cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No. A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Law, Education and Business
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2988604X     EISSN : 29881242     DOI : https://doi.org/10.57235
Journal of Law, Education, and Business dengan nomor terdaftar E-ISSN 2988-1242 (online) dan P-ISSN 2988-604X (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JLEB bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang: 1. Hukum 2. Pendidikan dan Pembelajaran 3. Akuntansi 4. Ekonomi 5. Bisnis 6. Manajemen
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 626 Documents
Strategi Operasi Militer Terhadap Gerakan Aceh Merdeka di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (Periode 1989-1998 dan 2003-2004) Peka Aswan; Budi Santoso; Heri Abriyadi
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8879

Abstract

Strategi operasi militer Pemerintah Indonesia dalam menghadapi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada periode Daerah Operasi Militer (DOM) tahun 1989–1998 dan Operasi Terpadu tahun 2003–2004 didasarkan pada analisis strategi Arthur F. Lykke Jr., yakni tujuan strategis (ends), cara pelaksanaan (ways), dan sumber daya (means) yang digunakan pemerintah, serta mengevaluasi efektivitas strategi terhadap kondisi keamanan, sosial, politik, keutuhan NKRI, dan hubungan antara pemerintah pusat dengan Pemerintah Aceh. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan desain deskriptif-komparatif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode DOM, tujuan strategis pemerintah berorientasi pada mempertahankan keutuhan NKRI dan menghancurkan kapasitas militer GAM melalui pendekatan keamanan (operasi kontra-insurgensi dengan pengerahan sumber daya militer secara besar-besaran). Sebaliknya, pada periode Operasi Terpadu, pemerintah mulai menerapkan strategi yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan operasi militer, penegakan hukum, pemulihan pemerintahan, serta pendekatan kemanusiaan, bertujuan stabilitas keamanan yang lebih baik dan membuka ruang bagi penyelesaian konflik melalui jalur politik yang berpuncak pada Perjanjian Helsinki tahun 2005. Kesimpulannya, efektivitas strategi operasi militer sangat dipengaruhi oleh keseimbangan antara tujuan, cara, dan sumber daya sebagaimana dijelaskan dalam konsep Ends–Ways–Means. Strategi yang terlalu menitikberatkan pada penggunaan kekuatan militer terbukti hanya mampu menghasilkan stabilitas jangka pendek, sedangkan strategi yang mengintegrasikan dimensi keamanan, politik, hukum, sosial, dan pembangunan memiliki peluang lebih besar dalam menciptakan perdamaian yang berkelanjutan serta memperkuat integrasi nasional.
Peran Satgas Military Community Outreach Unit (MCOU) Dalam Operasi Pemulihan Stabilitas Keamanan Dengan Komunikasi Efektif dan Interaksi Sosial Melalui Pendekatan Human Relations Dalam Rangka Mendukung Misi UNIFIL di Lebanon Selatan Erwin Setyono; Robby Moechamad Taufik; Sulistynto
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8881

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas tantangan operasi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon Selatan, yang tidak hanya bersifat militer, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dinamika sosial, persepsi masyarakat, dan sensitivitas hubungan sipil–militer pascakonflik. Dalam konteks tersebut, Satgas Military Community Outreach Unit (MCOU) memiliki peran strategis sebagai unsur non-kinetik UNIFIL dalam membangun komunikasi, interaksi sosial, dan kepercayaan masyarakat lokal. Permasalahan penelitian ini berfokus pada bagaimana peran Satgas MCOU dalam mendukung pemulihan stabilitas keamanan di Lebanon Selatan, faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, serta strategi peningkatan peran MCOU melalui komunikasi efektif dan pendekatan human relations. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci Satgas MCOU, observasi lapangan, serta studi dokumentasi laporan dan perencanaan UNIFIL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satgas MCOU berperan signifikan sebagai fasilitator komunikasi, mediator sosial, agen diplomasi militer, dan analis sosial dalam mendukung stabilitas keamanan berbasis kepercayaan masyarakat. Faktor pendukung utama meliputi kejelasan mandat, profesionalisme personel, pendekatan human relations, dan dukungan struktur UNIFIL, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana, kendala bahasa, sensitivitas sosial budaya, serta dinamika situasi keamanan. Strategi peningkatan peran MCOU diarahkan pada keseimbangan tujuan (ends), cara (ways), dan sumber daya (means) melalui penguatan komunikasi strategis, peningkatan kapasitas personel, optimalisasi media, serta pendalaman interaksi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pemulihan stabilitas keamanan UNIFIL sangat ditentukan oleh kualitas komunikasi dan hubungan sosial yang dijalankan secara konsisten, humanis, dan berkelanjutan.
Meningkatkan Motorik Kasar Melalui Teknik Dasar Permainan Sepak Bola Menggunakan Bola Berbunyi pada Anak Tunanetra Gustian Pratama; Rahmat Fitra; Mahmudin Aritanoga
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8882

