cover
Contact Name
Imat Rochimat
Contact Email
imat.rochimat@dosen.poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
+6285223467262
Journal Mail Official
jurnal.bmi@poltekkestasikmalaya.ac.id
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Gedung Direkorat Lt.2 Jl.Cilolohan No.35, Kel.Kahuripan, Kec.Tawang Kota Tasikmalaya 46115 INDONESIA
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Media Informasi
ISSN : 20863292     EISSN : 26559900     DOI : https://doi.org/10.37160/bmi.v19i1
Core Subject : Health,
Media informasi sebelumnya di OJS versi 2 dan mulai edisi Vol 18 No. 1 tahun 2022 beralih ke OJS Versi 3.. Sehingga perlu peubahan data/ update data. Media Informasi merupakan artikel kesehatan secara umum dengan sub bidang Keilmuan: Keperawatan, Kebidanan, Keperawatan, Keperawatan Gigi, Gizi, Farmasi, Rekam Medik, Informasi Kesehatan (RMIK) dan Kesehatan Masyarakat
Articles 136 Documents
Prediksi Jumlah Serta Faktor yang Dapat Memengaruhi Kunjungan Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Sumber Kasih Kota Cirebon Tahun 2023 Haryanto, Yanto; Elfi; Khoirunnisa, Nunik
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.401

Abstract

Latar Belakang: Kunjungan pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan merupakan segala kunjungan yang dilakukan pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, baik dalam keadaan sehat maupun sakit. Adanya peningkatan jumlah populasi serta pertumbuhan ekonomi masyarakat yang semakin baik, turut memunculkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan maka diperlukan prediksi untuk memperkirakan kunjungan agar rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang optimal. Tujuan penelitian ini ialah untuk memprediksi jumlah serta faktor yang dapat memengaruhi kunjungan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Sumber Kasih Cirebon tahun 2023. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendektan retrospektif untuk menghitung prediksi jumlah kunjungan rawat jalan menggunakan metode prediksi Autoregressive Moving Average (ARMA), serta metode kualitatif untuk mengetahui faktor yang memengaruhi kunjungan rawat jalan dengan wawancara mendalam. Hasil: prediksi kunjungan pasien pada periode tahun 2023 adalah sebesar 148.235 kunjungan, dengan rata-rata kunjungan perbulan sebanyak 12.353 kunjungan dengan penggunaan prediksi model ARMA (1,0) yang memiliki nilai MAPE sebesar 17,37%. Adapun faktor yang memengaruhi kunjungan rawat jalan di antaranya ialah pengaruh dari musim pancaroba, penambahan poliklinik, pengaruh dari rumah sakit sebagai mitra JKN, pengaruh kualitas pelayanan, perasaan khawatir dari masyarakat untuk berobat setelah adanya kabar menyebarnya Covid-19, serta pembatasan jam kerja dokter poliklinik. Kesimpulan: Didapatkannya hasil prediksi jumlah kunjungan pasien untuk tahun 2023 diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pelaksana pelayanan kesehatan khususnya petugas rekam medis untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap pasien serta sebagai pertimbangan untuk perencanaan yang matang, agar pelayanan tetap berjalan dengan baik
Tinjauan Trend Statistik Kematian Di RSUD Cilacap Tahun Periode 2019-2023 Cahyaningrum, Lintang Dwi; Fery Fadly
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.456

Abstract

Latar Belakang: Fenomena yang terjadi seringkali didapatkan angka kematian yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh kemenkes. Manfaat adanya statistik kematian salah satunya yaitu untuk mengetahui dan menilai kualitas mutu pelayanan di rumah sakit. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran angka kematian dengan menggunakan indikator statistik kematian tahun 2029-2023 di RSUD Cilacap. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling, dengan sampel data rekapitulasi sensus harian rawat inap di RSUD Cilacap selama periode 2019-2023. Pengumpulan data menggunakan pedoman observasi berupa lembar isian data statistik kematian. Analisis data yang digunakan analisis univariat. Hasil: Hasil trend GDR terjadi peningkatan sebesar 2,1%, trend NDR terjadi peningkatan sebesar 0,9%, trend PODR terjadi penurunan sebesar (-0,05)%, trend ADR terjadi penurunan sebesar (-0,05)%, trend MDR terjadi penurunan sebesar (-0,02%), trend NMR terjadi peningkatan sebesar 0,12%, trend FDR terjadi penurunan sebesar (-0,32%). Hasil Trend 2019-2023, indikator statistik kematian yang terjadi peningkatan yaitu GDR, NDR, dan NMR. Kesimpulan: Indikator yang masih melebihi standar ideal yaitu GDR, NDR, dan NMR. Maka rumah sakit perlu membuat kebijakan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan
Tinjauan Kelengkapan Discharge Planning Bayi Baru Lahir Sebagai Bukti Legal Di RS X Priangan Timur Jawa Barat Cindi Cita Ulihikma; Sugiarti, Ida
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.490

