cover
Contact Name
Indra Setiawan
Contact Email
mbcie.official@gmail.com
Phone
+628111619944
Journal Mail Official
mbcie.official@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Meruya Selatan No. 1 Kembangan Jakarta Barat
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering
ISSN : -     EISSN : 29884284     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering merupakan salah satu kajian yang membahas segala aspek ilmu bidang Teknik Industri. Seminar ini diselenggarakan oleh Program Studi Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana Jakarta. Seminar Nasional yang unik ini menyediakan forum bagi akademisi, peneliti dan praktisi dari berbagai industri untuk bertukar pikiran dan pengalaman serta berbagi perkembangan terkini di bidang teknik industri. Seminar ini telah membahas banyak hal terkait bidang Teknik Industri seperti Management Operation, Quality Engineering, Manufacturing System, Value Engineering, Optimization, Automation Industry, Strategic Management, Production Planning, Risk Management, Service Engineering, Simulation of Industrial System dan topik lainnya.
Articles 169 Documents
Productivity Measurement Analysis of the Garment Industry Using the Objective Matrix (OMAX) Method Kartika sari, Ukik; Nugrahadi, Bekti
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 5 (2023): LEAN AND GREEN FOR SUSTAINABILITY DEVELOPMENT GOALS IN THE I4.0 ERA
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2023.025

Abstract

Companies are increasingly realizing the importance of managing Human Resources (HR) to enhance organizational effectiveness and efficiency. Various efforts have been made to retain employees, including psychological approaches involving motivation, perception, learning, beliefs, and attitudes. Productivity is a key factor in maintaining a company's existence and improving its competitiveness. Productivity measurement can be done through three basic forms: partial productivity, total factor productivity, and total productivity. The research method employed in this paper is a qualitative-quantitative approach, utilizing the Objective Matrix (OMAX) as the productivity measurement method. OMAX involves identifying relevant performance indicators, assigning weights to each indicator, and scoring the evaluated performance indicators. These scores are used to generate an overall productivity index. The findings of this study reveal that OMAX was used to measure productivity from January to April. The research results indicate an increase in productivity in January and February, but a significant decline in April. Further research is needed to identify the causes of this decline and find appropriate solutions to enhance company productivity. The conclusion of this research provides insights into the importance of continuous analysis and improvement to enhance company productivity.
Implementation of Activity Based Costing (ABC) Method for Industry in Indonesia: Literature Review Tri Aprianto; Indra Setiawan; Bambang Setiawan; Fikri Al Latif
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 1 (2019): BIG DATA ANALYTIC AND ENTREPRENEURSHIP ERA 4.0
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Activity Based Costing (ABC) is an accounting method that identifies and assigns costs to overhead activities and then assigns these costs to products. The purpose of this paper is to provide an assessment of 20 articles on ABC method in the Indonesian region published during the period 2017 to 2020. This ABC model is used to allocate all costs, based on the resources used to carry out product-related activities. and services provided to customers. This paper contains the results of many different aspects. These aspects include industry focus, total distribution focus and publication year focus. This paper is useful for all types of industrial sectors to identify and determine costs for all company activities. This paper also provides benefits for future researchers to add insight and reference for studies related to ABC method.
Analisis SWOT dalam Studi Kelayakan Bisnis Produk Reseller Hijab Cahyadi, Cahyadi; Murdiono, Deden; Faizal, Rizki Ahmad; Azis, Rizqi Muhamad Abdul; Endriansyah, Bintang Rama; Aristri, Alamsyah Putra; Siregar, Ronal Benyamin; Saputra, Dodi Eka; Nurmanda, Yunengsih; Mutiara, Adinda
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34078

Abstract

The purpose of writing this article is to understand and analyze the SWOT of hijab reseller products. This type of research uses qualitative descriptive research methods and the type of data uses empirical data or personal experience. The result of this research is to provide opportunities or conveniences for everyone who wants to start a business but has little capital to become a reseller. In addition, entrepreneurs can understand resellers through the analysis of strengths, weaknesses, opportunities, and threats that can serve as a guideline for their business. This SWOT analysis provides positive effects such as offering a perspective on primary priorities, recognizing risks, constraints, problems, and threats that may occur, helping to develop businesses, and facilitating decision-making.
Analisis Pemilihan Vendor Untuk Pembangunan IPAL Menggunakan Metode Simple Additive Weighting dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution Pada Manufaktur Valve Production Wijaya, Kahfi; Novrisal, Dimas
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34434

Abstract

Peningkatan kapasitas produksi pada perusahaan manufaktur valve production telah menyebabkan lonjakan volume limbah cair yang signifikan, sementara perusahaan belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) internal. Saat ini, perusahaan masih bergantung pada pihak ketiga dalam pengelolaan limbah cair B3 dengan biaya pengolahan yang cukup besar, yaitu sekitar US$429 hingga US$781 per bulan. Hal ini tentunya menimbulkan beban operasional yang terus meningkat dan menunjukkan urgensi untuk membangun IPAL sendiri sebagai langkah strategis untuk efisiensi biaya dan pemenuhan regulasi lingkungan. Oleh karena itu, pemilihan vendor IPAL yang tepat menjadi langkah penting guna memastikan pengolahan limbah dilakukan secara efektif, efisien, dan sesuai standar keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kriteria dan alternatif dalam proses pemilihan vendor IPAL serta menentukan prioritas vendor yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Additive Weighting (SAW) untuk menentukan bobot preferensi kriteria dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk menyusun peringkat dari alternatif vendor. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada tiga responden utama yang memiliki peran dalam proses pengadaan, yaitu Procurement Supervisor, QHSE Supervisor, dan Head Production. Hasil analisis menunjukkan bahwa aspek reputasi menjadi kriteria paling dominan dengan bobot 0,632, diikuti aspek teknis (0,546), administratif (0,465), keuangan (0,455), dan lingkungan (0,389). Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode TOPSIS, PT. Harum Tirta Jaya (A4) terpilih sebagai vendor terbaik yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, dengan nilai preferensi sebesar 0,637. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengambilan keputusan pemilihan vendor IPAL secara objektif, terukur, dan sesuai kebutuhan industri.
Tinjauan Literatur Tentang Faktor Internal dan Eksternal yang Memengaruhi Kesuksesan Karier Lulusan Teknik Industri Nugraha, Billy; Kusumah, Lien Herliani
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34488

Abstract

Kesuksesan karier telah menjadi indikator penting dalam menilai hasil pendidikan tinggi, terutama bagi lulusan program studi Teknik Industri. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis berbagai faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kesuksesan karier lulusan Teknik Industri. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan naratif, studi ini menganalisis sumber-sumber ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2007 hingga 2024, termasuk artikel yang terindeks Scopus dan publikasi nasional. Faktor internal mencakup keterampilan teknis dan lunak, motivasi, pengalaman kerja, jaringan personal, dan ketahanan mental. Sementara itu, faktor eksternal meliputi kondisi pasar tenaga kerja, reputasi perguruan tinggi, kebijakan pemerintah, kemitraan industri, kondisi ekonomi, serta perkembangan teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesuksesan karier merupakan konstruksi multidimensi yang dipengaruhi oleh interaksi antara kompetensi individu dan peluang kontekstual. Terdapat kesenjangan penelitian karena sebagian besar studi masih menganalisis faktor-faktor tersebut secara terpisah tanpa kerangka integratif yang utuh. Kajian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dengan menawarkan model konseptual terpadu dan merekomendasikan arah penelitian lanjutan, seperti validasi empiris melalui Structural Equation Modeling (SEM) serta strategi penyelarasan kurikulum untuk meningkatkan daya saing lulusan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi akademisi, pembuat kebijakan, dan institusi pendidikan dalam merancang strategi pengembangan karier lulusan Teknik Industri di tengah tantangan global dunia kerja.
Systematic Literature Review of Digital Transformation KPIs in Industry 4.0 for Smart Manufacturing Pasaribu, Enita; Yuliani, Endah Tri; Fadli, Fahri; Debora, Fransisca
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34445

Abstract

Digitalisasi menghadirkan revolusi di sektor manufaktur yang mengacu pada transisi dari teknologi tradisional ke digital yang membentuk bagian integral dari Industri 4.0. Saat ini, inovasi digital terkait erat dengan "keberlanjutan" perusahaan. Smart Manufacturing dianggap sebagai paradigma baru yang membuat pekerjaan lebih cerdas dan lebih terhubung, menghadirkan kecepatan dan fleksibilitas melalui pengenalan inovasi digital. Smart Manufacturing adalah implementasi fisik dan operasional dari sebagian besar transformasi digital di sektor industri dan Digital Transformation KPIs adalah alat untuk mengukur keberhasilan implementasi tersebut. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan tinjauan pustaka sistematis menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) untuk memastikan proses identifikasi, seleksi, dan analisis artikel yang transparan dan replicable. Data dari artikel-artikel tersebut kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSViewer untuk memvisualisasikan hubungan antar kata kunci, penulis, atau konsep, sehingga memungkinkan identifikasi tren penelitian, klaster topik, serta area riset yang kurang terjamah. Tujuan artikel ini adalah untuk menyajikan literatur relevan yang membahas Digital Transformation KPIs di Industry 4.0 terhadap Smart Manufacturing dan mengidentifikasi tantangan utama, dengan menyajikan hasil tinjauan pustaka dari berbagai jurnal. Sebanyak 35 artikel dimasukkan dalam penelitian ini yang diterbitkan antara 2019 dan 2025. Artikel diidentifikasi berdasarkan tahun, negara, publikasi dan objek penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa Key Performance Indicators (KPIs) memainkan peran sentral dan krusial dalam keberhasilan implementasi Transformasi Digital dalam Industri 4.0 untuk Smart Manufacturing, khususnya di sektor manufaktur, dengan tujuan utama untuk meningkatkan efisiensi operasional, keberlanjutan, dan kinerja bisnis secara keseluruhan.
Analisa Proses Quenching Terhadap Penurunan Kadar Air Pada Kokas dengan Menggunakan Metode Six Sigma di Pabrik Baja Dharmawan, Wahyu; Prabowo, Herry Agung
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34534

Abstract

Kokas merupakan material utama dalam proses produksi besi cair melalui metode blast furnace. Fungsinya tidak hanya sebagai bahan bakar, tetapi juga sebagai agen pereduksi dan pendukung permeabilitas gas dalam blast furnace. Salah satu permasalahan krusial dalam proses produksi kokas adalah tingginya kadar air setelah proses pendinginan (quenching). Kadar air yang berlebih dapat menyebabkan penurunan efisiensi panas di dalam blast furnace, peningkatan konsumsi energi, penurunan kualitas kokas, serta pemborosan biaya operasional secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis untuk mengidentifikasi dan mengendalikan faktor-faktor yang memengaruhi kadar air kokas secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel dalam proses quenching terhadap kadar air kokas, menggunakan pendekatan Six Sigma dengan metodologi DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Penelitian dilakukan di salah satu pabrik baja terkemuka di Cilegon, Banten. Data diperoleh dari hasil pengamatan dan pengukuran langsung di lapangan, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak Minitab. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tiga variabel utama, yaitu waktu quenching (quenching time), waktu penyemprotan (spraying time), dan penggunaan nozzle tambahan, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kadar air kokas, dengan nilai P < 0,05 berdasarkan uji ANOVA. Setelah tahap analisis, dilakukan perbaikan proses dengan pendekatan Design of Experiment (DoE) untuk menentukan kombinasi parameter optimal dalam proses quenching. Implementasi hasil perbaikan menunjukkan keberhasilan dalam menurunkan kadar air kokas secara konsisten. Selain itu, level sigma proses meningkat dari 3,31σ menjadi 4,04σ, yang menunjukkan peningkatan kapabilitas proses dan penurunan variasi. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa penerapan pendekatan Six Sigma secara terstruktur dan berbasis data mampu meningkatkan efisiensi, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan kualitas hasil produksi pada proses pembuatan kokas di industri baja
Integrasi Lean dan Green Manufacturing di Sektor Industri: Systematic Literature Review Krissensen, Itok Endirga; Amrina, Uly
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34314

Abstract

Dalam menghadapi tantangan global terkait efisiensi dan keberlanjutan, industri manufaktur dituntut untuk mengoptimalkan operasional tanpa mengorbankan aspek lingkungan. Pendekatan lean manufacturing berfokus pada eliminasi pemborosan dan peningkatan nilai tambah, sementara green manufacturing menekankan pengurangan dampak lingkungan melalui efisiensi sumber daya dan energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis integrasi kedua pendekatan tersebut dalam konteks industri melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 42 artikel ilmiah terpilih dari berbagai database internasional dianalisis menggunakan pendekatan PRISMA. Kriteria inklusi meliputi fokus pada implementasi lean dan green di sektor industri, publikasi dalam rentang 2017–2024, serta keterlibatan pendekatan kuantitatif maupun kualitatif. Analisis mencakup aspek pendekatan integrasi, penggunaan alat bantu seperti Value Stream Mapping (VSM) dan Life Cycle Assessment (LCA), serta dampaknya terhadap kinerja operasional dan lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi lean dan green secara signifikan mendorong efisiensi proses, pengurangan limbah, serta penghematan energi dan emisi karbon. Penggunaan VSM efektif dalam memetakan pemborosan proses, sementara LCA berperan penting dalam menilai dampak lingkungan secara menyeluruh. Namun demikian, berbagai hambatan seperti resistensi budaya organisasi, keterbatasan teknologi, dan minimnya kompetensi SDM menjadi tantangan utama dalam implementasi. Penelitian ini menawarkan sintesis konseptual integrasi lean-green, mengidentifikasi kesenjangan penelitian, serta merumuskan agenda riset lanjutan. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi akademisi dan praktisi untuk mendorong transformasi industri menuju efisiensi dan keberlanjutan yang lebih optimal.
Improvement Proses Curing untuk Mengurangi Downtime Mesin dan Pemborosan Energi dalam Mendukung Transformasi Energi Rendah Emisi Darmawan, Putra; Jaqin, Choesnul
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34521

Abstract

Proses curing pada industri manufaktur ban merupakan tahap kritis dengan konsumsi energi tinggi yang berkontribusi signifikan terhadap emisi karbon dan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama downtime mesin curing dan mengembangkan strategi perbaikan berbasis Total Productive Maintenance (TPM) dan Root Cause Failure Analysis (RCFA). Data dikumpulkan dari 240 unit mesin curing selama periode Januari–Juni 2025, mencakup durasi downtime dan konsumsi energi dalam kondisi idle. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi perbaikan seperti autonomus maintenance, pemasangan andon system, dan pelatihan operator mampu menurunkan downtime hingga 45% dalam tiga bulan. Dampaknya, konsumsi energi idle turun signifikan, menghasilkan penghematan energi sebesar ±76 juta kWh listrik, ±152 juta kg steam, dan ±24 juta Nm³ nitrogen.  Hal ini setara dengan pengurangan emisi sebesar ±84.912 ton CO₂ dan efisiensi biaya mencapai Rp 181,8 miliar dalam tiga bulan operasional. Jika diekstrapolasi secara tahunan, penghematan ini berpotensi mencapai ±Rp 727 miliar atau sekitar 18% dari total biaya operasional tahunan proses curing. Penelitian ini memberikan bukti bahwa pendekatan TPM dan RCFA tidak hanya meningkatkan keandalan mesin, tetapi juga mendukung transformasi industri menuju energi rendah emisi.
Analisis Aspek Teknis dan Teknologi dalam Studi Kelayakan Bisnis Restoran Dadar Beredar di Kawasan Jababeka Kurniawan, Rachman Catur; Ramdhanni, Dhimas; Rohmah, Fitria Nur; Supriadi, Reza Aurora; Yuhafidin, Hafid; Setiawan, Muhammad Rizal; Tolib, Muhammad Abu; Herudin, Herudin; Setiawan, Indra
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34066

Abstract

The fast food industry in Indonesia has experienced rapid growth in line with lifestyle changes that prioritize convenience. This study aims to evaluate the technical aspects of operational feasibility in the Dadar Beredar restaurant business, Jababeka branch, Cikarang. The research method used is a case study with a qualitative approach through field observations, interviews with management and staff, and customer surveys using the Customer Satisfaction Index (CSI) method. The results indicate that technical aspects such as strategic location selection, efficient kitchen layout, the use of QR code technology in ordering and transaction systems, as well as operational cleanliness and safety, have been optimally implemented. The CSI score of 77.59% reflects a customer satisfaction level categorized as satisfied, which also serves as an indicator that the business is technically feasible to operate and develop. This study recommends continuous improvements in service quality and periodic technical evaluations to strengthen Dadar Beredar's position in the fast food industry.

Page 7 of 17 | Total Record : 169