cover
Contact Name
-
Contact Email
jpsi@usk.ac.id
Phone
+628121815214
Journal Mail Official
jpsi@usk.ac.id
Editorial Address
Jalan Tgk. Chik Pante Kulu Nomor 5 Gedung C Lantai 1 Kantor Pengelola Jurnal Pascasarjana Universitas Syiah Kuala. Darussalam – Banda Aceh 23111, Indonesia Email: jpsi@usk.ac.id.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education)
ISSN : 23384379     EISSN : 2615840X     DOI : https://doi.org/10.24815/
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) offers an interdisciplinary forum for the publication of original peer-reviewed, contributed and invited research articles of the highest quality that address different topics of science education with implications for improving and enhancing science education practices and theories. The topics involves biology, chemistry, physics, as well as some applications pedagogy and teacher development. The journal provides an invigorating and informative variety of research papers that expand and deepen our theoretical understanding. It also provides practice and policy based implications in the relevant contexts of science education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 578 Documents
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Fitriani Fitriani; M. Hasan M. Hasan; Musri Musri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.44 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis masalah pada materi larutan penyangga dalam meningkatkan pemahaman konsep dan aktivitas belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R D) dengan model ADDIE menggunakan desain One Group Pretest-Posttest, penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 8 Banda Aceh terhadap peserta didik kelas XI, pemilihan  sampel dilakukan secara purposive sampling. Hasil penilaian pakar terhadap kualitas LKPD memperoleh skor sebesar 3,4 (baik), hasil tanggapan guru dan peserta didik terhadap LKPD sebesar 89,28% dan 77,14% memberikan respon positif. Peningkatan pemahaman konsep peserta didik dapat diketahui melalui perhitungan N-gain berdasarkan hasil pre-test dan post-test, rata-rata N-gain yang diperoleh yaitu 0,61 dengan kategori sedang. Hasil uji data pre-test dan post-test diperoleh bahwa data tidak terdistribusi normal maka uji hipotesis dilakukan dengan statistik nonparametrik menggunakan uji Wilcoxon melalui software SPSS versi 16,0 dengan taraf signifikan (α) 0,05. Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat perbedaan secara signifikan terhadap pemahaman konsep peserta didik. Persentase rata-rata aktivitas belajar peserta didik pada pertemuan I sebesar 65,58% termasuk kategori baik dan pada pertemuan II sebesar 83,07% termasuk kategori sangat baik. Secara keseluruhan hasil riset menunjukkan bahwa penerapan LKPD yang dikembangkan dengan berbasis masalah dapat meningkatkan pemahaman konsep dan aktivitas belajar peserta didik pada materi larutan penyangga.
Penerapan Model Problem Based Learning pada Materi Alat-Alat Optik untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Menyelesaikan Masalah Kontekstual Sri Mulyani; Abdul Gani; Muhammad Syukri; Tarmizi Tarmizi; Elisa Elisa; Nurhasanah Nurhasanah; Fajriani Fajriani
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 8, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.801 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v8i1.15666

Abstract

Peserta didik sulit memahami materi alat-alat optik dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman dalam penguasaan materi. Hal ini dikarenkaan gaya mengajar guru masih dominan menggunkan model teacher center sehingga peserta didik tidak terlibat aktif pada proses pembelajaran dan menimbulkan kurangnya rasa kepercayaan diri pada peserta didik dalam menyelesaikan masalah konstektual fisika dengan menggunakan model problem based learning pada materi alat-alat optik. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain “control group pretest-posttest design”. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen sebanyak 30 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest- posttest untuk mengukur kemampuan menyelesaikan masalah konstektual dan angket untuk menilai kepercayaan diri peserta didik. Penelitian ini menggunakan one group pretest-posttest design. Hasil analisis nilai rata-rata pretest sebesar 50,07 dan posttest sebesar 75,77 dengan perolehan N-gain 0,51 yang tergolong kategori sedang. Uji signifikan dilakukan dengan menggunakan uji-t setelah data berdistribusi normal. Hasil uji t menunjukkan thitung ttabel (12,055 2,045) sehingga terdapat perbedaan nyata. Hasil analisis kepercayaan diri diperoleh peningkatan setelah menerapkan model problem based learning didapatkan bahwa indikator keyakinan akan kemampuan diri 81,77%, optimis 83,67%, obyektif 88,75%, bertangggung jawab 86,94%, dan rasional 88,85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan masalah konstektual fisika dan kepercayaan diri peserta didik pada materi alat-alat optik.
PENGARUH PEMANFAATAN FACEBOOK SEBAGAI MEDIA E-LEARNING PADA PROGRAM REMEDIAL TEACHING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PENGUASAAN KONSEP ALAT-ALAT OPTIK PADA SISWA SMA Riesyaputra Riesyaputra; Adlim Adlim; Mursal Mursal
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.767 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan facebook sebagai mediae-learning pada program remedial teaching terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep alat-alat optik pada siswa SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif kuasi eksperiment dengan desain pretes dan postes group untuk kelas eksperimen dan  kelas kontrol. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas x semester 2 pada salah satu SMA, di kabupaten Aceh Tengah  yang mengikuti program remedia teaching untuk kompetensi alat-alat optik. Subjek penelitian dikelompokkan atas dua kelas masing-masing kelas ekperimen dan kelas kontrol berdasarkan proporsi peringkat nilai tes, dengan teknik probability sampling secara simple random sampling dengan cara mengundi secara acak.Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen penelitian berupa tes angket dan tes penguasaan konsep. Kesimpulan diambil berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data dengan menggunakan program Windows Microsoft Office Excel 2007. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perubahan moivasi belajar dan tingkat penguasan konsep secara signifikan pada kelas ekperimen dibanding terhadap kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan pemanfaatan pengguanaan facebook sebagai media e-learning terdapat pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep alat-alat optik pada siswa SMA.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER BERBASIS METODE PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA POKOK BAHAN ASAM BASA Rahmawati Rahmawati; Yusrizal Yusrizal; Muhammad Hasan
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.926 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan model kooperatif tipe NHT berbasis metode praktikum terhadap pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa pada pokok bahasan asam basa.Metode yang digunakan merupakan metode kuantitatif serta terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap penempatan, tahap memberikan tugas, tahap belajar dalam kelompok dan tahap presentasi kelompok. Penelitian dilaksanakan di kelas XI-iA1dan XI-iA2 di SMAN 12 Banda Aceh pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pretes dan postes untuk pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa, lembar observasi aktivitas guru dan siswa untuk keterlaksanaan pembelajaran, serta angket guru dan siswa untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap model pembelajaran yang dilakukan. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa kelas eksperimen lebih menunjukkan peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa untuk konsep asam basa dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata N-Gain untuk setiap tingkatan ranah kognitif kelas eksperimen yaitu C1 = 0,72; C2= 0,45; sedangkan untuk kelas kontrol yaitu: C1 = 0,19; C2=0,36;  Rata-rata N-Gain untuk indikator keterampilan proses sains siswa pada kelas eksperimen yaitu: pengamatan = 0,61; klasifikasi = 0,68; perencanaan percobaan = 0,48; penggunaan alat dan bahan = 0,60; pertanyaan = 0,40; dan penerapan konsep = 0,60, sedangkan untuk kelas kontrol yaitu: pengamatan = 0,25; klasifikasi = 0,10; perencanaan percobaan = 0,34; penggunaan alat dan bahan = 0,00; pertanyaan = 0,20; dan penerapan konsep = 0,26.
Investigating Student Perceptions Based on Gender Differences Using E-Module Mathematics Physics in Multiple Integral Material Astalini Astalini; Darmaji Darmaji; Dwi Agus Kurniawan*; Diki Chen
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 9, No 4 (2021): OCTOBER 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.911 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v9i4.21297

Abstract

Mathematics physics is a difficult learning and becomes a scourge in studies in physics education. Learning physics and mathematics itself will be very effective when using e-modules, but in terms of making e-modules, students' opinions or perceptions are needed regarding this matter. This study aims to look at student perceptions and also compare these perceptions with other classes based on gender or gender. The research conducted is a survey type quantitative research. The sampling technique used in this study was simple random sampling with the research subject as many as 92 physics education students who contracted the mathematics physics course. The instrument used in collecting data is 15 questions containing 4 choices that must be filled out by students. Analysis of the data used in this study in the form of descriptive analysis and ANOVA test to determine whether there is an average difference in each student's perception. The results obtained indicate that girls have different perceptions in class A and class B, while for boys there is a difference between class A and class C. These results indicate that girls have a fairly large average difference in perception with each other, while for boys the perception tends to be uniform compared to girls. 
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Hidrolisis Garam untuk Meningkatkan Literasi Sains Cyndi Prasetya; Abdul Gani; Sulastri Sulastri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 7, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.885 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v7i1.13556

