cover
Contact Name
Faturachman Alputra Sudirman
Contact Email
fatur@uho.ac.id
Phone
+6282251053573
Journal Mail Official
neorespublica@uho.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Pemerintahan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu Oleo Kampus Baru Jl, H.E.A. Mokodompit, Kota Kendari, 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27160777     DOI : 10.52423
Core Subject : Social,
NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan is a peer-reviewed journal published by the Department of Government Science, Faculty of Social and Political Science, Universitas Halu Oleo. Published 2 (two) issues in a year (June and December). NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan publishes various concepts of thinking or ideas and research on the following topics 1) State and Governance, 2) Policy and public services, 3) Government innovation, 4) Local Government and Public Policy, 5) Political and Government.
Articles 125 Documents
Efektivitas Kios E-Pak Ladi dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan di Desa Gunung Gangsir Kabupaten Pasuruan Risa; Rustianingsih , Eni
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.212

Abstract

Latar belakang penelitian didasari pada adanya permasalahan terkait efektivitas E-Pak Ladi di Desa Gunung Gangsir yang meliputi kurangnya sosialisasi yang mengakibatkan kurangnya pemahaman masyarakat, tantangan pada operasional yang mempengaruhi efisiensi layanan, dan keterbatasan teknologi dan sumber daya yang menghambat kelancaran penyediaan layanan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas program Kios E-Pak Ladi dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan di Desa Gunung Gangsir Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini dilihat dari indikator pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi menyatakan bahwa, meskipun program E-Pak Ladi telah meningkatkan aksesibilitas terhadap layanan administrasi, upaya berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan sosialisasi, infrastruktur teknologi, sumber daya manusia, dan dalam mengatasi permasalahan teknis. Masih perlu perbaikan terhadap program pelayanan publik untuk memenuhi harapan masyarakat akan kualitas layanan yang lebih baik
Kinerja Aparatur Desa dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan di Desa Watesari Dinillah, Rizki Rahma; Rodiyah, Isnaini
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.217

Abstract

Riset ini bertujuan untuk meneliti dan menjelaskan Kinerja Aparatur Desa dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan. riset ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, sumber informasi dalam penelitian ini ialah Kasi pelayanan, Sekretaris, dan Kepala Desa.  Model analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah interaktif dari Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja aparatur desa ditinjau dari indikator menurut Robbins  yaitu kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu. Hasilnya adalah dari ketiga indikator tersebut sudah dilaksanakan sesuai prosedur. Kualitas pelayanan dapat diukur melalui indikator standar waktu yang diberikan. Meskipun seharusnya pelayanan tidak memakan banyak waktu, keadaan di lapangan menunjukkan sebaliknya. Masih terdapat kritik dari masyarakat mengenai pelayanan yang tidak cepat  dan tidak tepat waktu.
Peran Stakeholder dalam Penyelesaian Konflik Sengketa Tanah (Studi Kasus di Desa Gunung Eleh) Nur Holifah; Novita Maulida Ikmal
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.219

