cover
Contact Name
-
Contact Email
jpsi@usk.ac.id
Phone
+628121815214
Journal Mail Official
jpsi@usk.ac.id
Editorial Address
Jalan Tgk. Chik Pante Kulu Nomor 5 Gedung C Lantai 1 Kantor Pengelola Jurnal Pascasarjana Universitas Syiah Kuala. Darussalam – Banda Aceh 23111, Indonesia Email: jpsi@usk.ac.id.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education)
ISSN : 23384379     EISSN : 2615840X     DOI : https://doi.org/10.24815/
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) offers an interdisciplinary forum for the publication of original peer-reviewed, contributed and invited research articles of the highest quality that address different topics of science education with implications for improving and enhancing science education practices and theories. The topics involves biology, chemistry, physics, as well as some applications pedagogy and teacher development. The journal provides an invigorating and informative variety of research papers that expand and deepen our theoretical understanding. It also provides practice and policy based implications in the relevant contexts of science education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 578 Documents
Pengembangan Aplikasi Pembelajaran Interaktif Berbasis Android untuk Membantu Mahasiswa dalam Mempelajari Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Muhammad Nazar; Zulfadli Zulfadli; Anggi Oktarina; Kana Puspita
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 8, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (960.729 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v8i1.16047

Abstract

Di era digital dimana pertumbuhan teknologi melaju pesat dan dinamis, peserta didik harus didorong untuk mengikuti tren perilaku belajar yang memanfaatkan perangkat teknologi yang lebih dikenal dengan technological pedagogical content knowledge (TPACK). Oleh karena itu, pendidik harus mengambil peran penting dalam menyampaikan pengetahuan melalui pemanfaatan teknologi seluler seperti smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran interaktif yang memadukan game, kuis, dan video pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit, dan menguji usabilitas penggunaan aplikasi di universitas. Penggunaan aplikasi yang diberi nama E-lite ini tidak hanya mengakomodasi pengetahuan dari konsep yang ditargetkan tetapi juga mencakup permainan, multimedia dan uji kemampuan diri yang memungkinkan peserta didik untuk meningkatkan motivasi belajar mereka dalam mempelajari kimia. Pengukuran kemudahan penggunaan aplikasi dan umpan balik pengguna terhadap aplikasi ini melibatkan 50 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Syiah Kuala sebagai responden yang dipilih berdasarkan teknik proportional stratified random sampling. Kepada mahasiswa diberikan angket system usability scale (SUS) yang berisi 10 pertanyaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa skor usabilitas mencapai 85,95%, sedangkan validitas konten memiliki nilai 96,3% dan validitas aplikasi adalah sebesar  83%. Oleh karena itu, aplikasi ini secara umum dinyatakan valid dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk konsep larutan elektrolit dan nonelektrolit pada tingkat perguruan tinggi atau universitas.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA KONSEP ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE DI SMA NEGERI UNGGUL HARAPAN PERSADA Ikhwanul Muslim; Abdul Halim; Rini Safitri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.383 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa pada konsep elastisitas dan hukum Hooke dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Selain itu, penulis juga melihat pelaksanaan  model pembelajaran Problem Based Learning, dan tanggapan  siswa terhadap penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning pada pembelajaran konsep elastisitas dan hukum Hooke. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-experimental dengan one-group pretest and posttest desain dan metode deskriptif untuk mendeskripsikan tangggapan siswa terhadap penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI  di SMA Negeri Unggul Harapan Persada, Kabupaten Aceh Barat Daya. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 yang berjumlah 32 orang, terdiri atas 14 orang pria dan 18 orang wanita. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis berupa soal pilihan ganda sebanyak 25 soal dilakukan pretest dan posttest, lembar kerja siswa dan angket siswa. Kesimpulan diambil berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data dengan menggunakan Exel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan dengan 5 tahapan model pembelajaran Problem Based Learning, dapat meningkatkan penguasaan konsep kategori tinggi dengan rata-rata N-Gain 0,90 dan peningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan kategori sedang dengan rata-rata N-Gain 0,52. Ranah kognitif penguasaan konsep yang mengalami peningkatan paling tinggi adalah pada aspek analisis (C4) dengan N-Gain 0,98 kategori tinggi dan indikator keterampilan berpikir kritis yang mengalami peningkatan paling tinggi adalah menginduksi dan mempertimbangkan hasil induksi  dengan N-gain 0,70 kategori tinggi. Model pembelajaran Problem Based Learning mendapat tanggapan positif dari siswa. Disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning  secara signifikan dapat lebih meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa SMA. 
Pengembangan Google Sites Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Asam Basa sebagai Media Belajar Mandiri Siswa SMA/MA Kelas XI Nurlatifah Nurlatifah; Jamil Suprihatiningrum*
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 11, No 1 (2023): JANUARY 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1845.9 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v11i1.27391

Abstract

Technology-based learning media is currently relevant for implementing the "Merdeka" Curriculum because it offers many advantages. Google sites are one of the alternative technology-based media that can be used by students for independent, interactive, accessible, and not limited by space and time learning. This study aims to develop, determine the quality and responses of students to google sites acid-base material which is made referring to the guided inquiry model. Thiagarajan, Semmel Semmel’s 4-D (define, design, develop and desiminate) development model—which is limited to the develop stage—is used as a google sites development procedure. Seven respondents (one media expert, one material expert and five chemistry teachers) were involved to assess the quality of google sites through the expert judgment method with a four-scale questionnaire instrument and 10 students were asked to be willing to respond to google sites with a Guttman scale questionnaire sheet. The results of the quality assessment of google sites show that this media has an excellent category with a percentage of ideal quality of 95.83% according to the material expert; 92.5% by the media expert, and 95.68% by chemistry teachers. The response of students to google sites is also positive with the acquisition of an ideal percentage of 91%. The results of expert assessments and student responses indicate that google sites have a potential effect to be used as a chemistry learning medium, helping students understand concepts as well as interactive learning media
PENGARUH PELAKSANAAN PRAKTIKUM INKUIRI BERBASIS LABORATORIUM VIRTUAL TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI DAN KREATIVITAS SISWA Muzakkir Muzakkir; Abdul Halim; Muhammad Syukri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.637 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan praktikum inkuiri berbasis virtual laboratiorium  terhadap peningkatan motivasi belajar siswa dan kreativitas siswa pada materi gerak harmonic sederhana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Eksperimen kontrol dengan desain control Group Pre-test post-test. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI-IA yang berjumlah 180 orang,  dan yang menjadi sampel adalah siswa kelas XI-IA 4 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI-IA 1 sebagai kelas control pada sekolah SMAN 5 Banda Aceh tahun ajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 soal dilakukan dengan pre-test dan post-test , lembar kerja siswa dan angket motivasi dan angket kreativitas siswa . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan praktikum inkuiri berbasis virtual laboaratorium. Dengan pelaksanaan praktikum inkuiri berbasis laboratorium virtual menunjukkan terjadinya peningkatan kreativitas siswa pada materi gerak harmonik sederhana dengan penguasaan konsep yang berkategorikan sedang sebesar 76.7% dan 23.3 % berkategorikan tinggi, Dengan pelaksanaan praktikum inkuiri berbasis  laboratorium virtual menunujukkan terjadinya peningkatan motivasi siswa pada materi gerak harmonik sederhana. Dengan penguasaan konsep yang berkategorikan sedang, serta  66% motivasi siswa cukup tinggi serta sisanya 34 % motivasi sangat tinggi.
Implementasi LKPD Berbasis STEM untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Safiratul Fithri; Andi Ulfa Tenri Pada*; Wiwit Artika; Cut Nurmaliah; Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 9, No 4 (2021): OCTOBER 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.892 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v9i4.20816

