional Institutions and Food Technology)
Articles 124 Documents
Gambaran Asupan Zat Gizi, Konsumsi Sayur dan Buah dengan Status Haemoglobin Siswa SMP Yuli Hartati; Imelda Telisa; Eddy Susanto; Afriyana Siregar
JGK:Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1 No 1, Juni (2021): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.626 KB) | DOI: 10.36086/jgk.v1i1, Juni.1080

Abstract

Background : Anemia in adolescents is one of the nutritional problems in Indonesia. The main cause is related to the intake of nutrients, especially energy and protein, as well as the consumption of vegetables and fruit. The Purpose : This study aims to determine the intake of energy, protein, and consumption of vegetables and fruit in adolescents and anemia status in adolescents. Methods : This study used a cross-sectional design, sampling was done by simple random sampling. The research location is in SMP Muhammadiyah 4 Palembang. Results : The results showed that respondents with normal hemoglobin (Hb) status, which was 61.5%, and 53.8% less nutritional knowledge. Lack of energy intake by 57.7%. A good intake of animal protein was 69.2% and a vegetable protein intake of less category was 78.8%. Good fat intake is 53.8%. Less carbohydrate intake by 55.8%. Vegetable consumption is less than the requirement of 71.2%. Consumption of fruit is less than the requirement of 63.5%. respondents with normal Hb status had good nutritional knowledge of 83.3%, a good energy intake of 63.3%, good animal protein intake of 72.2%, good vegetable protein intake of 90.9%, a low fat intake of 79, 2%, good carbohydrate intake is 78.0%, good vegetable consumption is 73.3%, good fruit intake is 73%. Respondents with less energy and protein intake tend to experience anemia. Conclusion : Adolescents with less consumption of vegetables and fruit tend to have the anemic status
Kualitas dan Masa Simpan Brownies Satin Berbasis Tepung Mocaf danTepung Ikan Patin Nur Rahmawati Kodriah; Widi Hastuti
JGK:Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1 No 1, Juni (2021): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.119 KB) | DOI: 10.36086/jgk.v1i1, Juni.1081

Abstract

Background : Anemia is one of the main problems experienced by many young women. The prevalence of anemia in adolescent girls (15-24 years) in 2018 is 32%. Efforts that can be made are by increasing the intake of iron sources especially animal food sources. Brownies become a distraction that is widely favored by the wider community. Utilization of mocaf flour and catfish flour as the main ingredient in the manufacture of brownie products will increase the nutritional value especially the iron content of the product. The purpose : of this study was to determine the quality and shelf life of satin brownies as a high-fer snack for young girls. Methods : Design of experimental research based on mocaf flour and catfish flour. A hedonic test was carried out by 30 panelists at the Nutrition Test Laboratory for the Department of Nutrition of the Poltekkes Ministry of Health, Bandung and the estimated shelf life using the Extend Storage Studies (ESS) method. The results : Organoleptic test results showed the highest level of panelist preference was at F2. Based on statistical tests found that there is an effect of the formulation on the aroma of F1 and F3 with a value of p = 0.015 and texture of F1 and F3 with a value of p = 0.016. The results of the calculation of the nutritional value of satin brownies compared with 10% of the AKG of female teenage snacks obtained 101% energy, 113% protein, 140% fat, 72% carbohydrate and 149% Fe. Shelf life of satin brownies at room temperature for 3 days. Suggestion : Based on the results of research it is necessary to do further research in the laboratory regarding the iron content contained in satin brownies
Formulasi Tepung Mocaf dan Tepung Ikan Patin Terhadap Kualitas dan Nilai Gizi Cookies Mocaf Patin Afina Amalia Nurfajrina; Widi Hastuti
JGK:Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1 No 2 Desember (2021): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.46 KB) | DOI: 10.36086/jgk.v1i2.1087

Abstract

Background : The problem of nutrition for pregnant women KEK is the focus of attention in Indonesia. Based on the results of Riskesdas 2018, the prevalence of KEK risk in pregnant women in West Java was 14.1%, the highest prevalence of KEK was at the age of pregnant women (15-19 years) with a prevalence of 33.5%. KEK pregnant women are required to consume additional food to overcome malnutrition. The use of catfish meal in the manufacture of cookies products will increase the protein content and increase the nutritional content of a product. The Purpose : The purpose of this study was to determine the effect of mocaf flour and catfish meal formulations on the quality and nutritional value of mocaf patin cookies as additional food for pregnant women in KEK. This research was conducted in 2020 at the Health Ministry of Health Bandung, Department of Nutrition. Methods : This research is experimental with three treatments between mocaf flour and catfish meal 80%: 20%, 70%: 30% and 55%: 45% and organoleptic testing was carried out on 30 panelists. Conclusion : Cookies with 80% formula: 20% have better acceptance compared to other formulas. Based on the calculation of the nutritional value per serving (100 gr), the 80%: 20% formula cookies contain 612.40 kcal of energy, 9.39 grams of protein, 33.30 grams of fat, and 69.79 grams of carbohydrates. For the development of this cookie product, it is necessary to test Fe in laboratory tests so that the calculation of nutritional value is more accurate.
Determinan Pemberian Asi Ekslusif Ibu Menyusui di Puskesmas 7 Ulu Kota Palembang M Yusuf; Sriwiyanti Sriwiyanti; Muzakar Muzakar; Eliza Eliza
JGK:Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 1 Juni (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.369 KB)

Abstract

Latar Belakang: Di kota Palembang cakupan pemberian ASI ekslusif untuk tahun 2017 sebesar 72,76%. Cakupan di Kecamatan Seberang Ulu sebesar 66,15%. Kecamatan ini ada 3 (tiga) Puskesmas, cakupan yang terendah adalah Puskesmas 7 Ulu Palembang sebesar 43,9 %. Cakupan ini masih jauh di bawah target pencapaian pemberian ASI ekslusif Indonesia yaitu 80%. Untuk meningkatkan cakupan ASI ekslusif, dilakukan dengan mencari faktor determinan perilaku ibu dalam pemberian ASI ekslusif ibu menyusui di Puskesmas 7 Ulu Palembang. Diharapkan dengan diketahui penyebab perilaku ibu dalam pemberian ASI ekslusif dapat meningkatkan cakupan pemberian ASI ekslusif di daerah tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui Determinan pemberian ASI ekslusif ibu menyusui di Puskesmas 7 Ulu Palembang. Metode: Menggunakan Cross Sectional. Sampel berjumlah 35 responden yang memilki bayi (0-6) bulan. Pengumpulan data dengan wawancara serta dokumentasi, dianalisis menggunakan uji chisquare. Hasil: Ada hubungan antara Sikap dengan pemberian ASI ekslusif. Tidak ada hubungan antara Pengetahuan, pekerjaan, pendidikan, jumlah anak, inisiasi menyusui dini, dan pertolongan melahirkan dengan pemberian ASI ekslusif. Manfaat: Dapat digunakan petugas kesehatan puskesmas 7 Ulu untuk meningkatkan capaian program pemberian ASI ekslusif di Kota Palembang, meningkatnya kesadaran ibu memberikan ASI ekslusif pada bayi. Kata Kunci: ASI ekslusif , Ibu menyusui.
Pemberian Cookies Ubi Ungu Tempe Terhadap Peningkatan Berat Badan Kejadian Wasting pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sako Palembang Aisyah Nasibar; Sartono Sartono; Eliza Eliza; Devy Kartika Sari
JGK:Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 1 Juni (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.711 KB)

