cover
Contact Name
Husna Muizzati Shabrina
Contact Email
husna.muizzati@upnyk.ac.id
Phone
+6285795102288
Journal Mail Official
satubumi@upnyk.ac.id
Editorial Address
Jl. Padjajaran (SWK 104) Condongcatur, Sleman, DIY
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATUBUMI
ISSN : -     EISSN : 29864062     DOI : -
Core Subject : Social,
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATUBUMI menerima artikel yang berfokus pada : 1. Pengelolaan lingkungan Migas, Panas Bumi, dan Pertambangan 2. Pengelolaan Limbah 3. Energi Baru dan Terbarukan 4. Pengembangan Wilayah 5. Sistem Manajemen Lingkungan Wilayah 6. Pengelolaan Daur Hidup (LCA) 7. Manajemen Kebencanaan
Articles 249 Documents
Teknik Konservasi Mataair Untuk Kebutuhan Air Domestik di Sebagian Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Muhammad Luthfi Nugroho; Sugiman Setyo Wardoyo; Ekha Yogafanny
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-I
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.889 KB) | DOI: 10.31315/psb.v1i1.9033

Abstract

Sebagian Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul merupakan daerah yang rawan kekeringan. Sebagian warga desa menggunakan mataair dan sumur sebagai sumber air untuk kebutuhan air domestik. Namun saat musim kemarau, sumur – sumur mengering dan debit mataair berkurang sehingga beberapa warga kekurangan air untuk kebutuhan air harian. Pemanfaatan sumber daya air masih tradisional dan belum dikelola secara optimal, baik dari pelestarian, perlindungan dan sistem distribusi air. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode survei & pemetaan, wawancara, matematis, laboratorium dan evaluasi. Karakteristik mataair yang dikaji meliputi sebaran dan tipe mataair berdasarkan sifat pengaliran, kelas debit, dan tenaga gravitasi. Potensi mataair diketahui dari kuantitas (debit) dan kualitas mataair. Kuantitas mataair dihitung dari debit mataair pada dua musim yaitu musim kemarau dan penghujan. Kualitas matair diketahui dari analisis laboratorium dan pengamatan di lapangan. Wawancara digunakan untuk mengetahui kebutuhan air penduduk dan evaluasi daerah imbuhan untuk mengetahui kelas daerah imbuhan. Berdasarkan hasil penelitian, kedua mataair (Mataair Song Putri dan Mataair Sawah) termasuk Depression Springs, memiliki sifat pengaliran tipe Intermittent Springs dan kelas debit VI (debit berkisar 0,1-1 L/detik). Kualitas air dari mataair tidak sesuai sebagai Air Kelas I sehingga diperlukan pengelolaan. Kebutuhan air penduduk di tahun 2029 tercukupi dan daerah imbuhan termasuk kelas sedang. Teknik konservasi yang dilakukan berupa penerapan strip cropping, pembuatan bak penampung dan sistem distribusi serta sumur resapan.Kata Kunci: potensi mataair, kebutuhan air, konservasi mataair, daerah imbuhan
Kajian Kerentanan Air Bawah Tanah terhadap Potensi Pencemaran akibat Limbah RPH (Rumah Potong Hewan) di Yogyakarta Lailiyatun Ni’ma; Andi Renata Ade Yudono; Muammar Gomareuzzaman
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 3, No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-III
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1508.063 KB) | DOI: 10.31315/psb.v3i1.6258

