cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 211 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2022)" : 211 Documents clear
Validasi Ahli Terhadap Modul Pembelajaran Matematika G-Forest Berbasis Android untuk Siswa Menengah Pertama Arif Rahman Hakim; Kartono Kartono; Wardono Wardono; Adi Nur Cahyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran berbasis android pada materi ruang sisi datar. Jenis penelitian ini adalah penelitian desain dengan menggunakan model pengembangan ADDIE dengan lima langkah pengembangan, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil dari penelitian ini adalah modul pembelajaran berbasis aplikasi Android yang dinamakan G-Forest yang berisi menu materi, evaluasi, dan permainan puzzle geometri. Hasil validasi ahli yang terdiri dari ahli materi, ahli media, dan guru matematika sebagai ahli pengguna menunjukkan predikat valid tanpa revisi yang terbagi menjadi 3 aspek materi, 3 aspek media, dan 5 aspek penggunaan. Kevalidan modul pembelajaran G-Forest dari aspek isi memiliki kualitas konten, soal, dan permainan yang sesuai. G-Forest menawarkan tampilan dengan perpaduan warna yang baik, tulisan yang jelas dan penempatan yang baik, gambar dan ilustrasi yang serasi dan mendukung pemahaman pada materi yang sedang dipelajari, tata letak gambar yang cukup sesuai. Segi kebahasaan, G-Forest telah menggunakan bahasa yang baku, saling terhubung, mudah dipahami, dan komunikatif. Kemudian dari segi penggunaan, G-Forest mudah untuk digunakan dan dioperasikan. Sehingga, modul pembelajaran Android G-Forest dapat direkomendasikan untuk pembelajaran.
Dekonstruksi Religiusitas Bedhayan Gagrag Sumirat Puspito : Aktualisasi Pendidikan Seni di Universitas Muhammadyah Malang Arina Restian; Muhammad Jazuli; Agus Cahyono; Setyo Yanuarti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pentingnya seni tari “Bedhayan gagrag Sumirat Puspito” sebagai aktualisasi Nilai Pendidikan Seni di Universitas Muhammadyah Malang, Selain itu tarian ini merupakan tari icon di Universitas Muhaammadyah Malang, pertunjukan yang memiliki nilai kebermaknaan tentang dakwah sebagai nilai-nilai Pendidikan. Adanya dan hadirnya tari Universitas Muhammadiyah Malang tarian karya Bedhayan “Gagrag Sumirat Puspito”Adanya kesenian tradisional di Malang, yang melahirkan ciri Khas corak gaya Yogyakarta dan Malangan, dengan ekspectasi Universitas Muhammadiyah Malang lahir di Yogyakarta dan lebih menarik mengkaji lebih lanjut tentang studi penyajiannya, dan makna simboliknya, karena beraneka ragamnya kesenian kesenian seni tari dalam kemasan islam saat ini, sebagai bahan banding kesenian tradisional dengan daerah lain untuk menginspirasi tarian dengan penyajian islam dan tidak meninggalkan nilai tradisional dan pakem gaya tradisional, Konsep intelektual ini dari De Marinis ini akan digunakan sebagai landasan penelitian ini. Untuk mencapai tujuan penelitian akan mengkaji 1) Dekonstruksi Religiusitas pertunjukan Tari Bedhayan Gagrag Sumirat Puspito, 2) sistem aktualisasi Tari Bedhayan Gagrag Sumirat Puspito, 3) Nilai Pendidikan Tari Bedhayan Gagrag Sumirat Puspito, digunakan metode penelitian ini menggunakan Milles and Huberman Penerapan Sistem pembelajaran serta dalam sinerginya dalam Al Islam Kemuhammadyahan yang diterapkan dalam nilai Pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Dekonstruksi Religiusitas pertunjukan Tari Bedhayan Gagrag Sumirat Puspito, itu dikaji dari history, venomenologi, sistem di Universitas Muhammadyah Malang dan Kurikulumnya 2) sistem aktualisasi Tari Bedhayan Gagrag Sumirat Puspito merupakan eksistensi menjaga sistem dakwah melalui budaya, 3) Nilai Pendidikan Tari Bedhayan Gagrag Sumirat Puspito, digunakan metode penelitian ini menggunakan Milles and Huberman Penerapan Sistem pembelajaran serta dalam sinerginya dalam Al Islam Kemuhammadyahan. Dekonstruksi ini hadir sebagai dasar penciptaan Tari Bedhayan Gagrag Sumirat Puspito.
