cover
Contact Name
Afdhal
Contact Email
jurnalrestorative@unismuh.ac.id
Phone
+6282188161481
Journal Mail Official
jurnalrestorative@unismuh.ac.id
Editorial Address
Faculty of Law, Muhammadiyah University, Jl. Sultan Alauddin No.259, Gn. Sari, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90221
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Restorative
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Restorative fokus pada penerbitan artikel penelitian hukum dan artikel ilmiah terkait maslah hukum pidana, perdata dan administrasi dalam ruang lingkup hukum bisnis
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 44 Documents
PENERBITAN SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH DI LAUT YANG MENYEBABKAN KONFLIK KEWENANGAN ANTARA LEMBAGA PEMERINTAHAN DI INDONESIA Akbar, Akbar; Rukman, Auliah Andika; Afdhal, Afdhal
Restorative Journal Vol 2, No 2 (2024): JURNAL RESTORATIVE VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Muhammadiyah Makassar University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Indonesia's coastal areas and small islands possess significant natural resource potential but are also vulnerable to various issues, one of which is overlapping authority in the issuance of land title certificates at sea. This jurisdictional conflict can lead to legal uncertainty, environmental degradation, and social disputes.This study employs a prescriptive normative legal research method with a case study approach. It examines relevant land and maritime regulations as well as court decisions to analyze jurisdictional conflicts in the issuance of land title certificates at sea.The research aims to identify and analyze the factors contributing to these jurisdictional conflicts and provide recommendations for resolving them. The findings indicate that conflicts arise due to overlapping regulations, unclear territorial boundaries, differing interpretations, and a lack of coordination among relevant government agencies. The issuance of land title certificates at sea that are legally and administratively flawed may be annulled through legal proceedings involving the courts and land authorities.Harmonizing land and maritime regulations is crucial in addressing these conflicts. The overlapping and inconsistent legal frameworks must be resolved immediately. Additionally, clarifying the jurisdictional boundaries between land and sea is an essential step, as clear demarcations will eliminate uncertainty and conflicts regarding institutional authority. Public awareness and education on land and maritime regulations must also be enhanced, ensuring that communities understand their rights and obligations concerning coastal land, as well as the processes and procedures for obtaining land title certificates at sea.Keyword: Certificate, Authority, Conflict, Government Institution, Indonesia
Aspek Hukum dan Sosial Dalam Peraturan Agraria Indonesia Dengan Pendekatan Literatur Muin, Indriani; Suhra, Andi Amalia
Restorative Journal Vol 2, No 2 (2024): JURNAL RESTORATIVE VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Muhammadiyah Makassar University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Undang-undang Agraria Indonesia memiliki implikasi penting dalam mengatur penggunaan dan pengelolaan tanah, khususnya yang berkaitan dengan tanah. Aspek sosial dan hukum dari undang-undang Agraria sangat memengaruhi keseimbangan antara kebutuhan bangsa, rakyat, dan individu dalam membuat dan menggunakan uang. Dengan menggunakan analisis literatur, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum dan sosial yang terdapat dalam peraturan Agraria di Indonesia. Penelitian ini mengkaji berbagai literatur hukum dan sosial yang relevan untuk memahami hubungan antara undang-undang Agraria dan segala bentuk kebijakan pemerintah, dan dampaknya terhadap masyarakat umum. Temuan analisis menunjukkan bahwa, meskipun undang-undang Agraria di Indonesia telah mengalami sejumlah perubahan dan revisi, masih banyak masalah dengan implementasi hukum yang terkait dengan tanah sengketa, tanah hak pembagian, dan konsekuensi sosial dari kebijakan pertanian yang tidak selalu sejalan dengan kebutuhan masyarakat umum. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika hukum agraria di Indonesia dan mendorong reformasi kebijakan yang lebih adil dan inklusif.Kata kunci: Aspek hukum, aspek sosial, peraturan agraria, pendekatan literatur, Indonesia.
