cover
Contact Name
Genoveva Mari
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalintheos@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi
Published by Actual Insight
ISSN : 27767450     EISSN : 27757676     DOI : https://doi.org/10.56393/intheos.v1i1.170
In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi. Jurnal ini adalah jurnal penelitian yang terbit bulanan dengan berfokus pada publikasi hasil-hasil riset dalam bidang pendidikan agama secara umum dan kajian-kajian teologis. Jurnal ini ditujukan untuk teolog praktis dan guru pendidikan agama, ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam agama, dan perwakilan dari disiplin budaya-ilmiah lainnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempromosikan kajian-kajian mendalam dalam kelimuan di pendidikan agama dan teologi. Jurnal ini memuat sumbangan teori yang deskriptif empiris dan kritis tentang praktik religius dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan deskripsi agama sebagaimana yang dipraktikkan. Agama dalam konteks ini dapat dipahami dalam arti luas kata yang dengannya semua kecenderungan apresiatif terhadap pandangan akhir tentang diri sendiri dan dunia dapat digambarkan sebagai yang religius.
Articles 270 Documents
Tradisi Kawin Tangkap Adat Sumba: Tinjauan Kritis dalam Perspektif Kitab Hukum Kanonik Kanon 1089 Buru, Cosmas; Babo, Alkuinus Ison; Endi, Yohanes
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 9 (2024): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i9.2472

Abstract

Fokus penelitian ini adalah mengkaji perkawinan Katolik berdasarkan Kitab Hukum Kanonik (Kanon 1089) terhadap kawin tangkap dalam tradisi Sumba. Praktik kawin tangkap dewasa ini mengalami penyempitan makna yang berujung pada penculikan perempuan dengan maksud untuk dinikahi. Kawin tangkap kerap kali dibaluti dengan aneka bentuk kekerasan seperti intimidasi, manipulasi, eksploitasi, dan mengabaikan kebebasan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk memberi pemahaman baru bahwa praktik kawin tangkap secara paksa digolongkan sebagai halangan nikah sebagaimana tertera dalam Kitab Hukum Kanonik (Kan. 1089). Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah studi kepustakaan (library research). Temuan dari penelitian ini adalah kesepakatan antara suami-istri yang dilandasi cinta kasih dalam perkawinan Gereja Katolik merupakan salah satu unsur fundamental yang menentukan sahnya sebuah perkawinan. Melalui terang Kitab Hukum Kanonik, Gereja membantu kedua mempelai yang hendak dinikahkan mengikuti prosedur penyelidikan kanonik sehingga keduanya mendapat status yang jelas dan pada akhirnya dapat mengikrarkan janji perkawinan mereka di hadapan Allah dan Gereja.
Menghidupkan Amanat Penciptaan: Sebuah Pendekatan Alkitabiah Terhadap Pelestarian Lingkungan Tibarrang, Wini; Sangapa, Irna; Saputri, Charisma Sande’ Pio; Patuju, Yensi Bunga; Lembang, Sindi Rante
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 9 (2024): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i9.2478

