cover
Contact Name
Elma Marsita
Contact Email
jvkpontianak@gmail.com
Phone
+6285877544731
Journal Mail Official
jvkpontianak@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.polkespon.ac.id/index.php/JKK/about/editorialTeam
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Vokasi Kesehatan
ISSN : 24425478     EISSN : 24428183     DOI : https://doi.org/10.30602/jvk
Core Subject : Health,
Jurnal Vokasi Kesehatan is an open access, peer reviewed journal presenting timely research on all aspects of vocational health that has not been published by other media. A broad outline of the journal scope includes environmental health, dental health, nursing, midwifery, medical laboratory, and nutrition. Jurnal Vokasi Kesehatan was first published in January 2015 and subsequently published twice a year, in January and July by Poltekkes Kemenkes Pontianak. The journal keeps readers uptodate on current issues, new research, useful products, and services related to vocational health.
Articles 169 Documents
Cemaran Mikroba pada Suhu Dingin dalam Kulkas Rumah Tangga Etiek Nurhayati; Maulidiyah Salim; Jajar Pramata Syari; Reinisya Irine
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 8, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.857 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v8i1.1176

Abstract

Pendinginan dalam kulkas adalah cara yang paling sederhana dan sering digunakan untuk mengawetkan serta memperpanjang masa simpan bahan makanan. Pendinginan dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme, karena suhu dingin akan menurunkan energi kinetik semua molekul dalam sistem, sehingga menurunkan kecepatan reaksi kimia termasuk aktivitas metabolisme sel mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan jenis cemaran mikroba yang terdapat dalam kulkas rumah tangga. Penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik, crosssectional, dengan total sampling, dengan kriteria inklusi kulkas yang memiliki bagian freezer dan refrigerator. Cemeran mikroba diuji secara laboratorium dengan kultur mikroba dalam media PCA (plate count agar) dengan metode TPC (total plate count). Hasil penelitian terhadap 20 sampel diperoleh, 65% jenis kulkas dua pintu, 5 merk kulkas, masa pakai kulkas bervariasi 1-20 tahun, suhu dalam kulkas (0,1-6) derajat Celcius. Koloni mikroba yang terbanyak 3.885.20 CFU/m, dan terendah 35.32 CFU/m, rata-rata nya 1.080.7920 CFU/m. Sampel kulkas dengan sifat koloni mikroba gram positif yaitu 20%, gram negatif 75%, dan campuran 5%. Sedangkan koloni mikroba bentuk coccus sebanyak 20%, basil 75%, dan cocco basil yaitu 5%. Terdapat 11 sampel kulkas (55%) yang melebihi batas standar angka kuman Permenkes No.70/2016. Hal ini menunjukkan pada suhu dingin dalam kulkas, tidak bebas dari cemaran mikroba.
Tumbuh Kembang Bayi 0-6 Bulan Menurut Status ASI Di Puskesmas Telaga Biru Pontianak Dini Fitri Damayanti
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 1, No 3 (2015): Mei 2015
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.484 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v1i3.18

Abstract

Abstract: Growth and Development of 0-6-month-old breastfeeding infants in Public health center of Telaga Biru Pontianak. The aims of this study were to determine differences in growth and development of infants 0-6 months who received exclusive breastfeeding with Non-Exclusive breastfeeding. This is an analytic survey research with cross-sectional approach. The subject is Infants 0-6 months old in UPK  Public Health Center “Telaga Biru” Pontianak. The sample of study 79 infants was based on purposive sampling method. Data were analyzed with univariate and bivariate analysis. Hypothesis test used Independent T-Test with the 95% confidence level. The results showed that infants 0-6 months exclusive breastfeeding were 28 infants have the average growth of 11.11 and the standard deviation is 1.519. Meanwhile, infants Non-exclusive breastfeeding 51 people have the average of 11.67 and standard deviation of 1.519. The result of statistical test is p-value = 0.144 (α = 0.05). There is no significant difference in the average growth of 0-6-month-old infants between who receive exclusive breastfeeding and Non-exclusive breastfeeding.Abstrak : Tumbuh Kembang Bayi 0-6 Bulan Menurut Status ASI Di Puskesmas Telaga Biru Pontianak. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui perbedaan tumbuh kembang bayi 0-6 bulan yang mendapat ASI Eksklusif dengan ASI Non-Eksklusif. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian yaitu bayi 0-6 bulan di UPK Puskesmas Telaga Biru Kota Pontianak. Sampel sebanyak 79 orang menggunakan metode Purposive sampling. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji hipotesis menggunakan Uji T-Test Independent dengan  tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bayi 0-6 bulan yang mendapat ASI eksklusif sebanyak 28 orang dengan rata-rata tumbuh kembang adalah 11,11 dan standar deviasi 1,519. Sedangkan bayi yang mendapat ASI Non eksklusif sebanyak 51 orang dengan rata-rata tumbuh kembang 11,67 dan standar deviasi 1,519. Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,144 (α=0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan rata-rata tumbuh kembang bayi 0-6 bulan yang mendapat ASI Eksklusif dengan bayi yang mendapat ASI Non eksklusif. 
PEDOMAN GIZI SEIMBANG BERBASIS PANGAN LOKAL TERHADAP PENGETAHUAN, ASUPAN DAN STATUS GIZI IBU HAMIL Martinus Ginting; Annasari Mustafa; Iman Jaladri
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 6, No 2 (2020): JULI 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.202 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v6i2.516

