cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
A.P. Pettarani Street, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM
ISSN : 97862338     EISSN : 97862338     DOI : https://doi.org/10.26858/semnaslp2munm
Perguruan tinggi seharusnya terpanggil untuk menjawab tantangan-tantangan di atas melalui pelaksanaan darma ketiga pengabdian pada masyarakat, dan panggilan tersebut sejauh ini sudah banyak dilakukan namun program-program yang betul-betul pokus pada sasaran masih perlu diperbaiki, terutama mengeksplor potensi ekonomi kreatif yan gsejak lama ada dan sedang tumbuh di masyarakat. Berdasar pada latarbelakang itulah seminar nasional dengan Tema “Peran Penelitian dalam Menunjang Percepatan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia” penting untuk dilakukan. Seminar ini diharapkan akan member motivasi dan inspirasi, terutama kepada pengabdi untuk melahirkan berbagai karya, produk dan konsep aplikatif, terutama terkait dengan produk berbasis akselerasi percepatan pembangunan nasional.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,119 Documents
Budaya Mutu Akademik di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar Ansar Ansar; Andi Mappincara; Syamsurijal Basri
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.001 KB)

Abstract

Abstract. This study examines the culture of academic quality at the Faculty of Education, Makassar State University with the focus of the study being: (1) General description of academic quality culture; (2) The leadership strategy in developing an academic quality culture; (3) Supporting and inhibiting factors in its implementation. This study uses a qualitative approach to the type of expansiatory research. Sources of data in this study were faculty leaders, department leaders, lecturers, and students. Data collection techniques in the form of observation and in-depth interviews. Data analysis techniques are data reduction, data exposure and conclusion drawing or data verification. Checking the validity of the data is done by triangulating techniques and sources. The results showed that (1) The cultural picture of academic quality including lecturing activities carried out had not fully referred to the semester learning plans and operational standards. For reference and literacy culture has not been supported by the availability of adequate library facilities and internet networks. Scientific activities are carried out on a scheduled basis such as national and international seminars and workshops, character development and student creativity programs; (2) Strategies and policies that have been carried out by leaders at both the department level and faculty level refer to the vision and mission. The programs implemented include training in the development of instructional media for lecturers, workshops, publication of scientific papers, and the provision of learning facilities to support the lecture process. (3) Supporting factors are the competence of existing human resources that are adequate and understand their respective duties and duties, there is support from the academic community to faculty leaders so that all policies can be implemented and implemented properly. The inhibiting factor is the presence of several lecturers who get additional assignments outside so as to hamper lectures, facilities and infrastructure that are still limited such as inadequate lecture rooms and some learning facilities such as LCDs and laboratory equipment Keywords: Academic Culture, Quality 
Analisis karakteristik rumah tangga miskin di wilayah pusat Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan Bastiana Bastiana; Najamuddin Najamuddin; Rusman Rasyid
Seminar Nasional LP2M UNM Prosiding Edisi 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.323 KB)

Abstract

This paper aims to present an analysis of the characteristics of poor households in the downtown area of Makassar which was collected through observation, in-depth interviews with informants in 98 households as samples. The results of this study indicate that in terms of demographic characteristics, generally poor households in Makassar City have male heads of age aged ≤ 50 years, have a household membership of > 4 people and are indigenous. In terms of economic characteristics, generally poor households have income of ≤ IDR. 600,000 per month so that it does not have assets that are easily sold, has the ability to provide food ingredients ≤ 2 times a day, buy meat and milk ˂ 1 time a week, is unable to pay medical expenses if there is a family member who is sick, and is only able to buy new clothes ≤ 1 time in a year even then just before the religious holiday. In addition, the poor people also use the type of gas fuel for daily cooking due to the subsidized gas from the government through the kerosene to gas compression program. Judging from social characteristics, generally poor households have a low level of education, i.e. no school (TS), do not finish elementary school (TTSD), graduate from elementary school (SD) and finish junior high school (SMP). In terms of health, the poor generally have MCK facilities but they only consume drinking water from PDAMs such as in the downtown area even though they have to buy. Judging from the characteristics of housing, generally poor households have semi-permanent or emergency housing, this can be seen from the number of houses that have a floor area of ≤ 8 square meters per person with the type of flooring made of low quality soil or wood, and having a type of wall made from non-wall materials such as low quality wood, zinc, plywood and others as well as lighting sources using electricity.
Penerapan Kombinasi Metode Computational Thinking dan Model Emergent Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Problem Solving Siswa SMK Muhammad Yahya; Dyah Vitalocca
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.415 KB)