Abstract

Budiman, Sabda, and Enggar Objantoro. 2022. “Tanggung Jawab Kekristenan Terhadap Lingkungan Hidup.” GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies 1(2): 106–23. Dietz, T., et al. 2009. “Household Actions Can Provide a Behavioral Wedge to Rapidly Reduce U.S. Carbon Emissions.” Proceedings of the National Academy of Sciences. Yoga Priastomo. 2021. Ekologi Lingkungan. Medan: Yayasan Kita Menulis. Jokiman, Bob. 2003. “Dasar-Dasar Alkitabiah Pengembangan Kepemimpinan.” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan. Ludji, Irene. 2020. “Spritualitas Lingkungan Hidup: Respon Iman Kristen Terhadap Krisis Ekologi.” Indonesian Journal of Theology. Malau, Andre, and Andrew Scott Brake. 2022. “Gambar Allah Menurut Kejadian 1:26-28 Dan Implikasinya Bagi Pengembangan Artificial Intelligence.” Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen. Ngabalin, Marthinus. 2020. “Ekoteologi: Tinjauan Teologi Terhadap Keselamatan Lingkungan Hidup.” Jurnal Teologi Biblika dan Praktika. Nowak, D.J., et al. 2006. “Air Pollution Removal by Urban Trees and Shrubs in the United States.” Urban Forestry & Urban Greening. Ostrom, Elinor. 1990. Governing the Commons: The Evolution of Institutions for Collective Action. Cambridge: Cambridge University Press. Paterson, Robert M. 2008. Tafsiran Alkitab Kitab Imamat. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Selatang, Fabianus, Melfiani Merlin, Witria Wanda, and Theresia Mando Tato. 2022. “Memaknai Doa Bersama Dalam Komunitas Sebagai Dasar Pelayanan Pastoral Oleh Pengasuh Bagi Kaum Disabilitas.” Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik. Stevanus, Kalis. 2019. “Pelestarian Alam Sebagai Perwujudan Mandat Pembangunan: Suatu Kajian Etis-Teologis.” Kurios 5(2): 94. Thompson, R.C., et al. 2009. “Plastics, the Environment and Human Health: Current Consensus and Future Trends.” Utomo, Bimo Setyo. 2020. “Tafsir Kejadian 2:15 Sebagai Konstruksi Memahami Pelayanan Dan Tanggung Jawab Orang Percaya Terhadap Lingkungan.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual. White, Lynn. 1967. “The Historical Roots of Our Ecologic Crisis.” Science. Widjaja, Fransiskus Irwan, Daniel Ginting, and Sabar Manahan Hutagalung. 2019. “Teologi Misi Sebagai Teologi Amanat Agung.” THRONOS: Jurnal Teologi Kristen. Zein, Ali Hasan. 2020. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup. Yogyakarta: Deepublish.
Menganalisis Tradisi Paru Dheko dalam Budaya Ende-Lio Dalam Lensa Kitab Hukum Kanonik Mbeo, Emanuel Katarino; Baju, Viktorius; Rupi, Damianus Ngai; Endi, Yohanes
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 9 (2024): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i9.2480

Abstract

Tulisan ini membahas tema adat Ende-Lio paru dheko serta hubungannya dengan konsep pernikahan dalam agama Katolik. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih jauh makna perkawinan paru dheko yang merupakan tradisi turun temurun dan masih dilestarikan oleh masyarakat Ende-Lio. Perkawinan paru dheko akan diintegrasikan dengan perkawinan dalam Gereja Katolik, agar dapat menemukan kesamaan nilai yang dapat memberikan pemahaman yang komprehensif dan bermanfaat bagi masyarakat adat yang masih melestarikan perkawinan paru dheko. Metode yang digunakan ialah metode kepustakaan, dengan sumber primernya ialah buku Kitab Hukum Kanonik dan sumber primernya ialah buku dan artikel yang relevan. Tulisan ini akan berdampak pada kelestarian budaya paru dheko dalam di ende- -lio, sebab dengan mayoritas umatnya yang memeluk agama Katolik, kesamaan nilai atau makna perkawinan sangatlah penting untuk menghindari tabrakan antara makna perkawinan adat dan agama. Temuan dalam tulisan ini bahwa ada korelasi nilai dan tujuan antara perkawinan paru dheko dengan perkawinan dalam Gereja Katolik. Sehingga antara perkawinan paru dheko dan perkawinan dalam Gereja Katolik memiliki dasar yang sama yaitu cinta dan tujuan yang sama yaitu kebahagiaan keluarga.
Tinjauan Konseling Pastoral Terkait Tradisi Nipopattunu di Desa Tanamakaleang Sukito, Adi; Niswari, Nungki
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 9 (2024): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i9.2483