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengembangkan LKPD berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan literasi sains peserta didik serta mengetahui tanggapan guru dan peserta didik terhadap penggunaan LKPD. Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan metode research and development (RD) dengan model pengembangan berdasarkan Borg dan Gall. Uji efektivitas dari LKPD berbasis inkuiri menggunakan penelitian pre-eksperimen yaitu dengan one group pretest and posttest design. Sampel pada penelitian ini adalah guru guru kimia di Banda Aceh dan peserta didik kelas XI IPA 5. Data penelitian diperoleh dari lembar analisis kebutuhan, lembar validasi LKPD berbasis inkuiri terbimbing, lembar angket, dan soal tes literasi sains peserta didik. Hasil uji kelayakan menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat baik, dengan penilaian kelayakan LKPD pada hasil validasi, uji kelayakan I dan uji kelayakan II masing-masing mendapatkan skor rata-rata sebesar 93,75; 85 dan 90,6%. Analisis data menggunakan uji N-gain dan uji t, diperoleh hasil N-gain sebesar 0,58 dengan kriteria peningkatan sedang, sedangkan uji t dengan nilai sig.0,0000,05 yang berarti penggunaan LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi hidrolisis garam dapat meningkatkan kemampuan literasi sains secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan sudah layak dan dapat meningkatkan literasi sains peserta didik pada materi hidrolisis garam.
Profile of Senior High School Students’ Critical Thinking Skills and The Need of Implementation PBL Model Assisted by Augmented Reality Book Hanandita Veda Saphira; Binar Kurnia Prahani*
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 10, No 3 (2022): JULY 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.896 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v10i3.25031

Abstract

Critical thinking skills of students in Indonesia are still very low, then one way to improve CTS is to collaborate learning with real-world problems that can be found in everyday life with the help of existing technology as a learning tool. The purpose of this research was to find out the profile of students' critical thinking skills and the implementation of problem based learning implementation with assisted augmented reality books in high schools, especially on learning physics with parabolic motion materials. The method research is included in preliminary research with a sample of 190 high school students in Surabaya, East Java. Data collection techniques by sharing critical thinking skills tests, student response surveys and interviews of students and teachers. Then the data is analyzed using qualitative descriptive to represent the results of the reserach. The findings of the study are 1) Students' critical thinking skills are still in the low category. 171 students with low categories, 19 medium categories and none at all high-category students; 2) The lowest indicator of critical thinking skills is interpretation; 3) Teachers still use conventional lecture methods and teaching materials during learning; 4) The implementation of problem-based learning models with integrated AR books is expected to improve students' critical thinking skills on physics materials. It can be concluded that to improve students' critical thinking skills, it is important to innovate learning, especially in physics learning, one of which is the implementation of Problem Based Learning assisted by Augmented Reality books.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATERI IKATAN KIMIA TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 PANGA Syaribuddin Syaribuddin; Ibnu Khaldun; Musri Musri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.44 KB)