Abstract

Latar Belakang: Pendokumentasian adalah pencatatan kegiatan atau layanan yang dianggap bernilai dan penting, serta bisa digunakan sebagai alat bukti dalam permasalahan hukum. Kelengkapan pengisian discharge planning menurut standar pelayanan minimal rekam medis yaitu kelengkapan pengisian rekam medis 24 jam setelah selesai pelayanan harus 100%. Hasil studi pendahuluan menunjukkan 10 formulir discharge planning bayi baru lahir pada triwulan terakhir 2023 di RS X Priangan Timur Jawa Barat tidak terisi secara lengkap. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah meninjau kelengkapan discharge planning bayi baru lahir sebagai bukti legal di RS X Priangan Timur Jawa Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Populasi dalam penelitian ini yaitu formulir discharge planning bayi baru lahir tahun 2023 yang berjumlah 2.705 dengan sampel 96 formulir discharge planning pada rekam medis bayi baru lahir. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi berupa checklist. Analisis data menggunakan analisis univariat. Pengolahan data dengan cara collecting, editing, coding, dan penyajian data. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kelengkapan discharge planning bayi baru lahir di RS X Priangan Timur Jawa Barat pada komponen identifikasi pasien sebesar 100%, laporan yang penting sebesar 18,35%, autentifikasi sebesar 68,35%, serta pencatatan dan pendokumentasian yang benar sebesar 50%. Kesimpulan: Kelengkapan discharge planning bayi baru lahir di di RS X Priangan Timur Jawa Barat belum 100% maksimal.
Pengaruh Journaling Book terhadap Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Primipara Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Mangkubumi Kota Tasikmalaya Dedeh Sa'adah; Meti Widiya Lestari; Qanita Wulandara
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.510

Abstract

Latar Belakang : Wanita yang mengalami kehamilan pertama kali (primigravida) memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi. Kecenderungan ini terjadi karena primigravida menghadapi ketidakpastian terkait proses persalinan, tidak memiliki pengalaman sebelumnya dalam melahirkan. Tujuan : Mengetahui pengaruh journaling book terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil primipara trimester III di wilayah kerja puskesmas Mangkubumi kota Tasikmalaya. Metode : Kuantitatif jenis penelitian Pre-Exsperimental. Desain penelitian ini yaitu One-Group Pre-Test And Post-Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 66 ibu hamil. Teknik sampel menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 37 ibu hamil. Hasil : Penelitian diolah melalui Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ibu hamil tidak mengalami kecemasan (12,78). Hasil uji statistic menunjukan nilai P Value = <,001 atau P < 0,05. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh journaling book terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil primipara trimester III di wilayah kerja puskesmas Mangkubumi kota Tasikmalaya.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet dan Audiovisual terhadap Pengetahuan, Sikap Ibu Batita dalam Pencegahan Stunting Di Puskesmas Kahuripan Ressa Wardeni; Mariani, Dini; Asep Riyana; Kusmiyati
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.513

