cover
Contact Name
Supriadi
Contact Email
supriadi_fkip@unram.ac.id
Phone
+6287824990414
Journal Mail Official
jpimi.unram@gmail.com
Editorial Address
Gedung E2 Lantai 2, Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia
Published by Universitas Mataram
ISSN : 28280865     EISSN : 28280768     DOI : https://doi.org/10.29303/jpimi.v1i2.1471
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia (JPIMI) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Jurnal ini memuat artikel hasil pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan inovasi pendidikan, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk mengcover masalah yang berkaitan langsung dengan berbagai disiplin ilmu atau ruang lingkup di lapangan, kemudian menyebarluaskan hasil pemikiran, ide, atau gagasan konseptual dan hasil pengabdian yang telah dicapai pada wilayah layanan melalui publikasi jurnal. Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia menerima manuskrip atau naskah artikel kedalam format pengabdian masyarakat terkait bidang keilmuan yang relevan mencakup: Kependidikan Matematika dan Sains Sosial Pertanian dan Peternakan Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian Ciri khas dari publikasi jurnal pengabdian ini adalah kebaruan (novelty), kualitas, dan kebermanfaatan kepada khalayak umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 208 Documents
Pembagian Bibit Sebagai Bentuk Kemitraan Perhutani Dengan Masyarakat Dalam Upaya Rehabilitasi Lahan Mochamad Ramadhan; Dhani Ichsanuddin Nur
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9088

Abstract

Degradasi lahan dan deforestasi mengancam keberlanjutan ekosistem hutan Indonesia, mendorong perlunya upaya rehabilitasi lahan masif dan terencana melalui kemitraan strategis antara pengelola hutan dan masyarakat. Pengabdian ini bertujuan menerapkan program pembagian bibit secara serentak sebagai bentuk kemitraan Perhutani dengan masyarakat guna meningkatkan kapasitas dan partisipasi masyarakat dalam upaya rehabilitasi lahan, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat perkotaan, dan mengevaluasi kontribusi pemilihan jenis bibit terhadap keberhasilan rehabilitasi lahan. Metode pengabdian menggunakan pendampingan masyarakat berbasis riset partisipatif Community-Based Participatory Research (CBPR) yang dilaksanakan pada Januari–Maret 2025 di tujuh lokasi Jawa Timur melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan pendampingan lapangan, dipadukan dengan focus group discussion (FGD) untuk menggali persepsi dan mendorong partisipasi masyarakat, serta dievaluasi secara deskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan. Hasil menunjukkan distribusi 14.175 bibit secara serentak dengan tema "Tanam Pohon Sedekah Oksigen" berhasil memfasilitasi kemitraan terstruktur antara Perhutani Divre Jatim dan masyarakat melalui kolaborasi dengan PT Palawi Risorsis dan koordinasi lintas wilayah. Pemilihan bibit Multi Purpose Tree Species (nangka, durian, sirsak, petai, alpukat) dan tanaman kehutanan (jati, pinus, kayu putih, mahoni) mencerminkan strategi holistik yang mengakomodasi dimensi sosio-ekonomis dan ekologis, dengan partisipasi ratusan masyarakat perkotaan lintas generasi didorong oleh aksesibilitas bibit gratis, narasi spiritual resonan, dan insentif ekonomi. Kegiatan pendampingan ini terbukti meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya rehabilitasi lahan, mendorong komitmen masyarakat untuk menanam dan merawat bibit secara mandiri, serta memperkuat sinergi kemitraan antara Perhutani dan masyarakat penerima manfaat. Pengabdian ini menyimpulkan perlunya program pendampingan pasca-distribusi, sistem digital tracking, perluasan kemitraan multi-stakeholder, pelatihan budidaya MPTS, dan replikasi model di divisi regional lain untuk optimalisasi dampak rehabilitasi lahan berkelanjutan.
Penerapan Program Kesehatan Gratis pada Kesejahteraan Karyawan di Perhutani Nur, Dhani Ichsanuddin; Sultan, Elfadjry Permata
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9103

