cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Media Pop-Up Book sebagai Media Pembelajaran Pascapandemi Covid-19 Rahma Setiyanigrum
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 menyebabkan pembelajaran yang awalnya tatap muka di kelas mengharuskan untuk secaradaring atau online. Hal ini dikarenakan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 dikalangan siswa.Maka untuk menyambut era pascapandemi Covid-19, seorang guru harus mempersiapkan mediapengajaran yang paling tepat untuk menggunakannya dalam aktivitas pengajaran dengan cara tatapmuka. Media yang dapat digunakan oleh siswa ketika pembelajaran di era pascapandemi covid-19yaitu dengan menggunakan pop-up book. Salah satu media pembelajaran yang dapat diterapkan diera pascapademi Covid-19 yaitu media pop-up book. Media pop-up book yaitu sebuah buku yangmengandung unsur 3 dimensi ketika halaman dibuka bagian dalamnya dapat menghasilkan gerakan,serta memberikan visualisasi yang lebih menarik untuk meningkatkan pemahaman anak terkaitmateri. Maka, artikel bertujuan mendeskripsikan media pop-up book yang dapat digunakan sebagaisalah satu media pembelajaran pascapandemi covid-19. Bentuk Penelitian yaitu Deskriptif Kualitatif.Pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka (Library research). Hasil penelitian melaluistudi pustaka bahwa media pop-up book dapat digunakan sebagai salah satu media pascapandemicovid-19.
Pengembangan Instrumen Penilaian Materi Musik Ansambel Berbasis Android bagi Siswa SMP M Arvin Nugroho; Totok Sumaryanto Florentinus; Wahyu Lestari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah instrumen penilaian pada materi musik ansambel, penulis membuat suatu aplikasipenilaian untuk melakukan kegiatan penilaian musik ansambel berdasarkan indikator yang tepatdan praktis. Penulis melakukan studi pustaka mengenai pengembangan instrument penilaian padamateri ansambel musik. Penulis menganalisis jurnal nasional dan jurnal internasional. Tujuannyauntuk mendeskripsikan dan menganalisis instrument penilaian yang tepat untuk mengujikepraktisan dan efektifitas. Hasil evaluasi pembelajaran musik yang diharapkan akan menjadiinspirasi dalam sistem kegiatan sebuah evaluasi dalam pembelajaran.
Analisis Potensi Pembelajaran Biologi Secara Online Menggunakan Google Classroom Sebagai Wahana untuk Melatihkan Literasi Digital Sarini Rahayu; Devi Puspitasari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi e-learning banyak digunakan dan berkembang saat ini dalam dunia pendidikan yaitu pada saatpandemik covid 19 salah satunya yang digunakan aplikasi Google classroom. Platform terbaiki yangdigunakan adalah aplikasi Google classroom. Google classroom digunakan sebagai wahana untukmelatih literasi digital pada peserta didik Sekolah Menenggah Atas. Google Classroom kemudiandiimplementasikan pada pelajaran Biologi dengan memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu ataumedia proses belajar mengajar serta menigkatkan literasi digital. Adapun Metode yang digunakandalam penelitian ini metode deskriptif kuantitatif. Analisis data menggunakan skala presentase. Selainitu Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Subjek penelitian yaitu siswa SekolahMenengah Atas Tunas Patria Ungaran Kabupaten Semarang Kelas X dengan jumlah 24 responden.Hasil penelitian ini menunjukkan dari respoden yang dikategorikan sangat baik dengan tingkatpersentase rata -rata sebesar 79% sehingga dapat disimpulkan pemanfaatan Google classroom dalamproses pembelajaran Biologi dapat melatih literasi digital
