cover
Contact Name
Beni
Contact Email
centralpublisher74@gmail.com
Phone
+6281223177345
Journal Mail Official
centralpublisher74@gmail.com
Editorial Address
Jl. Menara Suradinaya Utara , Desa/Kelurahan Pekiringan, Kec. Kesambi, Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45131
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Central Publisher
ISSN : -     EISSN : 29872642     DOI : https://doi.org/10.60145/jcp
Central Publisher, merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Cv. Central Bisnis Manajemen, merupakan sebuah jurnal ilmiah yang menyediakan akses terbuka kepada pembaca. Jurnal ini terbit secara bulanan, mencakup berbagai disiplin ilmu, mempromosikan dialog interdisipliner dan memperkaya pengetahuan kita. Fokus jurnal ini terbentang pada sektor humaniora dan ilmu sosial, politik kontemporer, pendidikan, agama dan filsafat, ekonomi, teknik, kesehatan, kedokteran, serta seni dan desain media. Artikel yang dipublikasikan di dalamnya mencakup penelitian asli, kajian kritis, dan analisis komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini, juga resensi buku ilmiah. Jurnal ini berdedikasi untuk menyajikan pengetahuan dan penelitian berbasis bukti yang valid, dengan frekuensi penerbitan setiap bulan, sehingga memberikan informasi dan wawasan yang kontinu kepada pembaca. Seluruh artikel dalam Central Publisher ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, memudahkan peneliti dan pembaca lokal untuk berpartisipasi dan memanfaatkan informasi yang disediakan. Dengan demikian, Jurnal Central Publisher menjadi platform yang penting untuk penyebaran dan pertukaran pengetahuan akademik di Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 434 Documents
ANALISIS GAYA BAHASA PUISI HUKUM (MARET 1943) KARYA CHAIRIL ANWAR Eka Permadanik; Pramudita Arjuna A.P; Diardana Prima Sintasari
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.535

Abstract

Latar Belakang : Chairil Anwar dikenal sebagai tokoh sentral Angkatan ’45 yang membawa pembaruan dalam puisi Indonesia modern melalui gaya bahasa yang lugas, simbolik, dan penuh muatan emosional. Puisi “Hukum” mencerminkan perlawanan halus terhadap ketidakadilan dan penindasan sosial selama masa pendudukan Jepang, dengan penyampaian kritik yang terselubung melalui bahasa puitis. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa yang terdapat dalam puisi Hukum (Maret 1943) karya Chairil Anwar dengan pendekatan stilistika. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan majas-majas yang digunakan, seperti metafora, repetisi, ironi, dan personifikasi. Hasil dan Pembahasan : Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam puisi ini berfungsi sebagai alat ekspresif yang efektif dalam menyampaikan kritik sosial, membangun suasana ketegangan, serta menegaskan ideologi penyair. Dengan demikian, gaya bahasa tidak hanya memperindah bentuk puisi, tetapi juga memperkuat kedalaman pesan dan makna yang ingin disampaikan. Kesimpulan : Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah studi stilistika serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kekuatan bahasa dalam karya sastra modern Indonesia.
ANALISIS MAKNA SIMBOLIK DALAM PUISI “BUNGA HUJAN” KARYA WESLLY JOHANNES Hugo Dimas Ohsyahiba; Tiara; Diardana Prima Sintasari
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.536

