cover
Contact Name
Iman Pradana A. Assagaf
Contact Email
iman.pradana@atim.ac.id
Phone
+6285399009608
Journal Mail Official
jemmtec@atim.ac.id
Editorial Address
https://journal.atim.ac.id/index.php/jemmtec/about/editorialTeam
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
ISSN : -     EISSN : 28304853     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology (JEMMTEC) merupakan jurnal online ilmiah yang diterbitkan oleh Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) – Politeknik ATI Makassar. Jurnal ini berisi tulisan yang diangkat dari bidang energi, material, dan teknologi manufaktur hasil penelitian dalam baik yang bersifat terapan ataupun pengembangan keilmuan
Articles 52 Documents
Monitoring Suhu dan Konsumsi Energi AC Split Berbasis Blynk IoT Sugiartha, Nyoman; I Dewa Made Gede Surya I Dewa Made Gede Surya Okgiarta; I Made Sugina; I Dewa Gede Agus Tri Putra
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 4 No 01 (2025): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v4i01.974

Abstract

AC split adalah perangkat pendingin aktif yang dirancang untuk menjaga kenyamanan termal di dalam ruangan. Setpoint suhu ruangan merupakan faktor utama yang mempengaruhi konsumsi energi pada AC split. Penyesuaian suhu secara manual melalui remote control yang tidak sesuai dengan beban panas ruangan dapat menyebabkan penggunaan energi yang boros. Oleh karena itu, sistem pemantauan dan pengendalian yang fleksibel dengan akses jarak jauh dan real-time menjadi sangat penting. Penelitian ini mengembangkan sistem pemantauan suhu dan konsumsi energi untuk AC split berbasis teknologi IoT dengan mengintegrasikan mikrokontroler NodeMCU ESP8266, sensor DHT22, sensor PZEM-016, dan pemancar LED inframerah dalam platform Blynk IoT. Sistem ini diuji pada AC split berkapasitas 1 PK di ruangan berukuran 4 m x 4 m dengan setpoint suhu 22 ºC selama 7 jam. Hasil pengujian menunjukkan fluktuasi suhu ruangan antara 21.5 ºC hingga 25.2 ºC dalam 100 menit selama siklus hidup/mati AC, dengan konsumsi energi total sebesar 5.3 kWh dan daya rata-rata 757 W. Temuan ini menegaskan potensi besar teknologi IoT dalam mendukung pengelolaan energi yang lebih cerdas dan pengoperasian AC split yang lebih terintegrasi.
Analisis Pengaruh Penambahan Karbon Pada Proses Peleburan Besi Scrap Terhadap Komposisi dan Kekerasan Besi Cor Pratama, Dimas Fandi; Gugun Gundara; Agus Riyana Doni Saputra; Firman Fauzi Rachman
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 4 No 01 (2025): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v4i01.975

Abstract

Banyak industri pengecoran logam yang menggunakan bahan skrap sebagai bahan utamanya. Scrap besi sebagai bahan utama pengecoran logam, memiliki variasi komposisi kimia dan karakteristik material yang berbeda. Penelitian ini memilki tujuan untuk mengkaji pengaruh jenis scrap besi sebagai bahan utama dalam pengecoran logam terhadap komposisi kimia dan kekerasan besi cor yang dihasilkan. Metode eksperimen nyata digunakan dalam penelitian ini. Jenis scrap besi yang digunakan dalam penelitian ini adalah scrap besi plat, scrap besi return, dan scrap besi kombinasi. Proses peleburan logam menggunakan tungku induksi dengan suhu peleburan ±1400°C selama 2,5 jam. Analisis data hasil uji komposisi dan uji kekerasan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil dari pengujian dan analisis, data yang diperoleh menunjukkan bahwa : (1)Jenis scrap besi kombinasi memiliki kadar unsur karbon, mangan dan silikon sebesar 3.543%, 0.709%, dan 1.124%, dengan nilai kekerasan Rockwell sebesar 95,80 HRb, nilai ini adalah paling tinggi diantara variable jenis scrap yang lainnya. (2) Jenis scrap secara signifikan memberi dampak terhadap kadar kandungan unsur dan nilai kekerasan besi cor. (3)Kandungan unsur yang paling berpengaruh terhadap nilai kekerasan besi cor adalah unsur karbon dan mangan.
Steady State Thermal dan Struktur Analysis Disc Brake Motor Menggunakan Metode Finite Element Analysis (FEA) Bagus Prasetiyo, Angger; Kartinasari Ayuhikmatin Sekarjati; Ikbal Rizki Putra; Iman Pradana A Assagaf
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 4 No 01 (2025): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v4i01.977

