cover
Contact Name
-
Contact Email
kopula@unram.ac.id
Phone
+6287865122881
Journal Mail Official
kopula@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No 62 Mataram Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 29878446     EISSN : 29875307     DOI : https://doi.org/10.29303/kopula
Core Subject : Education,
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan adalah suatu jurnal terbit dua kali setahun (Maret dan Oktober) yang dipublikasikan oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram. Kopula pertama diterbitkan pada tahun 2019 sebagai wadah untuk mempublikasi hasil pemikiran dan penelitian tentang Bahasa, Sastra, dan Pendidikan. Jurnal ini menerapkan sistem open access peer-reviewed journal baik untuk artikel yang berbahasa Indonesia maupun Inggris dalam versi cetak dan elektronik yang masing-masing memiliki ISSN
Articles 228 Documents
Kejahatan Berbahasa Warganet dalam Kasus KDRT Lesti Kejora oleh Rizky Billar di Instagram Lambe Turah Periode Oktober 2022: Kajian Linguistik Forensik Butsainah, Hurriyatun; Mahsun, Mahsun; Asyhar, Muhammad
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i1.3514

Abstract

Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengekspresian kejahatan berbahasa bermuatan penghinaan, pencemaran nama baik, dan ancaman yang terdapat di dalam kolom komentar Instagram Lambe Turah terkait kasus KDRT Lesti Kejora oleh Rizky Billar periode Oktober 2022. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ekspresi kejahatan berbahasa bermuatan penghinaan, pencemaran nama baik, dan ancaman yang terdapat di dalam kolom komentar Instagram Lambe Turah terkait kasus KDRT Lesti Kejora oleh Rizky Billar periode Oktober 2022. Penelitian ini menggunakan kajian linguistik forensik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulakan pada penelitian ini yaitu berupa ungkapan kejahatan berbahasa warganet dalam bentuk kata, frasa, dan klausa. Sumber data penelitian ini adalah kolom komentar Instagram Lambe Turah khususnya pada kasus KDRT Lesti Kejora oleh Rizky Billar periode Oktober 2022. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dengan teknik tangkap layar dan metode simak dengan teknik catat. Metode dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode padan intralingual dan padan ekstralingual dengan teknik HBS, HBB, dan HBSP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 2 bentuk lingual pada kejahatan berbahasa bermuatan penghinaan yaitu kata dan frasa. Ada 3 bentuk lingual pada kejahatan berbahasa bermuatan pencemaran nama baik yaitu kata, frasa, dan klausa serta ada 2 bentuk lingual pada kejahatan berbahasa bermuatan ancaman yaitu kata dan klausa. Wujud leksikal dalam penelitian ini berupa kata tabu dan kata bermuatan negatif. Masing-masing bentuk lingual dan wujud leksikal memiliki makna tersendiri.
Sarkasme Bentuk-Baru dalam Bahasa Sasak Lana, Elsa Setia; Mahsun, Mahsun; Saharudin, Saharudin
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i1.3523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk sarkasme baru dalam bahasa Sasak di Desa Peteluan Indah, Kec. Lingsar, Kab. Lombok Barat dan untuk mengetahui fungsi sarkasme-baru dalam bahasa Sasak. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis data yakni metode padan intralingual dan metode padan ekstralingual.Adapun bentuk sarkasme baru dalam bahasa Sasak tersebut dibagi menjadi dua yakni bentuk dasar dan bentuk kompleks. Sarkasme bentuk dasar dibagi menjadi dua yakni bentuk dasar dan polimorfemik, sedangkan bentuk kompleks dibagi menjadi dua yakni bentuk idiom dan kata majemuk. Fungsi bentuk sarkasme tersebut adalah fungsi kebiasaan, fungsi lontaran, fungsi penghalus, fungsi candaan, dan fungsi bahasa kasar.
Variasi Bahasa Dalam Kumpulan Puisi Mata Damar Karya Lamuh Syamsuar: Kajian Sosiolinguistik via, Silvia Lestari; Burhanuddin; Kaharuddin
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i1.3530

Abstract

Penelitian ini bertujuan ini mengidentifikasi masalah variasi bahasa dari segi penuturnya, variasi bahasa dari segi pemakaiannya, dan variasi bahasa dari segi sarananya pada buku kumpulan puisi Mata Damar yang ditulis oleh Lamuh Syamsuar menggunakan kajian sosiolinguistik Chaer dan Agustina. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah buku kumpulan puisi Mata Damar karya Lamuh Syamsuar, diterbitkan oleh penerbit Bening Pustaka Yogyakarta pada Maret 2019. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah metode simak dengan teknik dasar yang berwujud teknik sadap. Adapun penyadapan dilakukan dengan teknik lanjutan berupa teknik simak bebas libat cakap dengan menggunakan teknik catat. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode padan ekstralingual yaitu dengan cara menganalisis unsur yang bersifat ekstralingual, seperti menghubungkan masalah bahasa dengan hal yang berada di luar bahasa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat penggunaan variasi bahasa dalam buku kumpulan puisi Mata Damar, yaitu: (1) variasi bahasa dari segi penutur ditemukan variasi idiolek, dialek, kronolek, dan sosiolek, (2) variasi bahasa dari segi pemakaian ditemukan variasi bahasa bidang kegunaan ilmu keagaaman Islam dan sastra, dan (3) variasi bahasa dari segi sarana ditemukan variasi ragam tulis. Kata kunci: Variasi bahasa, Latar Belakang Penutur, Puisi Language Variations in the Poetry Collection Mata Damar by Lamuh Syamsuar: Sociolinguistic Study Abstract: This research aims to identify the problem of language variations in terms of speakers, language variations in terms of use, and language variations in terms of means in the poetry collection Mata Damar written by Lamuh Syamsuar using the sociolinguistic study of Chaer and Agustina. This type of research is qualitative descriptive research. The data source for this research is the poetry collection Mata Damar by Lamuh Syamsuar, published by the publisher Bening Pustaka Yogyakarta in March 2019. The data collection technique for this research is the listening method with basic techniques in the form of tapping techniques. The wiretapping was carried out using advanced techniques in the form of skilled free-involved listening techniques using note-taking techniques. This research data was analyzed using the extralingual equivalent method, namely by analyzing extralingual elements, such as connecting language problems with things outside of language. The results of this research show that there is use of language variations in the Mata Damar poetry collection, namely: (1) language variations in terms of speakers found idiolect, dialect, chronolect and sociolect variations, (2) language variations in terms of usage found language variations in terms of use Islamic religious knowledge and literature, and (3) variations in language in terms of means found variations in writing. Keywords: Language Variations, Speaker Background, Poetry
Pengaruh Gaya Belajar Visual Terhadap Kemampuan Analisis Materi Pembagian Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Kandangan Tahun Pelajaran 2023/2024 Mahir Mallawi, Muhammad Abdullah; Nurdahlia, Dwi Ulfa
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i1.3633

Abstract

Gaya belajar visual merupakan gaya belajar cenderung melihat, mengamati, dan sejenisnya. Kekuatan gaya belajar ini terletak pada indera penglihatan. Bagi orang yang memiliki gaya ini, mata adalah alat yang paling peka untuk menangkap setiap gejala atau stimulus belajar. Gaya belajar visual dimiliki oleh 15 peserta didik dari 20 peserta didik (75% peserta didik kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Kandangan). Hal ini juga berdampak terhadap kemampuan analisis peserta didik dalam materi pembagian. Dari 75% peserta didik yang memiliki gaya belajar visual peserta didik yang memiliki kemampuan analisis sangat tinggi ada 53% (8 pesesrta didik), tinggi 33% (5 peserta didik), dan rendah ada 13% (2 peserta didik). Oleh karena itu peserta didik yang memiliki gaya belajar visual madrasah menerapkan pembelajaran yang sesuai agar kemampuan analisis yang dimiliki peserta didik semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh gaya belajar visual terhadap kemampuan analisis materi pembagian kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan pengisian kuisioner, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi liniear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel gaya belajar visual tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan analisis materi pembagian peserta didik kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah.
Strata Norma Geguritan Kidungan Baödayǎ Karya Rangga Azhary Ade Kantari, Angelie; Mari'i, Mari'i; Mahyudi, johan
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i1.3666

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah strata norma Geguritan Kidungan Baödayǎ karya Rangga Azhary? Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan strata norma Geguritan Kidungan Baödayǎ karya Rangga Azhary. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan teknik membaca dan mencatat. Sumber data dalam penelitian ini adalah delapan geguritan diambil dalam antologi Geguritan Kidungan Baödayǎ karya Rangga Azhary. Geguritan-geguritan tersebut antara lain; (1) Ndéq Bangge; (2) Sekolah Care Laéq; (3) Makat akh, Makat; (4) Sakit Bayu; (5) Loéqan Mudarat; (6) Manok Maté Romboq Taroq; (7) Khayal; dan (8) Péte Sangu. Berdasarkan hasil analisis data strata norma Roman Ingarden dalam Geguritan Kidungan Baödayǎ karya Rangga Azhary dapat disimpulkan bahwa (1) lapis bunyi berupa asonansi dan aliterasi. Bunyi-bunyi tersebut memberikan penekanan bunyi khusus, mempermudah pembaca dalam memahami geguritan, serta menambah unsur keindahan atau estetika dalam geguritan; (2) lapis arti memberikan gambaran tentang kisah yang terjadi pada kehidupan sehari-hari manusia; (3) lapis objek berupa satuan arti yang menimbulkan lapis ketiga berupa objek-objek yang dikemukakan; (4) lapis dunia menyatakan beberapa hal yang dipandang dari sudut pandang tertentu; (5) lapis metafisis menyatakan tentang ketragisan dan kesedihan yang terjadi dalam geguritan. Kedelapan geguritan tersebut menyampaikan pesan-pesan yang berbeda-beda berdasarkan tema yang berada di dalamnya.
Indentifikasi Gaya Bahasa Pada Novel “The Antogonist Project” Karya Aranindy Rachel, Marshella; Nensy Megawati Simanjuntak
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i1.3769

Abstract

Literary works are art in the form of writing or oral that has beauty value in it. Novels are one of the literary works that are popular with teenagers, both physical and electronic fiction stories are still popular. Popular novels include novels with the romance, teen fiction, fan fiction and action genres set in everyday life. This means that the imagination or thoughts expressed are not excessive and still make sense. Apart from an interesting plot, the characteristics and characteristics of the author in presenting his work are also an additional point for teenagers’ interest in reading novels. Therefore, this research was conducted to determine the elements contained in the novel. The aim is to provide insight and knowledge regarding the language styles contained in the novel “The Antagonist Program” by Aranindy, so that in future research on the same subject it can be used as material for consideration. The research method used is descriptive qualitative. Where in the process of collecting data using observation and documentation as well as analysis of language style elements in the novel “The Antagonist Program” by Aranindy.
Foreign Language Learning In The Modern Era According To The Prophet's Hadith Al Khoiron, Muhamad Fiqhussunnah; Muna, Faizul; Putri, Yulita; Nurhuda, Abid; Lathif, Nur Muhammad
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i1.3861

Abstract

In the context of the modern era which is characterized by technological advances and the phenomenon of globalization, the ability to communicate in various foreign languages is becoming increasingly crucial. Parallel to the period in the life of Rasulullah SAW, where the importance of understanding foreign languages was expressed through the central role of Zaid bin Thabit as a translator. This research aims to provide an in-depth understanding of the significance of studying foreign languages in the modern era according to the hadith of the Prophet. The method used is qualitative with a literature study approach model and then concluded descriptively. The research results show that learning foreign languages in the modern era according to the hadith of the Prophet is very important because it is used to interact with anyone without borders, even in different countries. Apart from that, learning foreign languages in this modern era is very easy and affordable due to the emergence of various platforms such as mobile learning applications, online video conversation platforms, and online resources. So with that, a person can fulfill their need to interact without limits, however, there needs to be something called supervision so that undesirable things don't happen, such as accessing foreign language content that is not age-appropriate, the displacement of Indonesian or regional languages and the loss of local cultural values.
Kejahatan Berbahasa dalam Kolom Komentar Instagram Ernando Terkait Blunder Gufron, Muhammad Zaqi; Ardhianti , Mimas
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i2.5101

Abstract

Media sosial telah menjadi komponen utama dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan juga menjadi forum bebas dan terbuka bagi seluruh orang karena banyaknya cara untuk berkomunikasi melalui jaringan internet. Hanya dengan sebuah status atau unggahan dari seseorang pada media sosial saja bisa menimbulkan kejahatan berbahasa. Penelitian ini mendeskripsikan makna leksikal dan gramatikal dalam kolom komentar Instagram @nandoariiiss yang selanjutnya hasil analisis makna tersebut digunakan untuk mendeskripsikan perkataan yang mengandung ujaran kebencian. Teori semantik dan pragmatik digunakan dalam penelitian guna membedah makna dan tuturan. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif serta menerapkan metode deskriptif kualitatif. Akun media sosial Instagram Ernando merupakan sumber data penelitian ini sedangkan datanya berupa kata-kata yang terindikasi mengandung ujaran kebencian dan terdapat dalam kolom komentar tersebut. Teknik dokumentasi digunakan penulis dalam melakukan teknik pengumpulan data, sedangkan teknik penganalisisan data yang diterapkan adalah analisis deskriptif. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa jenis ujaran kebencian yang ditemukan ada dua, yaitu ejekan dan hinaan. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan terdapat enam ujaran kebencian dengan rincian dua berupa ejekan dan empat berupa hinaan. Dengan rincian dua hinaan yang menggunakan kata fisik, seperti ada kata goblok dan tolol, serta satu hinaan yang menggunakan kata dari bagian tubuh, seperti kata pantek.
Nilai-Nilai Budaya Jawa dalam Cerita Panji Semirang Pradana, Susilo Andri Pradana; Budiyono, Sunu Catur
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i2.5151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya Jawa dalam cerita Panji Semirang menggunakan teori sosiologi sastra menurut Damono (1984: 6). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dan sumber data yang digunakan berupa wawancara budayawan panji Henri Nurcahyo, Bungurasih Sidoarjo pada 24 Desember 2023 berdurasi 53 menit 32 detik dan Seri Naskah Kuna Nusantara No. 38 Perpustakaan Republik Indonesia berjudul Hikayat Panji Kuda Semirang Alih Aksara ditulis oleh Ahmad Budi Wahyono pada tahun 2018 berjumlah 122 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode triangulasi. Teknik triangulasi merupakan teknik untuk mendapatkan kreadibilitas data, peneliti selaku instrumen kunci melakukan pengecekan data dari berbagai sumber tentang cerita Panji Semirang dengan teknik yang berbeda, yaitu wawancara dan dokumen. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan nilai-nilai budaya Jawa dalam cerita Panji Semirang yang terdiri atas 4 nilai keagamaan yang meliputi keimanan tauhidan manusia terhadap Tuhan, keteringatan manusia terhadap Tuhan, ketaatan manusia terhadap firman Tuhan, kepasrahan manusia terhadap kekuasaan Tuhan, dan 5 nilai etika berupa kesahajaan, menerima kenyataan, keseimbangan mental, sembada, nalar, serta terdapat 2 nilai sosial, yaitu bakti dan rukun.
Penerapan Pendekatan Kontekstual Dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Siswa Kelas VIII SMP Maulidya, Nur Farida; Ernawati , Dwi; Indarti , Titik
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i2.5243

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas VIII-A di SMPN 51 Surabaya dengan rata-rata 74,3. Salah satu faktor penyebab adanya masalah tersebut adalah kurangnya pengetahuan atau informasi yang didapatkan siswa untuk mengembangkan ide dalam menulis dan menyunsun teks eksposisi. Alternatif yang dapat dilakukan untuk memecahkan masalah tersebut, yakni melalui konsep pendekatan kontekstual dalam pembelajaran dapat memahami materi dengan konteks dunia nyata atau kehidupan sehari-hari siswa. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi berdasrakan struktur dan kaidah kebahasaan teks melalui pendekatan kontekstual dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Indikator keberasilan tindakan adalah nilai persiswa di atas KKM (75), yakni minimal 76.  Subjek penelitian adalah tiga puluh siswa kelas VIII-A SMPN 51 Surabaya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan nilai hasil tes menulis teks eksposisi. Teknik analisis menggunakan metode analisis deskriptif. Siklus PTK dilaksanakan dua kali. Hasil penelitian berupa peningkatan kemampuan keterampilan menulis yang terdapat dari hasil perolehan nilai tes pada siklus I dengan rata-rata 81,73, sedangkan pada siklus II dengan rata-rata 89,43. Hal ini menunjukan bahwa menerapkan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan kemampuan keterampilan menulis teks eksposisi pada siswa. Kata kunci: pendekatan kontekstual, keterampilan menulis, teks eksposisi, bahasa Indonesia.      Abstract This research was motivated by the low level of ability to write exposition text of class VIII-A students at SMPN 51 Surabaya with an average of 74.3. One of the factors causing this problem is the lack of knowledge or information obtained by students to develop ideas in writing and composing exposition texts. Alternatives that can be done to solve these problems, namely through the concept of a contextual approach to learning, can understand the material in the context of the real world or students' daily lives. The purpose of this study is to improve the ability to write an exposition text based on the structure and rules of the text language through a contextual approach to Indonesian language learning. This research uses classroom action research. The indicator for the success of the action is the exact score above the KKM (75), which is at least 76. The research subjects were thirty students of class VIII-A of SMPN 51 Surabaya. The data was collected by means of observation and the test results in writing the exposition text. The analysis technique uses a descriptive analysis method. The PTK cycle is carried out twice. The result of the research is an increase in the ability of writing skills, which is from the results of the acquisition of  test scores in the first cycle with an average of 81.73, while in the second cycle with an average of 89.43. This shows that applying a contextual approach can improve students' ability to write exposition text. Keywords: contextual approach, writing skills, exposition text, Indonesian.

Page 7 of 23 | Total Record : 228