Abstract

Pertumbuhan penduduk berdampak pada meningkatnya kebutuhan yang selaras dengan risiko pencemaran airakibat dari limbah yang dihasilkan oleh kegiatan manusia. Penurunan kualitas air yang terjadi di DesaSegoroyoso, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta diakibatkan karena industriRumah Potong Hewan (RPH) yang limbahnya langsung dialirkan ke Sungai Pesing tanpa dilakukan pengolahanterlebih dahulu. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menentukan tingkat kerentanan air bawah tanahpotensial dan aktual kemudian menganalisis hubungan antara keduanya. Analisis tingkat kerentanan potensialdilakukan menggunakan overlay dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) berdasarkan data dari parameterDRASTIC yang terdiri dari kedalaman muka air bawah tanah, net recharge, media akuifer, media tanah,kemiringan lereng, media zona tak jenuh, dan konduktivitas hidrolik. Sementara kerentanan aktual dihitungberdasarkan penambahan parameter penggunaan lahan. Hasil dari penelitian menunjukkan jika seluruh daerahpenelitian memiliki tingkat kerentanan potensial tinggi, sedangkan kerentanan aktual menghasilkan duaklasifikasi yaitu kerentanan tinggi dan sangat tinggi. Zona kerentanan sangat tinggi tersebar linier denganpenggunaan lahan pemukiman dimana terdapat industri Rumah Potong Hewan, sehingga kegiatan tersebut dapatmeningkatkan potensi pencemaran air akibat limbah yang dihasilkan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadiacuan dalam upaya perlindungan air bawah tanah bagi perbaikan dan pembangunan wilayah di masa mendatang.Kata Kunci: DRASTIC; Kerentanan; Rumah Potong Hewan
Rancangan Teknis Reklamasi Lahan Bekas Pertambangan Andesit berdasarkan Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Pertanian Lahan Kering di Dusun Pucungan, Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah Muhammad Fiqri Hidayaturrahman; Dian Hudawan Santoso; Rr Dina Asrifah
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4789.303 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.8882

Abstract

Salah satu sumber daya alam yang banyak dieksploitasi adalah batu andesit yang dimanfaatkan pada sektorkonstruksi, Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah terdapatbeberapa lahan pertambangan sumberdaya alam mineral andesit. Dalam proses pertambangan tersebut dapatmengakibatkan dampak terhadap lingkungan yaitu kerusakan lahan. Oleh karena itu, di lokasi tersebut harusdilakukan reklamasi wilayah bekas pertambangan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk 1)Menentukan rencana teknis reklamasi lahan bekas tambang andesit yang sesuai untuk pertanian lahan keringberdasarkan perhitungan kemiringan lereng. 2) Mengevaluasi kesesuaian lahan untuk kawasan pertanian kering(vegetasi jambu monyet dan ketela pohon) pada lahan bekas pertambangan andesit di daerah penelitian. Metodeyang diterapkan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Rencana teknis reklamasimenyesuaikan RTRW Kabupaten Purworejo Tahun 2011-2031 yaitu sebagai pertanian lahan kering dan sedikitpenyesuaian lokasi di lapangan. Reklamasi dimulai dengan penatagunaan lahan yaitu pengaturan geometrijenjang dengan tinggi jenjang 5 meter, lebar jenjang 5 meter, single slope sebesar 65%, dan back slope 3%.Penataan lahan di area bagian barat pertambangan dibuat sebagai lahan parkiran dengan luas 15.930 m2.Penataan lahan secara vegetatif dengan penanaman pohon jambu monyet di area jenjang dengan jarak tanam 3m x 3 m. rancangan sistem pot atau lubang tanaman menggunakan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm dengankebutuhan bibit tanaman sebanyak 1.220 pohon Area dasar ditanami ketela pohon dengan jarak tanam 1 x 1 m,rancangan menggunakan sistem guludan dengan jarak antar guludan 1,5 m.Kata Kunci: Evaluasi Kesesuaian Lahan; Pertambangan; Pertanian lahan Kering; Reklamasi; Revegetasi.
Penentuan Kualitas Airtanah dengan Metode Diagram Piper Kloosterman di Desa Kulwaru, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta Foundry Giovani; Rr. Dina Asrifah; Johan Danu Prasetya
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 2, No 1 (2020): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-II
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.177 KB) | DOI: 10.31315/psb.v2i1.4462