Abstract

Penggunaan rem yang berulang-ulang menyebabkan komponen rem menghasilkan panas yang lebih tinggi daripada kemampuannya untuk menghilangkan panas. Panas yang berlebihan yang terjadi pada komponen pengereman akan menurunkan kinerja rem. Tujuan penelitian ini untuk untuk memahami karakteristik distribusi panas, distribusi tegangan, dan deformasi struktural. Material yang digunakan adalah structural steel dengan analisis steady state dan satructural menggunakan metode Finite Element Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi suhu maksimum mencapai 100,01 °C dan nilai fluks panas yang signifikan yakni sebesar 1,9955e5 W/m², yang mengindikasikan adanya potensi titik panas yang perlu diperhatikan. Nilai deformasi sebesar 0,00031935m artinya terjadinya deformasi sangat kecil, dan material tersebut cukup kuat untuk menahan beban tanpa mengalami perubahan bentuk yang signifikan. Nilai stres ekuivalen yang tinggi sebesar 2,9355e9 Pa, menandakan bahwa beberapa area berisiko mengalami kegagalan. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan modifikasi desain atau pemilihan material yang lebih kuat, serta melakukan pengujian fisik untuk memvalidasi hasil simulasi dalam kondisi nyata
Upaya Penurunan Cacat Kotor Pada Produk Tutup Kemasan Kosmetik Menggunakan Metode PDCA Sariski, Mario; Meggy Kristina Stevami Br Tanjung
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 4 No 01 (2025): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v4i01.987

Abstract

Produk tutup kemasan kosmetik merupakan salah satu produk dengan tingkat cacat paling tinggi khususnya pada cacat kotor, dengan persentase cacat 4,2% dimana batas toleransi cacat hanya 2%. Cacat kotor dapat berupa bintik hitam atau goresan hitam. Cacat kotor disebabkan karena kurangnya pembersihan mold yang dilakukan. Cacat kotor dapat disebabkan juga karena adanya kebocoran saluran pendingin dan penyumbatan gas buang yang terperangkap di dalam mold. Metode pengendalian kualitas Plan, Do, Check, Act (PDCA) yang digunakan bertujuan untuk mengetahui cara mempertahankan kualitas produk. Produk yang berkualitas dan sesuai standar akan tercapai jika pengendalian kualitas diterapkan secara baik. Dari total sampling sebanyak 20.000 pcs, didapatkan total cacat kotor sebanyak 3.927 pcs. Penanganan yang dilakukan adalah melakukan pembongkaran mold secara keseluruhan untuk dilakukan pembersihan pada semua area mold dan menerapkan standarisasi pembersihan mold. Dari sampling ulang yang dilakukan setelah pembersihan mold menunjukkan bahwa terjadi penurunan cacat kotor sebanyak 810 pcs.
Tren Penelitian Fabrikasi Pengelasan Untuk Industri Pertanian Berdasarkan Google Scholar dan Scopus Ariyanto; Iman Pradana A Assagaf; Pasau, Kristiana; Taukhid, Imam
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 4 No 01 (2025): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v4i01.989

