cover
Contact Name
Genoveva Mari
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalintheos@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi
Published by Actual Insight
ISSN : 27767450     EISSN : 27757676     DOI : https://doi.org/10.56393/intheos.v1i1.170
In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi. Jurnal ini adalah jurnal penelitian yang terbit bulanan dengan berfokus pada publikasi hasil-hasil riset dalam bidang pendidikan agama secara umum dan kajian-kajian teologis. Jurnal ini ditujukan untuk teolog praktis dan guru pendidikan agama, ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam agama, dan perwakilan dari disiplin budaya-ilmiah lainnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempromosikan kajian-kajian mendalam dalam kelimuan di pendidikan agama dan teologi. Jurnal ini memuat sumbangan teori yang deskriptif empiris dan kritis tentang praktik religius dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan deskripsi agama sebagaimana yang dipraktikkan. Agama dalam konteks ini dapat dipahami dalam arti luas kata yang dengannya semua kecenderungan apresiatif terhadap pandangan akhir tentang diri sendiri dan dunia dapat digambarkan sebagai yang religius.
Articles 270 Documents
Perkawinan Adat Timor Suku Dawan, Buraen dan Hubungannya Dengan Perkawinan Gereja Katolik Ton, Sekundus Septo Pigang; Rapael, Rapael; Endi, Yohanes
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 6 (2024): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i6.2156

Abstract

Penulisan artikel ini berfokus pada Perkawinan Adat Timor Suku Dawan, Buraen dan Hubungannya dengan Perkawinan Gereja Katolik. Perkawinan merupakan hal yang sangat penting. Setiap budaya dan agama memiliki cara yang khas dalam memaknai perkawinan dan menempatkannya pada posisi yang istimewa. Tetapi dalam hal ini tidak semua agama maupun budaya saling menerima satu sama lain. Maka dalam artikel ini dibahas mengenai hubungan antara perkawinan adat Timor suku Dawan dan perkawinan dalam Gereja Katolik. Supaya bisa diketahui bagaimana perkawinan dalam Gereja Katolik dan perkawinan adat Timor serta apa tujuan dari keduanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data dari studi literatur dan hasil wawancara. Penulisan artikel ini menemukan bahwa perkawinan Gereja Katolik adalah monogami dan tidak terceraikan. Sama halnya juga dengan perkawinan adat Timor suku Dawan yakni satu dan tak terceraikan. Sehingga tidak ada pertentangan di antara keduanya. Dalam perkawinan adat Timor Dawan juga selalu berpuncak dengan doa sebagaimana Allah pencipta (Usi Neno) sebagai pemersatu dan pemberi rahmat dalam perkawinan tersebut.
Gereja 5.0: Harmoni Spiritual dan Transformasi Cerdas dalam Era Society 5.0 dengan Artificial Intelligence Ton, Sekundus Septo Pigang; Naklui, Maria Sanci Fena
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i7.2157

Abstract

Fokus penulisan dari artikel ini adalah Gereja 5.0: Harmoni Spiritual dan Transformasi cerdas dalam Era Society 5.0 dengan Artificial Intelligence. Era 5.0 menekankan kolaborasi manusia dan teknologi untuk kesejahteraan, inklusivitas, dan keberlanjutan sosial-ekonomi dan bahkan dalam bidang agama dan pewartaan. Era Society 5.0 membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Adanya kecerdasan buatan memberikan peluang dan tantangan baru dalam pewartaan Injil, yakni dengan adanya media digital sangat membantu dalam menyebarkan nilai kristiani, tetapi ada dampak negatifnya yaitu penipuan dan kejahatan moral. Temuan dari penulisan artikel ini adalah harmonisasi antara teknologi canggih dan Gereja sangat membantu untuk misi pewartaan Injil dalam kehidupan umat beriman. Meskipun ada dampak negatifnya seperti permasalahan moral tapi Gereja tetap memastikan bahwa dengan bantuan AI Injil tetap tersampaikan dengan baik kepada seluruh umat. Simpulannya harmonisasi antara teknologi dan Gereja memberikan sistematisasi dalam pewartaan Injil. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan analisis deskriptif.
Revitalisasi Model Pelayanan Gereja Toraja Jemaat Batang Palli Di Tengah Kompleksitas Masyarakat Sibala’, Imel Sule; Bata, Nelka Gommo’; Sabat, Kezia Betzi Alice; Pute, Jimmi Pindan
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i8.2158