KEADILAN SOSIAL BAGI KORBAN TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM PERSPEKTIF VIKTIMOLOGI Zakiah, Zakiah; Ribi, Hikmawati; Todingrara, Magdhalena Tasik
Restorative Journal Vol 2, No 2 (2024): JURNAL RESTORATIVE VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Muhammadiyah Makassar University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan keadilan sosial bagi korban korupsi memerlukan pengakuan yang layak, perlindungan yang memadai, serta upaya pemulihan dan kompensasi yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem hukum perlu lebih responsif terhadap kebutuhan korban korupsi, tidak hanya fokus pada penghukuman pelaku, tetapi juga pada pemulihan keadilan dan kesejahteraan bagi mereka yang terdampak.Penelitian ini mengidentifikasi tantangan dalam mewujudkan keadilan sosial bagi korban korupsi di Indonesia, termasuk kelemahan sistem hukum, minimnya pemulihan hak korban, dan perspektif penegak hukum yang belum sepenuhnya berpihak pada korban. Penelitian ini mengusulkan reformasi hukum yang lebih responsif, dengan memasukkan perspektif viktimologi dalam perumusan kebijakan, meningkatkan transparansi dan partisipasi publik, serta mengadopsi mekanisme restitusi yang efektif untuk memulihkan kerugian korban dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara.Kata Kunci: Korupsi, Keadilan Sosial, Viktimologi, Korban, Reformasi Hukum, Restitusi.
Hubungan Antara Kemiskinan dan Kejahatan: Analisis Kriminologis dan Implikasinya terhadap Hukum Pidana Maulana Ruslan, Muhammad Ibnu; Rukman, Auliah Andika; Rahman, Muhammad Ikhwan
Restorative Journal Vol 2, No 2 (2024): JURNAL RESTORATIVE VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Muhammadiyah Makassar University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrackPoverty and crime are interconnected social problems that pose a global challenge, including in Indonesia. Poverty, as a condition of inability to meet basic needs, can be a driving factor for crime. This study aims to analyze the relationship between poverty and crime from a criminological perspective and its implications for criminal law. The research method used is normative juridical with secondary data sources such as legislation, books, scientific journals, and other literature. The results of the study indicate that poverty can influence a person to commit a crime through economic pressure, limited access, an unfavorable environment, and feelings of injustice. The economic theory of crime, social disorganization, and differential association are relevant in explaining this relationship. The implications for criminal law include the need for an evaluation of criminal policies that consider the socio-economic conditions of perpetrators, fair law enforcement, and the effectiveness of criminal sanctions. Rehabilitation, prevention, and restorative justice approaches can be better alternatives than relying solely on repressive law enforcement. This study concludes that understanding the implications of poverty for criminal law is crucial to creating a fairer and more effective justice system.Keywords: Poverty, Crime, Criminology, Criminal Law
PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP PENINGKATAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT INDONESIA Syamsuri, Andi Santri; Rukman, Auliah Andika; Anggraeni, Andi Fatmawati
Restorative Journal Vol 2, No 2 (2024): JURNAL RESTORATIVE VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Muhammadiyah Makassar University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citizenship Education (PKn) has an important role in increasing the legal awareness of Indonesian society. Legal awareness is a fundamental element in creating an orderly social life, minimizing legal violations, and fostering an attitude of responsibility as a citizen. Through Civics, people can understand their rights and obligations, recognize applicable norms and rules, and develop attitudes that are oriented towards compliance with the law. Apart from that, Civics also plays a role in instilling democratic values, strengthening critical attitudes, and encouraging active community participation in state life. The research method used is library research with a qualitative approach with descriptive analysis methods. Qualitative Therefore, effective citizenship education needs to continue to be developed in order to form a society that is legally aware, disciplined and responsible in carrying out its rights and obligations as citizens.Factors that influence the legal awareness of Indonesian society, especially the younger generation in Citizenship Education, such as; First, the national defense (Citizenship) education curriculum: A good curriculum will provide more applicable and contextual legal learning, so that students can understand law not only as theory but also in the practice of everyday life. Second, social media and mass media: Social media and mass media also play a role in shaping public opinion and legal awareness, both positively and negatively.