Pembuatan Elektroda Berbahan Air Cucian Beras Didik Setiawan; Mahardika Prasetya Aji; Budi Astuti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah cucian beras yang mengandung sejumlah besar karbohidrat dapat menimbulkan masalahlingkungan karena menimbulkan bau tidak sedap dan merupakan polusi pada perairan bilapembuangannya tidak diberi perlakuan yang tepat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahuifrekuensi cucian beras sebagai larutan elektrolit untuk menghasilkan sumber energi alternatif yangramah lingkungan. Metode yang digunakan dengan eksperimen untuk mencari jenis air dengantambahan seng dan tembaga serta mengukur tegangan sampel air cucian beras setelah dilakukanpencucian beras untuk menentukan massa optimum dan waktu interaksi optimum. Variasi volumeair dengan 50 ml dan 100 ml dari air cucian beras yang di hasilkan, dengan tambahan seng dantembaga ukuran 1x5 cm, 2x5 cm, 3x5 cm yang hasilnya terjadi naik turun di setiap data. Seperti padanilai tegangan perbedaaan pada jenis air yang digunakan air pam air sumur bervolume air 100 mldengan tambahan seng dan tembaga ukuran 2x5 cm. Air pam (Beras 1,5 liter) yaitu dengan teganganlistrik 0,65 V, 0,70 V, 0,60 V, 0,60 V, 0,75 V dan air sumur (Beras 3 liter) yaitu dengan teganganlistrik 0,60 V, 0,55 V, 0,55 V, 0,55 V, 0,55 V. Kurang maksimal frekuensi yang dihasilkan dengandua gelas yang tidak di jadikan rangkaian seri atau pararel.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Dalam Asesmen Higher Order Thinking Nofrina Maulani; Suharto Linuwih; Sulhadi Sulhadi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah fisika dalam asesmenHigher Order Thinking. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian inimenggunakan kelas X MIPA 2 dan X MIPA 4 SMA Negeri 8 Semarang. Pengujian penelitianmenggunakan metode One-Shot Case Study. Asesmen Higher Order Thinking yang digunakan dalampenelitian menggunakan asesmen yang telah siap dan telah dilakukan ujicoba soal. Soal yangdigunakan adalah pilihan ganda beralasan dengan setiap butir soal mengandung keempat aspek untukmengukur kemampuan pemecahan masalah fisika. Berdasarkan dari penelitian menunjukkan hasil padakelas eksperimen X MIPA 4 sebesar: mengenali masalah 80,3%; merencanakan strategi 78,8%;menerapkan strategi 75,9%; dan mengevaluasi solusi 75,5%. Sedangkan hasil pada kelas kontrol XMIPA 2 menunjukkan persentase sebesar: mengenali masalah 75,5%; merencanakan strategi 68,7%;menerapkan strategi 67,2%; dan mengevaluasi solusi 54,3%.
Eksplorasi Kemampuan Penalaran Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa di Era Pandemi Nurul Alfiyah Alsalamah; Zaenuri Zaenuri; Isnarto Isnarto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika tidak hanya menekankan pada menghafal konsep dan teorema namun siswajuga harus dapat mengembangkan kemampuan nalar yang logis untuk menyelesaikan persoalanmatematika yang berkaitan dengan kehidupan sekitar. Salah satu rendahnya kemampuan matematiskarena pembelajaran matematika di Indonesia belum mengarahkan siswa pada proses bernalar,berkomunikasi, pemecahan masalah, dan literasi matematis. Sekolah dan perguruan tinggi juga telahditutup sementara sejak 14 Maret 2020 dan memindahkan kelas tatap muka mereka ke pembelajarandaring menjadi alternatif pembelajaran saat ini. Dalam situasi ini, siswa dituntut belajar mandiri.Kemandirian belajar dibutuhkan oleh siswa karena menentukan keberhasilan belajar. Untuk menunjangkemampuan penalaran dan kemandirian belajar siswa guru harus merancang dan menetapkan modelpembelajaran yang sesuai dengan permasalahan. Penulis mencoba untuk menggali model pembelajaranflipped classroom. bahwa flipped classroom juga disebut sebagai pembelajaran terbalik atau instruksiterbalik. Dalam model pembelajaran flipped classroom, guru mengalihkan pembelajaran langsung dariruang pembelajaran kelompok besar dan memindahkannya ke ruang pembelajaran individu, denganbantuan salah satu dari beberapa teknologi. Flipped classroom menekankan pemanfaatan pembelajaranmandiri online dan interaksi kelas fisik dengan mengadopsi berbagai pedagogi, seperti, pembelajaranberbasis inkuiri, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran denganmelakukan di antara anggota tim kolaboratif.
