cover
Contact Name
Prananda Anugrah
Contact Email
jitet.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jitet.journal@um.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Alamat: Graha Rektorat Lantai 6, Jl. Semarang No.5, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik
ISSN : -     EISSN : 27977196     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik menerbitkan naskah terkait Teknik Sipil, Teknologi Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Pendidikan Kejuruan. Fokus dan lingkup jurnal meliputi Teknik Sipil, Teknologi Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Pendidikan Kejuruan
Articles 270 Documents
Pengembangan Layout 3D Rest Area dan Wisata Alam Desa Pagersari Berbasis Country Care untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan Sugandi, R. Machmud; Al Ansyorie, Mohammad Musthofa; Aris Ichwanto, Muhammad; Suwarno, Eko; Mega Maharani, Nur Ira; Novianti, Novianti
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v3i62023p252-262

Abstract

The location of Pagersari Village, which is in the highlands, makes it have a lot of potential natural resources that can be developed. This is also supported by the Pagersari Village area, which is mostly forest and very fertile land. Therefore, the development of the potential of Pagersari Village to be used as a rest area and nature tourism requires an exciting concept so that the existing potential can attract tourists. One idea that can be developed is to build a rest area and nature tourism in Pagersari Village using a country care basis. In other words, the development of the existing village potential is carried out by prioritizing the concept of caring for the village environment. In this 3D layout concept, tourist spots that can be developed are tourist spots related to nature or the environment of Pagersari Village itself. The natural tourist spot in question can be developed in the rest area, which will also be realized to increase the attractiveness of visitors, which will certainly be related to the welfare of the surrounding community. Lokasi Desa Pagersari yang terletak di dataran tinggi membuatnya memiliki banyak potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan. Hal ini juga didukung oleh wilayah Desa Pagersari yang sebagian besar berupa hutan dan juga tanah yang sangat subur. Maka dari itu, pengembangan potensi Desa Pagersari untuk dijadikan rest area dan wisata alam memerlukan adanya suatu konsep yang menarik sehingga potensi-potensi yang ada ini dapat menarik minat wisatawan. Salah satu konsep yang dapat dikembangkan adalah membangun rest area dan wisata alam pada Desa Pagersari dengan menggunakan basis country care. Dengan kata lain, pengembangan potensi desa yang sudah ada dilakukan dengan mengedepankan konsep peduli lingkungan desa. Pada konsep layout 3D ini, spot-spot wisata yang dapat dikembangkan adalah spot wisata yang berkaitan dengan alam atau lingkungan Desa Pagersari sendiri. Spot wisata alam yang dimaksud dapat dikembangkan pada rest area yang nantinya juga akan direalisasikan untuk meningkatkan daya tarik pengunjung yang pastinya akan berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Improving the quality of vocational education through work-based learning in the era of the ASEAN Economic Community Edwiyan Pradana, Defris Hanindya; Yoto, Yoto; Romadin, Achmad; Permana, Frihandhika; Cendana, Wiputra
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v3i62023p263-269