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP JAMINAN ASURANSI KESELAMATAN PENUMPANG TRANSPORTASI KAPAL LAUT PENYEBRANGAN BAUBAU-WAARA (Studi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau) (LEGAL PROTECTION FOR PASSENGER SAFETY INSURANCE GUARANTEES IN SEA SHIP TRANSPORTATION ON THE BAUBAU-WAARA CROSSING) (Study of PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Baubau Branch) Wally, Aswar Aswendi; Salam, Safrin; Andara, Darojatun
Restorative Journal Vol 2, No 2 (2024): JURNAL RESTORATIVE VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Muhammadiyah Makassar University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan jaminan asurasi keselamatan penumpang kapal laut penyebrangan Baubau-waara. Dan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap jaminan asuransi keselamatan penumpang kapal laut penyebrangan Baubau-waara.Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum Empiris yaitu suatu metode penelitian hukum yang mengunakan fakta-fakta empiris yang di ambil dari perilaku manusia,baik perilaku ferbal yang di dapat dari wawancar maupun perilaku nyata yang dilakukan melalui pengamatan langsung.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pelaksanaan Jaminan Asuransi Keselamatan Penumpang Kapal Laut Penyebrangan Baubau-Waara diantaranya adalah Asuransi Keselamatan Penumpang merupakan jaminan yang diberikan kepada penumpang di atas kapal. Proses klaim asuransi,Jika terjadi kecelakaan, penumpang atau keluarga penumpang dapat mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi. Keselamatan dan perlindungan penumpang kapal diatur oleh undang-undang dan peraturan pemerintah yang mengatur pelaksanaan jaminan asuransi ini. Pelaksanaan dan pengawasan, Merupakan tanggung jawab operator kapal untuk menjamin bahwa setiap penumpang yang membeli tiket perjalanan mendapatkan polis asuransi keselamatan. Pertanggungan asuransi, termasuk biaya perawatan medis, santunan kematian, dan santunan bagi penumpang yang mengalami cacat permanen akibat kecelakaan. (2) Perlindungan Hukum Terhadap jaminan Asuransi Keselamatan Penumpang Kapal Laut Penyebrangan Baubau-waara adalah diantaranya Penegakan hukum dan peraturan, Penegakan dan pengawasan, Pendidikan dan informasi penumpang, Penyelesaian Sengketa dan Pemrosesan Klaim Asuransi, Perlindungan hukum berbasis pengadilan, dan Evaluasi dan pembaruan peraturan yaitu Pemerintah bertanggung jawab untuk menjamin bahwa peraturan yang mengatur Asuransi Keselamatan Penumpang secara konsisten berkaitan dengan keadaan saat ini dan persyaratan masyarakat. Penumpang, operator kapal, perusahaan asuransi.
KEADILAN SOSIAL BAGI KORBAN TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM PERSPEKTIF VIKTIMOLOGI Zakiah, Zakiah; Ribi, Hikmawati; Todingrara, Magdhalena Tasik
RESTORATIVE JOURNAL Vol 2 No 2 (2024): JURNAL RESTORATIVE VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Muhammadiyah Makassar University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan keadilan sosial bagi korban korupsi memerlukan pengakuan yang layak, perlindungan yang memadai, serta upaya pemulihan dan kompensasi yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem hukum perlu lebih responsif terhadap kebutuhan korban korupsi, tidak hanya fokus pada penghukuman pelaku, tetapi juga pada pemulihan keadilan dan kesejahteraan bagi mereka yang terdampak.Penelitian ini mengidentifikasi tantangan dalam mewujudkan keadilan sosial bagi korban korupsi di Indonesia, termasuk kelemahan sistem hukum, minimnya pemulihan hak korban, dan perspektif penegak hukum yang belum sepenuhnya berpihak pada korban. Penelitian ini mengusulkan reformasi hukum yang lebih responsif, dengan memasukkan perspektif viktimologi dalam perumusan kebijakan, meningkatkan transparansi dan partisipasi publik, serta mengadopsi mekanisme restitusi yang efektif untuk memulihkan kerugian korban dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara.Kata Kunci: Korupsi, Keadilan Sosial, Viktimologi, Korban, Reformasi Hukum, Restitusi.