Abstract

Model pelayanan Gereja sebaiknya di revitalisasikan setiap saat dengan mengikuti perkembangan zaman. Keprihatinan yang dirasakan oleh penulis terhadap model edukasi Gereja saat ini memberi dorongan untuk kemudian merangkai dalam sebuah tulisan dengan tujuan untuk mereinternalisasikan model-model edukasi gereja yang sesuai dengan nilai-nilai, karakteristik dan moral kebudayaan pada zaman dulu yang telah dipunahkan oleh modernisme zaman. Metode yang digunakan dalam karya tulis tersebut adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Kualitatif dikembangkan dalam studi kepustakaan dengan menggunakan literatur-literatur terpercaya. Teori yang digunakan dalam tulisan adalah tentang teori kebudayaan, gereja dan tradisi sosial. Fokus kajian terhadap Gereja Toraja Jemaat Batang Palli sebagai lokus utama dalam melakukan penelitian, bahwa memang realitas yang terjadi nilai dan kearifan lokal hanya dianggap sebagai anamnesis semata. Hasil dari penelitian tersebut adalah bahwa Gereja Toraja Jemaat Batang Palli sehayoganya menjadi sentralisasi dalam konservatif nilai, norma dan kearifan yang telah dilupakan dalam budaya dengan cara perenungan, penerimaan dan merangkuh dengan penuh kasih dan cinta.
Pengembangan Iman Kaum Muda Katolik Melalui Keterlibatan Dalam Victory Voice di Paroki St. Andreas Tidar Dalam Terang Christus Vivit Londar, Mathias; Kolo, Anselmus Elson; Tae, Jonibertus; Meo, Yohanes Wilson Bena Lena
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 6 (2024): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i6.2190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengembangan iman kaum muda Katolik melalui keterlibatan dalam kelompok "Victory Voice" di Paroki St. Andreas Tidar Malang. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman, persepsi, dan dampak partisipasi dalam kelompok ini terhadap pertumbuhan iman para anggotanya. Metode penelitian yang digunakan mencakup observasi partisipatif dan analisis konten terhadap materi yang dihasilkan oleh kelompok ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam kelompok Victory Voice, memiliki peran penting dalam pengembangan iman kaum muda Katolik. Partisipasi dalam kelompok ini juga memberikan platform bagi para anggota untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, dan tumbuh bersama dalam iman. Temuan dalam penelitian ini adalah bahwasannya Victory Voice merupakan aktualisasi dari pesan dokumen Christus Vivit terhadap orang muda. Penelitian ini juga memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang kaum muda adalah Gereja masa kini bukan besok atau di masa yang akan datang demi mengembangkan iman dalam konteks gereja orang muda saat ini.
Apologi Kelahiran Yesus: Studi Kata “εὑρέθη” Dalam Matius 1:18 Mapule, Ashar; Meilianty, Chenny
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 6 (2024): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i6.2209

Abstract

Berdasarkan catatan-catatan yang tertulis dalam Alkitab, kelahiran Yesus terjadi bukan melalui proses alamiah seperti biasa, melainkan merupakan suatu peristiwa supranatural yang melibatkan campur tangan langsung dari Roh Kudus. Alkitab menyebutkan bahwa Maria, ibu dari Yesus, mengandung anak tersebut bukan dari hasil hubungan suami-istri seperti kebanyakan manusia, melainkan karena kuasa Roh Kudus yang mengakibatkan ia mengandung seorang bayi laki-laki yang kemudian diberi nama Yesus. penelitian ini akan membahas proses kelahiran Yesus berdasarkan Injil Matius 1:18. Apakah dalam teks Matius 1:18 terdapat kata penting yang dapat menjelaskan bahwa Yesus bukan anak biologis dari Yusuf? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang melibatkan kajian pustaka sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukan bahwa bayi Yesus yang dikandung oleh Maria bukanlah hasil tindakannya sendiri tetapi oleh karena karya ilahi dari Roh Kudus dan tidak ada indikasi sedikitpun bahwa Maria telah melakukan hubungan seksual dengan Yusuf selama masa pertunangan.
Pelaksanaan Tugas Organis Sebagai Pengiring dan Instrumentalis Dalam Musik Liturgi Tarigan, Yoga Rizki Pratama; Fajariyanto, Tri Chandra
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i7.2221