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik kasar murid tunanetra di SLB Negeri Kebayakan Takengon akibat keterbatasan penglihatan yang menghambat koordinasi gerak, keseimbangan tubuh, dan orientasi arah. Alasan dilakukannya penelitian ini adalah adanya kesenjangan praktik di lokasi penelitian di mana teknik dasar olahraga menggunakan media adaptif belum diterapkan secara optimal bagi siswa tunanetra kelas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan bola berbunyi melalui teknik dasar permainan sepak bola dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak tunanetra kelas I. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan eksperimen Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Pemilihan metode SSR didasarkan pada kemampuannya untuk mengamati perubahan perilaku atau kemampuan pada subjek secara intensif, mendalam, dan berulang guna melihat pengaruh nyata dari suatu intervensi dalam lingkup pendidikan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi Baseline Pertama (A1), skor kemampuan motorik kasar subjek berada pada kategori kurang cukup (45% dan 50%). Setelah diberikan intervensi (B) menggunakan bola berbunyi, skor meningkat signifikan menjadi 60%, 75%, dan 90% (kategori sangat baik), serta tetap bertahan pada tingkat maksimal (85%, 95%, dan 100%) pada fase Baseline Kedua (A2) dengan persentase overlap data sebesar 0%. Penggunaan bola berbunyi efektif meningkatkan koordinasi gerak kasar, keberanian, dan kepercayaan diri anak tunanetra. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya agar melibatkan jumlah subjek yang lebih banyak dan durasi intervensi yang lebih lama guna memperkuat validitas temuan serta mendukung pengembangan kurikulum olahraga adaptif yang lebih inklusif.
Analisis Efektivitas dan Efisiensi Penggunaan Motor Listrik Taktis di Satuan Tempur TNI AD dalam Mendukung Mobilitas Darat (Studi Kasus Batalyon Infanteri Teritorial 843/PYV Kodam Jaya) Edi Nursantosa; Sigit Purwanto; Thomas Gabriel J
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8900

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis energi global dan komitmen transisi energi Pemerintah Indonesia melalui Perpres No. 55/2019 dan Inpres No. 7/2022. Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 843/PYV, sebagai satuan tempur sekaligus teritorial TNI AD, dituntut adaptif menggunakan 50 unit motor listrik taktis. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan efisiensi operasional kendaraan tersebut serta merumuskan strategi pengembangannya untuk meningkatkan mobilitas darat satuan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi yang melibatkan Yonif TP 843/PYV dan PT LEN Industri. Hasil penelitian menunjukkan operasional kendaraan telah berjalan satu tahun. Dari aspek efektivitas, kendaraan dinilai nyaman dan mudah dioperasikan, namun rasio kesiapan operasional baru mencapai 88% dari standar minimal 90% akibat kendala infrastruktur listrik dan suku cadang. Dari aspek efisiensi, penggunaan menghemat pengeluaran harian satuan sebesar 27%. Hambatan utama meliputi keterbatasan stasiun pengisian, durasi pengisian yang lama, daya tahan baterai rendah, keausan mekanis sekunder, dan minimnya mekanik spesialis kelistrikan. Berdasarkan analisis SWOT, dirumuskan tiga strategi komprehensif: (1) penguatan kemitraan dengan PT LEN Industri untuk pengembangan rantis listrik senyap/hybrid >3.000 Watt dan pelatihan teknisi; (2) pembangunan rantai pasok suku cadang dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Tentara (SPKLT); serta (3) inovasi motor listrik berbasis sistem baterai swap (battery swap system).
Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi Daerah: Analisis Kesenjangan Law in Books dan Law in Action Mira Nila Kusuma Dewi; Abdul Kadir; Anang Tintus Purnomo Soetarmo; Dewa Yudha Pramana; Puluder Simamora; Andika
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8902

