cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Peran Keluarga dalam Masyarakat Samin Sebagai Basis Pendidikan Karakter Pasca Pandemi Covid-19 Novi Triana Habsar; Suyahmo Suyahmo; Cahyo Budi Utomo; Gunawan Gunawan
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan artikel ini guna mendeskripsikan peran dari orang tua sebagai pendidik utama bagi anakanaknya baik saat pandemi covid-19 maupun pasca pandemi covid-19. Metode yang digunakanyakni metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Pada masyarakat Samin diBojonegoro banyak yang belum memahami peran orang tua dalam mendidik anak terlebih saatpandemi covid-19 ini, sekolah tidak dapat memberikan kewajibannya untuk mendidik peserta didikkhususnya dalam hal penanaman karakter dan moral yang baik. Peran utama orang tua yaknimemberikan bekal pendidikan agama, sosial, moral dan akhlak kepada anak agar mampuberadaptasi dengan perkembangan lingkungan nya terutama dalam lingkup pendidikan sertamampu beradaptasi dengan kebijakan pendidikan baik selama pandemi maupun pasca pandemicovid-19.
Potensi Mobile Learning Berbasis Etnomatematika Untuk Mengembangkan Kemampuan Literasi Matematis Pada Masa Pandemi Nailil Muna Auliya; Amin Suyitno; Mohammad Asikin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia dalam berbagai aspek kehidupan semakin pesat. Persiapan yang matangdiperlukan sebagai bekal untuk menghadapi berbagai tantangan pada masa globalisasi. Persiapantidak hanya cukup hanya dengan menggunakan pengetahuan saja, namun diperlukan jugaketerampilan. Pengetahuan dan keterampilan digunakan dalam menyelesaikan berbagai kontekspermasalahan yang ada dalam kehidupan. Salah satu kemampuan yang mendukung kemampuanabad 21 adalah literasi matematis. Literasi matematis merupakan kemampuan seseoarang dalammengetahui sekaligus menerapkan ilmu matematika untuk menyelesaikan masalah kehidupansehari-hari. Berdasarkan hasil penelitian oleh PISA dalam OECD, ditunjukkan bahwa skorkemampuan literasi matematis siswa Indonesia masih jauh di bawah rata-rata skor OECD. Dalamrangka meningkatkan kemampuan literasi matematis diperlukannya suatu pembelajaran yangkreatif dan inovatif, utamanya pada masa pandemi Covid-19. Mobile learning berbasis etnomatikadapat diaplikasikan dalam pembelajaran jarak jauh saat pandemi. Dengan pendekatanetnomatematika, siswa dapat menggabungan konsep dan aturan yang dipelajari dalam matematikakemudian dipraktekkan dengan kebudayaan sehingga didapatkan pengaruh positif untukmeningkatkan kemampun siswa dalam literasi matematis. Dari beberapa hasil survey dan kajianpenelitian lain yang telah dilakukan, penggunaan mobile learning berbasis etnomatematikamempunyai potensi yang baik dalam upaya peningkatan kemampuan literasi matematis siswa padamasa pandemic COVID-19.
Peran Sastra Lisan Sebagai Bagian Pendidikan Kebudayaan Di Indonesia Pascapandemi Covid-19 Martina Puspita Rakhmi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi pendidikan sebagai proses enkulturasi adalah untuk meneruskan nilai, prestasi, dan ajarandari generasi terdahulu pada generasi selanjutnya, salah satunya yaitu nilai budaya. Nilai budayabanyak termuat dalam karya sastra, salah satunya sastra lisan. Sastra lisan menjadi bagian daripenyelenggaraan pendidikan kebudayaan di Indonesia karena memuat nilai etis, estetika, agama,dan sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi alat pendidikan, pengontrol norma dan tatanan sosialmasyarakat. Kajian ini menggunakan metode deskriptif-analitif untuk mendapatkan peran sastralisan sebagai bagian dari penyelenggaraan pendidikan kebudayaan di Indonesia pascapandemiCovid-19. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai dalam sastra lisan akan terus hidup bilamasyarakat, khususnya pelaku pendidikan mampu menyajikan sastra lisan dengan inovasi baru.Pengenalan sastra lisan sedini mungkin kepada peserta didik akan mematangkan dan memapankanpenghayatan nilai-nilai sastra lisan. Peserta didik pun akan memiliki karakter diri dan kebudayaanyang kuat. Pada akhirnya, tidak hanya tujuan pendidikan nasional melalui penyelenggaraanpendidikan kebudayaan yang tercapai. Lebih dari itu, peserta didik akan mampu menghadapiberbagai tantangan kehidupan bahkan di masa pascapandemi Covid-19 yang sampai saat ini tidakdapat diprediksi.
Analisis Kompetensi Kewirausahaan Kepala Paud Sebagai Pemimpin Visioner Di Masa Pandemi Covid-19 Ning Safariya
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis kompetensi kewirausahaan kepala PAUD sebagai pemimpinvisioner di masa pandemi covid-19. Melalui studi pustaka dengan kajian literatur disimpulkanbahwa kompetensi kewirausahaan sangat penting bagi kepala PAUD. Analisis kompetensikewirausahaan kepala PAUD sebagai pemimpin visioner dapat penulis uraikan dalam contohpemecahan masalah dimasa pandemi covid-19: (1) Membuat Inovasi dalam pembelajaran denganmemanfaatkan rumah sebagai sumber belajar bagi anak. Pembuatan materi pembelajaran denganvideo kreatif, (2) Berkerja keras dan semangat melaksanakan program BDR, (3) Memotivasi guru,anak dan wali murid untuk mensukseskan BDR, (4) Pantang menyerah dan solutif dalam mencarisiswa: sosialisasi pendaftaran peserta didik baru (PPDB) dari rumah kerumah maupun denganmemanfaatkan sosial media. Pendaftaran dapat dilakukan melalui google formulir dan biayapendaftaran melalui transfer sehingga orang tua tidak perlu kesekolah,. Melakukan pembinaan guruyang masih mengalami kesulitan dalam melaksanakan BDR. Mengajak guru aktif mengikutiwebinar terkait materi tentang PAUD,(5) Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola sekolah:Memberikan keringanan biaya untuk mempertahankan wali murid dan menyusun skala prioritasanggaran agar kondisi keuangan tetap stabil. Kebijakan yang bersifat fleksibel dilakukan dalammempertahankan siswa yang ada disamping aktif mencari siswa baru.
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Pada Model Pembelajaran Means-Ends Analysis Berbantuan E-Learning Ditinjau Dari Kemandirian Belajar Siswa Yenatin Novegitasaria; Dwijanto Dwijanto; Tri Sri Noor Asih
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masih rendah pada penerapan pembelajaran yangberlangsung di kelas. Siswa belum mampu untuk menyelesaikan soal dengan cara non rutin. Siswahanya bergantung pada cara guru dalam menjelaskan materi sehingga hal ini menimbulkan kurangkreatifnya siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematik. Berfikir kreatif merupakan suatucara baru untuk memandang atau melihat serta mengerjakan sesuatu yang mengandung 4 aspekdiantaranya yaitu, kefasihan, keluwesan, keaslian dan keterincian. Untuk mencapai keberhasilandalam pelajaran di kelas, diharapkan bisa untuk mendorong siswa agar dapat berpikir secara kreatif,luwes, mandiri serta bisa memecahkan masalah yang ada menggunakan cara yang benar dan tepat.Maka perlu ditingkatkan keterampilan dalam berpikir kreatif matematis menggunakan modelpembelajaran Means-Ends Analaysis berbantuan E-Learning ditinjau dari kemandirian belajarsiswa, yang diharapkan mampu untuk mengembangkan dan meningkatkan keterampilan siswadalam berpikir kreatif dan siswa mampu untuk belajar secara mandiri tanpa bergantung denganpenjelasan guru. Selain itu dengan pengguanaan e-learning dapat mengurangi ketergantungan siswaterhadap guru sehingga dapat membantu siswa untuk belajar mandiri dan meningkatkankemampuan berpikir kreatifnya. Penggunaan model Means-Ends Analaysis berbantuan E-Learningini ditujukkan agar siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatifnya denganmenyelesaikan masalah menggunakan cara non rutin, serta memotivasi diri sendiri melaluikemandirian belajar untuk memperbaiki diri.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Pada Model Problem Based Learning (PBL) Berbantu Media Pembelajaran Interaktif dan Google Classroom Dimas Sofri Fikri Arif; Zaenuri Zaenuri; Adi Nur Cahyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika disebabkan oleh beberapafaktor, salah satunya yaitu siswa cenderung menghafal materi dan rumus daripada memahamikonsep, sehingga siswa kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan yang membutuhkan analisis,manipulasi dan strategi. Kemampuan berpikir kritis memiliki 5 indikator, yaitu klarifikasi dasar(Basic Clariification), memberikan alasan sebuah keputusan (The Bases for a decision),menyimpulkan (Inference), klarifikasi lebih lanjut (Advanced Clarification), dugaan danketerpaduan (Supposition and integration). Untuk menunjang kemampuan berpikir kritis, guruharus mendesain dan memilih model pembelajaran yang dapat menambah aktivitas berpikir siswa,membuat siswa terbiasa dalam menyelesaikan permasalahan serta dapat mengembangkankemampuan berpikir kritisnya. Penulis mencoba untuk menggali model Problem Based Learningdimana digunakan permasalahan dunia nyata sebagai titik awal pembelajaran. Penggunaan modelini dilengkapi dengan media pembelajaran interaktif, sehingga pembelajaran lebih menarik dandapat memudahkan siswa untuk memahami konsep yang abstrak. Penggunaan media pembelajaraninteraktif juga dimaksudkan agar siswa dapat belajar secara mandiri dengan baik, serta dapatmengatasi tidak adanya tatap muka dalam pembelajaran.
Pengaruh Sistem Pendidikan Pesantren Terhadap Pembelajaran Menulis Novel Jenjang MA dalam Perspektif Filsafat Epistimologis Pascapandemi Covid-19 Hanan Karunia Afifah
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kajian epistimologis dalam pengaruh sistem pendidikan pesantren terhadap pembelajaranmenulis novel jenjang MA (Madrasah Aliyah) pascapandemi Covid-19 adalah untuk mengetahuiseberapa besar pengaruh sistem pendikan pondok pesantren terhadap mata pelajaran bahasa Indonesiakhususnya materi menulis novel pascapandemi Covid-19. Sebagai cabang ilmu filsafat, epistemologibermaksud mengkaji dan mencoba menemukan ciri-ciri umum dan hakiki dari pengetahuan manusia.Epistemologi juga bermaksud secara kritis mengkaji pengandaian-pengandaian dan syarat-syarat logisyang mendasari dimungkinkannya pengetahuan serta objektivitasnya. Penulisan novel dipengaruhi olehunsur intrinsik dan ekstrinsik, namun yang lebih mendominasi ialah unsur eskstrinsiknya, hal tersebutdibuktikan dengan banyaknya penulis yang mengangkat tema sesuai dengan pengalaman dan apa yangdirasakannya. Pandemi Covid-19 membuat Kemendikbud memberlakukan kurikulum dalam kondisikhusus, sehingga ada beberapa kebijakan pendidikan yang berbeda pascapademi. Kajian ini akanmembahas sejauh mana pengaruh sistem pendidikan pondok pesantren terhadap pembelajaran menulisnovel pascapandemi Covid-19. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan studipustaka.
Analisis Faktor Resiko Hipertensi pada Pasien Prolanis di Puskesmas Limbangan Kabupaten Kendal Pinda Ayu Widiyani; Ari Yuniasti; Mahalul Azam
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan satu dari beberapa penyakit prioritas masalah kesehatan yang ada diKecamatan Limbangan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor resiko yangberhubungan dengan kejadian hipertesi pada pasien prolanis di Puskesmas Limbangan tahun 2018.Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampelberjumlah 41 orang terdiri dari 20 orang menderita hipertensi dan 21 orang tidak menderita hipertensidengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi square dengan derajatkemaknaan (α) = 0,05. Hasil penelitian didapatkan faktor risiko yang berhubungan dengan hipertensipada pasien prolanis di Puskesmas Limbangan adalah riwayat keluarga hipertensi (p=0,043 denganOdds Ratio 3,714 CI 95 % ± 1,021 – 13,511). Orang dengan riwayat hipertensi pada keluargamempunyai risiko 3,7 kali lebih besar untuk menderita hipertensi. Variabel yang tidak berhubunganadalah usia (p=0,281), jenis kelamin (p=0,697), aktivitas (p=0,585), dan merokok (p=0,41). Saranbagi penderita hipertensi di Puskemas Limbangan supaya mengatur pola hidup dan melakukanpemeriksaan kesehatan berkala terutama tekanan darah. Bagi Puskesmas supaya mendeteksi dinipasien dengan riwayat keluarga hipertensi, sehingga pengaturan pola hidup sehat dapat dilakukanlebih awal. Bagi penelitian selanjutnya supaya melakukan penelitian dengan jumlah sampel yanglebih besar, dan mencari faktor-faktor lain yang berpengaruh dengan kejadian hipertensi.
Perencanaan Pendidikan Pada Masa Pasca Pandemi Covid-19 Galih Tegar Winandi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah Corona menyebabkan penurunan kualitas pendidikan, hal ini dikarenakan berbagai faktor.Dari berbagi macam masalah pendidikan yang ada dan berhubungan dengan pandemi Covid -19,penyelenggara pendidikan sebaiknya melakukan perencanaan pendidikan sebagai strategipeningkatan mutu pendidikan pada masa pasca pandemi. Tujuan dari tulisan ini adalah bagaimanastrategi yang sebaiknya dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan, dengan melakukanperencanaan pendidikan sebagai langkah awal mengidentifikasi masalah dan memenuhi kebutuhandi bidang pendidikan.
Penggunaan Aplikasi Nike Training Untuk Panduan Berolahraga Dalam Masa Pandemi Covid-19 Pratama Dharmika Nugraha
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan tentang pemanfaatan aplikasi nike training ini bertujuan untuk memberikan alternatifuntuk tetap mekalukan aktivitas olahraga meskipun tetap berada di rumah pada masa pandemicovid-19. Olahraga merupakan sarana untuk meningkatkan kebugaran tubuh dengan diimbangiasupan gizi yang baik serta pola istirahat yang cukup. Tingkat kebugaran yang baik dapatmembantu meningkatkan kekebalan system imun tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit.Kondisi tubuh yang bugar merupakan modal utama untuk menjalani kativitas sehari-hari sertauntuk menjalani aktivitas tambahan lainnya serta dapat pulih dengan cepat apabima mengalamikelelahan. Aplikasi nike training dapat menjadi panduan untuk berolahraga di rumah, tempatkebugara, dan di lapangan dengan menyesuaikan peralatan yang ada. Keberadaan aplikasi niketraning dapat membantu juga dalam membuat program latihan yang professional untuk atlet.