Abstract

Latar Belakang : Puisi ini dipilih karena mengandung banyak simbol alam yang menunjukkan bagaimana kehidupan manusia berubah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gagasan utama dan makna simbolis tersembunyi dalam puisi "Bunga Hujan" karya Weslly Johannes. Metode : Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Informasi utama, yaitu teks puisi, dianalisis menggunakan teori tema dari MH Abrams dan Rachmat Djoko Pradopo, serta teori simbolisme dari Wellek, Warren, dan IA Richards. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa puisi tersebut berbicara tentang eksistensi manusia yang penuh dengan hal-hal yang bersifat sementara, kesedihan, harapan, dan proses menjadi diri sendiri. Simbol bunga menunjukkan keindahan yang mudah rusak, sementara hujan berarti kesedihan, pembersihan, dan memulai kembali. Dengan menggabungkan kedua simbol ini, penyair menyampaikan pesan bahwa hidup adalah proses yang sulit tetapi penuh makna. Kesimpulan : Diharapkan penelitian ini dapat membantu masyarakat memahami sastra, terutama ketika melihat tema dan simbolisme dalam puisi Indonesia modern.
ULIL AMRI DAN TANTANGAN KEPEMIMPINAN DI ERA MODERN Egi Orenza Ganda; Rifa’i
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.537

Abstract

Latar Belakang : Konsep ulil amri merupakan elemen penting dalam fiqih siyasah yang menegaskan peran otoritas dalam menjaga kemaslahatan umat dan menegakkan syariat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengkaji ulang konsep tersebut dalam konteks kepemimpinan Islam di era modern yang ditandai oleh sekularisme, demokrasi, dan disrupsi digital Metode : Menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menelaah teks-teks klasik dan kontemporer untuk memahami makna dan legitimasi ulil amri di tengah perubahan sosial-politik. Hasil dan Pembahasan : Hasil analisis menunjukkan bahwa tantangan ideologis, krisis integritas, fragmentasi umat, dan globalisasi nilai menuntut reinterpretasi terhadap peran ulil amri. Dibutuhkan kepemimpinan yang adaptif, bermoral, dan kontekstual agar tetap relevan dalam masyarakat multikultural dan negara-negara yang tidak sepenuhnya berbasis syariat. Kesimpulan : Penelitian ini menegaskan pentingnya ijtihad politik Islam untuk memperkuat fungsi ulil amri sebagai penjaga keadilan, etika publik, dan stabilitas umat di tengah dinamika global yang kompleks.
PENDIDIKAN SEBAGAI INSTRUMEN PERUBAHAN DALAM PEMBENTUKAN PRANATA SOSIAL PADA MASYARAKAT MODERN Mahise Okten Ramadhani; Linda Maryani; Muhammad Hanafi; Rika Oktavia Damayanti; Rifa’i
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.538

Abstract

Latar Belakang : Pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk nilai dan norma sosial. Di era modern, perubahan sosial terjadi cepat dan pendidikan menjadi instrumen utama dalam membentuk pola pikir serta struktur masyarakat yang adaptif terhadap tantangan global. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis pendidikan dalam pembentukan pranata sosial di era masyarakat modern serta tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode : Penelitian menggunakan pendekatan hukum normatif dengan metode kualitatif melalui studi pustaka. Data diperoleh dari literatur sekunder berupa jurnal, kitab klasik, dan dokumen relevan lainnya sebagai dasar analisis peran pendidikan terhadap struktur sosial. Hasil dan Pembahasan : Pendidikan terbukti sebagai agen perubahan sosial yang membentuk kesadaran baru tentang kesetaraan, lingkungan, dan partisipasi sosial. Namun, peran ini masih terhambat oleh ketimpangan akses, kurikulum yang tidak kontekstual, dan metode pembelajaran yang belum partisipatif. Kesimpulan : Pendidikan berperan penting dalam transformasi pranata sosial, namun perlu pendekatan yang inklusif dan kontekstual agar dapat menjawab dinamika masyarakat modern secara efektif dan menyeluruh.
ADUAN LAYANAN ONLINE PADA LAPAS KELAS IIA METRO LAMPUNG Muhammad Dohan F Al Miraj; M Agil Ifandin; Markus Marselinus Soge
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.539