Evaluasi dan Analisis Program Gerakan Literasi Sekolah pada Penilaian Kompetensi Minimal Siswa Menggunakan Model Countenance Stake Ariyatun Ariyatun; Sudarmin Sudarmin; Sri Wardani; Sigit Saptono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) secara umum bertujuan untuk mengembangkan karakter siswa dengan membina ekosistem literasi sekolah dalam GLS sehingga menjadi pembelajar sepanjang hayat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program GLS di Kabupaten Kendal berdasarkan tolok ukur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2015 tentang pengembangan kepribadian dengan menggunakan model Countenance Stake. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang diguankan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Perencanaan GLS berada pada level yang baik (72%), implementasi GLS berada pada level yang baik (58%), terdapat ketidaksesuaian antara implementasi GLS dengan dasar Permen No. 23 Tahun 2015 Bidang Keuangan Pendidikan dan Kebudayaan, hasil tes Penilaian Kompetensi Minimum (AKM) tidak memenuhi kriteria yang dipersyaratkan dengan tingkat pencapaian tepat waktu 65% pada kategori cukup. Terdapat contingency antara perencanaan, pelaksanaan dan hasil AKM dengan semua kategori.
Analisis Pemahaman Mahasiswa Terhadap Visi Misi dan Sasaran Mutu Prodi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Purwokerto Asri Indah Aryani; Suwito Eko Pramono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visi misi merupakan satu kesatuan yang sangat berpengaruh  dalam mempertahankan suatu organisasi. Begitu pula nagi kelangsungan berdirinya perguruan tinggi. Visi dan misi adalah dua makna yang merupakan bagian dari perencanaan strategis harus ada. Di dalam visi dan misi didalamnya tersirat  gambaran masa depan yang diimpikan. Visi dan misi yang baik adalah yang dibuat secara tertulis kemudian disosialisasikan kepada seluruh pemangku kebijakan  organisasi, civitas akademika termasuk mahasiswa sehingga dalam menghadapi  masa depan yang diharapkan tidak hanya menjadi acuan  para manajer organisasi, namun menjadi panduan bagi  seluruh komponen  dalam organisasi. Pemahaman akan visi dan misi dari seluruh komponen menjadi penting guna mencapai tujuan dari Prodi .Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana  mahasiswa dalam memahami   terhadap visi dan misi Prodi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Purwokerto. Dalam penelitian ini yang digunakan adalah studi deskriptif  dengan pendekatan kualitatif .Responden yang dilibatkan sejumlah 89 mahasiswa Program Studi  angkatan 2020. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa telah memahami visi dan misi Prodi . Analisis data menunjukkan bahwa 55(62%) mahasiswa telah paham visi dan misi, 31 (35 %) cukup paham dan 3 (63%) tidak paham visi misi dan sasaran mutu Prodi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi  Purwokerto.
Pengajaran Clause Complexes Pada Kelas Penerjemahan untuk Santri Ma’had: Problem dan Solusi Azizah Maulina Erzad; Rudi Hartono; Puji Astuti; Widhiyanto Widhiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi penerjemahan menjadi salah satu bagian penting dalam pembelajaran bahasa. Sebagaimana empat keterampilan bahasa (mendengarkan, berbicara, membaca, menulis), penerjemahan juga perlu diajarkan kepada pelajar EFL. Seiring dengan keempat keterampilan dasar tersebut, keterampilan menerjemahkan akan meningkatkan kompetensi bahasa asing peserta didik. Jadi, mengajar penerjemahan kepada pembelajar EFL tidak hanya akan memberikan pengetahuan tetapi juga mengembangkan kompetensi bahasa pembelajar. Dalam menerjemahkan suatu bahasa, seorang penerjemah harus mampu menyampaikan keseluruhan makna dari setiap klausa, khususnya kompleks klausa, di samping memahami bahasa sumber dan bahasa sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi dosen dan mahasiswa pada pengajaran clause complex di kelas penerjemahan dan solusi untuk mengatasi kesulitan tersebut. Penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk melakukan penelitian ini. Data dikumpulkan dari kelas penerjemahan Program Sekolah Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Ma’had Al Jami’ah IAIN Kudus. Beberapa teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan santri Ma’had. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kesulitan terkait kompleks klausa muncul di kelas penerjemahan. Sebagian besar mahasiswa mengalami kesulitan karena rendahnya penguasaan kosakata serta tata bahasa dan sulit menemukan padanan makna dalam bahasa target. Sementara itu, dosen mengalami kesulitan dalam menemukan metode dan teknik yang tepat untuk mengajar penerjemahan khususnya terkait dengan clause complex. Untuk mengatasi masalah ini, beberapa solusi dibahas secara rinci yang dapat digunakan dosen sebagai panduan ketika mengajar penerjemahan. 
Penerapan Pembelajaran Menyenangkan (Joyful Learning) Melalui Metode Pembelajaran Loose Part Pada Anak Usia Dini Bhertia Annisa Rahma; Hidayah Hidayah
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Joyful Learning merupakan suatu pembelajaran yang menyenangkan yang bertujuan agar anak tidak merasa bosan dan terlibat secara aktif dalam pembelajaran.  Metode yang dapat digunakan adalah Metode Loose Part, yaitu dengan memanfaatkan bahan-bahan di sekitar lingkungan yang digunakan menjadi suatu permainan sesuai imajinasi anak. Dalam pembelajaran, anak dapat merasa gembira dan akan fokus secara penuh, sehingga akan meningkatkan kreativitas anak dan hasil pembelajaran yang diberikan pada anak usia dini. Penelitian ini dilakukan secara studi literatur dengan mengumpulkan data-data dari penelitian terdahulu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, di mana analisis ini adalah untuk menjelaskan kembali topik penelitian yang dibahas pada kajian literatur dan ditarik kesimpulan secara umum. Dari hasil studi literatur tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media belajar dengan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan anak usia dini (Loose Part), mampu membuat anak fokus dan gembira dalam melakukan pembelajaran, sehingga kreativitas anak usia dini dapat terpicu dari proses yang menyenangkan tersebut.
Minat Mahasiswa Laki-Laki Program Studi PGPAUD Atau Sejenis Di Indonesia Untuk Menjadi Guru PAUD Budi Rachman; Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto; Ali Formen
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena skala nasional dan global menunjukan guru atau pendidik PAUD di dominasi oleh perempuan. Banyak perguruan tinggi membuka program studi PGPAUD atau sejenis yang dianggap mampu memberikan kompetensi bagi para calon guru PAUD  sebagai syarat minimal pendidikan bagi guru PAUD, akan tetapi fenomena menunjukan hanya terdata 26 mahasiswa laki-laki dari 15 perguruan tinggi dari 9 provinsi dan satu Universitas Terbuka. Dengan populasi yang begitu minim perlu didapatkan fakta bagaimana minat mahasiswa laki-laki Prodi PGPAUD atau sejenis terhadap profesi guru PAUD, sehingga dapat diketahui apakah populasi guru PAUD laki-laki akan bertambah atau justru tetap minimal seperti fenomena saat ini. Pendekatan mixed method digunakan dalam penelitian ini, tahap awal penelitian dilakukan secara kualitatif melalui wawancara dan dilanjutkan dengan penelitian survei yang menunjukan hasil 89% responden memiliki ciri-ciri minat, dengan faktor yang paling berkontribusi adalah adanya kemauan bagi para mahasiswa laki-laki Prodi PGPAUD atau sejenis untuk terlibat langsung dengan anak usia dini dalam dunia kerja. Faktor minat intrinsik didapatkan hasil 84,5% memiliki minat menjadi guru PAUD dengan faktor yang paling berkontribusi adalah faktor pendapatan finansial. Adapun dalam variabel faktor minat ekstrinsik didapatkan hasil 76% memiliki minat menjadi guru PAUD dengan faktor yang paling berkontribusi adalah faktor lingkungan keluarga.
Menyiapkan Kader Pimpinan Polri Masa Depan Budi Susanto; Arief Yulianto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akademi Kepolisian (Akpol) merupakan lembaga pendidikan tinggi polri yang bertujuan menghasilkan perwira pertama (PAMA) yang utuh yakni mempunyai pengetahuan, keterampilan dan sikap yang baik, menjadi polisi yang sehat jasmani maupun rohaninya, dengan demikian diharapkan dalam pelaksanaan tugasnya sebagai pemelihara keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat (linyomyan) serta sebagai penegak hukum (gakkum) yang professional, memiliki moral yang baik, modern serta memiliki integritas yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh formula yang diharapkan bagi Akpol dalam mencapai tujuan pembelajaran/ profil lulusan yang diharapkan, penelitian ini menggunakan studi literasi dan diskusi / focus group discussion(FGD)/ pokja dan penelitian ini menghasilkan solusi yang tepat dalam pembenahan kurikulum sehingga Akpol mampu melahirkan/ mencetak sumber daya manusia yang unggul berpendidikan dan memiliki daya saing yang tangguh pada masa yang serba teknologi (era digital) seperti saat ini. Perannya sebagai pemelihara keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), melindungi mengayomi melayani (linyomyan) kepada masyarakat, sebagai penegak hukum (gakkum) yang professional, memiliki moral dan integritas tinggi dapat terwujud.
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Candra Nugraha Wati; YL Sukestiyarno; DYP Sugiharto; Suwito Eko Pramono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka Belajar merupakan kurikulum yang hadir untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital ini. Manusia yang unggul berpendidikan dibutuhkan untuk menghadapi perubahan teknologi yang pesat di era digital ini. Dalam rangka menyiapkan manusia yang unggul berpendidikan, perguruan tinggi sebagai intitusi pendidikan perlu mengambil langkah untuk berkolaborasi dengan dunia industri dalam implementasi kurikulum merdeka belajar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemaparan tentang kolaborasi perguruan tinggi dan industri dalam implementasi kurikulum merdeka belajar. Metode penelitian ini adalah studi literatur, yaitu menggali dari dokumen berupa buku dan jurnal penelitian. Hasil penelitian ini adalah kolaborasi perguruan tinggi dan industri dapat dilakukan dalam bentuk penyusunan kurikulum bersama, magang, dan penelitian bersama. Manfaat penelitian untuk masyarakat adalah memberikan wawasan pentingnya kolaborasi perguruan tinggi dan industri dalam rangka menyiapkan manusia unggul yang siap dengan perkembangan di era digital.
Problematika dan Solusi dalam Penulisan Akademik pada Mata Kuliah Professional Writing: Persepsi Mahasiswa Candradewi Wahyu Anggraeni; Januarius Mujiyanto; Katharina Rustipa; Widhiyanto Widhiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis penulisan akademik berbahasa Inggris dalam konteks Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing merupakan tantangan tersendiri khususnya bagi mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris. Hal tersebut dapat terjadi karena mahasiswa belum memahami dan menguasai tentang kaidah selingkung penulisan akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi permasalahan dan solusi mahasiswa dalam penulisan akademik pada mata kuliah Profesional Writing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dalam bentuk studi kasus. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket campuran dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah dua puluh delapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang mengambil mata kuliah Professional Writing. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada sebelas aspek yang menjadi problematika mahasiswa dalam penulisan akademik yang berkaitan dengan kohesi dan koherensi penulisan, serta problematika terkait tahapan penulisan akademik. Selain itu, mahasiswa mencoba menemukan solusi dari permasalahan tersebut dengan beberapa cara, diantaranya bertanya kepada teman atau dosen pengampu, memanfaatkan penggunaan teknologi, dan membaca referensi dalam bentuk buku dan artikel jurnal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengajaran dan pembelajaran mata kuliah menulis khususnya penulisan akademik. Dengan mengetahui permasalahan penulisan akademik dan solusinya dari sudut pandang mahasiswa, hal ini dapat membantu dosen untuk menerapkan strategi atau metode pengajaran dan pembelajaran menulis untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam penulisan akademik.

Page 4 of 22 | Total Record : 211