Abstract

Keberadaan airtanah di Desa Kulwaru, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta berhubungan mengenai genesa atau pembentukan airtanah. Sumber airtanah maupun air  bersih berasal dari sumur gali, sumur bor, dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Beberapa sumur pada daerah penelitian bersifat airtanah payau yang merupakan campuran antara air tawar dengan air asin. Tujuan penelitian yaitu menganalisis pengaruh bentuklahan dan penggunaan metode Diagram Piper Kloosterman dalam penentuan genesa airtanah. Metode yang digunakan adalah metode survei dan pemetaan lapangan, metode purposive sampling, dan metode analisis laboratorium. Genesa airtanah menggunakan analisis data bor dan referensi mengenai proses bentuklahan yang memberi pengaruh terhadap pembentukan airtanah. Parameter-parameter kimia airtanah yang merupakan kation dan anion dilakukan plotting pada Diagram Piper Kloosterman. Genesa airtanah di daerah penelitian disebabkan air konat atau air fosil. Air konat atau air fosil disebabkan perubahan iklim purba pada Kala Plistosen yang menyebabkan daerah penelitian yang dulunya merupakan laguna mengering dan meninggalkan kristal-kristal garam dan sedimen marin pada dasar laguna. Hasil plotting Diagram Piper Kloosterman genesa sampel LP 03, LP 12, dan LP 13 adalah air sulfat. Sedangkan genesa sampel LP 10, LP 23, dan LP 24 adalah air fosil. Kata Kunci: Airtanah; Diagram Piper Kloosterman; Genesa Airtanah
Efektivitas Aluminium Sulfat Al2(SO4)3 dalam Penurunan TSS pada Settling pond 4 PT. XX Desa Sungai Payang, Kec. Loa kulu, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur Yulia Putriana; Ika Wahyuning Widiarti; Wisnu Aji Dwi Kristanto
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.133 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.9487

Abstract

Pertambangan batubara di Indonesia pada sektor industri menjadi paling dominan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, kegiatan pertambangan tidak hanya berdampak positif. Penurunan kualitas lingkungan menjadi salah satu dampak negatif dari kegiatan pertambangan batubara. Air limbah pertambangan PT.X memiliki karakteristik kandungan padatan tersuspensi tinggi dan pH rendah. PT.X melakukan pengolahan dengan active treatment pada settling pond menggunakan aluminium sulfat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas penurunan konsentrasi TSS dengan penggunaan aluminium sulfat Al2(SO4)3.Penelitian dilakukan dengan memperoleh data dari survei dan pemetaan, uji laboratorium, jartest. Data yang diperoleh dilakukan analisis secara deskriptif dan kuantitatif. Dosis aluminium sulfat, waktu pengendapan dan bentuk aluminium sulfat menjadi parameter penelitian. Hasil uji laboratorium penggunaan aluminium sulfatAl2(SO4)3 menunjukan bahwa bentuk bongkah lebih efektif dibandingkan bentuk bubuk. Sampel Bo2t menggunakan dosis aluminium sulfat 250 mg dengan waktu pengendapan 30 menit memiliki tingkat efektifitas optimum mencapai 94,35%. Efektifitas optimum berasal dari hasil jar test dengan dosis aluminium sulfatterendah, waktu tersingkat dan sesuai baku mutu. Upaya pengelolaan untuk meningkatkan efektifitas penggunaan aluminium sulfat yaitu dengan pendekatan teknologi berupa perhitungan dosis optimum treatment dan rekayasa desain mud pond arah aliran settling pond serta pendekatan institusi yaitu maintenance settlingpond secara berkala untuk mencegah pendangkalan pada settling pond.Kata kunci: Aluminium sulfat Al2(SO4)3;Efektifita; Pertambangan; Settling pond; Total Suspended Solid (TSS)
Evaluasi Kesesuaian Lahan Ekowisata Sungai Mudal Sebagai Wisata Perairan Darat di Dusun Banyunganti, Jatimulyo, DIY Maulidya Anggun Ayumadany; Johan Danu Prasetya; Muammar Gomareuzzaman
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 3, No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-III
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.778 KB) | DOI: 10.31315/psb.v3i1.6274

Abstract

Kawasan sekitar mata air dalam RTRW Kulon Progo merupakan kawasan lindung geologi. Mata air yangterdapat pada hulu Sungai Mudal merupakan salah satu kawasan yang tercantum dalam RTRW Kulon Progosebagai kawasan lindung geologi. Walaupun aktivitas pariwisata yang dilakukan pada kawasan lindung geologisesuai dengan peraturan yang ada bersifat diizinkan dengan catatan tidak berdampak pada rusaknya kualitas airdan tetap mempertimbangkan peraturan terkait lebar sempadan sungai. Namun pada kenyataannya denganmeningkatnya jumlah pengunjung pada Ekowisata Sungai Mudal tentu perlu diperhatikan terkait evaluasikesesuaian lahan pada kawasan wisata tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kesesuaianlahan wisata air terjun yang terdapat pada Sungai Mudal berdasarkan pemanfaatannya yakni sebagai kawasanbermain air. Metode yang digunakan antara lainnya adalah metode survei dan lapangan untuk memperoleh dataprimer pada lapangan berupa kedalaman, kecepatan arus, pemandangan, tutupan lahan dan lainnya sertamelakukan cross check lapangan, metode uji laboratorium untuk mengetahui parameter yang diuji yakni berupabau dan metode analisis data dengan melakukan skoring dan pembobotan dari hasil data lapangan. Hasil akhirdari penelitian ini adalah nilai indeks kesesuaian wisata pada masing-masing pemanfaatan lahan.Kata Kunci : Ekowisata; Kawasan Lindung; Kesesuaian Lahan; Lingkungan
Identifikasi Material Piroklastik Banjir Lahar dingin Hasil Erupsi Gunung Merapi yang Merusakkan Jaringan Pipa Air Bersih dengan Metode USCS di Kali Boyong Dinda Dekarina Pattyra; Herwin Lukito; Ayu Utami
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.437 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.8903

