cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No. A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Law, Education and Business
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2988604X     EISSN : 29881242     DOI : https://doi.org/10.57235
Journal of Law, Education, and Business dengan nomor terdaftar E-ISSN 2988-1242 (online) dan P-ISSN 2988-604X (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JLEB bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang: 1. Hukum 2. Pendidikan dan Pembelajaran 3. Akuntansi 4. Ekonomi 5. Bisnis 6. Manajemen
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 626 Documents
Strategi Penggunaan Drone Dalam Meningkatkan Efektivitas Operasi Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia di Wilayah Kalimantan Barat (Studi Kasus: Yonarmed 16/Tk Dalam Penugasan Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI - Malaysia) Sudarmono Wira Cahyanto; Resmanto Widodo Putro; Dangan Waluyo; Ferdinand Hasudungan Siagian; Bangun P Hutajulu
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.9202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penggunaan drone dalam meningkatkan efektivitas operasi pengamanan perbatasan Indonesia–Malaysia di wilayah Kalimantan Barat, dengan fokus pada studi kasus Yonarmed 16/TK dalam penugasannya sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia di Sektor Barat Kodam XII/Tanjungpura. Penggunaan drone menjadi salah satu langkah modernisasi dalam pengawasan wilayah perbatasan yang memiliki karakteristik geografis kompleks, seperti hutan lebat, medan berbukit, serta jalur perlintasan tidak resmi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui pengumpulan data berupa wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen satuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan drone memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan efektivitas deteksi dini, monitoring aktivitas lintas batas, serta respon cepat terhadap potensi ancaman keamanan. Selain itu, drone meningkatkan efisiensi penggunaan personel dan memperluas jangkauan pengawasan pada area yang sulit dijangkau. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan kemampuan teknis drone, faktor cuaca, topografi yang ekstrem, serta regulasi yang belum sepenuhnya mendukung operasi udara tak berawak di wilayah perbatasan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas personel operator, dan modernisasi alutsista drone sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan dukungan teknologi terhadap sistem pengamanan perbatasan. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pertahanan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi pengawasan modern di wilayah perbatasan negara.
Pengaruh ROA, ROE dan DER Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Food and Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2025 Mezaluna Deazzuri; Mulia Inda Purwati; Marwan Setiawan
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.9207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ROA, ROE dan DER terhadap harga saham pada perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian terdiri atas 83 perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan kriteria purposive sampling, diperoleh 11 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan periode pengamatan selama lima tahun, sehingga diperoleh 55 data observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan dan data harga saham. Teknik analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik yang terdiri atas uji normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas, dan autokorelasi, analisis regresi linear berganda, serta uji hipotesis yang terdiri atas uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. ROE secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. DER secara parsial juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham dengan nilai signifikansi sebesar 0,005. Secara simultan, ROA, ROE, dan DER berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,002. Nilai R Square sebesar 0,664 menunjukkan bahwa ROA, ROE, dan DER mampu menjelaskan variasi harga saham sebesar 66,4%, sedangkan sisanya sebesar 33,6% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.
Implementasi Penyidikan Tindak Pidana Perikanan di Wilayah Perairan Perbatasan Indonesia–Timor Leste Hajenang; Irzani Andi Abdulrahman
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.9212

Abstract

Wilayah perairan perbatasan Indonesia dan Timor Leste, khususnya Selat Ombai dan Selat Wetar di sekitar eksklave Oecusse-Ambeno, merupakan kawasan strategis dengan keragaman hayati laut tinggi sekaligus rawan tindak pidana perikanan (TPP), sementara penyidikannya menghadapi kompleksitas yurisdiksi dan koordinasi lintas batas yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi penyidikan TPP di kawasan tersebut, mengidentifikasi hambatan normatif-empiris, dan merumuskan solusi yuridis-kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan studi lapangan di Kupang dan Atambua; data primer diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap PPNS Perikanan, Pengawas PSDKP, Polairud Polda NTT, dan Kejaksaan Negeri, sedangkan data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, perjanjian bilateral, dan berkas perkara dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rezim batas maritim permanen menjadi dasar yurisdiksi penyidikan, namun praktik penegakan hukum masih menghadapi tiga hambatan utama: koordinasi antarlembaga penyidik yang belum terstruktur, keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi pengawasan, serta belum optimalnya mekanisme Joint Commission Inspection (JCI) sebagai instrumen kerja sama bilateral. Penelitian menyimpulkan bahwa implementasi penyidikan TPP di perbatasan Indonesia-Timor Leste memerlukan penguatan kerangka hukum bilateral, harmonisasi prosedur penyidikan, dan pemanfaatan teknologi VMS-AIS secara terintegrasi, dengan rekomendasi pembentukan patroli gabungan tetap dan peningkatan kapasitas PPNS Perikanan melalui pelatihan kerja sama bilateral.
Pengaruh Motivasi, Efikasi Diri, Pendidikan Kewirausahaan, Lingkungan Keluarga, Pengaruh Teman Sebaya, dan Literasi Digital Terhadap Minat Berwirausaha Generasi Z di Kelurahan Tanjung Balai Kecamatan Karimun Doni Hermansyah; Ilham Karim Rizkiawan
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.9215