Abstract

Pengelasan memainkan peran penting dalam industri pertanian, terutama dalam fabrikasi dan pemeliharaan mesin pertanian. Mesin pertanian seringkali membutuhkan penyambungan bahan yang tipis, bahan yang berbeda, sehingga hal ini menyulitkan dengan pengelasan saat ini. Pengelasan sangat penting untuk merakit elemen-elemen mesin untuk menciptakan mesin yang tahan lama dan efisien. Tujuan Literatur review ini adalah untuk mereview fabrikasi pengelasan untuk industri pertanian dengan referensi yang diambil dari google scholar dan scopus. Metode review dengan mengambil data publikasi yang dilaporkan mulai tahun 2003 hingga 2024 ke google scholar dan scopus dengan mengambil data CSV melalui software Publish or Perish berdasarkan kalimat “Fabrikasi Pengelasan Untuk Industri Pertanian” kemudian di olah menggunakan software minitab. Hasil penelitian menunjukkan tren peningkatan sitasi dan jumlah penulis terus meningkat baik pada google scholar maupun scopus. Hal ini menunjukkan bahwa besar peluang untuk melakukan penelitian mengenai topik fabrikasi pengelasan untuk industri pertanian.
Pengaruh Perlakuan Panas terhadap Kekerasan dan Kekasaran Permukaan Hasil Pembubutan Baja AISI 1045 Fajar Y. Prabowo; Joko Waluyo; yudha, venditias
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 4 No 02 (2025): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v4i02.943