Abstract

Indonesia, sebagai bangsa agraris, inheren terikat pada tanah, yang merupakan sumber daya alam penting dan berhak atas penguasaan, pemilikan, dan pemanfaatan tanah dengan perlindungan hukum dari pemerintah. Namun, fenomena konflik sengketa tanah yang rumit dan sensitif seringkali muncul, menggarisbawahi kebutuhan akan penyelesaian konflik yang efektif dan adil di tingkat desa. Penelitian ini menggali peran kunci stakeholder lokal, seperti kepala desa (klebun), tokoh masyarakat, dan pamong desa, dalam menengahi dan menyelesaikan sengketa tanah menggunakan pendekatan mediasi yang menghormati adat dan tradisi lokal. Melalui metode kualitatif deskriptif dan berlandaskan teori kepemimpinan serta manajemen konflik, penelitian ini mengidentifikasi bahwa klebun, bersama dengan blater (orang kuat lokal) dan kyai (tokoh agama), memainkan peran penting dalam proses mediasi sengketa tanah. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan penyelesaian sengketa tanah bergantung pada adopsi pendekatan rekonsiliasi yang sensitif terhadap konteks sosial dan budaya desa, serta keterlibatan aktif dari berbagai pemangku kepentingan desa dalam proses pengambilan keputusan.
Efektivitas Pelayanan Sistem Informasi Pelayanan Perizinan Terpadu (SIPPADU) di DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo Izzatun Nisak; Hertati , Diana
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis efektivitas pelayanan sistem informasi pelayanan perizinan terpadu (SIPPADU) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo. Fokus penelitian ini adalah efektivitas pelayanan SIPPADU dengan menggunakan lima fokus efektivitas program menurut Sutrisno (2007) meliputi pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima fokus efektivitas program yaitu pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan program, dan perubahan nyata telah berjalan dengan efektif. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat hambatan seperti server down dan dokumen persyaratan berupa NPWP yang tidak lengkap. Segala kekurangan, masalah, dan hambatan dalam penerapan aplikasi SIPPADU dapat terselesaikan dengan baik.
Efektivitas Tata Kelola Dana Desa di Desa Bongo: Kajian Terhadap Implementasi Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 Kurniasari, Riska; Rusli, A.M.; Irwan, Andi Lukman
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana tata kelola dana desa serta faktor yang menghambat tata kelola dana desa di desa Bongo Kecamatan Bokat Kabupaten Buol. Untuk merealisasikan tujuan tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara secara prosedural maupun teknis pengelolaannya sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Permendagri Nomor 20 Tahun 2018. Namun terdapat beberapa kendala diantaranya kurangnya swadaya masyarakat, belum terpenuhinya kebutuhan berdasarkan pada alokasi serta pengetahuan masyarakat terhadap realisasi anggaran membuat tata Kelola keuangan desa di desa Bongo kurang efektif. Terdapat dua faktor sebagai penghambat tata kelola anggaran desa di desa Bongo, faktor tersebut antara lain faktor internal yang meliputi keterbatasan sumber daya aparatur pemerintah desa serta minimnya sarana dan fasilitas serta faktor eksternal ditandai dengan kurangnya swadaya masyarakat desa Bongo membuat beberapa skala prioritas perencanaan alokasi dana desa belum dijalankan secara maksimal oleh pemerintah desa Bongo.
Kinerja Pemerintah Kelurahan dalam Pelayanan Masyarakat: Tinjauan dari Kelurahan Molinow di Kota Kotamobagu Rahman, Nurul Hidayah; Thaha , Rasyid; Arifin, Indar
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Pemerintah Kelurahan dalam pelayanan masyarakat di Kelurahan Molinow Kecamatan Kotamobagu Kota Kotamobagu serta faktor-faktor yang menghambat kinerja. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dianggap dapat menjawab permasalahan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemerintah Kelurahan dalam pelayanan masyarakat di Kelurahan Molinow lihat dari aspek kualitas kinerja pegawai bahwa tingkat baik atau buruknya sesuatu pekerjaan yang diterima bagi seorang pegawai yang dapat dilihat dari segi ketelitian dan kerapihan kerja, keterampilan dan kecakapan yang dimiliki setiap pegawai kelurahan, sehingga suatu pekerjaan bisa terlaksana dengan baik. dari aspek Kuantitas Kerja Pegawai Lurah belum sepenuhnya terlaksana dengan baik dan maksimal, karena dengan kuantitas yang dimilki oleh pemerintah kelurahan yang belum miliki dan capain yang belum tepenuh dan belum dilaksanakan oleh kelurahan Molinow. Terdapat dua faktor yang memepengaruhi kinerja Pemerintah Kelurahan diantaranya faktor individu dan faktor lingkungan
Literature Review: Buzzer Politik dan Pengembangan Opini di Media Sosial di Indonesia Miqdad, Miqdad
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.231