Abstract

The learning process only focuses on the material by memorizing concepts, students have not utilized worksheets to do practical work optimally, so the biology learning process in schools does not encourage students to practice critical thinking skills. This study aimed to determine the effect of implementing STEM-based student worksheets in improving students' critical thinking skills at SMP Negeri 1 Peusangan, Bireuen Regency. This study used a pretest-posttest control group design. The study population was 88 VIII grade students of SMP Negeri 1 Peusangan. The research sample consisted of 67 students. The sample is determined through the purposive sampling technique. The researcher determines the class of the research sample using purposive sampling. The taking of the experimental class and the control class is determined by looking at the standard deviation of the results of the homogeneous pretest of students (the ability of homogeneous students). Critical thinking skills are measured by multiple-choice questions with reason. It is used to determine the increase and difference in the critical thinking skills of students. Analysis of N-Gain test data, paired sample t-test, and independent sample t-test. The results showed that the implementation of STEM-based LKPD could improve students' critical thinking skills on excretory system material in class VIII of SMP Negeri 1 Peusangan. In addition, there are differences in the KBK of students between the experimental class and the control class on the excretory system concept in class VIII of SMP Negeri 1 Peusangan.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Audio Visual pada Materi Koloid Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa SMA Lia Pradilasari; Abdul Gani; Ibnu Khaldun
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 7, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.606 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v7i1.13293

Abstract

Penelitian tentang pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual pada materi koloid telah dilakukan di kelas XI MIPA4 SMA Negeri 12 Banda Aceh. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan media audio visual serta menguji tingkat kelayakan dari media yang dihasilkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian berjumlah 24 orang yang terdiri dari 8 siswa dan 16 siswi. Teknik pengumpulan data diperoleh dari angket validasi media, angket motivasi belajar dan soal tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi media, lembar angket motivasi belajar dan lembar soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah penilaian kelayakan media, motivasi dan hasil belajar siswa. Hasil uji validasi media dari validator menghasilkan nilai rata-rata sebesar 86,43% termasuk dalam kategori sangat layak. Nilai rata-rata angket uji kelayakan media dari guru (respon guru) yaitu sebesar 94,28% termasuk dalam kategori sangat layak. Nilai rata-rata hasil angket motivasi belajar yaitu sebesar 86,46% termasuk dalam kategori sangat baik dan nilai rata-rata dari soal tes hasil belajar yaitu sebesar 77,02% termasuk dalam kategori tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis audio visual pada materi koloid sangat layak digunakan dalam proses belajar mengajar serta dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
Pengembangan E-Modul Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Pratiwi Kartika Sari*; Sutihat Sutihat
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 10, No 3 (2022): JULY 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.119 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v10i3.24789

Abstract

The development of the world of education and technology has given birth to many challenges and real world problems to be faced. Students are required to utilize all their potential in a learning activity such as being able to build, synthesize, describe, evaluate, and create something from the knowledge they have into new knowledge in order to solve real-world problems. STEAM-based learning encourages students to explore their abilities. The development of a teaching material product in the form of a STEAM-based electronic module with the aim of improving higher-order thinking skills in high-grade thematic learning. This research is a development research, The model used in this research is the Dick and Carey development model. The validation results obtained from media experts are 82%, language is 89% and material is 84%, it can be said that the product developed is very feasible and can be tested. The next stage is a one to one trial, small group and field trials. The one to one trial got a score of 85% and the small group got a score of 90%. After that, entering the field trial, the results obtained were analyzed using the paired sample t-test. Before analyzing the data using the paired sample t-test, prerequisite tests were carried out, namely normality test and homogeneity test. The normality test obtained a result of 0,051, significance value 0.000. It can be stated that the STEAM-based electronic module can improve the higher-order thinking skills of high-class students
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS DAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK SMP PADA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA Surya Hafnidar; Abdul Gani; Zulkarnain Jalil
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.887 KB)