Abstract

Kesehatan karyawan merupakan faktor penting dalam menjaga produktivitas dan keberlangsungan operasional perusahaan, tetapi masih banyak karyawan Perhutani yang jarang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin sehingga berbagai masalah kesehatan sering terdeteksi ketik kondisi tubuh sudah memburuk. Permasalahan ini dapat menurunkan kinerja dan meningkatkan risiko absensi, sehingga perhutani menerapkan Program Kesehatan Gratis sebagai solusi untuk menyediakan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, dan edukasi kesehatan tanpa biaya bagi seluruh karyawan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi melalui presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab dengan adaya dukungan media PowerPoint untuk mempermudah materi yang akan disampaikan secara terstruktur dan mudah di pahami. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi kesehatan yang diberikan kepada seluruh karyawan untuk memfokuskan ke prosedur layanan, manfaat program, serta langkah preventif dalam menjaga kesehatan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengumpulkan data jumlah peserta, tingkat partisipasi, dan hasil tanya jawab, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya partisipasi karyawan yang sangat tinggi, ditandai dengan antusiasme dalam mengikuti presentasi, diskusi, serta adanya peningkatan pemahaman terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan dan penerapan pola hidup sehat. Selain dapat memperluas pengetahuan, program ini dapat mendorong perubahan positif, seperti meningkatkan minat untuk memanfaatkan layanan dan adanya kesadaran dalam menjaga kondisi fisik secara berkelanjutan. Kesimpulannya, sosialisasi Program Kesehatan Gratis terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi karyawan terhadap layanan kesehatan, sekaligus memberikan dampak yang positif bagi kesejateraan dan produktivitas kerja. Progaram ini tidak hanya memperkuat hubungan antara perusahaan dan karyawan, tetapi juga berpotensi menjadi investasi jangka panjang yang mendukung adanya peningkatan kualitas hidup serta kinerja seluruh karyawan Perhutani.
Penerapan Pelatihan Product Knowledge Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Karyawan di PT Agrodana Futures Surabaya Bethari Febriana Putri; Hery Pudjoprastyono
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9133

Abstract

Penerapan pelatihan pengetahuan produk di PT Agrodana Futures Surabaya menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi karyawan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Pelatihan ini dirancang agar karyawan tidak hanya memahami aspek teknis perdagangan berjangka, tetapi juga memiliki pemahaman menyeluruh mengenai produk, dinamika pasar, serta kebijakan perusahaan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara rutin melalui morning briefing untuk membahas kondisi pasar terkini, penyampaian materi trading, simulasi trading menggunakan data pasar nyata, serta evening briefing sebagai sarana evaluasi dan penguatan pemahaman. Hasil dari pelatihan tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan produk, penerapan strategi perdagangan, kemampuan dalam mengelola risiko, serta kesiapan mental dan motivasi kerja karyawan. Dampaknya terlihat pada peningkatan kinerja yang lebih konsisten dan profesional. Melalui pelatihan ini, perusahaan berhasil membentuk tenaga kerja yang lebih percaya diri, sigap dalam mengambil keputusan, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, sehingga turut berkontribusi pada kepuasan pelanggan dan pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
Peningkatan Kesiapan Kerja Mahasiswa Melalui Penguatan Pengetahuan K3 dan Implementasi 5S di Politeknik Industri Petrokimia Banten Supardi Supardi; Ismi Sujastika; Dian Sugiarti
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9134

Abstract

Kesiapan kerja mahasiswa pada perguruan tinggi vokasi merupakan faktor kunci dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Namun, masih ditemukan mahasiswa yang belum sepenuhnya siap menghadapi budaya kerja industri, khususnya dalam aspek keselamatan kerja dan kedisiplinan lingkungan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa melalui penguatan pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta implementasi konsep 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) di Politeknik Industri Petrokimia Banten. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi kuantitatif (pre-test/post-test) dan kualitatif pada 45 mahasiswa peserta yang akan melaksanakan praktik kerja industri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada rerata skor pemahaman K3 dari 62,4 menjadi 87,2, serta tingkat kepatuhan implementasi 5S yang mencapai 89%. Pembiasaan 5S juga mendorong perubahan perilaku kerja yang lebih disiplin, tertib, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan K3 dan implementasi 5S secara terintegrasi efektif dalam meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa vokasi di lingkungan industri berisiko tinggi.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Bakaran Wetan, Kabupaten Pati Berbasis Kearifan Lokal dan Optimalisasi Olahan Pasca Panen Sektor Perikanan Muh Fakhrihun Naam; Sus Widayani; Lili Marliyah; Ari Dwi Nur Indriawan Musyono; Moch Faizal Rachmadi; Maulana Malik Al-Gribrani
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9141