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penegakan hukum tindak pidana korupsi daerah dalam perspektif law in books dan law in action serta mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya kesenjangan antara pengaturan normatif dan penerapannya dalam praktik. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif sistem hukum Indonesia telah memiliki instrumen yang memadai dalam pemberantasan tindak pidana korupsi melalui pengaturan tindak pidana, kewenangan lembaga penegak hukum, dan mekanisme peradilan khusus. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kesenjangan yang dipengaruhi oleh kompleksitas substansi hukum, kapasitas dan koordinasi struktur penegakan hukum, relasi kekuasaan dalam pemerintahan daerah, serta budaya hukum yang belum sepenuhnya mendukung integritas penyelenggaraan pemerintahan. Penegakan hukum korupsi daerah dengan demikian tidak hanya bergantung pada keberadaan norma, tetapi juga pada efektivitas penerapan hukum dalam realitas sosial.
Pengaruh Social Media Influencer dan User Generated Content Terhadap Purchase Intention Produk Skincare Melalui Fear of Missing Out Febryan Widjanarko; Setyo Ferry Wibowo; Meta Bara Berutu
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Influencer dan User Generated Content terhadap Purchase Intention produk skincare, serta menganalisis peran Fear of Missing Out sebagai variabel mediator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner daring kepada 400 responden yang berdomisili di DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan Structural Equation Modeling dengan IBM SPSS AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap Fear of Missing Out dan Purchase Intention. User Generated Content berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Fear of Missing Out. Fear of Missing Out berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention serta memediasi pengaruh Social Media Influencer terhadap Purchase Intention, tetapi tidak memediasi pengaruh User Generated Content terhadap Purchase Intention. Temuan ini menunjukkan bahwa influencer lebih mampu menimbulkan rasa tidak ingin tertinggal dari tren skincare, sedangkan konten pengguna lain lebih berperan sebagai bahan pertimbangan sebelum konsumen membeli produk.
Gamification, Hedonic Motivation, and Perceived Value on Impulse Buying among Generation Z GoFood Users Afina Salsabila; Tengku Firli Musfar; Sri Wahyuni Wildah
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8904

Abstract

This study aims to analyze the effect of gamification on impulse buying through hedonic motivation and perceived value among Generation Z GoFood users in Pekanbaru. This issue is important to examine because a pre-survey of 30 Generation Z GoFood users in Pekanbaru showed that most respondents felt encouraged to make unplanned purchases after exposure to reward features and limited-time promotions, yet the underlying psychological mechanism remains underexplored in developing-city contexts. A quantitative approach was used, with data collected from 120 respondents through purposive sampling. The analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4, chosen for its suitability with a moderate sample size and its capacity to test mediating relationships simultaneously. The results show that gamification has a positive and significant effect on impulse buying, hedonic motivation, and perceived value. Hedonic motivation also has a positive and significant effect on impulse buying and successfully mediates the relationship between gamification and impulse buying. However, perceived value does not significantly affect impulse buying and fails to mediate the relationship. These findings indicate that emotional factors play a more important role than cognitive evaluation in driving impulse buying behavior, so future research is recommended to broaden the geographic scope and incorporate other emotional variables such as fear of missing out (FOMO) or customer engagement.
Pertimbangan Yuridis, Filosofis, dan Sosiologis Hakim dalam Putusan Banding Perkara Tindak Pidana Kekerasan yang Dilakukan Secara Bersama-sama Sodry Sadewa HN; Maroni; Aisyah Muda Cemerlang; Tri Andrisman; Emilia Susanti
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8906