Abstract

Kali Boyong berada di hulu Gunung Merapi yang menampung hasil erupsi yaitu material piroklastik. Bahaya sekunder dari erupsi adalah aliran lahar dingin. Aliran mengangkut batu, pasir, dan kerikil terendapkan di lereng bercampur air hujan, menjadi banjir apabila intensitas curah hujan yang terjadi cukup tinggi 40 mm/jam. Akibat peningkatan aktivitas sejak 5 November 2020 terjadi kenaikan jumlah material mengakibatkan kerusakan jaringan pipa air bersih. Tujuan penelitian adalah mengetahui karakteristik banjir lahar dingin yang merusakkan jaringan pipa air berdasarkan tipe material piroklastik yang terbawa aliran banjir lahar dingin. Metode yang digunakan kuantitatif, metode USCS dan metode kualitatif. Sampel diambil pada 3 tabung. Lokasi pengambilan disekitar titik kerusakan. Parameter uji analisis ukuran butir tanah menggunakan sampel sebanyak 100 gram. Hasil pengujian tabung 1, SM (Sand Silt) berbutir kasar, gradasi buruk, kategori pasir berlanau. Tabung 2, SW SM (Sand Well-Sand Silt) berbutir kasar, bergradasi buruk, dan campuran pasir berlanau. Tabung 3, GW GM (Gravel Well-Gravel Silt) berbutir kasar, bergradasi baik, kelompok kerikil sangat berpasir. Material pengujian didominasi ukuran butir pasir halus hingga sedang, menghanyutkan kerikil, kerakal, dan batu besar kerusakan jaringan pipa dimungkinkan material berukuran besar terbawa aliran ke sisi dalam dan menabrak alur sisi luar sungai saat melaluinya, lokasi pengambilan tidak sesuai.Kata Kunci: Banjir Lahar dingin; Material Piroklastik; USCS
Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Daya Dukung Kawasan Wisata di Pantai Drini, Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY Trie Adelia Ambarwathy; Johan Danu Prasetya; Aditya Pandu Wicaksono
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 3, No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-III
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.858 KB) | DOI: 10.31315/psb.v3i1.6242

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu daerah tujuan pariwisata yang diminati di Indonesia. Datastatistik jumlah pengunjung kawasan pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan Dinas PariwisataYogyakarta tahun 2015 - 2019 terus mengalami kenaikan. Jumlah kunjungan wisatawan khusunya di KabupatenGunungkidul baik wisata mancanegara maupun nusantara mengalami kenaikan. Pada tahun 2015 wisatawanmancanegara dan nusantara yaitu 4.122.205 setiap tahunnya mengalami kenaikan jumlah wisatawan pada tahun2019 jumlah pengunjung wisatawan dan mancanegara yaitu 6.549.381. Daerah penelitian berlokasi di Pantai Drini,Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada tanggal 25juli 2018 Pantai Drini merupakan salah satu pantai yang terkena dampak akibat gelombang pasang setinggi 5-7meter. Kerusakan pada Pantai Drini mencakup 5 warung makan hilang dan 12 rumah rusak berat dan 20 unitgazebo, selain itu ada juga tower Early Warning System (EWS) rusak yang berfungsi sebagai sistem peringatandini untuk memberitahukan akan timbulnya kejadian alam, dapat berupa bencana maupun tanda-tanda alam lainyadan bangunan Posko SAR Drini hilang. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengevaluasi kesesuian lahan untuk wisatadan menganalisis daya dukung Kawasan wisata.Kata Kunci: Daya Dukung Kawasan; Evaluasi; Kesesuaian Lahan
Evaluasi Pengolahan Air Injeksi Minyak Bumi pada Proyek Pengembangan Injeksi Air di Lapangan X Noradia Salsabilla; Mia Fitri Aurilia; Fitrah Maulidina
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 2, No 1 (2020): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-II
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.35 KB) | DOI: 10.31315/psb.v2i1.4437

