cover
Contact Name
A Tenriugi Daeng Pine
Contact Email
pinefarma@gmail.com
Phone
+6285825222916
Journal Mail Official
akfaryamasi.adm@gmail.com
Editorial Address
Akademi Farmasi Yamasi Makassar Jln Mappala 2 Blok D5 No. 10 Makassar Telp (0411)866229, (0411)883255 Fax (0411)880424 email: akfaryasi.adm@gmail.com
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN YAMASI MAKASSAR
ISSN : 25488279     EISSN : 28091876     DOI : https://doi.org/10.59060/jurkes.v7i1.250
Core Subject : Health, Science,
Jurnal ini memuat naskah hasil penelitian dengan kajian ilmiah yang berkaitan dengan bidang kesehatan secara umum dan bidang farmasi khususnya. Sebuah jurnal yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian seluruh aspek ilmu farmasi sebagai berikut : farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi, bioteknologi farmasi, serta farmakologi dan farmasi klinik, namun tak terbatas secara implisit. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan Januari dan Juli.
Articles 257 Documents
TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA ANAK tansri, Suhartini; Rahmi Makmur
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/jurkes.v8i1.318

Abstract

Antibiotics used for the treatment of infections. The irrational use of antibiotics can result in a significant increase in antibiotic resistance, especially infectious diseases. This study was conducted to determine the level of knowledge of antibiotic use for children in the community of Taipajawaya Hamlet, Barembeng Village, Gowa Regency. This study is an observational study with a survey method research design or quantitative method using a questionnaire. The results of the study obtained the largest correct answer = 96% which stated that the community mostly knew that information on how to use antibiotic drugs should be conveyed when handing over drugs. And the smallest number of correct answers = 63% which states that the community is less aware that all antibiotic drugs must be taken until they run out even though they feel cured. The level of knowledge of the people of Taipajawaya Hamlet, Barembeng Village, Gowa Regency towards the use of antibiotics in the sufficient category (73.6%) as many as 67 out of 91 people.
EFEKTIVITAS SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK RAMBUT JAGUNG (Zea mays L.) TERHADAP Propionibacterium acne ramadani, ananda; Siti Nurhalisa; Andi Amalia Khairul Putri
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/jurkes.v8i1.319

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of facial serum preparations of corn hair extract (Zea mays L.) on the growth of Propionibacterium acnes. The research method used was experimental laboratory research, to determine the effectiveness of corn silk extract serum (Zea mays L.) against Propionibacterium acnes which was carried out at the Microbiology Laboratory of the Yamasi Pharmacy Academy, Makassar. Corn silk (Zea mays L.) was extracted using the maceration method using 96% ethanol solvent, the extract obtained was then made into a serum preparation with a concentration of (F1) 6% w/w, (F2) 8% w/w, (F3) 10% w/w and (F4) as serum base. The results of the study stated that corn hair extract (Zea mays L.) with a concentration of 10% was more effective in inhibiting the growth of Propionibacterium acnes Abdiana, R. (2017 ). Rambut Jagung (Zea mays L.) Sebagai alternatif Tabir Surya Corn Silk As An Alternatif to sunscreen. Indonesia journal of pharmaceutical Science and Technology, 31-35. Alfianti, A. A. (2020). Aktivitas Sediaan Gel Handsanitizer Ekstrak Etanol Limbah Rambut Jagung (Zea Mays L.) Terhadap Staphylococcus Aureus. Univeristas Muslim Nusantara Al-Washliyah. Fajrina, A., Dinni, D., Bakhtra, A., Eriadi, A., Chania Putri, W., & Wahyuni, S. (2021). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Rambut Jagung (Zea maysL.) Terhadap Bakteri Streptococcus mutansdan Porphyromonas gingivalis. Jurnal Farmasi Higea, 13(2). Harunnisa, Kartikasari, D., Rahman, I. R., & Kurnianti, E. (2022). Formulasi Sediaan Serum Ekstrak Etanol Kulit Buah Tampoi (Baccaurea macrocarpa) Sebagai Antioksidan Dengan Variasi Konsentrasi Ekstrak. Ilmiah Pharmacy, 9(2), 11–23. Hasrawati, A., Hardianti, H., Qama, A., & Wais, M. (2020). Pengembangan Ekstrak Etanol Limbah Biji Pepaya (Carica papaya L.) Sebagai Serum Antijerawat. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.33096/jffi.v7i1.458. Ismiati, E. R. (2015). Aktivitas Antioksidan Minuman Herbal Rambut Jagung dengan Variasi Kondisi dan Lama Perebusan. Universitas Muhammadiyah Surakarta. kusriani, H. M. (2017 ). aktivitas antioksidan dan tabir surya dari tongkol dan rambut jagung (Zea mays L.) . sekolah tinggi farmasi bandung vol 4. nurbaity.(2020). Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Arika (Vernonia amigdalina Del.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Universitas Muhammadiyah Magelang , 6-9. Yanti, N. R. (2020). Aktivitas Sediaan Gel Anti Acne Ekstrak Etanol Limbah Rambut Jagung (Zea Mays L.) Terhadap Propionibacterium Acnes. Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL BIJI PINANG (Areca cathecu L.) TERHADAP Staphylococcus aureus dzulasfi; Rizka Angriani A
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/jurkes.v8i1.320