Abstract

Konseling pastoral merupakan fungsi yang vital dalam memperbaiki krisis yang menghambat pertumbuhan seseorang. Hal ini terjadi saat seseorang membutuhkan bantuan dan dukungan, memunculkan interaksi pastoral yang melibatkan pertemuan dan dialog. Konseling pastoral bertujuan menyembuhkan, menopang, membimbing, serta memperbaiki hubungan yang terganggu. Terkait prinsip dan praktik kehidupan di Desa Tanamakaleang lebih dikenal dengan istilah nipopattunu yang menyimpan nilai-nilai, norma yang tinggi. Keberadaan sebuah tradisi, (nipopattunu) di yakini oleh masyarakat sebagai suatu teguran yang mempunyai makna, nilai dan fungsi tertentu. Nipopattunu diterapkan untuk memperbaiki hubungan yang telah terganggu. Ini sejalan dengan fungsi nipopattunu yang bertujuan mendekatkan kembali individu yang bersalah dengan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang praktik konseling pastoral nipopattunu di Desa Tanamakaleang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, memungkinkan eksplorasi yang mendalam terhadap fenomena masyarakat dengan pengumpulan data yang teliti dan komprehensif. Nipopattunu adalah salah satu cara yang dipakai di Desa Tanamakaleang untuk menyelesaikan masalah dan di percayai dapat membersihkan nama baik.
Inisiatif Gerakan Oikumenis Menuju Indonesia Merdeka (Zaman Hindia Belanda) 1910-1949: Zaman Revolusi Indonesia Jelin, Jelin; Iccasari, Thirsania; Sariayu, Indri; Asmiati, Asmiati
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 9 (2024): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i9.2495

Abstract

Gerakan oikumenis adalah suatu gerakan bersama dalam mewujudkan kedamaian dan kasih dalam satu ruang bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk inisiatif yang dilakukan oleh gereja dan para pekabar Injil dari berbagai organisasi kelembagaan Kristen dalam mengekspresikan oikumenis di tengah-tengah dunia. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data kualitatif dikelola dari literatur-literatur terpercaya seperti buku, artikel/jurnal, dan sumber-sumber internet yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan oikumenis diwujudkan dalam semangat nasionalisme melawan penjajahan Belanda, serta diterapkan oleh gereja dan lembaga-lembaga pekabaran Injil lainnya. Inisiatif gerakan ini juga berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui berbagai sektor seperti pendidikan, pertanian, kesehatan, dan kehidupan sosial. Selain itu, gerakan oikumenis memperkuat solidaritas antar umat beragama dalam konteks perjuangan kemerdekaan. Temuan penelitian ini menyoroti pentingnya kerjasama lintas denominasi dalam menghadapi tantangan global dan lokal. Kesimpulannya, gerakan oikumenis memiliki dampak signifikan dalam menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan.
Studi Historis Kritis Tentang Peran Paulus di Tengah Konflik Jemaat Menurut 2 Korintus 5:11-21 Sinuhaji, Mayesti Latersia; Sipayung, Jon Riahman; Tarigan, Mehamad Wijaya
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i10.2496

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menggali peran Paulus sebagai agen rekonsiliasi dalam konflik jemaat Korintus melalui studi terhadap teks 2 Korintus 5:11-21 sebagai dasar pelayanan Perdamaian. Hal ini dilatarbelakangi oleh kehadiran konflik dalam berbagai bentuk yang terjadi di jemaat mula-mula hingga kehidupan gereja masa kini. Dengan metode pendekatan tafsir historis kritis terhadap teks 2 Korintus 5:11-21, penulis berhadap dapat menggali realitas konflik yang terjadi di jemaat Korintus dan faktor serta cara yang dipakai Paulus untuk dapat menghadirkan perdamaian di tengah konflik tersebut. Hipotesis awal yang dikemukakan adalah bahwa Paulus sebagai agen rekonsiliasi mampu melepaskan diri dari relasi konflik dan memperhadapkan jemaat Korintus dengan Allah, meminta mereka untuk diperdamaikan, dengan memahami bahwa konflik bukan hanya masalah sosial namun juga spiritual. Paulus menyadarkan dan membantu jemaat untuk dapat kembali berfokus dan berdamai dengan Kristus sebagai langkah awal untuk mendamaikan jemaat Korintus dengan pihak-pihak lain yang berkonflik dengan mereka. Disinilah peran Paulus sebagai agen rekonsiliasi tampak nyata.
Peran Sinamot Dan Dalihan Na Tolu Dalam Perkawinan Batak Toba Menurut Ajaran Gereja Katolik Gaol, Covin Lumban; Sitohang, Rocky Aditia; Endi, Yohanes
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i10.2502

Abstract

Penelitian ini menyoroti peran Sinamot dan Dalihan Na Tolu dalam perkawinan adat Batak serta hubungannya dengan perkawinan menurut Gereja Katolik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah studi kepustakaan. Penulis merujuk berbagai sumber literatur yang mencakup teks-teks budaya, literatur teologi, serta penelitian terdahulu yang relevan. Melalui analisis, penulis menemukan bahwa tradisi Sinamot dan Dalihan Na Tolu dalam perkawinan adat Batak mencerminkan nilai-nilai yang sejalan dengan ajaran Gereja Katolik (suci, kesatuan dan tidak terceraikan). Sinamot, meskipun secara fisik merupakan pemberian materi, memiliki makna yang mendalam sebagai penopang kesatuan dan ketidakterceraian perkawinan, sesuai dengan ajaran Gereja Katolik tentang kesucian perkawinan. Sementara Dalihan Na Tolu berperan dalam menciptakan hubungan kekeluargaan yang harmonis, menjaga kesatuan pasangan dan keluarga, serta mencegah perceraian, yang sejalan dengan prinsip kesatuan dalam ajaran Gereja Katolik. Dengan demikian, kesimpulan penelitian ini menggambarkan keselarasan antara tradisi Sinamot dan Dalihan Na Tolu dalam perkawinan adat Batak dengan perkawinan menurut ajaran Gereja Katolik.
Makna “Memberi Berkat” Dalam Ulangan 28:8 Dengan Budaya Mangrara Kalo’ Di Tampan Bonga Enjelina, Monika; Paikung, Elsiani; Sarungu', Opika; Padang, Rebyency Banne; Marleni, Marleni
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i10.2508

Abstract

Setiap manusia yang hidup di bumi tentunya membutuhkan makanan serta air untuk bertahan hidup. Dalam usaha bertahan hidup, manusia mulai mengerjakan apa yang dapat mereka peroleh hasilnya,salah satu contohnya ialah bertani. Negara Indonesia dikenal sebagai negara penghasil padi terbesar karena rata-rata penduduk Indonesia bekerja sebagai petani secara khusus di daerah-daerah pedesaan.Toraja termasuk kedalam salah satu daerah yang masyarakatnya bekerja sebagai petani. Masyarakat Toraja percaya bahwa disetiap proses yang dikerjakan maka manusia perlu meminta pertolongan kepada Puang Matua (Tuhan Allah) agar setiap proses serta hasilnya boleh menjadi berkat. Di daerah Lembang Tampan Bonga Kecamatan Bangekelekila Kabupaten Toraja Utara, hampir sebagian masyarakatnya bekerja sebagai petani dan mereka telah mengenal adat yang diturunkan oleh nenek moyang mereka, adat tersebut disebut dengan Mangrara Kalo’alo’. Sekaitan dengan hal tersebut,tujuan dari penulisan ini mau melihat seperti apa makna “memberi berkat” dalam Ulangan 28:8 dengan pemahaman masyarakat Tampan Bonga dalam budaya Mangrara Kalo’.
Iman kepada Allah yang Adil dalam Kitab Habakuk: Pesan Teologis tentang Keteguhan Iman di Tengah Tantangan Zaman Ardhiatama, William Fortunatus Dani
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 11 (2024): November
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i11.2517

Abstract

Tulisan ini mengeksplorasi dan merefleksikan secara mendalam konsep iman kepada Allah yang adil menurut perspektif Nabi Habakuk. Tema utama dalam Kitab Habakuk adalah keadilan Allah di tengah situasi ketidakadilan yang dialami oleh umat pilihan-Nya. Habakuk adalah sosok yang berusaha memahami imannya dalam konteks tantangan zaman. Bagi Habakuk, iman bukanlah sekadar keyakinan yang bebas dari pertanyaan atau keraguan, melainkan sebuah dialog aktif dengan Allah untuk menggali pemahaman lebih dalam tentang kehendak-Nya. Melalui dialog ini, Habakuk menyadari bahwa Allah bekerja dengan cara dan waktu yang melampaui pemahaman manusia. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah studi literatur yang mencakup analisis konteks historis Kitab Habakuk, kajian literer atas teks, serta pemahaman teologis tentang iman dan keadilan Allah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa iman yang sejati menurut Habakuk adalah iman yang mencerminkan komitmen etis. Iman ini menuntut keteguhan, kesetiaan, serta kesediaan untuk memenuhi kehendak Tuhan dalam tindakan nyata sehari-hari. Penelitian ini juga menegaskan bahwa pemahaman iman yang matang dapat menjadi sumber kekuatan di tengah ketidakpastian hidup. Dengan demikian, Kitab Habakuk menawarkan pesan relevan bagi setiap orang yang bergulat dengan pertanyaan tentang keadilan dan pemeliharaan ilahi di dunia yang penuh tantangan.
Pendidikan Keluarga Dengan Mendongeng Sebelum Tidur Bagi Anak Dalam Perspektif Kristiani Rongrean, Alfri Yanti; Pakiding, Deviwanti Santi; Rantesalu, Deastry Fani; Febriana, Febriana; Nirwana, Nirwana
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i10.2522

Abstract

Pendidikan keluarga memiliki peranan krusial dalam pembentukan karakter anak, terutama dalam konteks nilai-nilai Kristiani. Dalam kerangka ini, keluarga bukan hanya berfungsi sebagai unit sosial, tetapi juga sebagai institusi pendidikan pertama yang memberikan dasar moral dan etika bagi anak. Melalui interaksi sehari-hari, orang tua dapat menanamkan nilai-nilai seperti kasih, kejujuran, dan tanggung jawab, yang merupakan inti dari ajaran Kristiani. Penanaman nilai-nilai ini tidak hanya terjadi melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan, di mana anak-anak mengamati dan meniru perilaku orang tua mereka. Artikel ini membahas praktik mendongeng sebelum tidur sebagai metode pendidikan yang efektif dalam keluarga Kristen. Melalui pendekatan naratif, mendongeng tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk menyampaikan nilai-nilai moral dan spiritual. Penelitian ini mengidentifikasi manfaat mendongeng, seperti peningkatan keterikatan emosional antara orang tua dan anak, serta pengembangan kemampuan bahasa dan imajinasi anak. Selain itu, artikel ini mengeksplorasi bagaimana cerita-cerita Alkitab dan ajaran Kristiani dapat diintegrasikan dalam sesi mendongeng, sehingga memperkuat fondasi iman anak sejak dini. Hasilnya menunjukkan bahwa mendongeng sebelum tidur dapat menjadi alat yang efektif dalam mengedukasi anak tentang nilai-nilai Kristiani, sekaligus menciptakan momen kebersamaan yang berharga dalam keluarga.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 6 (2025): Juni Vol. 5 No. 5 (2025): Mei Vol. 5 No. 4 (2025): April Vol. 5 No. 3 (2025): Maret Vol. 5 No. 2 (2025): Februari Vol. 5 No. 1 (2025): Januari Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue