cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Model Supervisi Akademik Berbantuan Elektronik bagi Pengawas Madrasah di Provinsi Jawa Tengah Ratna Prilianti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengawas madrasah mempunyai tugas pengawasan akademik kepada guru dan pengawasanmanajerial kepada madrasah. Di Jawa Tengah, terjadi ketimpangan jumlah SDM pengawas denganjumlah madrasah. Selain tantangan jumlah daerah binaan yang banyak dan tantangan era revolusiindustri 4.0, saat ini pengawas memiliki tantangan baru di situasi pandemi COVID-19 yangmegharuskan bekerja dari rumah. Pengawas sekolah dan madrasah harus menjalankan tugas, pokokdan fungsinya untuk melakukan pembinaan guru, kepala madrasah dan kelembagaannya. PandemiCovid-19 bukan hanya menjadi musibah bagi tenaga kependidikan khususnya pengawas namun jugamenjadi tantangan yang menarik. Cara yang efektif untuk saat ini yang dapat dilakukan pengawasmadrasah dalam melakukan tugas, pokok dan fungsinya dengan metoda daring atau pengawasandigital. Oleh karena itu pengawas melaksanakan tupoksinya dengan physical distancing. Supervisifaktual dan manual tidak bisa dilaksanakan di saat kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini. Satusatunya cara untuk melakukan supervisi adalah menggunakan model supervisi berbantuan elektronik.Bagi pengawas madrasah di Jawa Tengah model supervisi berbantuan elektronik bisa dilakukandengan skype, zoom meeting, cisco webex, google meet, video conference dengan whatsapp.Pengumpulan dokumen bisa menggunakan fasilitas google form dan google doc. Selain itu bisamenggunakan model supervisi menggunakan LMS edmodo.
Penanaman Pendidikan Karakter Cinta Lingkungan Pascapandemi Covid-19 Pada Anak Sekolah Dasar Rian Jamhariani
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis penanaman pendidikan karakter cinta lingkungan pascapandemiCovid-19 pada anak sekolah dasar. Bentuk dari penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Denganmengguganakan pengumpulan data melalui studi pustaka (library research). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa: (1) Penanaman pendidikan karakter cinta lingkungan pascapandemi Covid-19pada anak sekolah dasar dapat dilakukan dengan menunjukkan bahwa seseorang tersebut peduli akanlingkungan sekitarnya yang bisa ditunjukkan dengan tindakan dan aksi untuk senantiasa berupayamencegah kerusakan pada alam sekitarnya. (2) Proses penanaman pendidikan karakter cintalingkungan pascapandemi Covid-19 pada anak sekolah dasar dapat dilakukan dengan metodemengajarkan dan menanamkan kebiasaan (habituation) mengenai kegiatan yang baik sehingga siswapaham, mampu merasakan, dan ingin melakukan hal-hal yang baik.
Analisis Self-Efficacy Dalam Pembelajaran Matematika Dilihat Dari Gender Hanifah Hanifah; S B Waluya; M Asikin; Rochmad Rochmad
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui self-efficacy dalam pembelajaran matematika dilihat darigendernya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitiannyaadalah mahasiswa pendidikan matematika Universitas Singaperbangsa Karawang semester empat.Teknik pengumpulan data yaitu dengan angket self-efficacy dan wawancara. Berdasarkan hasilanalisis data angket self-efficacy dan wawancara, diperoleh hasil bahwa self-efficacy mahasiswalaki-laki lebih baik daripada mahasiswa perempuan dilihat dari persentasenya. Mahasiswa laki-lakilebih unggul dalam: kemampuan matematikanya, kemampuan mengolah pengalaman padapembelajaran matematika, menjadikan role model sebagai motivator, menganalisis pendapat dariorang lain dan mampu mengontrol situasi emosinya.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Berbantuan Pertanyaan Metakognitif Melalui Web-Based Mathematics Learning Nella Haiprilisya; Sukestiyarno Sukestiyarno; Nur Cahyono A
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah dapat dlikatakan sebagai suatu keterampilan yang digunakan untukmenyelesaikan suatu masalah matematika secara prosedural secara cermat dan tepat dari prosespembelajaran. Dalam proses pembelajaran tidak terlepas dari perkembangan teknologi yangmenuntut para pendidik untuk terus berinovasi menciptakan terobosan baru dalam dunia pendidikan.Perkembangan era globalisasi seperti saat ini, matematika menjadi salah satu ilmu dasar yangmengalami perkembangan yang begitu pesat. Perkembangan tersebut menuntut untukdiperhatikannya pula berbagai perkembangan yang ada, baik pada masa lalu, sekarang ataupunkemungkinan-kemungkinan pada masa yang akan datang. Web-based mathematics learningmerupakan salah satu bentuk inovasi dalam pembelajaran guna tercapainya tujuan dalam sebuahpembelajaran. Tujuan pembelajaran matematika (Depdiknas, 2006) yaitu antara lain untukmemahami konsep matematika dan hubungannya serta menerapkannya dalam pemecahan masalahsecara tepat dan teliti. Masalah yang dibantu dengan pertanyaan metakognitif diharapkan mampumenjadi bahan acuan dalam evaluasi, hal ini dikarenakan pertanyaan metakognitif mencakup seluruhaspek pertanyaan pemecahan masalah peserta didik baik itu pengetahuan, strategi dan juga koneksi,guna mengetahui lebih jauh tentang perolehan hasil kemampuan pemecahan masalah denganberbantuan pertanyaan metakohnitif melalui web-based mathematics learning.
Stimulasi Keterampilan HOTs dalam PAUD Melalui Pembelajaran STEAM Ikaningtyas Purnamasari; Dewanti Handayani; Ali Formen
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel yang dibuat memiliki tujuan ingin memaparkan bagaimana menjawab tantanganperkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat dengan mempersiapkan lulusananak didik untuk terus maju dan berkembang dengan harapkan memiliki ketrampilan abad 21termasuk di dalamnya anak usia dini. Indikasi keberhasilan meningkatkan sumber daya manusiadalam bidang pendidikan sesuai kebutuhan abad 21 adalah dimilikinya kemampuan berpikir tingkattinggi HOTS (Higher Order Thinking Skills) . HOTS menyiapkan anak usia dini memilikiketrampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, problem solving dan membuat keputusan. Inilah yangkemudian menjadi tantangan bagimana mengembangkan HOTs pada anak usia dini denganpendekatan STEAM. Penggunaaan pendekatan pembelajaran STEAM membantu anak usia dinimelakukan analisa dari permasalahan yang dijumpai menggunakan pendekatan sains, teknologi,teknik, seni dan matematika sehingga menjadi sebuah strategi bertahan menghadapi perubahanjaman. Dalam penulisan ini, metode yang digunakan adalah study literatur dimana data diambil darijurnal, buku dan penelitian yang relevan.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa ditinjau dari Kebiasaan Belajar Matematika pada Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Google Classroom Ulfa Nur Afifah; St. Budi Waluya; N. R. Dewi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan gagasan matematika baik lisan maupun tulisan yangmembantu siswa dalam memahami informasi yang diperoleh. Siswa yang memiliki kemampuankomunikasi matematis dapat meningkatkan pemahaman matematisnya dengan diskusi antar siswa.Selain komunikasi matematis, kebiasaan belajar perlu dikembangkan. Kebiasaan belajar merupakancara belajar siswa yang sering dilakukan berulang-ulang secara sengaja ataupun tidak sengaja.Kemampuan komunikasi matematis siswa akan baik jika siswa memiliki kebiasaan belajar yang baik.Cara belajar yang efisien dapat mencapai kemampuan komunikasi matematis yang lebih tinggi. Salahsatu model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkontruksipengetahuannya sendiri adalah Problem Based Learning. Problem Based Learning merupakan suatumodel pembelajaran yang penerapannya melibatkan siswa untuk memecahkan masalah, sehinggasiswa dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memecahkan masalah. Untukmengembangkan kemandirian siswa dalam belajar dapat memanfaatkan learning managementsystem. Learning management system merupakan software aplikasi yang menghubungkan siswadengan guru untuk diskusi atau lainnya tanpa bertatap muka secara langsung. Google Classroommerupakan salah satu platform learning management system yang memiliki berbagai fitur yangmenunjang aktivitas pembelajaran online.
Implementasi Pelaksanaan Konservasi Seni Melalui Dunia Pendidikan: Lomba Tari Barong Ket Antar Sma Se-Bali Sebagai Upaya Pelestarian Tari Tradisi Pande Putu Yogi Arista Pratama
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gejala-gejala serta kondisi pendidikan tidak dapat dilepaskan dari sistem sosial. Dalam perspektifkonservatisme yang terkait dengan nilai-nilai sosial, pendidikan harus menciptakan hubungan yanginteraktif serta dapat menjamin keberlangsungan hidup antara satu dengan yang lain, termasukpendidikan seni. Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pelestarian dan pembudayaanyang berlangsung sepanjang hayat, salah satunya adalah untuk melestarikan kebudayaan adiluhungyang telah diwariskan. Banyak cara dapat dilakukan untuk melestariakan seni tradisional dalam ranahpendidikan, salah satunya dengan menyelenggarakan lomba seni tradisional yang berlangsung disekolah vokasi atau non-vokasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana upaya pelestariankesenian tradisional melalui kegiatan lomba tari Barong Ket yang diselenggarakan antar SMA seBali. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif serta dalam hal ini penulismelakukan studi pustaka dalam proses penelitian. Hasil tulisan ini mengungkapkan bahwa, dalamajang perlombaan dipandang efektif sebagai bentuk pelestarian kesenian tradisional, hal tersebutdikarenakan ajang perlombaan dapat diselengarakan secara rutin setiap tahunnya, serta melaluikegiatan lomba siswa berada diposisi sebenarnya dalam memaknai suatu kesenian tradisional.
Kajian Project Based Learning (PjBL) pada Kondisi Sebelum dan pada saat Pandemi Covid-19 Berlangsung Muhammad Riza; Kartono Kartono; Endang Susilaningsih
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia telah mengalami wabah pandemi covid-19 sehingga pembelajaran disemua jenjangdilakukan secara virtual jarak jauh. Model PjBL ini merupakan model yang dianjurkan olehMendikbud dalam pelaksanan pembelajaran virtual saat pendemi covid-19. Telah dilakukan studi,kajian pustaka tentang pembelajaran Model PjBL sebelum dan saat pandemi Covid-19. BeberapaJurnal, prosiding yang meliputi jurnal nasional, jurnal international, prosiding nasional danprosiding internasional yang terkait dengan PjBL telah dianalisis secara rinci. Analisis data dimulaidari permasalahan, tujuan, metode, teknik analisis data, hasil penelitian, dan simpulan padapenerapan atau pengembangan media pembelajaran, instrumen penilaian berbasis PjBL. Padapenerapan ataupun pengembangan model PjBL sebelum dan saat pandemi. Hasil analisis datakajian beberapa jurnal dan prosiding baik nasional maupun Internasional diperoleh: terjadinyapeningkatan hasil belajar, motivasi, kemampuan berpikir kritis peserta didik baik sebelum maupunpada saat pandemi Covid-19 berlangsung. Beberapa temuan tentang kendala yang dialami padapenerapan PjBL saat pandemi Covid-19 berlangsung antara lain : sinyal dan SDM pendidikmaupun peserta didik yang kurang menguasai teknologi. Simpulan dan hasil kajian pustaka adalahperlu ditingkatkan kemampuan literasi peserta didik dalam mencari informasi serta perlupendampingan.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau dari SelfEfficacy pada Problem Based Learning Berbantuan Edmodo Gita Hayu Ridaningrum; Rochmad Rochmad; Scolastika Mariani
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan kemampuan dalam mengkomunikasikan ide-ide danpikiran matematika baik secara lisan maupun tulisan. Hal tersebut membantu siswa untukmengorganisasi proses berpikirnya. Guru harus memfasilitasi siswa untuk mengeksplorasi danmendukung keterampilan siswa dengan memilih model pembelajaran yang tepat dimana pemilihanmodel harus dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk berperan aktif, bertanya danmengklarifikasi informasi yang mereka peroleh sehingga kemampuan komunikasi siswa juga dapatberkembang. Problem Based Learning (PBL) merupakan salah satu alternatif pembelajaran yangdapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dimana pembelajaran berbasis pada masalah, sehinggamenuntun siswa untuk memperoleh penyelesaian masalah dengan terlibat secara aktif dalampembelajarannya baik dalam hal mengkomunikasikan ide matematisnya maupun dalam menyajikanhasil penyelesaian baik secara mandiri maupun kelompok. Edmodo sebagai salah satu learningmanagement system dapat mendukung kegiatan pembelajaran PBL melalui ruang diskusi secaraonline, sehingga siswa dapat berkomunikasi secara aktif dan memperoleh informasi yang lebih luas.Keyakinan diri (self-efficacy) siswa akan kemampuannya untuk mengungkapkan ide-ide juga turutmemberikan kontribusi terhadap keberhasilan siswa dalam menyelesaikan suatu persoalan.Kemampuan komunikasi matematis merupakan ungkapan dari ide-ide masalah matematika denganmemperlihatkan hasil kerjanya melalui berbagai cara tertentu, sehingga self-efficacy berkaitandengan kemampuan komunikasi matematis siswa.
Analisis Habit of Mind Mahasiswa Calon Guru dengan Pemodelan RASCH Meyta Dwi Kurniasih; YL Sukestiyarno; Rochmad Rochmad; Amin Prayitno; Isnaini Handayani
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Habit of mind atau yang disebut sebagai kebiasaan berpikir meliputi prilaku yang mencerminkankebiasaan untuk seseorang dalam mampu bertahan, mengatur kata hati, mendengarkan pendapatorang lain dengan rasa empati, berpikir luwes, yang semua itu dapat dikambangkan dengan prosespembelajaran yang tepat. Pembelajaran geomatri transformasi untuk calon guru matematika pentinguntuk megembangkan HOM mahasiswa. Analisis RASCH menunjukkan bahwa perkuliahangeometri transformasi dari sudut pandang HOM, masih perlu untuk ditingkatkan terutama dalam halperan aktif mahasiswa dalam membangun pengetahuannya secara mandiri.