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah krim ekstrak etanol biji pinang (Areca cathecu L) dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian eksperimen Laboratorium, dengan melakukan uji daya hambat sediaan krim ekstrak etanol biji pinang terhadap Staphylococcus aureus. Di simpulkan bahwa krim ekstrak etanol biji pinang dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dengan diameter zona hambatan untuk konsentasi 1% sebesar 6,55 mm, konsentasi 2% sebesar 11,4 mm, konsentrasi 3% sebesar 16,5 mm, kontrol negatif 0 mm, dan kontrol positif 26,62 mm.
UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SABUN PADAT EKSTRAK ETANOL DAUN MANGGA ARUM MANIS (Mangifera indica .LINN) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Maulana, Maulana Zulkarnain Imansyah; Nadia Nur Fadillah
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/jurkes.v8i1.321

Abstract

Obat Tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan galenik atau campuran dan bahan-bahan tersebut, yang secara tradisional telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. Salah satu tanaman yang dapat dijadikan sebagai obat tradisional adalah daun mangga arum manis (Mangifera indica LINN.). Daun Mangga Arum Manis yang biasa dijumpai ternyata akan kaya manfaat bagi kesehatan. Senyawa yang terkandung dalam daun mangga arum manis yaitu tannin alkaloid, flavonoid, saponin dan mangiferin yang memiliki khasiat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat pada sediaan sabun padat ekstrak daun mangga arum manis terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Sabun padat dibuat dalam 3 konsentrasi yaitu 1%, 2% dan 3%, kemudian dilakukan uji zona hambat pada bakteri Staphylococcus aureus dengan metode paper disk, kontrol negatif menggunakan basis sabun padat tanpa ekstrak dan kontrol positif menggunakan sabun padat antiseptic yang beredar di pasaran. Hasil yang diperoleh yaitu Rata-rata diameter hambatan dari sabun padat dengan konsentrasi 1% yaitu 1,93 mm, konsentrasi 2% yaitu 10,36 mm sedangkan konsentrasi 3% yaitu 12,68 mm. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa sabun padat ekstrak etanol daun mangga arum manis dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
UJI MUTU VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DENGAN METODE FERMENTASI DAN PEMANCINGAN A Tenriugi Daeng Pine; Khusnul Khatimah
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/jurkes.v8i1.322

Abstract

Quality test research has been carried out with the aim of knowing the physical quality of VCO preparations made using hybrid coconut. The research method used was laboratory experimental by conducting physical quality tests on preparations carried out at the Natural Materials Technology Laboratory and Pharmaceutical Chemistry Laboratory at the Yamasi Pharmacy Academy, Makassar. Hybrid coconut is made in the form of coconut cream then the cream is made into VCO preparations using two methods, namely the fermentation method and the fishing method. The physical quality tests carried out included organoleptic tests, water content, free fatty acids and peroxide numbers. The results of this study stated that from the two methods of making VCO, the baiting method gave better results than the fermentation method, namely the fishing method produced a yield of 41.4% , organoleptic (specific smell of coconut aroma, typical taste of coconut oil and clear color) water content of 0.049%, free fatty acids 0.1% and peroxide value 10.8 mg ek/k. Whereas the fermentation method produced a yield of 29.3%, organoleptic (typical coconut aroma, distinctive coconut oil taste and clear color), 0.029% water content, 0.45% free fatty acids and 4.2 mg oak/k peroxide.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH SALAK PONDOH (Salaccae edulis Reinw) MENJADI SEDIAAN SAMPO DAN AKTIVITASNYA TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Candida albicans Wahyuni, Yuyun Sri; Basir, Hernawati; Riskayanti Puspita Sari; Asamaul Husna
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/jurkes.v8i1.324

Abstract

Di Provinsi Sulawesi Selatan, tanaman salak pondoh banyak dijadikan obat. Banyak orang hanya memakan buahnya dan membuang kulitnya, karena menganggap kulit buah salak pondoh tidak bermanfaat. Kulit buah salak pondoh memiliki kandungan yaitu flavonoid, saponin, tanin, fenol, terpenoid dan alkaloid. Kandungan saponin berfungsi sebagai pembentuk busa dan flavonoid berfungsi mempercepat pertumbuhan rambut. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan sampo dari ekstrak etanol kulit buah salak pondoh (Salacca edulis Reinw) dan uji stabilitas sampo serta menguji aktivitas sediaan sampo ekstrak etanol kulit buah salak pondoh (Salacca edulis Reinw) terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidis dan Candida albicans. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium, dibuat formulasi sampo ekstrak etanol kulit buah salak pondoh (Salacca edulis Reinw) menjadi empat formulasi dengan masing-masing konsentrasi yaitu F0: 0%, F1: 10%, F2: 15% dan F3 :20%. Uji stabilitas fisik sediaan sampo ekstrak etanol kulit buah salak pondoh (Salacca edulis Reinw) meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya busa, uji viskositas, uji alkali bebas dan uji stabilitas penyimpanan. Hasil uji alkali bebas menunjukkan semua formulasi mengandung alkali. Hasil uji stabilitas penyimpanan selama 6 siklus atau 12 hari pada suhu 4oC dan 40oC semua formulasi sediaan tetap stabil. Untuk hasil uji organoleptic dan uji homogenitas tetap stabil, untuk uji pH dan daya busa terjadi penurunan serta uji viskositas terjadi kenaikan setelah dilakukannya cycling test tetapi tetap memenuhi syarat SNI. Sedang pada pengujian aktivitas Staphylococcus epidermidis pada F1 10% luas zona hambat yang dihasilkan rata-rata sebesar 32,93 mm, pada F2 15% luas zona hambat yang dihasilkan sebesar 28,56 mm, dan pada F3 20% luas zona hambat yang dihasilkan adalah 20,93 mm. Sedangkan pada pengujian Candida albicans F1 10% luas zona hambat rata-rata 24,61 mm, F2 15% luas zona hambat rata-rata 25,94 mm, F3 luas zona hambat sebesar 19,44 mm Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit buah salak pondoh (Salacca edulis Reinw) memenuhi syarat uji stabilitas fisik dan dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis ketiga pengukuran daya hambat masing-masing formulasi dikategorikan memiliki luas zona hambat sangat kuat sedangkan pa pengujian aktivitas pada Candida Albicans F1 dan F2 memiliki zona hambat yang sangat kuat sedang pada F3 memiliki zona hambat kuat
EFEKTIFITAS LOTION EKSTRAK N-HEKSAN DAUN KLUWEK (Pangium edule Reinw) SEBAGAI PEMBASMI KUTU RAMBUT (Pediculus humanus capitis) SECARA INVITRO Thahir, Zakiah; Istianah Purnamasari; Muthmainnah Thalib; Al-Fiyah Kalilah
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/jurkes.v8i1.325