Abstract

In this AEC time, competition can be a benchmark of the significance of progressing the quality of human assets in Indonesia. To respond to current market conditions, it is necessary to have a fast response. The aim is that educational institutions can face the changing global market threat. Education in SMKs must be able to develop and be able to innovate to follow up on opportunities and challenges in the global market. The right solution to this problem is the work-based learning model approach. There are three approaches to learning: first, the practice of fieldwork is a form of development that can be done by vocational education institutions to improve skills not found in the learning process at school and carried out together with the Business World or Industrial World (BW/IW). Second, the industrial class, which is currently widely applied in vocational schools because it is one of the programs considered to be able to bridge the competency gap that exists in schools with BW/IW so that schools can continue to follow the times that can produce skilled workers in the industry. Third, the teaching factory is work-based learning in vocational schools whose output is production/service that alludes to the benchmarks and methods that apply within the industry and are carried out in an atmosphere like that that exists within the industry. Through learning opportunities in practical settings, work-based learning will have an impact on participants and serve as a model for improving the standard of instruction at vocational institutions. Di masa MEA ini persaingan dapat menjadi tolak ukur betapa pentingnya kemajuan kualitas aset manusia di Indonesia. Untuk menyikapi kondisi pasar saat ini, diperlukan respon yang cepat. Tujuannya agar lembaga pendidikan dapat menghadapi ancaman pasar global yang terus berubah. Pendidikan di SMK harus mampu berkembang dan mampu berinovasi untuk menindaklanjuti peluang dan tantangan di pasar global. Solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan pendekatan model pembelajaran berbasis kerja. Pendekatan pembelajarannya ada tiga, yaitu: pertama, praktek kerja lapangan merupakan suatu bentuk pengembangan yang dapat dilakukan oleh lembaga pendidikan vokasi dalam meningkatkan keterampilan yang tidak terdapat pada proses pembelajaran di sekolah dan dilakukan bersama dengan Dunia Usaha atau Dunia Industri. (BW/IW). Kedua, kelas industri yang saat ini banyak diterapkan di SMK karena merupakan salah satu program yang dianggap mampu menjembatani kesenjangan kompetensi yang ada di sekolah dengan BW/IW, sehingga sekolah dapat terus mengikuti perkembangan zaman. menghasilkan tenaga kerja terampil di industri tersebut. Ketiga, teaching factory, teaching factory merupakan pembelajaran berbasis kerja di SMK yang outputnya berupa produksi/jasa yang mengacu pada tolok ukur dan metode yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang ada di industri. Melalui kesempatan pembelajaran dalam suasana praktis, pembelajaran berbasis kerja akan berdampak pada peserta dan berfungsi sebagai model untuk meningkatkan standar pengajaran di lembaga kejuruan.
Implementasi Metode Waterfall Dalam Sistem Informasi Penggajian Berbasis Desktop Pada Cv. Pionir Mandiri Jaya Gresik Prasetiya, Panca; Dewa, Weda Adistianaya
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v4i12024p1-21

Abstract

This Payroll Information System is developed in response to the needs and requests of CV. Pionir Mandiri Jaya to improve the efficiency of the employee payroll process. One of the problems faced is the delay in delivering salary reports, caused by a manual system prone to input errors. This research addresses this issue by implementing a desktop-based information system using Java programming and MySQL as its database. The researchers employed the Waterfall System Development Life Cycle (SLDC) method to develop the system in this study. The processed data includes employee information, attendance recapitulation, and salary calculations. The output generated is a salary slip containing information about work allowances and deductions for each employee—the implementation of the CV. Pionir Mandiri Jaya Payroll Information System is expected to expedite the employee payroll recording process by improving time efficiency. We evaluated the effectiveness of this new system by comparing it with the previous conventional process, which has been proven to increase efficiency by up to 55 minutes per transaction. Therefore, evidence of the efficiency of this system can be identified through a comparison of payroll delay data before and after the implementation of the new system. Sistem Informasi Penggajian ini dibuat sebagai respon terhadap kebutuhan dan permintaan dari CV. Pionir Mandiri Jaya dalam rangka meningkatkan efisiensi proses penggajian karyawan. Salah satu masalah yang dihadapi adalah keterlambatan dalam penyampaian laporan gaji, yang disebabkan oleh sistem manual yang rentan terhadap kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengimplementasikan sistem informasi berbasis desktop menggunakan pemrograman Java dan MySQL sebagai basis datanya. Dalam penelitian ini menggunakan metode Waterfall System Development Life Cycle (SLDC) untuk mengembangkan sistem. Data yang diolah mencakup informasi pegawai, rekapitulasi kehadiran, dan perhitungan gaji. Output yang dihasilkan adalah slip gaji yang mencakup informasi tentang tunjangan kerja dan potongan gaji bagi setiap karyawan. Implementasi Sistem Informasi Gaji CV. Pionir Mandiri Jaya diharapkan dapat mempercepat proses pencatatan gaji karyawan dengan meningkatkan efisiensi waktu. Evaluasi terhadap efektivitas sistem baru ini dilakukan dengan membandingkan dengan proses konvensional sebelumnya, yang telah terbukti meningkatkan efisiensi dari keterlambatan 6 hari kerja proses penggajian menjadi 1 hari kerja. Oleh karena itu, efisiensi sistem informasi ini dapat diidentifikasi melalui perbandingan data keterlambatan penggajian sebelum dan setelah implementasi sistem baru.
KESIAPAN LITERASI GENERASI DIGITAL NATIVES DALAM MENGHADAPI PENDIDIKAN ERA SOCIETY 5.0 Bayu Ambarsari, Tri Agung
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068.v3.i7.2023.1