Abstract

Studi ini menyelidiki peran penting pemain organ dalam Liturgi/Ekaristi Katolik, khususnya di Paroki St. Yosep Delitua. Pemain organ bertanggung jawab untuk menciptakan harmoni dalam perayaan ini, mempertimbangkan ritme, gaya musik, dan tempo dari lagu-lagu yang dimainkan. Organ memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan Musik Liturgi, menciptakan atmosfer yang harmonis, dan berfungsi sebagai pelaku liturgis. Studi bertujuan untuk memahami peran pemain organ dalam mengiringi nyanyian jemaat dan mengidentifikasi tugas mereka dalam memainkan musik instrumental. Metodologi penelitian kualitatif digunakan, dengan menekankan fokus terbatas pada kemampuan teknis daripada pendidikan liturgis yang komprehensif untuk pemain organ di banyak paroki, yang mengonfirmasi pelaksanaan tugas organis yang masih belum terlaksana dengan baik dalam perayaan liturgis. Studi ini mengungkap pentingnya peran pemain organ dalam Liturgi Katolik dan mengungkapkan bagaimana pelaksanaan yang baik dan sesuai dengan peraturan didalam musik liturgi gereja katolik, khususnya di Paroki St. Yosep Delitua. Metodologi penelitian kualitatif menyoroti kebutuhan akan pendidikan liturgis yang lebih komprehensif bagi pemain organ di banyak paroki. Semua ini menegaskan pelaksanaan yang signifikan yang dimainkan oleh pemain organ dalam perayaan liturgis.
Peran Manajemen sebagai Strategi Efektif dalam Pengembangan Program Penginjilan Irwanto, Ferry; Setiawan, Yakub; Indrawan, Budianto
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i8.2364

Abstract

Penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan keselamatan ke dalam masyarakat melalui penginjilan, dengan fokus pada peran kunci manajemen dalam perencanaan dan pelaksanaan program. Manajemen efektif memandu, mengelola sumber daya, dan memastikan kesesuaian program dengan tujuan. Meski program memiliki potensi positif, hambatan manajerial sering muncul, memerlukan pemahaman mendalam. Metode kualitatif literatur digunakan untuk mengeksplorasi peran manajemen dalam pengembangan program penginjilan. Konsep manajemen melibatkan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian, dengan tujuan mencapai keberhasilan dalam menyampaikan berita Injil. Implementasi manajemen melibatkan perencanaan strategis, pengorganisasian efektif, pengarahan dan motivasi tim, serta pengendalian dan evaluasi. Manajemen memengaruhi keberhasilan penginjilan melalui pencapaian tujuan misi, pertumbuhan jemaat, dukungan masyarakat, dan penerimaan. Tantangan implementasi melibatkan ketidakpastian, keterbatasan sumber daya, ketidakjelasan peran, dan perubahan prioritas. Strategi untuk mengatasi tantangan mencakup fleksibilitas perencanaan, optimalisasi sumber daya, klarifikasi peran, pemantauan berkala, peningkatan transparansi, penggunaan metode evaluasi alternatif, dan pendidikan-komunikasi. Dengan kesadaran terhadap tantangan dan implementasi strategi yang tepat, program penginjilan dapat dijalankan dengan lebih terorganisir, efisien, dan mencapai dampak positif dalam masyarakat.
Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Iman Remaja Katolik Di Stasi Santo Fransiskus Asisi Paroki Sungai Ayak Keuskupan Sanggau Mei, Maria Fatima; Labok, Anance Mardiana; Tarihoran, Emmeria
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i8.2382

Abstract

Orang tua dikatakan sebagai pendidik pertama dan utama, karena lingkungan rumah tangga menjadi tempat yang paling utama bagi anak-anak untuk belajar menemukan, menghayati dan mengimplementasikan nilai-nilai kehidupan, diantara-Nya nilai religus, moral, sosial kemanusiaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah orang tua berperan dalam pendidikan iman remaja Katolik di stasi St. Fransiskus Asisi, Satoki Sungai Syak Keuskupan Sanggau. Untuk mengetahui sejauh mana peran orang tua dalam pendidikan iman remaja Katolik di St. Fransiskus Asisi Paroki Ayak Keuskupan Sanggau. Yang menjadi hal penting peran orang tua yang mengajarkan nilai-nilai religius, dan moral kepada remaja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. dengan teknik angket kepada orang tua. Penelitian melibatkan Ketua stasi, ketua Orang Muda Katolik, dan anggota Orang Muda Katolik lainya guna mendapatkan data yang benar. Teknik analisis data yang digunakan F prosen. Hasil penelitian menemukan bahwa secara keseluruhan menggunakan F prosen, diperoleh hasil skor 2,33 artinya peran orang tua dalam pendidikan iman Remaja Kurang di stasi St. Fransiskus Asisi Paroki sungai Ayan Baik/kurang.
Konsep Teologis-Dogmatis Tentang Dosa Berdasarkan Pengakuan Gereja Toraja Dan Implikasinya Bagi Jemaat Sion Langsa’ Pauang, Retno; Untung, Stepen; Limbong, Andhika Noval Marthin; Padang, Ema Alla
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i8.2414