Abstract

Abstrak. Perkembangan era socety 5.0 mendorong akselerasi implementasi pembelajaran abad 21 di satuan pendidikan dengan meningkatkan 4C yaitu Collaboration, Communication, Critical Thinking dan problem solving, serta Creative dan Innovative untuk bisa bertahan hidup sesuai dengan jamannya. Idealnya pembelajaran didesain supaya menghadirkan suasana yang nyata dan berulang sehingga hasil dari pembelajaran orang akan mampu menganalisis, mendefinisikan, membuat, dan mengevaluasi. Kenyataannya berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah. Penerapan metode computational thinking dikombinasikan dengan model emergent learning menjadi solusi yang menarik untuk dilaksanakan penelitian terhadap peserta didik dalam meningkatkan aspek problem solving. Objek penelitian sebanyak 73 Siswa SMK di Sulawesi Selatan yang melaksanakan magang industri. Metode penelitian adalah eksperimen dengan treatmet desain pembelajaran berbasis project selama 1 bulan dengan menerapkan metode computational thinking dikombinasikan dengan model emergent learning. Pengumpulan data melalui observasi langsung dan penilaian berbasis projek/produk terkait indokator Problem Solving. Pengolahan dan analisis data melalui uji normalitas data, uji korelasinal, dan uji-t serta koefisien determinasi. Hasil pengolahan data dan analisis data menunjukan bahwa data berdistribusi normal sehingga bisa dilanjutkan dengan melaksanakan uji korelasi dimana semua variabel berkorelasi secara signifikan. Hasil uji-t menunjukan bahwa variabel computional thinking (X1) dan emergent learning (X2) berpengaruh postif terhadap problem solving (Y), Pengaruh sebesar 97,5%.   Kata Kunci: Computional Thinking, Emergent Learning, dan Problem Solving
Peningkatan Kandungan Gizi Makro Bakpao Dengan Substitusi Tepung Tempe Slamet Widodo; Besse Qur’ani; Kasdy Kadir; Andi Firli M
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.67 KB)

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian: mengkajii kandungan gizi makro bakpao substitusi tepung tempe. Metode: jenis penelitian eksperimental, waktu pelaksanaan Maret– Juni 2021 di Laboratorium Tata Boga Universitas Negeri Makassar dan  Laboratorium Biofisik FKM Unhas. Bahan utama:  bakpao tanpa substitusi (F0), dan 6 bakpao substitusi: bakpao substitusi tepung tempe Pengumpulan data: analisis proksimat: F0 (tanpa substitusi) kandungan gizinya energi 295,6 kkal, protein 4,8 g, lemak 4,2 g, karbohidrat 59,1 g, kalsium  8,8  g, besi 0,6 mg, vitamin a 34,5 μg, vitamin b1 0 mg, vitamin b2 0 mg, niacin 0,5 mg, vitamin c 0 mg, posfor 60,1 mg,air 26,7 g, abu 5,2g . f1 (substitusi tepung tempe) kandungan gizinya adalah Energi 249,9 Kkal, Protein 7,2 g, Lemak 6 g, Karbohidrat 42,6 g, Kalsium 30,4 mg, Besi 0,9 mg, Vitamin A 34,7 μg, Vitamin B1 0,1 mg, Vitamin B2 0 mg, Niacin 1,5 mg, Vitamin C 0 mg, Posfor 87,3 mg, Air 36,4 g, Abu 7,8 g. Kata Kunci: Anak TK, Konsumsi Harian, Sosial Ekonomi, Status Gizi
Lingkungan Eksternal dan Internal Pengaruhnya terhadap Kemitraan dan Kinerja Usaha Kecil Makanan Mie di Provinsi Sulawesi Selatan Muis Dilla; Anwar Anwar; Tenri S. P. Dipoatmodjo
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.465 KB)

Abstract

The research methodologies used were descriptive verificative and explanatory survey. The technique used was cross section. This means the research was conducted in a certain period of time to 72 respondents through interview and questionnaire. The sampling technique was simple random sampling. The data were analyzed using descriptive analysis and path analysis. Based on data analysis, this research shows that : external environment (economy, politics, law, technology and sosiocultural), internal environment (resources, organization culture, and structure), business partnership (capital, nurturing, management and business correlation) and small business work performance in the view of Balanced Scorecard (perspective of finance, customer, internal business process, learning ang growth) in small scale industry in South Sulawesi have significant influence among others; 1) external and internal environment give significant influence to partnership and work performance; 2) external and internal environment give significant influence to partnership of small scale noodel industry in South Sulawesi; 3) business partnership gives significant influence to work performance of small scale noodle industry in South Sulawesi; 4) business partnership, internal and external environment, partially and simultaneously, give significant influence to work performance of small scale noodle industry in South Sulawesi; 5) internal environment gives more influence to small scale work performance then external environment and business partnership.
Keefektifan Penggunaan Media Audiovisual dalam Menulis Puisi Siswa Kelas V SD Negeri Nomor 10 Manurungnge Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone Rukayah Rukayah; Abdul Hafid; Sidra Afriani Rachman
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.117 KB)

Abstract

Masalah penelitian: Bagaimanakah respon siswa setelah dilakukan pembelajaran dengan menerapkan media audiovisual di SDN Nomor 10 Manurungnge, dan adakah pengaruh penerapan media audiovisual terhadap peningkatan keterampilan menulis puisi siswa kelas V SDN Nomor 10 Manurungnge? Tujuan penelitian: Mengetahui respon siswa setelah belajar dengan menggunakan media audiovisual dalam menulis puisi, dan mengetahui keefektifan media Audiovisual dalam menulis puisi siswa kelas V sekolah dasar negeri nomor 10 Manurungnge.jenis penelitian adalah penelitian ekperimen. variabel penelitian yaitu variabel bebas adalah kemampuan awal siswa dalam menulis puisi yang dilambangkan dengan (X), variabel terikat adalah kemampuan menulis puisi siswa setelah penerapan media audiovisual yang dilambangkan dengan (Y1), dan variabel moderator atau variabel bebas dua adalah media audiovisual yang dilambangkan dengan (Y2). Desain penelitian pre-eksperimental (nondesign) yang digunakan one-group pretest-posttest design . Populasi penelitian, seluruh siswa kelas V SDN No.10 Manurungnge yang terdiri 3 kelas berjumlah 79 orang dengan jumlah sampel 65 orang. Teknik pengumpulan data adalah angket dan tes. Data dianalisi dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian umumnya siswa merespon dengan baik penggunaan media audiovisal dalam menulis puisi. Besarnya koefisien korelasi antara variabel keterampilan menulis puisi sebelum dan setelah pembelajaran dengan media audiovisual adalah R = 0,920. Nilai t hitung sebesar 8,240 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka hipotesis dalam penelitian ini diterima. Kesimpulan Media audiovisual efektif dalam meningkaktkan kemampuan menulis puisi siswa kelas V SDN Nomor 10 Manurungnge Kec.Tanete Riattang, Kab. Bone. Kata kunci: Media, Audiovisual, Menulis, dan Puisi.
Pengembangan Multimedia Interaktif Model Drill and Practice untuk Peserta Didik Kelas XI SMAN 21 Makassar Ahmad Yani; A Sri Astika Wahyuni; Bunga Dara
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.852 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan suatu multimedia interaktif menggunakan model drill and practice. Multimedia yang telah dikembangakan kemudian akan dinilai oleh beberapa praktisi dan tenaga ahli sebelum diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas. Uji coba dilakukan pada peserta didik kelas XI SMA Negeri 21 Makassar untuk mengetahui tanggapan peserta didik terhadap multimedia yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut para ahli, multimedia yang telah dikembangkan memiliki kulitas yang sangat baik untuk segala aspek begitupun dengan materi yang disajikan dalam multimedia tersebut. Selain itu, menurut penilaian praktisi, multimedia menggunakan model drills and practice yang dikembangkan telah mencapai nilai rata-rata untuk keseluruhan aspek penilaian yaitu 89,32 atau bias dikategorikan sangat baik. Selanjutnya, hasil dari uji coba terhadapt peserta didik menunjukkan bahwa dalam aspek efesien, efektif, dan daya tarik, multimedia yang dikembangkan tersebut memiliki nilai berturut-turtut sebanyak 91,11; 88,61; dan 89,26. Berdasarkan hal tersebut dapat dikatakan bahwa pengembangan yang telah dilakukan pada multimedia menggunakan model drills and practice telah mencapai multimedia yang sangat baik dan idela untuk diterapkan dalam proses pembelajaran pada peserta didik kelas XI SMA Negeri 21 Makassar.
Integrasi Nilai-Nilai Budaya Pada Acara Aqiqah Di Kelurahan Tamamaung Kecamatan Panakkukang Kota Makassar Muhaemin Muhaemin; Latang Latang; Fatmawati Gaffar
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.082 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan dan memahami prosesi pelaksanaan tradisi Aqiqah, (2) menjelaskan latar belakang terjadinya akulturasi tradisi Aqiqah pada  prosesi aqiqah, (3)  mendeskripsikan dan memahami prosesi pelaksanaan aqiqah, (4) mengemukakan nilai-nilai yang terkandung dalam prosesi aqiqah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan menggunakan metode induktif, deduktif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan aqiqah dengan urutan partisipan memasuki ruang tamu, pembacaan bagian awal barazanji, berdiri bersama dan bershalawat, sang anak (bayi digendong memasuki ruang tengah, pengguntingan); (2) Latar belaksang terjadinya akulturasi tradisi aqiqah dalam pelaksanaan ajaran agama seperti mencukur dan berkumpul bersama keluarga, agar mempererat rasa kebersamaan dan silaturahmi; (3) Terdapat nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi aqiqah yaitu: a) Nilai Akhlaq,. b) Nilai ukhuwah,. c) Nilai gotong-royong Kata Kunci: Budaya, Aqiqah
Perbandingan Kadar Glukosa Darah Sebelum dan Setelah Latihan Senam Aerobik Pada Penderita Obesitas di Jantung Sehat Sulawesi Selatan Saharullah Saharullah; Wahyudin Wahyudin; Seniyati Seniyati
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.711 KB)

