Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles
211 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 1 (2022)"
:
211 Documents
clear
Meningkatkan Kemandirian Belajar Mahasiswa dalam Pembelajaran English for Specific Purposes dengan Menggunakan Aplikasi SPADA UNTIRTA
Welliam Hamer;
Dwi Rukmini;
Mursid Saleh;
Sri Wuli Fitriati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan artikel ini adalah untuk menginformasikan kepada pembaca tentang bagaimana SPADA UNTIRTA sebagai salah satu media pembelajaran berbasis teknologi saat ini efektif untuk meningkatkan kualitas peserta didik dalam belajar mandiri. Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi semakin berkembang dengan penggunaannya yang meluas dalam perekonomian, pariwisata bahkan pendidikan di dunia. Keberadaan media berbasis teknologi dalam kegiatan belajar mengajar sangat dibutuhkan untuk mengiringi era globalisasi yang semakin modern. Salah satu media berbasis teknologi yang digunakan dalam pendidikan adalah media e-learning. E-learning adalah jenis belajar mengajar yang memungkinkan penyampaian bahan ajar kepada peserta didik dengan menggunakan internet, intranet atau media jaringan komputer lainnya (Hartley, 2001). Dengan media berbasis teknologi ini, kegiatan belajar mengajar yang sebelumnya hanya berlangsung di kampus atau sekolah, dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Salah satu media e-learning di kampus adalah SPADA (Online Learning System). Sistem ini dikembangkan untuk menjawab beberapa tantangan pendidikan tinggi dan menyelenggarakan pembelajaran tanpa batas. Penggunaan website SPADA UNTIRTA sebagai pemanfaatan integrasi diri mahasiswa berarti bagaimana penggunaan SPADA UNTIRTA dapat memfasilitasi mahasiswa untuk meningkatkan self-regulated learning mereka. Artinya dengan menggunakan SPADA UNTIRTA diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan aktivitas belajarnya secara mandiri. Dengan demikian, dosen hanya perlu memberikan materi pelajaran kepada mahasiswanya dan mungkin beberapa tugas pembelajaran yang lainnya akan diserahkan sepenuhnya kepada mahasiswa, memberi mereka kebebasan untuk memilih kecepatan belajar mereka sendiri. Dalam hal ini, SPADA UNTIRTA sebagai salah satu media pembelajaran berbasis teknologi efektif dalam meningkatkan kualitas belajar mandiri mahasiswa, khususnya pada pemnbelajaran English for Specific Purposes.
Analisis Resonansi Pada Wine Glass Menggunakan Aplikasi Phyphox
Wawan Wawan;
Putut Marwoto;
Retno Sri Iswari;
Sudarmin Sudarmin;
Woro Sumarni
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peristiwa resonansi banyak digunakan dalam pembuatan alat musik. Peristiwa resonansi ini akan menghasilkan berbagai nada yang indah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejadian resonansi pada wine glass menggunakan aplikasi phyphox. Pengujian dilakukan dengan menggunakan wine glass yang diisi dengan berbagai jenis, volume, dan suhu cairan. Pengukuran meliputi nilai frekuensi dan amplitudo menggunakan aplikasi Phyphox. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi resonansi wine glass dipengaruhi oleh penambahan volume air dan penambahan berbagai jenis cairan. Peristiwa resonansi dengan penambahan jenis, volume, dan suhu cairan menghasilkan berbagai amplitudo dan bentuk gelombang.
Digitalisasi Pertunjukan Dolanan Pesta Kesenian Bali Sebuah Upaya Konservasi Permainan Tradisional
Warananingtyas Palupi;
Agus Cahyono;
Wayan Adnyana;
Hartono Hartono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pesatnya perkembangan tehnologi dewasa ini mengancam keberadaan berbagai permainan tradisional, menggantikannya dengan berbagai permainan pabrikan, serta gawai, yang cenderung kurang mengedepankan permainan kolektif dan interaksi sosial. Sarana tehnologi interaktif, video games, playstation atau internet perlahan namun pasti telah mengubah suasana rumah, kelas maupun ruang bermain anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan masyarakat dan pemerintah untuk menjawab tantangan bagi eksistensi permainan tradisionaldi Bali. Penjelasan deskriptif kualitatif yang diperoleh dari data observasi, wawancara serta dokumentasi dilakukan dalam penelitian ini. Sesuai amanah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2007 Tentang Pedoman Pelestarian dan Pengembangan Adat Istiadat dan Nilai Sosial Budaya Masyarakat, pemerintah penggiat budaya dan masyarakat mengupayakan tetap eksisnya bentuk-bentuk permainan tradisional. Salah satu caranya adalah menjadikan dolanan tradisional sebagai salah satu bentuk pertunjukan yang dipentaskan secara periodik pada Pesta Kesenian Bali sejak tahun 1998 hingga 2019, serta upaya digitalisasi pertunjukan dolanan melalui kanal Youtube.
Model Supervisi Akademik Tenaga Pendidik dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di TK Al Azhar Pati
Wahyu Putri Lestari;
Tri Suminar;
Rafika Bayu Kusumandari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya peran supervisi akademik untuk menolong pendidik ketika meningkatkan keahliannya menjalankan teknik pendidikan supaya dapat mencapai mutu pembelajaran yang diharapkan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel di TK Al Azhar Pati. Teknik dalam mengumpulkan data memakai observasi, wawancara, serta dokumentasi dengan instrument data collection yang dipakai yakni human instrument, lembar observasi, serta pedoman wawancara. Hasil menunjukkan, teknik pembelajaran yang benar pastinya harus melewati tahap awal perencanaan. Pendidik perlu mencermati persoalan yang dirasakan murid dan kebutuhannya dalam mendapatkan suatu ilmu sesuai kapasitas dan bersangkutan dengan kebutuhan siswa. Ada 3 peran penting yang perlu dilaksanakan pendidik, yaitu menyusun, melakukan dan evaluasi kegiatan.
Peran Pola Asuh Ayah dan Ibu Terhadap Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini
Wa Ode Syamzahrah Astarin;
Ali Formen;
Diana Diana
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keterlibatan orang tua menjadi factor yang krusial dalam perkembangan anak usia dini. Orang tua menjadi bagian primer pada proses perkembangan serta pertumbuhan anak. kiprah orang tua pada mendidik serta mengasuh anak, khususnya di perkembangan keterampilan berbicara anak ialah hal yang wajib diperhatikan. Keterampilan berbicara menjadi bagian dari keterampilan berbahasa, dengan berbahasa yakni keterampilan berbicara anak yang baik, maka membuat orang lain bisa memahami apa yang disampaikan. oleh sebab itu, memerlukan kiprah dari pola asuh orang tua. Kegunaan penelusuran artikel ini artinya buat meriview beberapa tulisan yang berafiliasi menggunakan pola asuh orang tua dan keterampilan berbicara anak usia dini. Penulis melakukan tinjauan penelitian kepustakaan atau Systematic Literature Review (SLR). akibat penelurusan menunjukkan bahwa keterampilan berbicara anak menjadi dari pola asuh orang tua yakni : kegiatan melatih keterampilan berbicara anak tidak hanya sebagai tanggung jawab orang tua yakni ibu atau ayah saja akan tetapi dengan cara melibatkan keluarga.
Kemampuan Literasi Matematika Peserta Didik SMP Berdasarkan Kecemasan Matematika
Vita Istihapsari;
YL Sukestiyarno;
Hardi Suyitno;
Rochmad Rochmad
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Literasi matematika merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik. Namun kemampuan literasi matematika tidak selamanya semua dapat terwujud atau terpenuhi. Salah satu hambatan dalam kemampuan literasi matematika adalah kecemasan matematika yang bisa saja dimiliki oleh peserta didik. Adanya perasaan cemas, gugup maupun takut terhadap pembelajaran matematika dapat menjadi hambatan pada pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kemampuan literasi matematika siswa pada materi bilangan ditinjau dari kecemasan matematika tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari enam siswa kelas VII yang memiliki kecemasan matematika tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket kecemasan matematika, tes dan wawancara. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan 6 subjek dalam penelitian dengan masing-masing kategori kecemasan matematika masing-masing individu tampak memiliki kemampuan literasi matematika meskipun masing-masing kategori memiliki kemampuan literasi matematika berbeda yang terpenuhi.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Pada Model Literacy Inquiry Learning untuk Mengukur Literasi Matematika dan Self-Efficacy Siswa
Vera Dewi Susanti;
YL Sukerstriyarno;
Iqbal Kharisudin;
Arief Agoestanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengembangan perangkat pembelajaran yang baik yaitu dengan merancang perangkat pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan pengetahuan kognitif tetapi juga mengembangkan kompetensi lain seperti kemampuan literasi matematika dan sikap afektif seperti self efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika pada model literacy inquiry learning untuk mengukur literasi matematika dan self-efficacy siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model penelitian yang dikembangkan adalah model 4-D yang telah dimodifikasi yang terdiri dari define, design, dan develop. Produk yang dikembangkan berupa rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lembar kerja peserta didik (LKS). Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi perangkat. Analisis data dilakukan dengan cara kualitatif dan kuantitatif. Hasil validitas yang diperoleh menunjukkan perangkat RPP dan LKS berada pada kriteria valid. Pada pelaksanaan uji coba perangkat pembelajaran menunjukkan hasil penilaian kemampuan guru memiliki kriteria baik, hasil pengamatan aktifitas siswa sangat efektif dan 85% respon positif dari siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran matematika pada model literacy inquiry learning valid dan dapat mengukur literasi matematika dan self-efficacy siswa.
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Metode Pembiasaan dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di MAN 1 Jepara
Tutik Wijayanti;
Suwito Suwito;
Masrukhi Masrukhi;
Maman Rachaman;
Muhammad Andi Kurniawan
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini memiliki tujuan guna mengkaji implementasi penguatan pendidikan karakter melalui metode pembiasaan sebagai upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di MAN 1 Jepara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis interaktif model Miles dan Huberman. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembiasaan sangat efektif digunakan dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik, karena melalui metode pembiasaan peserta didik dapat secara aktif terlibat untuk membiasakan perilaku dan tindakan baik secara konsisten dan terus-menerus sehingga habituasi kebaikan tersebut menjadi sebuah budaya yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan tanpa paksaan. Observasi dilakukan di lakukan dengan melihat secara langsung implementasi penguatan pendidikan karakter melalui metode pembiasaan dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, sedangkan wawancara dilakukan Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan didik MAN 1 Jepara sebagai data primer penelitian. Penelitian ini menemukan fakta bahwa metode pembiasaan berbasis habituasi kebaikan melahirkan obor semangat penguatan karakter peserta didik di MAN 1 Jepara dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.
Pelatihan dan Sosialisasi Olahraga Tradisional Tonis sebagai Kontribusi Kebugaran Jasmani bagi Guru PJOK SD
Tri Nurharsono;
Ricko Irawan
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengembangan olahraga di Indonesia dapat dilakukan dengan kearifan lokal. Kearifan lokal merupakan salah satu yang dapat dikembangkan dan digunakan untuk memberikan khasanah ilmu keolahragaan yang dapat diterima oleh masyarakat salah satunya jenis permainan tradisional. Olahraga Tonis sebagai potensi yang sangat diperhatikan pengembangannya oleh salah satu Universitas di Indonesia yaitu Universitas Negeri Semarang (UNNES). Pengembangan olahraga Tonis sudah semakin diminati oleh masyarakat Indonesia terbukti sudah masuk dalam anggota tetap diorganisasi rekreasi masyarakat Indonesia (KORMI). Unsur gerak didalam olahraga Tonis seperti olahraga Tenis dan dapat memberikan kontribusi terhadap kebugaran jasmani pada Guru PJOK SD se-Kabupaten Semarang. Permasalahan olahraga harus diperhatikan tentang budaya lokal sehingga kegiatan program pelatihan olahraga Tonis dapat di terima oleh masyarakat untuk memberikan nilai-nilai sosial, kemasyarakatan dan nilai kebugaran jasmani. Secara umum berdasarkan hasil monitoring dan Evaluasi tingkat pemahaman dan ketercapaian ketrampilan bermain olahraga Tonis ketercapaian Persentase kegiatan (%) dari 57 Peserta telah mendaptkan presentase sebesar 92 %. Maka dari itu tujuan siosialisasi dan pelatihan guru PJOK se-Kabupaten Semarang telah tercapai, sudah bisa memainkan permainan Tonis, dan dapat digunakan untuk mengajar sekaligus sebagaii sarana komunuitas guru PJOK.
Pembelajaran Paradigma Baru pada Era Digital di Sekolah Multi Etnik
Tri Astuti;
Suyahmo Suyahmo;
Masrukhi Masrukhi;
Ngabiyanto Ngabiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran paradigma baru di era digital harus dilaksanakan secara inovatif karena menentukan keberhasilan tujuan. Dalam suatu pembelajaran terdapat tujuan yang harus tercapai, karena hal tersebut merupakan indikator penentu berhasil atau tidaknya pelaksanaan pembelajaran. Pembelajaran paradigma baru merupakan pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan nilai karakter yang relevan dengan Pancasila. Tujuan penelitian adalah menganalisis penerapan pembelajaran para digma baru di era digital di sekolah multi etnik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa SD THHK kota Tegal. Keabsahan data dilakukan dengan Teknik triangulasi data. Teknik analisis data meliputi menyusun secara sistematis data yang diperoleh, dengan cara mengorganisasikan data kedalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting serta menyusun simpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pembelajaran di sekolah, khususnya di SD THHK telah berorientasi pada kompetensi siswa. Pendidikan karakter diterapkan dengan mengacu pada dimensi Pancasila. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam pembelajaran pada era digital ini. Implikasi penelitian bagi masyarakat, khususnya guru adalah dapat mengoptimalkan perannya sebagai pengajar dan pendidik di era yang modern ini. Guru harus menyadari bahwa mengajar membutuhkan penerapan model pembelajaran yang inovatif dan media pembelajaran yang berbasis teknologi.