Abstract

Penulisan ini berangkat dari keberadaan manusia sebagai ciptaan yang mulia dan telah jatuh ke dalam dosa. Kegagalan manusia untuk menuruti aturan dan perintah Allah mengakibatkan dirinya terjerumus ke dalam dosa. Melalui penulisan ini, hendak menguraikan tentang konsep teologis-dogmatis tentang dosa berdasarkan Pengakuan Gereja Toraja serta implikasinya bagi Jemaat Sion Langsa’. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan teknik wawancara. Sebagaimana yang diuraikan oleh Calvin bahwa manusia telah rusak secara oleh karena keberdosaannya dan tidak sanggup untuk menebus dirinya sendiri. Secara jelas Pengakuan Gereja Toraja menguraikan bahwa manusia jatuh ke dalam dosa karena keinginan untuk sama seperti Allah sebagai penciptanya. Sebagai akibatnya adalah maut dan dalam ketidaksanggupan untuk menebus dirinya, Allah memperbaiki hubungan yang telah rusak itu melalui diri Yesus Kristus. Dari hasil penelitian, dosa dipahami sebagai kerusakan hubungan antara Allah dan manusia sehingga manusia hidup di bawah kuasa maut. Tetapi Allah mendamaikan melalui Yesus Kristus. Oleh karena sebagai manusia yang telah ditebus, hendaknya hidup dituntun Roh Kudus yang akan menyadarkan tentang dosa, sebab semua hal buruk yang terjadi bukan berarti akibat langsung dari dosa. Mendahulukan kehendak Allah dan mengenal-Nya melalui pembelajaran Alkitab, melalui Alkitab pula manusia dapat mengenal perbuatan dosa.
Kajian Etis Tentang Larangan Makan Darah Dalam Kitab Imamat 17: 10-16 Ampulembang, Thresia
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i8.2464

Abstract

Tulisan ini mengkaji makna teologis dan isu etis dalam kisah larangan memakan darah yang terdapat dalam Kitab Imamat 17:10-16. Kajian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna mendalam di balik larangan tersebut, dengan fokus pada isu-isu etis yang terkandung dalam teks. Melalui metode tafsir naratif, analisis dilakukan terhadap struktur teks, konteks budaya, serta implikasi teologis dari larangan ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa larangan memakan darah memiliki makna teologis yang kuat, terutama terkait konsep kekudusan, penghormatan terhadap kehidupan, dan pengakuan atas kedaulatan Allah. Larangan ini juga mencakup dimensi etis yang menggarisbawahi pentingnya ketaatan terhadap hukum Allah serta pemeliharaan kesucian ritual. Selain itu, larangan tersebut dapat dilihat sebagai upaya praktis untuk menjaga kesehatan umat, yang pada gilirannya juga berperan dalam menjaga kesejahteraan komunitas secara keseluruhan. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menawarkan pemahaman baru terhadap larangan ini, tetapi juga mengajak refleksi mendalam tentang relevansi ajaran tersebut dalam konteks kehidupan modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman yang mendalam atas larangan memakan darah dalam Kitab Imamat tidak hanya memperkuat penghargaan terhadap kesakralan kehidupan, tetapi juga memperdalam relasi umat beriman dengan Allah, serta meneguhkan ketaatan mereka terhadap hukum-hukum-Nya.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 6 (2025): Juni Vol. 5 No. 5 (2025): Mei Vol. 5 No. 4 (2025): April Vol. 5 No. 3 (2025): Maret Vol. 5 No. 2 (2025): Februari Vol. 5 No. 1 (2025): Januari Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue