cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No. A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Law, Education and Business
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2988604X     EISSN : 29881242     DOI : https://doi.org/10.57235
Journal of Law, Education, and Business dengan nomor terdaftar E-ISSN 2988-1242 (online) dan P-ISSN 2988-604X (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JLEB bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang: 1. Hukum 2. Pendidikan dan Pembelajaran 3. Akuntansi 4. Ekonomi 5. Bisnis 6. Manajemen
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 626 Documents
Tinjauan Terhadap Perbuatan Melawan Hukum Atas Pencantuman Tanah Milik Orang Lain Dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan Tanpa Persetujuan Pemilik Tanah (Studi Putusan Nomor: 228/Pdt.g/2022/PN.Tjk) Brimoza Irawan; Risti Dwi Ramasari
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8924

Abstract

Masalah sengketa tanah sering muncul akibat pemasukan tanah milik pihak lain ke dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) tanpa persetujuan pemilik sah, yang menimbulkan ketidakpastian hukum. Penelitian ini bertujuan menentukan apakah tindakan tersebut termasuk perbuatan melawan hukum serta menganalisis pertimbangan Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 228/Pdt.G/2022/PN.Tjk. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dan empiris dengan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan tersebut jelas melanggar Undang-Undang Pokok Agraria dan Hukum Perdata, dipengaruhi faktor internal (niat buruk, rendahnya pemahaman hukum) serta eksternal (lemahnya pengawasan administrasi). Hakim memutus berdasarkan pertimbangan yuridis, sosiologis, dan filosofis demi keadilan serta perlindungan hak atas tanah. Disarankan instansi pertanahan meningkatkan transparansi dan ketelitian penerbitan sertifikat.
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Project Vlog Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas XI pada Mata Pelajaran Sejarah di SMK Attaufiqiyyah Sarmila Praja; Arif Permana Putra; Tubagus Umar Syarif Hadi Wibwo
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media berbasis project vlog terhadap motivasi belajar peserta didik kelas XI pada mata pelajaran sejarah di SMK Attaufiqiyyah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah 24 siswa kelas XI MPLB B. Kemudian teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik probability sampling tipe simple random sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner (angket). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis project vlog efektif dalam meningkatkan motivasi belajar sejarah peserta didik kelas XI di SMK Attaufiqiyyah. Hal ini dapat dilihat dari total persentase rata-rata perolehan hasil data angket (pre test) dengan nilai rata-rata sebesar 48,30% dan perolehan hasil data angket (post-test) dengan rata-rata nilai sebesar 80,69%. Hasil dari penelitian juga sejalan dengan indikator motivasi belajar Menurut Lestari dan Yudhanegara dalam Trygu dianataranya: 1). Adanya dorongan dan kebutuhan belajar, 2) Mempunyai minat terhadap tugas yang diberikan, 3) Tekun dalam menghadapi tugas yang diberikan, 4) Ulet menghadapi kesulitan, 5) Adanya hasrat dan keinginan berhasil. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan adanya efektivitas, yakni penggunaan project vlog sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Implementasi Digital Policing dalam Penanggulangan Tindak Pidana Perjudian Online di Kota Bandar Lampung Ananda Nike Syadila; Budi Rizki Husin; Emilia Susanti
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8930

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong munculnya berbagai bentuk kejahatan berbasis digital, salah satunya perjudian online yang semakin mudah diakses melalui internet dan sistem transaksi elektronik. Kondisi tersebut menimbulkan tantangan bagi aparat penegak hukum karena karakteristik perjudian online yang bersifat anonim, lintas wilayah, dan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi digital policing dalam penanggulangan tindak pidana perjudian online di Kota Bandar Lampung serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digital policing dilakukan melalui patroli siber, pemantauan aktivitas digital, edukasi masyarakat, penyelidikan berbasis teknologi, serta pemanfaatan digital forensik dalam proses pembuktian. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, sarana dan prasarana teknologi, kompleksitas modus operandi pelaku, serta rendahnya literasi digital masyarakat. Peningkatan kapasitas aparat, penguatan infrastruktur teknologi, dan optimalisasi kerja sama antarlembaga diperlukan untuk meningkatkan efektivitas penanggulangan tindak pidana perjudian online.
Pengaruh Pemahaman Penumpang tentang Barang Bawaan yang Dilarang terhadap Keamanan Penerbangan di Bandar Udara Kualanamu Inri Desniti Nuggetty Butar Butar; Sundoro; Ika Endrawijaya
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8931

Abstract

Aturan barang dilarang (prohibited items) sangat krusial bagi keamanan penerbangan. Di Bandar Udara Internasional Kualanamu, tercatat 9.648 barang disita selama tahun 2025, yang mengindikasikan rendahnya pemahaman penumpang. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemahaman penumpang dan pengaruhnya terhadap keamanan penerbangan di Bandar Udara Internasional Kualanamu. Menggunakan metode kuantitatif korelasional, data dikumpulkan dari 100 responden (rumus Slovin) melalui kuesioner dan observasi, lalu dianalisis dengan persamaan regresi linear sederhana Y= -2,857+1,058X . Hasil menunjukkan pemahaman penumpang berada pada kategori kurang baik. Analisis korelasi menghasilkan koefisien korelasi (r) 0,934 dan koefisien determinasi (r²) sebesar 87,3%, serta uji t menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (t hitung 25,981 > t tabel 1,660; sig 0,000). Disimpulkan bahwa pemahaman penumpang berpengaruh sangat kuat terhadap keamanan penerbangan. Implikasinya, pengelola bandara perlu mengoptimalkan sosialisasi melalui infografis digital dan media interaktif di area strategis seperti check-in counter untuk meningkatkan pemahaman teknis penumpang.
Optimalisasi Profesionalisme Personel Satuan Intelijen Militer sebagai Upaya Menghadapi Gerakan Separatis di Wilayah Rawan Konflik Enra Effendi Nasution; Rudianto; Susanto
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8945

Abstract

Ancaman gerakan separatis di salah satu wilayah Indonesia bagian timur menuntut peningkatan profesionalisme personel intelijen dalam mendukung stabilitas keamanan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kapabilitas personel intelijen, pemanfaatan teknologi siber, serta strategi optimalisasi profesionalisme personel dalam menghadapi ancaman separatis. Penelitian dilaksanakan pada salah satu satuan intelijen militer di Kota Ambon dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi personel, pengalaman operasi, kemampuan analisis intelijen, serta pemanfaatan teknologi siber, khususnya Open Source Intelligence (OSINT), belum optimal akibat keterbatasan sumber daya manusia, sarana pendukung, dan prosedur operasional. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas personel, modernisasi teknologi intelijen, pembaruan standar operasional, serta penguatan koordinasi antarinstansi guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas intelijen dalam menjaga keamanan wilayah.
Kajian Penempatan dan Konten Media Informasi Mengenai Barang – Barang Dilarang (Prohibited Items) Terhadap Kepatuhan Penumpang Domestik di Bandar Udara Internasional Yogyakarta Ida Ayu Made Dewi Madusedani; Kardi; Ika Endrawijaya
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8946

Abstract

Bandar Udara Internasional Yogyakarta memiliki volume penumpang domestik yang relatif tinggi, sehingga kepatuhan penumpang terhadap ketentuan barang – barang dilarang (prohibited items) menjadi penting untuk diperhatikan. Berdasarkan data penemuan prohibited items periode Oktober 2025 – Maret 2026, tercatat 6.563 item barang yang disita, yang mengindikasikan perlunya perhatian terhadap ketaatan penumpang meskipun media informasi digital telah disediakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penempatan dan konten media informasi mengenai prohibited items dan pengaruhnya terhadap kepatuhan penumpang domestik di Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Menggunakan metode kuantitatif korelasional, data dikumpulkan dari 100 responden (rumus Slovin) melalui probability sampling, lalu dianalisis dengan persamaan regresi linear sederhana Y=5,872+0,516X. Hasil menunjukkan penempatan dan konten media informasi berada pada kategori kurang baik. Analisis korelasi menghasilkan koefisien korelasi (r) 0,931 dan koefisien determinasi ( ) sebesar 86,6%, serta uji t menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (t hitung 25,172 > t tabel 1,654; sig 0,000). Disimpulkan bahwa penempatan dan konten media informasi berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan penumpang domestik. Implikasinya, pengelola bandara perlu mengoptimalkan penempatan media informasi di area strategis serta memperjelas visualisasi konten agar dapat meningkatkan kepatuhan penumpang secara efektif.
Hak Pendidikan Sebagai Pemenuhan Hak Asasi Manusia pada Warga Binaan Pemasyarakatan Perempuan di Bandar Lampung Qanita Akmalia; Dona Raisa Monica; Deni Achmad; Diah Gustiniati Maulani; Mamanda Syahputra Ginting
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8947

Abstract

Hak untuk belajar merupakan salah satu hak mendasar yang melekat pada narapidana, khususnya narapidana perempuan, sebagaimana diatur dalam Konstitusi Republik Indonesia tahun 1945, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji implementasi hak atas pendidikan bagi narapidana perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, serta untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang memengaruhi implementasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dan empiris. Data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka, observasi, dan wawancara dengan petugas lembaga pemasyarakatan dan akademisi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Analisis penelitian didasarkan pada gagasan Romli Atmasasmita tentang implementasi hak atas pendidikan dan teori efektivitas penegakan hukum Soerjono Soekanto. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hak atas pendidikan telah terpenuhi dalam tiga cara utama: peningkatan kualitas intelektual melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C serta pendidikan non-formal, perkembangan mental dan moral melalui kegiatan keagamaan, konseling hukum, dan pembentukan karakter, serta pengembangan keterampilan dan kemandirian melalui berbagai pelatihan kejuruan. Menurut pemeriksaan variabel yang memengaruhi implementasi, faktor hukum, penegakan hukum, masyarakat, dan budaya berperan sebagai faktor pendukung, namun fasilitas dan infrastruktur tetap menjadi hambatan utama karena kurangnya ruang belajar dan fasilitas belajar. Akibatnya, peningkatan kualitas fasilitas pendidikan diperlukan untuk berhasil melaksanakan hak atas pendidikan bagi narapidana perempuan dan mendukung tujuan sistem pemasyarakatan.
Pengaruh Audit Effort, Audit Tenure, dan Komisaris Independen Terhadap Audit Delay Nurfaizah Chanila; Fina Fitriyana
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8951

Abstract

Audit delay merupakan isu penting karena keterlambatan publikasi laporan keuangan auditan dapat menurunkan relevansi informasi, mengurangi transparansi, serta memengaruhi kepercayaan investor. Selain itu, audit delay mencerminkan efektivitas tata kelola perusahaan dan kepatuhan terhadap regulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh audit effort, audit tenure dan komisaris independen terhadap audit delay. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah audit delay, sementara audit effort, audit tenure dan komisaris independen merupakan variabel independen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang bergerak di bidang Infrastructures yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Adapun sample yang digunakan diambil dengan metode purposive sampling dengan menetapkan kriteria-kriteria tertentu dan diperoleh 40 perusahaan yang memenuhi kriteria. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa audit effort dan audit tenure berpengaruh terhadap audit delay. Sementara komisaris independen tidak berpengaruh audit delay.
Implementasi Safety Risk Management (SRM) di Area Apron Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Rizka Pebrianti; Ubaedillah; Ichyu Machmiyana
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8952

Abstract

Area apron Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru merupakan zona dengan intensitas operasional tinggi akibat interaksi personel, Ground Support Equipment, dan pesawat udara, sehingga rentan terhadap hazard yang mengancam keselamatan penerbangan, sementara penanganannya belum sepenuhnya didukung integrasi antara temuan lapangan dan sistem pelaporan resmi bandara. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hazard, menilai tingkat risiko, dan merumuskan strategi mitigasi. Pendekatan kualitatif deskriptif dipilih karena bertujuan menggambarkan kondisi hazard secara mendalam dan kontekstual, didukung matriks SKEP 223/X/2009 sebagai alat bantu kuantifikasi risiko, melalui observasi lapangan, wawancara dua narasumber, dan studi dokumentasi data sekunder. Hasil penelitian mengidentifikasi tujuh temuan hazard: pelanggaran APD, penataan GSE tidak tertib, tumpahan minyak, pergerakan penumpang tanpa pengawasan, tong sampah terbuka, speeding, dan distraksi ponsel. Pergerakan penumpang tanpa pengawasan memperoleh indeks risiko tertinggi dan berada pada zona tidak dapat diterima, sementara enam temuan lain memerlukan keputusan manajemen. Triangulasi data sekunder mengungkap hanya satu temuan yang terdokumentasi resmi, mengindikasikan kesenjangan pelaporan hazard perilaku. Disimpulkan bahwa mitigasi rekayasa fisik lebih efektif menurunkan risiko dibanding mitigasi administratif. Penelitian selanjutnya disarankan mengevaluasi efektivitas mitigasi digital secara empiris.
Analisis Kesiapan Keamanan pada Area Cargo Security Check Point Gedung Kargo Sementara di UPBU Kelas II Komodo – Labuan Bajo Dzulqornain Briyan Kautsar; Dwi Afriyanto; Feri Adriansyah
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8953

Abstract

Cargo Security Check Point (CSCP) di gedung kargo sementara UPBU Kelas II Komodo – Labuan Bajo masih menghadapi berbagai kendala operasional dan fasilitas. Penelitian ini dilakukan karena adanya peralihan tanggung jawab pengamanan area kargo kepada Badan Hukum Pelayanan Jasa Terkait (Jaster) berdasarkan KM 39 Tahun 2024 di tengah ketidakpastian jadwal pembangunan gedung kargo permanen yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesiapan dan kelayakan keamanan pada area CSCP di terminal kargo sementara tersebut. Metode kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, dengan instrumen checklist yang diadaptasi dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PR 17 Tahun 2024 untuk memotret kondisi faktual secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pengamanan di area CSCP hanya mencapai 62,5%, dengan rincian ketiadaan fasilitas Walk Through Metal Detector (WTMD), Explosive Trace Detector (ETD), spesifikasi mesin X-Ray yang masih single view, tidak adanya sign board Daerah Keamanan Terbatas (DKT), pelanggaran skema rotasi kerja 40:60 bagi operator tunggal X-Ray, serta kelonggaran SOP yang membuat pos CSCP kerap ditinggalkan kosong. Disimpulkan bahwa pengamanan di terminal kargo sementara belum optimal dan belum sepenuhnya sesuai standar regulasi, di mana status gedung sementara tidak dapat dijadikan alasan untuk menunda pemenuhan standar keamanan. Rekomendasi perbaikan mencakup pemasangan sign board batas area, penyusunan SOP teknis, penerapan sistem piket stasioner, serta percepatan realisasi pengadaan fasilitas fisik pada bangunan eksisting