Abstract

Latar Belakang: Wasting adalah suatu keadaan tubuh yang kurus dan sangat kurus hingga melampaui -2 SD di bawah median berat badan menurut tinggi badan atau panjang badan. Disebabkan karena asupan gizi yang kurang dan penyakit infeksi yang diderita pada anak. Tujuan: yaitu untuk melihat adanya pengaruh pemberian cookies ubi ungu tempe terhadap kenaikkan berat badan pada anak balita wasting di wilayah kerja puskesmas Sako Palembang. Metode: Jenis penelitian bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Quasi Eksperiment dan rancangan penelitian adalah rancangan pre-test and pos-test with control group. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak balita di wilayah kerja Puskesmas Sako Palembang dengan 60 sampel penelitian pada anak balita wasting dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat badan anak balita di kelompok perlakuan meningkat sebesar 0,56 kg dan pada kelompok pembanding meningkat sebesar 0,12 kg. Hasil penelitian dilakukan dengan uji statistik paired sample t-test dan independent t-test. Berdasarkan uji statistik paired sample t-test baik pada kelompok perlakuan (p-value=0,000) maupun kelompok pembanding (p-value=0,000) sama-sama menunjukkan ada pengaruh pemberian cookies ubi ungu tempe terhadap berat badan pada anak balita wasting. Simpulan: Hasil independent t-test didapatkan bahwa ada pengaruh pemberian cookies ubi ungu tempe terhadap berat badan anak balita di wilayah kerja Puskesmas Sako Palembang (p-value=0,000).
Pemberian Puding Tepung Beras dan Buah Naga Merah terhadap Kadar Glukosa Darah DM Tipe 2 di Puskesmas Padang Selasa, Palembang Manuntun Rotua; Farah Salsabila; Hana Yuniarti; Nathasa Weisdania Sihite
JGK:Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 1 Juni (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.635 KB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik ditandai dengan hiperglikemia kronik dan gangguan metabolisme karbohidrat karena kerusakan insulin atau tubuh tidak bisa merespon insulin atau keduanya. Penderita dianjurkan mengonsumsi serat sesuai anjuran yaitu 20-35 g/hari. Puding Tepung Beras Hitam dan Buah Naga Merah adalah salah satu terapi non farmakologis tinggi serat dan antosianin, serta memiliki indeks glikemik rendah yang dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian puding tepung beras hitam dan buah naga merah terhadap kadar glukosa darah DM tipe 2 di Puskesmas Padang Selasa Palembang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperiment. Analisa data menggunakan paired t-test dan t-independen. Pengambilan sampel secara accidental sampling sebanyak 60 orang. Data asupan makanan responden diperoleh dengan wawancara metode food recall 24 jam. Pengukuran kadar GDS memakai alat digital glucometer. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar glukosa darah sebelum intervensi pada kelompok perlakuan 264.23 mg/dl pembanding 265.6 mg/dl. Setelah dilakukan intervensi pada kelompok perlakuan rata-rata kadar glukosa darah 178.5 mg/dl, dan pembanding 219.6 mg/dl. Hasil uji statistik (uji t-independent) menunjukkan p-value 0.001. Simpulan: Ada pengaruh pemberian puding tepung beras hitam dan buah naga merah terhadap kadar glukosa darah pada penderita DM Tipe 2 di Puskesmas Padang Selasa Palembang. Kata Kunci: Diabetes melitus, kadar glukosa darah, puding tepung beras hitam dan buah naga merah.
Riwayat Menstruasi, Kehamilan yang Tidak Direncanakan dan Paparan Asap Rokok pada Anemia Ibu Hamil Suku Bajo La Banudi; Endang Nurfitrah; Arsulfa Arsulfa; Hesti Reyana
JGK:Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 1 Juni (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.043 KB)

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil adalah keadaan dimana kadar hemoglobin (Hb) pada wanita hamil Trimester I dan III adalah < 11 gr/dl sedangkan pada Trimester II kadar Hb adalah <10,5 gr/dl. Anemia pada kehamilan disebabkan karena kebutuhan zat besi selama hamil cenderung mengalami peningkatan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan riwayat menstruasi berlebih, kehamilan yang tidak direncanakan dan paparan asap rokok terhadap kejadian anemia pada ibu hamul. Metode: Studi Cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil suku bajo yang berada di wilayah kerja Puskespas Soropia yang berjumlah 53 orang. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar koesioner sedangkan analisis data yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil: hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara riwayat menstruasi berlebih dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p = 0,009), terdapat hubungan antara paparan asap rokok terhadap kejadian anemia pada ibu hamil (p = 0,020). Tidak terdapat hubungan antara kehamilan yang tidak direncanakan dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p = 0,901). Simpulan: hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara riwayat menstruasi berlebih dan paparan asap rokok terhadap kejadian anemia pada ibu hamil dan tidak terdapat hubungan antara riwayat menstruasi berlebih terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Kata kunci : Riwayat menstruasi berlebih, Kehamilan yang tidak direncanakan, Paparan asap rokok, Anemia ibu hamil.
Dampak Kemoterapi terhadap Status Gizi Berdasarkan Subjective Global Assesment (SGA) pada Pasien Kanker Payudara (Ca.Mamae) Hendrayati Hendrayati Hendrayati; Chaerunnimah Chaerunnimah; Mustamin Mustamin; Ahmad Dinul Islam
JGK:Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 1 Juni (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.825 KB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara merupakan penyakit kanker dengan prevalensi tertinggi di dunia, termasuk Sulawesi Selatan. Kemoterapi memiliki efek samping berupa mual dan muntahhal ini disebabkan oleh adanya zat antitumor (kemoterapi). Status gizi penderita kanker sangat penting untuk dipertahankan dan ditingkatkan sehingga dapat meminimalisir terjadinya komplikasi akibat pengobatan kanker. Penentuan status gizi yang menggunakan parameter bersifat kombinasi untuk meningkatkan sensifitas dan spesifitas menjadi perhatian pada pasen dengan kemoterapi. Subjective Global Assesment (SGA) adalah salah satu cara untuk menilai status gizi pasien dan tervalidasi pada berbagai keadaan pasien. Tujuan: untuk mengetahui dampak kemoterapi terhadap status gizi berdasarkan SGA pada pasien kanker payudara. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional, berupa penelusuran data tahun 2017-2020 pada 40 sampel. Hasil: Hasil analisis data diketahui bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara kemoterapi terhadap status gizi dengan menggunakan SGA. (nilaip-value 0,605 ) Hal ini menyatakan bahwa tidak terdapat dampak kemoterapi terhadap status gizi berdasarkan SGA. Kesimpulan: Penelitian ini telah memperoleh gambaran bahwa beberapa unsur yang dinilai dalam SGA seperti asupan makanan, perubahan BB mengarah pada kondisi berisiko terhadap terjadinya gangguan gizi yaitu asupan rata-rata yang kurang masih tinggi dan status gizi tidak normal masih tinggi.
Nilai Gizi dan Daya Terima Cookies dengan Penambahan Bayam Merah dan Hati Ayam sebagai Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri Mustamir Kamaruddin; La Supu; Merinta Sada; Yolan Marsella
JGK:Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 1 Juni (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.547 KB)