Abstract

Pendidikan terus mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan alam dan zaman. Pada era Society 5.0 manusia akan terus berkolaborasi dengan kemajuan teknologi dalam memenuhi kebutuhannya. Generasi yang berada di bangku sekolah merupakan generasi digital natives’ yang banyak menggunakan gadget dalam kegiatan sehari-harinya. Kebiasaan tersebut menjadi berpengaruh pada kualitas hidup setiap individu, memberikan pengaruh baik dan buruk. Untuk membendung dampak buruk dan meningkatkan kualitas hidup seseorang pada era ini diperlukan kemampuan literasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan literasi generasi digital natives dalam menghadapi pendidikan era society 5.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa Indonesia harus segera mengambil langkah-langkah strategis untuk mempersiapkan pendidikan menghadapi Era Society 5.0. Upaya-upaya seperti peningkatan infrastruktur teknologi, penyesuaian kurikulum, dan pelatihan intensif bagi pendidik menjadi kunci untuk memperkuat literasi dalam pendidikan. Dengan demikian, Indonesia dapat mengoptimalkan potensi siswa dalam menghadapi tantangan dan peluang yang ditawarkan oleh transformasi digital ini, serta memastikan bahwa pendidikan menjadi pilar yang kuat dalam membangun masa depan yang berkelanjutan
PENINGKATAN KETERAMPILAN GULING BELAKANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT MELALUI PENDEKATAN PERMAINAN MTBB Mubaroq, Robith Haikal; Purwanto, Purwanto; Pramono, Pramono
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068.v3.i7.2023.2

Abstract

Artikel ini hadir untuk memberikan satu alternatif tentang strategi pembelajaran berupa model dan pendekatan dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan senam lantai pada gerak dasar guling belakang pada siswa kelas IX A di SMPN 12 Kota Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model penelitian dari Kemmis & McTaggart yang dilakukan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran guling belakang dengan model TGT melalui pendekatan permainan MTBB mengalami peningkatan. Pada pra siklus siswa yang tuntas sebanyak 9 siswa dengan persentase 30%, pada siklus I ada 17 siswa yang tuntas dengan persentase 56%, sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan sebanyak 26 siswa yang tuntas dengan persentase 87%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model dan pendekatan yang digunakan dapat meningkatkan keterampilan guling belakang. Pada penelitian selanjutnya untuk mempertimbangkan variabel yang lain untuk menyempurnakan keefektifan model dan pendekatan yang digunakan pada penelitian ini.
PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DALAM MENINGKATKAN SIKAP KOMPETITIF SISWA DI SMK NEGERI 2 MALANG Nopiyanti, Humairah Rizky; Witjoro, Agung; Primilestari, Lilik
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068.v3.i7.2023.3

Abstract

Penting bagi guru untuk mempertimbangkan metode efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di tengah dinamika pendidikan yang terus berkembang. Salah satu aspek krusial adalah pengembangan sikap kompetitif siswa, kunci persiapan mereka menghadapi dunia kerja yang kompetitif. Model pembelajaran kooperatif, seperti TGT (Teams Games Tournament), menawarkan pendekatan efektif dalam menggabungkan keterampilan sosial dengan pencapaian akademik. Melalui TGT, siswa terlibat aktif, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memotivasi. Penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa penerapan TGT meningkatkan signifikan sikap kompetitif siswa, menekankan pentingnya pendekatan inovatif dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM LITERASI KEUANGAN DI SMP: PENGARUH INTEGRASI MODUL ELEKTRONIK DAN PENDEKATAN STEM Sinta Yani, Ni Luh; Kurnia Putra, Alfyananda
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068.v3.i7.2023.4

Abstract

Pendidikan literasi keuangan merupakan aspek penting dalam membekali generasi muda dengan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola keuangan secara bijaksana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan E-Modul Literasi Keuangan dengan pendekatan STEM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di jenjang SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah desain quasi-experiment dengan satu kelompok pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan E-Modul Literasi Keuangan dengan pendekatan STEM secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di jenjang SMP. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya integrasi literasi keuangan dalam kurikulum pendidikan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis yang diperlukan dalam menghadapi tantangan keuangan di masa depan.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF BERBASIS ANDROID UNTUK MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL KELAS VIII Yuniar, Dewi Firda; Parta, I Nengah; Khairah, Umamah
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 8 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v3i82023p%p