Abstract

Pertimbangan hakim dalam putusan banding memiliki peranan penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan, khususnya dalam perkara tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama. Putusan yang dijatuhkan tidak hanya dituntut memenuhi aspek kepastian hukum, tetapi juga harus mencerminkan nilai keadilan dan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, hakim dituntut untuk mengintegrasikan pertimbangan yuridis, filosofis, dan sosiologis dalam setiap proses pengambilan putusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan yuridis, filosofis, dan sosiologis hakim dalam putusan banding perkara tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama serta merumuskan model pertimbangan yang ideal dalam mewujudkan putusan yang berkeadilan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan yuridis memberikan dasar legalitas melalui penerapan peraturan perundang-undangan dan pembuktian yang sah, pertimbangan filosofis mengarahkan hakim pada pencapaian keadilan substantif dan tujuan pemidanaan, sedangkan pertimbangan sosiologis menekankan pentingnya memperhatikan kondisi pelaku, korban, dampak sosial, serta nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat. Ketiga aspek tersebut harus diterapkan secara terpadu sehingga menghasilkan putusan banding yang tidak hanya berkepastian hukum, tetapi juga memenuhi rasa keadilan dan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Model pertimbangan yang mengintegrasikan aspek yuridis, filosofis, dan sosiologis menjadi dasar yang ideal bagi hakim dalam mewujudkan putusan yang berorientasi pada keadilan substantif.
Pengaruh Inventory Intensity, Cost of Debt, dan Firm Size Terhadap Agresivitas Pajak Rifa Salsabilla; Wiwit Irawati
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inventory intensity, cost of debt, dan firm size terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 13. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi inventory intensity, cost of debt, dan firm size, sedangkan variabel dependennya adalah agresivitas pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inventory intensity dan firm size berpengaruh terhadap agresivitas pajak, sedangkan cost of debt tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak.
Analisis Ancaman Keamanan Bandar Udara pada Pengendalian Jalan Masuk (Access Control) Akibat Ketiadaan PAS Kendaraan di Sisi Udara Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Komodo Ketut Teja Prabawa P; Kardi; Ika Endrawijaya
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8923

Abstract

Bandar udara sebagai objek vital nasional mewajibkan penerapan pengendalian jalan masuk (access control) ke Daerah Keamanan Terbatas (DKT) melalui kepemilikan Pas Bandar Udara Kendaraan. Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Komodo belum menerapkan pas kendaraan bagi kendaraan operasional di sisi udara, sehingga pemeriksaan di pos access control masih dilakukan secara manual. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan prosedur pengendalian jalan masuk kendaraan serta menganalisis dampak ketiadaan pas kendaraan terhadap ancaman keamanan bandara, serta merumuskan upaya mitigasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan pas kendaraan secara signifikan menurunkan efektivitas tindakan profiling akibat timbulnya familiarity bias oleh petugas Aviation Security (Avsec). Hal ini juga menyebabkan hambatan pemeriksaan di security checkpoint, meningkatkan potensi resiko penyusupan (illegal entry), sabotase, penyeludupan barang berbahaya, dan risiko tabrakan serta foreign object debris (FOD). Kondisi ini juga menjadi temuan audit berstatus Open oleh Otoritas Bandar Udara Wilayah IV. Penelitian ini merekomendasikan penertiban parkir kendaraan pribadi, pendataan kendaraan terotorisasi, pengetatan prosedur dan pendampingan kendaraan eksternal, serta percepatan koordinasi penerbitan pas bandar udara sesuai regulasi regulasi UU Nomor 1 Tahun 2009, PM 33 Tahun 2015 jo PM 167 Tahun 2015, dan KM 39 Tahun 2024.