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan ekonomi digital yang membuka peluang kewirausahaan bagi Generasi Z, namun minat berwirausaha dipengaruhi oleh faktor personal, pendidikan, sosial, dan kemampuan digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi, efikasi diri, pendidikan kewirausahaan, lingkungan keluarga, pengaruh teman sebaya, dan literasi digital terhadap minat berwirausaha Generasi Z di Kelurahan Tanjung Balai Kecamatan Karimun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan regresi linear berganda. Responden dalam output statistik yang dianalisis berjumlah 150, sedangkan pada bagian metode skripsi tercantum 149 responden; artikel mempertahankan angka output statistik 150 karena seluruh tabel analisis menggunakan N=150. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan diolah dengan SPSS 25. Hasil regresi menunjukkan seluruh variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha: motivasi (B=0,170; p=0,015), efikasi diri (B=0,188; p=0,013), pendidikan kewirausahaan (B=0,142; p=0,033), lingkungan keluarga (B=0,169; p=0,020), teman sebaya (B=0,164; p=0,029), dan literasi digital (B=0,150; p=0,039). Secara simultan keenam variabel berpengaruh signifikan (F=484,285; p<0,001) dengan R²=0,953. Efikasi diri merupakan faktor paling dominan dengan Beta=0,191. Keterbatasan penelitian meliputi lokasi tunggal, purposive sampling, potensi bias self-report, reliabilitas beberapa instrumen yang masih cukup, dan belum dimasukkannya faktor lain. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas wilayah, memperbaiki instrumen, menambah variabel relevan, dan mempertimbangkan desain yang lebih kuat.
Analisis Efektivitas Penegakan Hukum Keimigrasian dalam Operasi Wira Waspada Tahun 2025 Salsabila Azzahra; Seno Setyo Pujonggo; Imma Yedida Ardi
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.9223

Abstract

Penegakan hukum keimigrasian merupakan fungsi strategis dalam menjaga kedaulatan negara dan ketertiban hukum di Indonesia. Operasi Wira Waspada yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Imigrasi sepanjang tahun 2025 menjadi instrumen pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) secara terukur dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penegakan hukum keimigrasian melalui Operasi Wira Waspada Tahun 2025 serta mengidentifikasi hambatan dan tantangan dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Operasi Wira Waspada Tahun 2025 dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia, meliputi Bali, Maluku Utara, Jabodetabek, dan operasi serentak nasional di 2.098 titik pengawasan. Operasi ini berhasil menjaring ratusan WNA pelanggar dengan jenis pelanggaran beragam, mulai dari penyalahgunaan izin tinggal, overstay, investor fiktif, hingga sponsor fiktif. Tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi dan pencantuman dalam daftar penangkalan telah diterapkan sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, luasnya cakupan wilayah, kompleksitas modus pelanggaran, dan perlunya peningkatan koordinasi lintas instansi. Kesimpulannya, diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan, pemanfaatan teknologi informasi, serta koordinasi lintas instansi guna mengoptimalkan efektivitas penegakan hukum keimigrasian di Indonesia.
Faktor Penghambat dalam Pengungkapan Tindak Pidana Penipuan pada Transaksi Jual Beli melalui Facebook Marketplace (Studi di Polresta Bandar Lampung) Muhammad Reyhan Andika Marga; Muhammad Farid; Fristia Berdian Tamza
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.9251

Abstract

Perkembangan transaksi jual beli daring melalui fitur Marketplace pada platform media sosial Facebook memunculkan celah baru bagi tindak pidana penipuan, mengingat platform tersebut tidak menyediakan mekanisme escrow maupun verifikasi identitas penjual sebagaimana platform e-commerce formal. Meskipun ketentuan Pasal 378 KUHP/Pasal 492 KUHP Baru dan Pasal 28 ayat (1) jo. Pasal 45A ayat (1) UU ITE telah tersedia sebagai dasar hukum, efektivitas penegakannya di tingkat daerah seperti Kota Bandar Lampung masih menghadapi tantangan nyata pada tahap pengungkapan kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat pengungkapan tindak pidana penipuan pada transaksi jual beli melalui Facebook Marketplace di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris dengan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui studi pustaka serta wawancara mendalam bersama penyidik Unit Tipidter Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan akademisi hukum pidana Universitas Lampung. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan teori faktor-faktor yang memengaruhi penegakan hukum dari Soerjono Soekanto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan tindak pidana penipuan pada transaksi Facebook Marketplace terhambat oleh lima faktor yang saling berkelindan, yaitu faktor hukum, faktor penegak hukum, faktor sarana atau fasilitas, faktor masyarakat, dan faktor kebudayaan. Faktor hukum, penegak hukum, dan sarana pada dasarnya telah mendukung pelaksanaan pengungkapan meskipun masih terdapat keterbatasan tertentu. Namun, pelaksanaannya belum optimal akibat hambatan utama yang bersumber dari faktor masyarakat dan budaya, seperti rendahnya literasi digital, keengganan melapor, kebiasaan bertransaksi berbasis kepercayaan sepihak, dan longgarnya perlindungan data pribadi yang memicu keengganan korban untuk melapor. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan literasi keamanan digital masyarakat secara masif serta penerapan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi secara lebih konsisten guna mendorong pengungkapan kasus penipuan Facebook Marketplace secara lebih efektif.