Aspek Hukum dan Sosial Dalam Peraturan Agraria Indonesia Dengan Pendekatan Literatur Muin, Indriani; Suhra, Andi Amalia
RESTORATIVE JOURNAL Vol 2 No 2 (2024): JURNAL RESTORATIVE VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Muhammadiyah Makassar University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Undang-undang Agraria Indonesia memiliki implikasi penting dalam mengatur penggunaan dan pengelolaan tanah, khususnya yang berkaitan dengan tanah. Aspek sosial dan hukum dari undang-undang Agraria sangat memengaruhi keseimbangan antara kebutuhan bangsa, rakyat, dan individu dalam membuat dan menggunakan uang. Dengan menggunakan analisis literatur, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum dan sosial yang terdapat dalam peraturan Agraria di Indonesia. Penelitian ini mengkaji berbagai literatur hukum dan sosial yang relevan untuk memahami hubungan antara undang-undang Agraria dan segala bentuk kebijakan pemerintah, dan dampaknya terhadap masyarakat umum. Temuan analisis menunjukkan bahwa, meskipun undang-undang Agraria di Indonesia telah mengalami sejumlah perubahan dan revisi, masih banyak masalah dengan implementasi hukum yang terkait dengan tanah sengketa, tanah hak pembagian, dan konsekuensi sosial dari kebijakan pertanian yang tidak selalu sejalan dengan kebutuhan masyarakat umum. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika hukum agraria di Indonesia dan mendorong reformasi kebijakan yang lebih adil dan inklusif.Kata kunci: Aspek hukum, aspek sosial, peraturan agraria, pendekatan literatur, Indonesia.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP PENINGKATAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT INDONESIA Syamsuri, Andi Santri; Rukman, Auliah Andika; Anggraeni, Andi Fatmawati
RESTORATIVE JOURNAL Vol 2 No 2 (2024): JURNAL RESTORATIVE VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Muhammadiyah Makassar University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citizenship Education (PKn) has an important role in increasing the legal awareness of Indonesian society. Legal awareness is a fundamental element in creating an orderly social life, minimizing legal violations, and fostering an attitude of responsibility as a citizen. Through Civics, people can understand their rights and obligations, recognize applicable norms and rules, and develop attitudes that are oriented towards compliance with the law. Apart from that, Civics also plays a role in instilling democratic values, strengthening critical attitudes, and encouraging active community participation in state life. The research method used is library research with a qualitative approach with descriptive analysis methods. Qualitative Therefore, effective citizenship education needs to continue to be developed in order to form a society that is legally aware, disciplined and responsible in carrying out its rights and obligations as citizens.Factors that influence the legal awareness of Indonesian society, especially the younger generation in Citizenship Education, such as; First, the national defense (Citizenship) education curriculum: A good curriculum will provide more applicable and contextual legal learning, so that students can understand law not only as theory but also in the practice of everyday life. Second, social media and mass media: Social media and mass media also play a role in shaping public opinion and legal awareness, both positively and negatively.
PENERBITAN SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH DI LAUT YANG MENYEBABKAN KONFLIK KEWENANGAN ANTARA LEMBAGA PEMERINTAHAN DI INDONESIA Akbar, Akbar; Rukman, Auliah Andika; Afdhal, Afdhal
RESTORATIVE JOURNAL Vol 2 No 2 (2024): JURNAL RESTORATIVE VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Muhammadiyah Makassar University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Indonesia's coastal areas and small islands possess significant natural resource potential but are also vulnerable to various issues, one of which is overlapping authority in the issuance of land title certificates at sea. This jurisdictional conflict can lead to legal uncertainty, environmental degradation, and social disputes.This study employs a prescriptive normative legal research method with a case study approach. It examines relevant land and maritime regulations as well as court decisions to analyze jurisdictional conflicts in the issuance of land title certificates at sea.The research aims to identify and analyze the factors contributing to these jurisdictional conflicts and provide recommendations for resolving them. The findings indicate that conflicts arise due to overlapping regulations, unclear territorial boundaries, differing interpretations, and a lack of coordination among relevant government agencies. The issuance of land title certificates at sea that are legally and administratively flawed may be annulled through legal proceedings involving the courts and land authorities.Harmonizing land and maritime regulations is crucial in addressing these conflicts. The overlapping and inconsistent legal frameworks must be resolved immediately. Additionally, clarifying the jurisdictional boundaries between land and sea is an essential step, as clear demarcations will eliminate uncertainty and conflicts regarding institutional authority. Public awareness and education on land and maritime regulations must also be enhanced, ensuring that communities understand their rights and obligations concerning coastal land, as well as the processes and procedures for obtaining land title certificates at sea.Keyword: Certificate, Authority, Conflict, Government Institution, Indonesia