Abstract

This study examines the effects of heat treatment on the hardness, tensile strength, and surface roughness of AISI 1045 steel during turning operations. The material was tested under three conditions: untreated, hardened (with water and oil quenching), and tempered. Results reveal that heat treatment transformed the microstructure from ferrite-pearlite to a combination of martensite, bainite, ferrite, and pearlite. Hardness increased from 52.83 HRC (untreated) to 80.17 HRC (water-quenching hardening) and 68.33 HRC (oil-quenching hardening). Tempering achieved the highest tensile strength at 1231.73 MPa with a hardness of 65 HRC. Surface roughness was lowest for tempered specimens at 700 RPM (3.6 µm), while water-quenching hardening at 1000 RPM resulted in the highest roughness (35.35 µm). Tempering is recommended for machine components such as shafts due to its optimal balance of mechanical properties, hardness, and surface quality.
Analisis Pengaruh Campuran Pasir Silika Dengan Pengikat Waterglass Terhadap Cacat Blow-hole Hafizh Syamputra, Muhamad; Gugun Gundara; Muhammad Kamaludin; najiyyah, Ghinfa firqoh
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 4 No 02 (2025): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v4i02.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh campuran pasir silika dengan pengikat waterglass terhadap cacat blow-hole dalam proses pengecoran logam di PT. Kartika Alas Utama. Metode yang digunakan meliputi pengujian visual, analisis komposisi kimia, dan perhitungan penyusutan. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan campuran pasir silika dan waterglass dengan pengendalian kelembapan serta ventilasi cetakan yang baik mampu mengurangi cacat blow-hole secara signifikan. Komposisi kimia logam hasil cor menunjukkan dominasi unsur Fe (98,17%), C (0,41%), dan Si (0,61%), yang memengaruhi sifat mekanis logam. Tingkat penyusutan rata-rata sebesar 1,74% mencerminkan stabilitas dimensi produk cor yang baik. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa optimalisasi parameter seperti kadar waterglass, kontrol ventilasi, dan kelembapan pasir dapat meningkatkan kualitas hasil cor dan meminimalkan cacat blow-hole.
Analisis Hubungan Cetakan Pasir Silika dengan Campuran Waterglass dan Metode Pengerasan CO2 terhadap Cacat Produk Firqah Najiyah, Ghinfa; Gugun Gundara; Syamputra, Muhammad Hafiz; Muhammad Kamaludin
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 4 No 02 (2025): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komposisi cetakan pasir silika dengan waterglass dan perlakuan gas CO2 terhadap kualitas cetakan serta tingkat cacat produk di PT. Kartika Alas Utama. Cetakan dibuat menggunakan campuran pasir silika sebanyak 150 kg dengan 15 kg waterglass (kekentalan 45%) dan dipadatkan menggunakan gas CO2 bertekanan 20–30 Psi selama 3 menit. Pengujian dilakukan melalui inspeksi visual dan pengukuran dimensi untuk mengidentifikasi cacat seperti gas porosity, rough surface, dan sand burn-on. Hasil menunjukkan bahwa rough surface merupakan jenis cacat paling dominan, diikuti oleh gas porosity dan sand burn-on. Peningkatan kualitas cetakan dapat dicapai dengan kontrol distribusi partikel pasir, ventilasi yang memadai, serta pengendalian suhu logam cair. Penelitian ini menyarankan optimalisasi parameter produksi untuk meningkatkan kualitas cetakan, mengurangi tingkat cacat dan memberikan solusi praktis bagi industri pengecoran logam.
Analisis Pengaruh Penggunaan Coating Grafit Pada Cetakan Pasir Terhadap Cacat Blow-Hole Kamaludin, Muhamad Kamaludin; Gugun Gundara; najiyyah, Ghinfa firqoh; Syamputra, Muhammad Hafiz
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 4 No 02 (2025): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v4i02.1052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lapisan grafit pada cetakan pasir terhadap kualitas hasil pengecoran, terutama dalam mengurangi cacat blow-hole pada produk cor. Coating grafit dipertimbangkan karena potensinya dalam meningkatkan kualitas permukaan dan integritas coran. Komposisi kimia logam juga dianalisis karena berperan penting dalam menentukan sifat mekanik dan mutu akhir coran. Untuk memastikan kesesuaian komposisi logam dengan standar yang ditetapkan, digunakan alat Optical Emission Spectrometer (OES) yang memberikan hasil analisis kimia secara akurat dan cepat Temuan menunjukkan bahwa cacat seperti blow-hole, yang disebabkan oleh udara yang terperangkap atau gas dalam cetakan, dapat dikurangi melalui aplikasi lapisan grafit yang tepat. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pembentukan cacat blow-hole termasuk permeabilitas pasir yang rendah, kadar air yang tinggi, laju penuangan yang lambat, dan kehalusan butiran pasir .Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan bagi industri, khususnya PT Kartika Alas Utama, untuk meningkatkan proses pengecoran mereka dan meningkatkan kualitas produk dengan mengoptimalkan penggunaan pelapis grafit. Secara keseluruhan, penelitian ini berfungsi sebagai sumber daya yang berharga untuk memahami hubungan antara persiapan cetakan dan pengurangan cacat pada pengecoran logam.
Pengaruh Perlakuan PWHT terhadap Sifat Mekanis Sambungan Las TIG pada Baja Grade 91 Halman; Ramly, Ismail; Fauzi, Yusuf Rizal
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 4 No 02 (2025): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v4i02.1064

Abstract

Grade 91 steel is a high-alloy steel widely used in power and petrochemical industries due to its resistance to high temperatures, oxidation, and corrosion. However, welding this steel requires post-weld heat treatment (PWHT) to reduce residual stresses and enhance toughness. This study analyzes the effect of varying PWHT holding times (0, 4, 8, and 12 hours) on the mechanical properties of TIG-welded Grade 91 steel using ER90S-B9 filler metal. Tensile and hardness tests were conducted to evaluate changes in strength and material resistance due to heat treatment. The results indicate that without PWHT, the heat-affected zone (HAZ) experiences a significant increase in hardness due to martensitic formation, which the risk of cracking and brittleness. Applying PWHT with a longer holding time effectively reduces hardness in the HAZ and weld zone, improving material toughness. However, excessive PWHT duration may lead to a reduction in tensile strength. Therefore, selecting optimal PWHT parameters is crucial to ensuring the reliability of welded structures in industrial applications.