Abstract

Proses produksi dan kegiatan injeksi air (waterflood) tidak lepas dari potensi pencemaran dan limbah-limbah yang terbentuk, misalnya dalam pengolahan air terproduksi yang akan digunakan untuk injeksi, ceceran minyak di sekitar sumur dan stasiun pengumpul, kain lap untuk membersihkan minyak, dan lain sebagainya. Hasil samping dari serangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi sumber pencemar bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air injeksi pada inlet dan outlet suatu instalasi pengolahan air injeksi mulai dari Heater Treater, Sand Filter, Cartridge Filter, Centrifugal Pump, hingga masuk ke sumur injeksi, mengevaluasi pengolahan air injeksi yang ada di PT X, dan memberikan rekomendasi terhadap kondisi eksisting yang ada di PT X.  Data yang digunakan dalam penelitian berupa data primer berupa hasil uji kualitas air injeksi dan kondisi eksisting daerah penelitian, serta data sekunder yang diperoleh berdasarkan studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan belum dilakukan secara maksimal karena pengolahan yang ada hanya mengandalkan sand filter dan pompa sentrifugal sebagai media pengolahan. Konsentrasi pada outlet pengolahan air injeksi tidak menunjukkan perubahan angka yang signifikan. Parameter yang nilainya melampaui baku mutu yaitu pH, DO, SRB, Scale Index, RPI, TSS, dan kekeruhan. Rekomendasi yang diberikan yaitu memaksimalkan penggunaan alat pengolahan air injeksi, memantau kualitas baku mutu secara berkala, dan meninjau ulang baku mutu. Kata Kunci: Air Injeksi, Baku Mutu, Minyak Bumi, Pengolahan, Waterflood.
Kemampuan Geologi Teknik Lahan untuk Pengembangan Permukiman pada Punggungan Gunung So dan Sekitarnya di Dusun Jering VIII, Kalurahan Sidorejo, Kapenewon Godean, Kabupaten Sleman Bandhar Aji Sukma Yudha; Herwin Lukito; Wisnu Aji Dwi Kristanto
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2098.567 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.8914

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang terus mengalami peningkatan jumlah penduduk dari tahun ke tahun. Hal tersebut berakibat pada meningkatnya kebutuhan lahan untuk permukiman di Kabupaten Sleman. Punggungan Gunung So dan lahan persawahan di sekitarnya yang berada di Dusun Jering VIII, Kalurahan Sidorejo, Kapenewon Godean, Kabupaten Sleman berpotensi untuk dikembangkan menjadi permukiman karena kepadatan penduduk yang rendah dan harga tanah yang relatif terjangkau dibandingkan daerah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui zona kemampuan geologi teknik untuk permukiman pada lahan di daerah penelitian. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Analisis kemampuan lahan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dengan parameter daya dukung batuan dan tanah, kemudahan penggalian, kemiringan lereng terhadap kemudahan pengerjaan konstruksi, kedalaman muka air tanah, dan kerentanan bencana beraspek geologi. Hasil penelitian menunjukkan empat kelas kemampuan lahan yaitu kemampuan tinggi (15,11 Ha) yang sesuai untuk pemukiman, kemampuan menengah (46,12 Ha) yang dapat dikembangkan untuk pemukiman dengan rekayasa, kemampuan rendah (1,52 Ha) yang dapat dikembangkan untuk pemukiman dengan penyelidikan detail dan pekerjaan rekayasa, serta kemampuan sangat rendah (1,02 Ha) yang merupakan wilayah perlu dihindari untuk permukiman karena memiliki potensi bencana geologi tinggi dan kemiringan lereng yang tidak mendukung pengerjaan konstruksi. Berdasarkan hasil analisis maka Gunung So dan sekitarnya memiliki wilayah yang cukup luas untuk dikembangkan menjadi permukiman.Kata Kunci: Geologi Teknik; Kemampuan Lahan; Konstruksi; Pemukiman; Analytic Hierarchy Process

Page 4 of 25 | Total Record : 249