Abstract

Latar belakang: Masalah gizi yang membutuhkan perhatian khusus yaitu anemia. Sebanyak 30% penduduk dunia diperkirakan menderita anemia terutama remaja dan ibu hamil. Untuk mencegah anemia menggunaan hati ayam dan bayam merah menghasilkan cookies diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan dan perbaikan gizi anemia pada remaja putri. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis nilai gizi dan daya terima pada cookies dengan modifikasi hati ayam dan bayam merah untuk pencegahan anemia. Metode: Jenis penelitian adalah eksperimen dan pengolahan data menggunakan uji ANOVA dengan desain RAL menggunakan SPSS. Hasil: Berdasarkan uji statistik dari variabel warna, aroma, dan tekstur diperoleh hasil bahwa tidak ada perbedaan yang nyata dari ketiga sampel (p > 0,05) sehingga perbedaan takaran hati ayam dan bayam merah pada sampel tidak memberikan perbedaan dari semua parameter, tetapi pada variabel rasa memiliki (p < 0,05) sehingga bisa dilihat ada perbedaan yang nyata. Simpulan: Panelis lebih menyukai sampel P2 dari segi rasa = 3,83 ± 1,05b (suka) dibandingkan dengan sampel P0 dan P1. Saran: Diharapkan produk penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai cemilan untuk remaja putri dikarenakan produk ini sudah mencukupi zat besi dari ketiga sampel yang dapat memenuhi kecukupan remaja putri.
Karakteristik Kimia dan Aktifitas Antioksidan Teh Hijau Tayu dari Provinsi Bangka Belitung dan Teh Hijau Komersial Novidiyanto Novidiyanto; Sutyawan Sutyawan
JGK:Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 1 Juni (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.115 KB)

Abstract

Latar Belakang: Teh hijau tayu kering merupakan produk olahan pucuk daun teh segar yang berasal dari tanaman teh yang ditanam pada dataran rendah di Desa Ketap Provinsi Bangka Belitung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar air, kadar abu, kadar serat teh hijau tayu (HT) dibandingkan dengan teh hijau komersial merk B (HB) dan teh hijau komersial merk C (HC). Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental di laboratorium. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa teh hijau tayu kering, teh hijau komersial merk B dan C mengandung kadar air masing-masing sebesar 9,15%, 8,78%, dan 6,81%; kadar abu total masing-masing sebesar 5,42%, 5,75% dan 5,37%; kadar serat masing-masing sebesar 1,11%, 0,05% dan 0,03%, dan aktifitas antioksidan masing-masing sebesar 443,26 ppm AEAC, 439,93 ppm AEAC, 440,67 ppm AEAC. Simpulan: Nilai kadar abu total dan kadar serat teh hijau tayu kering, teh hijau kering komersial merk B dan C yang ada dipasaran telah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia tentang teh hijau (SNI No.1902:2016) kecuali kadar airnya yang masih tinggi. Aktifitas antioksidan air seduhan teh hijau tayu lebih tinggi dibandingkan dengan aktifitas antioksidan air seduhan teh hijau komersial merk B dan C.

Page 2 of 13 | Total Record : 124