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak sehingga anak terlalu pendek untuk seusianya, stunting terjadi karena kekurangan gizi dalam jangka waktu cukup panjang. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai status gizi, pola asuh menjadi faktor penyebab tidak langsung namun berpengaruh terhadap kejadian stunting. Upaya alternatif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dengan cara memberikan pendidikan kesehatan dengan media alat bantu berupa leaflet dan audiovisual yang dapat membantu seseorang bertindak langsung untuk meningkatkan pengetahuan, sikap serta dapat diakses kembali medianya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu yang memiliki batita dengan pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet dan audiovisual terhadap pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan Kota Tasikmalaya. Metode Peneletian ini adalah quasy eksperimental dengan pendekatan Kuantitatif dan menggunakan rancangan 2 group pretest posttest. Dengan teknik Purposive Sampling berjumlah 72 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan dengan metode univariat dan bivariat yaitu Uji Wilcoxone. Hasil penelitian menunjukkan tingkat Pengetahuan Dan Sikap Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Dan Audiovisual Terhadap Kelompok Intervensi mengalami peningkatan dengan rerata Pengetahuan 7.44 menjadi 8.11 (p-value 0.002) dan Sikap 35.05 menjadi 37.36 (p-value 0.001), sedangkan pada Kelompok Kontrol sebelum dan sesudah tindakan Pengetahuan 7.39 menjadi 7.86 (p-value 0.032) dan Sikap 35.00 menjadi 36.00 (p-value 0.031). Terdapat perbedaan yang signifikan   rerata   skor   sebelum   dan   sesudah   tindakan   antara   kedua  kelompok nilai p = 0.000 <0.05 menandakan nilai p lebih kecil dari α maka dikatakan hipotesa diterima. Kesimpulannya terdapat perbedaan skor dan pengaruh media leaflet dan audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan, sikap ibu batita dalam pencegahan stunting. Hasil dari penelitian ini terbukti ada perbedaan skor antara Kelompok Interveni dan Kelompok Kontrol serta terdapat ada pengaruh dari media leaflet dan audiovisual yang digunakan dalam penelitian ini. Kesimpulan dari keseluruhan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan nilai rata-rata peningkatan pengetahuan, sikap ibu batita sebelum dan sesudah dilakukan tindakan pada Kelompok Intervensi dan Kelompok Kontrol serta terdapat ada Pengaruh dari Media Leaflet Dan Audiovisual dengan p-value 0.000 atau <0.05. Hasil penelitian ini dapat menjadi tambahan literature bagi masyarakat, mahasiswa di instansi pendidikan serta peneiti selanjutnya mengenai penyuluhan pencegahan stunting menggunakan media pembelajaran seperti leaflet dan audiovisual pada ibu yang memiliki batita ataupun bagi calon ibu yang memiliki keluhan dan kurang informasi mengenai stunting. Diharapkan pada penelit selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan cara lain yang dapat mempengaruhi atau mengatasi stunting dan berkurangnya angka stunting seperti dari faktor sosial budaya, ekonominya, dan dapat menambah responden dengan menggunakan metode penelitian yang berbeda serta mampu memperbaiki, menambahkan referensi untuk di bagian kuesioner Pengetahuan untuk memperkaya hasil penelitian.
Self-Efficacy Meningkatkan Quality of Life Pasien Lansia Diabetes Melitus Tipe 2 Sunandar, Kuslan; Dian Yuniar Syanti Rahayu; Rheiyna Widjayanti Sachara
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.522

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 berada pada urutan ke-2 sebagai penyakit terbesar di Kota Bandung pada tahun 2022 dan kelompok usia terbanyak berada pada rentang usia 55-74 tahun. Self-efficacy dan quality of life memiliki peran penting dalam pengelolaan serta perawatan diabetes melitus. Lansia dengan diabetes melitus tipe 2 menjalankan manajemen perawatan diabetes melitus selama hidupnya sehingga diperlukan self- efficacy yang tinggi agar quality of life pun menjadi lebih baik. Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui hubungan self-efficacy dengan quality of life pada pasien lansia diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Pasirkaliki Kota Bandung. Metode: Desain pada penelitian ini ialah cross- sectional dengan teknik sampling accidental sampling kepada 78 responden. Instrumen yang dipakai yaitu kuesioner DMSES dan WHOQOL-BREF. Uji statistik Chi-Square digunakan dalam penelitian ini untuk analisis bivariat. Hasil: Temuan pada penelitian ini diperoleh adanya hubungan signifikan antara self-efficacy dengan quality of life pada pasien lansia diabetes melitus tipe 2 dengan nilai p-value 0,007. Kesimpulan: Perlunya self-efficacy yang tinggi dalam upaya memaksimalkan perawatan diabetes sehingga quality of life pun baik.
Integrasi Layanan Laktasi terhadap Kepuasan dan Keberhasilan Ibu Menyusui di Puskesmas Wilayah Surabaya (PILOT STUDI) Tika, Zummatul Atika; Jamila, Fidatul; Ula, Zumrotul; Hartiningtiyaswati, Setiya
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.564

Abstract

ASI (Air Susu Ibu) adalah susu yang diproduksi oleh ibu untuk bayi nya, dan merupakan sumber makanan (gizi) utama bagi bayi yang belum bisa mencerna makanan padat. Manajemen laktasi adalah usaha yang dilakukan untuk membantu kepuasan dan keberhasilan seorang ibu dalam memberikan ASI kepada bayinya.Tujuan penelitian ini adalah adanya kepuasan dan keberhasilan ibu menyusui dalam memberikan ASI kepada bayinya melalui integrasi manajemen layanan laktasi yang sudah diberikan oleh tenaga kesehatan untuk membantu ibu bisa melaksanakan kewajiban dalam memebrikan ASI  dan bayi agar mendapatkan hak nya untuk mendapatkan ASI Ekslusif minimal selama 6 bulan pertama. Metode penelitian ini yaitu dengan pre-experimental dengan desain penelitian one shot case studi yaitu peneliti akan melakukan satu kali pengamatan setelah pemberian perlakukan (posttest) pada responden yang berada pada kelompok eksperimen. Hasil penelitian ini yaitu sebagian besar responden mendapatkan kepuasan menyusui yaitu sebesar 24 responden (96%) dan hanya 1 responden yang tidak puas dalam menyusui (4%), dan sebagian besar responden berhasil dalam menyusui yaitu 19 responden (76%) dan sebagian kecil yang belum berhasil meyusui yaitu 6 responden (24%). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu sebagian besar responden mendapatkan kepuasan dan keberhasilan dalam menyusui dan hanya sebagian kecil responden yang tidak puas dan tidak berhasil dalam menyusui, hal ini karena di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu usia, paritas, pendidikan dan pekerjaan ibu.
Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Depresi di Klinik Psikiatri RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Kustiawan, Ridwan; Peni Cahyati; Iwan Somantri; Heri Djamiatul Maulana; Unang Arifin Hidayat
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.580