Abstract

Latar Belakang : Inovasi PESAN LASTRO (Pengaduan, Saran, dan Informasi Layanan secara Online) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro, Lampung merupakan solusi digital berbasis QR Code yang dirancang untuk mempermudah masyarakat, khususnya keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dalam menyampaikan aduan dan saran secara langsung, cepat, dan anonim. Tujuan : Untuk mengkaji implementasi dan efektivitas sistem PESAN LASTRO dalam meningkatkan layanan pengaduan publik di lingkungan Lapas. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efektivitas layanan pengaduan, mempercepat tindak lanjut laporan, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas di lingkungan pemasyarakatan. Meskipun dihadapkan pada kendala seperti literasi digital yang terbatas dan akses internet yang tidak merata, sistem PESAN LASTRO tetap menunjukkan potensi besar untuk direplikasi di UPT Pemasyarakatan lainnya di Indonesia. Kesimpulan : Keberhasilan program ini juga membuktikan bahwa digitalisasi layanan publik dapat diterapkan secara sederhana dan berdampak nyata dalam reformasi birokrasi pemasyarakatan.
OPTIMALISASI IMPLEMENTASI PENGUATAN HABITUASI PETUGAS KEAMANAN DAN PENJAGAAN MELALUI E-SOP DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II B BENGKULU Amanda Tasya Salsabilla; Mitro Subroto
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.541

Abstract

Latar Belakang : Permasalahan yang kerap terjadi dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pegawai pemasyarakatan adalah adanya ketidaksesuaian antara pelaksanaan di lapangan dengan ketentuan prosedural yang berlaku. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan kinerja pegawai, khususnya dalam pelaksanaan tugas keamanan dan pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu. Fokus utama penelitian terletak pada penerapan strategi berbasis Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai pedoman kerja yang bersifat normatif dan mengikat. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap implementasi SOP yang berlaku. Hasil dan Pembahasan : Inovasi pamflet dan e-SOP di Lapas Perempuan Bengkulu meningkatkan pemahaman, kedisiplinan, dan profesionalisme pegawai, serta menurunkan pelanggaran prosedur hingga 38%. Media ini mempermudah akses SOP dan membentuk budaya kerja disiplin, meski tantangan literasi digital dan pelatihan masih ada. Kesimpulan : Hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan praktik kerja pemasyarakatan yang profesional, serta menciptakan lingkungan lembaga pemasyarakatan yang aman, tertib, dan sesuai dengan landasan hukum yang berlaku.
REVITALISASI LORONG LITERASI SEBAGAI PEMENUHAN HAK ATAS BAHAN BACAAN TAHANAN DAN WARGA BINAAN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB KLUNGKUNG Muhamad Alhafis; Adhar Ramadhani; Markus Marselinus Soge
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.543

Abstract

Latar Belakang : Perpustakaan di Rumah Tahanan Negara kelas IIB Klungkung menghadapi berbagai kendala yang menghambat pemenuhan hak tahanan dan warga binaan atas bahan bacaan. Permasalahan utama meliputi akan desain ruangan yang berlum tertata dengan baik, pencahayaan minim yang mempengaruhi kenyamanan membaca, serta belum adanya jadwal kunjungan yang jelas dalam mengakses perpustakaan secara teratur. Tujuan : Tujuan kegiatan ini adalah merevitalisasi perpustakaan melalui penataan ulang ruang agar lebih layak dan nyaman, penyusunan sitem jadwal kunjungan terstruktur, serta peningkatan kesadaran literasi. Metode : Metode yang digunakan adalah pendekatan analisis SWOT dalam perencanaan dan perancangan revitalisasi serta pelaksanaannya dengan metode partisipatif aktif dalam setiap pelaksanaan yang dilaksanakan selama 50 hari. Hasil dan Pembahasan : Revitalisasi perpustakaan berhasil memperbaiki tata ruang, pencahayaan, dan jadwal kunjungan, sehingga meningkatkan kenyamanan membaca, akses terhadap bahan bacaan, serta minat literasi warga binaan. Kesimpulan : Revitalisasi perpustakaan di Rutan Klungkung berhasil meningkatkan akses, kenyamanan, dan minat baca warga binaan sebagai bagian dari upaya mendukung reintegrasi sosial.
PERAN SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN MORALITAS DAN PENGENDALIAN PENYIMPANGAN SOSIAL MASYARAKAT Sandi Deca Saputra; Nadia Putri Fardila; Nora Fitriya; Martasi Jum’attia; Rifa’i
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.544