Abstract

Tujuan kegiatan Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) adalah melakukan pendampingan intensif dan komprehensif, pembinaan inklusif, peningkatan daya perekonomian daerah dan peningkatan level keberdayaan mitra berdasarkan potensi kearifan lokal Desa Bakaran Wetan. Desa Wisata Budaya ini memiliki berbagai keunggulan termasuk ciri khas kearifan lokal seperti batik bakaran, punden bersejarah, mitos/legenda sampai pada peluang besar budidaya perikanan bandeng maupun udang windu. Meskipun demikian, kondisi tersebut belum diberdayakan, dikelola, diintegrasikan dan dimanfaatkan dengan optimal. Berbagai kendala mulai dari terbatasnya akses kerja sama, minimnya daya inovasi dan kreasi masyarakat, pengetahuan integrasi budaya yang belum optimal dan sebagainya. Metode pelaksanaan kegiatan adalah sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan adalah berupa teknologi inovasi baik berupa fisik maupun non fisik. Teknologi inovasi fisik yang dimaksud adalah untuk tata kelola bidang wisata maupun perikanan. Pada bidang wisata diantaranya adalah dengan penciptaan kreasi seni kriya berbasis kearifan lokal, yang dikolaborasikan dengan pendampingan tata kelola wisata budaya yang terintegrasi dan berkelanjutan, elaborasi yang konsisten antara seni kriya, seni budaya, seni tari dan seni pertunjukan. Sementara pada bidang perikanan diantaranya adalah dengan implementasi penggunaan panci presto dan terintegrasi sterilisasi retort, vacuum sealer, praktik diversifikasi produk dan edukasi olahan pangan. Sementara pendampingan manajemen usaha, kelembagaan dan pemasaran digital dilakukan pada kedua mitra sasaran.
Implementasi Edukasi dan Promosi Digital melalui Kegiatan Morning Briefing di PT Agrodana Futures Cabang Surabaya Nugroho Hariadi; Hery Pudjoprastyono
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9143

Abstract

            Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa implementasi edukasi dan promosi digital melalui kegiatan morning briefing di PT Agrodana Futures Cabang Surabaya dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman karyawan dalam memanfaatkan media digital secara optimal untuk mendukung promosi dan penyampaian informasi perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif yang rutin, aplikatif, dan mudah diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan karyawan di bidang edukasi dan promosi digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pemanfaatan morning briefing sebagai media edukasi, diskusi singkat, dan penyampaian materi digital secara terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman karyawan terhadap konsep promosi digital serta kesadaran akan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kinerja dan citra perusahaan. Kegiatan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan efektivitas komunikasi internal serta kesiapan karyawan dalam menghadapi perkembangan digital.
Pendampingan Pendataan Aset Tanah Berbasis Web Melalui Sistem Asset Optima di Perum Perhutani Alfeni Sintya Sari; Dhani Ichsanuddin Nur
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9144

Abstract

Pengelolaan aset tanah pada badan usaha milik negara menuntut sistem pendataan yang tertib, akurat, dan terdokumentasi dengan baik guna mendukung akuntabilitas serta keberlanjutan tata kelola perusahaan. Aset tanah memiliki nilai strategis karena berkaitan langsung dengan kekayaan negara dan kepastian hukum pemanfaatannya. Perkembangan teknologi informasi berbasis web memberikan peluang bagi organisasi publik untuk meningkatkan kualitas pendataan aset secara administratif maupun spasial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan pendataan aset tanah berbasis web melalui sistem Asset Optima pada Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur. Pendampingan difokuskan pada pengecekan kelengkapan data aset tanah yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat atau mitra kerja sama, khususnya dokumen Perjanjian Kerja Sama dan data spasial berupa titik koordinat lokasi aset. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif melalui observasi sistematis terhadap data yang tercantum dalam sistem. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian aset tanah yang telah dimanfaatkan belum sepenuhnya dilengkapi dokumen dan data spasial dalam sistem, sehingga memerlukan perhatian lebih lanjut dari pengelola aset sesuai dengan kewenangannya. Temuan tersebut disampaikan kepada pengelola aset sebagai bahan tindak lanjut sesuai prosedur yang berlaku. Kegiatan pendampingan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan ketertiban administrasi, kualitas data aset tanah, serta mendorong optimalisasi pemanfaatan sistem Asset Optima sebagai sarana pendukung pengelolaan aset tanah yang akuntabel.
From Timeline To Me Time: Implementasi Modul Psikoedukasi Untuk Mengatasi Digital Fatigue Gina Sholihah Mardhiyah; Itryah Itryah
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9152

Abstract

This study aims to implement a psychoeducational module as a preventive effort to address digital fatigue among employees of PT Jamkrida Sumsel Perseroda. Digital fatigue arises from intensive and prolonged use of digital devices in carrying out administrative tasks, particularly within the Human Resources department. This study employed a descriptive qualitative approach using a case study method. The research subjects consisted of three employees who met the criterion of using digital devices for more than six hours per day. Data collection techniques included participatory observation, in-depth interviews, digital fatigue pre-test and post-test questionnaires, and behavioral checklists. The psychoeducational module was implemented through six sessions covering an understanding of digital fatigue, screen time management, microbreaks, mindfulness, stretching, and digital detox. The results indicated a reduction in digital fatigue levels following the implementation of the module, as evidenced by improved work concentration, reduced physical complaints, and increased employee awareness in managing technology use. The conclusion of this study demonstrates that the psychoeducational module is effective in helping employees manage digital fatigue and maintain mental health in the workplace.
Pendampingan Kecerdasan Emosi Mahasiswa Dalam Pembelajaran Mooc Melalui Pendekatan Rekayasa Kansei Mutia Mawardah; Devy Aprillia
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9164

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini, bertujuan untuk mendeskripsikan dan meningkatkan pemahaman kecerdasan emosi mahasiswa dalam pembelajaran Massive Open Online Course (MOOC) melalui pendekatan Rekayasa Kansei. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada mahasiswa Universitas Bina Darma yang mengikuti program MOOC kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi tahap analisis kebutuhan, pemberian edukasi dan pendampingan terkait kecerdasan emosi dalam pembelajaran daring, serta evaluasi melalui kuesioner berbasis Rekayasa Kansei. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat kecerdasan emosi pada kategori cukup hingga baik, dengan peningkatan pemahaman pada aspek kesadaran diri, motivasi belajar, dan empati. Pendekatan Rekayasa Kansei terbukti membantu mengidentifikasi respons emosional mahasiswa terhadap desain pembelajaran MOOC sehingga dapat menjadi dasar pengembangan pembelajaran daring yang lebih human-centered. Kegiatan ini memberikan manfaat praktis bagi mahasiswa dalam mengelola emosi selama pembelajaran daring serta bagi institusi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan MOOC.
Implementasi Program Pendampingan Nasabah BTPN Syariah untukPeningkatan Kapasitas Usaha Mikro MMS Rungkut Saputra, Vian Ahmad; Fadillah, Sulthan Rasya
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9238

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program pendampingan nasabah BTPN Syariah oleh fasilitator sebagai upaya peningkatan kapasitas usaha mikro di MMS Rungkut. Kegiatan ini dilaksanakan dalam kerangka program magang di mana penulis berperan sebagai fasilitator pendamping yang bertugas mendampingi, memberikan materi, memotivasi, dan mengarahkan nasabah usaha mikro. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui teknik observasi, diskusi, dan evaluasi terhadap sepuluh nasabah dengan frekuensi empat kali pertemuan dalam satu bulan. Tahapan pendampingan mencakup asesmen usaha, pemberian materi, pemberian tugas praktis, serta evaluasi akhir. Data yang dikumpulkan meliputi hasil asesmen awal, observasi selama pendampingan, dan evaluasi akhir untuk melihat perkembangan nasabah setelah mengikuti seluruh tahapan kegiatan. Evaluasi dilakukan dengan mengamati perubahan pemahaman dalam mengelola usaha, manajemen keuangan sederhana, serta kesiapan nasabah dalam pengembangan bisnis. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan kondisi awal dan perkembangan nasabah setelah pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif yang signifikan, di mana nasabah menjadi lebih terarah dalam mengelola usaha, memahami manajemen keuangan sederhana, serta memiliki motivasi lebih tinggi untuk pengembangan bisnis. Meskipun terdapat kendala lapangan seperti faktor cuaca dan pembatalan pertemuan mendadak, program ini dinilai efektif dalam meningkatkan kapasitas usaha mikro. Simpulan dari kegiatan ini adalah pendampingan intensif mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat prasejahtera produktif secara berkelanjutan.