Abstract

Depresi adalah salah satu bentuk gangguan jiwa pada alam perasaan (afektif, mood)  Pengetahuan keluarga mengenai depresi merupakan awal usaha dalam memberi iklim yang kondusif bagi anggota keluarganya. Keluarga selain dapat meningkatkan dan mempertahankan kesehatan jiwa anggota keluarganya juga dapat menjadi sumber masalah bagi anggota keluarga yang mengalami ketidak stabilan mental sebagai akibat minimnya pengetahun mengenai persoalan depresi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan keluarga tentang depresi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga dengan anggota keluarga yang menderita depresi yang berkunjung ke Klinik Psikiatri RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya dengan jumlah kasus pada bulan November 2023 adalah 210 kunjungan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling yang berjumlah 31 orang. Hasil penelitian ini adalah pengertahuan keluarga tentang depresi dalam katagori cukup baik.
Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal Terhadap Status Gizi Balita Stunting : Systematic Review Apriliani, Ferenadia; Fajar, Nur Alam; Rahmiwati, Anita
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.585

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi utama yang masih banyak di Indonesia. Prevalensi stunting yang tinggi menjadi ancaman terhadap kesejahteraan dan ketahanan nasional jangka panjang. Menurut hasil survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 prevalensi stunting sebesar 21,6% sedangkan target prevalensi stunting pada tahun 2024 yaitu 14% dan target WHO yaitu kurang dari 20%. Penanggulangan stunting di Indonesia dilakukan dengan berpedoman kepada Perpres No.72 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting melalui intervensi spesifik berupa pemberian makanan tambahan (PMT) lokal kepada balita stunting. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menambah wawasan mengenai bagaimana pemanfaatan makanan tambahan berpangan lokal diberbagai daerah dalam upaya Penanggulangan stunting di Indonesia. Penelitian ini merupakan systematic review menggunakan metode PRISMA. Pemilihan artikel sesuai kriteria inklusi dan eksklusi serta pencariannya melalui database Google scholar dengan kata kunci “PMT pangan lokal, Status Gizi, Balita Stunting”. Artikel yang dilakukan review dari tahun 2020-2024 dan didaptkan 12 artikel yang dilakukan review. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal mempengaruhi peningkatan berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) pada balita stunting, Jika diberikan selama minimal 30 hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahwa pemberian makanan tambahan pangan lokal pada balita seperti tempe, tahu, Udang rebon, ikan patin dan kelor yang diolah menjadi makanan seperti bubur ikan, nugget, otak-otak dan bakso selama 30 hari hingga 90 hari dapat menjadi salah satu cara penurunan stunting.
Potret Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Perkotaan Kabupaten Flores Timur Nusa Tenggara Timur Muhammad Kasim, Ahmad
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.608

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas perkotaan di Kabupaten Flores Timur, dengan menggunakan pendekatan Consolidated Framework for Implementation Research (CFIR). Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi lima domain utama: karakteristik intervensi, konteks internal, konteks eksternal, karakteristik individu, dan proses implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Prolanis telah berjalan sesuai pedoman, berbagai tantangan masih dihadapi, terutama dalam hal keterbatasan infrastruktur kesehatan, rendahnya aksesibilitas teknologi seperti telemedicine, dan partisipasi pasien yang rendah, terutama di kalangan lansia. Kendala terbesar dalam implementasi adalah keterbatasan jaringan internet dan kurangnya pengetahuan peserta terkait teknologi pendukung Prolanis. Selain itu, keterbatasan sumber daya di Puskesmas, baik dalam hal tenaga kesehatan maupun dukungan teknis, turut mempengaruhi keberhasilan program. Budaya kolaboratif di dalam Puskesmas cukup baik, namun perlu diperkuat dengan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan aplikasi seperti P-Care dan telemedicine. Dari sudut pandang pasien, motivasi dan partisipasi masih dipengaruhi oleh faktor sosial dan logistik, seperti akses transportasi dan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan penyakit kronis. Penelitian ini menyarankan peningkatan infrastruktur teknologi, edukasi pasien, pelatihan tenaga kesehatan, serta penguatan kebijakan dan monitoring untuk meningkatkan efektivitas Prolanis di masa mendatang

Page 9 of 14 | Total Record : 136