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan kadar glukosa darah sebelum dan setelah latihan senam aerobik pada penderita obesitas di yayasan jantung sehat Sulawesi Selatan.  Penelitian ini merupakan jenis penelitian komparatif yang bersifat membandingkan. Penelitian ini dilakukakan untuk menbandingkan persamaan dan perbedaan dua atau lebih fakta-fakta dan sifat-sifat objek yang di teliti. Adapun variabel dalam penelitian ini yakni: Variabel Bebas: Latihan senam aerobik dan variabel terikat: Kadar Glukosa Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien penderita obesitas di yayasan jantung sehat Sulawesi Selatan, dengan teknik pengambilan sampel simple random  sampling atau dengan penentuan sampel secara acak.  Hasil penelitian tersebut kemudian di bahas dan dijabarkan dalam pembahasan.  Dari data Kadar glukosa sebelum latihan senam aerobik  diperoleh nilai rata-rata 121.70  (P<0.05). Dari data Kadar glukosa setelah latihan senam aerobik diperoleh nilai rata-rata 103.65 (P<0.05). Dapat dilihat bahwa ada perbedaan  kadar glukosa darah sebelum dan setelah latihan senam aerobik pada penderita obesitas di Jantung Sehat Sulawesi Selatan di mana   ada selisih sebesar 18.05 mg/dl. Dengan demikian membuktikan bahwa ada perbandingan yang signifikan kadar glukosa darah sebelum dan setelah latihan senam aerobik pada penderita obesitas di Jantung Sehat Sulawesi Selatan dengan penurunan sebesar 18.05 mg/dl. Penelitian ini dilaksanakan secara bertahap. Tes awal (pre-test) dilaksanakan untuk mengetahui data awal glukosa penderita obesitas sebelum melakukan senam aerobik. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 12 kali pertemuan sesuai dengan teori latihan agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Senam aerobik berlangsung selama 60 menit untuk setiap pertemuan. 60 menit senam aerobik diawali dengan peregangan, pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan. Selama  proses penelitian, sampel dianjurkan untuk menjaga konsumsi makanan dan minumannya. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil yang maksimal yang bermuara pada penurunan kadar glukosa yang akan berdampak pada status obesitas menjadi status ideal sehingga terhindar dari penyakit diabetes mellitus.  Kata Kunci: Perbandingan, glukosa darah, latihan, obesitas, yayasan.
Tingkat self-regulated learning mahasiswa melalui pembelajaran blended learning berbasis aplikasi Google Classroom Muhammad Ilham Bakhtiar
Seminar Nasional LP2M UNM Prosiding Edisi 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.836 KB)

Abstract

The research objective is to find out (1) the description of student Self Regulated Learning, and (2) the role of Blended Learning through the Google Classroom Application to improve Self Regulated Learning. This article is described through a literature review describing various reference sources and phenomena that occur in the field. The results of this study are: (1) Independent learning or Self regulated learning is applied through a combination of academic learning skills and self-control can be realized through the setting of the learning environment. The environment will be the cause of the encouragement of students to be able to learn independently without having to wait for instructions, direct instructions from the lecturer, but rather driven by their own desire to learn from the instructions used through learning media. based learning full involvement of students such as blended learning. Blended models provide many advantages, the benefits lie in their accessibility, flexibility in scheduling students, and adaptability to work independently and in groups. (2) Independent learning through blended learning as a combination of traditional and traditional learning is done through the google clsasroom application because it has various benefits in encouraging students to improve their own learning skills, namely (1) Assigmenments are useful for assignments, assignments will be stored and assessed in the google productivity application series which allows collaboration between teachers and students or students to students; (2) Grading is useful for measuring or evaluating the work performed; (3) Communication is useful for communication between lecturers and students through posts and comments; (4) Time-Cost aims for time management; (5) Archive Course is useful for archiving data and learning material documents during the running class; (6) Mobile applications are available in the form of applications on mobile phones or playstores

Page 4 of 112 | Total Record : 1119


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 8 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 7 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 6 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 5 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 4 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 3 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 2 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 1 Prosiding Edisi 7 Prosiding Edisi 6 Prosiding Edisi 5 Prosiding Edisi 4 Prosiding Edisi 3 Prosiding Edisi 2 Prosiding Edisi 1 2017 More Issue