Abstract

Latar Belakang : Moralitas adalah seperangkat prinsip atau standar perilaku yang digunakan untuk membedakan antara tindakan yang benar dan salah. Ini adalah panduan yang membantu individu dan masyarakat menentukan apa yang dianggap baik atau buruk, adil atau tidak adil, dan dapat diterima atau tidak dapat diterima. Pendidik seharusnya dapat memahami dengan baik imperatif kategoris model Kantian untuk menjalankan fungsinya sebagai manusia otonom. Tujuan : Penelitian ini menganalisis peran strategis lembaga sekolah dalam menanamkan nilai-nilai moral dan sosial dan memberikan pendidikan yang komprehensif untuk mencegah perilaku menyimpang. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan mendeskripsikan secara mendalam kontribusi sekolah terhadap moral siswa dan efeknya dalam pengendalian penyimpangan sosial. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam konteks meningkatnya kasus kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, kekerasan, dan budaya permisif, penting untuk melihat kembali fungsi sekolah tidak hanya sebagai pusat pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai agen pembentukan karakter. Kesimpulan : Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih berorientasi pada pembentukan karakter dan nilai-nilai sosial
UPAYA PEMBUATAN JALUR MITIGASI BENCANA DAN TITIK KUMPUL PADA RUMAH TAHANAN KELAS 1 LABUHAN DELI Mahardhika G. Sitorus; Yogi Geraldo Sinurat; Markus Marselinus Soge
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.545

Abstract

Latar Belakang : Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli menghadapi tantangan dalam mitigasi bencana akibat padatnya hunian dan terbatasnya infrastruktur evakuasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk merancang jalur evakuasi dan titik kumpul (assembly point) sebagai bentuk kesiapsiagaan bencana. Metode : Metode yang digunakan berupa observasi lapangan, koordinasi struktural, dan pemasangan rambu evakuasi sesuai Permen PUPR No. 14 Tahun 2017. Hasil dan Pembahasan : Hasil menunjukkan bahwa pembuatan jalur evakuasi dan titik kumpul memberikan pemahaman baru bagi petugas serta memenuhi standar keamanan. Kesimpulan : Keberadaan jalur mitigasi yang sesuai standar menjadi keharusan untuk menjamin keselamatan tahanan dan petugas, serta mencerminkan komitmen terhadap perlindungan hak asasi manusia di lingkungan pemasyarakatan.
OPTIMALISASI FUNGSI PENGAMANAN MELALUI E-TROLLING (PATROLL-PAS) PADA LAPAS KELAS IIA KOTABUMI Salsabila Jannah Firdasa Indah; Salsa Della; Ade Cici Rohayati
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.546

Abstract

Latar Belakang : Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada keterbatasan sistem pengawasan manual yang rentan terhadap kelalaian, kehilangan data, dan kurangnya transparansi dalam pelaporan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabumi melalui implementasi sistem patroli elektronik berbasis teknologi informasi, yaitu E-Trolling (Patroll-PAS). Metode : Metode pelaksanaan meliputi perencanaan sistem, pembuatan barcode kontrol, uji coba, serta implementasi penuh oleh petugas pengamanan. Hasil dan Pembahasan : Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan E-Trolling mampu mempercepat pelaporan, meningkatkan akuntabilitas petugas, serta memperkuat integritas dan keamanan lingkungan lapas. Inovasi ini juga mendorong transformasi digital pemasyarakatan yang mendukung reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang lebih modern. Kesimpulan : E-Trolling dirancang untuk mencatat dan memantau aktivitas patroli secara real-time, akurat, dan terdokumentasi, sehingga meningkatkan efektivitas kontrol petugas terhadap area rawan seperti blok hunian dan branggang.