Abstract

Penelitian penerapan pembelajaran kontekstual pada materi sifat-sifat cahaya telah dilakukan di SMP Negeri I Meulaboh, Aceh Barat menggunakan metode eksperimen semu dengan desain pretest dan posttest group. Teknik pengambilan sampel secara purposif dengan membandingkan nilai rata-rata tiap kelas pada mata pelajaran sains. Dua kelas yang memiliki nilai yang sama dipilih sebagai kelas eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data kemampuan berpikir logis (KBL) dan pemahaman peserta didik dilakukan melalui pretest dan posttest. Data KBL juga diperoleh dari lembar observasi dalam PBM sains. Uji data pretest KBL dan pemahaman kedua kelas menunjukkan bahwa salah satu data tidak berdistribusi normal, sehingga dipergunakan uji Mann-Whitney untuk menguji hipotesis penelitian. N-gain rata-rata KBL untuk kedua kelas berkategori tinggi dan uji hipotesis diperoleh z-hitungz-tabel (2,87 2,58) yang artinya pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan KBL secara lebih baik. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa nilai rata-rata KBL pada kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. N-gain rata-rata pemahaman untuk kedua kelas berkategori sedang dan uji hipotesis menunjukkan z-hitungz-tabel (2,922,33) yang artinya pembelajaran konstekstual meningkatkan kemampuan pemahaman peserta didik secara lebih baik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kontekstual secara signifikan dapat meningkatkan KBL dan pemahaman peserta didik secara lebih baik pada materi sifat-sifat cahaya
Penerapan Model Discovery Learning Berbasis STEM pada Materi Sistem Gerak Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Fadlina Fadlina; Wiwit Artika*; Khairil Khairil; Cut Nurmaliah; Abdullah Abdullah
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 9, No 1 (2021): JANUARY 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.308 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v9i1.18591

Abstract

Implementation of learning in class 11th MAN 1 and MAN 2 Banda Aceh City Students only get information without going through discussion activities, students who are not brave enough to express ideas or ideas, so that students are not trained in using their critical thinking skills. This study aims to determine the improvement of students' critical thinking skills through the application of the STEM-based discovery learning model to the motion system concept. The research approach used is quantitative with the type of pre-experimental research. The research design used is the one-group pretest-postest design. The population was all of 11th grade students, amounting to 292 people. The sampling technique used was a total sampling. The sample in this study consisted of 292 students. The instruments in this research were pretest and posttest multiple choice questions with reasoned. Data analysis consisted of normality test, paired sample t-test at a significant level of 0.05 and n-gain. The results of the paired sample t-test obtained tcount 48 and value (ρ.001), so it was concluded that there were differences in critical thinking skills and learning outcomes of students before and after learning with the application of the STEM-based discovery learning model to the motion system concept. The results of the n-gain test using the Meltzer formula showed that the gain in critical thinking skills was 0.85, so there was an increase in critical thinking skills with a high category.
PENINGKATAN KETUNTASAN BELAJAR DAN SIKAP SOSIAL PESERTA DIDIK MELALUI PEMBERIAN REWARD UNTUK TUTOR SEBAYAPADA KONSEP GERAK HARMONIK SEDERHANA Afdhal Sufahmi; Rini Safitri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 5, No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.76 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v5i2.9808

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian reward kepada tutor sebaya terhadap peningkatan ketuntasan belajar dan sikap sosial peserta didik. Penelitian ini berbentuk eksperimen semu dengan Non-equivalentPretest-Posttest Control Group Design.Pengambilan sampel dengan tehnik purposive sampling yaitu MIA 5 (kelas eksperimen) dan XI MIA 6 (kelas kontrol).Lima tutor dipilih dari setiap kelasdengan kriteria yang sudah ditentukan. Data dikumpulkan dengan menggunakan uji pilihan ganda dengan 19 item yang sebelumnya divalidasi oleh ahli serta diuji coba, sedangkan lembar observasi sikap sosial peserta didik hanya divalidasi pakar, untuk pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Berdasarkan analisis data diperoleh skor rata-rata ketuntasan belajar peserta didik kelas eksperimen dan kontrol yaitu 75 dan 67dengan N-gain yakni 0,62 dan 0,50, dan skor rata-rata sikap sosial diperoleh 3,48 dan 2,32 untuk tutor serta 3,23 dan 2,23 untuk peserta didik.Hasil penelitian didapatkan nilai N-gain thitung sebesar -4,608 dan ttabel sebesar 2,000 atau thitung ttabel, menunjukkan terdapat perbedaan signifikan ketuntasan belajar dan sikap sosial peserta didik yang diajarkan antara strategi pembelajaran tutor diberikan reward  dan tutor tanpa pemberian reward.Ini berarti strategi pembelajaran tutor sebaya dengan pemberian reward mampu meningkatkan ketuntasan belajar dan sikap sosial peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 2 Bireuen.Kata kunci :reward, tutor sebaya, ketuntasan belajar, sikap sosial