Abstract

Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) dipelajari siswa pada kelas VIII SMP sebagai prasyarat untuk materi Sistem Persamaan Linear lebih lanjut di tingkat SMA. Kesulitan siswa dalam mempelajari SPLDV yaitu memahami permasalahan soal cerita dalam menuliskan model matematika. Penggunaan media video interaktif menjadikan pembelajaran lebih menarik karena dapat menggabungkan teks, gambar, suara, dan animasi pendukung. Android dapat memfasilitasi platform yang terbuka untuk pengembangan aplikasinya yang dapat diharapkan dapat menghasilkan media pembelajaran yang bisa dimanfaatkan oleh siswa dalam memahami materi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengembangkan suatu media video interaktif berbasis Android yang dapat digunakan untuk mempelajari materi SPLDV. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan dengan model Hannafin dan Peck yang terdiri dari tahap analisis kebutuhan, tahap desain, serta tahap pengembangan dan implementasi. Berdasarkan hasil uji coba validasi menggunakan angket, hasil persentase yang diperoleh dari angket uji coba validasi yaitu 90% untuk ahli media, 94% untuk ahli materi, dan 96% untuk pengguna. Maka, dapat disimpulkan media video interaktif berbasis Android pada materi SPLDV dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang membuat siswa tertarik belajar dengan kriteria sangat layak
MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 6 MALANG DALAM MATA PELAJARAN INFORMATIKA DI ERA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI Wahyuningtyas, Ellvina Pramitadewi; Hidayat, Wahyu Nur; Warsono, Warsono
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 8 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v3i82023p%p

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menyebabkan dampak yang signifikan dalam berbagai bidang. Salah satunya pada bidang pendidikan. Masuknya mata pelajaran informatika sebagai mata pelajaran wajib mulai dari jenjang SMP sederajat hingga SMA sederajat merupakan salah satu dampak dari perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi informasi terhadap motivasi belajar siswa SMA kelas X pada Mata Pelajaran Informatika di SMAN 6 Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari 10 orang siswa kelas X SMAN 6 Malang yang sedang menempuh mata pelajaran informatika. Responden dipilih secara random lalu dilakukan penelitian dengan cara melalui proses wawancara, observasi dan juga studi dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam mata pelajaran informatika. Siswa sangat bersemangat ketika bersentuhan dengan teknologi terutama komputer. Mereka bisa mengeksplore banyak hal. Selain itu juga siswa menyadari bahwa mereka generasi milenial harus melek teknologi.
ANALISIS PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN PJOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI BULAN RAMADHAN 1445 HIJRIYAH Pamungkas, Ibnu Aji
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 8 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v3i82023p%p

Abstract

Pemanfaatan Teknologi di era digitalisasi dan era 21 menjadi harga mati yang harus dikuasai oleh pakar pendidik dan peserta didik saat ini. Perkembangan teknologi dan inofrmasi yang sangat pesat membuat system pembelajaran juga berubah menjadi berbasis teknologi. Teknologi Pendidikan menjadi harga mati yang harus digunakan pada setiap jenjang pendidikan. Tujuanya adalah agar dapat terlaksananya tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. Sejalan dengan focus Kurikulum Merdeka yang berpihak pada peserta didik pengembangan dan pemanfaatan teknologi pembelajaran juga memiliki tiga prinsip dasar, yaitu:1) Pendekatan sistem (system approach), 2) Berorientasi pada peserta didik (learner centered), 3) Pemanfaatan sumber belajar semaksimal dan sebervariasi mungkin (utilizing learning resources). Hasil studi menggambarkan bahwa penerapan teknologi pada mata pelajaran PJOK memiliki dampak yang baik bagi pemahaman dan ketercapain tujuan pembelajaran khusunya di era Ramadhan 1445 Hijriyah. Pembelajaran pada saat Puasa Ramadhan 1445 hijriyah mengharuskan pembelajaran PJOK dilakukan di dalam kelas, sehingga peran teknologi menjadi opsi yang baik bagi pemahaman siswa terhadap materi khusus pada mata pelajaran Pendidikan jasmani