Abstract

Perkembangan teknologi di Indonesia yang begitu pesat dengan hadirnya media sosial telah menimbulkan fenomena hadirnya Buzzer di Indonesia. Buzzer yang hadir pada sistem politik Indonesia telah memberikan banyak pengaruh, salah satunya sebagai penggiring opini di media sosial untuk tujuan tertentu. Beranjak dari permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor bagaimana peran buzzer dalam proses pengembangan opini di media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kajian pustaka melalui pendekatan studi kasus. Dari penelitian hasil tinjauan pustaka ini mengungkap peran buzzer dalam interaksi dan penyebaran informasi terkait opini tertentu menggunakan media sosial lebih sering menggunakan Twitter sebagai wadah untuk menggiring opini publik dengan cara penggunaan hastag-hastag dengan tujuan trending topic. Dalam pengembangan opini buzzer menggunakan narasi-narasi, konten, meme berupa foto dan video yang dijadikan sebagai materi penggiringan opini. Bahkan, ditemukan bahwa narasi teks lebih dapat mempermudah dalam menggiring opini publik. Selain itu, penelitian ini berhasil mengetahui dan mengidentifikasi jenis dan sumber opini media sosial yang diteliti.
Penggunaan Instagram sebagai Media Komunikasi Pemerintah dalam Sosialisasi Prosedur Pembuatan Paspor : Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Yogyakarta Nur Ikhsanto, Fauzan; Eka Rahmawati, Dian
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penggunaan media sosial Instragram sebagai media komunikasi pemerintah dalam melakukan sosialisasi prosedur pembuatan paspor. Sejalan dengan paradigma e-government, pemerintah menggunakan berbagai platform media digital untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyediaan layanan informasi. Instagram menjadi salah satu pilihan pemerintah, karena jumlah penggunanya yang cukup tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kantor imigrasi Yogyakarta sebagai komunikator telah menyampaikan informasi sosialisasi prosedur pembuatan paspor secara informatif dan interaktif melalui media Instagram. Hal tersebut bisa dilihat dari unggahan. Sedangkan masyarakat sebagai komunikan dalam sosialisasi prosedur pembuatan paspor, dengan menyampaikan berbagai macam feedback dengan cara memberikan pendapat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Instagram sebagai media komunikasi pemerintah dalam sosialisasi prosedur pembuatan paspor dalam studi kasus Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Yogyakarta unggahan Instagram yang ditampilkan mengenai pembuatan paspor sangat update serta informatif karena informasi yang disampaikan pada unggahan tersebut cukup lengkap, kreatif, inovatif dan mudah dipahami.
Pengawasan Pemerintah Daerah dalam Mengatasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Bone Hidayat, Andi Rahmat Nizar; Yunus, Rabina; Rusli, A.M
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.234

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengawasan pemerintah daerah dalam mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bone. Fokus penelitian ini akan mengkaji konsep pengawasan yang dikemukakan oleh William H. Newman dalam (Handoko, 2016) yang terdiri dari Penetapan standar pelaksanaan, Penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan, dan Pengambilan Tindakan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah daerah Kabupaten Bone perlu mengoptimalkan pengawasan pupuk bersubsidi dengan mengupayakan pemantauan dan pengawasan swadaya oleh masyarakat pengguna pupuk bersubsidi. Hasil (1) Standar pengawasan sudah efektif, tapi masih ada hambatan seperti ketepatan waktu dan harga jual yang berbeda dengan HET. (2) Pemantauan di distributor dan penyalur belum maksimal, menyebabkan penyimpangan. Pemantauan lebih fokus pada pelaporan, membuka peluang penyimpangan. (3) Tindakan yang diambil pemerintah daerah adalah mendorong petani untuk membeli pupuk non-subsidi demi keselamatan tanaman.
Komunikasi Digital dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Generasi Millennial Nurmi, Nurmi; Dema, Herman; Rahmat R, Muhammad Rais
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.235

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana komunikasi digital dalam meningkatkan partisipasi politik generasi milenial di Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini megunakan metode deskripsi kualitatif. Sumber data diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. teknik analisis data penelitian ini ialah reduksi data, penyajian data dan Penarikan Kesimpulan. Maka data yang telah di analisis kemudian diolah mengunakan Nvivo 12 plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi digital memiliki pengaruh dalam meningkatkan partisipasi generasi milenial di Kabupaten Sidenreng Rappang. Adapun faktor pendukung  dalam meningkatkan partisipasi ialah perangsang politik, situasi atau lingkungan serta pendidikan politik dalam hal ini situasi atau lingkungan menjadi faktor yang memiliki presentase tinggi  dari kedua faktor lainnya.

Page 10 of 13 | Total Record : 125