DAMPAK PANDEMI COVID 19 TERHADAP PESERTA DIDIK KELAS 2 MI AL-AZHAR DHARMASRAYA Muspita Anjelia; Woro Sumarni
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi dampak proses belajar mengajar secara daring dirumah akibat dari adanya pandemi COVID-19. Penelitian menggunakan metode studi kasuseksplorasi dan pendekatan penelitiannya menggunakan metode studi kasus kualitatif yang digunakanuntuk mendapatkan informasi dampak dari pandemi COVID-19 terhadap kegiatan proses belajarmengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Dalam penelitian ini, responden sebanyak 1 orang guru dan19 orang peserta didik kelas 2 MI di kabupaten Dharmasraya. Demi tujuan kerahasiaan, respondendiberi inisial G, PD 1, PD 2, PD 3, PD 4, PD 5, PD 6, PD 7, PD 8, PD 9, PD 10, PD 11, PD 12, PD13, PD 14, PD 15, PD 16, PD 17, PD 18, dan PD 19. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat beberapakendala yang dialami oleh peserta didik dan guru dalam kegiatan belajar mengajar online yaitupenguasaan teknologi masih kurang, penambahan biaya kuota internet, adanya pekerjan tambahanbagi orang tua dalam mendampingi anak belajar, komunikasi dan sosialisasi antar siswa, guru danorang tua menjadi berkurang dan jam kerja yang menjadi tidak terbatas bagi guru karena harusberkomunikasi dan berkoordinasi dengan orang tua, guru lain, dan kepala sekolah.
Perubahan Lanskap Pendidikan Dengan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) Pascapandemi Covid-19 Kesi Kesi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel berjudul Perubahan Lanskap Pendidikan dengan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh)pascapandemi Covid-19 . Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dinamika penyelenggaraanpembelajaran dimasa pandemi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptifdengan pendekatan kualitatif dan studi literatur. Jenis data yang dikumpulkan merupakan datasekunder berupa hasil-hasil penelitian dari berbagai artikel, sumber pustaka, dan dokumen sertakalimat penjabaran dari jawaban subjek penelitian yang dilakukan dengan wawancara. Subjek danobjek dalam penelitian ini adalah siswa dan guru di SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang.Instrumen penelitian terdiri dari pedoman wawancara yang dilakukan secara online melalui aplikasiWhatsApp. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif interpretatif, dengan siklus analisisberupa siklus interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan diSMA Islam Sultan Agung 1 Semarang melaksanakan pembelajaran jarak jauh secara daring denganmenggunakan aplikasi Zoom, Google classroom, Quiziz, WhatsApp Group, Fresto, dan teamlink,serta google meet. Pembelajaran daring berjalan dengan lancar. Namun, pembelajaran daringdianggap kurang ideal karena memiliki beberapa kekurangan terutama pada pembelajaran yangmembutuhkan praktikum. Hasil belajar peserta didik juga beragam, dimulai dari kurang, sedangdan memuaskan. Kendala yang dihadapi peserta didik dan guru adalah kendala jaringan/aksesinternet dan kuota internet. Pembelajaran jarak jauh dengan cara daring oleh informan dianggaptepat dimasa pandemi covid-19.
PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI Lenny Verawati; Ali Formen; Yuli Utanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan tradisional adalah salah satu warisan kekayaan budaya bangsa. Permainan tradisionalsangat potensial sebagai sarana pembentukan karakter sejak usia dini yang pembelajarannyamemang berbasis permainan. Derasnya terpaan permainan modern menjadikan permainantradisional menjadi tersingkir dan dianggap ketinggalan jaman. Anak lebih tertarik dengan mediaelektronik dan game yang dimainkian dengan gadget. Sedangkan permaianan tradisional yang kayaakan nilai-nilai luhur bangsa menjadi tersingkir, hal ini yang menyebabkan menurunnya karakterpada anak usia pra sekolah. Nilai-nilai karakter tertentu yang dikembangkan pada anak antara lainseperti rasa hormat, tanggungjawab, jujur, toleransi, dan keadilan yang bermanfaat untuk kehidupanselanjutnya. Permainan tradisional yang kita miliki sangat bervariasi karena lahir dari budayasetempat yang mencerminkan kearifan lokal yang sangat bermanfaat dalam mengembangkan nilainilai karakter anak usia 4-6 tahun. Permainan tradisional sangat kaya akan nilai-nilai yaitu kejujuran,sportivitas, tanggung jawab, komitmen, kegigihan dan gotongroyong. Sehingga dapat dikatakanpermainan tradisional sangat tepat digunakan untuk membentuk karakter anak, dan pelaksanaanpermainan tradisional ini dapat diintegrasikan dalam pembelajaran PAUD yang diimplementasikanmelalui permainan yang menyenangkan.
Dampak Covid-19 Terhadap Kegiatan Pembelajaran di SDN Sidoharjo 01 Laila Cahya Pratiwi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak Covid-19 Terhadap Kegiatan Pembelajaran Di SDN Sidoharjo 01 KabupatenTegal. Penelitian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan teori – teori tentang implementasipembelajaran daring serta hubungannya terkait efektivitas kerja guru dalam kegiatan pembelajaran.Selanjutnya, penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi penelitian selanjutnya gunameningkatkan kualitas pembelajaran di SDN Sidoharjo 01 Kabupaten Tegal. Jenis penelitian iniadalah penelitian penelitian kualitatif dengan desain menggunakan metode studi kasussebagai penelitian yang mrngkaji tentang individu, satu kelompok, satu organisasi, satu programkegiatan, dan sebagainya dalam waktu tertentu. Populasi dalam penelitian ini menggunakan seluruhguru, siswa, serta wali murid SDN Sidoharjo 02 Kabupaten Tegal. Sampel yang diambil adalahguru SDN Sidoharjo 01 Kabupaten yang berjumlah 11 orang serta perwakilan wali murid darimasing-masing kelas. Data dalam penelitian ini diperoleh instrumen wawancara dengan bantuanmedia Whats App. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terdapat 6 orang dari 11 orangguru melaksanakan kegiatan pembelajaran ataupun penugasan secara daring yang. Sedangkan 3orang dari 6 orang perwakilan orang tua siswa merasa kesulitan dalam membantu putra / putrinyadalam mengikuti pembelajaran daring maupun penugasan yang diberikan oleh guru. Sebagian besarguru belum menguasai media sosial maupun platform yang lainnya dan hanya mengandalkan mediagroup Whats App dalam memberikan materi maupun penugasan. Peran orang tua dalammembantu siswa belajar dirumah juga kurang efektif karena mayoritas di Desa Sidoharjo banyakorang tua yang bekerja sebagai petani maupun pedagang sehingga pelaksanaan pembelajaranmaupun penugasan pada pagi hari yang disampaikan oleh guru digroup Whats App memerlukanwaktu lebih lama. Hambatan yang dialami dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara daring yaitu : (1)Pemahaman guru kurang dalam pemanfaatkan media digital yang dapat menunjang prosespembelajaran, (2) Waktu yang digunakan dalam pembelajaran secara daring kurang efektif, (3)Hampir seluruh siswa SDN Sidoharjo 01 tidak memiliki handphone maupun laptop sehingga gurumemberikan materi maupun penugasan lewat orangtua siswa maupun saudara terdekat, (4)Sebagian besar orangtua siswa belum memahami pemanfaatan media digital.