Abstract

Asupan gizi yang kurang pada ibu hamil dapat melahirkan anak dengan berat badan kurang dan pen- dek (stunting) serta perkembangan otak yang kurang sehingga berdampak pada kualitas sumberdaya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan pengetahuan, asupan zat gizi, dan status gizi ibu hamil sebelum dan sesudah edukasi menggunakan Pedoman Gizi Seimbang Berbasis Pan- gan Lokal. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu hamil di Desa Sebatih (intervensi, n: 31) dan Desa Saham (kontrol, n: 16) menggunakan metode quasy experiment dengan desain Pretest-Post test with control group. Analisis menggunakan T-test dan Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terlihat kecenderungan peningkatan frekuensi konsumsi makanan untuk semua kelompok makanan pada minggu ke lima (setelah edukasi sebanyak 8 kali), kecuali makanan selingan. Kelompok makanan yang paling tinggi peningkatannya berturut-turut adalah lauk nabati (22,6%), sayuran (14,6%), lauk hewani (14,3%),makanan pokok (11,1%), dan buah (9,8%). Penelitian ini juga menunjukkan bahwa terjadi penurunan risiko KEK pada ibu hamil dari 17,4 % menjadi 4,3 %. Perbedaan antara kelompok intervensi dan kontrol terlihat pada pengetahuan gizi (p=0,002), asupan energi (p=0,003), asupan zat besi (Fe) (p=0,012) dan asupan vitamin C (p=0,030). Edukasi gizi melalui penerapan Pedoman Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal dapat meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil, asupan zat gizi, terutama Zat Besi(Fe) dan Vitamin C, serta dapat menurunkan risiko KEK pada ibu hamil.
Pemberian Kalium Buah Pisang Lampung terhadap Densitas Mineral Tulang pada Lansia Edy Waliyo; Nopriantini Nopriantini; Shelly Festilia Agusanty
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5, No 1 (2019): JANUARI 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.129 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v5i1.181

Abstract

Abstract: Effect of Lampung Banana Potassium on Bone Mineral Density in the Elderly. This study aims to determine the effect of banana lampung on bone mineral density in the elderly in the Social Welfare Tresna Werdha and Werdha Graha Kasih Father’s home). This research is a research with experimental design with the separate sample pretest posttest control group design. The research was carried out in the Tresna Werdha Social Institution and the Werdha Graha Kasih Father’s house, from May to July 2017. The sampling technique was taken by random sampling The result of potassium feeding on 150 grams of banana per day for 30 days by increasing BMD T-score of 0.17 while in control group (without banana lampung) BMD T-score decreased by - 0.32. After intervention in both groups showed a difference of BMD T-score of 0.49. Abstrak: Pemberian Kalium Buah Pisang Lampung terhadap Densitas Mineral Tulang pada Lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh pemberian buah pisang lampung terhadap bone mineral density pada lansia di wilayah Panti Sosial Tresna Werdha dan panti Werdha Graha Kasih Bapa). Penelitian yang dilakukan ini adalah penelitian dengan desain eksperimen dengan rancangan the separate sample pretest posttest control group design. Penelitian dilaksanakan di wilayah Panti Sosial Tresna Werdha dan panti Werdha Graha Kasih Bapa), mulai bulan Mei s/d Juli 2017. Teknik sampling diambil dengan cara random sampling Hasil pemberian kalium pada buah pisang lampung sebanyak 150 gr setiap hari selama 30 hari dengan dapat meningkatkan BMD T-score sebesar 0,17 sedangkan pada kelompok control (tanpa pemberian buah pisang lampung) BMD T-score menurun sebesar - 0,32. Setelah intervensi pada ke dua kelompok menunjukkan adanya perbedaan BMD T-score sebesar 0,49.
Dukungan Keluarga terhadap Keaktifan Lansia dalam Mengikuti Posyandu Lansia Arip Ambulan Panjaitan; Eka Frelestanty; Siti Nur Latifah; Lea Masan; Eka Yorita Noberta; Joni Herman
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 3, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.55 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v3i2.105

Abstract

Abstract: Family Support To Further Liveliness Of Enderly In Following Elderly Integrated Service Post Emparu Public Health Center. Elderly integrated service post is one of the efforts to improve health status and quality of elderly public health. Integrated Service Post is one of the efforts to improve the health status and quality of public health. The purpose of this study was to determine the correlation between family support with the liveliness of elderly in following elderly integrated service post. This research was a quantitative research with cross-sectional approach. Data collection technique using structured questionnaires. Sampling using total sampling counted as many as 77 respondents. Data analysis techniques with univariate that there was and bivariate analysis by using chi-square test. The results of this study indicate that there was a correlation between family support with the liveliness of elderly in following elderly integrated service post which associated with the result of the statistical test (p-value = 0.03).Abstrak: Dukungan Keluarga Terhadap Keaktifan Lansia Dalam Mengikuti Posyandu Lansia Di Puskesmas Emparu. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) lanjut usia (lansia) merupakan salah satu upaya meningkatkan derajat kesehatan dan mutu pelayanan kesehatan lansia di masyarakat, bahagia dan berdaya guna bagi keluarga serta komunikasi antara masyarakat lanjut usia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan lansia dalam mengikuti posyandu lansia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur. Pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 77 responden. Teknik analisis data dengan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan lansia dalam mengikuti posyandu lansia dengan hasil uji statistik (nilai p=0,03).
Perbedaan Efek Fisiologis pada Pekerja Sebelum dan Sesudah Bekerja Di Lingkungan Kerja Panas Tedy Dian Pradana; Rochmawati Rochmawati; Sumiati Sumiati
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.502 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v2i1.54

Abstract

Abstract: The Difference Of Physical Effect Among Before And After Working At Hot Work Environment. This study aimed at discovering the difference of physical effect among before and after working in hot work environment (a study on the machine workers of PT. PLN (PERSERO) Kapuas Sector, West Kalimantan). Using observational analytic method and cross-sectional designs, this study employed 45 respondents who were selected by using total sampling technique. The data were analyzed by using Wilcoxon test with 95% confidence level. The results showed that the average systolic blood pressure before working was 166.33 mm Hg, the average systolic blood pressure after working was 123.29 mmHg with p-value = 0.000, the average diastolic blood pressure before working was 79, 00 mmHg, and the average diastolic blood pressure after working was 80.89 mmHg with p-value = 0,032. On the other hand, the average pulse before working was 81.82 seconds/minutes, and the average pulse after working was92.93 sec/min, with p-value = 0.000. Hence, there were no differences in systolic blood pressure, diastolic blood pressure, and pulse rate before and after exposure to heat.Abstrak : Perbedaan Efek Fisiologis Pada Pekerja Sebelum Dan Sesudah Bekerja Di Lingkungan Kerja Panas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan efek fisiologis pada pekerja sebelum dan sesudah bekerja di lingkungan kerja panas pada pekerja bagian mesin di PT. PLN (PERSERO) Sektor Kapuas Kalimantan Barat. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross  sectional. Sampel penelitian sebanyak 45 responden diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Analisa data dengan uji statistik Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa tekanan darah sistolik rata-rata sebelum bekerja adalah 166,33 mmHg, tekanan darah sistolik rata-rata sesudah bekerja adalah 123,29 mmHg dengan nilai p value = 0,000, dan tekanan darah diastolik rata-rata sebelum bekerja adalah 79,00 mmHg, tekanan darah diastolik rata-rata sesudah bekerja adalah 80,89 mmHg dengan nilai p value = 0,032, sedangkan denyut nadi rata-rata sebelum bekerja adalah 81,82 detik/menit, denyut nadi rata-rata sesudah bekerja adalah 92,93 detik/menit, dengan nilai p value = 0,000 yang berarti ada perbedaan tekanan darah sistolik, diastolik dan denyut nadi sebelum dan sesudah terpapar panas.
SIKAP REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN FISIK SAAT PUBERTAS Arip Ambulan Panjaitan; Sherly Angelia; Nurdaniah Apriani
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 6, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.185 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v6i1.213

Abstract

Perubahan fisik pubertas pada remaja putri dimulai sekitar umur 10-11 tahun. Kematangan seksual dan terjadinya perubahan bentuk tubuh sangat berpengaruh pada kehidupan kejiwaan remaja, sementara itu perhatian remaja sangat besar terhadap penampilan dirinya sehingga mereka merisaukan bentuk tubuhnya yang kurang proporsional tersebut. Apabila mereka belum dipersiapkan sejak dini dan kurang mendapatkan informasi tentang perubahan tersebut maka akan timbul kecemasan dan reaksi negatif lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sumber informasi terhadap sikap remaja putri dalam menghadapi perubahan fisik saat pubertas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 41 responden, dimana pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Data diolah dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan remaja putri (p-value=0,033), sumber informasi (p-value=0,025) terhadap sikap dalam menghadapi perubahan fisik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan sumber informasi dengan sikap remaja dalam menghadapi perubahan fisik saat pubertas.
Studi Epidemiologi Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas Di Kota Pontianak Iskandar Arfan; Wulandari Wulandari
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.265 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v4i2.141

Abstract

Abstract: Epidemiological Study Events Of Traffic Accidents In Pontianak City. The number of traffic accidents in Pontianak City in 2014 is 477 cases, 2015 by 454 cases, in 2016 as many as 542 cases. Important research is done to know the main cause faktors of the accident so that policy makers can pursue the right and maximum intervention. The purpose of this research is to know the epidemiology of traffic accident incident on the motorcycle and cars in Pontianak City. The research used descriptive cross sectional design. Research sample 94 people who have experienced Traffic Accident the last 3 months recorded in data Polresta Pontianak with sampling technique using purposive sampling. The results showed that most of the frequency distribution of epidemiological variables in traffic accidents were as follows: age 26-45 years (45.7%), male gender (70.2%), no driver license (82%). Drivers are driven by high-speed driving habits (67%), vehicle drivers are not routinely caring for vehicles (44.7%), environmental faktors are mostly drivers in dark road conditions (17%). It is expected to raise public awareness about safety driving measures and increase the strength of traffic police and volunteers at crowded traffic points to control traffic especially over the weekend as well as strict regulation of drivers’ faktors, especially the ownership of driving licenses, vehicle maintenance, and improvement of road environmental facilitiesAbstrak: Studi Epidemiologi Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas Di Kota Pontianak.  Angka kecelakaan lalu lintas di Kota pontianak terus menerus terjadi peningkatan setiap tahun. tahun 2014 sebanyak 477 kasus, tahun 2015 sebanyak 454 kasus dan tahun 2016 sebanyak 542 kasus, penelitian penting dilakukan untuk mengetahui faktor penyebab utama kecelakaan sehingga pengambil kebijakan dapat mengupayakan intervensi yang tepat dan maksimal. Tujuan penelitian  untuk mengetahui epidemiologi kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengendara motor dan mobil di Kota Pontianak. Penelitian menggunakan desain cross sectional deskriptif. Sampel penelitian 94 orang yang pernah mengalami kecelakaan lalu lintas 3 bulan terakhir yang tercatat di data Polresta Kota Pontianak dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar distribusi frekuensi variabel epidemiologi pada kasus kecelakaan lalu lintas adalah sebagai berikut: usia 26-45 tahun (45.7%), jenis kelamin laki-laki (70.2%), tidak memiliki SIM (82%). Berdasarkan faktor pengemudi sebagian besar memiliki kebiasaan berkendara dengan kecepatan tinggi (67%), faktor kendaraan sebagian besar pengemudi tidak rutin merawat kendaraan (44.7%), faktor lingkungan sebagian besar pengemudi dalam kondisi jalan gelap (17%). Diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang langkah-langkah keselamatan berkendara dan meningkatkan kekuatan polisi lalu lintas dan sukarelawan di titik-titik lalu lintas yang padat untuk mengontrol lalu lintas terutama selama akhir pekan serta pengaturan ketat dari faktor pengemudi khususnya kepemilikan surat ijin mengemudi, perawatan kendaraan, dan perbaikan fasilitas lingkungan jalan. 
Efektivitas Limbah Rambut dalam Menurunkan Kadar Minyak Oli pada Air Limbah Bengkel Zainal Akhmadi; Suharno Suharno
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.066 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v3i1.83

Abstract

Abstract: Effectiveness Of Hair Waste In Reducing Waste Oil Level In Waste Water Of Service Station. Waste service stations classified as B3 waste because they contain hazardous materials that may damage or pollute the environment or endanger human health.  The purpose is to determine the efficient design of wastewater treatment with the combination of hair waste as media capture and coconut shell charcoal as filtration media in reducing total oil in wastewater. This study is quasi-experimental. The independent variables include combinations of hair waste as media capture and coconut shell charcoal as filtration media with a thickness of 40 cm and 80 cm, while the dependent variable is the oil content in the wastewater. The location of research is motor vehicle repair shop Tire MTL jl. Wahid Hasyim, office Surya Pratama numbers 4-5 Pontianak. The content of the oil content of wastewater motor vehicle repair shop before treatment by an average of 26.466 mg / l and 4.283 mg / l of after treatment. From the results of these measurements that effectively amounted to 83.6%. Waste Water Treatment with a combination of hair waste and coconut shell charcoal as an effective filtration media for reduced total oil in wastewater for the motor vehicle repair shop.Abstrak: Efektivitas Limbah Rambut Dalam Menurunkan Kadar Minyak Oli Pada Air Limbah Bengkel. Limbah bengkel digolongkan sebagai limbah B3 karena mengandung bahan berbahaya yang dapat merusak atau mencemari lingkungan atau membahayakan kesehatan manusia. Tujuan penelitian adalah menentukan desain efektivitas pengolahan air limbah dengan kombinasi limbah rambut capture media dan arang tempurung kelapa sebagai media filtrasi dalam mengurangi minyak total dalam air limbah. Penelitian ini merupakan kuasi-eksperimental. Variabel bebas mencakup kombinasi dari limbah rambut capture media dan arang tempurung kelapa sebagai media filtrasi dengan ketebalan 40 cm dan 80 cm, sedangkan variabel dependen adalah kandungan minyak dalam air limbah. Lokasi penelitian adalah kendaraan bermotor bengkel ban MTL Jl. Wahid Hasyim, Kantor Surya Pratama Nomor 4-5 Pontianak. Isi kandungan minyak dari air limbah kendaraan bermotor bengkel sebelum pengobatan dengan rata-rata 26,466 mg / l dan 4,283 mg / l dari setelah perawatan. Dari hasil pengukuran ini yang efektifitas sebesar 83,6%. Limbah Pengolahan Air dengan kombinasi limbah rambut dan arang tempurung kelapa sebagai media filtrasi efektif total minyak berkurang dalam air limbah untuk kendaraan bermotor bengkel.
Kajian Naratif: Efektivitas Pemanfaatan Minichal Sebagai Pengukur Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Chally Liadylova Putri; Syarifah NYRS Asseggaf; Nurmainah Nurmainah
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 8, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.252 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v8i2.885

Abstract

Hipertensi merupakan istilah tekanan darah tinggi. Apabila tidak terkontrol dan berlangsung dalam waktu yang lama dapat menyebabkan timbulnya komplikasi yang memengaruhi kualitas hidup penderita. Salah satu instrument yang tersedia dengan tujuan untuk menilai kualitas hidup pasien hipertensi secara spesifik yaitu MINICHAL. Tujuannya untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan instrument MINICHAL sebagai pengukur kualitas hidup pasien hipertensi dengan metode kajian naratif menggunakan artikel terpublikasi dari penelusuran pustaka melalui GoogleScholar, NCBI dan ScienceDirect. Terdapat 15 literatur yang menunjukkan penggunaan MINICHAL versi Brasil berpotensi mengukur dengan sensitif dan responsif terhadap hipertensi yang memburuk. MINICHAL juga menilai perbedaan kualitas hidup berdasarkan semua gejala yang dianalisis. MINICHAL efektif dalam menilai kualitas hidup pasien hipertensi secara sensitif terutama terhadap hipertensi yang mengalami pemburukan.

Page 2 of 17 | Total Record : 169