Abstract

Salah satu tujuan mata pelajaran kimia di tingkat SMA adalah untuk menerapkan konsep-konsep kimia dalam rangka penyelesaian masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Kenyataannya di lapangan justru bertolak belakang dengan tujuan di atas. Kesulitan peserta didik SMA Negeri 1 Panga dalam memahami materi pelajaran kimia masih banyak ditemukan. Berdasarkan permasalahan dimaksud penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran PBL dengan media audio visual terhadap penguasaan konsep peserta didik SMA Negeri 1 Panga pada materi ikatan kimia, 2) mengetahui pengaruh penerapan PBL dengan media audio visual terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA Negeri 1 Panga. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen pendekatan deskriptif, menggunakan desain penelitian posttest only control design. Sampel dalam penelitian adalah peserta didik kelas X semester 1 SMAN 1 Panga tahun pelajaran 2014/2015. Pengumpulan data dilakukan dengan tes penguasaan konsep dan tes kemampuan berpikir kritis yang telah divalidasi. Data hasil tes yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan secara statistik pada taraf signifikan α = 0,05 (95%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dengan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap penguasaan konsep peserta didik SMA Negeri 1 Panga pada materi ikatan kimia. Nilai rata-rata kelas eksperimen (84) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (62). Nilai indikator penguasaan konsep yang paling tinggi adalah pada indikator analisis (C4) (85). Penerapan PBL dengan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA Negeri 1 Panga. Terbukti dari nilai rata-rata kelas eksperimen (82) yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (66). Nilai indikator kemampuan berpikir kritis yang paling tinggi adalah pada indikator mengidentifikasi dan menangani suatu ketidaktepatan dan indikator kemampuan memberikan alasan
Pengembangan Sumber belajar Biologi Berbasis Potensi lokal Dadiah untuk meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Siti Sriyati*; Almira Ivana; Didik Pryandoko
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 9, No 2 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.279 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v9i2.18783

Abstract

Abstrak: Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman etnis dan budaya yang tersebar di berbagai daerah. Potensi dan kearifan lokal yang dimiliki oleh berbagai suku bangsa belum secara optimal diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah sebagai sumber belajar. Dadiah merupakan salah satu makanan tradisional dari Sumatrera Barat yang biasa disajikan  sehari-hari pada berbagai acara adat secara turun menurun. Dadiah merupakan produk fermentasi alami berbahan dasar susu kerbau murni. Proses fermentasi terjadi pada wadah berupa tabung bambu. Hasil penyelusuran ke sekolah pada materi Biologi khususnya Bioteknologi,  dadiah sebagai potensi lokal khas Minangkabau tidak pernah diperkenalkan, padahal dadiah merupakan potensi lokal yang perlu dilestarikan. Membelajarkan pembuatan dadiah melalui praktikum dapat menggali dan  melatih keterampilan proses sains (KPS) siswa. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sumber belajar biologi berbasis potensi lokal untuk meningkatkan kemampuan keterampilan proses sains siswa. Metode pengembangan sumber belajar yang digunakan adalah metode ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Sumber belajar yang akan dikembangkan berupa rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), Lembar kerja siswa (LKS), bahan ajar, evaluasi (soal keterampilan proses sains). Dari hasil penelitian diperoleh sumber belajar untuk membelajarkan bioteknologi sederhana pada biologi khususnya materi dadiah yang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPS siswa mengalami peningkatan pada katergori sedang dengan N-gain 0,61. Kata Kunci : sumber belajar, potensi lokal, dadiah, Minangkabau, fermentasi, keterampilan proses sains 
ANALISIS KESULITAN GURU DALAM MERANCANG RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN FISIKA BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI KOTA BANDA ACEH Ernawati Ernawati; Rini Safitri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 5, No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.31 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v5i2.9817

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian RPP guru fisika se-Kota Banda Aceh dengan tuntutan kurikulum 2013 dan menganalisis kesulitan yang dihadapi oleh guru dalam menyusun RPP. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Objek penelitian ini adalah RPP yang telah disusun oleh guru. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rerata telaah RPP adalah 68,4. Skor tersebut berada pada kategori kurang. Ada beberapa catatan yang didapatkan dari hasil penelaahan, yaitu: perumusan indikator (66,67%), kegiatan pembelajaran dengan sintak model  yang dipilih (41,67%), alokasi waktu (41,67%) serta penyusunan rubrik penilaian (41,67%).  Ada beberapa kesulitan yang dialami guru dalam menyusun RPP, yaitu: (1) 83,33% belum mendapatkan pelatihan kurikulum 2013; (2) 33,33% menggunakan komputer dan internet; (3) merumuskan indikator 66,67%; (4) pemilihan pendekatan /metode/strategi pembelajaran 41,67%; (5) mengembangkan aktivitas pembelajaran 33,33%; (6) menyusun tehnik dan instrumen penilaian 25%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa RPP yang telah disusun belum sepenuhnya sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 serta ada beberapa kesulitan yang dialami guru dalam penyusunan RPP.Kata Kunci : kesulitan guru fisika, rpp, kurikulum 2013

Page 2 of 58 | Total Record : 578