cover
Contact Name
Nur Indah Sholikhati
Contact Email
nur.indah.sholikhati@unsoed.ac.id
Phone
+6285226987945
Journal Mail Official
nur.indah.sholikhati@unsoed.ac.id
Editorial Address
JI. Dr. Soeparno, Kampus Karangwangkal, Purwokerto 53123, Kab. Banyumas, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 27467120     EISSN : 27467139     DOI : https://doi.org/10.20884/1.jpbsi
Jurnal Prawara: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is published by the Department of Indonesian Language and Literature, Faculty of Humanities, Universitas Jenderal Soedirman. Prawara which is published twice a year (every June and December), is a double blind peer-reviewed publication consists of research-based and review articles, fresh ideas about education, language, literature, which have never been published before. The scopes of the topics include: Indonesian language teaching; Linguistics; Applied Linguistics, and; Literature Teaching. Indonesian language for foreigners.
Articles 96 Documents
KEADILAN SUBSTANTIF DALAM BAP PIDANA: KAJIAN TINDAK TUTUR DAN CAMPUR KODE DARI PERSPEKTIF LINGUISTIK FORENSIK Sabrina Rizki Maydita; Ghulam Arif Rizal; Imam Baehaqie
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2026): August 2026
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2026.7.2.21052

Abstract

Police interrogation records (Berita Acara Pemeriksaan/BAP), although composed in standard bureaucratic Indonesian, frequently embed verbatim quotations containing regional-language code-mixing. This study examines the types of speech acts and code-mixing patterns found in authentic BAP quotations and analyzes their relevance to the attainment of substantive justice in criminal proceedings. The data comprise 2 main BAP documents – a Domestic Violence/Battery case file and an Extortion/Bladed-Weapon case file – covering 2 cases: (1) Domestic Violence (KDRT)/Public Affray and (2) Extortion with Bladed-Weapon Threat. From this corpus, 32 data units (Data 1–32) of authentic, anonymized utterances were identified and classified. A qualitative descriptive method with a forensic-linguistic and document-analysis approach was employed. Findings show a dominance of directive (11) and expressive (10) speech acts, followed by assertive (8), commissive (2), and declarative (1) acts, with dominant Javanese ngoko–Indonesian code-mixing and occasional Sundanese lexical insertions in the dialect-contact area. The study concludes that verbatim recording of code-mixed utterances in BAP sustains the material-truth principle (Article 183 of the Indonesian Criminal Procedure Code) and thereby reinforces, rather than obscures, substantive justice.
ANALISIS PELANGGARAN MAKSIM RELEVANSI TUTURAN DALAM CUPLIKAN VIDEO TANYA JAWAB MAMA GHUFRON DI TIKTIOK: KAJIAN PRAGMATIK Erika Qori' Cempaka Wulansari; Novita Ayu Ratna Sari; Muhammad Naufal Abdy Saputra; Muhammad As'ad; Laila Tri Lestari
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2026): August 2026
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2026.7.2.21251

Abstract

Abstrak Komunikasi yang efektif memerlukan adanya kesesuaian antara tuturan penutur dan topik pembicaraan agar pesan dapat dipahami dengan baik oleh mitra tutur. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan tuturan yang tidak memiliki hubungan yang sesuai dengan topik yang dibahas sehingga menyebabkan terjadinya pelanggaran maksim relevansi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pelanggaran maksim relevansi pada tuturan dalam video tanya jawab Mama Ghufron di TikTok berdasarkan kajian pragmatik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data penelitian berupa tuturan Mama Ghufron dalam video tanya jawab yang diunggah di TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan delapan data tuturan yang mengandung pelanggaran maksim relevansi. Pelanggaran tersebut ditandai oleh jawaban yang tidak secara langsung menjawab pertanyaan, pengalihan topik pembicaraan, penggunaan penjelasan yang bersifat abstrak, serta respons yang berkembang ke pembahasan lain sehingga tujuan komunikasi tidak tercapai secara optimal. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa maksim relevansi memiliki peran penting dalam menjaga efektivitas komunikasi pada interaksi digital di media sosial.
Identifikasi Hambatan Manajerial Guru Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X MAN 2 Probolinggo Cahya Farida Putri; Latifatul Hasanah Hasanah; Hemas Haryas Harja Susetya
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2026): August 2026
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2026.7.2.21514

Abstract

Penelitian tentang hambatan guru dalam proses pembelajaran telah banyak dilakukan, tetapi kajian yang secara khusus membahas hambatan manajerial guru Bahasa Indonesia pada jenjang Madrasah Aliyah masih terbatas. Kemampuan manajerial guru memiliki peran penting dalam menunjang efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia yang menuntut partisipasi aktif peserta didik. Dalam penelitian ini, deep learning dimaknai sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, berpikir kritis, dan keterlibatan aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis hambatan manajerial guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X MAN 2 Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian meliputi dua guru Bahasa Indonesia, satu waka kurikulum, dan empat peserta didik kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan tiga hambatan utama, yaitu pengelolaan kedisiplinan peserta didik, pengelolaan waktu pembelajaran, dan pengelolaan kelas dengan peserta didik yang banyak. Hambatan tersebut terlihat dari kurangnya fokus peserta didik, keterbatasan waktu efektif pembelajaran, serta sulitnya pengawasan kelas. Ketiga hambatan ini saling berkaitan dan memengaruhi efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia sehingga diperlukan pengelolaan pembelajaran yang terintegrasi.
Gaya Bahasa Perbandingan terhadap Penyampaian Makna dalam Novel Untuk Satu Nama yang Sulit Kuhapus Karya Rafi Ibadi Nenis Amalia Rahma; Hijrah Purnama Sari Ariga; Ezmar Ezmar
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2026): August 2026
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2026.7.2.22117

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya gaya bahasa perbandingan dalam menyampaikan makna dan memperkuat pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana bentuk gaya bahasa perbandingan serta bagaimana gaya bahasa tersebut menyampaikan makna dalam novel Untuk Satu Nama yang Sulit Kuhapus karya Rafi Ibadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis gaya bahasa perbandingan dan menjelaskan makna yang disampaikan melalui penggunaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa kutipan yang mengandung gaya bahasa perbandingan dalam novel, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 35 data gaya bahasa perbandingan. Gaya bahasa metafora ditemukan sebanyak 15 data, personifikasi 13 data, hiperbola 4 data, dan simile 2 data. Penggunaan gaya bahasa tersebut berperan dalam memperjelas penyampaian makna, memperkuat penggambaran emosi tokoh, serta meningkatkan nilai estetis novel.
Digitalisasi Cerita Rakyat Banyumas Berbasis Augmented Reality sebagai Strategi Pelestarian Warisan Budaya Takbenda di Era Artificial Intelligence Muhammad Riyanton
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2026): August 2026
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2026.7.2.22401

Abstract

Cerita rakyat Banyumas merupakan bagian penting dari warisan budaya takbenda yang mengandung nilai sejarah, sosial, moral, dan kearifan lokal, tetapi keberadaannya menghadapi tantangan akibat perubahan pola konsumsi informasi dan perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model digitalisasi cerita rakyat Banyumas berbasis Augmented Reality (AR) sebagai strategi pelestarian dan penguatan literasi budaya di era Artificial Intelligence (AI). Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, validasi, uji coba, dan evaluasi produk. Sumber data penelitian meliputi cerita rakyat Banyumas, dokumentasi budaya, serta hasil wawancara dan angket dari ahli, pendidik, dan pengguna. Cerita rakyat yang dikembangkan meliputi Raden Kamandaka, Legenda Kali Pelus, Legenda Kutaliman, dan Legenda Masjid Saka Tunggal. Produk dikembangkan dengan mengintegrasikan teks, ilustrasi, audio, animasi, dan objek tiga dimensi yang dapat diakses melalui teknologi AR. Hasil yang ditargetkan berupa media digital yang valid, praktis, menarik, dan efektif dalam memperkenalkan cerita rakyat Banyumas sekaligus mendukung upaya pelestarian warisan budaya takbenda melalui teknologi digital.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN MEDIA INFOGRAFIS TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 LEMBAH MELINTANG Ilmi Rahma Dianti; Indriani Nisja; Samsiarni Samsiarni
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2026): August 2026
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2026.7.2.22414

Abstract

This study aims to examine the effect of the Project-Based Learning (PjBL) model assisted by infographic media on the observation report text writing skills of Grade X students at SMA Negeri 1 Lembah Melintang. This study employed a quantitative approach with an experimental method and a One-Group Pretest-Posttest Design. The population consisted of 337 students, while the sample comprised 34 students from Grade X E10 selected using purposive sampling. Data were collected through a performance-based test requiring students to write observation report texts, which were assessed based on textual structure and linguistic features. The data were analyzed descriptively and inferentially using the Shapiro-Wilk normality test and a Paired Samples t-test. The results showed that the students’ mean score increased from 83.09 in the pretest to 94.00 in the posttest, representing an increase of 10.91 points. The Paired Samples t-test yielded t = -7.111, df = 33, and p < 0.001, indicating that H₀ was rejected and H₁ was accepted. Thus, the PjBL model assisted by infographic media had a significant effect on students’ observation report text writing skills. Improvements were also observed in the indicators of general statement, description of parts, description of benefits, adjectives, technical terms, and concrete words. These findings indicate that integrating PjBL with infographic media can help students organize observational findings and develop them into texts that are more systematic and consistent with the characteristics of observation report texts.

Page 10 of 10 | Total Record : 96