Abstract

Tanaman kluwek telah tersebar luas di Indonesia terkhusus di daerah Makassar. Tanaman kluwek mengandung sianida (HCN) dan senyawa dalam tanaman yang bersifat racun diantaranya alkaloid, glikosida, senyawa proten, alkohol, asam organik non amino, tanin, fenol, resinoid, serta terpenoi. Tanaman kluwek selain menjadi insektisida nabati, biji kluwek dapat dibuat bahan atau bumbu masakan dan juga dibuat bahan bakar minyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sediaan hair lotion ekstrak n-heksan daun kluwek (Pangium edule Reinw) sebagai pembasmi kutu rambut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium menggunakan metode in vitro yang dilakukan dengan mengamati jumlah kematian kutu rambut di dalam cawan petri yang masing – masing telah di oleskan sediaan hair lotion ekstak n-heksan daun kluwek (konsentrasi 5%, 10%, dan 15%) yang dibandingkan dengan kontrol (-) basis dan kontrol (+) peditox selama 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan sediaan hair lotion ekstrak n-heksan daun kluwek dengan konsentrasi 15% yang paling efektif membasmi kutu rambut dengan persentasi kematian kutu sebesar 100% yang sama dengan kontrol (+) peditox yang mampu membasmi 10 kutu dalam waktu ± 20 menit jika dibandingkan dengan kontrol (-) basis dapat membasmi sebanyak 9 kutu dalam waktu 1 jam 40 menit.
PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG DARAH (Anadaragranosa) KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (Piper betle L.) DALAM BENTUK SEDIAAN PASTA GIGI sukirawati, sukirawati; Sri Resky
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/jurkes.v8i1.326

Abstract

Toothpaste is a preparation intended for cleaning and shining the surface of teeht, preventing tooth decay, improving healthy gums, providing a healthy sensation in the mouth, and controlling mouth odor. Toothpaste can be made from blood cockle shell waste and betel leaf extract. Blood cockle shell contains high levels of calcium carbonate, while betel leaf contains high antioxidants. When combined, they can strengthen and whiten teeth. The objective of this research is to create a toothpaste preperation from blood cockle shell waste combined with ethanol extract of betel leaf that meets the quality standards based on SNI 12-3524-1995, including organoleptic tests ang pH tests. This research method is an experimental laboratory study. The results showed that the combination of blood cockle shell waste and ethanol extract of betel leaf can be made in to toothpaste that meets the physical quality test requirements based on SNI, including organoleptic tests, such as green color, distinctive smell of betel leaf extract, mint flavor, slightly rough texture, and average pH value of 7.
PEMBUATAN DAN UJI MUTU FISIK SEDIAAN BODY LOTION EKSTRAK KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) SEBAGAI ANTIOKSIDAN burhamin, yusriyani; Syarifuddin; Nanda Putri
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/jurkes.v8i1.327

Abstract

Abstract. This study aims to determine the manufacture and physical quality test of the body lotion preparation of Rambutan skin extract (Nephelium lappaceum L). The research method used was experimental laboratory by conducting experiments to manufacture body lotion preparations and testing the physical quality of the preparation which was carried out at the Pharmaceutical Laboratory of the Yamasi Pharmacy Academy, Makassar. Rambutan Skin (Nephelium lappaceum L) were extracted by maceration for using ethanol as solvent. The made body lotion preparation with a concentration of 0,1% b/b and 1% b/b. Physical quality tests carried out were organoleptic test, homogeneity test, pH test, dispersion test and adhesion test. The results showed that Rambutanskin extract (Nephelium lappaceum L) with a concentration of 0,1% b/b and 1% b/b can be made into a body lotion preparation and the physical quality test requirements of good body lotion preparations.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER PADA DAUN SERAI WANGI (Cymbopogon nardus L. Rendle) DI KABUPATEN BANYUMAS royani, sri; Trisna Setiasih; Sinta Fadhilah Majid
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/jurkes.v8i2.333

Abstract

Serai wangi atau Cymbopogon nardus L. Rendle merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, tanaman serai juga banyak digunakan sebagai tanaman obat keluarga. Pada penelitian ini telah dilakukan identifikasi kandungan metabolit sekunder pada ekstrak daun serai. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder yang ada pada serai. Hasil pengujian menyatakan bahwa serai mengandung metabolit sekunder berupa flavanoid, alkaloid, tannin dan saponim.